Live Streaming
Page 8 of 22

sumber : tribunnews.com

RAMA SHINTA - Rambu-rambu dengan gambar dan pesan kreatif di tikungan tajam jalanan di Bintan ini membuat sejumlah pengendara yang melintas mengundang tawa.

Rambu peringatan pengguna jalan yang terpasang di jalan tikungan KM 25 Toapaya ke arah Kawal misalnya, pesannya bikin gelng-geleng kepala.

 

Awas tikungan tajam, setajam silet..! 
Boleh ngebut tapi punya nyawa cadangan..!
Di larang kecelakaan di sini rumah sakit jauh..!

 Anisa, seorang pemotor asal Kawal mengatakan, setiap kali melintas di tikungan KM 25 Toapaya, dia selalu senyum-senyum sendiri setiap kali matanya tertuju pada papan pengingat lalulintas di lokasi.

Iseng-iseng pada Kamis (6/9/2018) siang ia memutuskan berhenti dari motornya untuk memotret papan informasi lalulintas tersebut.

"Unik sekali, bikin gimana gitu, hehe," tuturnya.

Sebuah mobil melintas di tikungan KM 25 Toapaya, Bintan, Kamis (6/9/2018)
Sebuah mobil melintas di tikungan KM 25 Toapaya, Bintan, Kamis (6/9/2018) (tribunbatam/aminnudin)

Tapi ia aplaus sama ide kreatif personil Satlantas Polres Bintan yang kali ini memasang papan informasi lalulintas yang sedikit di luar kebiasaan. "Biasanya kan pemberitahuan begini bahasanya serius sekali, tapi ini... oalah, tapi aplauslah,"katanya.

Amatan Tribun, di tengah tulisan 'tikungan tajam setajam silet' rupanya juga terdapat bekas sayatan silet yang seperti menekankan pesan bahwa bahwa kata kata tikungan tersebut setajam silet bukanlah main-main tapi sangat serius.

Ya, bila menengok angka kejadian lalulintas, di tikungan Km 25 tersebut memang kerap terjadi insiden laka.

Pengguna jalan di lokasi kerap memplesetkannya sebagai tikungan maut karena lekukannya yang tajam. Karena itu selalu dihimbau agar oengendara baik roda dua maupun empat di lokasi selalu berhati hati.

sumber : tribunnews.com

RAMA SHINTA - Waktu pemutihan tunggakan pajak kendaraan bermotor oleh Pemprov Kepri sudah berakhir.

Wakil Gubernur Kepri Isdianto mengakui kebijakan pemutihan tersebut sangat membantu Pemprov Kepri dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Hasilnya sangat memuaskan. Pemutihan itu memberikan peningkatan PAD yang cukup signifikan," ungkap Isdianto kepada TRIBUNBATAM.id, Rabu (5/9/2018).

 

Menurut Isdianto, ada lagi strategi yang ditempuh Pemprov Kepri untuk meningkatkan PAD satelah pemutihan tersebut. Strategi itu adalah mengoptimalkan razia kendaraan bermotor secara rutin.

Razia kendaraan itu diketahui meningkatkan pemasukan PAD yang cukup signifikan. Sekali razia bisa diperoleh pemasukan sebesar puluhan juta rupiah.

"Kami pernah coba menggelar razia. Sekali razia bisa diperoleh pemasukan sebesar Rp 40 juta. Makanya ke depan, razia kendaraan bermotor akan semakin intens dilakukan," tegas Wakil Gubernur Kepri itu.

sumber : tribunnews.com

RAMA SHINTA - Bintan Resort akan menjadi tuan rumah bagi perlombaan International Bintan Marathon pada 9 September 2018 dengan tagline'Run and Discover'.

Event ini merupakan kolaborasi antara dua negara--Indonesia (PT. Bintan Resorts Cakrawala, PT. Medianusa Permana) dan Singapura (Orange Room Pte Ltd).

Event tersebut menawarkan berbagai kategori diantaranya; 10Km (Charity Run), 21Km (Half Marathon) dan 42Km (Full Marathon), acara ini diharapkan dapat menampung lebih dari 2.000 pelari.

