Live Streaming

Hallo Batam

Info Aktual dari Kota Batam dan sekitarnya
16 Oct 2018

Disnaker Batam Siapkan Rp 23 Miliar untuk Pelatihan Pencari Kerja 2019

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam menganggarkan Rp 23 miliar untuk pelatihan peningkatan kemampuan tenaga kerja dan pendidikan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Disnaker, Rudi Sakyakirti, Senin (15/10/2018) di aula PIH Hotel.

"Anggaran diplot di kita Rp 23 miliar untuk kegiatan ini. Sekarang masih dibahas di KUA/PPAS," kata Rudi, saat kegiatan penutupan sekaligus penyerahan sertifikat kompetensi bagi tenaga kerja dan pencari kerja yang mengikuti pelatihan dan peningkatan kemampuan tenaga kerja 2018 yang diselenggarakan Disnaker.

Ia membenarkan, ada perbedaan plot anggaran jika dibandingkan tahun lalu. Saat itu anggaran di Disnaker lebih kurang Rp 20an miliar.

Namun diperuntukkan untuk semua kegiatan di Disnaker. Termasuklah untuk pelatihan dan peningkatan kemampuan tenaga kerja di dalamnya.

 

"Dulu gelondongan. Kalau sekarang sudah dipilah-pilah. Jadi Rp 23 miliar ini untuk kegiatan pencaker dan peningkatan tenaga kerja saja," ujarnya.

Anggaran Rp 23 miliar lanjutnya, diambil dari dana IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing).

Sebesar 70 persennya, lebih kurang Rp 23 miliar diperuntukkan pelatihan peningkatan kemampuan tenaga kerja dan pendidikan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja.

"Kalau kemarin untuk pelatihan pencaker dan peningkatan tenaga kerja ini anggarannya sekitar Rp 13 miliar," kata Rudi.

Lebih lanjut, untuk kegiatan pelatihan pencaker dan peningkatan kemampuan tenaga kerja yang sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu tahun ini, diikuti sebanyak 2.320 peserta.

Kebanyakan untuk bidang industri dan pariwisata. Lama pelatihan bervariasi. Ada yang hitungan hari, ada bulanan.

"Kalau Rp 23 miliar tahun depan itu kami perkirakan lebih dari 4.000 pesertanya," ujarnya.

Sementara itu, saat kegiatan penutupan Wali Kota Batam, Rudi menyampaikan ucapan terima kasihnya atas keseriusan peserta mengikuti pelatihan yang digelar Disnaker.

"Kita coba Batam lebih baik dari sumber daya manusianya dan lainnya," kata Rudi.

Dikatakan, hari ini Batam sedang berlomba-lomba untuk mencari perhatian dunia. Bagaimana masyarakat luar mau datang berduyun-duyun ke Batam.

"Kita coba kembangkan dari industri ke pariwisata. Makanya kuota pariwisata lebih banyak," ujarnya.

15 Oct 2018

Insentif Guru Agama Sebesar Rp 7,4 Miliar Jadi Temuan BPK, Diminta Wajib Dikembalikan

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Tunjangan untuk menyejahterakan tenaga pendidik agama mendapatkan teguran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kepri. Pemberian insentif senilai Rp 7,4 miliar yang dianggarkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dari APBD diminta untuk dikembalikan.

Padahal tenaga pendidik agama ini seharusnya di bawah naungan Kemenag (kementerian agama). Hasilnya pengeluaran tersebut menjadi temuan pemeriksa keuangan. Otomatis dana itu dikembalikan ke negara.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Muhammad Yunus mengatakan, guru madrasah yang menerima insentif ini yakni, guru setingkat TK 355 orang, SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) 222 orang dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau SMP 141 orang.

"Otomatis insentif bagi 717 guru madrasah se Kota Batam dipastikan tidak terealisasi di tahun ini dan akan menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2018," ujar Yunus, Minggu (14/10/2018).

