Live Streaming
Page 1 of 7

Sumber: batampos.co.id

Sejumlah warga mengeluhkan masih maraknya pengemis di bawah umur yang berkeliaran di kawasan Nagoya-Jodoh. Bahkan, sang anak yang masih usia sekolah kerap memaksa warga agar memberi mereka uang. Seperti yang terlihat di perempatan Jalan Imam Bonjol Nagoya,Lubukbaja, kemarin. Beberapa anak tampak turun ke jalan dan menyanyikan sebuah lagu degan tepukan tangannya. Belum selesai lagu itu dinyanyikan, mereka meminta uang kepada pengendara. Bahkan, mereka berani menarik baju warga yang tengah berada diatas motor.

Menurut dia, anak-anak tersebut hampir tiap hari mangkal diperempatan jalan. Bahkan, ia sampai hafal wajah anak-anak tersebut. Hal senada dikatakan Gusti yang juga kerap melihat anak-anak mengemis diperempatan jalan. Menurutnya, selain mengemis di pinggir jalan, sang anak-anak juga mendatangi kedai makanan untuk meminta uang kepada warga yang tengah makan.

Ia mengaku kasihan pada sang anak, namun disatu sisi ia kesal dengan orang tua yang menjadikan anaknya tameng pencari uang. Padahal anak yang mengemis itu banyak yang belum mengerti apa-apa. Kasi Trantib Satpol PP Batam Imam Tohari tak membantah masih banyaknya anak dibawah umur yang berkeliaran mengemis. Bahkan menurutnya, sejumlah anak sudah sering diamankan dan diserahkan ke Dinsos. Menurut Imam, pengemis anak yang ditangkap sepertinya tak memiliki efek jera saat diamankan. Sebab, usia diamankan beberapa hari mereka kembali turun ke jalan.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Dalam perjalanan promosi dan investasi Batam ke Shanghai, China, BP Batam bersama Kadin Kepri diberikan kesempatan menjadi pembicara pada even China Replast 2018. Even ini memang sangat tepat momentumnya. Lantaran ribuan perusahaan plastik dipastikan akan hengkang keluar dari China. Konferensi itu dihadiri lebih dari 500 pengusaha plastik di China dan delegasi-delegasi negara lainnya. Pada kesempatan itu BP Batam dan Kadin Kepri berusaha menggaet investor tersebut, masuk ke Batam.

Anggota Deputi Bidang Perencanaan dan Pembangunan BP Batam, Yusmar Anggadinata mengatakan, terkait dengan akan direlokasinya usaha plastik dari China, pasar ASEAN merupakan sebuah peluang dengan 640 juta jiwa bisa menjadi pasar perusahaan, dengan didukung lokasi Batam yang strategis dibandingkan tempat lain. Pentingnya China sebagai partner untuk tumbuh bersama-sama Batam, disampaikan melalui data investasi 2017. China merupakan negara kedua terbanyak jumlah proyek investasi di Batam dengan delapan perusahaan dan total investasi pada 2017 sebesar USD $20,17 Juta.

Sumber: batampos.co.id

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam melakukan penataan drainase di samping Hotel 89 dan Pasar Penuin, Lubukbaja. Pengerjaan penataan gorong-gorong ini dilakukan guna mengentaskan permasalahan banjir di wilayah tersebut. Saat ini pengerjaan sudah berjalan 38 persen. Sebelumnya sudah ada dua jalur box culvert yang dipasang, tahun ini ditingkatkan menjadi tiga jalur agar bisa menampung lebih banyak air.

Pelebaran drainase ini disejalankan dengan pelebaran jalan simpang apartemen Harmoni hingga simpang Baloi Center yang pengerjaanya sudah dimulai tahun lalu. Selain kawasan Lubukbaja, Dinas BMSDA juga melakukan pelebaran jalan di beberapa titik lainnya. Seperti di depan Edukits Batam Centre. Tepatnya jalur penghubung antara Flyover Simpang Jam dengan Simpang BNI Sei Panas.

Untuk jalur ini, proses yang sedang berlangsung yakni pengaspalan, dan hingga saat ini pekerjaannya sudah berjalan 35 persen setelah dibeton.Jalur depan Edukits ini dibangun empat dan lima lajur. Dan rencananya dilanjutkan tahun depan. Karena sepanjang jalan itu akan dibuat menjadi enam lajur.

Sumber:sindobatam.com

Kebijakan baru pemerintah yang mengatur soal libur Lebaran dari awalnya empat hari ini, menjadi tujuh hari mendapat respons beragam dari kalangan pengusaha. Ada yang merasa keberatan, namun juga ada yang diuntungkan dengan kebijakan itu.Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Cahya mengatakan saat ini memang ada beberapa perusahaan yang menyampaikan keberatan terkait dengan penambahan hari libur Hari Raya Idul Fitri. Namun, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak karena memang sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat.