 Untuk kategori 10 Km (Charity Run) diperuntukan bagi individu dan organisasi yang ingin mengikuti kegiatan dengan tujuan penggalangan dana.

Hasil dari penggalangan dana akan disesuaikan untuk membantu badan amal lokal dan layak di  Pulau Bintan.

Pada tahun ini, untuk pertama kalinya Bintan Resort menyelenggarakan event maraton berskala internasional, yang sebelumnya sukses mengadakan event-event olahraga lainnya, seperti; Tour de Bintan, Bintan Triathlon, dan yang baru saja berlangsung pada tanggal 19 Agustus 2018 lalu, Ironman 70.3 Bintan.

Acara yang didukung oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) akan berpusat di Lagoi Bay--tempat wisata yang populer di Bintan Resorts.

Kawasan tersebut berada diarea  seluas 1.300 hectar yang merupakan “Heart of Bintan” Bintan Resorts. Ada banyak pilihan tempat menarik untuk melakukan kegiatan menyenangkan seperti; berbelanja di Plaza Lagoi, olahraga air di Pantai Lagoi Bay, pijat dan spa, serta banyaknya pilihan restoran sesuai dengan selera.

Selain itu, Anda bisa mengunjungi Rumah Imaji, dengan konsep “A Window into Bintan”  yang merupakan atraksi mengenai budaya Melayu terutama pulau Bintan dalam bentuk gambar dan lukisan tiga dimensi serta menikmati berada di rumah adat khas Melayu dengan sensasi terbalik (upside down), terdapat lebih dari 50 spot foto terbaik di area ini.

Setelah puas berada di  Rumah Imaji, pengunjung dapat beristirahat dan menikmati kuliner khas yang berada di pintu keluar Rumah Imaji. Adalah “FoodStarGram”, merupakan tempat makan dan bersantai yang Instagramable.

Sesuai dengan konsep Rumah Imaji yang tepat untuk berswafoto, FoodStarGram di desain khusus untuk memenuhi karakter Millenial yang senang berswafoto dan kuliner.

Suasana ceria dengan tempat duduk yang berwarna-warni dengan bentuk rumah dan sangkar burung. Terdapat 12 stall makanan yang menyajikan menu bervariasi dari lokal hingga internasional dengan harga yang sangat terjangkau.

Bagi pasanganyang datang kesini jangan lewatkan untuk mengunjungi spot romantis yang ada di pinggir Pantai Lagi Bay, yaitu “Love Lock”. Anda bisa menggantungkan gembok cinta yang romantis.

Sambil menunggu malam tiba, terdapat Lagoi Bay Lantern Park.

Di sini, pengunjung dapat melihat berbagai macam spesies laut dan juga jenis-jenis hewan darat yang hampir punah seperti badak bercula satu, komodo, gajah sumatra, harimau sumatra, dan orangutan.

Dengan konsep warna-warni dan berlampu di malam harinya, tempat ini sangat tepat untuk dijadikan tempat wisata edukasi dan berfoto ria.

sumber : tribunnews.com

RAMA SHINTA - Setiap tahunnya ada puluhan anak di Batam yang terjerat hukum pidana, dan harus menjalani hukuman di dalam penjara. Namun sampai saat ini kota Batam belum memiliki tempat yang layak untuk anak dalam menjalani masa tahanan.

Seharusnya Kota Batam, memiliki Lembaga Penempatan Kesejahteraan Sosial (LPKS), tempat anak dalam menjalani hukuman yang terlibat dalam kasus Pidana.

Demikian disampaikan Agus Kasubsi Bimbingan klien Anak, klas II Balai Pemasyarakat (Bapas) klas II Tanjungpinang, yang sudah banyak mendapingi permasalahan anak.

 Agus menjelaskan dalam menangani kasus anak banyak hal yang harus diperhatikan terlebih masa depan anak.

"Dalam kasus hukum anak ini, yang pertama dilaksanakan adalah mediasi antara kedua belah pihak baik pelaku dan korban," kata Agus.

