Live Streaming
Page 1 of 2

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta  - Hasil akhir atau skor akhir Timnas U-16 Indonesia vs Iran dalam perundingan perdana Piala AFC U-16 2018 Jumat (21/9/2018) di Indonesia berhasil menang 2-0 pada laga perdana Grup C ini.

Adalah si kembar Bagus Kahfi dan Bagas Kahfa yang membawa Timnas U-16 Indonesia menang 2-0 atas Iran  dalam pertandingan yang digelar di Malaysia ini.

Pelatih Timnas U-16 Indonesia menurunkan skuat terbaiknya sejak menit awal.

Bagus Kahfi di lini depan jadi andalan, ditemani Amanar Abdillah, Muhamad Supriadi di sisi penyerang sayap.

Di lini belakang, kiper Ernando Ari dikawal kuartet bek Komang Teguh Trisnada, Fadillah Nur Rahman, Mochamad Yudha Ferbian, Amiruddin Bagas Kahfi Arrizqi.

 

Permainan cepat langsung ditunjukkan skuat Garuda muda dan penuh percaya diri.

Serangan yang membuat Iran tampaknya kaget dan tak siap dengan kecepatan pemain-pemain Indonesia.

Benar saja, lewat serangan cepat dari sisi kiri, Supriadi bisa menggiring bola ke area kotak penalti.

Umpam tariknya langsung disambut dan diselesaikan dengan sempurna oleh Bagus Kahfi lewat sontekannya.

Skor pun jadi 1-0 untuk Indonesia di menit 4.

Peluang pertama yang langsung berbuah gol.

Setelah itu, Iran mulai mencoba membangun serangan.

Tapi kuartet bek Indonesia dan kiper Ernando tampil sigap dan sulit ditembus.

Lini tengah yang diisi David Maulana, Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah pun tampil kokoh menyeimbangkan tim.

Serangan Timnas U-16 Iran sering patah di tengah jalan.

Sebaliknya serangan Timnas U-16 Indonesia dengan kecepatan para pemainnya kerap membuahkan peluang matang.

Bagas tercatat punya dua peluang matang lewat tendangan kerasnya di menit 10 dan 24.

Di menit 37, lewat serangan balik cepat yang jadi andalan Indonesia.

Supriadi nyaris bisa menyongsong bola andai kiper Iran Amirhossein Nikpour tak keluar dari sarangnya.

 

 

* Babak kedua

Di babak kedua, Iran coba langsung tampil agresif.

Tapi penampilan lini tengah dan belakang Indonesia tampil cukup brilian untuk bisa membendung serangan Iran.

Timnas U-16 Indonesia sendiri terus konsisten untuk bermain cepat.

Peluang justru terus didapatkan Indonesia.

Seperti Bagus, yang benar-benar menyulitkan pertahanan Iran.

Di menit 51, Bagus punya peluang matang. Setelah melewati satu pemain, Bagus berhadapan satu lawan satu dengan kiper Iran.

Sayang tendangan datarnya mengenai kaki kiper Iran Amirhossein Nikpour.

Kerja keras Garuda Muda dibayar mahal. Brylian Aldama harus ditarik keluar karena cidera saat menghalau serangan Iran di menit 64.

Bagus benar-benar jadi pemain yang merepotkan lini belakang Iran.

Jelang akhir pertandingan, Bagus punya peluang matang. Sayang Bagus yang sudah bisa melewati kiper tak bisa menendang dengan sempurna.

Dan di menit 90, kembaran Bagus, Bagas yang giliran mencetak gol.

Lewat aksi individu, Bagas melewati sejumlah pemain Iran dan menceploskan gol dan membawa Indonesia menang 2-0.

pssi__fai
instagram.com/pssi__fai

 

Susunan Pemain:

Timnas U-16 Indonesia : Ernando Ari; Komang Teguh Trisnada, Fadillah Nur Rahman, Mochamad Yudha Ferbian, Amiruddin Bagas Kahfi Arrizqi; David Maulana, Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah; Amanar Abdillah, Muhamad Supriadi, Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri

Pelatih: Fakhri Husaini

pssi__fai
instagram.com/pssi__fai

Timnas U-16 Iran : Amirhossein Nikpour;  Amirhossein Azizi, Mohammad Amin Hazbavi, Pouria Teymori, Abolfazl Alizadeh; Amir Shabani, Alireza Bavieh, Mohammad Reza Shakibkhoo, Mahdi Seyedi, Yasin Salmani; Amir Jafari

Pelatih: Abbas Chamanian

sumber :  tribunnews.com

Rama Shinta - Hasil MotoGP Aragon 2018, Marc Marquez menjadi juara. Sedangkan Andrea Dovizioso di posisi kedua dan Jorge Lorenzo sudah crash di tikungan pertama.

Dalam balapan di Sirkuit Aragon Motoland, Minggu (23/9/2018) malam WIB, balapan sudah seru sejak lap pertama.

Pebalap Ducati, Lorenzo sudah kehilangan kesempatan untuk merampungkan balapan di lap pertama.

 Dia keluar jalur dan motornya berputar hingga menyebabkan jatuh. Lorenzo keluar sirkuit dengan ditandu.

 

Sejak itu, balapan seolah cuma mementaskan dua rider, Dovizioso, yang tampil sebagai juara MotoGP San Marino, dan pemilik pimpinan klasemen, Marquez.

