super me
BATAM — Dewan Pengurus Korpri Kota Batam akan menggelar Musyawarah Kota (Muskot) Korpri, Senin (12/10/2026), di Golden View Hotel Batam.
Muskot akan dihadiri pengurus Korpri Kota Batam serta utusan Korpri unit dari sekretariat, badan, dinas, inspektorat, UPT RSUD, dan kecamatan. Jumlah peserta diperkirakan mencapai 150 orang.
“Jumlah peserta sebanyak 150 orang,” kata Ketua Korpri Kota Batam Yusfa Hendri, Kamis (8/10/2026).
Agenda utama Muskot yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021-2026 serta pemilihan Ketua Korpri Kota Batam periode 2026-2031.
Rangkaian kegiatan diawali rapat paripurna penetapan tata tertib, dilanjutkan pembahasan program kerja dan pemilihan kepengurusan Korpri periode 2026-2031. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pukul 08.30-12.00 WIB.
Setelah istirahat, salat, dan makan (ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus Korpri Kota Batam yang baru.
“Panitia mengundang Ketua Umum Korpri Indonesia, Ketua Korpri Kepri, Wali Kota Batam, dan FKPD Kota Batam,” ujar Yusfa.
Selain agenda organisasi, Muskot juga akan dirangkai dengan sejumlah kegiatan lainnya. Di antaranya penyerahan secara simbolis kartu e-money Korpri yang dapat digunakan untuk berbagai layanan pembayaran berbasis elektronik.
Panitia juga akan membagikan atribut Korpri kepada anggota, berupa pin Korpri, papan nama, sabuk Korpri untuk anggota pria, serta jilbab Korpri untuk anggota perempuan.
Pada kesempatan tersebut juga akan diluncurkan website Korpri Kota Batam, media sosial, serta aplikasi Korpri. Aplikasi tersebut nantinya akan memudahkan anggota dalam mengajukan berbagai bantuan kepada pengurus Korpri secara daring.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Korpri Kota Batam diharapkan semakin adaptif dalam memberikan layanan kepada seluruh anggotanya.
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengarahkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 berbasis kinerja dan manfaat. Setiap program yang dianggarkan diharapkan memberikan hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menyampaikan tanggapan dan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Rabu (7/10/2026).
Amsakar mengapresiasi berbagai pandangan, masukan, dan catatan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyempurnaan Ranperda APBD 2027 dengan tetap memperhatikan arah kebijakan KUA-PPAS serta kemampuan keuangan daerah.
“Keberhasilan APBD diukur dari kualitas hasil yang diberikan kepada masyarakat Kota Batam,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan, penganggaran dan pelaksanaan belanja daerah akan diarahkan agar lebih efektif, efisien, akuntabel, dan responsif. Setiap perangkat daerah juga didorong memiliki target, indikator kinerja, jadwal pelaksanaan, penanggung jawab, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi yang jelas.
Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam APBD 2027, antara lain pembangunan infrastruktur jalan dan drainase, pendidikan, kesehatan, pengendalian banjir, persampahan, serta pengembangan ekonomi. Pembangunan infrastruktur juga diarahkan lebih merata, termasuk di kawasan hinterland.
Untuk sektor infrastruktur, Pemko Batam menyiapkan pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan, pembangunan jembatan, unit sekolah baru, ruang kelas baru, serta penguatan infrastruktur dasar dan aksesibilitas di wilayah mainland maupun hinterland.
“Pembangunan dan peningkatan infrastruktur akan mempertimbangkan urgensi, kondisi lapangan, kebutuhan masyarakat, kesiapan perencanaan, kualitas konstruksi, keselamatan, kemampuan keuangan daerah, dan keberlanjutan pemeliharaan,” kata Amsakar.
Penanganan banjir dan persampahan juga menjadi prioritas. Penanganan banjir akan dilakukan secara terpadu melalui pembangunan dan pemeliharaan drainase, normalisasi, pengendalian sedimentasi dan sampah, perlindungan daerah resapan, penguatan sistem pompa, serta pengendalian kawasan rawan banjir.
Sementara di sektor persampahan, pemerintah mengarahkan penguatan pengelolaan dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut mencakup pengurangan dan pemilahan sampah, pengangkutan, pembangunan TPS 3R, pengelolaan sampah di tempat pemrosesan akhir, serta penambahan sarana arm roll truck dan bin container.
