Live Streaming
Page 1 of 134

Batam, Juli 2026 – HARRIS Barelang Batam menghadirkan berbagai pilihan promo liburan keluarga di Batam melalui paket day pass, staycation keluarga, kids activities, hingga program Sound Healing yang akan berlangsung pada 26 Juli 2026. Beragam aktivitas tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman liburan yang lengkap bagi keluarga, wisatawan lokal, maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam.

Sebagai salah satu resort keluarga di Batam, HARRIS Barelang Batam menawarkan dua pilihan paket rekreasi tanpa menginap. CheerPool Package tersedia mulai dari IDR 250.000 nett per orang, termasuk akses ke Kids Pool dan Lagoon Pool, promo Buy 1 Adult Free 1 Child (0–11 tahun), pilihan Pizza & Platter, akses ke kids playground, complimentary pool towel, serta Foam Party setiap akhir pekan.

Pilihan lainnya adalah Family Fun Dip & Dine Package mulai dari IDR 400.000 nett, yang sudah mencakup akses kolam renang untuk dua orang dewasa dan dua anak di bawah 12 tahun, Pizza & Platter, akses playground, pengalaman archery sebanyak 20 anak panah yang dapat digunakan bersama keluarga, serta Foam Party setiap akhir pekan. Paket ini menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang ingin menikmati liburan di Batam tanpa harus menginap.

Bagi tamu yang ingin menikmati pengalaman menginap, HARRIS Barelang Batam juga menghadirkan Playcation Fun & Feast mulai dari IDR 980.000 nett per malam. Paket staycation ini sudah termasuk satu malam menginap di HARRIS Room Garden View, sarapan untuk dua orang dewasa dan dua anak di bawah enam tahun, pilihan Pizza atau Sharing Platter di Rocksalt Beach Club, serta complimentary archery experience. Promo ini menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari hotel keluarga di Batam dengan fasilitas lengkap untuk anak dan orang tua.

Tidak hanya menghadirkan promo menginap dan day pass, HARRIS Barelang Batam juga menawarkan kids activities di Batam yang tersedia setiap hari. Beragam aktivitas edukatif dan kreatif dapat dinikmati anak-anak, seperti Art Painting, Colouring & Face Painting, Balloon Sculpting, Traditional Games, Origami, Leaf Art, Puzzle Games, Board Games, Beach Games & Sand Castle, Jump & Switch, Cup Cake Art, hingga Art Jamming. Selain aktivitas gratis, tersedia pula aktivitas premium seperti Batik Painting, Tie Dye Tote Bag, dan Mini Golf Kids Experience.

Pada setiap akhir pekan, suasana semakin meriah dengan Foam Kids Party dan Kids Aquarobic, menghadirkan pengalaman bermain air yang seru sekaligus aktif bagi anak-anak. Rangkaian aktivitas ini menjadikan HARRIS Barelang Batam sebagai salah satu destinasi family resort di Batam yang menawarkan pengalaman berbeda setiap harinya.

Sebagai pelengkap pengalaman berlibur, HARRIS Barelang Batam juga menghadirkan Sunday Reset – Sound Healing Experience bersama Fray Tan, Certified Sound Healer, yang akan diselenggarakan pada 26 Juli 2026. Program berbayar ini mengajak peserta untuk menikmati sesi relaksasi melalui terapi suara yang membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas istirahat, serta mengembalikan keseimbangan tubuh dan pikiran.

Bar van Den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam, mengatakan bahwa pihaknya terus mengembangkan berbagai pengalaman yang dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga dalam satu destinasi.

"Kami ingin HARRIS Barelang Batam dikenal bukan hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai destinasi keluarga yang menawarkan pengalaman lengkap. Mulai dari rekreasi, aktivitas anak, kuliner, hingga wellness, kami ingin setiap tamu menciptakan momen berkualitas bersama keluarga saat berkunjung ke Batam. Dengan terus menghadirkan program baru, kami berharap HARRIS Barelang Batam menjadi pilihan utama untuk liburan keluarga maupun weekend getaway di Batam."

Melalui berbagai promo, aktivitas keluarga, dan program wellness yang terus diperbarui, HARRIS Barelang Batam memperkuat posisinya sebagai salah satu hotel dan resort keluarga terbaik di Batam. Seluruh program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman liburan yang lebih berkesan bagi tamu yang datang bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat.


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi +62 815 3409 1111 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. Ikuti terus update kami di bit.ly/HARRISBARELANG dan instagram @HARRIS_barelang

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menggelar seminar bertajuk Strengthening Public-Private Partnerships to Combat Scams sebagai upaya memperkuat kerja sama dalam menghadapi maraknya penipuan digital (scam). Kegiatan ini melibatkan regulator, industri jasa keuangan, aparat penegak hukum, serta berbagai pemangku kepentingan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan perkembangan teknologi digital turut meningkatkan kompleksitas modus penipuan. Pelaku kini memanfaatkan rekening money mule, sistem pembayaran digital, hingga aset virtual untuk menjalankan aksinya sehingga diperlukan penanganan yang lebih terintegrasi.

Hingga Juni 2026, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah menerima lebih dari 608 ribu laporan penipuan, memblokir lebih dari 557 ribu rekening yang terindikasi terkait penipuan, mengamankan dana sekitar Rp674 miliar, serta berhasil mengembalikan hampir Rp200 miliar kepada para korban.

