Live Streaming
Page 1 of 33
Global Data Solution (GDS) Holdings Limited, yang merupakan pengembang dan operator pusat data terkemuka di Shanghai, RRT, mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian definitif untuk membeli lahan hijau yang akan digunakan untuk pembangunan pusat data di Nongsa Digital Park (NDP), pada Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa (KEK Nongsa), Senin (15/11/2021).
 
GDS holdings juga merupakan perusahaan publik dengan saham di Bursa New York (Nasdaq) yang bergerak di pengembangan dan pengoperasian Data Centre . Selain itu, GDS Holdings adalah penyedia layanan cloud yang memungkinkan pelanggannya mengakses semua jaringan telekomunikasi utama serta cloud publik di RRT dan global.
Pembangunan yang direncanakan GDS Holdings mencakup dua gedung pusat data baru dengan total luas area sekitar 10.000 meter persegi dan total kapasitas daya TI sebesar 28 megawatt untuk mendukung dan mengoptimalkan kinerja pada pusat data. GDS berharap mendapatkan pasokan energi terbarukan untuk mendukung pusat data mereka.
 
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) selaku lembaga pemerintah yang bertugas sebagai administrator KEK Nongsa menyambut baik kerja sama tersebut.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, Keputusan GDS Holdings untuk berinvestasi pada Pusat Data pertama mereka di KEK Nongsa menjadi bukti bagaimana Batam telah meningkatkan citra sebagai pelaku utama bagi Ekonomi Digital Indonesia.
Menurut Muhammad Rudi, pemberitahuan ini juga sejalan dengan visi Presiden RI, Joko Widodo, untuk menjadikan Batam sebagai “Jembatan Digital” yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura dan dunia.
 
KEK Nongsa sendiri diketahui telah menandatangani investasi dari GDS Holdings yang akan membangun Data Centre di NDP secara bertahap.
“Investasi yang diumumkan oleh GDS akan menciptakan peluang kerja berketerampilan tinggi bagi para pekerja lokal dan semakin mengukuhkan posisi KEK Nongsa sebagai salah satu regional hub paling menarik untuk investasi Digital dan TI,” ujar Muhammad Rudi.
 
Dengan hadirnya GDS Holdings di KEK Nongsa, serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Muhammad Rudi optimis Batam mampu mencapai target pembangunan dan pengembangan ekonomi yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Tentunya investasi ini akan menjadi salah satu kunci kesuksesan bagi Indonesia, khususnya Batam, untuk menjadi pionir pusat data center terkemuka di Asia Tenggara,” pungkas Muhammad Rudi.
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) meraih peringkat Terbaik I pada kategori Sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) dalam gelaran Penganugerahan BMN Awards 2021 bertajuk “Apresiasi Pengelolaan Kekayaan Negara”, Senin (15/11/2021) pagi secara daring.
Penghargaan ini diterima oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro di Ruang Rapat Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam.
Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) tersebut memuat lima kategori BMN Awards antara lain, Utilisasi BMN, Kualitas Pelaporan BMN, Sertifikasi BMN, Peningkatan Tata Kelola Berkelanjutan (Continuous Improvement), dan Kerjasama Tata Kelola Antar K/L (Peer Collaboration).
Adapun Penganugerahan BMN Awards 2021 kategori Sertifikasi BMN Terbaik I diraih oleh BP Batam, Terbaik II diterima oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS Sabang) dan Terbaik III diterima oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengungkapkan apresiasinya atas capaian yang berhasil diraih BP Batam dalam penganugerahan BMN Awards 2021.
“BP Batam alhamdulillah meraih Terbaik I dalam kategori Sertifikasi BMN. Sertifikasi ini sendiri merupakan bukti legalitas aset-aset yang dikelola BP Batam. Dari target 98 aset senilai Rp 51 triliun, BP Batam telah menyelesaikan 86 aset. Sisanya sedang kami selesaikan di Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujar Wahjoe.
Upaya tersebut, dikatakan Wahjoe, merupakan bentuk dari komitmen BP Batam untuk mengelola aset secara akuntabel dengan baik, guna meminimalisir persoalan saling klaim atas aset BP Batam oleh pihak ketiga.
“BP Batam akan terus konsisten tentang tata kelola BMN, mulai dari pengadaan, pencatatan hingga pelaporan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada DJKN. Karena BMN diperoleh dari anggaran pemerintah, baik dari rupiah murni maupun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” pungkas Wahjoe.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana dimuat di dalam laporan BMN Tahun 2020, nilai BMN di Indonesia saat ini tercatat sebesar Rp 6.585 triliun. Nilai ini merupakan 59,3 persen dari total aset dalam neraca yaitu sebesar Rp 11.098 triliun.
Gelaran Apresiasi Pengelolaan Kekayaan Negara Tahun 2021 ini selain merupakan rangkaian peringatan HUT ke-15 DJKN, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas kualitas kerja dan koordinasi seluruh K/L dan stakeholders. Apresiasi tersebut dilaksanakan melalui “BMN Awards” kepada K/L yang berprestasi dalam pengelolaan BMN, serta “Lelang Awards” kepada stakeholders yang berprestasi di bidang lelang.
Selanjutnya, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya mengajak para K/L untuk memaksimalkan potensi dan pemanfaatan BMN yang telah dimiliki untuk menghindari aset-aset yang menganggur.
“BMN diperoleh melalui sebuah upaya dan proses keuangan negara yang tidak mudah. Ini juga menjadi sorotan masyarakat. Oleh karena itu aset-aset tersebut harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya pada masyarakat. Sehingga K/L dituntut untuk melakukan perubahan yang fleksibel, responsif dan akuntabel,” ujar Sri Mulyani.
Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, pengelolaan BMN tidak hanya terjadi pada saat aset tersebut dibangun, melainkan bermula semenjak BMN tersebut direncanakan. Ia berharap penggunaan uang negara untuk aset BMN dapat terwujud dengan baik, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan, pemanfaatan dan pemeliharaan, penghapusan, pemindahtanganan, hingga pengawasan aset-aset tersebut. (rud)