Dovi terus memimpin hingga tinggal menyisakan delapan lap. Marquez yang sempat tertinggal jauh mendekat dan sempat memimpin balapan.

Di sisa lima laps terakhir, duo Suzuki, Andrea Iannone dan Alex Rins, bisa mendekat. Mereka pun menambah sengit persaingan.

Sedangkan Valentino Rossi yang start dari posisi 18 berhasil finis di posisi 8.

 

 

Akhiri Dominasi Ducati

Memulai balapan dari pole position, Jorge Lorenzo kehilangan kendali saat memasuki tikungan 1 sehingga mengalami highside.

Kecelakaan tersebut membuat Jorge Lorenzo mengalami dislokasi jari kaki.

Alhasil posisi terdepan diperebutkan oleh rekan satu timnya,Andrea Dovizioso, dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez.

Hingga separuh balapan berlangsung, Andrea Dovizioso masih mampu memimpin jalannya balapan, diikuti Marc Marquez, Alex Rins, dan Andrea Iannone.

Namun pada beberapa lap terakhir, Marc Marquez berhasil mengambil alih jalannya balapan hingga garis finis.

Kemenangan tersebut berhasil mengakhiri dominasi Ducati yang memenangkan balapan pada tiga balapan terakhir.

Sedangkan Andrea Dovizioso harus puas finis di urutan kedua, diikuti duo Suzuki Ecstar, Andrea Iannone dan Alex Rins.

Adapun posisi kelima hingga keenam berhasil ditempati Dani Pedrosa, Aleix Espargaro, dan Danilo Petucci.

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, yang start dari posisi ke-17 berhasil mengakhiri balapan di urutan kedelapan.

 

 

Berikut hasil lengkap MotoGP Aragon 2018.

1 Marc MARQUEZ Repsol Honda Team


2 Andrea DOVIZIOSO Ducati Team


3 Andrea IANNONE Team SUZUKI ECSTAR


4 Alex RINS Team SUZUKI ECSTAR


5 Dani PEDROSA Repsol Honda Team


6 Aleix ESPARGARO Aprilia Racing Team Gresini


7 Danilo PETRUCCI Alma Pramac Racing


8 Valentino ROSSI Movistar Yamaha MotoGP


9 Jack MILLER Alma Pramac Racing


10 Maverick VIÑALES Movistar Yamaha MotoGP


11 Franco MORBIDELLI EG 0,0 Marc VDS


12 Takaaki NAKAGAMI LCR Honda IDEMITSU


13 Bradley SMITH Red Bull KTM Factory Racing


14 Johann ZARCO Monster Yamaha Tech 3


15 Karel ABRAHAM Angel Nieto Team


16 Scott REDDING Aprilia Racing Team Gresini


17 Thomas LUTHI EG 0,0 Marc VDS


18 Hafizh SYAHRIN Monster Yamaha Tech 3


19 Xavier SIMEON Reale Avintia Racing


20 Jordi TORRES Reale Avintia Racing

 

 

Gagal Finis


- Cal CRUTCHLOW LCR Honda CASTROL


- Alvaro BAUTISTA Angel Nieto Team

 

Tidak Sampai Lap Pertama


- Jorge LORENZO Ducati Team

sumber : bola.com

Rama Shinta - Timnas Indonesia U-16 akan menghadapi Iran pada laga pembuka Grup C Piala AFC U-16 2018 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Jumat (21/9/2018). Laga ini tak ayal bak pertarungan David melawan Goliat.

 

Terminologi David Vs Goliat dimulai 3000 tahun yang lalu di wilayah Palestina kuno ketika Kerajaan Israel baru lahir. Ketika itu, terjadi sebuah pertempuran yang kurang bisa diterima secara logika karena mempertandingkan seorang gembala manusia melawan raksasa.

Sejak saat itu, kisah tersebut menjadi sebuah metafora yang tertanam untuk menggambarkan akan kemenangan yang mustahil. Sebab, situasi yang tak seimbang antara yang kuat melawan yang lemah. Hal ini pun berlaku ketika Timnas Indonesia U-16 yang diposisikan sebagai David akan menghadapi Iran yang dianalogikan sebagai seorang Goliat.

Secara kualitas, Iran tentu saja bukan lawan yang mudah. Meski harus optimistis, melawan tim finalis Piala AFC 2016 tentu saja membuat Timnas Indonesia U-16 juga harus realistis.

Iran merupakan tim langganan yang tampil di Piala AFC U-16. Sejarah mencatat, tim berjuluk Melli Nojavanan (The New Youngsters) sudah 11 kali mentas dengan prestasi terbaik juara pada edisi 2008.

Adapun buat Timnas Indonesia U-16, ajang ini menjadi keikutsertaan keenam sepanjang sejarah. Tim Garuda Asia memiliki pencapaian terbaik yakni hanya semifinalis pada 1990 alias 28 tahun silam.

Namun, Timnas Indonesia U-16 juga tak boleh dipandang sebelah mata. Sepanjang tahun ini, sudah dua gelar direngkuh pasukan Fakhri Husaini. Bagus Kahfi dkk berhasil menjuarai Turnamen Sepakbola Remaja JENESYS Jepang-ASEAN U-16 2018 .

Selain itu, Timnas Indonesia U-16 juga mencetak sejarah dengan menjuarai Piala AFF U-16 2018 pertama kalinya. Bahkan, pada ajang tersebut mereka berhasil mencetak 23 gol dalam tujuh pertandingan.