Dalam seminar tersebut, UNODC memberikan apresiasi kepada OJK atas kepemimpinannya dalam mengembangkan IASC. Para peserta juga menekankan pentingnya pertukaran informasi yang cepat, penguatan deteksi fraud, peningkatan kapasitas industri, serta kolaborasi lintas sektor dan lintas negara untuk mencegah serta menangani kejahatan keuangan digital.

OJK menegaskan bahwa penguatan kemitraan publik dan swasta menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan digital yang aman, tangguh, dan terpercaya. Melalui koordinasi IASC, regulator, industri jasa keuangan, penyedia jasa pembayaran, dan aparat penegak hukum terus mempercepat penanganan laporan penipuan, pemblokiran rekening, serta pemulihan dana korban.

OJK juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan digital. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur penawaran yang tidak wajar, menjaga kerahasiaan data pribadi seperti OTP dan kata sandi, memastikan legalitas produk keuangan melalui Kontak OJK 157, serta segera melaporkan dugaan aktivitas keuangan ilegal melalui sipasti.ojk.go.id dan iasc.ojk.go.id.

Jakarta, 3 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan penyidikan perkara dugaan tindak pidana perbankan yang terjadi di PT BPR DCN, Malang, Jawa Timur, dengan melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum di Kantor Kejaksaan Negeri Batu Malang, Kamis (2/7).

Penyelesaian penyidikan tersebut merupakan wujud komitmen OJK dalam menegakkan hukum secara tegas, konsisten, dan berkelanjutan guna menjaga integritas industri perbankan serta melindungi kepentingan masyarakat.

Dalam perkara tersebut, OJK menetapkan satu orang tersangka berinisial GK selaku Komisaris dan Pemegang Saham PT BPR DCN. Sebelumnya, Penyidik OJK telah melaksanakan pelimpahan berkas perkara Tahap I kepada Jaksa Penuntut Umum dan berkas perkara tersebut telah dinyatakan lengkap (P.21) pada 26 Juni 2026.

Proses penyidikan tersebut berlangsung setelah Penyidik OJK menghadapi sejumlah upaya perlawanan dari tersangka, antara lain tidak memenuhi panggilan pemeriksaan, melakukan percobaan melarikan diri, serta mengajukan berbagai upaya hukum, termasuk praperadilan sebanyak dua kali atas penetapan status tersangka.

Penyidikan ini merupakan tindak lanjut dari proses pengawasan OJK yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari pengawasan rutin, pemeriksaan khusus, penyelidikan, hingga penyidikan. Langkah tersebut mencerminkan komitmen OJK dalam memastikan kepatuhan pelaku usaha jasa keuangan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka diduga melakukan beberapa perbuatan yang mengandung unsur tindak pidana perbankan, yaitu:

  1. tidak melakukan pencatatan dalam pembukuan PT BPR DCN melalui mekanisme penarikan kas bon pada periode Januari 2020 sampai dengan Juni 2024 dengan nilai sekitar Rp5,8 miliar;
  2. melakukan pencatatan palsu dalam pembukuan PT BPR DCN pada Februari 2024 melalui penggadaian agunan yang berasal dari persediaan logam mulia dan perhiasan emas milik BPR senilai sekitar Rp600 juta;
  3. menyebabkan pencatatan palsu dalam pembukuan PT BPR DCN melalui pemberian 71 fasilitas kredit senilai sekitar Rp14,8 miliar tanpa sepengetahuan debitur pada periode Juli 2020 sampai dengan Juni 2024; dan
  4. tidak melakukan pencatatan atas penghimpunan dana dari 12 deposan yang terdiri atas 25 bilyet deposito dengan nilai sekitar Rp7,8 miliar pada periode Maret 2020 sampai dengan tahun 2022.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 49 ayat (1) huruf a dan/atau huruf b, Pasal 49 ayat (2) huruf b, dan/atau Pasal 50A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yang mengubah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, juncto Pasal 55 ayat (1) dan juncto Pasal 65 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Tersangka terancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp5 miliar.

Dalam penanganan tindak pidana di sektor jasa keuangan, OJK terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia. OJK akan terus memperkuat penegakan hukum secara profesional, tegas, dan berkelanjutan terhadap setiap dugaan tindak pidana di sektor jasa keuangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan, memperkuat tata kelola industri jasa keuangan, serta meningkatkan perlindungan bagi masyarakat.

Batam, 02 Juli 2026 - Kepedulian bukan sekadar kata, tetapi hadir dalam tindakan nyata. Melalui program CSR Tanjung Sauh Peduli, PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP) kembali menyalurkan 150 paket sembako kepada warga relokasi di Perumahan Relokasi Pulau Ngenang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendampingi warga relokasi yang tengah membangun kembali kehidupan mereka di lingkungan baru. Bagi PT Batamraya Sukses Perkasa, bantuan yang diberikan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga bentuk perhatian, empati, dan kehadiran nyata di tengah proses adaptasi masyarakat.

Penyaluran bantuan ini dihadiri oleh perwakilan PT Batamraya Sukses Perkasa, yaitu Eka, Berton, Yudi, Sabri, dan Napit. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat dan instansi setempat, antara lain BABINPOTMAR, Ketua RW 01, Ketua RT 01, 02, dan 03, serta tokoh masyarakat Pulau Ngenang, yang bersama-sama memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan.

