Live Streaming
Page 1 of 6

Manchester - Kevin De Bruyne tak ingin Manchester City terbebani untuk memecahkan rekor poin di Liga Inggris. Ia merasa timnya hanya perlu 85 angka untuk menjadi juara. City berhasil mendominasi Liga Inggris dalam dua musim terakhir. Mereka mampu merengkuh gelar juara usai secara luar biasa mengumpulkan 100 dan 98 angka.

The Citizens kini membidik gelar liga ketiga mereka secara beruntun. Meski begitu, De Bruyne merasa City tak perlu mengejar untuk memecahkan rekor poin yang mereka raih dalam dua musim sebelumnya. De Bruyne mengungkapkan skuat Pep Guardiola bisa saja hanya butuh mengumpulkan 85 poin untuk menjuarai Liga Inggris 2019/2020. Menurutnya yang terpenting saat ini bagi City adalah menjaga konsistensi permainan. "Kami tidak perlu mengalahkan catatan poin di dua musim terakhir - mungkin kami bisa memenangi musim ini dengan 85 poin," ujar De Bruyne dikutip dari Sky Sports.

"Ini bukan tentang peningkatan. Ini lebih soal tentang bagaimana kami tetap konsisten dan berusaha terus melakukannya untuk memenangkan laga," jelasnya. "Ini tidak selalu tentang melakukan hal yang lebih baik. terkadang timbul pertanyaan, bisakah Anda melakukan yang lebih baik? "Untuk memenangkan setiap tahun apa yang kami raih dalam dua tahun terakhir tentu akan sangat sulit.

Namun akan sangat bagus jika kami terus berada di sana," ungkap pemain 28 tahun ini.

 

 

Sumber : https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-4643133/de-bruyne-city-hanya-butuh-85-poin-untuk-menjuarai-liga-inggris-musim-ini

 

Tokyo - Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widajaja akhirnya memutus tren buruknya melawan Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Mereka menang atas ganda nomor satu dunia itu di Japan Open 2019.

Dalam pertandingan perempatfinal yang dilangsungkan di Musashino Forest Sport Paza, Jumat (26/7/2019), Hafiz/Gloria berhasil menyulitkan Zheng/Huang dengan pertahanannya yang rapat. Pasangan ranking delapan dunia itu juga bermain lebih safe dan tidak melakukan kesalahan sendiri.

"Kami awalnya nothing to lose, tapi enggak mau kalah begitu saja. Memang waktu di akhir sempat yakin enggak yakin, bisa mengalahkan mereka. Cuma ya buru-buru dibuang pikiran negatifnya," kata Gloria dalam rilis PBSI yang diterima detikSport.

"Ya, kunci kemenangan hari ini adalah bisa mengurangi kesalahan sendiri, yang kedua dari servisnya. Kami menerapkan permainan cepat, bikin mereka lari-lari dan ungguli permainan depan. Kami juga lebih tenang dalam mengembalikan bola-bola mereka," dia menambahkan.

Dengan kemenangan ini, Hafiz/Gloria memutus catatan buruknya kala melawan Zheng/Huang. Sebelumnya, mereka selalu kalah dalam tiga kali pertemuan melawan ganda asal China itu.

"Sebenarnya tak disangka juga bakal menang, tapi dalam hati tetap ada keyakinan bisa menang. Apalagi setelah lawan sudah ke-block dengan Gloria, dan saya pun bermain lebih safe," ujar Hafiz.

Di semifinal, Hafiz/Gloria sudah ditunggu rekan sepelatnas, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Itu berarti satu ganda campuran Indonesia dipastikan akan berlaga di babak final.

"Untuk besok, walaupun lawan teman sendiri tapi kami akan tetap fight, hasil belakangan yang penting in dulu mainnya," kata Gloria.

 

Sumber : https://sport.detik.com/raket/d-4640600/hafizgloria-akhirnya-pecah-telur-atas-zheng-siweihuang-yaqiong

SUZHOU – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sukses melangkahkan kaki ke perempatfinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2019. Mereka pun menjadi wakil ganda putra Indonesia yang tersisa di kejuaraan tersebut.

