BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat kerja sama pengamanan dan penegakan hukum di wilayah kerja BP Batam. Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Balairung Sari BP Batam, Jumat (21/8/2026) pagi.
Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kerja sama dengan Polri menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, kondusivitas wilayah, sekaligus mendukung kepastian investasi di Batam.
Menurut Amsakar, posisi geografis Batam yang strategis dan perkembangan iklim investasi yang semakin baik membutuhkan dukungan keamanan yang kuat.
"Substansinya pertama adalah peningkatan kualitas keamanan di seluruh kegiatan di Batam. Kedua, menjaga kondusivitas wilayah," kata Amsakar.
Ia menjelaskan, MoU tersebut juga merupakan perpanjangan dari nota kesepahaman yang sebelumnya telah dijalin antara BP Batam dan Polri.
Penguatan kerja sama menjadi semakin penting seiring dengan bertambahnya wilayah kerja dan kewenangan BP Batam.
Amsakar menyebut wilayah kerja BP Batam yang sebelumnya mencakup delapan pulau kini berkembang menjadi 22 pulau. Selain itu, sejumlah kewenangan perizinan yang sebelumnya ditangani bersama oleh BP Batam, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah kini menjadi kewenangan BP Batam.
Amsakar menekankan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal. Implementasi di lapangan menjadi ukuran utama keberhasilan MoU.
Ia berharap kemitraan BP Batam dan Polri dapat memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun aktivitas ekonomi.
Selain pengamanan, nota kesepahaman tersebut juga mencakup pertukaran data antara BP Batam dan Mabes Polri untuk hal-hal yang dinilai penting sesuai dengan ruang lingkup kerja sama.
Sementara itu, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Polri), Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran, mengatakan Polri bersama BP Batam berkomitmen memperkuat pengamanan dan penegakan hukum di wilayah kerja BP Batam.
Fadil menegaskan, keamanan tidak semata-mata dimaknai sebagai upaya mencegah gangguan, tetapi juga harus mampu menghadirkan kepastian bagi masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.
"Keamanan harus memberikan kepastian. Kepastian bagi masyarakat untuk beraktivitas, bagi dunia usaha untuk berinvestasi, dan pemerintah untuk terus melanjutkan pembangunan," kata Fadil.
Menurut dia, ruang lingkup kerja sama tidak terbatas pada penempatan personel kepolisian. BP Batam dan Polri juga akan memperkuat pertukaran data dan informasi, pencegahan konflik sosial, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta koordinasi dalam merespons berbagai potensi gangguan.
Fadil menegaskan Polri ingin memastikan MoU tersebut memberikan dampak nyata terhadap kondisi keamanan dan kegiatan ekonomi di Batam.
"MoU ini jangan berhenti menjadi dokumen. Ukuran keberhasilannya adalah apa yang berubah di lapangan setelah kita menandatangani MoU ini," ujarnya.
Ia menambahkan, Polri ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan.
Dengan kondisi Batam yang merupakan kawasan strategis sekaligus salah satu pusat industri dan investasi di Indonesia, stabilitas keamanan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelaku usaha.
"Polri ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai mitra pembangunan. Kita ingin Batam tetap aman, investasi berjalan, ekonomi tumbuh, dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat," kata Fadil.
Penguatan sinergi BP Batam dan Polri ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang semakin aman dan kondusif sehingga aktivitas investasi, perdagangan, industri, serta pembangunan di Batam dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menghadiri The Inauguration of Batam Aero Engine di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic, Rabu (19/8/2026).
Kehadiran Batam Aero Engine (BAE) menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri penerbangan nasional, khususnya pengembangan industri Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) mesin pesawat di Batam.
Peresmian BAE ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti peresmian oleh Co-founder Lion Group/Wakil Ketua MPR RI, Rusdi Kirana, yang disaksikan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad; President Director Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi; serta Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Sokhib Al Rokhman.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian Perumahan Batam Aero Technic yang ditandai melalui penyerahan kunci secara simbolis kepada karyawan.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi pengembangan Batam Aero Engine yang dinilainya memiliki arti penting bagi industri penerbangan nasional sekaligus perkembangan investasi dan perekonomian Batam.
Menurutnya, investasi tersebut akan memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta penyerapan tenaga kerja di Batam.
“Investasi Batam Aero Engine merupakan investasi yang sangat produktif dan kami yakin akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Sebagai pemerintah, kami akan mendukung agenda pengembangannya agar terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi Batam serta Indonesia,” ujar Amsakar.