Melalui penyaluran bantuan ini, PT Batamraya Sukses Perkasa ingin menyampaikan pesan bahwa warga relokasi tidak berjalan sendiri. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta membantu memenuhi kebutuhan pokok harian di lingkungan yang baru. Lebih dari itu, kami ingin terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Eka, perwakilan PT Batamraya Sukses Perkasa.

Perusahaan juga berharap, silaturahmi dan sinergi yang telah terbangun dapat terus terjaga dengan baik. Dengan kebersamaan, diharapkan akan tumbuh semangat baru, rasa saling menguatkan, serta optimisme untuk melangkah ke depan bersama. Melalui program Tanjung Sauh Peduli, PT Batamraya Sukses Perkasa berkomitmen untuk terus berkontribusi secara berkelanjutan, menghadirkan dampak positif, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat khususnya warga relokasi Pulau Ngenang.

BATAM, 3 Juli 2026 – Menghadapi dinamika ekonomi kuartal ketiga (Q3) tahun 2026 serta momentum liburan pertengahan tahun, industri perhotelan di kawasan strategis Batam Center terus meluncurkan strategi inovatif guna menangkap peluang pasar pariwisata domestik maupun mancanegara.

Salah satu pelaku utama industri, HARRIS Hotel Batam Center yang berlokasi dekat dengan pelabuhan feri internasional Batam Center, secara resmi mengumumkan peluncuran program promosi kuliner eksklusif bertajuk "Season's Fines Plates" yang dikurasi langsung dalam daftar rekomendasi terbaik juru masak (Chef’s Suggestions).

“Strategi ini sengaja dirancang untuk berlaku sepanjang periode Juli hingga Agustus 2026 sebagai respon adaptif terhadap tren pertumbuhan daya beli masyarakat di sektor food and beverage (F&B” ujar Dodi Putra selaku General Manager.

Berdasarkan analisis jurnalisme ekonomi regional, posisi Batam sebagai hub investasi dan gerbang pariwisata internasional menuntut sektor hospitality untuk terus melakukan diferensiasi produk. HARRIS Hotel Batam Center yang merupakan hotel yang sesuai untuk bisnis, solo dan keluarga menampilkan jajaran menu premium yang menggabungkan cita rasa internasional barat (Western fusion) dan sentuhan rempah lokal nusantara.

Pendekatan ini diperkirakan mampu menstimulasi kontribusi pendapatan non-kamar (non-room revenue) hotel hingga sebesar 15-20% selama periode kuartal berjalan.

Inovasi Menu dan Strategi Penetapan Harga Proporsional

Guna menyasar segmen pasar korporat, pelaku bisnis MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), serta wisatawan keluarga, manajemen HARRIS Hotel Batam Center menerapkan struktur harga yang sangat kompetitif dengan standar kualitas hotel berbintang. Menu utama (Main Course) diwakili oleh dua hidangan istimewa seharga Rp 158.000,- per porsi, yakni Milanesa Napolitana—daging renyah premium berbalut saus tomat concase segar dan keju mozarela leleh yang melimpah—serta Bachalau a Bras, sebuah hidangan adaptasi kuliner khas yang disajikan dengan kentang goreng iris tipis dan telur orak-arik bertekstur lembut. Di segmen hidangan penutup, menu Frangipane ditawarkan dengan harga Rp 128.000,-, menyuguhkan harmoni rasa kue berbasis almond dengan Chocolate Cremeux serta siraman saus vanila yang mewah.

Selain hidangan utama, hotel ini juga memperkuat portofolio produk light meals atau kudapan (snacks) pelengkap ruang pertemuan maupun santai sore. Ragam kudapan inovatif disajikan mulai dari harga Rp 88.000,- hingga Rp 128.000,-. Salah satu yang paling menarik perhatian dari sudut pandang gastronomi lokal adalah Chicken Wings dengan Kecombrang BBQ Sauce seharga Rp 108.000,-, sebuah eksperimen rasa yang mengangkat tanaman lokal kecombrang ke tingkat kuliner internasional. Ada pula Duck Spring Rolls dengan saus Hoisin seharga Rp 118.000,-, hidangan klasik Jepang Ebi Furai lengkap dengan salad, spicy mayo, dan sensasi wasabi seharga Rp 128.000,-, serta Sweet Potato Croquette yang dipadukan dengan Salad Cheese Sauce dan Honey Lemon Dip ramah kantong seharga Rp 88.000,-.

Optimalisasi Sektor Minuman dan Stimulus Diskon Anggota

Melengkapi rangkaian hidangan padat, tim barista HARRIS Hotel Batam Center turut meluncurkan tiga varian minuman penyegar (signature drinks) yang memadukan tren kesehatan herbal dan keunikan rasa kekinian. Ketiga produk tersebut adalah Milky Chamomile Cinnamon seharga Rp 78.000,-, Salted Caramel Matcha seharga Rp 80.000,-, dan Peach Fresh Cloudy seharga Rp 80.000,-. Kombinasi harga dan inovasi rasa ini diproyeksikan dapat memperpanjang waktu tinggal konsumen di area restoran maupun poolside, yang pada gilirannya berdampak positif pada perputaran omzet harian.

Sebagai instrumen penetrasi pasar yang lebih masif, manajemen juga memberikan stimulus ekonomi berupa potongan harga langsung (direct discount) sebesar 20%. Diskon ini berlaku khusus bagi para tamu yang terdaftar dalam program loyalitas Ascott Star Rewards (ASR) Member Rate. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan selama promosi Juni - Agustus 2026, melainkan juga sebagai investasi jangka panjang dalam membangun basis data pelanggan setia (customer retention) serta mendorong ekosistem digitalisasi reservasi melalui portal resmi discoverasr.com.