 

Mengenai besaran yang akan diterima, kata dia, apabila tidak ada perubahan rencananya mereka akan diberikan Rp1 juta per bulannya. Penerima merupakan mereka yang belum sertifikasi.

"Guru tak boleh terima ganda. Mereka yang telah sertifikasi menerima dari Kemenag," tegasnya.

Ia melanjutkan Pemerintah Kota Batam sudah menyurati BPK terkait mekanisme penyaluran bantuan ini. Apakah diberikan ke Kemenag, selanjutnya Kemenag yang menyalurkan ke rekening guru atau gimana. Tapi untuk tahun ini tidak bisa lagi.

"Terpenting wali kota harus segera menentukan mekanisme penyerahan bantuan bagi guru madrasah tersebut. Apakah harus menyalurkan kepada Kemenag dahulu, baru disalurkan kepada guru yang menerima," tegasnya.

12 Oct 2018

Bupati Sidoarjo Puji Pembangunan Batam, Lakukan Studi Tiru ke MPP Batam

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Saifullah melakukan studi tiru ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam, Rabu (10/10/2018).

Sebelumnya, ia bersama Wakil Wali Kota Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin, Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta pimpinan OPD di lingkungan PemkabSidoarjo, berkunjung ke Gedung Wali Kota Batam.

Rombongan diterima Wali Kota Batam, Rudi bersama Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin didampingi pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam. 

"Saya waktu itu diundang Pak Menpan masih Pak Asman Abnur ke Jakarta. Di sana beliau mengatakan Batam itu terbaik se Indonesia pelayanan perizinannya. Makanya saya datang ke sini untuk studi tiru perizinan," kata Saifullah dalam rilis Humas Pemko Batam yang diterima TRIBUNBATAM.id

Atas sambutan hangat dari Pemko Batam, ia menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Wali Kota. Dia memuji pembangunan Kota Batam yang tengah dilakukan Pemko Batam di bawah kepemimpinan Rudi.

"Bahkan tadi di bus sopirnya cerita kalau pak wali sedang membangun jalan. Jalan-jalannya dilebarkan. Sopir itu bilang, kalau dua tahun lagi saya datang kemari Batam sudah jauh lebih bagus," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Rudi berterimakasih atas kunjungan Bupati Sidoarjo beserta rombongan ke Kota Batam. Rudi membenarkan bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 1,1 triliun tengah membangun infrastruktur di Kota Batam.

 

Ia bersyukur pembangunan pelebaran jalan yang telah dilakukan sejak tahun 2016 mendapat dukungan dari jajaran FKPD Kota Batam.

Jalan yang dibangun saat ini pun ke depan akan menjadi yang terbaik untuk daerah tingkat dua, karena satu jalur jalan dibuat enam lajur. Batam juga telah memiliki fly over Laluan Madani yang dibangun pemerintah pusat sebagai salah satu langkah mengatasi kemacetan di Batam.

"Keberhasilan ini karena kompaknya seluruh elemen masyarakat dan dukungan dari forum komunikasi perangkat daerah. Target saya pada tahun 2025 seluruh jalan di Kota Batam selesai dibangun sehingga pariwisata Kota Batam bisa hidup dan kunjunganwisatawan mancanegara bisa mencapai angka 3 juta di tahun 2021 ini," kata Rudi.

Terkait MPP Kota Batam Rudi mengungkapkan belum lama ini diresmikan oleh Menpan-RB, Syafruddin. Pelayanan di MPP mengintegrasikan 430 perizinan yang terdiri dari 30 instansi.

Meski dikatakan sebagai MPP terbaik dan terbesar di Indonesia, namun Rudi mengatakan bahwa MPP Batam belum sempurna. Rudi menceritakan gedung yang ditempati saat ini masih sewa dan layanan baru sebatas perizinan saja.

