Rusia melancarkan serangan drone yang menghantam sejumlah jembatan utama di Ukraina, termasuk Jembatan Pivnichnyi di Kyiv, selama beberapa hari berturut-turut. Serangan yang menyebabkan sedikitnya dua orang terluka dan mengakibatkan kerusakan parah berupa lubang besar di tengah jalur lalu lintas tersebut terjadi bertepatan dengan kunjungan mendadak Kanselir Jerman, Friedrich Merz, ke ibu kota Ukraina.
Kunjungan Merz pada akhir pekan lalu dilakukan untuk bertemu langsung dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sempat meletakkan karangan bunga bersama untuk menghormati para prajurit Ukraina yang gugur dalam pertempuran. Kunjungan ini juga menghasilkan kesepakatan paket bantuan militer dan energi baru senilai lebih dari 1,3 miliar euro dari Jerman guna memperkuat pertahanan serta sektor energi Ukraina menjelang musim dingin.
Aksi militer Rusia ini dilancarkan tak lama setelah Kementerian Luar Negeri Rusia mengeluarkan peringatan pada Sabtu lalu agar warga negara asing dan diplomat segera meninggalkan Kyiv. Meski ancaman bahaya meningkat, Duta Besar Uni Eropa dan Duta Besar Jerman menolak imbauan tersebut dan menegaskan komitmen mereka untuk tetap bertahan di Kyiv guna memberikan dukungan penuh kepada Ukraina.
Sumber: CNN Indonesia
Jakarta, Pelajar asal Cimahi, Jawa Barat, Yudha Pramudya (14), meraih juara pertama kategori usia 14-17 tahun dalam kompetisi fotografi internasional UNESCO Youth Eyes on the Silk Roads 2026 ke-8 melalui foto tentang perajin kayu Jepara.
Menurut siaran pers UNESCO, Selasa, Yudha yang merupakan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Cimahi itu menjadi juara setelah karyanya berjudul “A Legacy in Every Carving” terpilih dari lebih dari 7.000 karya peserta di 100 negara setelah menjalani seleksi internasional berdasarkan orisinalitas, kekhasan, dan kekuatan visualnya.
Foto tersebut menampilkan seorang pengukir kayu Jepara yang tengah bekerja dengan penuh konsentrasi, sekaligus menggambarkan keberlanjutan pengetahuan dan keterampilan tradisional yang diwariskan lintas generasi.
Yudha mengatakan dirinya mulai tertarik pada fotografi sejak masuk SMP melalui kegiatan ekstrakurikuler. Ia menemukan informasi kompetisi UNESCO tersebut melalui media sosial Instagram.
“Awalnya ketemu postingan di Instagram tentang lomba foto UNESCO Youth Eyes on the Silk Roads Photo Contest. Saya langsung berpikir mau coba saja. Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali,” tutur Yudha.
Untuk menghasilkan foto tersebut, Yudha meminjam kamera milik temannya dan menyewa lensa. Ia awalnya berencana memotret perajin wayang di Jelekong, tetapi kemudian memilih mencari perajin kayu Jepara hingga menemukan lokasi perajin di kawasan Antapani, Bandung.
“Saya ingin menyampaikan bahwa tradisi kayu Jepara jangan sampai punah. Saya juga ingin mengeluarkan emosi para pengukir kayu saat mengukir,” ujarnya.
UNESCO menyebut karya Yudha memperlihatkan pengukir kayu Jepara yang membuat motif rumit dengan tangan sekaligus menjaga keterampilan tradisional yang diwariskan lintas generasi.
Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO I.G.A.K. Satrya Wibawa mengapresiasi capaian tersebut dan menilai keberhasilan Yudha menunjukkan peran generasi muda dalam pelestarian budaya melalui medium yang dekat dengan kehidupan mereka.
“Yang lebih penting adalah bagaimana seorang anak berusia 14 tahun melihat warisan budaya Indonesia melalui perspektif generasinya sendiri. Kamera di tangannya menjadi alat untuk bercerita bahwa tradisi bukan sesuatu yang hanya disimpan di masa lalu, tetapi sesuatu yang perlu diteruskan oleh generasi berikutnya,” ujar Satrya.
Karya Yudha bersama foto para pemenang dan karya terpilih lainnya akan dimuat dalam album foto *Youth Lens on the Silk Roads* serta berpeluang ditampilkan dalam pameran UNESCO mendatang.
Yudha mengatakan kemenangan tersebut tidak disangka karena awalnya ia mengikuti kompetisi untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mempersiapkan diri masuk sekolah menengah kejuruan yang diimpikannya.
“Ritual, karya seni, tari, dan segala macam tradisi harus terus kita lestarikan agar tidak hilang di masa-masa mendatang,” ujarnya.