Bagi para penikmat kuliner, pelaku bisnis, dan wisatawan yang ingin menikmati sensasi menu Chef's Suggestions ini sepanjang periode Juni hingga Agustus 2026, reservasi tempat dan informasi lebih lanjut dapat diakses secara langsung melalui kanal komunikasi resmi hotel di nomor (0778) 749 8888 atau (0778) 749 9999. Melalui integrasi promo F&B premium dan keanggotaan ASR, HARRIS Hotel Batam Center optimis dapat mengukuhkan posisinya sebagai destinasi kuliner utama sekaligus mitra bisnis terpercaya di jantung Kota Batam.

Batam – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, pada Selasa (30/6/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan serta mendiskusikan berbagai tantangan dan kendala lapangan yang dihadapi oleh aparatur di tingkat kecamatan maupun kelurahan.

Dalam sesi diskusi, jajaran Kecamatan dan Kelurahan Batu Aji memaparkan sejumlah kendala operasional yang dihadapi sehari-hari. Dari sisi internal, keterbatasan jumlah personel akibat kekosongan jabatan serta kebutuhan peremajaan sarana prasarana seperti penambahan kursi tunggu, printer, mesin fotokopi, hingga ketersediaan stok kertas untuk pencetakan dokumen kependudukan (KK dan AK1) menjadi perhatian penting untuk menunjang kelancaran layanan.

Selain kendala fasilitas, aparatur di lapangan juga kerap menghadapi tantangan sosial dan hukum, seperti adanya tekanan dari pemohon surat keterangan yang tidak memiliki dasar regulasi yang kuat, variasi kebijakan antarwilayah yang memicu kebingungan, hingga potensi benturan dengan warga yang mengancam akan memviralkan petugas jika permohonannya tidak dapat diakomodasi.

Di samping isu administratif, dalam kesempatan tersebut juga mengemuka sejumlah aspirasi dan laporan masyarakat seputar permasalahan di wilayah Batu Aji, antara lain keluhan terkait aktivitas perjudian terbuka di kawasan depan Ruko Waheng, ancaman banjir, serta kebutuhan fasilitas pendidikan berupa SMP Negeri di wilayah Bukit Tempayan.

Menanggapi dinamika tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr. Lagat Parroha Patar Siadari, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam membenahi kualitas pelayanan publik dari hulu ke hilir.

"Kami memahami betul kesulitan yang dihadapi petugas di tingkat kecamatan dan kelurahan, terutama saat harus berhadapan langsung dengan ekspektasi tinggi masyarakat di tengah keterbatasan sarana dan belum adanya kepastian hukum untuk beberapa jenis layanan. Oleh karena itu, Ombudsman Kepri akan mendorong Pemerintah Kota Batam agar dapat memenuhi kebutuhan SDM serta sarana prasarana ini agar pelayanan publik di Batu Aji bisa semakin prima dan tidak terhambat hal teknis," ujar Lagat.

Lebih lanjut, Lagat juga memberikan atensi serius terhadap laporan masyarakat terkait isu sosial dan keamanan, seperti dugaan aktivitas perjudian yang meresahkan di wilayah tersebut.

"Mengenai informasi dugaan perjudian terbuka, kami berkomitmen penuh untuk mengawal dan menindaklanjutinya ke pihak berwenang. Pengawasan akan diperketat, terutama jika ditemukan adanya indikasi keterlibatan oknum aparat yang abai atau justru turut melanggengkan praktik tersebut. Pelayanan publik yang baik tidak bisa dipisahkan dari lingkungan wilayah yang kondusif dan tertib hukum," tegasnya.

Hadir mewakili Pemerintah Kota Batam, Kepala Bagian Organisasi dan Tatalaksana (Kabag Ortal), Tongam R. Hutagaol, menyambut baik masukan tersebut dan memberikan klarifikasi serta solusi. Pemko Batam saat ini tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwako) khusus yang mengatur standardisasi dan penerbitan Surat Keterangan yang selama ini belum memiliki payung hukum yang spesifik.

"Aturan ini sedang kami siapkan agar ada keseragaman syarat dan prosedur di seluruh kecamatan di Kota Batam. Dengan begitu, petugas di lapangan memiliki pedoman hukum yang jelas dan masyarakat mendapatkan kepastian layanan tanpa adanya perbedaan kebijakan antarwilayah," ujar Tongam.

Sementara mengenai pemenuhan fasilitas penunjang, Pemko Batam menyarankan pihak kecamatan untuk mengoptimalkan koordinasi antar-perangkat daerah, salah satunya melalui mekanisme pemanfaatan atau hibah barang layak pakai dari instansi lain sebagai solusi taktis jangka pendek.

Kegiatan pemantauan ini diakhiri dengan penyerahan banner informasi saluran pengaduan resmi dari Ombudsman RI kepada pihak Kecamatan Batu Aji.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat transparansi, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan secara resmi dan konstruif demi perbaikan pelayanan publik ke depan.

Diskominfo Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menjanjikan bonus tambahan bagi atlet Kota Batam yang berhasil meraih prestasi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Hal tersebut diharapkan menjadi motivasi agar kontingen Batam mampu mempertahankan gelar juara umum.

Komitmen itu disampaikan Li Claudia saat melepas Kontingen Kota Batam yang akan berlaga pada POPDA X Kepri di Kabupaten Karimun. Pelepasan berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/6/2026).