Dijelaskannya bahwa penambahan hari libur sudah pasti akan berdampak terhadap produksi perusahaan, karena akan mengubah jadwa yang sudah direncanakan. Imbasnya, sudah pasti akan berpengaruh terhadap target produksi yang sudah direncanakan dari awal oleh setiap perusahaan.

Sehingga jika tetap mengacu pada jadwal produksi sebelumnya, maka perusahaan harus membayar lembur karyawan untuk bekerja di hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut. Akibatnya, biaya produksi akan menjadi besar karena ada kenaikan upah karyawan yang berlipat dari hari biasanya.

Senada disampaikan Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Tjaw Hioeng. Dia mengatakan perusahaan sudah pasti harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membayar lembur karyawan. Penambahan hari libur, menurut dia akan dapat mengganggu proses produksi perusahaan, terutama yang bergerak di industri manufaktur. Pemerintah seharusnya memperhatikan dampak dari kebijakan yang dikeluarkan tersebut, karena hal ini dikhawatirkan akan membuat Batam kurang kompetitif dengan negara lainnya, khususnya di Asean.

Sumber:TRIBUNBATAM.id

Tim terpadu ATB kembali memutus sambungan air ilegal di kawasan Kampung Salak, Muka Kuning, tidak tanggung-tanggung, sambungan ilegal yang berhasil digulung sepanjang 400 meter. Menurut Wisdarman, Supervisor Non Revenew Water ATB bahwa Timnya berhasil menemukan dua titik sambungan ilegal, setelah ditelusuri ada sekitar 400 meter pipa sambungan berukuran 1 inchi dan 3/4 inchi yang disambung ke rumah-rumah warga, dan saat ini Pipa-pipa tersebut sudah  diputus dan diamankan.

Sambungan ilegal tersebut dibuat dengan cukup rapi. Aliran air diambil langsung dari pipa distribusi ATB 150 mm untuk menyuplai ke wilayah Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Muka Kuning 2. Sambungan air ilegal dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk dialirkan ke rumah tanpa legalitas resmi di kawasan tersebut.Pemutusan sambungan air ilegal tersebut juga sempat disaksikan oleh warga sekitar. Di antara mereka ada yang penasaran dengan pemutusan yang dilakukan oleh tim ATB.

Setelah diputus tim ATB, warga sekitar baru mengetahui sambungan aliran air tersebut adalah sambungan air ilegal.Pemasangan sambungan air ilegal tersebut juga ditawarkan dengan harga yang berbeda-beda kepada masing-masing warga.

Dari pengakuan warga ada yang membayar pasang baru dengan harga sebesar 1,5 s/d 1,8 juta rupiah.Meski belum diketahui seberapa banyak kehilangan air, yang diakibatkan sambungan ilegal ini, ATB akan terus mengantisipasi dengan memutus titik-titik sambungan.Adanya tindakan sambungan ilegal ini tentunya dapat merugikan pelanggan resmi ATB di kawasan tersebut. Suplai air di kawasan tersebut dapat menjadi terganggu karena terbaginya suplai air, yang juga jumlahnya tidaklah sedikit.Setelah mengumpulkan bukti-bukti lengkap berupa gulungan pipa ilegal, tim terkait ATB akan menindaklanjuti dan melanjutkan prosesnya kepada kepolisian.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Tim verifikasi kepresidenan meninjau lima lokasi aset yang akan dihibahkan dari BP Batam ke Pemko Batam. Lokasi yang pertama dituju adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, dilanjutkan ke Gedung Pemko Batam, dan beberapa aset lainnya. Menurut Kepala Bagian Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Sekretaris Negara, Masruh, tinjauan itu dilakukan menindaklanjuti surat dari Kementerian Keuangan sebagai pengelola Barang Milik Negara (BMN) tertanggal 23 Januari lalu ke Presiden.Surat ini berkaitan dengan hibah aset dari BP Batam ke Pemko Batam.Untuk aset yang bernilai di atas Rp 10 miliar perlu persetujuan dari presiden. Sedangkan Ke lima aset yang dimagsud tersbut adalah, Masjid Raya Batam, Masjid Baiturrahman di Sekupang, TPA Punggur, Pasar Induk Jodoh, Gedung Wali Kota Batam. Aset yang akan dialihkan ini mencakup fisik bangunan dan tanah. Total nilainya lebih kurang Rp 196 miliar.