"Kami sudah sangat siap menghadapi pertandingan pertama melawan Iran. Tim sudah hampir satu bulan berada di Malaysia untuk melakukan persiapan dalam pemusatan latihan," kata Fakhri Husaini seperti dikutip situs resmi PSSI.

"Kami juga sudah melihat dan mempelajari permainan lawan. Mereka (Iran) mempunyai kolektifitas permainan dan transisi yang sangat baik. Oleh karena itu, kami akan tetap konsentrasi kepada taktik dan permainan kami dan berusaha menjalani setiap pertandingan dengan raihan kemenangan," tegas Fakhri.

Meski unggul di atas kertas, Iran pada kenyataannya tak ingin jemawa. Pelatih Abbas Chamanian memprediksi laga melawan Timnas Indonesia U-16 akan berjalan alot.

"Kami ingin memberikan penampilan terbaik di turnamen ini. Kami mengharapkan start yang bagus melawan Indonesia besok. Akan jadi laga sulit melawan mereka karena Indonesia tim yang bagus," ujar Abbas Chamanian seperti dikutip dari situs resmi AFC.

Laga nanti secara keseluruhan tentu saja sangat penting untuk kedua tim. Andai memenangi laga perdana, tentu peluang untuk melaju ke babak selanjutnya akan lebih terbuka.

Apalagi Piala AFC U-16 2018 merupakan ajang perebutan tiket buat Timnas Indonesia U-16 dan tim lain menuju Piala Dunia U-17 2019 di Peru. Empat tim yang tampil sebagai semifinalis akan mendapatkan golden ticket lolos langsung mewakili Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).


 

Data - Fakta

Prakiraan Susunan Pemain

Iran U-16 (4-4-2): Amirhossein Nikpour (kiper), Amirhossein Azizi, Amir Reza Eslamtalab, Hossein Shaverdi, Seyed Pouria Teymori (belakang), Amir Jafari, Yasin Salmani, Abolfazi Alizadeh, Alireza Khodabakhshi (tengah), Aria Barzegar, Amin Doostali (depan)

Pelatih: Abbas Chamanian

 

Timnas Indonesia U-16 (4-2-3-1): Ernando Ari Sutaryadi (kiper), Bagas Kaffa, Fadilah Rahman, Komang Teguh, Yudha Febrian (belakang) David Maulana, Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah, Amanar Abdillah, Sutan Zico (tengah), Bagus Kahfi (depan)

Pelatih: Fakhri Husaini

 

Head to head: -

Lima pertandingan terakhir Iran U-16:

  • 10/7/2018 - Azerbaijan 0-4 Iran (Pertandingan Persahabatan)
  • 8/7/2018 - Azerbaijan 1-5 Iran (Pertandingan Persahabatan)
  • 18/5/2018 - China 1-4 Iran (Jiangyin Four Nations Tournament)
  • 16/5/2018 - Iran 0-1 Jepang (Pertandingan Persahabatan)
  • 3/5/2018 - Iran 1-1 Tunisia/Qatar (Aspire Academy Tri-Series)

Lima pertandingan terakhir Timnas Indonesia U-16:

  • 11/8/2018 - Thailand 1-1 Timnas Indonesia U-16 (Piala AFF U-16 2018)
  • 9/8/2018 - Timnas Indonesia U-16 1-0 Malaysia (Piala AFF U-16 2018)
  • 6/9/2018 - Kamboja 0-4 Timnas Indonesia U-16 (Piala AFF U-16 2018)
  • 4/8/2018 - Timnas Indonesia U-16 3-0 Timor Leste (Piala AFF U-16 2018)
  • 2/8/2018 - Vietnam 2-4 Timnas Indonesia U-16 (Piala AFF U-16 2018)

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Saat mengalami kecemasan dan stres, meditasi jadi salah satu cara mudah untuk mengatasinya. Walaupun terlihat duduk diam, tidak melakukan apa pun, dan tidak mencemaskan apa pun, meditasi ternyata memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh, baik itu fisik dan juga mental.

Meditasi adalah latihan untuk menciptakan ketenangan pikiran dan tubuh yang rileks. Kamu bisa melakukan jenis latihan ini di mana saja, tanpa perlu alat khusus. Kuncinya hanya satu, yaitu suasana yang tenang.

Lalu apa gunanya meditasi? Berikut beberapa manfaat meditasi bagi kesehatan yang perlu kamu tahu:

 

1. Mengurangi stres

Stres bisa terjadi kapan saja. Saat stres muncul, kadar hormon kortisol di dalam tubuh akan meningkat dan tubuh akan melepaskan bahan kimia perangsang peradangan yang disebut sitokin.

Sitokin yang diproduksi tubuh ini bisa mengganggu tidur, meningkatkan tekanan darah, membuat depresi dan cemas seiring waktu. Akibatnya, kamu jadi lebih rentan terkena berbagai penyakit. Untungnya, kondisi ini bisa diatasi dengan meditasi.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Carnegie Mellon University mengamati 33 pria dan wanita usia 18-30 tahun. Mereka diminta untuk melakukan meditasi dan latihan pernapasan dalam 25 menit sehari.