Pemko Batam juga merencanakan pembangunan lanjutan landfill TPA, TPS 3R, serta penguatan layanan pengangkutan sampah di sembilan kecamatan.
Di bidang pendidikan, program diarahkan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu. Pemerintah menyiapkan bantuan dan beasiswa bagi siswa tidak mampu, seragam sekolah bagi siswa baru SD dan SMP negeri maupun swasta, beasiswa mahasiswa termasuk mahasiswa dari wilayah hinterland, pembangunan ruang kelas baru, pengadaan peralatan pendidikan, serta peningkatan kompetensi guru.
Pada sektor kesehatan, Pemko Batam menargetkan penguatan Universal Health Coverage (UHC), peningkatan sarana dan prasarana puskesmas serta RSUD Embung Fatimah, pemenuhan tenaga kesehatan, ketersediaan obat dan alat kesehatan, serta pemerataan akses pelayanan kesehatan.
Penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari arah kebijakan APBD 2027. Pemko Batam akan meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memperkuat kapasitas UMKM, mendorong pemberdayaan industri, serta memfasilitasi perizinan usaha.
Dalam upaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, Pemko Batam telah meneken nota kesepahaman dengan 30 perusahaan besar di Batam dan APINDO. Kesepakatan tersebut diarahkan untuk merealisasikan penyerapan minimal 20 persen tenaga kerja lokal.
Amsakar menegaskan, ukuran keberhasilan APBD tidak semata-mata dilihat dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari capaian yang dirasakan masyarakat.
“Pengukuran kinerja akan diarahkan pada capaian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, antara lain penanganan titik banjir, pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pengembangan UMKM, peningkatan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur dasar,” tegas Amsakar.
Ia berharap pembahasan Ranperda APBD 2027 antara DPRD dan pemerintah daerah berlangsung konstruktif, terbuka, dan tepat waktu. Dengan demikian, APBD yang ditetapkan dapat realistis, sesuai ketentuan, serta mampu mempercepat pencapaian prioritas pembangunan Kota Batam.
Jakarta, 6 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam peluncuran Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I Tahun 2026 di Jakarta, Selasa, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional sebagai penggerak aktivitas ekonomi daerah, pencipta lapangan kerja, serta salah satu pilar pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Dian, akses pembiayaan menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan produktivitas, memperluas kapasitas produksi, mendorong transformasi usaha, serta membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pasar. Namun, pengembangan UMKM juga membutuhkan penguatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola usaha, akses pasar, digitalisasi, serta dukungan regulasi yang kondusif.
“Memperluas pembiayaan UMKM bukanlah tujuan akhir. Tujuan yang sesungguhnya adalah menciptakan UMKM yang lebih produktif, lebih berdaya saing, lebih tangguh menghadapi perubahan, serta mampu memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Dian.
Dian menjelaskan bahwa pembiayaan UMKM dari berbagai sektor jasa keuangan terus menunjukkan tren positif. Hingga Juli 2026, total pembiayaan UMKM mencapai Rp1.949 triliun, tumbuh 3,09 persen secara tahunan.
Sektor perbankan masih menjadi sumber utama dengan pangsa 82,62 persen, sementara sektor perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) mencatat pertumbuhan pembiayaan UMKM sebesar 9,92 persen dengan pangsa 17,3 persen.
Perkembangan tersebut menunjukkan semakin beragamnya sumber pembiayaan yang dapat dimanfaatkan UMKM sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan tahapan perkembangan usahanya. Diversifikasi sumber pembiayaan juga memberikan ruang bagi industri jasa keuangan untuk memperluas dukungan kepada UMKM secara lebih tepat sasaran.
Perkuat Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Sejalan dengan penguatan ekosistem pembiayaan UMKM, OJK terus meningkatkan ketersediaan data dan informasi yang komprehensif, akurat, dan mudah diakses. Data tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan pembiayaan UMKM, termasuk pertumbuhan, kualitas pembiayaan, karakteristik sektor ekonomi, wilayah, serta kontribusi masing-masing sektor jasa keuangan.