Amsakar juga mengapresiasi komitmen perusahaan dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja melalui penyediaan hunian bagi karyawan Batam Aero Technic.
Menurutnya, pertumbuhan investasi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan pekerja. Terlebih, industri aviasi membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan dan kompetensi khusus.
“Jika membutuhkan tenaga terampil dari luar daerah, kebutuhan karyawannya juga harus dipersiapkan. Apa yang dilakukan hari ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Batam,” tambahnya.
Amsakar menegaskan, BP Batam akan terus mendukung rencana pengembangan Batam Aero Engine, termasuk kebutuhan pengembangan kawasan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, kebutuhan lahan di Batam saat ini diproses melalui Land Management System (LMS) untuk memastikan proses pengalokasian berjalan transparan dan sesuai standar pemerintah.
“Kami akan mendukung apa yang telah direncanakan. Kami yakin investasi yang dilakukan ini merupakan investasi yang produktif,” tegasnya.
Sementara itu, President Director Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, pengembangan Batam Aero Engine menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan Indonesia dalam melakukan perawatan mesin pesawat di dalam negeri.
Dengan dukungan teknologi, fasilitas, dan sumber daya manusia terampil, Batam Aero Engine diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan industri penerbangan nasional, tetapi juga melayani pasar regional.
Ia mengatakan, fasilitas di Batam berpeluang melayani kebutuhan perawatan mesin pesawat dari sejumlah negara di kawasan seiring dengan pemenuhan sertifikasi yang diperlukan.
“Kami berharap fasilitas ini dapat melayani kebutuhan dalam negeri maupun negara-negara sahabat dan semakin memperkuat industri penerbangan Indonesia,” ujar Putut.
Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Sokhib Al Rokhman, yang mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, turut mengapresiasi pengembangan Batam Aero Engine.
Menurut Sokhib, keandalan armada penerbangan nasional sangat bergantung pada kesiapan dan kemandirian ekosistem Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).
Kehadiran Batam Aero Engine pun menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan perawatan mesin pesawat di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap layanan MRO di luar negeri.
“Kita ingin memperkuat kemandirian aviasi dengan mewujudkan Batam Aero Engine sebagai hub MRO yang efisien, responsif, dan kompetitif di pasar Asia,” ujarnya.
Ia berharap, pengembangan Batam Aero Engine turut memperkuat rantai pasok industri penerbangan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Turut mendampingi Amsakar dalam kegiatan tersebut, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano. Hadir pula jajaran Lion Group, Batam Aero Engine, Batam Aero Technic, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Pengembangan Batam Aero Engine di KEK Batam Aero Technic diharapkan semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat industri aviasi nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dalam rantai industri penerbangan regional dan global.
Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026
Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). BP Batam meraih Peringkat 1 Pengelolaan JDIH Tingkat Nasional Tahun 2026 dengan nilai sempurna 100 dan memperoleh Predikat AA (Istimewa) untuk kategori Lembaga Pemerintah Non Struktural.
Penilaian JDIH BP Batam oleh Kementerian Hukum dilakukan melalui sistem E-Report kinerja JDIHN berdasarkan empat variabel Utama. Diantaranya pengelolaan dokumen dan informasi hukum; aksesibilitas informasi hukum; integrasi dan sinkronisasi dokumen hukum serta pengembangan layanan JDIH.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama para Pengelola JDIH BP Batam dan unit organisasi BP Batam dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, tertib, dan memberikan kepastian hukum,” ujar Amsakar, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, predikat tersebut menjadi motivasi bagi BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi hukum, khususnya dalam memberikan akses informasi yang dibutuhkan masyarakat dan dunia usaha.
“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan keterbukaan informasi hukum sehingga keberadaan JDIH BP Batam dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha,” kata Amsakar.
Penguatan tata kelola hukum tersebut juga sejalan dengan upaya BP Batam dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif. Reformasi regulasi, peningkatan kualitas pelayanan, serta keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa raihan terbaik nasional dengan nilai 100 dan Predikat AA (Istimewa) merupakan capaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga konsistensi dalam pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum BP Batam.