"Saya maunya di sana itu terpadu, ada mal nya juga tempat orang berbelanja sambil mengurus perizinan. Kalau sekarang kan belum, jadi belum sempurna. KPK juga menjadikan Batam sebagai daerah percontohan pajak online. Jadi untuk mengoptimalkan pajak daerah, kami memasang alat di objek Wajib Pajak,” ucap Rudi.

11 Oct 2018

Akademi Sepakbola BP Batam Dapat Tiket Promosi ke Liga 1 PSSI U12

Sumber : tribunnews.com

 

Rama Shinta -Akademi Sepakbola (AS) Badan Pengusahaan (BP) Batam menjadi tim kedua yang memastikan diri ikut promosi ke Liga 1 PSSI dibawah 12 tahun, 2019 mendatang.

Kepastian itu didapat setelah mereka melakoni laga final liga Sanford PSSI Kota Batam melawan Bermuda pada Minggu (7/10/2018) pagi.

AS BP Batam U12 menjadi runner up setelah kalah tipis 0-2 atas Bermuda U12 pada pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Tumenggung Abdul Jamal.

"Prestasi ini menjadi kado indah bagi BP Batam dalam menyambut hari Bakti BP Batam di bulan Bakti BP Batamkepada masyarakat," kata pelatih tim, M Sabri usai menerima piala dari Ketua Askot PSSI Batam Rustam Efendi, dalam rilis Humas BP Batam yang diterima TRIBUNBATAM.id, Rabu (10/10/2018).

Ia menilai raihan yang diraih anak asuhnya merupakan hal yang membanggakan. Menurutnya, tim binaannya dibentuk belum genap 1 tahun dan telah melaksanakan program pelatihan.

"Akademi ini baru memulai program latihan yang belum genap 1 tahun, dengan kerja keras dan semangat latihan yang tinggi, didukung BP Batam dengan menyediakan fasilitas latihan di Stadion Temenggung Abdul Jamal kami mampu sampai pada titik ini," ujar Bang Abiey sapaan akrab Sabri.

Ia juga mengucapkan apresiasi dan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung atas pencapaian tim.

"Pengurus mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pimpinan dan staf BP Batam, Ketua Sepakbola, Manager Tim, Official Tim, pelatih, serta seluruh pihak yang membantu program pelatihan ini," ujarnya.

Dengan hasil ini, Akademi Sepakbola BP Batam berhak mendapat tiket promosi ke Liga 1 PSSI U12 Batam musim depan tahun 2019.

"Semoga kami terus menghasilkan pemain sepakbola yang berprestasi, baik untuk Batam dan Indonesia dimasa yang akan datang," harap Bang Abiey.

10 Oct 2018

Jabatan Kajari Batam Berganti, Siapakan Dedie Tri Hariyadi. Berikut Sederet Prestasinya

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta – Pucuk pimpinan Kejari Negeri Batam kini dipimpin oleh kepala baru Dedie Tri Hariyadi, selepas dari pejabat lama, Roch Adi Wibowo. Sekitar 1 tahun 7 bulan sebagai Kejari Batam.

Roch Adi Wiobowo dipindahkan pada jabatan baru sebagai Kepala Sub Direktorat Laporan dan Pengaduan Masyarakat Pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Perpindahan itu, dibenarkan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Robi Hariyanto. Lalu siapa Dedie Tri Hariyadi? SosokDedie Tri Hariyadi tidak asing lagi di mesin pencarian internet pada google. Sebab, dia menangani beberapa kasus korupsi. 

Sebelum dituliskan singkat rekam jejak, diberitahukan Dedie Tri Hariyadi menjabat sebagai Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumber di Cirebon.

Dikutip dari Kompas.com, Didie saat menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Sumber, Dedie Tri Hariyadi pernah menangani beberapa kasus besar korupsi. Salah satunya, dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD) tahun 2009–2012 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang melibatkan Hj. Darini istri Wakil Bupati Cirebon pada tahun 2014 lalu.