Di hadapan para atlet, pelatih, dan ofisial, Li Claudia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam akan memberikan perhatian dan penghargaan kepada atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.

“Juara, ibu mau tambahkan hadiahnya. Kalau bertanding lihat muka ibu, harus bawa banyak hadiah untuk Kota Batam dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Batam,” ujarnya yang disambut antusias para atlet.

Ia berharap tambahan bonus tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Saya berharap kita bisa sapu bersih juara di berbagai cabang olahraga,” tegasnya.

Li Claudia juga menyampaikan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik Kota Batam yang dipercaya membawa nama baik daerah di tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

“Hari ini kita melepas putra-putri terbaik Kota Batam untuk berlaga pada POPDA X Kepri Tahun 2026 di Kabupaten Karimun. Atas nama Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan selamat bertanding dan selamat mengemban amanah untuk membawa nama baik Kota Batam,” katanya.

Menurutnya, para atlet tidak hanya menjadi duta olahraga, tetapi juga duta karakter Kota Batam. Karena itu, ia mengingatkan seluruh atlet agar bertanding dengan penuh semangat, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Kalian adalah duta olahraga dan duta karakter Kota Batam. Bertandinglah dengan semangat, disiplin, dan sportivitas. Jangan takut menghadapi lawan, karena setiap perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membawa kebanggaan, apa pun hasilnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Kota Batam, Zulkarnain, melaporkan bahwa Batam mengirimkan 231 orang yang terdiri atas 117 atlet, 18 pelatih, 10 manajer cabang olahraga, dan 14 ofisial.

Kontingen Kota Batam akan mengikuti POPDA X Kepri yang berlangsung di Kabupaten Karimun pada 2-8 Juli 2026. Delapan cabang olahraga yang diikuti meliputi renang, bola basket, bola voli, sepak bola, tenis meja, pencak silat, sepak takraw, dan bulu tangkis.

Dengan kekuatan tersebut, Kota Batam menargetkan mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus kembali meraih gelar juara umum pada ajang olahraga pelajar terbesar di Provinsi Kepulauan Riau.

 

Jakarta, 2 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengembangan ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) melalui penguatan kerangka regulasi, tata kelola, pelindungan konsumen, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong terciptanya industri keuangan digital yang aman, berintegritas, inovatif, dan berkelanjutan.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD), yang diselenggarakan OJK bersama Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dengan tema “Memperkuat Landasan Regulasi dan Kolaborasi Ekosistem Menuju Industri IAKD yang Inovatif, Berintegritas, Aman, dan Berkelanjutan” di Jakarta, Kamis.

Friderica dalam sambutannya mengatakan, bahwa pesatnya perkembangan teknologi, mulai dari artificial intelligence hingga tokenisasi aset, membuka peluang besar bagi pengembangan sektor keuangan.

“Tentu saja di tengah pesatnya teknologi saat ini, mulai dari kecerdasan artifisial hingga tokenisasi aset, kita dihadapkan dengan berbagai tantangan untuk memastikan bahwa inovasi harus terus berkembang, tapi harus terus dan selalu menjaga integritas pasar, pelindungan konsumen dan masyarakat, serta tentu saja menjaga stabilitas sistem keuangan kita,” kata Friderica.

Perkembangan inovasi teknologi sektor keuangan ini, lanjut Friderica, juga menghadirkan tantangan baru yang memerlukan kerangka regulasi yang adaptif, tata kelola yang baik, pelindungan konsumen yang kuat, serta kolaborasi yang erat antara regulator, industri, akademisi, media, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, penyempurnaan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 menunjukkan komitmen negara untuk memastikan kerangka regulasi sektor keuangan mampu mengikuti perkembangan teknologi dan dinamika model bisnis yang terus berkembang. Penyempurnaan tersebut sekaligus memperkuat tata kelola, pelindungan konsumen, integritas pasar, serta kolaborasi seluruh ekosistem IAKD.

Friderica juga menegaskan, bahwa pengembangan keuangan digital yang aman dan berintegritas merupakan salah satu dari delapan program strategis OJK yang diarahkan untuk mendukung pendalaman pasar keuangan, memperkuat pembiayaan pembangunan nasional, pengembangan UMKM, ekonomi hijau, serta peningkatan literasi, inklusi keuangan, pelindungan konsumen, dan penegakan integritas di sektor jasa keuangan.

OJK mencatat, dalam bidang IAKD OJK, saat ini terdapat delapan Penyelenggara Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) dan 17 Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) yang terdaftar. Jumlah pengguna PAJK mencapai 18,29 juta, sementara total hit konsumen pada platform PKA mencapai 130,78 juta. Kemitraan antara penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) dengan lembaga jasa keuangan juga terus meningkat menjadi 1.346 kemitraan.

Di sektor aset keuangan digital dan aset kripto, OJK telah memberikan perizinan kepada 26 Pedagang Aset Keuangan Digital, dua Bursa Aset Keuangan Digital, dua Lembaga Kliring dan Penjaminan, serta dua Pengelola Tempat Penyimpanan. Jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto juga terus meningkat hingga mencapai 22,4 juta.

Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK Adi Budiarso, dalam kesempatan itu mengatakan untuk mengarahkan kebijakan di bidang IAKD, OJK tengah menyusun Roadmap IAKD OJK 2026–2031 sesuai momentum untuk membangun arah pengembangan industri yang visioner, adaptif, dan mampu menjawab dinamika teknologi serta kebutuhan perekonomian nasional.