“Kami memastikan bahwa kinerja JDIH BP Batam akan terus meningkat dan berkembang tidak hanya pada pencapaian penghargaan nasional ini saja, namun juga melalui pelayanan dokumentasi dan informasi hukum yang lebih transparan dan berkualitas,” ujar Li Claudia.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi momentum bagi Biro Hukum selaku Pusat JDIH BP Batam untuk terus memastikan pelayanan dokumentasi dan informasi hukum tersedia secara optimal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, pemangku kepentingan, investor, serta pelaku usaha di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Dengan raihan tersebut, BP Batam tidak hanya mempertahankan kualitas pengelolaan dokumentasi hukum, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan tata kelola kelembagaan yang profesional, terbuka, dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak.
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan bertajuk “Semarak Kemerdekaan” tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan di Kota Batam.
Resepsi kenegaraan dijadwalkan berlangsung di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (21/8/2026) malam, mulai pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini terbuka sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk menikmati suasana perayaan kemerdekaan.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
Amsakar berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Perayaan HUT RI, kata dia, sekaligus menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan serta menumbuhkan semangat bersama dalam membangun Batam.
“Semarak kemerdekaan hendaknya menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan. Kita mengenang jasa para pahlawan sekaligus melanjutkan perjuangan dengan memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa,” ujar Amsakar, Rabu (19/8/2026).
Resepsi kenegaraan tersebut akan semakin semarak dengan penampilan Carly Setia Band. Kehadiran grup musik tersebut diharapkan menambah kemeriahan suasana sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat yang hadir.
Amsakar juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk memaknai kembali arti kemerdekaan. Semangat perjuangan para pendahulu diharapkan dapat diteruskan melalui kerja nyata, persatuan, serta kontribusi sesuai peran masing-masing.
“Dengan semangat kemerdekaan, mari kita jaga persatuan, perkuat gotong royong, dan bersama-sama membangun Batam agar semakin maju,” katanya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Batam sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara, pawai obor, hingga sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mengandung pesan kebangsaan dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (18/8/2026). Wali Kota Batam Amsakar Achmad bertindak sebagai pembina upacara.
Peringatan tersebut berlangsung semarak dengan parade kreativitas dan pertunjukan seni yang ditampilkan anggota Gerakan Pramuka Kota Batam. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta pengurus Majelis Pembimbing dan Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting se-Kota Batam.
Dalam upacara tersebut, Amsakar membacakan amanat tertulis Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. Dengan tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, amanat tersebut menekankan peran strategis Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia.
“Swasembada pangan bukan sekadar persoalan tanam-menanam, melainkan pendidikan karakter, keterampilan, teknologi, dan kewirausahaan. Melalui Gerakan Pramuka, kita membentuk budaya produktif dan kepedulian lingkungan sejak usia muda, dari pola learning by doing menjadi learning, creating, and solving,” kata Amsakar saat membacakan amanat tersebut.
Amanat Kwarnas juga menyoroti pentingnya penguatan nilai Tri Satya dan Dasa Darma di tengah berbagai tantangan global. Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), perubahan iklim, penyebaran hoaks, hingga perundungan menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan kemampuan dan karakter yang kuat.
Melalui Gerakan Pramuka, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga tumbuh sebagai sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman menuju Indonesia Emas 2045.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang konsisten mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Kota Batam.
“Kreativitas yang ditunjukkan anak-anak kita hari ini membuktikan bahwa Pramuka Batam siap menjadi pionir pembangunan yang berkarakter, terampil, dan menguasai teknologi,” ujarnya.
Usai upacara, anggota Pramuka berkesempatan berfoto bersama Amsakar dan Li Claudia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus mendorong generasi muda Batam untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan.
Oakwood Grand Batam Hadirkan Merdeka Market 2026: Pop-Up Market Bertabur Budaya, UMKM, dan Hadiah
Dalam semangat memperingati HUT RI ke-81, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menghadirkan Merdeka Market 2026, sebuah pop-up market bergaya komunitas yang berlangsung pada 15 dan 16 Agustus 2026 lalu di Oakbistro Foyer & Swimming Pool Area. Lebih dari sekadar bazzar, acara ini menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha lokal dalam perayaan budaya Indonesia.
Merdeka Market: Perayaan Budaya dan Kreativitas
Merdeka Market dirancang untuk menghadirkan pengalaman ramah keluarga dengan nuansa penuh kreativitas. Anak-anak dapat menikmati playground gratis dan bisa ikut serta dalam Mini Tumpeng Chef Competition yang dipandu chef profesional. Kreativitas generasi muda juga mendapat panggung melalui Content Creator Hunt, yang mengajak peserta membuat konten promosi dan berbagi cerita tentang pengalaman mereka.