Jika mediasi tidak bisa dilaksanakan maka kasus akan dilanjutkan dan seorang anak harus berhadapan dengan hukum, namun yang perlu diketahui bahwa anak yang bisa di tahan adalah anak yang sudah berusia 14 tahun ke atas.

"Kalau anak yang masih berusia 0 sampai dengan 13 tahun belum bisa dipenjara, yang jadi pertanyaan kemana nantinya anak ini dibawa, sementara kita tidak punya LPKS," kata Agus.

 

Dia juga mengatakan saat ini Kota Batam memiliki Rumah Perwakilan Sosial Anak (RPSA) di Batu Besar Nongsa, namun pengelolaanya diserahkan kepada pihak ke tiga.

"Ini yang seharusnya menjadi tugas pemerintah, karena semakin maju suatu daerah makan permasalahan anak-akan semakin sering terjadi," kata Agus.

Agus mengatakan sebagai kota yang maju pemerintah harus memikirkan fasilitas untuk menunjang membina anak yang bermasalah dalam hukum.

"Saat ini memang sudah ada lapas anak, namun itu untuk anak yang berusia 14 tahun ke atas, bagaimana dengan anak yang belum berumur 14 tahun, contoh anak yang ditelantarkan, anak yang ditinggal orangtuanya atau kasus lainnya," kata Agus.

Sejauh ini kata Agus anak yang bermasalah secara hukum dan anak yang mengalami masalah keluarga masih diserahkan kepada pihak ketiga.

"Jadi ini yang harus diperhatikan," kata Agus

sumber : tribunnews.com

Pemko Batam melakukan perubahan target pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2018.

Hal ini terlihat pada rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD perubahan 2018.

Penerimaan daerah yang semula ditargetkan sebesar Rp 2,6 triliun, berubah menjadi Rp 2,5 triliun. Perubahan anggaran terjadi pada beberapa komponen anggaran. Seperti Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semula targetnya Rp 1,25 triliun, berubah menjadi Rp 1,23 triliun.

 

"Dana perimbangan dari Rp 934,6 miliar menjadi Rp 926,4 miliar. Lain-lain pendapatan yang sah dari Rp 348,2 miliar berubah menjadi Rp 309,6 miliar," kata Wali Kota Batam, Rudi, Senin (3/9/2018) saat rapat paripurna di DPRD Kota Batam.

Perubahan juga terjadi untuk anggaran pembiayaan dari Rp 88,2 miliar menjadi Rp 65,8 miliar. Perubahan anggaran ini, lanjutnya dilaksanakan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 Tentang Perubahan Permendagri No.13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

"Di aturan itu disebutkan, pelaksanaan perubahan APBD disebabkan adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi yang telah ditetapkan sebelumnya," ujarnya.

Yakni terjadi pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan ditetapkan dalam KUA. Hal ini berakibat harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja.

"Perubahan asumsi ini berpengaruh dalam struktur perubahan APBD Kota Batam. Kita ajukan perubahan karena ada rasionalisasi. Nanti DPRD lah yang akan membahasnya," kata Rudi.

Sementara itu untuk rancangan KUA-PPAS APBD Kota Batam 2019, Pemko Batam memproyeksikan target pendapatan sebesar Rp 2,65 triliun. Masing-masing untuk PAD sebesar Rp 1,3 triliun,

dana perimbangan Rp 963,01 miliar, lain-lain pendapatan yang sah Rp 302,8 miliar. Sedangkan untuk penerimaan daerah dari sisi pembiayaan diperkirakan mencapai Rp 70 miliar.

"Target Rp 2,6 triliun ini bisa berubah. Kita masih menunggu rancangan perkiraan penerimaan dari dana transfer daerah lewat dana alokasi khusus," ujarnya.

Rudi mengatakan, kegiatan pada 2019 tetap difokuskan pada peningkatan infrastruktur dan utilitas, pengendalian banjir, dan kebersihan di kawasan perkotaan dan hinterland.