“Kita berkomitmen untuk mewujudkan ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Indonesia yang berdaulat, berintegritas, adaptif, dan terjangkau untuk memperkuat daya saing nasional, menstimulus pendalaman pasar keuangan, serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” kata Adi.

Menurut Adi, roadmap tersebut disusun dengan berlandaskan empat prinsip utama, yaitu Affordability (keterjangkauan), Integrity (integritas), Agility (kelincahan), dan Sovereignty (kedaulatan), sebagai fondasi pengembangan ekosistem IAKD Indonesia ke depan.  Harapannya, kebijakan yang visioner dapat menciptakan pasar yang visioner.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati menegaskan, bahwa penyempurnaan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 memperkuat fondasi pengembangan sektor keuangan digital nasional sekaligus menjaga keseimbangan antara inovasi, stabilitas sistem keuangan, dan pelindungan masyarakat.

“Legislasi ini dimaksudkan untuk membangun arsitektur ekosistem keuangan yang tangguh. Esensinya adalah mengorkestrasi equilibrium atau titik keseimbangan antara akselerasi inovasi, daya saing industri, khususnya optimalisasi aset digital kripto, sekaligus menjaga stabilitas sistemik dan proteksi perlindungan masyarakat secara paripurna,” ucap Sari.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf Muhammad Neil El Himam, perwakilan kementerian/lembaga terkait, asosiasi industri, akademisi, praktisi, Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), dan Peserta regulatory sandbox.

 

Melalui simposium dan forum konsultasi tersebut, OJK bersama regulator, pembentuk kebijakan, pelaku industri, akademisi, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan menghimpun masukan dalam penyusunan Roadmap IAKD OJK 2026–2031, termasuk terkait pengembangan tokenisasi aset dan stablecoin, perpajakan aset keuangan digital, penguatan keamanan siber, transaksi Over-the-Counter (OTC), serta pengembangan Single Investor Identifier (SID).

***

Euforia Piala Dunia FIFA 2026 kini tengah melanda pecinta sepak bola di seluruh dunia. Seiring semakin sengitnya persaingan antarnegara menuju babak-babak penentuan, antusiasme masyarakat untuk menikmati pertandingan bersama juga semakin tinggi. Menjawab momen tersebut, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menghadirkan pengalaman nonton bareng premium di Kalaséra Cafe & Lounge, dengan tayangan resmi melalui lisensi TVRI bertema Bola Gembira. 

Berbeda dari pengalaman nonton bareng pada umumnya yang identik dengan keramaian dan keterbatasan waktu, Kalaséra menawarkan suasana lounge yang nyaman untuk menikmati setiap pertandingan tanpa harus berdesakan atau terburu-buru. Beroperasi selama 24 jam, Kalaséra memungkinkan para penggemar sepak bola mengikuti pertandingan, termasuk laga yang berlangsung hingga dini hari, sambil menikmati pilihan kuliner berkualitas dalam suasana yang lebih eksklusif dan santai. 

Tidak hanya menjadi tempat untuk menyaksikan pertandingan, Kalaséra juga menghadirkan pengalaman kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai menu dan camilan yang disajikan selama program PITCH & PLATES dikurasi langsung oleh tim kuliner Oakwood Grand Batam, termasuk pastry chef berpengalaman yang telah berkarya di berbagai hotel dan restoran di Eropa dan Timur Tengah. Hasilnya adalah pilihan menu yang tidak hanya cocok untuk dinikmati saat pertandingan berlangsung, tetapi juga menawarkan kualitas rasa yang berbeda dari pengalaman nobar pada umumnya. 

Untuk melengkapi suasana pertandingan, tamu dapat memilih berbagai paket makanan dan minuman yang dirancang khusus untuk dinikmati bersama teman maupun keluarga. Mulai dari Kick-Off Combo, Hat-Trick Platter, hingga Golden Goal Combo, setiap paket menghadirkan kombinasi camilan favorit dan minuman yang cocok menemani momen-momen penting selama pertandingan. 

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah fleksibilitas bagi para pengunjung yang ingin menikmati pertandingan hingga dini hari. Sebagai bagian dari Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, tamu yang merasa lelah setelah menyaksikan pertandingan dapat langsung melanjutkan istirahat dengan menginap tanpa perlu melakukan perjalanan pulang larut malam. 

“Banyak tempat menawarkan tayangan pertandingan, namun kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap. Mulai dari lokasi yang strategis, suasana yang nyaman, pilihan makanan berkualitas, keamanan yang terjaga, hingga kemudahan untuk beristirahat setelah pertandingan selesai. Kalaséra menjadi tempat di mana para penggemar dapat menikmati sepak bola dengan lebih nyaman bersama teman dan keluarga,” ujar Chef Hashrul selaku F&B Director Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam. 

PITCH & PLATES promotion akan menghadirkan tayangan pertandingan sepanjang turnamen di Kalaséra Cafe & Lounge. Dengan suasana yang hangat, pilihan menu yang beragam, serta berbagai promo menarik, Kalaséra siap menjadi salah satu destinasi favorit untuk menikmati kemeriahan sepak bola di Batam. 

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, silakan menghubungi Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam.Reservasi dapat dilakukan melalui +62 812-3003-0609 atau Instagram @oakwoodgrandbatam.

Batam – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut resmi melepas pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, Batam, Rabu (2/7/2026).