UMKM kreatif turut hadir lewat Crochet Class dan Eco Print Pounding Class, membuka ruang belajar interaktif bagi pengunjung yang ingin mencoba keterampilan baru. Suasana semakin hidup dengan rangkaian games, quiz, dan giveaway yang membagikan banyak hadiah menarik, mulai dari voucher kamar, paket F&B, hingga souvenir eksklusif. Tidak ketinggalan, talkshow inspiratif bersama Chef Hashrul, serta live music yang mengiringi sepanjang acara, menambah semarak perayaan. Tradisi khas kemerdekaan juga dihadirkan melalui lomba Agustusan seperti makan kerupuk dan balon duduk, yang membawa nostalgia masa kecil. Sebagai bentuk apresiasi, Oakwood memberikan penghargaan Best Tenant Award bagi UMKM terbaik yang dinilai dari kreativitas, interaksi, dan kualitas produk.
Tenant Merdeka Market 2026
- Pipi Susu (Tempura Donut)
- Arem Oma (Indonesian Rice Roll)
- Vinie Rai Craft Tas Batam (Handmade Tote Bags dengan Custom Bag Charms)
- Gramedia Store (Books, Toys & Collectibles)
- Azzuri Snack (Assorted Indonesian Traditional Snack)
- Batik Tenun Arios (Premium Batik Fashion Collections)
- Uncle Ray (Teh Tarik, Soy Milk, Traditional Snacks)
- D’Casto Ecoprint (Fashion Crafted with Ecoprint Fabrics)
- Alrafi (Contemporary Ethnic Fashion)
- Iluh Craft (Premium Hand-Knitted Collections)
- Knitting Project (On the Spot Crochet Class)
- Chicken Crunchy Rolls (Crunchy Chicken Roll dengan Sauces & Fillings)
- Bakwan Melayu (Vegetable Fritters dengan Anchovy & Shrimp)
- Pempek Boenda (Savory Fish Cake dengan Spicy Sauce)
- Marani Artwork (Live Sketch Artist – non booth tenant)
Tenant-tenant ini bukan hanya menjual produk, tetapi membawa cerita tentang perjuangan, kreativitas, dan cinta terhadap budaya Indonesia. Setiap booth adalah cerminan semangat UMKM & local brand yang terus berinovasi dan berusaha memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.
Dukungan Nyata untuk UMKM
Dengan biaya booth terjangkau, Merdeka Market membuka kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk tampil dan berinteraksi langsung dengan pengunjung dengan market internasional & lokal. Melalui inisiatif Ascott Cares, keuntungan penjualan merchandise juga disalurkan untuk kegiatan amal, sehingga acara ini tidak hanya menghibur tetapi juga membawa dampak sosial positif.
Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang: Petugas Hormati Aspirasi dan Jaga Privasi Warga
Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan kegiatan yang berlangsung di kawasan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang pada Kamis (13/8/2026), merupakan bagian dari pengamanan dan pengawalan proses pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.
Kehadiran personel di lokasi dalam rangka menjaga keamanan kawasan, memastikan aktivitas pembangunan berjalan tertib, serta mencegah terjadinya gesekan antara petugas dan masyarakat.
BP Batam menegaskan kegiatan tersebut bukan merupakan penggusuran sebagaimana narasi yang berkembang dan disampaikan oleh sejumlah pihak.
Personel yang bertugas di lokasi melakukan pengamanan dan pengawalan, dengan mengedepankan sikap persuasif, pengendalian diri, serta tidak melakukan tindakan provokatif.
Sekolah Terintegrasi Merah Putih tersebut dibangun di atas lahan Hak Pengelolaan (HPL) BP Batam seluas 18,5 hektare. Sebelum diterbitkannya HPL atas lahan tersebut, BP Batam telah melaksanakan proses penanganan terhadap empat pihak yang menyampaikan klaim atas lahan dimaksud, sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Dari empat klaim tersebut, dua di antaranya telah ditindaklanjuti, sementara dua pihak lainnya hingga saat ini belum menyampaikan dokumen pendukung yang diperlukan untuk proses verifikasi.
Dalam proses penanganannya, BP Batam telah membuka ruang komunikasi dan dialog dengan pihak-pihak yang bersangkutan. Sejumlah pertemuan dan tatap muka telah dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memperoleh informasi dan dokumen yang diperlukan, sekaligus memastikan setiap klaim dapat ditangani secara objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, hingga saat ini proses verifikasi terhadap dua klaim tersebut belum dapat dilanjutkan karena dokumen pendukung yang diperlukan belum disampaikan kepada BP Batam.