Termasuk juga peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan kualitas mutu serta pelayanan pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan. Peningkatan sarana dan prasarana transportasi. Peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Peningkatan pengembangan kepariwisataan, fasilitas investasi dan promosi dalam rangka meningkatkan perekonomian dan daya saing Batam," kata Rudi.

Kegiatan pada 2019, lanjutnya juga mencakup pembinaan, pengendalian dan penertiban kawasan yang tidak sesuai dengan peruntukan fasos,fasum dan ROW.

Peningkatan kapasitas tata kelola pemerintah dan optimalisasi teknologi informasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

sumber : tribunnews.com

Pemerintah Kota (Pemko) Batam sedang membangun pasar tradisonal atau pasar pemerintah yang berskala nasional. Pasar ini dibangun memiliki unsur pasar yang sehat, aman, sadar dan tertib ukur.

Nantinya pasar ini juga sama seperti pasar pemerintah lainnya, sebagai stabilitas harga. Pasar tersebut dinamakan Pasar Makmur Serumpun. Terletak di Fasilitas Umum (Fasum) Perumahan Buana Garden Kelurahan Tanjung Piayu Kecamatan Sei Beduk.

Menariknya lagi, Konsep bangunannya dijadikan 2 lantai. Rencananya dilantai 1 untuk pedagang dan lantai 2 dipergunakan khusus untuk pengelolanya saja.

 "Sebelumnya fasos ini dari pihak developer diserahkan kepada pemerintah. Bangunannya lebih kompleks dan lengkap," ujar Kabid Pasar Disperindag Kota Batam, Zulkarnain kepada Tribun, Jumat (31/8/2018).

 

Diakuinya Pasar Makmur Serumpun ini sedang dalam tahap pembangunan. Dibangun dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebanyak Rp 5,6 miliar. Pasar ini termasuk golongan pasar tipe C. Dimana hanya mampu 200 pedagang saja.

"Alhamdulliah kalau selesai tahun ini, tahun depan sudah dapat retribusi pasar. Harapannya selesai 2018 ini, agar di 2019 kita bisa menikmati retribusi pasarnya," katanya.

sumber : tribunnews.com

Satu lagi bertambah tempat wisata yang instagramable di Batam. Bukan hanya spot-spot fotonya tetapi juga view yang menyejukkan mata.

Tempat wisata terbaru saat ini adalah Kaki Langit Singapura yang baru berusia sekitar lima bulan.

Kaki Langit Singapura berada tidak jauh dari kawasan Cipta Land, Tiban, Batam. Dan untuk sampai kesana juga tidak sulit, Anda bisa menggunakan motor atau mobil.

 Anda bisa lewat ke jalan Tiban 1, Batam dan tinggal lurus saja hingga menemukan Cipta Land. Dari Cipta Land, ke kiri lalu ke kanan arah pasar Cipta Land. Tidak jauh dari pasar Cipta Land akan ditemukan sebuah lahan kosong lalu Anda akan menemukan sebuah pos yang tertulisakan Kaki Langit Singapura.

Sekilas tempat ini terlihat biasa dengan jalan yang belum terlalu mulus. Dengan membayar sekitar Rp 5 ribu dewasa dan gratis untuk anak anak, Anda sudah bisa masuk ke wisata Kaki Langit Singapura.

Untuk sampai ke atas, Anda akan melewati anak anak tangga yang sederhana. Dan ada plang nama Kaki Langit Singapura, sedikit lelah memang untuk naik ke atas.

Kaki Singapura
Kaki Singapura (TRIBUNBATAM)

Tetapi kelelahan Anda akan terbalas saat melihat pemadangan laut, dan Singapura yang begitu dekatnya.

Saat di atas memang tidak terlalu luas. Tetapi Anda akan dipuaskan dengan pemadangan Singapura dan hamparan laut yang luas.

Disarankan saat ke Kaki Langit Singapura sore hari, karena akan terasa angin sejuk dan Anda bisa melihat sunset yang begitu indahnya.

Ada sebuah spot yang disediakan dengan view Singapura. Spot foto berbentuk kapal dengan menghadap Singapura. Diujung spot fotonya juga terpasang bendera merah putih berukuran kecil.