“Kebijakan yang baik harus dibangun di atas data yang baik. Karena itu, diperlukan basis informasi yang mampu menggambarkan perkembangan pembiayaan UMKM secara lebih utuh, baik dari aspek pertumbuhan, kualitas pembiayaan, karakteristik sektoral, maupun peran masing-masing sektor jasa keuangan,” ujar Dian.
Untuk memperkuat pemanfaatan data tersebut, OJK menyusun dan menerbitkan Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM secara semesteran. Laporan ini menjadi bagian dari komitmen OJK untuk meningkatkan transparansi informasi sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih berbasis data.
Laporan tersebut menyajikan data pembiayaan UMKM secara lebih terstruktur dan granular dari berbagai sektor jasa keuangan berdasarkan segmentasi UMKM, sektor ekonomi, dan wilayah. OJK juga melengkapinya dengan publikasi semesteran, infografis bulanan, serta akses data yang lebih rinci melalui Portal Data OJK (data.ojk.go.id).
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M. Riza Damanik mengapresiasi langkah OJK dalam menyediakan referensi pembiayaan UMKM yang lebih mutakhir dan mudah dipahami. Menurutnya, ketersediaan data yang berkualitas dapat memperkuat pemahaman mengenai kondisi UMKM sekaligus mendorong kolaborasi antarpemangku kepentingan.
“Kami berharap publikasi ini dapat memperkaya referensi dan literasi mengenai UMKM serta memperluas kolaborasi dan kemitraan untuk mendorong semakin banyak UMKM yang maju,” ujar Riza.
OJK berharap Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM dapat dimanfaatkan secara luas oleh regulator, kementerian/lembaga, industri jasa keuangan, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai referensi dalam memahami perkembangan pembiayaan UMKM serta menyusun kebijakan, strategi bisnis, dan program pengembangan UMKM yang semakin tepat sasaran.
Ke depan, OJK akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan. Penguatan tersebut diarahkan tidak hanya pada peningkatan nominal pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan efektivitas pembiayaan sehingga UMKM semakin produktif, berdaya saing, dan tangguh menghadapi perubahan serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I Tahun 2026 selengkapnya dapat diunduh melalui situs resmi OJK pada tautan berikut: https://ojk.go.id/id/Pages/Laporan-Perkembangan-Kinerja-Pembiayaan-UMKM.aspx
Total Hadiah Rp80 Juta | Oktober–Desember 2026
Batam, 3 Oktober 2026 — Menyambut akhir tahun, Panbil Mall menghadirkan program “Gelegar Hadiah Panbil Mall” yang berlangsung pada Oktober–Desember 2026.
Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memenangkan total hadiah Rp80 juta, dengan hadiah utama 2 unit motor listrik, serta 3 Smart TV, 5 smartphone terbaru, blender, rice cooker, setrika, kipas angin dan voucher belanja.
Belanja Rp100.000, Dapat Kupon!
General Manager Panbil Mall, Helmi, mengatakan program ini dibuat sederhana dan dapat diikuti oleh masyarakat umum. “Caranya mudah. Cukup berbelanja minimal Rp100.000, pelanggan mendapatkan kupon undian. Kupon kemudian diisi dan dimasukkan ke kotak undian yang tersedia di Meja Informasi Panbil Mall,” ujar Helmi.
Pelanggan juga berkesempatan mendapatkan kupon lebih banyak, yaitu:
- After Work 17.00–21.00 → 2x kupon
- Tenant tertentu seperti Fashion, Shoes & Accessories → 2x kupon
- Cinema XXI & Playground → 3x kupon
- Foto di photo booth, follow Instagram @panbilmall.official dan tag 5 teman mu → + 5 kupon
“Semakin banyak kupon yang dikumpulkan, semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah,” tambah Helmi.
Jadwal Pengundian
Pengundian akan dilakukan pada: 25 Oktober 2026 I 25 November 2026 I 20 Desember 2026
5 Januari 2027 – Grand Prize
Program ini terbuka untuk masyarakat umum, khususnya karyawan kawasan industri Panbil dan Batamindo, keluarga serta komunitas di Kota Batam.
Memasuki usia 24 tahun pada 2026, Panbil Mall terus berkembang dan menghadirkan konsep “After Work & Family Destination”, yaitu destinasi untuk berbelanja, kuliner, hiburan dan berkumpul bersama keluarga.