Saat bergulirnya kasus ini, menahan dua tersangka dugaan korupsi dana hibah bansos APBD Kabupaten Cirebon 2009-2012, Emon Purnomo dan Subekti Sunoto.

 

Keduanya ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung kala itu. Dan juga melibatkan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi alias Gotas pada kasus yang sama.

Saat menjabat di kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenanu juga berhasil menangkap Bambang Irawan (54 tahun) buronan kasus Narkotika, Selasa (26/2/2014).

Seiring perjalanan karirnya, Didie saat menjabat di Jambi juga berhasil menanagkap buronan (DPO) kasus kredit fiktif senilai Rp 10 miliar di BRI Unit Kayu Aro, Edi Warman bin Nasir di Padang, Sumatera Barat, Senin (6/8/2018). DPO Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai penuh ini sudah menjadi buron sejak tahun 2014 lalu.

Baru-baru ini, Didie bersama tim kejaksaan Jambi juga berhasil menangkap Dirut CV. Rahmatia bernama Adnan bin Ugut,. Yang merupakan terpidana kasus korupsi pengadaan dan pemasangan ajir papan pada Dinas Kehutanan, Kabupaten Muaro, Jambi, Senin (5/2/2018) malam. Dan masih sederet prestasi lain.

 

Akankah Dedie Mampu Menangkap AKBP Mindo Tampubolon Buronan Kejaksaan Batam?

Prestasi Didie patut diacungkan jempol. Tentu berharap, kepiawaian Didie di korps Adhyaksa cukup luar biasa. Akan kah ketika di Batam mampu menangani beberapa kasus besar. Seperti buronan kejaksaan Negeri Batam dan beberapa korupsi lainnya?

Seperti diketahui, beberapa buronan kejaksaan Batam hingga saat ini belum ditemukan. Misalnya, terpidana Mantan anggota Polri pembantai istri, AKBP Mindo Tampubolon. Beberapa ganti Kejari, AKBP Mindo Tampubolon juga belum ditemukan.

Kasus di depan mata yang sedang bergulir, yakni terdakwa penipuan The BCC Hotel Tjipta Fudjiarta. Kasus ini, sudah masuk persidangan sejak tujuh bulan lalu. Acara persidangan ‘pembacaan tuntutan JPU’ hingga beberapa kali ditunda.

Batam Links

     

 

Ragam Berita

sumber : liputan6.com

Rama Shinta - Anda bisa mencegah terjadinya lima penyakit 'berbahaya' karena rajincuci tangan dengan sabun dan air mengalir. 

Tidak hanya kebersihan diri, rutin mencuci organ tubuh yang berguna untuk memegang ini pada waktu-waktu krusial, bisa menghadang penyakit-penyakit ini masuk ke tubuh Anda. 

 

Diare

Jika Anda tidak mencuci tangan dengan baik dan benar sebelum makan, maka kuman maupun bakteri berbahaya seperti salmonela, Escherichia coli, virus hepatitis A, atau telur cacing bisa ikut masuk ke dalam tubuh bersama makanan yang dikonsumsi. Oleh karenanya, dapat timbul keluhan diare, sakit perut, serta mual muntah.

 

Pneumonia

Infeksi saluran nafas akut dan pneumonia dapat memicu kematian pada anak di bawah 5 tahun. Kabar baiknya, dengan perilaku sederhana rajin mencuci tangan dapat mengurangi angka kejadian infeksi saluran pernapasan sebesar 25 persen. Tak hanya pneumonia, common cold atau pilek juga bisa ditangkal dengan rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir!

 

 
 
 

Rajin Cuci Tangan

Pencegahan wabah

Dengan mencuci tangan, Anda bisa ikut membantu program pemerintah dalam mencegah penyakit wabah seperti ebola maupun kolera. Keduanya merupakan penyakit yang menjadi fokus pemerintah agar bisa segera tereliminasi.