Jakarta, 10 Nopember 2021. Saat ini masyarakat semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi, termasuk untuk tujuan ekonomi. Teknologi digital telah membuka kemungkinan kolaborasi yang lebih besar di antara para pemangku kepentingan ekonomi dalam rangka memperluas perdagangan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan akses ke layanan publik.

"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat proses transformasi digital,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan opening address dalam acara Indonesia: Tech Innovation for Profit and Purpose pada the Singapore Week of Innovation and Technology 2021 di Jakarta, Rabu (10/11).

Nilai ekonomi digital Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) telah melampaui US$100 miliar dan diprediksi akan meningkat tiga kali lipat menjadi lebih dari US$300 miliar pada tahun 2025. Penggerak utama ekonomi digital ASEAN adalah e-commerce, lalu diikuti oleh transportasi dan pengiriman makanan, media online, dan travel. Selain itu, Healthtech dan Edutech kini berkembang menjadi sektor yang menjanjikan.

Nilai ekonomi digital Indonesia tercatat sebesar US$44 miliar, menjadi yang tertinggi di ASEAN. Angka ini diperkirakan akan terus tumbuh hingga delapan kali lipat pada tahun 2030. Kontribusi terbesar bagi ekonomi digital Indonesia berasal dari transaksi e-commerce. Pada tahun 2025, e-commerce diproyeksikan meningkat hingga US$32 miliar dengan tingkat pertumbuhan 54%.

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia juga dapat dilihat dari total investasi pada platform digital yakni sekitar 38,7%, jumlah terbesar di Asia Tenggara. Sektor strategis yang menjadi kekuatan baru ekonomi digital antara lain Agritech, Fintech, Edutech, dan Healthtech.

Akselerasi Agritech tercermin dari perkembangan Tanihub, salah satu start up Agritech terkemuka di Indonesia. Perkembangan Fintech juga semakin cepat. Total penyaluran pinjaman peer-to-peer (P2P) per Maret 2020 tercatat sebesar US$7 miliar.

Peningkatan di sektor Edutech juga terlihat mengingat pendidikan tatap muka masih terbatas. Pada tahun 2020, terjadi pertumbuhan 200% dalam jumlah pengguna Edutech. Sedangkan Healthtech berkembang pesat karena kebutuhan akan layanan contactless. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya pengguna Halodoc, salah satu penyedia teknologi kesehatan terkemuka di Indonesia.

Peluang ekonomi digital Indonesia masih terbuka lebar. Hal ini didukung oleh fakta bahwa Indonesia menempati urutan ke-4 populasi terbesar di dunia. Usia produktif Indonesia berjumlah sekitar 191 juta penduduk atau 70,7% dari total penduduk. Dengan potensi tersebut, maka akan ada lebih banyak terobosan dan inovasi di masa depan.