Panbil Mall berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam, dengan berbagai tenant dan destinasi seperti Ramayana, Cinema XXI, Mr. DIY, Sushi Rio, Paparons Pizza, KFC, Richeese, Foodstreet dan Bomber Gym dan berbagai tenant lainnya yang sangat menarik.
“Kami ingin Panbil Mall menjadi tempat pilihan masyarakat Batam untuk menghabiskan waktu setelah bekerja maupun bersama keluarga. Melalui Gelegar Hadiah ini, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus menghadirkan pengalaman akhir tahun yang lebih seru bagi pelanggan,” tutup Helmi.
Belanja, Kumpulkan Kupon, Menang Hadiahnya!
Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan silaturahmi jajaran Rektorat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan IPDN, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
Kunjungan tersebut dihadiri Wakil Rektor IPDN Bidang Administrasi Arief M. Edie dan Wakil Rektor IPDN Bidang Hukum, Kerja Sama, dan Kepegawaian Bernhard Rondonuwu. Amsakar menyambut baik kunjungan jajaran Rektorat IPDN tersebut. Sebagai alumnus program doktor ilmu pemerintahan IPDN, ia menegaskan keterbukaan Pemko Batam untuk terus membangun kolaborasi strategis dengan IPDN.
Menurutnya, kerja sama tersebut penting untuk memperkuat kapasitas aparatur sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “IPDN memiliki peran yang sangat vital dalam mencetak calon pemimpin dan pamong praja yang profesional, andal, serta memiliki integritas tinggi,” ujar Amsakar.
Ia mengatakan, sinergi Pemko Batam dan IPDN tidak hanya berkaitan dengan penempatan praja untuk magang atau pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kolaborasi juga dapat dikembangkan melalui riset di bidang pemerintahan, kajian kebijakan publik, serta pengembangan inovasi tata kelola pemerintahan.
Amsakar menegaskan, Pemko Batam siap mendukung berbagai program akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang digagas IPDN. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh praja di lingkungan akademik dapat diterapkan secara langsung dalam pelayanan publik.
“Kita ingin pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di kampus dapat memberikan manfaat nyata ketika diterapkan di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, jajaran Rektorat IPDN menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Wali Kota Batam beserta jajaran Pemko Batam. IPDN juga menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam melalui berbagai program, antara lain magang praja, riset kebijakan publik, dan pendampingan inovasi daerah.
Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang kerja sama dalam pengembangan kapasitas pamong praja dan penguatan tata kelola pemerintahan daerah. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama.
Diskominfo Batam – Kemenangan Tim Nasional Indonesia atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup disambut meriah ribuan warga Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (5/10/2026) malam. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut larut dalam kegembiraan bersama masyarakat, menyaksikan perjuangan skuad Garuda hingga memastikan Indonesia keluar sebagai juara.
Berbaur bersama warga, Amsakar menyaksikan jalannya pertandingan dengan penuh antusias. Bahkan, ia mengapresiasi konsistensi permainan Timnas Indonesia yang dinilainya menunjukkan kematangan taktik, disiplin, dan semangat juang tinggi.
“Sejak menit awal, saya sangat yakin Indonesia bisa keluar sebagai juara. Tempo permainan timnas kita sangat konsisten, alur bola berjalan rapi, dan stamina pemain terjaga dengan baik,” ujar Amsakar usai merayakan kemenangan bersama warga Batam.
Pertandingan berlangsung sengit. Saat Thailand harus bermain dengan 10 pemain, Timnas Indonesia mampu memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan lawan. Indonesia mampu memberikan perlawanan hingga unggul lebih awal 1-0. Tak berselang lama, Tim Thailand mampu mencetak gol penyeimbang, bahkan mampu membalikkan keadaan menjadi 1-2 atas Indonesia. Timnas Indonesia tak menyerah, dan berhasil membuat skor imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.
Pertandingan berlanjut adu pinalti dan Indonesia unggul 4-2 di babak pinalti dan mengantarkan Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Sepanjang pertandingan, Amsakar bersama ribuan warga tak henti memberikan dukungan. Chant untuk skuad Garuda terus menggema di Dataran Engku Putri.
Kemenangan Indonesia langsung disambut ledakan kegembiraan. Warga saling bersorak dan merayakan keberhasilan skuad Garuda meraih gelar juara.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan tim pelatih yang telah berjuang hingga membawa Indonesia menjadi juara.