Infeksi nosokomial

Kebiasaan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir juga perlu diterapkan oleh para tenaga medis. Hal ini bisa mencegah infeksi nosokomial (berkaitan dengan rumah sakit), yang merupakan penyebab resistensi antibiotik para pasien yang dirawat di rumah sakit. Infeksi nosokomial juga meningkatkan risiko pasien dirawat lebih lama akibat adanya infeksi.

 

 

Infeksi Parasit Pergi karena Cuci Tangan

Infeksi parasit

Selain dapat mengurangi risiko timbulnya penyakit kulit dan mata, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir juga bisa diandalkan untuk mencegah infeksi cacing pada pencernaan.

 

 

Cara Cuci Tangan yang Baik

Agar efektif secara optimal, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan ketika Anda mencuci tangan (ya, cuci tangan sebaiknya tak dilakukan dengan asal-asalan!), yaitu:

  1. Gosok kedua telapak tangan dengan cara menempelkan bagian telapak tangan yang satu dengan yang lain.
  2. Gosok kedua punggung tangan. Telapak tangan kanan menggosok punggung tangan kiri. Lakukan pada tangan sebaliknya.
  3. Menggosok sela jari dengan cara menyilangkan jari tangan kanan dengan kiri.
  4. Gosok bagian dalam dan punggung jari dengan posisi ujung jari saling mengunci.
  5. Bersihkan ibu jari. Gosok ibu jari tangan kiri secara memutar dalam genggaman tangan kanan. Lakukan pada tangan sebaliknya.
  6. Membersihkan kuku dan ujung jari dengan cara menguncupkan ujung-ujung jari sehingga saling bertemu. Kemudian, gosokkan pada telapak tangan yang berlawanan. Lakukan juga pada tangan sebaliknya.
  7. Jangan lupa, semua langkah di atas harus dilakukan selama 15-30 detik dengan air bersih yang mengalir dan tentunya menggunakan sabun anti bakteri. Setelahnya, keringkan dengan lap atau handuk tangan yang bersih atau hand dryer.

Sayangnya, masih banyak orang yang melewatkan waktu yang tepat untuk mencuci tangan. Berikut di bawah ini adalah waktu-waktu krusial untuk Anda segera mencuci tangan.

  • Sebelum makan
  • Setelah dari toilet
  • Saat mandi
  • Setelah memegang hewan
  • Sebelum memegang bayi

Nah, dengan mengetahui betapa pentingnya peranan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, jangan sampai kebiasaan baik tersebut lepas dari ingatan. Jadikan momen Global Handwashing Day yang diperingati tiap tanggal 15 Oktober menjadi awal mula untuk Anda menerapkan gaya hidup sehat dan bersih, demi menghindari berbagai ancaman penyakit.

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Neneng disangka menerima suap dari pengembang Lippo Group terkait perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Selain Neneng, KPK juga menetapkan delapan orang lainnya sebagai tersangka. Berikut 10 fakta seputar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK hingga Senin (15/10/2018).

 

1. Penyelidikan satu tahun

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan, KPK telah menyelidiki kasus ini sejak satu tahun terakhir. KPK menunggu hingga terindentifikasi bahwa telah terjadi transaksi suap antara pengembang dan pejabat di Pemkab Bekasi.

 

2. Libatkan bupati dan tiga kepala dinas

Selain Neneng, KPK juga menetapkan tiga kepala dinas dan satu pejabat sebagai tersangka.

Masing-masing yakni  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bekasi Jamaluddin dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat MBJ Nahor. Kemudian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati.

Selain itu, KPK juga menetapkan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi sebagai tersangka.

 

3. Segel ruang Dinas PUPR

KPK menyegel sejumlah ruangan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi pasca-operasi tangkap tangan yang dilakukan terhadap penyelenggara negara di Bekasi.