Prestasi Yudha menjadi pengingat bahwa diplomasi kebudayaan Indonesia tidak hanya berlangsung di ruang-ruang pertemuan internasional. Ia juga dapat hadir melalui mata seorang pelajar berusia 14 tahun dan sebuah kamera pinjaman. Dimulai dengan satu keputusan sederhana: lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali.
Sumber: Kantor Berita Antara
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr resmi memberikan pengampunan hukuman atau grasi kepada Mary Jane Veloso, terpidana mati kasus penyelundupan narkoba yang sebelumnya ditangkap di Indonesia. Marcos mengonfirmasi bahwa dokumen pengampunan tersebut telah ia tandatangani pada Kamis (24/9/2026). Dengan adanya grasi ini, Mary Jane diperkirakan akan segera bebas dari penjara karena tidak ada perkara hukum lain yang menjeratnya.
Mary Jane sendiri ditangkap di Bandara Adisucipto, Yogyakarta, pada 2010 lalu setelah kedapatan membawa koper berisi 2,6 kilogram heroin saat hendak bekerja sebagai asisten rumah tangga. Eksekusi matinya sempat ditunda pada 2015 setelah perekrutnya ditangkap di Filipina. Pihak Mary Jane dan para pendukungnya konsisten menegaskan bahwa ibu dua anak tersebut merupakan korban penipuan sindikat narkoba internasional.
Setelah mendekam di penjara Indonesia selama hampir 15 tahun, Mary Jane dipulangkan ke Filipina pada Desember 2024 melalui kesepakatan antara kedua negara untuk melanjutkan masa hukumannya di sana. Kabar pemberian grasi dari Presiden Marcos ini pun disambut haru dan penuh sukacita oleh pihak keluarga, terutama kedua anak laki-laki Mary Jane yang telah lama menantikan momen berkumpul kembali bersama ibunya.
Sumber: CNN Indonesia
Jakarta, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menghadiri pertemuan tingkat tinggi internasional yang membahas perlindungan hak dan keselamatan anak di era kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat, Selasa (22/9).
Pertemuan yang digelar di sela-sela Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut mempertemukan sejumlah kepala negara, badan PBB, perwakilan masyarakat sipil, hingga perusahaan teknologi global untuk membahas langkah bersama dalam menghadapi perkembangan AI yang dinilai semakin memengaruhi kehidupan anak.
Forum tersebut dipimpin Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Presiden Kenya William Ruto, dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, dalam siaran video yang dipantau dari Jakarta, Rabu.
Pembahasan dalam forum tersebut menyoroti manfaat AI bagi anak, terutama dalam pendidikan dan akses terhadap informasi, sekaligus risiko yang muncul seiring semakin luasnya penggunaan teknologi tersebut.
Sejumlah risiko yang menjadi perhatian antara lain pelanggaran privasi, penyalahgunaan data anak, paparan terhadap konten berbahaya, serta penyalahgunaan teknologi AI untuk menghasilkan materi seksual yang melibatkan anak.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan dunia perlu mengambil pelajaran dari pengalaman dalam menghadapi perkembangan media sosial agar tidak kembali terlambat dalam merespons kemunculan teknologi baru seperti AI.
AI yang digunakan oleh anak perlu melalui penilaian risiko sebelum dapat diakses. Penilaian tersebut juga perlu dilakukan secara independen dengan melibatkan pemerintah, PBB, ilmuwan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Macron menilai model-model AI tersebut perlu dilihat supaya anak-anak mendapatkan perlindungan yang lebih baik. Tujuan forum itu adalah memastikan bahwa AI tidak boleh digunakan oleh anak-anak tanpa melalui penilaian dan persetujuan terlebih dahulu.
Penilaian risiko, kata Macron, perlu memperhatikan sejumlah faktor, termasuk usia anak, tujuan penggunaan teknologi, serta konteks budaya, bahasa, dan pendidikan.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Presiden Kenya William Ruto, dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese turut menyampaikan pengalaman serta pendekatan masing-masing negara dalam memperkuat perlindungan anak di tengah perkembangan AI.
Forum tersebut juga membahas kebutuhan memperkuat standar keselamatan, penelitian mengenai dampak AI terhadap perkembangan anak, serta keterlibatan orang tua, pendidik, dan anak dalam penyusunan kebijakan.
Para peserta sepakat untuk mempercepat kerja sama internasional dalam melindungi anak di tengah perkembangan AI. Pembahasan selanjutnya akan berlangsung dalam Paris Peace Forum pada November 2026 yang mencakup metodologi penilaian, mekanisme pelaksanaan, serta pendanaan.