Kaki Singapura
Kaki Singapura (TRIBUNBATAM)

Tidak hanya itu, akan ada beberapa spot foto lainnya. Dari tulisan "Kalau ada nyari gw, bilang aja gw udah di jalan yang benar", foto booth dengan bingkai layaknya instagram dan ada sebuah kereta api yang akan digunakan untuk spot foto juga.

Kaki Singapura
Kaki Singapura (TRIBUNBATAM)

Selain itu disana juga ada beberapa tempat duduk bersantai berbentuk kayu tidak hanya mejanya tetapi juga kursi pun juga terbuat dari kayu.

Dan ada dua tempat duduk yang disediakan. Tidak jauh dari tempat spot foto juha ada pondok pondok yang juga terbuat dari kayu.

Kaki Langit Singapura buka dari pukul 14.00 - 18.00 WIB. Dan masih dalam tahap perkembangan dan penambahan penambahan lainnya.

 

Flying Fox dan Seluncuran

Selain bisa melihat Singapura serta sunsetnya, akan ada beberapa objek lain yang masih progres.

David, sebagai pengawas Kaki Langit Singapura mengatakan ke depan flying fox akan terbentuk, dari atas hingga ke bawah.

Lalu akan ada istana balon, dan seluncuran dengan panjangnya 70 meter. David juga mengatakan, akan ada kolam renang anak anak dan dewasa. Dan luas objek wisata

"Jadi seluncuran di bawahnya ada kolamnya. Dan target tahun ini bisa selesai semua. Kalau parkir nanti bisa bawak motor atau mobil ke atas," ungkapnya.

Saat sore hingga malam hari, tidak.jauh dari kaki langit ada beberapa penjual yang menjual berbagai makanan ringan hingga makanan berat. Dari bakso bakar, bakso berkuah, hingga dawet.

sumber : tribunnews.com

Masih dalam memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 73. Kali ini kecamatan Bengkong bersama masyarakat akan menggelar pesta rakyat, bertemakan "Dengan Dasar Swadaya, Dengan Kegotongroyongan". Kegiatan ini pun akan berlangsung, pada Minggu (9/9/2018).

Camat Bengkong, M Tahir menyebutkan, rangkain perlombaan juga sudah dilaksanakan pada awal bulan September 2018.

"Tanggal satu kemarin kita sudah mulai dulu kegiatan lomba cerdas cermat antar RT dan RW dengan lomba Gapura," katanya, Minggu (2/9/2018).

 Ia menyampaikan, nantinya acara ini akan dibuka oleh Walikota Batam, M Rudi, dengan berbagai macam puluhan hadiah menarik yang sudah menanti.

"Hadiah utama kita adalah satu unit Sepeda Motor. Dan banyak hadiah yang istimewa lainnya sudah dipersiapkan panitia," ujarnya.

 

Kegiatan ini pun juga akan disemarakan jalan santai. Namun kali ini, jalan santai di kemas dengan perlombaan memilih sampah dan mengumpulkan sampah terbanyak.

"Kalau biasanya jalan santai hanya jalan saja. Ini kita buat berbeda, dengan perlombaan mengumpulkan sampah terbanyak, dan memilah mana sampah organik, dan mana yang on organik," sebutnya

Lomba tersebut, sambung Tahir akan dinilai sebagai dewan juri adalah perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

"Untuk lomba ini, yang menjadi juara disaipak 10 hadiah istimewa, yang akan dipilih nantinya. Juara pertama akan berbicara di atas panggung menerangkan memilah sampah seperti apa," katanya.

sumber : tribunnews.com

Pemerintah menargetkan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Indonesia hingga akhir 2018.

Jumlah ini meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019 mendatang.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata RI, Guntur Sakti mengatakan, untuk mencapai angka tersebut bukanlah sesuatu yang mudah.

Apalagi ditambah dengan adanya bencana alam di beberapa tempat di Indonesia tahun ini, seperti gempa di Lombok. Perlu dukungan semua pihak untuk mengejar angka itu.