Kepala Seksi Pengamanan dan Penjagaan Satpol PP Kabupaten Bekasi Ricardo mengatakan, terdapat tiga ruang yang disegel KPK di lantai satu Kantor Dinas PUPR.

 

4. Bupati membantah

Beberapa jam setelah penangkapan sejumlah pejabat, Neneng Hasanah Yasin sempat mengaku kaget dan tidak tahu terkait penangkapan 10 orang dan penyegelan yang dilakukan KPK di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu.

"Demi Allah saya tidak tahu, saya tahunya (kabar OTT KPK) pas maghrib, lagi di rumah, dari kabar beredar saja di internet. Benar-benar tidak tahu saya," kata Neneng saat ditemui di Kantor Bupati Bekasi, Senin (15/10/2018).

 

5. Bukti uang Rp 1,5 miliar dan 2 mobil

Dalam operasi tangkap tangan, tim KPK mengamankan uang 90.000 dollar Singapura dan uang dalam pecahan Rp 100.000 sejumlah Rp 513 juta.

Kemudian, KPK juga menyita dua mobil yang digunakan saat terjadi transaksi suap. Kedua kendaraan yang disita yakni Toyota Avanza dan Kijang Innova.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) dan penyidik menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang salah satunya Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp 13 miliar.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) dan penyidik menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang salah satunya Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp 13 miliar.(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

 

6. Bos dan pegawai Lippo Group jadi tersangka

KPK menetapkan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka. Billy disangka menyuap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan sejumlah kepala dinas di Kabupaten Bekasi.

Selain Billy, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka pemberi suap. Masing-masing yakni Taryudi dan Fitra Djaja Purnama yang merupakan konsultan Lippo Group.

Sementara satu tersangka pemberi suap lainnya adalah Henry Jasmen yang merupakan pegawai Lippo Group.

 

7. Bupati ditangkap

KPK menangkap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. Neneng ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Neneng tiba di Gedung KPK pada Senin malam pukul 11.30 WIB. Begitu sampai, Neneng langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

 

8. Billy Sindoro ditangkap

Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro ditangkap  KPK setelah diumumkan sebagai tersangka.

Penyidik KPK menangkap Billy di rumahnya pada Senin malam. Setelah tiba di Gedung KPK, Billy langsung menjalani pemeriksaan.

Tersangka selaku Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (kanan) tiba di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang diantaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp13 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/18.
Tersangka selaku Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (kanan) tiba di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang diantaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp13 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/18.(Sigid Kurniawan)

 

9. Billy Sindoro mantan terpidana korupsi

Billy Sindoro pernah diganjar hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan oleh majelis hakim tindak pidana korupsi.

Majelis hakim menilai Billy terbukti melakukan tindak pidana korupsi berupa penyuapan kepada Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha, M Iqbal. Saat itu, kasus yang melibatkan Billy juga ditangani KPK.

 

10. Neneng kepala daerah ke-99 yang diproses KPK sejak 2004

Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin merupakan kepala daerah ke-99 yang dijadikan tersangka oleh KPK sejak 2004. Kasus yang melibatkan Neneng merupakan operasi tangkap tangan ke-23 pada 2018.

Sejak Januari hingga Oktober 2018, sebanyak 25 orang kepala daerah telah diproses secara hukum.

 

11. Sandi "Merlin" hingga "Tina Toon"

Dalam kasus suap ini, teridentifikasi penggunaan sejumlah kata sandi untuk menyamarkan nama-nama para pejabat di Kabupaten Bekasi.

"Untuk menyamarkan nama-nama kepala dinas tadi itu, ada Merlin, Tina Toon, Windu, Penyanyi," ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018).

sumber : tempo.co

Rama Shinta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan empat pejabat di Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap izin proyek Meikarta. Dalam kasus dugaan suap Meikarta ini, KPK mensinyalir Neneng dan pejabat Pemkab Bekasi menerima suap untuk memuluskan izin proyek.