Dua wakil lainnya yakni Lucky Andrea/Yoggi Pamungkas dan Dwiki Rafian Restu/Bernadus Bagas Kusuma Wardana sudah harus angkat koper. Lucky/Yoggi tersingkir di babak ketiga, sementara Dwiki/Bernadus kandas di babak pertama.Meski begitu, Leo/Daniel mengaku tak mengalami tekanan sama sekali. Bahkan keduanya memiliki tekad kuat meraih gelar juara di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2019. Apalagi di turnamen tersebut, keduanya ditempatkan sebagai unggulan kedua.

“Enggak ada beban sama sekali. Kalau target pastinya ingin juara, ingin menyumbangkan gelar buat Indonesia,” ungkap Daniel, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (26/7/2019).Pada babak ketiga atau 16 besar, Leo/Daniel berhasil menaklukkan wakil Taiwan yakni Hu Hao Hsiang/Liu Chia Kai. Keduanya mampu menang mudah atas Hu/Liu dalam waktu 23 menit dengan skor 21-14 dan 21-15.

“Tadi lawannya banyak mati sendiri. Kami mainnya normal saja. Kedepannya kami harus lebih siap lagi dengan lawan berikutnya. Stamina disiapkan, minum vitamin, istirahat yang cukup. Semoga besok bisa lebih baik lagi,” pungkas Leo. Pada perempatfinal, mereka akan menghadapi wakil Korea Selatan yakni Doong Ju Ki/Joon Young Kim. Pasangan Korea itu pun ditempatkan sebagai unggulan ketujuh di turnamen ini.

(Bad)

 

Sumber : https://sports.okezone.com/read/2019/07/26/40/2083717/leo-daniel-tak-terbeban-jadi-ganda-putra-tersisa-di-kejuaraan-bulu-tangkis-asia-junior-2019?page=1

TOKYO – Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus menelan luka kala ditumbangkan oleh wakil Taiwan, Tai Tzu Ying, di babak 16 besar Jepang Open 2019. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 29 menit itu Gregoria kalah dua gim langsung dengan skor 18-21, 15-21.

Sebelum pertandingan tersebut dimainkan, Gregoria sejatinya telah bersua sebanyak dua kali dengan Tai Tzu Ying. Akan tetapi, dalam dua pertandingan tersebut, Gregoria selali mengalami kekalahan. Tak ayal, kekalahan kali ini menjadi yang ketiga bagi Gregoria dari Tai Tzu Ying. Menanggapi kekalahannya tersebut, Gregoria mengakui kalau permainannya masih tidak stabil. Dalam artian, Gregoria masih bisa dengan mudah disusul oleh lawannya meski pada awalnya ia sempat memimpin perolehan poin.

Pemain yang akrab disapa Jorji itu tidak memungkiri bahwa Tai Tzu Ying adalah pemain yang cerdas. Pasalnya, Tai Tzu Ying bisa mengatur pola permainan jika ia merasa hal itu merugikannya. Sedangkan bagi Jorji, ia hanya bisa mengikuti pola yang dibawa Tai Tzu Ying. Menanggapi kekalahannya tersebut, Gregoria mengakui kalau permainannya masih tidak stabil. Dalam artian, Gregoria masih bisa dengan mudah disusul oleh lawannya meski pada awalnya ia sempat memimpin perolehan poin.

Pemain yang akrab disapa Jorji itu tidak memungkiri bahwa Tai Tzu Ying adalah pemain yang cerdas. Pasalnya, Tai Tzu Ying bisa mengatur pola permainan jika ia merasa hal itu merugikannya. Sedangkan bagi Jorji, ia hanya bisa mengikuti pola yang dibawa Tai Tzu Ying.

"Kalau dibanding pertemuan sebelumnya, kurang lebih penampilan saya masih sama saja, saya masih kesulitan. Seharusnya kalau sudah pernah ketemu kan hafal, tapi dia pintar di bagian ubah-ubah polanya. Mainnya tidak monoton, dia adalah pemain yang cerdas," sambungnya.

 

Sumber : https://sports.okezone.com/read/2019/07/25/40/2083478/kalah-dari-tai-tzu-ying-gregoria-dia-pemain-cerdas?page=1

TOKYO – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, sukses melaju ke babak perempatfinal Jepang Open 2019usai mengandaskan wakil Thailand, Sitthikom Tammasin. Untuk memenangkan laga tersebut, Anthony harus bermain tiga gim dengan skor 20-22, 21-17,21-6.