BP Batam tetap menghormati hak setiap pihak untuk memperoleh kepastian dan menyelesaikan persoalan sesuai dengan mekanisme yang tersedia. Apabila diperlukan, pihak yang bersangkutan juga dapat menempuh upaya hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan demikian, BP Batam memastikan setiap klaim yang disampaikan tetap mendapatkan ruang untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan kehadiran personel pengamanan di lokasi merupakan bagian dari dukungan BP Batam terhadap pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang.
“Petugas difokuskan untuk menjaga keamanan kawasan pembangunan sehingga proses pekerjaan dapat berjalan dengan tertib.” jelasnya, Selasa (18/8/2026).
Ia menegaskan, sejak awal seluruh personel telah diarahkan hanya untuk melakukan pengawalan dan pengamanan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.
Dalam perkembangan pada Kamis (13/8/2026), situasi di lokasi sempat diwarnai tindakan dari dua peserta aksi yang berupaya membuka pakaian. Kondisi tersebut segera direspons secara persuasif oleh personel pengamanan perempuan dengan memberikan kain penutup.
Ariastuty menjelaskan, tindakan itu dilakukan untuk menjaga privasi dan martabat perempuan tersebut, sekaligus mencegah bagian tubuhnya terekspos di ruang publik maupun terekam kamera.
“Kami memang telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya situasi itu dengan menyiapkan kain jarit untuk digunakan sebagai penutup. Kain tersebut kemudian digunakan untuk menutupi tubuh peserta aksi,” jelasnya.
Ia menekankan, tindakan petugas tersebut bukan untuk menghadapi ataupun membatasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Sebaliknya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi, martabat, dan kehormatan peserta aksi.
“Langkah tersebut dilakukan semata-mata sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi, martabat, dan kehormatan peserta aksi, serta untuk mencegah kondisi tersebut semakin terbuka atau terdokumentasikan secara visual,” terang Ariastuty.
Situasi tersebut sempat dipersepsikan sebagai aksi saling dorong. Namun, BP Batam menjelaskan bahwa tindakan petugas pada saat itu diarahkan untuk mencegah tubuh peserta aksi semakin terbuka sekaligus menjaga agar situasi tidak berkembang menjadi ketegangan yang lebih besar.
“Sikap tersebut juga merupakan bagian dari arahan pimpinan yang mengedepankan pengendalian diri dan pendekatan persuasif,” tuturnya.
Ariastuty menambahkan, perbedaan pandangan yang muncul di lapangan tidak mengubah pendekatan BP Batam dalam menjalankan tugas. Personel tetap diminta menahan diri, menjaga keamanan kawasan, serta memastikan proses pengawalan pembangunan berlangsung secara tertib.
“Yang dilakukan petugas pada 13 Agustus 2026 adalah pengamanan dan pengawalan kegiatan pembangunan. Kami memastikan seluruh personel bekerja sesuai tugasnya dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.
BP Batam juga memastikan penanganan terhadap klaim masyarakat dilakukan melalui mekanisme yang tersedia.
Di sisi lain, BP Batam terus membuka ruang komunikasi dan dialog dengan dua warga bersangkutan. Setiap proses penyiapan lahan dilakukan dengan mengedepankan ketentuan hukum, verifikasi dokumen, serta penyelesaian secara terukur.
Dengan tetap memastikan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan Rempang-Galang.
Rayakan Semangat Kemerdekaan Bersama Cita Rasa Nusantara, 1.1° Dining & Lounge Hadirkan Promo "Discover Our August"
Batam, Agustus 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, MaxOne Batam melalui 1.1° Dining & Lounge mempersembahkan promo kuliner spesial bertajuk "Discover Our August". Mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara, promo ini menghadirkan pilihan menu khas Indonesia yang dapat dinikmati dengan diskon makan siang sebesar 17% selama periode promosi.
Promo ini menjadi bagian dari perayaan bulan kemerdekaan sekaligus mengajak masyarakat Batam dan wisatawan untuk menikmati hidangan lokal dalam suasana restoran yang nyaman dan modern. Beberapa menu spesial yang ditawarkan dalam promo ini antara lain Bebek Goreng Sambal Hitam, Iga Bakar, dan Tumis Cumi Jagung Muda. Seluruh hidangan diolah menggunakan bahan-bahan berkualitas dengan cita rasa autentik khas Indonesia yang menjadi favorit para pecinta kuliner.