 

 
“Diduga bupati dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari pengusaha terkait pengurusan perizinin proyek Meikarta,” kata Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif di kantornya, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018.

Laode mengatakan KPK pertama kali mengetahui adanya dugaan praktek lancung itu dari laporan masyarakat. KPK memulai penyeledikan kasus ini pada 2017. Menurut Laode, dalam penyelidikan, KPK menemukan bukti awal adanya transaksi antara pejabat Pemkab dan pihak swasta.

Atas temuan itu, KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bekasi dan Surabaya pada Ahad, 14 Oktober 2018 hingga Senin, 15 Oktober 2018 dini hari. Berikut adalah kronologi OTT KPK terhadap sepuluh orang selama dua hari tersebut:

Pukul 10.58 WIB tim KPK mengidentifikasi adanya penyerahan uang dari Konsultan Lippo Group Taryudi kepada Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi. Setelah penyerahan uang, keduanya berpisah menggunakan mobil masing-masing.

Pukul 11.05 WIB tim KPK menangkap Taryudi di area Perumahan Cluster Bahama, Cikarang. Dari mobil Taryudi, KPK menyita uang SGD 90 ribu dan Rp 23 juta.

Pukul 11.00 WIB secara paralel tim KPK menangkap Konsultan Lippo Group Fitra Djaja Purnama di rumahnya di Surabaya. KPK langsung menerbangkannya ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

 

Pukul 13.00 WIB tim KPK menangkap Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin di sebuah gedung pertemuan di Bekasi.

Pukul 15.49 WIB tim KPK menangkap Henry Jasmen Pegawai Lippo Group.

Hingga Senin, 15 Oktober 2018, pukul 03.00 WIB tim KPK menangkap enam orang lain di kediamannya di Bekasi. Yaitu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bekasi Sahat MBJ Nahar serta Kepala Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dewi Tisnawati 

Kemudian, Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran Bekasi Asep Bucahri, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Daryanto, Staf Dinas DPMPTSP Kasimin, dan Kepala Bidang Penerbitan dan Bangunan DPMPTSP Bekasi Sukmawatty. 

Laode mengatakan dari lokasi dan orang tersebut, KPK menyita uang Sing$ 90 ribu dan Rp 513 juta dalam pecahan Rp 100 ribu. Selain itu, KPK juga menyita satu unit mobil Toyota Avanza milik Taryudi dan Toyota Innova milik Henry.

Belakangan setelah melakukan pemeriksaan, KPK menetapkan tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan empat pejabat Kabupaten Bekasi yaitu Jamaludin, Sahat, Dewi dan Neneng Rahmi.

KPK menyangka mereka menerima komitmen fee dengan total Rp 13 miliar terkait pengurusan perizinan pembangunan proyek Meikarta tahap 1. KPK menduga pemberian uang yang telah terealisasi berjumlah Rp 7 miliar. KPK menyangka uang itu diberikan oleh Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Taryudi, Fitra dan Henry.

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud memerintahkan penyelidikan internal terkait kasus Jamal Khashoggi, jurnalis Washington Post asal Arab Saudi yang hilang di Istanbul, Turki.

"Raja memerintahkan Jaksa Publik untuk membuka penyelidikan internal terkait pemasalahan Khashoggi berdasarkan informasi dari tim gabungan di Istanbul," ujar seorang pejabat Saudi kepada Reuters.

Ketika ditanya waktu pasti jaksa tersebut melansir pengumuman resmi mengenai penyelidikan Khashoggi, pejabat itu hanya berkata, "Dia diperintahkan untuk bekerja cepat."

Raja Salman dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sendiri sudah berbicara melalui sambungan telepon mengenai kasus Khashoggi. Mereka menekankan kepentingan pembentukan tim penyelidik gabungan.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Raja Salman.

"Bantahannya sangat sangat kuat. Terdengar sepertinya kasus ini dilakukan oleh pembunuh kejam. Siapa yang tahu," kata Trump.