Pertandingan melawan Sitthikom tersebut sejatinya bukan hal yang mudah bagi Anthony. Bagaimana tidak, pasalnya di gim pertama, tunggal berperingkat delapan dunia itu harus tertinggal dengan skor 5-13. Meski begitu, Anthony mampu bangkit dan mulai mengejar hingga membuat keadaan sama kuat 20-20 di gim pertama Anthony mengungkapkan bahwa pada gim pertama ia tidak bisa langsung masuk ke dalam permainan terbaiknya. Meski Anthony sudah berusaha main menyerang, namun hal itu dinilainya tak banyak membantu.

Anthony baru bisa benar-benar bangkit di gim kedua. Kala itu, Sitthikom sudah mengalami kelelahan dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tak ayal, kondisi tersebut langsung dimanfaatkan oleh Anthony untuk menekan dan mengumpulkan poin dengan cepat “Di gim pertama, feeling pergerakan dan pukulan saya tidak bisa langsung dapet. Saya sudah main menyerang seperti tipe main saya, tapi tidak bisa in juga," jelas Anthony, seperti dilansir dari laman resmi PBSI, Kamis (25/7/2019).

“Waktu di gim kedua, stamina lawan sudah tidak seperti di gim pertama yang masih fit. Dia banyak melakukan kesalahan sendiri, artinya stamina dia menurun, saya makin mempercepat tempo permainan,” tukasnya.

 

Sumber : https://sports.okezone.com/read/2019/07/25/40/2083392/ini-faktor-yang-bikin-anthony-comeback-lawan-wakil-thailand?

KOMPAS.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, berhasil lolos ke perempat final Japan Open 2019. Pada babak kedua Japan Open 2019 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (25/7/2019), Greysia/Apriyani mengalahkan wakil China, Dong Wen Jing/Feng Xue Ying. Bertarung selama 47 menit, Greysia/Apriyani menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-17. Pada awal gim pertama, Greysia/Apriyani tampil baik dengan selalu unggul dalam perolehan poin.

Beberapa kali variasi serangan dari wakil Indonesia itu menyulitkan Dong Wen Jing/Feng Xue Ying, yakni dengan skor 6-3. Poin sempat sama menjadi 6-6, tetapi Greysia/Apriyani tetap tenang dan meladeni perlawanan lawan. Mereka unggul 11-10 pada interval gim pertama. Setelah interval, performa Greysia/Apriyani tetap stabil. Mereka bisa selalu unggul dalam perolehan poin.

Hingga gim pertama usai, Greysia/Apriyani unggul 21-17.  Pada gim kedua, Greysia/Apriyani tetap bisa tampil kompak dan menjaga fokus. Poin sempat sama 10-10, tetapi setelah itu Greysia unggul 13-10. Greysia/Apriyani kemudian bisa tetap tenang menghadapi tekanan lawan. Mereka berhasil menjaga keunggulan dan menutup gim kedua dengan skor 21-17. Greysia/Apriyani pun lolos ke babak perempat final Japan Open 2019.

Sebelumnya, ada 17 wakil Indonesia yang turun di Japan Open 2019. Namun, enam di antaranya sudah gugur di babak pertama, dua di antaranya pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, dan pemain tunggal putri, Fitriani. Sebelas wakil Indonesia yang akan bertarung pada babak kedua terdiri atas 3 di tunggal putra, 1 tunggal putri, 4 ganda putra, 1 ganda putri, dan 2 ganda campuran. Berikut jadwal lengkap pertandingan wakil-wakil Indonesia di babak kedua Japan Open 2019: Pukul 08.10 WIB - Tommy Sugiarto vs Wong Wing Ki Vincent (Hong Kong)

- Greysia Polii/ Apriyani Rahayu vs Dong Wen Jing/Feng Xue Ying (China) Setelah pukul 09.00 WIB*

- Anthony Sinisuka Ginting vs Sitthikom Thammasin (Thailand) Pukul 10.40 WIB*

- Gregoria Mariska Tunjung vs Tai Tzu Ying (Taiwan) Pukul 11.30 WIB*

- Jonatan Christie vs Ng Ka Long Angus (Hong Kong) Pukul 13.10 WIB*

- Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Chang Tak Ching/Ng Wing Yung (Hong Kong) Pukul 14.50 WIB* -

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja vs Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris)

- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1) vs Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) Pukul 15.30 WIB*

- Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol (Korea Selatan)


 

Sumber : https://olahraga.kompas.com/read/2019/07/25/09063708/hasil-japan-open-2019-greysiaapriyani-tembus-perempat-final?