Pendirian Nongsa Digital Park di Batam telah menjadi “jembatan digital” bagi perusahaan teknologi di Singapura dan Indonesia. Ini menandai tonggak penting bagi perkembangan industri digital untuk meningkatkan kolaborasi di masa depan.

"Digitalisasi merupakan sarana untuk mempercepat transformasi menuju ekonomi baru dengan nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi,“ pungkas Menko Airlangga. (nck)

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi berkunjung ke Konsul Jenderal RI di Dubai K. Candra Negara untuk membahas tindak lanjut atas penyampaian minat investasi dari Thumbay Group di Batam pada Jumat (5/11/2021) bertempat di Gedung Konjen RI, Al Hudaiba, Dubai, UEA.

“Kami baru saja selesai bertemu dengan Pak Konjen RI Dubai, Pak Candra dan jajarannya, untuk menindaklanjuti investasi yang mau kita kembangkan dan kita tarik masuk ke kota Batam. Kita harap tentunya pertemuan kita dengan Thumbay Group kemarin, dapat dilanjuti oleh pak Konjen, sehingga proses bisnisnya bisa lebih cepat,” kata Muhammad Rudi.

Pertemuan dengan Konjen RI di Dubai itu adalah rangkaian lawatan Rudi ke Dubai, UEA setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Direktur Thumbay Group dan mengikuti Dubai Expo 2020.

"Selanjutnya tim teknis akan bekerja dan menjalin koordinasi dengan KJRI guna merealisasikan minat investasi investor asal Dubai ini,” harap Muhammad Rudi.

Lebih lanjut Ia juga menyampaikan terkait pengembangan SDM di Kota Batam pasca mengenyam pendidikan dibidang perhotelan dan pariwisata untuk bisa mendapatkan pengalaman kerja di Negara yang memiliki gedung pencakar langit, Burj Khalifa itu.

“Pak Konjen menyampaikan salah satu kriteria nya harus bisa bahasa inggris. Nanti sekembalinya saya ke daerah, kita akan dudukan bersama pihak terkait. Harapannya kita siapkan anak-anak kita yang telah selesai pendidikan di kota Batam punya kompetensi dan bisa disalurkan bekerja di Dubai,” jelasnya.


Perkembangan terbaru di sektor ini ialah menghadirkan landmark baru di Dubai, seperti seperti Museum of the Future, Deep Dive Dubai, telaga penyelaman terdalam di dunia, dan Dubai Eye, Roda Observasi Tertinggi di dunia.

Senada, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait meyakini kunjungan pihaknya ke Dubai, UEA akan menghasilkan hasil yang positif bagi pengembangan Batam kedepan.

“Dalam kunjungan ini ada tiga hal yang disampaikan, yaitu pengembangan pelabuhan, persiapan KEK Kesehatan, dan SDM perhotelan dan pariwisata. Serta Pak Kepala juga minta bantuan Pak Konjen untuk bisa menghubungi BP Batam apabila ada investor yang tertarik untuk menanamkan investasinya di Batam,” pungkas Ariastuty.

Abu Dhabi – United Arab Emirates (UAE), Kepala BP Batam melanjutkan lawatannya dengan melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi, Persatuan Emirates Arab (PEA). Kunjungan ini merupakan upaya koordinasi dengan Duta Besar RI di Abu Dhabi, usai pertemuannya dengan Presiden Direktur sekaligus pendiri Thumbay Group.
 
Dalam kunjungan ini Kepala BP Batam Muhammad Rudi dan jajaran BP Batam diterima langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab, Y.M. Husin Bagis, di Wisma Duta Besar, Abu Dhabi.
 
Dalam pokok-pokok pembicaraan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang secara serius melakukan upaya jemput bola calon investor asal Dubai, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KBRI sebagai inisiator kegiatan Indonesia Investment Day 2021 yang Agustus lalu digelar bekerjasama dengan IIPC Abu Dabhi dan Bank Indonesia Tokyo yang membawahi United Arab Emirates.
 
“melalui kesempatan ini, kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada KBRI yang telah menginisiasi kegiatan (Indonesia Investment Day) yang akhirnya mempertemukan kami dengan jalinan persaudaraan kami dengan Thumbay Group”, ungkap Rudi.
 