Sumber: Semarak.news

Pemerintah Provinsi Kepri akan bersinergi dalam membangun dan meningkatkan perekonomian Kepri dengan para pengusaha muda, khususnya pengusaha muda yang terhimpun dalam organisasi Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kepri.Ia berharap agar para pengusaha muda mampu untuk terus mencari peluang sehingga dapat terus mengembangkan kemampuan sebagai seorang pengusaha. Hal itu disampaikan di dalam acara “Pelantikan dan Pengukuhan BPD HIPMI Kepri Masa Bakti 2018-2020” di Hotel Planet Holiday, Batam.

Selain itu, Ia juga mengharapkan agar para calon pengusaha besar seperti HIPMI, untuk terus berlatih dalam mengambil keputusan dan melakukan setiap tindakannya dengan cepat.Karena faktor tersebut merupakan salah satu kriteria yang banyak diincar oleh para pejabat saat ini. “Banyak pejabat saat ini yang mengangkat bawahannya dari kalangan pengusaha,” ungkapnya. ‎Ketua pelaksana Diklatda BPD HIPMI kepri, Lisa Yulia, dalam sambutannya mengatakan bahwa HIPMI Kepri telah siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kepri, Pemerintah Kota Batam, dan BP Batam, dalam pembangunan Kota Batam.

Dalam acara tersebut, HIPMI melantik pengurus BPD HIPMI Kepri dengan jumlah 65 orang pengurus, yang terdiri dari pengurus HIPMI Perguruan Tinggi dan pengurus HIPMI Peduli Kepri.Kemudian dalam acara yang sama, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, menyampaikan bahwa para pengusaha-pengusaha besar yang saat ini ada, diawali dengan menjadi pengusaha muda terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, ia memutuskan, “BP Batam siap untuk memfasilitasi HIPMI bila HIPMI memiliki suatu proyek dan butuh bantuan BP Batam,” tuturnya, yang disambut dengan tepuk tangan meriah oleh para pengurus HIPMI Kepri yang berada di dalam ruangan.Sehingga Ia berharap banyak kepada para pengurus yang tergabung dalam HIPMI untuk turut berperan dalam pembangunan Kota Batam.

Di hari yang sama, pada selasa siang, diselenggarakan Diklatda dan Rakerda Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Kepri.Dalam acara tersebut, Walikota Batam, Muhammad Rudi, turut hadir dan memberikan sambutan.Ia menyampaikan bahwa, jika ingin menjadi pengusaha, maka diharapkan agar tidak pernah takut untuk gagal. Oleh karena itu, suatu perusahaan perlu melakukan kerja sama dengan beberapa kolega dan jangan membangun perusahaan secara tunggal, sehingga dapat meminimalisir resiko terjadinya kegagalan. Dalam acara tersebut, HIPMI telah sukses mendapatkan perhatian dari gubernur, Pemko Batam, dan BP Batam, untuk membantu memajukan organisasi tersebut.

Sumber: batampos.co.id

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam telah menerima banyak ditemukan data fiktif saat petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) turun ke lapangan sejak beberpa hari yang lalu. Data yang tengah dicoklik merupakan data pemilih tahun 2015 lalu. Ia menjelaskan dalam rentan waktu kurang lebih tiga tahun mungkin banyak yang terjadi. Sebab itu Pantarlih turun untuk memastikan jumlah pemilih pastinya.Berbagai alasan bisa menyebabkan ditemukannya data fiktif atau nama terdaftar sedangkan orangnya sudah tidak ada.

Pihaknya menurunkan 2.808 Pantarlih yang terdiri dari perangkat RT/RW hingga tokoh masyarakat setempat demi memastikan keberadaan masyarakat mereka.Berdasarkan data yang diterima dari KPU RI, tahun ini jumlah daftar penduduk pemilih potensial (DP4) Batam mencapai 826.300 jiwa.KPU akan melakukan coklik data pemilih yang akan berpartisipasi di Pemilihan Legislatif (Pileg) April tahun depan selama satu bulan. Selanjutnya jumlah ini akan diserahkan ke pusat untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Batam.(yui)

Sumber: batampos.co.id

BP Batam promosikan potensi wisata Batam pada acara Indonesia Marketeers Festival 2018 di Bandung, Direktur PTSP BP Batam Ady Soegiharto mengatakan potensi pariwisata di Kepulauan Riau khususnya Kota Batam sangat besar.

Ady menjelaskan pihaknya tengah melakukan perubahan untuk pertumbuhan ekonomi Batam. Melihat kondisi industri minyak dunia yang sedang turun, BP Batam mulai menginisiasi untuk menarik potensi jumlah kunjungan wisman dengan mengembangkan pariwisata berstandar Internasional. Ia mencontohkan BP Batam tengah mengembangkan terminal Bandar udara Hang Nadim serta menggelar event bertaraf Internasonal seperti BP Batam Barelang Marathon Championsip 2017, BP Batam Badminton Championship, BP Batam International Culture Carnival 2017, BP Batam Car Free Night and Zumba Night 2018 dan awal bulan April lalu yaitu Pasar Wisata Kuliner dan Batam Menari 2018 yang sukses meraih rekor Muri dengan penari terbanyak 19.167 penari.