KOMPAS.com - Ganda putra terbaik Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, melangkah ke babak kedua turnamen bulu tangkis Japan Open 2019. Dalam laga babak pertama di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Rabu (24/7/2019), Marcus/Kevin mengalahkan pasangan China, He Ji Ting/Tan Qiang. Bertarung selama 27 menit, pasangan dengan julukan The Minions ini menang straight game 21-18, 21-12. Hasil ini kian menegaskan dominasi Marcus/Kevin atas He/Tan.

Dari total enam pertemuan dengan pasangan ranking 10 dunia tersebut, Marcus/Kevin menang 5-1. Satu-satunya kekalahan ganda putra nomor satu dunia ini terjadi pada pertemuan pertama mereka dalam ajang Malaysia Open 2018 pada 29 Juni. Duel kedua pasangan ini sempat berlangsung ketat pada awal gim pertama. He/Tan mampu menjaga jarak dengan Marcus/Kevin, yang berstatus juara bertahan turnamen level Super 750 ini.

Bahkan, He/Tan sempat memimpin 6-5. Tetapi setelah itu, Marcus/Kevin berbalik unggul usai meraih tiga angka berturut-turut. Setelah itu, pasangan peraih medali emas Asian Games 2019 ini tak terbendung lagi. Meski He/Tan sempat menipiskan jarak saat tertinggal 18-19, Marcus/Kevin kembali menjauh dan menang 21-18.

Pada gim kedua, Marcus/Kevin lebih nyaman bermain karena selalu unggul dalam perolehan poin. He/Tan sempat menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi setelah itu mereka tak mampu mengejar. Marcus/Kevin sempat unggul jauh 10-3, sebelum lawan menambah tiga poin sehingga skor menjadi 11-6 saat jeda interval.

He/Tan terus mengejar dan membuat kedudukan menjadi 10-14, tetapi Marcus/Kevin kembali menjauh dan mengakhiri laga dengan kemenangan 21-12. Pada babak kedua, Marcus/Kevin bertemu pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam perebutan tiket ke perempat final.

 

Sumber : https://olahraga.kompas.com/read/2019/07/24/16195948/japan-open-2019-marcuskevin-hanya-perlu-27-menit-untuk-lolos-ke-babak-kedua

KOMPAS.com - Dua wakil Indonesia tersingkir pada hari kedua babak pertama Japan Open 2019 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Rabu (24/7/2019). Keduanya adalah pemain tunggal putri, Fitriani, yang dikalahkan Chen Yu Fei asal China. Fitriani kalah dua gim langsung, masing-masing dengan skor 5-21 dan 19-21. Selanjutnya, ada pasangan ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, yang kalah dari wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje. Rinov/Pitha kalah dengan skor 21-16, 8-21, dan 17-21 dalam pertandingan selama sekitar 54 menit.

Masih ada empat wakil Indonesia lainnya yang bertanding hari ini. Berikut jadwal pertandingan empat wakil Indonesia yang belum berlaga sampai berita ini ditulis:

- Jonatan Christie vs Suppanyu Avihingsanon (Thailand)

- Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf Santoso vs Goh V Shem/Tan Wee Kong (Malaysia)

- Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Mark Lamfuss/Marvin Seidel (Jerman)

- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs He Ji Ting/Tan Qiang (China)

Sebelumnya, babak pertama Japan Open 2019 juga telah digelar, Selasa (23/7/2019) kemarin Dari 11 wakil Indonesia yang bertanding, tujuh berhasil melaju ke babak kedua. Ada empat yang tersingkir, salah satunya pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. Dengan demikian, sampai berita ini ditulis,  ada enam wakil Indonesia yang tersingkir. Link Live Streaming Pertandingan babak pertama Japan Open 2019 tidak disiarkan di stasiun televisi nasional. Pertandingan Japan Open 2019 baru akan disiarkan langsung oleh TVRI ketika sudah memasuki babak kedua, Kamis (25/7/2019). Mulai babak kedua hingga semifinal,

TVRI akan menayangkan mulai pukul 08.00 WIB. Hari penutup atau final, jadwal siaran langsung Japan Open 2019 akan dimulai pukul 09.30 WIB.