“Alhamdulillah, doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang bergema dari Dataran Engku Putri malam ini, dijawab dengan kemenangan manis. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Ini hasil yang layak diraih berkat perjuangan pantang menyerah di lapangan,” kata Amsakar.
Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan masyarakat. Nobar di Dataran Engku Putri menjadi ruang bagi warga dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.
Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian berbagai hadiah atau doorprize kepada warga yang berhasil menjawab pertanyaan dalam kuis seputar sepak bola dan program pembangunan Kota Batam.
Amsakar berharap semangat dan kebersamaan yang tercipta melalui dukungan terhadap Timnas Indonesia dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Batam.
“Ini menunjukkan bahwa ketika kita bersatu dan memberikan dukungan, energi positifnya luar biasa. Malam ini kita merasakan kebahagiaan yang sama karena Indonesia juara,” ujarnya.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke Waduk Nongsa untuk melihat kondisi sumber air sekaligus merespons keluhan warga terkait gangguan suplai air di kawasan tersebut, Senin (5/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Amsakar menjelaskan bahwa Tinggi Muka Air (TMA) Waduk Nongsa saat ini berada pada kisaran 5,5 meter di atas permukaan laut, atau mengalami penurunan sekitar 4,5 meter dibandingkan kondisi normal.
Saat kondisi normal, rata-rata TMA Waduk Nongsa berada pada kisaran 10 meter di atas permukaan laut. Pada kondisi puncak, TMA dapat mencapai sekitar 12,7 meter di atas permukaan laut.
Minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi debit air yang masuk ke waduk. Kondisi tersebut berdampak terhadap ketersediaan air baku dan selanjutnya memengaruhi distribusi serta suplai air kepada masyarakat di wilayah Nongsa.
“Hari ini saya turun langsung agar persoalan air bagi masyarakat Nongsa bisa diatasi dengan cepat. Beberapa langkah teknis juga sudah dilakukan agar persoalan ini tidak berlarut-larut sehingga mengganggu aktivitas masyarakat,” tegas Amsakar di lokasi.
Ia menjelaskan, BP Batam telah menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mengantisipasi dampak penurunan TMA Waduk Nongsa sekaligus menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengalirkan air dari embung yang berada di kawasan Kebun Raya Nongsa melalui pemasangan pipa interkoneksi menuju Waduk Nongsa.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan debit air sehingga TMA Waduk Nongsa dapat meningkat secara bertahap.
“Kami berupaya mendorong debit air di waduk ini agar posisi 5,5 meter ini secara bertahap bisa meningkat. Paling tidak, dengan interkoneksi pipa ini, bisa naik satu atau dua meter,” tambahnya.
Selain mengalirkan air dari embung ke waduk tersebut, BP Batam juga mengupayakan penyambungan pipa 250 mm dan pipa 300 mm sebagai bagian dari sistem interkoneksi.
Penyambungan tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas booster sehingga dorongan air menuju masyarakat berjalan lebih optimal.
“Kita ingin agar pekerjaan teknis ini bisa cepat selesai sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat,” tambah Amsakar.
Amsakar menjelaskan bahwa gangguan distribusi yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh kondisi Waduk Nongsa yang mengalami penurunan TMA.
Ia juga mengajak agar masyarakat untuk bersama-sama melakukan salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan.
“Ikhtiar teknis kita lakukan, mari ikhtiar spiritual juga kita lakukan agar persoalan bisa teratasi,” tutup Amsakar.
Jakarta, Indonesia, 1 Oktober 2026 – Ascott Indonesia, salah satu perusahaan hospitality terkemuka di Indonesia dan bagian dari The Ascott Limited (Ascott), kembali menghadirkan ajang lari tematik andalannya, PajamASRun, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kedua. Akan berlangsung pada 13 Desember 2026 di Plaza Selatan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), acara ini kembali membawa konsep unik bertema piyama yang memadukan gaya hidup aktif, keseruan, dan semangat kebersamaan dalam pengalaman khas Ascott. Dirancang agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, PajamASRun 2026 ditargetkan diikuti oleh lebih dari 1.500 peserta melalui tiga kategori lari, yaitu 3K Family Run, 5K Fun Run, dan 8K Fun Run. Baik berlari bersama keluarga, menikmati momen bersama teman, maupun menantang diri untuk mencapai target pribadi, peserta dapat merasakan pengalaman yang merayakan semangat bergerak dalam suasana yang santai dan menyenangkan.