Menkomdigi Meutya Hafid, selain mengikuti pertemuan di PBB, juga bertemu dengan perwakilan Roblox untuk membicarakan perlindungan anak di ruang digital dan perwakilan Google untuk membahas penguatan infrastruktur dan ekosistem digital.
Sumber: Kantor Berita Antara
JAKARTA, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang menuai gelombang kecaman publik setelah mengunggah foto-foto simulasi latihan anti-terorisme yang memperlihatkan pemeran teroris menggunakan atribut khas masyarakat Arab dan Muslim. Foto-foto yang diunggah pada 10 September lalu tersebut memicu protes luas di media sosial karena dinilai mendiskriminasi serta memperkuat stereotip negatif terhadap kelompok tertentu.
Dalam dokumentasi yang diunggah, tampak seseorang yang berperan sebagai teroris mengenakan penutup kepala yang menyerupai keffiyeh Arab. Pada salah satu adegan simulasi, orang tersebut terlihat memasukkan kepala pemeran korban sandera ke dalam tas. Aksi tersebut dinilai warganet sangat tidak pantas dan sarat prasangka, bahkan dianggap sebagai bentuk pemicu rasisme yang tak seharusnya dilakukan oleh lembaga resmi pemerintah.
Menanggapi kritik pedas dari publik, Kemlu Jepang memutuskan untuk menghapus foto-foto latihan tersebut dari platform resmi mereka. Pihak kementerian menyampaikan klarifikasi bahwa penggunaan kostum dalam latihan tersebut sama sekali tidak didasarkan pada kelompok etnis, wilayah, atau agama tertentu, serta menyatakan penyesalan atas kesalahpahaman yang ditimbulkan. Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menegaskan bahwa pihaknya menanggapi serius berbagai masukan yang masuk dari masyarakat.
Pelatihan anti-terorisme ini sendiri diselenggarakan di fasilitas pemerintah di Tokyo bekerja sama dengan perusahaan keamanan swasta sebagai bagian dari edukasi keselamatan bagi warga Jepang di luar negeri. Latihan tersebut dirancang merujuk pada pengalaman tragedi serangan teror di Dhaka, Bangladesh, pada tahun 2016 yang menewaskan 22 orang, termasuk tujuh warga negara Jepang. Meskipun rutin digelar sejak 2018, insiden penggunaan kostum kali ini memicu desakan publik agar pemerintah Jepang lebih sensitif terhadap isu kebudayaan dan agama.
Sumber: CNN Indonesia
Riyadh, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), meminta dukungan dari pemerintah Mesir untuk menghentikan dan menghadapi meningkatnya ancaman serangan dari kelompok milisi Houthi asal Yaman terhadap jalur pelayaran di Laut Merah.
Langkah ini diambil menyusul eskalasi serangan Houthi yang terus menargetkan kapal-kapal komersial maupun aset strategis di wilayah perairan tersebut, yang berdampak pada stabilitas keamanan kawasan serta terganggunya jalur perdagangan internasional. Pemerintah Arab Saudi menilai koordinasi dan keterlibatan Mesir menjadi sangat krusial mengingat posisi strategis Kairo yang mengendalikan Terusan Suez dan memiliki kepentingan keamanan langsung di perairan Laut Merah.
Serangan beruntun oleh Houthi di Laut Merah telah menyebabkan banyak perusahaan pelayaran global mengalihkan rute kapal mereka mengelilingi Afrika, yang memicu lonjakan biaya logistik dan mengancam pendapatan ekonomi negara-negara di sekitarnya, termasuk Mesir. Hingga berita ini diturunkan, diplomasi dan komunikasi intensif antara pihak Riyadh dan Kairo masih terus berjalan guna membahas bentuk kerja sama pertahanan dan tindakan strategis bersama dalam menangani ancaman milisi Houthi di kawasan tersebut.
Sumber: CNN Indonesia
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kepri untuk menindaklanjuti beredarnya video sejumlah warga yang mengaku berasal dari Batam dan berada di tempat penampungan di Kamboja.
Dalam video tersebut, sejumlah warga meminta bantuan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, agar dapat dipulangkan atau difasilitasi kepulangannya ke Kota Batam.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, informasi tersebut telah dikoordinasikan dengan BP2MI Kepri dan Kemlu RI.
“Sudah kami koordinasikan dengan BP2MI Kepri dan Kemenlu RI. Kedua lembaga negara tersebut juga menyampaikan bahwa jika tidak ada data lengkap warga yang dimaksud, akan sulit untuk melacak dan memastikan kebenaran terkait status keimigrasian mereka,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan, data kependudukan dan keimigrasian yang jelas diperlukan untuk memastikan identitas serta keberadaan warga yang dimaksud. Data tersebut juga menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Karena itu, Pemko Batam mengimbau keluarga yang mengetahui atau memiliki informasi mengenai warga dalam video tersebut agar segera menyampaikan data yang dimiliki kepada Pemko Batam melalui Diskominfo Kota Batam.