Sumber : https://olahraga.kompas.com/read/2019/07/24/09270808/hasil-japan-open-2019-2-wakil-indonesia-tersingkir-pada-hari-kedua

KOMPAS.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto, berhasil menembus babak kedua turnamen Japan Open 2019. Fajar/Rian lolos usai mengalahkan wakil Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han, dengan skor 21-13, 21-10, pada laga babak pertama Japan yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Selasa (23/7/2019). Fajar/Rian lolos usai mengalahkan wakil Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han, dengan skor 21-13, 21-10, pada laga babak pertama Japan yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Selasa (23/7/2019).\

Saat awal pertandingan gim pertama, Fajar/Rian sempat mendapatkan perlawanan cukup sengit dari Lu/Yang. Hal itu terbukti dari ketatnya selisih poin kedua pasangan menjelang interval. Namun setelah turun minum, Fajar/Rian tampil trengginas. Mereka tak banyak melakukan kesalahan dan terlihat agresif dalam menekan lawan. Pertandingan gim pertama pun sukses dimenangi Fajar/Rian dengan skor 21-10 usai pasangan nomor 7 dunia itu mencetak 5 angka beruntun.
Pada gim kedua, Fajar/Rian mampu menjaga ritme permainan mereka. Meski sempat mendapatkan perlawanan pada awal sesi dari Lu/Yang, Fajar/Rian terbukti tampil lebih konsisten. Sebanyak 4 poin beruntun ditorehkan Fajar/Rian dan membawa mereka unggul 7-3 atas sang lawan.

Fajar/Rian melanjutkan dominasi mereka usai interval. Sementara itu, Lu/Yang lebih banyak melakukan kesalahan. Situasi itu semakin memudahkan Fajar/Rian. Poin demi poin mereka bisa unggul 20-13. Selanjutnya, pukulan sang lawan yang keluar garis lapangan memastikan kemenangan bagi Fajar/Rian. Pada babak kedua, peraih medali perak Asian Games 2018 ini bertemu Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol. Pasangan Korea Selatan tersebut lolos setelah menyingkirkan wakil Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Mereka menang straight game 22-20, 21-16. Secara keseluruhan, Indonesia mengirim lima ganda putra untuk mengikuti turnamen level Super 750 ini. Selain Fajar/Rian, ada Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang ditempatkan sebagai unggulan utama.

Sang juara bertahan, yang pekan kemarin meraih gelar Indonesia Open 2019, ditantang wakil China, He Ji Ting/Tan Qiang. Selain itu, ada Berry Angriawan/Hardianto, yang bertemu wakil Thailand, Bodin Isara/Maneepong Jongjit, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, yang bakal melawan Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia). Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, yang merupakan unggulan keempat, juga ambil bagian. Finalis Indonesia Open 2019 tersebut ditantang wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel.


Sumber : https://olahraga.kompas.com/read/2019/07/23/15361348/hasil-japan-open-2019-fajarrian-turut-melaju-ke-babak-kedua

TOKYO, KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, lolos ke babak kedua Japan Open 2019 seusai mengandaskan perlawanan wakil China, Lu Guang Zu. Bertanding di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Selasa (23/7/2019), Anthony Ginting menang dengan skor 22-20, 21-16, setelah melalui pertandingan dengan durasi 47 menit. Kejar mengejar angka terjadi pada awal gim pertama. Bahkan, Anthony Ginting sempat tertinggal 8-11 pada paruh awal. 

Meski begitu, unggulan ketujuh Indonesia itu sanggup membalikkan keadaan menjadi 12-11. Menjelang gim pertama berakhir, perolehan angka kembali ketat saat kedudukan 19-19 dan 20-20. Anthony Ginting pun akhirnya mampu mengakhiri gim pertama dengan skor 22-20. Pada awal gim kedua, Lu Guang Zu langsung tancap gas dengan unggul 3-0. Anthony Ginting berusaha mengejar perolehan angka Lua Guang Zu hingga kedudukan menjadi 15-15.

Selepas itu, Anthony Ginting terus melesat dan memenangi gim kedua dengan skor 21-16. Anthony Ginting lolos ke babak kedua Japan Open 2019. Dengan hasil Japan Open ini, dia akan bertemu pemenang pertandingan antara Sitthikom Thammasin (Thailand) dan Liew Daren (Malaysia). Sampai berita ini ditulis, laga antara Sitthikom Thammasin vs Liew Daren belum berlangsung.


Sumber : https://olahraga.kompas.com/read/2019/07/23/13193918/hasil-japan-open-2019-anthony-ginting-melaju-ke-babak-kedua

Page 1 of 6

Tentang Kami