Lebih lanjut Rudi menjelaskan, saat itu BP Batam berkesempatan untuk mempresentasikan project KEK Kesehatan Sekupang, dan melalui apa yang telah dipaparkan, Thumbay Group yang diperoleh melalui hasil screening dari KBRI dan IIPC, menunjukkan minatnya untuk bisa berkolaborasi dengan BP Batam dalam membangun KEK Kesehatan Sekupang yang terintegrasi.
 
Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab, Y.M. Husin Bagis, menyampaikan semangat yang sama.
 
Dirinya juga memberikan dukungan dengan langkah BP Batam untuk berkolaborasi dengan investor asal negara dengan peringkat 8 penghasil minyak terbesar di dunia.
 
Dirinya juga menegaskan bahwa seluruh project ini kedepan harus dilakukan secara clean and clear. Dubes RI untuk PEA siap menjadi fasilitator untuk jalinan bisnis yang baik antara BP Batam dan perusahaan UEA kedepan, ditambah lagi keberadaan BP Batam yang begitu sentral sebagai pengelola kawasan strategis Batam.
 
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Siarit, mengakhiri lawatan ini berharap, koordinasi ini diharapkan menjadi momentum yang baik, tidak hanya jalinan persaudaraan antara kedua belah pihak (BP Batam dan Kedubes RI di PEA) tetapi juga hubungan diplomatik kedua negara, yakni Indonesia – PEA (Persatuan Emirates Arab) yang telah dimulai sejak tahun 1976.
 
Sementara itu, menanggapi apa yang telah dilakukan BP Batam, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto melalui keterangan Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakkan Hukum dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi, yang juga merupakan Anggota Dewan Pengawas,  memberikan apresiasi kepada BP Batam yang secara aktif telah melakukan upaya-upaya strategis untuk menarik investasi ke Batam dalam masa pemulihan ekonomi negeri.
 