"Angka (17 juta wisman) ini ngeri-ngeri sedap. Ambisiusnya luar biasa. Presiden sudah menetapkan target 17 juta wisman tahun ini, dan 20 juta wisman pada 2019. Sekarang ini tahun peperangan merebut kemenangan," kata Guntur, Jumat (31/8/2018) malam di Radisson Golf & Convention Center Batam.

Kehadiran mantan Kepala Dinas Pariwisata Kepri ini di Batam, Kepri, tidak lain untuk mengisi Workshop Sosialisasi Kebijakan Kementerian Pariwisata kepada media.

Kepri memang punya peran khusus untuk Indonesia. Terutama di bidang pariwisata.

Mengingat lokasinya yang strategis berdekatan dengan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Kepri pun termasuk penyumbang jumlah wisman nomor tiga terbesar di Indonesia, setelah Bali dan Jakarta.

Kepri ditargetkan dapat menyumbang 3,5 juta wisman tahun ini.

 

Pada kesempatan itu Guntur mengatakan, jika target 17 juta wisman tahun ini berhasil dicapai, pemerintah masih punya semangat untuk mengejar angka 20 juta wisman pada tahun depan. Lantas bagaimana caranya?

"Kalau kita hanya menggunakan cara biasa, dari target 17 juta wisman itu kita hanya bisa mendapat 15 juta. Asumsinya per bulan 1.250.000 dikali 12 dapat 15 juta. Kita perlu cara yang tak biasa," ujarnya.

Guntur melanjutkan, sesuai hasil rapat koordinasi nasional pariwisata Juli lalu di Jakarta, Menteri Pariwisata Arief Yahya, telah menetapkan tiga program marketing khusus untuk mengejar 17 juta kunjungan wisman pada 2018.

Pertama, program insentif kepada airlines dan wholesaler.

Dikatakan, sekitar 75 persen wisman yang datang ke Indonesia masuk melalui konektivitas udara, baik reguler maupun pesawat carter.

Promosi terpadu perlu dilakukan dalam bentuk fam trip, festival, publikasi dan pemberian insentif dan lainnya.

"Saat ini Kemenpar telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan 15 airlines dan 8 wholesaler. Kita proyeksikan dari komitmen kerjasama ini bisa menghasilkan sebesar 730.669 pax wisman pada periode Agustus hingga Desember tahun ini," kata Guntur.

Kedua, program ViWI (Visit Wonderful Indonesia-Hot Deals). Ia mengatakan, program ini sebagai sebagai upaya mengoptimalkan kapasitas yang tidak terpakai. Ketika faktor 3A (atraksi, aksesibilitas dan amenitas) digabungkan dan dimanfaatkan dalam sebuah platform, maka akan tersedia layanan turisme yang mudah dan murah,. Itu sekaligus menjadi hal yang menarik dan punya daya saing dalam meningkatkan kunjungan wisman.

"Program Hot Deals ini dilakukan di tiga pintu utama bagi kunjungan wisman, Bali, Jakarta, dan Kepri. Dengan paket Hot Deals ini kita harapkan dapat mengejar target kunjungan wisman sebesar 2,5 juta pada 2018," ujarnya.

Guntur mengakui, dari ketiga program Hot Deals itu yang paling laku memang berada di Kepri. Terutama Batam. Kelebihannya, lantaran transportasi menuju Kepri berbasis laut, alias bisa ditempuh melalui ferry, sedangkan Bali dan Jakarta, mesti ditempuh lewat udara. Ini juga berdampak terhadap biaya yang mesti dikeluarkan wisman. Sejak program Hot Deals di Kepri diluncurkan April lalu, setidaknya saat ini sudah terjual 141.180 paket dari 500 ribu paket yang disediakan.

"Kalau kita bandingkan Batam dan Jakarta, di sini hotel sepi hari-hari biasa, weekend penuh. Kalau Jakarta beda, weekday dia full, weekend sepi," kata Guntur.

Cara ketiga, program Competing Destination Model (CDM). Program ini untuk mengakuisisi pelanggan dengan metode yang dilakukan penyedia platform data driven marketing. Pemerintah akan bekerjasama dengan penyedia metode CDM. Dengan metode ini diperkirakan bisa menambah angka wisman mencapai 1 juta orang.