Dihadapan para pelaku usaha dan peserta Ady mengenalkan brand Batam Seven FunTastic yaitu:

FunTastic Nature & Ecotourism,

Funtastic Shopping Paradise and Culinary Taste,

FunTastic Health & Wellness Tourism,

FunTastic MICE,

FunTastic Coastal & Marine Tourism,

FunTastic Man-Made Features and Sports Tourism

FunTastic Religious & Historical Culture Tourism

Tak lupa ia mengenalkan Program BP Batam 7GO yaitu Go Investmen, SME, green, clean, pray, health, and creative. Pihaknya berharap para pelaku usaha, komunitas-komunitas di Kota Bandung dapat terus berperan aktif dalam menyumbangkan kreatifitas usaha bagi pertumbuhan di Kota Batam dan dapat bekerjasama untuk saling bertukar informasi menciptakan destinasi wisata diantara Batam dan Bandung.Founder and Chairman MarkPlus Inc selaku penyelenggara Hermawan Kartajaya menyebutkan Batam yang dahulunya kota industri bertranformasi mengembangkan potensi sektor industri pariwisata.

Sumber: beritasatu.com

Berkaca dari sukses Hot Deals 2017, tahun ini Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya kembali meluncurkan program Hot Deals Kepri 2018 di Batam. Jika tahun lalu paket yang terjual sekitar 105.000 paket, kali ini Menpar menaikan jumlah penjualan paket sampai 500.000. Paket yang ditawarkan hanya khusus untuk menggaet wisatawan mancanegara (wisman). Paket dalam program Hot Deals juga beragam, dengan harga yang super murah. Semisal ada paket dua hari satu malam menjelajah Batam seharga USD 29 atau hanya sekitar Rp 300.000 per paket.

Dikatakan Menpar, program ini sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisman, terutama di wilayah cross border di Kepulauan Riau (Kepri).Arief Yahya menjelaskan, paket hot deals diterapkan dengan konsep menjual excess capacity dengan memberikan diskon yang besar sehingga mendorong wisman berkunjung. Setidaknya jika semula calon wisman tidak ada rencana untuk melakukan perjalanan, tawaran diskon besar bisa mendorong mereka untuk melakukan perjalanan wisata ke Indonesia.Berkaca dari tahun lalu, Menpar mengapresiasi keberhasilan uji coba di Kepri dengan melibatkan komponen pelaku usaha yang bergerak di unsur 3 A (Aksesibilitas, Atraksi, dan Amenitas) yaitu penyelenggara transportasi (pengusaha fery), akomodasi (hotel dan restoran) dan atraksi (spa, golf, dan atraksi lainnya). Terbukti program sukses menjual sebanyak 105.000 paket Hot Deals atau mencapai 100%.

Menpar juga mengatakan, pemerintah (Kempar) bersama stakeholer pariwisata menerapkan tiga strategi agar target kunjungan 17 juta wisman tahun ini dapat tercapai. Ketiga strategi tersebut adalah memberikan insentif kepada airlines, program Hot Deals ViWI (Visit Wonderful Indonesia) 2018, serta digital marketing platform competing destination model (CDM).Menpar menjelaskan CDM adalah teknologi baru untuk merancang konten iklan yang relevan dengan perilaku dari masing-masing segmen wisman. Sementara memberikan insentif kepada airlines untuk melakukan bundling tiket atau sebagai More for Less (you get more, you pay less) diharapkan akan mendapatkan tambahan sebanyak 1,5 juta wisman. Program Hot Deals ViWI 2018 yang diinisiasi 18 stakeholder pariwisata mendapat 2,5 juta wisman, dan digital marketing platform CDM 1 juta wisman.

Ditambahkan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, tahun ini BP Batam akan mendukung program Hot Deals Kepri 2018. Lukita menyakini sektor pariwisata bisa mendukung pencapaian devisa Batam yang kian tahun merosot.Setelah program hot deals kunjungan wisman ke Kepri menurut data BPS pada Januari-Desember 2017 mencapai 2.074.534 kunjungan atau naik 8,04 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya berjumlah 1.920.232 orang. Kunjungan wisman ke Kepri didominasi oleh wisatawan Singapura mencapai 51,17 persen dengan memiliki Batam dan Bintan sebagai destinasi favorit mereka.

Page 1 of 7

Tentang Kami