Ekspedisi tahun ini menempuh perjalanan laut sejauh 1.135 nautical mile dengan rute pelayaran dari Batam menuju sejumlah pulau terluar di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Tarempa, Midai, Subi Besar, Tambelan dan Singkep.

Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Bank Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan perbatasan tetap mendapatkan akses terhadap uang rupiah layak edar sebagai bagian dari penguatan sistem ekonomi nasional.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ronny Widijarto, menegaskan bahwa ekspedisi ini bukan sekadar distribusi uang tunai, tetapi merupakan amanat negara untuk memastikan kehadiran rupiah di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali. 

“Ini adalah wujud nyata sinergi Bank Indonesia dengan TNI Angkatan Laut dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Negara wajib memastikan ketersediaan uang rupiah di seluruh wilayah NKRI, termasuk daerah 3T, yaitu terdepan, terluar, dan terpencil,” kata Ronny. 

Pihaknya juga menuturkan bahwa tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan membuat distribusi uang tidak mudah dilakukan secara konvensional. Karena itu, Bank Indonesia membutuhkan dukungan penuh dari TNI AL agar layanan kas keliling dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses. 

Selama ekspedisi berlangsung pada 2 hingga 8 Juli 2026, masyarakat di pulau-pulau tujuan akan mendapatkan layanan kas keliling 3T, termasuk penukaran uang lusuh dengan uang baru layak edar serta pemenuhan kebutuhan transaksi tunai masyarakat setempat. 

Ronny menjelaskan, sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam program Ekspedisi Rupiah Berdaulat bahkan mendapat pengakuan dunia internasional. Pada 2024 lalu, kolaborasi tersebut memperoleh penghargaan internasional kategori Currency Initiative karena dinilai sukses menghadirkan layanan bank sentral di wilayah geografis ekstrem. 

Ia menambahkan, secara nasional layanan ekspedisi terus meningkat. Tahun ini jumlah wilayah pulau 3T yang dijangkau meningkat menjadi 97 pulau, dengan Kepulauan Riau menjadi salah satu wilayah prioritas karena memiliki ribuan pulau dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. 

Wakil Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IV Batam, Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara, menegaskan bahwa bagi TNI AL, rupiah bukan sekadar alat transaksi ekonomi, melainkan simbol identitas bangsa dan bagian dari kedaulatan negara. 

Dalam ekspedisi ini, TNI AL mengerahkan KRI Bedelau 643, kapal perang yang selama ini menjadi salah satu ujung tombak pengamanan wilayah kerja Armada I, termasuk kawasan perbatasan Kepulauan Riau. 

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Mewakili Gubernur Kepulauan Riau, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andri Rizal mengatakan karakteristik wilayah Kepri yang 96 persen terdiri dari lautan membuat distribusi layanan ekonomi menjadi tantangan besar.

“Kepri berada di garis depan kedaulatan NKRI. Kondisi geografis ini membawa tantangan tersendiri terutama memastikan roda perekonomian berputar merata hingga pulau-pulau terjauh,” ujarnya. 

Ia menegaskan bahwa rupiah bukan hanya alat pembayaran, melainkan simbol kedaulatan negara. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat di wilayah perbatasan mengalami kesulitan memperoleh uang layak edar atau bahkan beralih menggunakan mata uang asing akibat keterbatasan akses.

Selain layanan penukaran uang, tim ekspedisi juga akan membawa program edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah, serta menjalankan sejumlah kegiatan sosial bagi masyarakat di pulau-pulau perbatasan.

Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat sendiri telah menjadi agenda tahunan nasional dan pada 2026 menjadi pelaksanaan ke-10 dari total 19 ekspedisi yang direncanakan Bank Indonesia sepanjang tahun.

Melalui ekspedisi ini, pemerintah berharap stabilitas ekonomi di wilayah kepulauan terluar Indonesia tetap terjaga, aktivitas perdagangan masyarakat berjalan lancar, serta kedaulatan rupiah sebagai simbol negara semakin kuat hingga ke perbatasan terdepan Republik Indonesia.

BP Batam menyambut baik kunjungan pengurus Badan Perlindungan (BP) Lansia Indonesia Wilayah Batam dalam rangka memperkuat sinergi untuk mewujudkan lansia yang aktif, sehat, produktif, bahagia, dan sejahtera.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan ini didampingi oleh Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga Sthefani Barlian.

Pertemuan pada Rabu (1/7/2026) tersebut juga membahas rencana pelantikan kepengurusan BP Lansia Indonesia Wilayah Batam yang akan digelar pada 10 Juli 2026.

Rombongan yang berjumlah sembilan orang tersebut dipimpin oleh Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu (Johan).

BP Lansia Indonesia merupakan organisasi yang beranggotakan para lanjut usia, mayoritas berusia 60 tahun ke atas. Organisasi ini memiliki misi sosial untuk menyediakan ruang bagi para lansia agar tetap aktif, produktif, dan berkarya, sekaligus memberikan dukungan sosial serta moral melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan bakti sosial bagi lansia di Kota Batam.

Terlepas dari tugas dan fungsi utama BP Batam, Ariastuty menilai kepedulian terhadap para lansia merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan sejahtera.

Ariastuty menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya organisasi tersebut dan berharap BP Lansia Indonesia Wilayah Batam dapat berkembang menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup para lansia.

“BP Batam mendukung penuh kehadiran organisasi ini. Kami berharap BP Lansia dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat sehingga para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan sejahtera,” ujar Ariastuty.

