Live Streaming
Thursday, 16 August 2018 10:53

6 Fakta Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pakai Tulisan Tangan Soekarno dan Sempat Terbuang

sumber : tribunnews.com

 

Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus, ada banyak momen yang dilakukan masyarakat Indonesia. Ada yang mengadakan lomba, menghias kampung dan tempat tinggal, serta yang paling formal yaitu, mengikuti upacara bendera.

Biasanya, upacara bendera akan dilakukan di tiap instansi, baik instansi pemerintahan maupun swasta, serta di sekolah-sekolah. 

Khusus di upacara 17 Agustus, akan ada segmen pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan RI. Rupanya, teks proklamasi juga memiliki sederet fakta, yang mungkin belum diketahui oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Dilansir dari Tribun Style, berikut deretan fakta soal teks proklamasi kemerdekaan RI.

1. Dibuat dini hari

Teks proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945.

Menariknya, isi dari teks tersebut ternyata baru dibuat pada dini hari.

Para pendulu bangsa merumuskan teks proklamasi sekitar pukul 2 hingga 3 dini hari.

 

2. Dibuat di rumah orang Jepang

Teks proklamasi justru dibuat di kediaman seorang perwira angkatan laut Jepang.

Nama perwira tersebut adalah Laksamana Tadashi Maeda.

 Lokasi tersebut sekarang lebih dekenal berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 1.

 

3. Ditulis tangan Soekarno

Selain dibuat dalam waktu yang singkat, teks proklamasi juga dibuat dengan peralatan seadanya.

Banyak sumber menyebutkan bahwa naskah proklamasi ditulis tangan oleh Soekarno.

Namun ternyata kalimatnya didiktekan oleh Hatta dan Ahmad Soebardjo.

 

4. Ditulis di secarik kertas

Teks proklamasi kemerdekaan ditulis di secarik kertas yang disobek dari sebuah buku catatan.

 

5. Diketik Sayuti Melik

Setelah disetujui, naskah teks proklamasi lalu diketik ulang oleh Sayuti Melik.

 Naskah itu yang hingga kini disebut sebagai Naskah Proklamasi Otentik.

Sementara naskah yang ditulis oleh Soekarno disebut sebagai Naskah Proklamasi Klad.

 

6. Sempat terbuang

Siapa sangka jika naskah proklamasi sempat terbuang dan masuk tong sampah di rumah Laksamana Maeda.

Beruntung naskah tersebut berhasil diselamatkan oleh BM Diah

Read 412 times

Tentang Kami