Tema piyama dipilih sebagai representasi dari identitas Ascott yang lekat dengan kenyamanan, momen beristirahat, dan pengalaman menginap yang berkesan. Sejalan dengan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman sekadar akomodasi, Ascott menghadirkan konsep tersebut ke dalam sebuah acara komunitas yang unik, di mana peserta diajak menikmati keseruan berlari dengan mengenakan piyama favorit mereka sambil menikmati energi pagi hari yang penuh semangat. Philip Barnes, Country General Manager, The Ascott Limited Indonesia, mengatakan, "Melanjutkan antusiasme positif yang kami terima pada penyelenggaraan perdana tahun lalu, kami senang dapat menghadirkan kembali PajamASRun dengan lebih banyak kesempatan bagi keluarga, komunitas, dan para pelari rekreasional untuk berpartisipasi.
Melalui pilihan kategori lari yang dapat dinikmati berbagai kalangan serta tema piyama yang menjadi ciri khas acara ini, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman yang seru, inklusif, dan berkesan. PajamASRun juga mencerminkan komitmen Ascott Indonesia untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan aktif bagi semua usia." Sebagai salah satu program tahunan Ascott Indonesia, PajamASRun juga mencerminkan semangat Ascott Star Rewards (ASR), program loyalitas Ascott. PajamASRun mencerminkan komitmen Ascott dalam menghadirkan pengalaman bermakna lebih dari sekedar menginap di hotel, dengan mempertemukan anggota dan masyarakat luas dalam perayaan yang unik akan gaya hidup sehat, keseruan, dan kebersamaan. Melalui inisiatif ini, Ascott terus menghadirkan berbagai kesempatan bagi para anggotanya untuk terhubung, berinteraksi, dan menciptakan kenangan yang berkesan, baik selama maupun di luar pengalaman menginap mereka.
Lebih dari sekedar ajang lari, PajamASRun 2026 menghadirkan suasana pagi yang meriah dengan beragam hiburan dan aktivitas interaktif. Setelah menyelesaikan rute lari, peserta dapat menikmati pertunjukan music, permainan, aktivitas komunitas, serta berbagai kegiatan menarik di area event village. Menambah keseruan acara, peserta juga didorong untuk mengekspresikan kreativitas melalui kostum yang dikenakan dengan penghargaan khusus bagi peserta dengan kostum piyama paling menarik dan kreatif. Setiap peserta yang terdaftar akan memperoleh race pack ekslusif, medali finisher, serta tiket masuk ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pendaftaran telah dibuka dan akan berlangsung hingga 31 Oktober 2026. Untuk pembelian tiket dan informasi lebih lanjut mengenai PajamASRun, kunjungi discoverasr.com atau ikuti akun Instagram @discoverasrindonesia.
OJK Gelar Sosialisasi Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Batang Batang, 5 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Batang untuk memanfaatkan pasar modal sebagai salah satu sarana investasi dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah yang tengah berkembang pesat, dengan tetap mengedepankan pemahaman terhadap risiko, legalitas produk, dan tujuan investasi. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam kegiatan Capital Market Goes to Office (CMGTO) yang merupakan bagian dari rangkaian Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 bersama Pemerintah Kabupaten Batang di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Senin. Hasan mengatakan pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Batang membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut memperoleh manfaat dari perkembangan dunia usaha melalui pasar modal. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya hanya menyaksikan perusahaan tumbuh dan berkembang, tetapi dapat berpartisipasi sebagai investor dengan memahami instrumen investasi dan risikonya. “Jangan sampai pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di sekitar kita hanya kita saksikan sebagai penonton. Pasar modal memberikan kesempatan kepada kita untuk menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut,” ujar Hasan.
Kabupaten Batang saat ini berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan dukungan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang terus menarik investasi domestik maupun global. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada triwulan II 2026 mencapai 8,38 persen, sementara realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai Rp3,88 triliun. Sejalan dengan perkembangan tersebut, jumlah investor pasar modal di Jawa Tengah hingga Agustus 2026 mencapai 3,42 juta SID. Di Kabupaten Batang, jumlah investor telah mencapai lebih dari 66 ribu SID atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Hasan mengingatkan masyarakat agar membangun kebiasaan investasi secara bertahap, disiplin, dan berorientasi jangka panjang serta memahami tujuan, profil risiko, dan karakteristik produk investasi yang dipilih.