Tiga hari kemudian, hasilnya sampel air liur mereka menunjukkan penurunan kadar kortisol. Mereka juga merasakan peningkatan kemampuan dalam memecahkan masalah ketika diberi beberapa soal matematika dan menanggapi sebuah puisi.

 

2. Melawan depresi

Stres jangka panjang tanpa perawatan bisa berakhir dengan depresi. Meditasi memberikan ketenangan dan kenyaman sehingga dijadikan terapi untuk melawan depresi.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Rutgers University mengamati 55 orang wanita dan pria; 22 orang di antaranya memiliki gangguan depresi. Mereka diminta mengikuti program meditasi selama 30 menit diikuti latihan aerobik selama 30 menit dalam 8 minggu.

Hasilnya menunjukkan gejala depresi berkurang hingga 40 persen. Mereka jadi lebih mampu mengatasi masalah dan mengendalikan diri untuk tidak cemas atau memikirkan sesuatu yang negatif.

Ilustrasi meditasi
Ilustrasi meditasi(Rawpixel Ltd)
 
 

3. Mengontrol rasa cemas

Selain stres, beberapa orang juga bisa merasakan cemas yang kadang berlebihan. Sebuah studi mengamati 2.466 peserta yang melakukan berbagai strategi meditasi dengan cara yang berbeda untuk mengatasi kecemasan.

Hasilnya, orang yang mengikuti meditasi yoga mampu mengurangi tingkat kecemasan. Artinya, para peserta jadi lebih mampu mengendalikan kecemasan yang muncul atau bahkan mencegahnya datang sama sekali.

 

4. Meningkatkan kualitas tidur

Stres, depresi, dan kecemasan bisa membuat kita sulit tidur. Kondisi mental yang buruk ditambah dengan tubuh yang kurang istirahat akan memperparah keadaan.

Walaupun bisa diatasi dengan obat tidur, penggunaan pil sering kali menyebabkan efek samping yang merugikan. Untuk itu, meditasi dianggap cara paling aman untuk mengatasi insomnia.

Sebuah studi membandingkan dua kelompok peserta; yang mengikuti program meditasi dan yang tidak. Peserta yang mengikuti meditasi, bisa tidur lebih cepat dan lebih nyenyak dibanding dengan orang yang tidak mengikuti meditasi.

Periset berpendapat bahwa meditasi dapat menenangkan pikiran seseorang, membantu tubuh melepaskan ketegangan, dan jadi lebih rileks sehingga dapat tidur lebih baik.

Ilustrasi meditasi di kantor
Ilustrasi meditasi di kantor(John Lund/Tiffany Schoepp)
 
 

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

ika kamu sering kali tertular flu atau pilek, kamu perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Caranya antara lain dengan meditasi.

Sebuah studi mengamati 149 pria dan wanita dengan usia rata-rata 59 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu 51 orang mengikuti program meditasi, 47 berolahraga lari dan bersepeda, dan sisanya tidak melakukan apa-apa.

Setelah 8 minggu, peserta yang mengikuti meditasi mengalami 27 kali gejala flu atau pilek, orang yang berolahraga mengalami 26 kali, sementara orang yang tidak melakukan apa pun mengalami gejala sebanyak 40 kali.

Orang yang berolahraga dan bermeditasi juga lebih cepat sembuh dari flu atau pilek, dibanding mereka yang tidak aktif.

 

6. Bantu melawan kecanduan

Sikap disiplin yang diterapkan saat meditasi dapat membantu orang yang memiliki kecanduan. Sebuah studi melaporkan sebanyak 19 orang pecandu alkohol dapat mengendalikan keinginan mereka untuk minum setelah melakukan meditasi.

Ini menunjukkan bahwa meditasi membantu pecandu untuk belajar mengalihkan perhatian saat ada dorongan untuk memenuhi candunya. Mereka jadi lebih paham bagaimana cara terbaik untuk mengendalikan emosi dan perilakunya.

 

7. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi bisa membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Akibatnya, fungsi jantung semakin buruk dan risiko terkena penyakit jantung seperti aterosklerosis (penyempitan arteri jantung), serangan jantung, dan stroke jadi lebih besar.

Meditasi dapat mengurangi ketegangan pada jantung sehingga tekanan darah akan menurun. Saat tubuh melepaskan ketegangan, sinyal saraf yang mengoordinasikan fungsi jantung dan ketegangan pada pembuluh darah jadi lebih terkontrol.

 

8. Memperkuat daya ingat

Semakin bertambah tua, fungsi otak seseorang akan jadi menurun. Meditasi yang menggabungkan nyanyian dan gerakan berulang dapat melatih konsentrasi seseorang.

Sebanyak 12 penelitian menunjukkan bahwa meditasi bisa meningkatkan perhatian, daya ingat, dan konsentrasi para lansia.

Kemungkinan manfaat meditasi ini dapat membantu mengendalikan stres, mengurangi rasa kesepian, dan meningkatkan fungsi otak bagi lansia dengan penyakit demensia.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Persib Bandung vs Persija Jakarta - Laga El Clasico Diminta Diundur Dua Hari. Ini Penyebabnya

Setelah menang atas Borneo FC, Persib Bandung akan menyiapkan laga berat lainnya bertajuk laga klasik, el calsico melawan Persija Jakarta.

Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta akan tersaji di pekan ke-23 Liga 1 Indonesia musim 2018.