BP Batam senantiasa  melakukan koordinasi aktif dengan Dewan Pengawas dalam upaya menarik investasi baru serta formulasi insentif yang dapat ditawarkan sehingga Batam menjadi  kota yang semakin strategis untuk investor, sesuai dengan amanah Presiden RI Joko Widodo.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Pelatihan Aplikasi Sistem Indonesia National Single Window (SINSW) untuk PJKEK, Profile dan Masterlist di Kawasan Ekonomi Khusus di Ruang Conference Hall Gedung A Lantai 3, PDSI BP Batam, yang dilaksanakan selama 2 hari, Rabu-Kamis (3-4 November 2021).
Pelatihan ini sebagai bentuk tindaklanjut diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 237/PMK.010/2020 tentang Perlakuan Perpajakan, Kepabeanan, dan Cukai pada KEK.
Plh. Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, membuka acara Pelatihan ini dengan memberikan gambaran atas diadakannya Pelatihan Aplikasi Sistem Indonesia National Single Window (SINSW) untuk PJKEK, Profile dan Masterlist di Kawasan Ekonomi Khusus.
“Pelatihan ini sebagai wadah diskusi dan pembimbingan bagi seluruh pihak terkait agar diperoleh pemahaman yang selaras dalam mengimplementasikan sistem Aplikasi KEK/Aplikasi SINSW ini dengan mempraktekkan langsung modul-modul pada sistem Aplikasi KEK,” kata Wahjoe juga selaku Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Rabu (3/11/2021) pagi.
Ia berharap sistem Aplikasi ini kedepannya akan memudahkan Badan Usaha/Pelaku Usaha di KEK Batam Aero Techic dan KEK Nongsa dalam mengusulkan barang/jasa yang dibutuhkan dalam pembangunan maupun pengelolaan kawasannya, selain itu aplikasi ini juga akan memudahkan Administrator dalam hal ini BP Batam guna mengetahui kegiatan lalu lintas barang yang terjadi dalam KEK.
Menurut Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK Irfan Syakir Widyasa, penyiapan SDM ini merupakan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2021 Pasal 20 bahwa tugas Administrator KEK di Batam selama masa transisi dilaksanakan oleh Badan Pengusahaan Batam.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI, Wakil Ketua III Bidang Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria dan Implementasi Fasilitasi dan Kemudahan, Budi Santoso; Direktorat Jendral Bea Cukai, Kasie Fasilitas KEK dan Kawasan Khusus Lainnya Direktorat Fasilitas Kepabean, Emi Ludiyanto; Direktorat Jendral Pajak, Pelaksana Seksi Peraturan PPN Jasa, Oscar Edo Chisandy; Lembaga National Single Window, Direktorat Efisiensi Proses Bisnis, Kepala Subdirektorat Integrasi Proses Bisnis, Erwin Hariadi, serta acara ini dimoderatori oleh Kepala Bagian Hukum dan Umum Sekretariat Dewan Nasional, Paulus Riyanto.
Adapun pemaparan pokok materi, antara lain Sosialisasi Profil Badan Usaha; Kawasan Ekonomi Khusus untuk mendorong Investasi dan Pertumbuhan Wilayah; Sosialisi terkait Masterlist; Sosialisasi dan Bimtek Sistem Aplikasi KEK.
Kepala Subdirektorat Integrasi Proses Bisnis, Direktorat Efisiensi Proses Bisnis Lembaga National Single Window, Erwin Hariadi, menjelaskan terkait pengenalan sistem Aplikasi KEK/Sistem Indonesia National Single Window (SINSW).
“Aplikasi SINSW adalah Sistem Elektronik yang mengintegrasikan sistem dan/atau informasi berkaitan dengan proses penanganan dokumen kepabeanan, dokumen kekarantinaan, dokumen perizinan, dokumen kepelabuhanan, kebandarudaraan, dan dokumen lain yang terkait dengan ekspor dan/atau impor yang menjamin keamanan data dan informasi serta memadukan alur dan proses informasi antar sistem internal secara otomatis,” tutur Erwin.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari delegasi Dirjen Bea Cukai, KEK Batam Aero Technic, KEK Nongsa, Lembaga National Single Window (LNSW), Dirjen Pajak, Dewan Nasional KEK RI dan BP Batam selaku administrator KEK.
Pada Kamis (4/11/2021), akan diadakan uji coba satu siklus dengan menggunakan data Dummy dan Piloting menggunakan data real yang diselenggarakan di Ruang Pelatihan PDSI BP Batam. (mh)
Dalam rangka menindaklanjuti Letters of Interest (LoI) atau penyampaian minat berinvestasi dari sebuah perusahaan bisnis internasional yang berlokasi di DIFC – Dubai, Uni Emirat Arab, maka Kepala Badan Pengusahaan Batam Muhammad Rudi bersama jajaran melakukan lawatan ke Thumbay Group, Dubai, Uni Emirat Arab, pada Rabu (3/11/2021).
Sebelumnya perusahaan ini telah menyampaikan minatnya untuk berinvestasi untuk mewujudkan pendidikan kesehatan dan rumah sakit di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sekupang Batam.
Dengan minat ini, maka Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menunjukkan begitu besarnya komitmen BP Batam untuk membantu Thumbay Group dalam mewujudkan pendidikan kesehatan dan rumah sakit di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sekupang Batam. Untuk investasi ini, BP Batam menyiapkan lahan seluas 25 acres atau sekitar 10 hektar untuk membangun Universitas Kesehatan di Sekupang Batam.
“Kami sudah ketemu dengan presiden direktur Thumbay Group membicarakan secara detil tentang investasi pembangunan universitas medical Batam yang pertama di Indonesia, tentu kita harap ada kunjungan kembali dari mereka ke Batam, untuk pembicaraan lebih detil. Kalau pembicaraan kedua belah pihak tadi sudah mengarah. Mudah-mudahan, mohon doa semua.” Ungkap Rudi usai pertemuan.
Dalam pertemuan ini, Kepala BP Batam Muhammad Rudi bersama jajaran mendapat sambutan hangat langsung dari pendiri Thumbay Group, Dr. Thumbay Moideen.
Dr. Thumbay Moideen mengungkapkan rasa terima kasih atas kedatangan Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam ke Thumbay Medicity. Ia mengharapkan pertemuan ini dapat menjadi awal dari terciptanya kerja sama yang erat antara Thumbay dan BP Batam seperti jalinan persaudaraan.
“Terima kasih Batam, insya allah kami berharap dapat berkolaborasi dengan Batam. Kami harapkan pertemuan ini merupakan awal dari persaudaraan yang panjang antara Thumbay dan BP Batam.” Ungkap Dr. Moideen.
Sementara itu, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menambahkan, Perusahaan Thumbay Group saat ini merupakan perusahaan ternama dunia yang menjadi simbol layanan, kualitas dan inovasi yang unggul di wilayah timur tengah.
Thumbay Group menjadi salah satu perhatian dunia karena kawasan kesehatan terintegrasi yang dimiliki termasuk Pendidikan, Perawatan Kesehatan, Penelitian Medis, Diagnostik, Apotek Ritel, Komunikasi Kesehatan, Optik Ritel, Kesehatan, Toko Nutrisi, Perhotelan, Real Estat, Penerbitan, Teknologi, Media, Acara, Wisata Medis, dan lainnya.
Menurutnya suatu kebanggaan bagi Batam, apabila kerja sama ini dapat terwujud maka dapat meningkatkan daya saing Batam di kancah internasional, mengingat Thumbay berpengalaman dengan Kawasan kesehatan yang terintegrasi dengan teknologi yang sangat canggih dan terakreditasi sistem USA (United State of America).
“melihat fasilitas yang ada pada mereka yang sungguh luar biasa, kami BP Batam terus berkomitmen untuk dapat menarik investasi ini di Batam, kita telah undang ke Batam, kita harap dapat segera kerjasama dengan kita secara konkret.” Ungkap Tuty optimis.
Direktur Rumah Sakit BP Batam, Dr. Afdhalun Hakim yang turut hadir, dari kacamata kedokteran dirinya mengatakan Thumbay merupakan satu Kawasan kesehatan terintegrasi yang luar biasa.
“Dia juga memiliki teknologi termutakhir dari ilmu kedokteran, robotik. Kerjasama mereka juga dilakukan dengan negara maju dan terkemuka. Ilmu kedokteran dan treatment juga terkemuka, update kemajuan ilmu kedokteran luar biasa.” Ungkap Afdhalun.
Atmosfer yang cerah tergambar dari seluruh rangkaian acara ini. Optimisme bergeliat untuk bersama mewujudkan pendidikan kesehatan dan rumah sakit terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sekupang Batam sebagai yang pertama di Indonesia, sehingga Batam dapat semakin berdaya saing Internasional.
Dubai - UEA, 3 November 2021