“Seperti Batik Rifaiyah yang dikerjakan titik demi titik, investasi membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan disiplin. Jangan mengejar keuntungan secara instan,” kata Hasan. Hasan juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran investasi palsu yang memanfaatkan teknologi digital, termasuk media sosial, WhatsApp, dan teknologi deepfake. Masyarakat perlu menerapkan prinsip Cek 2L, yaitu Legal dan Logis, dengan memastikan legalitas pihak yang menawarkan investasi serta kewajaran keuntungan yang dijanjikan. Masyarakat juga diimbau menghindari penggunaan dana pinjaman untuk berinvestasi dan menggunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi atau uang dingin agar tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari. Masyarakat dapat menghubungi Kontak OJK 157 untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan dan pengaduan terkait sektor jasa keuangan. Pasar modal menyediakan berbagai instrumen investasi, antara lain saham, obligasi dan sukuk, reksa dana, serta Exchange Traded Fund (ETF), yang dapat diakses masyarakat dengan nominal investasi mulai dari Rp100 ribu. Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan SEPMT 2026, khususnya CMGTO bagi ASN Kabupaten Batang. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman ASN mengenai investasi pasar modal sekaligus meningkatkan inklusi pasar modal di daerah.
“Jangan hanya mengejar keuntungan secara instan, tetapi pahami juga risiko dan tujuan investasinya agar setiap keputusan keuangan dapat diambil secara lebih bijak,” kata Suyono. Dalam kegiatan CMGTO tersebut, sebanyak 117 ASN Pemerintah Kabupaten Batang membuka Single Investor Identification (SID) melalui Perusahaan Efek. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pencanangan Galeri Investasi Pemerintah Kabupaten Batang. Rangkaian SEPMT 2026 Kegiatan CMGTO di Kabupaten Batang merupakan bagian dari rangkaian SEPMT 2026 di wilayah kerja Kantor OJK Tegal yang menyasar berbagai kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan pasar modal. Selain CMGTO bersama Pemerintah Kabupaten Batang, rangkaian SEPMT 2026 juga mencakup Sosialisasi Pasar Modal sebagai Sumber Pendanaan Perusahaan yang menyasar potensi pengembangan perusahaan di kawasan industri Batang, media gathering untuk meningkatkan literasi pasar modal bagi jurnalis dan wartawan ekonomi lokal, serta Capital Market Goes to Community di Pondok Modern Tazzaka untuk meningkatkan pemahaman mengenai pasar modal syariah kepada pengurus pondok dan santri. Melalui SEPMT 2026, OJK terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Self - Regulatory Organization (SRO), dan seluruh pemangku kepentingan pasar modal untuk memperluas akses dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap instrumen pasar modal. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem pasar modal yang semakin inklusif dan berkualitas sekaligus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai salah satu sumber pendanaan dan investasi untuk mendukung pengembangan perusahaan serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menerapkan transaksi Short Selling dan Intraday Short Selling (IDSS) pada 1 Oktober 2026. Pada tahap awal, dua Anggota Bursa yang telah memperoleh lisensi Short Selling dari BEI dan menyediakan fasilitas IDSS bagi investor, yaitu PT Ajaib Sekuritas Asia dan PT Semesta Indovest Sekuritas.
IDSS merupakan mekanisme short selling yang mewajibkan posisi transaksi diselesaikan pada Hari Bursa yang sama melalui pembelian kembali (buy back) sebelum berakhirnya waktu perdagangan. Karakteristik tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penerapan IDSS, sekaligus memberikan alternatif strategi transaksi bagi investor.
Transaksi IDSS hanya dapat dilakukan atas saham yang masuk dalam Daftar Efek Short Selling yang ditetapkan BEI. Pada tahap awal, berdasarkan daftar yang diterbitkan BEI per 28 September 2026, terdapat lima saham yang dapat digunakan untuk transaksi IDSS, yaitu ASII, BBCA, BRPT, BUMI, dan INDF. Saham tersebut merupakan saham yang memiliki tingkat free float dan likuiditas yang tinggi. Penerapan saham short selling secara terbatas ini menjadi bagian dari proses pembelajaran pelaku pasar serta pendalaman pasar di pasar modal Indonesia.