"Cara ketiga ini yang paling baru, dan baru kita mulai Agustus. Ketika wisman itu mau pergi ke sebuah tempat wisata, kita goda dia," kata Guntur.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, target 3,5 juta wisman untuk Kepri hingga akhir 2018 ini merupakan hal yang berat. Mengingat hingga Juni lalu, kunjungan wisman ke Kepri baru diangka 1,2 juta orang. Kepri sendiri menargetkan angka kunjungan wisman pada tahun ini sebesar 2,5 juta orang.

"September ini kita akan mengadakan dua even. Pertama Bahari Kepri di Tanjungpinang. Kedua Tour de Kepri. Keduanya ini warisan dari Pak Guntur," kata Buralimar.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kepri. Pihaknya siap berkolaborasi agar target dari Kementerian Pariwisata dan Provinsi Kepri bisa tercapai.

sumber : tribunnews.com

Bandung Karate Club (BKC) Kota Batam akan menggelar kejuaraan nasional dengan bekerja sama dengan BP Batam pada November mendatang.

Terkait even tersebut, pendiri perguruan BKC, Iwa Rahardian Arsanata dan pengurus lainnya, mengecek kesiapan pantia maupun fasilitas yang akan digunakan untuk kejurnas di Batam tersebut.

Selain melakukan pengecekan kesiapan, pada Minggu (26/08/2018), tim dari Dewan Pengurus Pusat BKC juga mengadakan Latihan Gabungan Khusus yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Guru BKC, Ketua Bidang Prestasi PB BKC, & WKDG BKC 5 Utama. Acara mulai pukul 07.00 WIB di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Batam.

Acara ini berlangsung meriah karena diikuti oleh ratusan karateka yang bernaung di bawah BKC di Batam.

Mengenai Kejurnas sendiri, para pengurus BKC Batam ingin berlangsung sukses dan memberikan sesuatu bagi Batam khususnya, termasuk memberikan sumbangsih dalam hal kepariwisataan.

Kejurnas BKC digelar tiap dua tahun sekali. Peserta datang dari seluruh pengurus daerah atau cabang yang ada di tanah air.

"Kejurnas ini adalah kegiatan rutin, biasa kita adakan dua tahun sekali. Tahun ini Kota Batam sebagai tuan rumah," katanya, Sabtu, (25/8) usai melakukan peninjauan venue maupun fasilitas lainnya di Batam.

Disampaikanya, untuk wilayah Sumatera, Kota Batam menjadi yang perdana dalam gelaran kejurnas tersebut. "Paling sering kita adakan di daerah Jawa, terahkir di tahun 2016 kita adakan di Bogor," ucap Iwa Rahardian yang mendirikan BKC pada tahun 1966 itu.

Ia pun menyebutkan, saat pembukaan gelaran kejurnas nanti, kemungkinan besar akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. "Kita sedang melihat agenda Pak Presiden, kalau tidak ada halangan, Pak Jokowi akan buka," ucapnya.

Ketua Panita sekaligus Ketua Umum BKC Kota Batam, Ir Sulistyana MT, menyebutkan, Kejurnas ini nantinya akan diselenggarakan pada 15 sampai 18 November. Kejurnas ini akan diikuti setidaknya 1.000 atlet dari seluruh Indonesia.

"Ada sekitar 1.000 atlet yang akan bertanding, dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Kepri," sebutnya.

Batam ditunjuk menjadi tuan rumah adalah hasil Rakernas yang diadakan pada 2016 lalu."Batam diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah. Kami dalam hal ini juga berterimakasih kepada BP Batam yang ikut mendukung Kejurnas ini," sebutnya.

Pada kejurnas sebelumnya Kepri mendapat peringkat ketiga. Tahun ini diharapkan Kepri mendulang peringkat pertama. "Kita akan turunkan sekitar 70 atlet putra dan putri pada kejurnas ini, kita berharap kita nisa mendulang prestasi," tegasnya.

 

Page 8 of 22

Tentang Kami