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan capaian 50 tahun BP Batam dalam membangun Batam tentu tidak dapat lepas dari peran pelaku usaha. Karena itu penghargaan ini tentunya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengusaha.

“Mereka (pengusaha) ikut berkiprah membangun Kota Batam. Seperti McDermott, perusahaan terlama sampai saat ini masih beroperasi dengan baik,” kata Muhammad Rudi.

Dijelaskan Rudi, Batam telah berkembang sebagai daerah industri, perkapalan, perdagangan dan pariwisata secara progresif selama 50 tahun terakhir.

Batam juga merupakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019 di Batam, yaitu 5,92% melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi yang 4,84% dan bahkan sama dengan pertumbuhan Nasional yaitu 5,92%.

Meskipun Pertumbuhan ekonomi di Batam tahun 2020 menurun sebesar -2,55%, jika dibandingkan dengan penurunan ekonomi di Kepulauan Riau sebesar -3,8%, Batam masih lebih baik.

“Penurunan ini jelas berdampak di saat pandemi covid-19,” ujarnya.

Rudi mengatakan BP Batam telah mengabdi selama genap 50 tahun di Batam dan terus berupaya dalam meningkatkan investasi dan pembangunan, sehingga dapat berkontribusi besar dalam perekonomian Indonesia.

“Hari ini kami merayakan semangat investasi yang bermartabat dengan Penghargaan Investasi BP Batam 2021,” katanya.

Dengan 10 kategori, dari pengusaha paling inovatif hingga negara yang paling banyak berinvestasi di Batam, Pihaknya sangat berharap penghargaan ini akan merangsang dan memastikan investor kami yang ada dan sekarang untuk berekspansi sekaligus berinvestasi di Batam.

“Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua yang telah menghadiri Penghargaan Investasi 2021 ini, dan berharap yang terbaik bagi semua pemenang di masa depan,” katanya.