BEI juga memastikan kegiatan short selling dapat dilaksanakan secara terukur dengan pengaturan batas transaksi per Anggota Bursa. Besarnya kuota transaksi short selling per Anggota Bursa ditentukan berdasarkan kontribusi rata-rata transaksi harian Anggota Bursa selama satu bulan sebelumnya di Pasar Reguler. Dengan skema tersebut, Anggota Bursa yang memiliki kontribusi nilai transaksi harian yang lebih besar dapat memiliki kuota transaksi short selling yang lebih tinggi.
Untuk Anggota Bursa dengan rata-rata nilai transaksi harian kurang dari Rp750 miliar, transaksi short selling dibatasi paling banyak 0,02% dari jumlah saham tercatat (listed shares) per hari. Bagi Anggota Bursa dengan rata-rata nilai transaksi harian Rp750 miliar hingga Rp1,5 triliun, batas transaksi ditetapkan paling banyak 0,03% dari jumlah saham tercatat per hari. Sementara itu, Anggota Bursa dengan rata-rata nilai transaksi harian lebih dari Rp1,5 triliun dapat melakukan transaksi short selling paling banyak 0,05% dari jumlah saham tercatat per hari. Pengaturan kuota tersebut menjadi salah satu instrumen untuk menjaga agar aktivitas short selling berkembang secara bertahap dan tetap berada dalam koridor pengelolaan risiko pasar.
BEI juga menerapkan masa transisi dalam penerapan Short Selling. Hingga 31 Desember 2026, fasilitas ini dapat diakses oleh investor individu domestik. Setelah periode tersebut, akses Short Selling akan dibuka secara bertahap kepada investor yang lebih luas dengan mempertimbangkan perkembangan dan kondisi pasar.
Dari sisi investor, IDSS juga memiliki persyaratan jaminan yang harus dipenuhi sejak awal transaksi. Investor yang melakukan IDSS wajib menyetorkan Dana Jaminan Awal paling sedikit sebesar Rp50 juta atau 50% dari nilai transaksi short selling, dengan menggunakan nilai yang lebih tinggi. Selama posisi Short Selling berlangsung, kecukupan jaminan juga dipantau melalui Rasio Short Selling. Ketika harga saham bergerak naik, jaminan akan tergerus karena biaya yang diperlukan untuk membeli kembali saham menjadi lebih besar. Kondisi tersebut dapat menurunkan rasio jaminan dan, apabila mencapai batas yang ditentukan, dapat memicu margin call.
Apabila kewajiban pemenuhan jaminan tidak dipenuhi sesuai ketentuan, tersedia mekanisme pembelian kembali secara paksa (forced buy) sebagai bagian dari pengendalian risiko. Khusus untuk IDSS, mekanisme forced buy otomatis dilakukan setiap akhir Hari Bursa, sehingga investor tidak dapat mempertahankan posisi IDSS hingga Hari Bursa berikutnya. Dengan adanya mekanisme tersebut, penerapan IDSS tidak hanya memperhatikan kesiapan sistem dan Anggota Bursa, tetapi juga memastikan adanya pengendalian risiko selama posisi short selling berlangsung.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, penerapan IDSS dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan mekanisme, infrastruktur, Anggota Bursa, serta aspek pengelolaan risiko. “Penerapan IDSS ini merupakan langkah lanjutan dalam upaya BEI menyediakan mekanisme transaksi yang lebih beragam sekaligus mendukung pengembangan pasar yang lebih dinamis. Penerapan pada tahap awal ini dilakukan secara terukur dengan memperhatikan kesiapan mekanisme, infrastruktur, serta aspek pengelolaan risiko,” ujar Irvan.
Melalui penerapan IDSS secara bertahap dan didukung oleh kesiapan Anggota Bursa serta mekanisme manajemen risiko, BEI akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan IDSS dengan mempertimbangkan perkembangan dan kondisi pasar. Evaluasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan ekosistem short selling sekaligus memperkuat pengembangan produk dan mekanisme transaksi di pasar modal Indonesia.