“Bagi keluarga yang mengetahui data-datanya, silakan datang ke Kantor Wali Kota Batam atau Dinas Kominfo. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” katanya.
Rudi menegaskan, Pemko Batam akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Data dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan penelusuran sehingga langkah penanganan selanjutnya dapat dilakukan berdasarkan informasi yang jelas.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami berharap keluarga yang mengetahui informasi mengenai warga tersebut dapat segera menyampaikan data yang diperlukan agar proses verifikasi dan penelusuran dapat dilakukan,” ujarnya.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kelompok milisi Houthi Yaman mengklaim meluncurkan serangan bombardir skala besar ke pangkalan udara milik Arab Saudi, King Khalid, yang berlokasi di Kota Khamis Mushait pada Senin (14/9/2026).
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan menggunakan puluhan rudal balistik dan drone. Serangan meluas ini menargetkan sejumlah objek vital militer di dalam pangkalan, termasuk hanggar pesawat, fasilitas radar, landasan pacu, hingga gudang amunisi. Pihak Houthi mengklaim serangan tersebut menyebabkan "kerugian signifikan" bagi kubu Arab Saudi.
Meskipun otoritas Arab Saudi belum memberikan konfirmasi langsung mengenai skala kerusakan yang diklaim Houthi, Badan Pertahanan Sipil Saudi sempat mengeluarkan peringatan bahaya di kawasan Khamis Mushait sebelum akhirnya menyatakan situasi telah aman.
Eskalasi ini memperpanjang deretan serangan silang antarwilayah perbatasan. Pada pekan sebelumnya, pihak otoritas Saudi mencatat setidaknya 73 warga sipil terluka akibat rentetan serangan Houthi yang menargetkan beberapa wilayah selatan seperti Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran, yang juga memicu kebakaran serta gangguan pada fasilitas energi setempat.
Sumber: CNN Indonesia
Eskalasi Memanas di Timur Tengah, Iran Serang Hanggar Jet Tempur F-35 AS di Yordania
TEHERAN — Ketegangan di wilayah Timur Tengah kembali memuncak setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania. Serangan tersebut dilaporkan menghancurkan hanggar yang menampung jet-jet tempur canggih F-35 milik militer AS.
Pihak IRGC menyatakan bahwa aksi penyerangan ini merupakan balasan atas aksi militer AS sebelumnya yang menggempur sejumlah fasilitas dan wilayah Iran. Selain hanggar jet tempur F-35, beberapa titik strategis di kawasan pangkalan udara Yordania juga menjadi target gempuran rudal jarak jauh Iran.
Pemerintah Yordania mengonfirmasi adanya serangan rudal yang melintasi wilayah udaranya dan menyatakan telah berupaya mencegat sejumlah proyektil. Gempuran ini menandai berlanjutnya aksi saling balas antara Iran dan AS yang kian memperluas eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Sumber: CNN Indonesia
KUALA LUMPUR, Pemerintah Malaysia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengambil langkah tegas untuk meringankan beban biaya hidup masyarakat. Setelah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, Pemerintah Malaysia secara resmi juga menambah kuota bulanan BBM bersubsidi bagi warga yang memenuhi syarat, berlaku mulai 1 September 2026.
Kementerian Keuangan Malaysia (MOF) mengumumkan bahwa kuota dasar bulanan untuk BBM bersubsidi jenis Budi Madani RON95 (Budi95) dan Budi Diesel dinaikkan kembali menjadi 300 liter per bulan, dari yang sebelumnya dipangkas menjadi 200 liter per bulan.
Tak hanya itu, bagi pemilik kendaraan diesel seperti pikap dan jip yang terdaftar, pemerintah memberikan tambahan kuota sebesar 100 liter, sehingga total alokasi yang berhak mereka terima mencapai 400 liter per bulan.
Kebijakan pengembalian kuota subsidi ini menyusul pengumuman penurunan harga BBM non-subsidi untuk jenis RON97, RON95 non-subsidi, dan diesel sebesar 5 sen per liter untuk periode pekan 3 hingga 9 September 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan mengikuti dinamika harga minyak mentah internasional yang dinilai mulai stabil.
Sebelumnya, kuota BBM bersubsidi di Malaysia sempat dikurangi sebagai respons atas lonjakan harga minyak global akibat dinamika geopolitik dunia. Namun, lewat PIDATO Hari Nasional 2026, PM Anwar Ibrahim memastikan pemerintah akan terus menjaga perlindungan sosial dan memastikan skema Budi Madani tepat sasaran agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.
Sumber: CNN Indonesia