Sedianya pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta akan dihelat pada hari Minggu, 23 September 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

 

Panitia meminta kepada operator Liga Indonesia untuk memundurkan jadwal laga el clasico dua hari dari jadwal, yakni menjadi hari Selasa (25/9/2018).

Seperti yang tertulis dari surat resmi bernomor 115/PANPEL-L1/IX-2018, panpel Persib meminta pertandingan digelar ke hari Selasa, 25 September 2018, pukul 15.30 WIB di stadion yang sama.

Pada surat yang diterima PT LIB pada Senin sore (17/9) itu, disebutkan dua alasan penting yang disampaikan oleh pihak keamanan dibalik permohonan perubahan jadwal tersebut.

Pertama, karena aspek keamanan dan meningkatnya potensi kerawanan kriminalitas. Kedua, bersamaan dengan jadwal dari KPU bahwa pada tanggal 23 September 2018 dimulainya tahap kampanye Pileg dan Pilpres 2019.

Borneo FC vs Persib Bandung
Borneo FC vs Persib Bandung (TWITTER/LIGA1MATCH)

Menanggapi permohonan surat tersebut, PT LIB belum mengambil keputusan.

“Surat baru kami terima hari ini. Perlu diketahui, banyak hal yang harus dipikirkan untuk mengubah jadwal pertandingan. Bukan melulu pada kondisi atau situasi kedua tim yang bertanding. Kami harus mempertimbangkan aspek lain yang tak kalah penting,” jelas Tigorshalom Boboy, COO PT LIB, Senin (17/9/2018) seperti dilansir dari situs resmi Liga Indonesia.

Terkait hal tersebut, PT LIB akan berkoordinasi dengan banyak pihak terlebih dulu.

“Perkembangan tentang status laga itu, akan kami umumkan secepatnya,” pungkas Tigor.

Sementara itu,  Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema dalam laman resmi Persib, mengatakan pihaknya mengusulkan kepada panpel untuk memundurkan jadwal laga selama dua hari.

Waktu kick-off juga akan dimajukan dari semula pukul 18.30 WIB menjadi pukul 15.30 WIB.

"Kami mengusulkan kepada pihak panpel agar jadwal pertandingan antara PERSIB Bandung vs Persija Jakarta yang semula terjadwal bertanding pada Minggu, tanggal 23 September 2018 pukul 18.30 WIB dapat diubah waktunya menjadi hari Selasa tanggal 25 September 2018 pukul 15.30 WIB," ujar Irman seperti dikutip Tribun Jabar dari laman resmi Persib.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas, mengaku bahagia bisa membawa timnya meraih kemenangan dalam laga uji oba melawan Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018).

Tak lupa Evan Dimas mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekannya yang sudah bermain maksimal pada laga ini.

"Terima kasih untuk semuanya, saya bersyukur bisa membawa Indonesia meraih kemenangan," kata Evan Dimas selepas pertandingan.

 

 Evan Dimas juga mengungkapkan bahwa jersey baru timnas menambah kepercayaan dirinya.

"Saya semakin percaya diri dengan jersey tersebut," kata Evan Dimas.

Lebih lanjut, Pemain yang saat ini membela klub asal Malaysia, Selangor FA, itu meminta kepada rekan-rekannya untuk segera melupakan kemenangan tersebut.

Sebab, pertandingan malam ini hanya laga uji coba dan ke depannya masih ada Piala AFF 2018.

Sebelum Piala AFF 2018, timnas Indonesia juga dijadwalkan akan beruji coba melawan timnas Myanmar.

Pertandingan yang masih belum ditentukan venue-nya itu akan digelar pada 10 Oktober mendatang.

"Saya rasa masih banyak kekurangan dan jangan puas dahulu karena Piala AFF sudah dekat, jadi kami harus maksimal," kata Evan Dimas.

Laga persahabatan ini berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia. Evan Dimas menjadi pencetak gol semata wayang pada laga ini.

Tim pelatih

Kemenangan itu sangat berharga bagi skuat Garuda lantaran tidak ada Luis Milla di jajaran tim pelatih.

Tidak ada Luis Milla, membuat PSSI memilih Danurwindo, Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Kurnia Sandy, di jajaran tim pelatih timnas Indonesia.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku bersyukur dengan kemenangan malam ini.

Menurut Kurniawan, kemenangan yang diraih anak-anak asuhnya itu tak lepas dari kesabaran di atas lapangan hijau.

"Terima kasih kepada semua pemain atas kerja kerasnya dan kesabarannya malami ini," kata Kurniawan selepas pertandingan.

Lebih lanjut Kurniawan mengatakan Mauritius bermain sangat rapi di lini belakang.

Untung saja, Boaz Solossa dkk bisa bermain sabar demi memasuki pertahanan Mauritius.

Memang terlihat Evan Dimas dkk mencoba bermain bersabar dengan melepaskan umpan-umpan pendek.

Tim Merah Putih juga tidak terlalu sering melepaskan umpan jauh ke lini depan.

"Alhamdulillah pemain bisa bermain sesuai intruksi karena saya lihat Mauritius bermain bertahan dan ini menjadi pelajaran kami untuk menyiapkan tim pada Piala AFF 2018 nanti," kata Kurniawan.

sumber : tribunnews.com

 

Rama Shinta - Klasemen MotoGP Setelah GP San Marino. Juara, Andrea Dovizioso Geser Posisi Valentino Rossi

Balapan seru tersaji di sirkuit Misano, San Marino, Italia hari Minggu (9/9/2018) malam WIB kemarin.

Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso tampil sebagai juara disusul Marc Marquez dan Cal Crutchlow di tempat kedua dan ketiga.

Bagi Ducati, ini adalah kemenangan pertama mereka pada balapan GP San Marino sejak 11 tahun silam.

 

Jorge Lorenzo yang sukses meraih pole position finish di posisi ke-17 setelah sempat terjatuh saat balapan tinggal dua putaran lagi, padahal Lorenzo dalam persaingan sengit dengan Marc Marquez.

Jorge Lorenzo sempat bangkit dan membalap lagi, tapi hanya finish di posisi ke-17.

Dengan hasil ini, Andrea Dovizioso naik ke peringkat kedua klasemen dengan poin 154 menggeser Valentino Rossi yang mengantongi 151 poin.

Valentino Rossi sendiri di GP San Marino finish di urutan ketujuh.

Di puncak klasemen masih dikuasi Marc Marquez dengan 221 poin.

Jorge Lorenzo berada di peringkat keempat dengan nilai 130 poin, selisih 21 poin dari Valentino Rossi di atasnya.

 

 

Kemenangan sempurna

Pebalap Ducati Andrea Dovizioso mengaku melakoni balapan yang serba sempurna di MotoGP San Marino pada hari ini, Minggu (9/9/2018).

Meski gagal meraih pole position tetapi Dovizioso sukses finis terdepan yang kemudian disusul oleh Marc Marquez (Repsol Honda) dan Cal Crutchlow (LCR Honda).

Pebalap Italia tersebut pun tidak bisa menutupi rasa bahagia karena bisa meraih podium tertinggi di Sirkuit Misano.

"Kami melakukannya dengan sempurna," kata Dovizioso seperti dikutip BolaSport.com dari Crash.

"Kami datang dengan modal yang sangat bagus meski sempat menemui kondisi janggal," ucapnya.

Menurut Dovizioso salah satu kunci kemenangannya di Misano adalah serba sempurna.

"Satu-satunya cara untuk menang hari ini adalah menang dengan sempurna," kata Dovizioso.

Penampilan serba sempurna ini menjadi pencapaian tertinggi Dovizioso di San Marino sejak debut di kelas MotoGP tahun 2008 lalu.

 "Saya tidak pernah menang di Misano dan ini adalah hal yang paling saya inginkan," kata Dovizioso tidak bisa menutupi rasa bahagianya.

Sebelum 2018, prestasi terbaik Dovizioso di Misano adalah finis urutan ketiga pada musim 2017.

Selebihnya Dovizioso finis urutan ke-4 atau ke-8 bahkan gagal finis ketika balapan di MotoGP San Marino.

Balapan ini akhirnya dimenangi oleh Dovizioso yang sejak pertengahan balapan diuntungkan berkat persaingan Lorenzo dan Marquez.

Adapun posisi kedua dan ketiga secara berurutan ditempati Marquez dan Cal Crutchlow.

 

 

Berikut hasil lengkap balapan MotoGP San Marino

 

 

Berikut klasemen pebalap

sumber : tribunnews.com

Undian pembagian grup Liga Champions 2018-2019 sudah dilakukan UEFA pada Kamis (30/8/2018) di Monako.

Sebanyak 32 kontestan kompetisi antarklub paling elite di Eropa itu sekarang sudah mengetahui siapa lawan-lawan yang akan dihadapi di fase grup.

Juara bertahan Real Madrid misalnya, paham mereka harus bisa melewati AS Roma, CSKA Moskva, dan Viktoria Plzen di Grup G untuk bisa lolos ke 16 besar.

 

 Sementara itu dua tim unggulan, Barcelona di Grup B dan Paris Saint-Germain di Grup C, mesti melalui grup maut karena bertemu lawan-lawan kuat pada fase awal ini.

Fase grup sendiri akan dimulai pada 18-19 September 2018 dengan final berlangsung pada 1 Juni 2019 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid.

 

Berikut adalah jadwal lengkap Liga Champions 2018-2019:

FASE GRUP

Grup A Liga Champions 2018-2019: AS Monaco, Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Club Brugge
Grup A Liga Champions 2018-2019: AS Monaco, Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Club Brugge (TWITTER/ASMONACO)

GRUP A:  Atletico Madrid, Borussia Dortmund, AS Monaco, Club Brugge

  • 18/9/2018   :  Club Brugge vs Borussia Dortmund, Monaco vs Atletico Madrid
  • 3/10/2018   :  Atletico Madrid vs Club Brugge, Borussia Dortmund vs Monaco
  • 24/10/2018 :  Club Brugge vs Monaco, Borussia Dortmund vs Atletico Madrid
  • 6/11/2018   :  Monaco vs Club Brugge, Atletico Madrid vs Borussia Dortmund
  • 28/11/2018 :  Atletico Madrid vs Monaco, Borussia Dortmund vs Club Brugge
  • 11/12/2018 :  Club Brugge vs Atletico Madrid, Monaco vs Borussia Dortmund
Grup B Liga Champions 2018-2019, Barcelona, Tottenham Hotspur, PSV Eindhoven, Inter Milan
Grup B Liga Champions 2018-2019, Barcelona, Tottenham Hotspur, PSV Eindhoven, Inter Milan (TWITTER/SPURSOFFICIAL)