Adapun tokoh dan perusahaan yang mendapatkan penghargaan di antaranya:

  1. Tokoh Pegiat Investasi “Pengusaha Paling Menginsprasi”, Abidin Hasibuan
  2. Tokoh Pegiat Investasi “Pengusaha Paling Inovatif”, Kris Wiluan.
  3. Perusahaan dengan Ekspor Tertinggi: PT Pegatron Technology Indonesia.
  4. Perusahaan menyampaikan ketaatan laporan LKPM: PT Panasonic Industrial Devices.
  5. Perusahaan dengan realisasi investasi terbesar: PT Caterpillar Indonesia Batam.
  6. Perusahaan terlama, Lifetime Achievement: PT McDermott Indonesia.
  7. Perusahaan manufaktur dengan tenaga kerja terbanyak: PT TDK Electronics Indonesia.
  8. Negara dengan investasi terbesar: Singapura
  9. Perusahaan 4.0 dengan realisasi investasi terbesar: PT Schneider Electric Manufacturing Batam.
  10. Kawasan Industri Impian, Batamindo Industrial Park

Direktur Utama, PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin Hasibuan, saat setelah menerima penghargaan di hadapan Kepala BP Batam memberikan apresiasi kepada BP Batam terhadap banyaknya perubahan yang telah dilakukan untuk mempercepat perizinan investasi di Batam.

Menurutnya sudah banyak perubahan di dalam birokrasi BP Batam. Terlebih lagi sejak di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

“BP Batam sudah banyak berubah, lebih profesional. Dulu saya pernah mengkritik banyak perizinan hantu, tapi sekarang sudah tidak ada lagi,” kata Abidin.

Abidin juga mendukung pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan BP Batam dan juga Pemko Batam. Hal itu menurutnya sebagai bukti bahwa pemerintah memang tengah serius untuk membangun Kota Batam.

“Dari infrastruktur juga bisa kita lihat bahwa itu fakta bahwa seorang Muhammad Rudi adalah sosok yang memang pekerja keras,” ujarnya.

Direktur utama Kabil Citra Nusa Peter Vincent juga memberikan apresiasi kepada BP Batam yang terus mendukung para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya di Kota Batam.

“Selamat Hari Bakti ke 50 BP Batam, terimakasih kepada Kepala BP Batam atas penghargaan yang diberikan kepada kami,” kata Peter.

Peter berharap BP Batam terus dapat membantu dan memberikan kemudahan perizinan kepada pengusaha yang sudah ada saat ini. Sehingga ke depannya dapat mengajak para investor lainnya agar mau menanamkan modalnya di Batam.

Di sela pemberian penghargaan, BP Batam melaunching buku Fostering Growth of BP Batam 50th Anniversary yang secara simbolis diberikan oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro kepada Kepala BP Batam Muhammad Rudi dan Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto. Nantinya buku ini akan diberikan kepada perusahaan asing, asosiasi usaha asing serta perwakilan negara asing untuk Indonesia.