Menurut Ariastuty, perhatian terhadap kesejahteraan lansia sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut dari Pemerintah Kota Batam adalah pemberian bantuan sosial berupa insentif bagi lansia sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi masyarakat lanjut usia di Kota Batam.

Ia menilai kebijakan tersebut merupakan terobosan baru yang menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada para lansia agar dapat menikmati masa tua dengan lebih nyaman, bahagia, dan sejahtera.

Lebih lanjut, Ariastuty berharap BP Lansia Indonesia Wilayah Batam dapat bersinergi dengan BP Batam dalam mendukung berbagai program pemberdayaan lansia.

Selain itu, organisasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi mitra dalam memberikan masukan serta melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program insentif lansia agar tepat sasaran, efektif, dan merata.

Ke depan, BP Batam juga membuka peluang kolaborasi dengan melibatkan BP Lansia dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti senam sehat lansia, pembentukan reporter lansia, maupun program duta bagi lansia.

Sementara itu, Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu (Johan), menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan BP Batam.

Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan berbagai program positif dan inspiratif yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan serta kualitas hidup para lansia di Kota Batam.

“Sesuai slogan kami, lansia harus sehat, cerdas, berguna dan bahagia. Terima kasih Ibu Tuty dan BP Batam. Dengan dukungan ini akan menjadi kolaborasi nyata bersama untuk lansia di Kota Batam ke depan.” Pungkas Johan.

Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026, sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penyediaan uang Rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Atas dukungan bersama, Bank Indonesia berhasil meraih penghargaan currency initiative pada ajang 11th Annual Central Banking Award 2024 di London, Inggris.

Penghargaan ini diberikan khusus untuk program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB), yang menyoroti kerja sama baik antara BI dan TNI AL dalam mendistribusikan uang Rupiah ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil) di seluruh pelosok Indonesia. Di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) , pelaksanaan ERB merupakan yang ke-10 di tahun 2026 dan akan berlangsung sejak tanggal 2 Juli hingga 8 Juli 2026.

Ekspedisi ini merupakan ERB ke-12 di Provinsi Kepri. Dengan menggunakan KRI Beladau-643, tim ERB Kepri akan membawa Rp14 M Uang Layak Edar untuk kegiatan kas keliling di 5 (lima) wilayah Kepri yang termasuk dalam kawasan 3T, yaitu Pulau Tarempa, Pulau Midai, Pulau Subi Besar, Pulau Tambelan, dan Pulau Singkep.  Keberangkatan tim ERB Kepri 2026 dari Pelabuhan Bintang 99 Persada, Kota Batam secara resmi ditandai dengan seremonial pelepasan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto P. bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau , Andri Rizal , S.E., M.M., dan Wakil Komandan Kodaeral IV Batam, Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han , serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.

Pemilihan Batam sebagai lokasi pelaksanaan ERB ke-10 dilatarbelakangi oleh kekuatan simbolik dan strategis. Kepri juga memiliki keterkaitan erat dengan Rupiah karena di tahun 1963-1964 memiliki mata uang khusus yang dikenal dengan Kepulauan Riau Rupiah (KRRp). Di samping itu, secara geografis Kepri berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk dapat menjaga eksistensi dan kedaulatan Rupiah di daerah 3T.  ERB tahun 2026 merupakan program rutin dari Bank Indonesia sesuai amanat UU No.7 tahun 2011 tentang Mata Uang untuk melakukan pengelolaan uang Rupiah.

Dalam pengelolaan uang Rupiah yang di dalamnya termasuk pengedaran uang, Bank Indonesia memiliki misi untuk menyediakan uang Rupiah di seluruh wilayah NKRI dalam jumlah yang cukup, dengan jenis pecahan yang sesuai kebutuhan masyarakat serta dalam kondisi berkualitas dan layak edar. Pelaksanaan amanat UU dan misi tersebut bukanlah tugas yang mudah mengingat kondisi geografis NKRI sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Untuk menjangkau pulau pulau di wilayah 3T, BI bekerja sama dengan TNI AL yang memiliki armada dan kegiatan operasi memadai sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Sinergi strategis antara BI dan TNI AL tersebut telah terjalin sejak tahun 2012 dan hingga tahun 202 5 kali kegiatan kas keliling 3T di 766 pulau. Pada tahun 202 6 telah dilaksanakan 150 ini, kegiatan kas keliling 3T akan diselenggarakan di 1 9 p rovinsi dengan cakupan target sebanyak 9 Di samping kegiatan kas keliling, rangkaian kegiatan ERB kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah pemahaman mengenai ciri7 pulau.   Kepri 2026 juga turut mencakup kepada masyarakat untuk memberikan ciri keaslian Uang Rupiah dan bagaimana cara merawatnya.

Bersinergi dengan TNI AL, turut diberikan edukasi bela negara sebagai upaya menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, s ebagai wujud dedikasi Bank Indonesia untuk negeri bantuan sembako oleh Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Kepri tersebut. Ke depan, juga dilakukan penyaluran kepada masyarakat di pulau 3T Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan dengan berbagai pihak guna mewujudkan clean money policy memastikan , yakni kebijakan untuk ketersediaan Rupiah layak edar di masyarakat dengan menarik kembali layak edar , termasuk di wilayah 3T uang tidak .

"Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju, dari kota hingga ke pelosok negeri,"tutup Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Rony Widijarto P. .

Page 1 of 134

Instagram

Tentang Kami