"Yang bisa saya lakukan adalah melaporkan apa yang dia katakan kepada saya. Dia mengatakan dengan sangat yakin bahwa mereka tak tahu mengenai kasus ini. Dia sangat yakin."

Trump sudah mengutus Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menemui Raja Salman untuk mengusut kasus Khashoggi.

Kasus ini langsung menjadi perhatian pada 2 Oktober lalu, setelah Khashoggi dikabarkan menghilang usai memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus keperluan dokumen pernikahan.

Trump mengambil keputusan ini setelah beredar kabar dari dua pejabat yang mengatakan kepada CNN bahwa jurnalis pengkritik Saudi itu tewas saat diinterogasi secara ilegal di dalam gedung konsulat.

Kedua sumber tersebut membeberkan bahwa simpulan ini dapat ditarik setelah sejumlah anggota kepolisian dan ahli forensik Turki diizinkan masuk gerbang gedung konsulat.

Mereka dikabarkan menggeledah bangunan itu serta hunian khusus diplomat Saudi di dekatnya, guna mencari tahu yang sebenarnya terjadi dengan Khashoggi.

Menurut sumber itu, kepolisian Turki sudah mengantongi bukti berupa rekaman suara dan video yang membuktikan Khashoggi diduga meninggal ketika diinterogasi secara ilegal dan tertutup. 

Sumber lainnya mengatakan pemerintah Saudi saat ini tengah mempersiapkan pernyataan resmi mengenai yang sebenarnya terjadi. Aparat Turki pun sudah siap menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat.

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Komikus Chuck Wendig dipecat oleh Marvel Comics setelah meyampaikan hal berbau politik di Twitter. Pernyataaan itu disampaikan komikus Star Wars(SW) ini lewat Twitter dengan akun @ChunckWendig.

Bukan hanya satu, Wendig menceritakan pemecatannya lewat serangkaian kicauan. Diketahui saat ini ia tengah menggarap komik Shadow of Vader.

"Jadi, inilah yang terjadi. Saya baru saja dipecat oleh Marvel. Tidak mengerjakan komik ke-4 dan 5 Shadow of Vader, dan tidak mengerjakan komik SW yang belum diumumkan," kata Wendig.

Wendig mengaku ragu untuk mengungkapkan pemecatan ini karena seperti membuat pihak yang memecatnya merasa menang. Namun ia ingin berlaku jujur dan pembaca tahu bahwa ia sudah tak lagi menjadi komikus Star Wars.

Ia juga menjelaskan kejadian setelah komik Star Wars: Aftermath yang sebelumnya ia kerjakan beredar. Dalam komik itu ia membuat karakter LGBT dan tidak diterima oleh sejumlah penggemar.

Ternyata hal itu berdampak negatif pada Wendig. Komik itu mendapat ulasan negatif yang tersebar ke jejaring media sosial.

Bahkan, kata Wendig, ia juga mendapat banyak pelecehan di dunia maya dari penggemar yang tak suka karyanya. Sampai akhirnya ia merasa perlu melaporkan pelecehan itu ke polisi.

Setelah banyak menjelaskan apa yang dialami, ia berkicau tentang alasan utama pemecatannya. Ia dipecat karena sering berbicara politik di Twitter.

"Hari ini saya menerima telepon. Saya dipecat. Karena tweet saya yang saya yang negatif dan vulgar. Itulah yang dikatakan editor, Mark. Tweet saya terlalu banyak politik, terlalu vulgar, terlalu negatif," kicau Wendig.

Komik Shadow of Vader diumumkan pada 5 Oktober lalu saat New York Comic Con. Komik itu dijadwalkan rilis perdana pada Januari mendatang.

Wendig mendapat dukungan dari penulis Joe Hill. Ia mengaitkan pemecatan Wendig dengan pemecatan James Gunn dari film 'Guardians of the Galaxy Vol.3'.

 

BatamFM Crew

Tentang Kami