Penghargaan yang ditujukan kepada para pelaku usaha dan industri di Batam ini juga dihadiri oleh Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suhato Pranoto, Anggota Bidang Pengusahaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad dan jajaran eselon II BP Batam serta sejumlah CEO dan Pimred media massa sebagai ungkapan terima kasih kepada insan pers yang telah bermitra dengan BP Batam.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk saling menunjang pelaksanaan tugas Arsip Nasional Republik Indonesia dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Selasa (26/10/2021) bertempat di Marketing Centre BP Batam.
Penandatanganan Kerjasama antara BP Batam dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ini ditujukan sebagai landasan dalam rangka meningkatkan hubungan kelembagaan bidang kearsipan yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Imam Gunarto.
Menurut Imam Gunarto, dirinya senang dan merasa bangga pelaksanaan penandatanganan kerjasama ini dapat dihelat bertepatan dengan Hari Bakti ke 50 BP Batam Tahun 2021, setelah sempat mengalami penundaan di masa pandemi tahun 2019.
Imam menuturkan bahwa dengan kerjasama ini dapat tercipta aplikasi pengelolaan arsip yang dilakukan secara digital. Sehingga BP Batam sebagai instansi pemerintah pusat yang mengelola investasi tidak perlu kesulitan melakukan penataan arsip.
“Bagaimana arsip-arsip yang lama itu kita selamatkan dan lestarikan, kami minta arsip yang bersejarah diserahkan ke ANRI saja, karena BP Batam tugasnya mengelola investasi bukan mengelola arsip, biar kami saja yang mengelola arsip. Jadi serahkan pada kami, Bapak dan Ibu yg mengelola arsip dari BP Batam tinggal minta saja ke kami saat dibutuhkan.” Katanya.
Selain itu ia menambahkan bahwa di Hari Bakti BP Batam ke 50 tahun ini, BP Batam mendapat predikat pengelolaan arsip “Sangat Memuaskan”. Hal ini membuat dirinya optimis bahwa BP Batam harus menjadi yang terdepan dalam transformasi pengelolaan arsip berbasis teknologi informasi.
Adapun program-program kerjasama yang akan dilakukan antara lain, pembinaan sistem dan pengelolaan arsip dinamis, penyelamatan dan pelestarian arsip statis, pembinaan SDM, pengembangan dan dukungan SDM di bidang kearsipan, penyiapan dan pengelolaan bidang usaha jasa komersil penyimpanan arsip, pengembangan sistem kearsipan digital dan kegiatan lain yang berkaitan dengan bidang kearsipan.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi berharap dengan kerjasama ini, pengelolaan sistem arsip dari ANRI dapat terkelola dengan baik, tidak keliru dan kesulitan dalam pencarian arsip dan dokumen penting lainnya. Termasuk bukti sejarah pembangunan yang telah dilakukan BP Batam hingga 5 dasawarsa, kedepan dapat terjaga dengan baik melalui ANRI.
Dalam kesempatan ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Imam Gunarto juga berkesempatan menyerahkan Penghargaan Pengelola Arsip Terbaik bagi unit kerja di lingkungan BP Batam. Adapun tiga unit dengan pengelolaan arsip terbaik adalah : a. Direktorat Pengelolaan Pertanahan b. Biro Keuangan c. Direktorat Pengamanan Aset.
Bright PLN Batam akan mengembangkan pilot project ekspor listrik tenaga surya dari Indonesia ke Singapura setelah menerima izin prinsip dari Energy Market Authority (EMA) Singapura. Bersama dengan PT Trisurya Mitra Bersama (Suryagen) dan perusahaan pengembang energi baru terbarukan Singapura, Sembcorp Industries (Sembcorp), bright PLN Batam sepakat menandatangani Joint Development Agreement (JDA) atau perjanjian pengembangan bersama untuk mengembangkan proyek penyimpanan energi dan tenaga surya terintegrasi skala besar di wilayah Batam, Bintan dan Karimun (BBK), Kepuluan Riau, Indonesia.
Rencananya, proyek ini akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan daya mampu sekitar 1GWp serta didukung sistem penyimpanan energi berupa energi baru terbarukan untuk meningkatkan pasokan energy di Batam dan skala besar akan di ekspor melalui kabel bawah laut ke Singapura.
Agenda itu juga dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia Arifin Tasrif, Menteri Tenaga Kerja yang merangkap Menteri II Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Dr Tan See Leng, Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo dan Chief Executive EMA, Ngiam Shih Chun.
Dalam sambutannya, Direktur Utama, bright PLN Batam, Nyoman S. Astawa mengatakan bahwa PLN Batam sebagai penyedia tenaga listrik utama di Batam akan berkomitmen pada peningkatan penggunaan energi bersih dan energi baru terbarukan.
“Saat ini bright PLN Batam terus bertransformasi kearah yang lebih baik. Kami yakin dengan adanya pengembangan bersama ini akan memberikan kesempatan bagus untuk Batam dan terus meningkatkan pengetahuan dalam mengembangkan energi baru terbarukan dengan skala besar. Semoga dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan energi bersih di Indonesia,” ungkap Nyoman.
Ia juga menambahkan bahwa proyek ini akan membawa banyak manfaat, antara lain meningkatkan investasi di bidang EBT serta kesempatan peningkatan lapangan kerja dan industri terkait
Sementara itu, Wong Kim Yin, Group President & CEO, Sembcorp Industries mengatakan proyek ini merupakan contoh kuat dari kolaborasi regional yang diperlukan untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan energi. Hal ini juga sejalan dengan rencana Singapura untuk memanfaatkan sumber energi bersih regional, dan berpotensi berkontribusi signifikan terhadap transisi energi bersih dimasa depan.
“Bersama dengan mitra kami di Indonesia, bright PLN Batam dan Suryagen, kami membuat terobosan baru dengan berbersama-sama mengembangkan proyek energi baru terbarukan dalam skala besar untuk energi bersih ,” beber Wong Kim Yin.
Kerjasama pengembangan bersama ini tentunya sejalan dengan program Pemerintah yang menargetkan penggunaan EBT di Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025. Selain itu proyek ini diharapkan dapat menambah sekitar 1.000 lapangan perkerjaan di Indonesia kususnya di Kota Batam dan Singapura selama tahap konstruksi. Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para insinyur lokal di Indonesia untuk mengoperasikan proyek infrastruktur energi terbarukan skala besar.
Page 1 of 33

Tentang Kami