GRUP B: Barcelona, Tottenham Hotspur, PSV Eindhoven, Inter Milan

  • 18/9/2018    :  Barcelona vs PSV, Inter Milan vs Tottenham
  • 3/10/2018    :  Tottenham vs Barcelona, PSV vs Inter Milan
  • 24/10/2018  :  PSV vs Tottenham, Barcelona vs Inter Milan
  • 6/11/2018    :  Tottenham vs PSV, Inter Milan vs Barcelona
  • 28/11/2018  :  PSV vs Barcelona, Tottenham vs Inter Milan
  • 11/12/2018  :  Barcelona vs Tottenham, Inter Milan vs PSV
Grup C Liga Champions 2018-2019, PSG, NAPOLI, LIVERPOOL, Crvena Zvezda
Grup C Liga Champions 2018-2019, PSG, NAPOLI, LIVERPOOL, Crvena Zvezda (TWITTER/PSG_INSIDE)

GRUP C: PSG, NAPOLI, LIVERPOOL, RED STAR

  • 18/9/2018    :  Liverpool vs PSG, Red Star vs Napoli
  • 3/10/2018    :  PSG vs Red Star, Napoli vs Liverpool
  • 24/10/2018  :  PSG vs Napoli, Liverpool vs Red Star
  • 6/11/2018    :  Red Star vs Liverpool, Napoli vs PSG
  • 28/11/2018  :  PSG vs Liverpool, Napoli vs Red Star
  • 11/12/2018  :  Liverpool vs Napoli, Red Star vs PSG
Grup D Liga Champions 2018-2019
Grup D Liga Champions 2018-2019 (TWITER/LOMOTIV MOSCOW)

GRUP D: Lokomotiv Moskva, Porto, Schalke 04, Galatasaray

  • 18/9/2018    :  Galatasaray vs Lokomotiv Moskva, Schalke vs Porto
  • 3/10/2018    :  Lokomotiv Moskva vs Schalke, Porto vs Galatasaray
  • 24/10/2018  :  Lokomotiv Moskva vs Porto, Galatasaray vs Schalke
  • 6/11/2018    :  Porto vs Lokomotiv Moskva, Schalke vs Galatasaray
  • 28/11/2018  :  Lokomotiv Moskva vs Galatasaray, Porto vs Schalke
  • 11/12/2018  :  Galatasaray vs Porto, Schalke vs Lokomotiv Moskva

GRUP E: Bayern Muenchen, Benfica, Ajax, AEK Athens

  • 19/9/2018    :  Ajax vs AEK, Benfica vs Bayern Muenchen
  • 2/10/2018    :  Bayern Muenchen vs Ajax, AEK vs Benfica
  • 23/10/2018  :  AEK vs Bayern Muenchen, Ajax vs Benfica
  • 7/11/2018    :  Bayern Muenchen vs AEK, Benfica vs Ajax
  • 27/11/2018  :  AEK vs Ajax, Bayern Muenchen vs Benfica
  • 12/12/2018  :  Ajax vs Bayern Muenchen, Benfica vs AEK

GRUP F: Manchester City, Shakhtar Donetsk, Lyon, Hoffenheim

  • 19/9/2018    :  Shakhtar Donetsk vs Hoffenheim, Manchester City vs Lyon
  • 2/10/2018    :  Hoffenheim vs Manchester City, Lyon vs Shakhtar Donetsk
  • 23/10/2018  :  Hoffenheim vs Lyon, Shakhtar Donetsk vs Manchester City
  • 7/11/2018    :  Lyon vs Hoffenheim, Manchester City vs Shakhtar Donetsk
  • 27/11/2018  :  Hoffenheim vs Shakhtar Donetsk, Lyon vs Manchester City
  • 12/12/2018  :  Shakhtar Donetsk vs Lyon, Manchester City vs Hoffenheim

GRUP G: Real Madrid, AS Roma, CSKA Moskva, Viktoria Plzen

  • 19/9/2018    :  Real Madrid vs Roma, Viktoria Plzen vs CSKA Moskva
  • 2/10/2018    :  CSKA Moskva vs Real Madrid, Roma vs Viktoria Plzen
  • 23/10/2018  :  Roma vs CSKA Moskva, Real Madrid vs Viktoria Plzen
  • 7/11/2018    :  CSKA Moskva vs Roma, Viktoria Plzen vs Real Madrid
  • 27/11/2018  :  CSKA Moskva vs Viktoria Plzen, Roma vs Real Madrid
  • 12/12/2018  :  Real Madrid vs CSKA Moskva, Viktoria Plzen vs Roma

GRUP H: Juventus, Manchester United, Valencia, Young Boys

  • 19/9/2018    :  Young Boys vs Manchester United, Valencia vs Juventus
  • 2/10/2018    :  Juventus vs Young Boys, Manchester United vs Valencia
  • 23/10/2018  :  Young Boys vs Valencia, Manchester United vs Juventus
  • 7/11/2018    :  Valencia vs Young Boys, Juventus vs Manchester United
  • 27/11/2018  :  Manchester United vs Young Boys, Juventus vs Valencia
  • 12/12/2018  :  Young Boys vs Juventus, Valencia vs Manchester United

 

BABAK 16 BESAR 

Leg pertama 12, 13, 19, 20 Februari 2019

leg kedua 5, 6, 12, 13 Maret 2019

 

PEREMPAT FINAL

Leg pertama 9-10 April 2019

leg kedua 16-17 April 2019

 

SEMIFINAL

Leg pertama 30 April-1 Mei 2019

leg kedua 7-8 Mei 2019

 

FINAL

1 Juni 2019 di Wanda Metropolitano, Madrid.

sumber : tribunnews.com

Drawing Liga Champions 2018-2019 mempertamukan Juventus dengan Manchester United di Grup H.

Drawing Liga Champions digelar di The Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (30/8/2018) malam WIB.

Tim-tim yang berada di Pot 1 menjadi yang pertama diundi.

 Klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, menjadi yang pertama disebut dan menempati Grup C.

Setelah itu Real Madrid (G), Bayern Muenchen (E), FC Barcelona (B), Atletico Madrid (A), Juventus (H), Manchester City (F), dan Lokomotiv Moskva (D) ditempatkan di grupnya masing-masing.

Selanjutnya klub-klub dari Pot 2 meliputi FC Porto menjadi tim pertama yang disebut, masuk Grup D bersama Lokomotiv Moskva.

Selanjutnya AS Roma (G), Manchester United (H), Borussia Dortmund (A), Shakhtar Donetsk (F), Benfica (E), Napoli (C), dan Tottenham Hotspur (B) menyusul langkah Porto ke grup masing-masing.

Di Pot 3, Olympique Lyon menjadi klub pertama yang dipilih, masuk ke Grup F bersama Manchester City dan Shakhtar Donetsk.

Menyusul Lyon, CSKA Moskva (G), FC Schalke (D), Valencia (H), PSV Eindhoven (B), AFC Ajax (E), AS Monaco (A), dan Liverpool FC (C) terjun ke grup masing-masing.

Selanjutnya tim-tim Pot 4, TSG 1899 Hoffenheim (F), Galatasaray (D), BSC Young Boys (H), FC Crvena Zvezda (C), Club Brugge (A), FC Viktoria Plzen (G), FC Inter Milan (B), dan AEK Athens (E) melengkapi pengundian fase grup Liga Champions.

 

Berikut hasil lengkap pengundian grup Liga Champions 2018-2019:

Grup A

Atletico Madrid
Borussia Dortmund
AS Monaco
Club Brugge

Grup B

FC Barcelona
Tottenham Hotspur
PSV Eindhoven
FC Inter Milan

Grup C

Paris Saint-Germain
Napoli
Liverpool FC
FC Crvena Zvezda

Grup D

Lokomotiv Moskva
FC Porto
FC Schalke
Galatasaray

Grup E

Bayern Muenchen
Benfica
AFC Ajax
AEK Athens

Grup F

Manchester City
Shakhtar Donetsk
Olympique Lyon
TSG 1899 Hoffenheim

Grup G

Real Madrid
AS Roma
CSKA Moskva
FC Viktoria Plzen

Grup H

Juventus
Manchester United
Valencia
BSC Young Boys

sumber : tribunnews.com

Tim lari estafet putra Indonesia berhasil mendapatkan medali perak di lintasan atletik nomor estafet 4 x 100 meter.

Prestasi ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Indonesia.

Pasalnya ini adalah medali kedua Indonesia di nomor estafer 4x100 meter putra setelah Asian Games tahun 1966 lalu.

Tim lari estafet yang terdiri dari Fadlin, Lalu Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara ini berhasil melampaui tim China yang diunggulkan di Asian Games.

Keempat pelari cepat Indonesia itu berhasil memecahkan rekor nasional yang baru dengan catatan waktu 38.77 detik.

 
 
Kemenangan Zohri dkk itu mencuri perhatian menteri pemuda dan olahraga Indonesia, Imam Nahrawi.

Imam Nahrawi meberikan ucapan kepada mereka.

"30.08.2018

Yessssss... Indonesia membuktikan kecepatannya di lintasan atletik nomor estafet 4x100 M Putra dengan meraih PERAK Asian Games 2018.

Ini yang kedua kali Indonesia meraih PERAK di nomor ini setelah tahun 1966 lalu.

Pencapaian ini menjadi Rekor Nasional baru dengan catatan waktu 38.77 detik.

Sebelumnya catatan waktu 39.03 detik juga tercatat atas nama tim lari estafet Indonesia yang keren ini.

Selamat Fadlin, Lalu Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara.. Kalian Luarrr Biasa Bikin BANGGA Indonesiaaaaa... dan Kereeeenn....Go for Olympic....!-IN,"  tulisnya dalam keterangan foto.

 

Seperti yang disebutkan, tim lari estafet Indonesia berada di posisi kedua dan berhasil meraih medali perak.

Posisi Indonesia berada di bawah Jepang yang unggul dengan catatan waktu 38.16 detik.

Namun, Indonesia berhasil unggul dari China yang merupakan tim lari estafet diunggulkan dalam Asian Games di nomor tersebut.

China berada di urutan ketiga dengan catatan waktu yang sangat tipis, yaitu sebesar 38.89 detik.

Pelari pertama Indonesia, Fadlin mulai mencoba mengejar tim China.

Saat tongkat estafet berada di tangah Zohri, China mulai tersusul.

Zohri mampu memimpin dan meninggalkan China di belakang.

Usai Zohri, kecepatan lari tim Indonesia tetap stabil dan berhasil meraih posisi kedua di Asian Games.

Page 1 of 2

Tentang Kami