Sebagai penawaran khusus, tamu dapat menikmati diskon 17% untuk menu pilihan yang berlaku khusus saat jam makan siang (Lunch Time) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. "Melalui promo 'Discover Our August', kami ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya lezat, tetapi juga menjadi bagian dari semangat perayaan kemerdekaan Indonesia.
Kami berharap para tamu dapat menikmati hidangan khas Nusantara dengan penawaran spesial selama bulan Agustus," ujar General Manager MaxOne Batam. Selain menyajikan beragam hidangan Indonesia dan internasional, 1.1° Dining & Lounge juga menjadi pilihan tepat untuk makan siang bersama keluarga, kolega, maupun rekan bisnis dengan suasana yang hangat dan pelayanan yang ramah. Promo "Discover Our August" tersedia selama bulan Agustus 2026 dan berlaku untuk menu pilihan pada jam makan siang.
BP Batam Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini melalui Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026
Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 di Gelora Citra Mas, Batam.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemain sepak bola usia dini untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding melalui kompetisi yang diikuti peserta dari dalam maupun luar negeri.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, dalam sambutannya pada penutupan kegiatan, Minggu (16/8/2026), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, penyelenggara, wasit, peserta, dan terutama para orang tua yang hadir memberikan dukungan. Yang lebih penting, kita tidak berhenti di sini. Kita akan terus melakukan pembinaan setelah Grassroot Football Festival dengan bekerja sama melalui jaringan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Fary.
Menurut Fary, keberlanjutan pembinaan menjadi bagian penting dalam mengembangkan kemampuan para pemain muda. Ia pun memberikan semangat kepada seluruh peserta untuk terus berlatih, termasuk bagi mereka yang belum berhasil meraih gelar juara pada tahun ini.
“Selamat kepada yang juara. Bagi yang belum juara, teruslah berlatih karena tahun depan kita akan melaksanakan Batam Prime kembali dengan skala yang lebih besar dan peserta yang lebih banyak,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dari kategori U10 dan U12.
Pada kategori U10, Juara 1 diraih Garudayaksa, Juara 2 TNFA, Juara 3 BSKX FC (Malaysia), dan Juara 4 Bina Pratama.
Sementara pada kategori U12, Juara 1 diraih Tiger Nanda, Juara 2 FEB FC, Juara 3 Diklat Isa (Imran FC), dan Juara 4 Kemuning Lion.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syahrizal; Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam, Irfan Syakir Widyasa; Ketua Panitia, Yudi Chandra; Wakil Ketua Panitia, Boy Andriansyah; serta Manajer Batam Prime Football Club, Chandra.
Melalui penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, pembinaan sepak bola usia dini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan ruang bagi para pemain muda untuk mengembangkan potensi serta pengalaman bertanding.
Fary berharap penyelenggaraan tahun berikutnya dapat berlangsung dengan skala yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak peserta, sejalan dengan komitmen untuk melanjutkan pembinaan melalui jejaring nasional maupun internasional.
Merah Putih Berkibar di Dataran Engku Putri, Amsakar Tegaskan Semangat Perjuangan untuk Batam
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam sukses menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (17/8/2026) pagi.
Upacara berlangsung khidmat dan meriah. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batam berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati kawasan Dataran Engku Putri.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Usai upacara, Amsakar mengatakan, peringatan HUT ke-81 RI tidak sekadar menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui kerja nyata untuk memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan Batam.
“Kemerdekaan ini adalah buah perjuangan para pahlawan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja keras, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat untuk membawa Batam ke arah yang jauh lebih baik,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam mewujudkan Batam sebagai daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan Batam terus bergerak dan manfaatnya dirasakan bersama,” katanya.
Sementara itu, prosesi pengibaran Merah Putih berlangsung lancar hingga seluruh rangkaian upacara selesai. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang hadir sejak pagi untuk menyaksikan langsung peringatan HUT ke-81 RI di pusat pemerintahan Kota Batam tersebut.
Peringatan kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan penampilan seni dan budaya serta foto bersama jajaran pimpinan daerah, tamu undangan, Wali Kota Batam, dan Wakil Wali Kota Batam.
Pengibaran Merah Putih di Dataran Engku Putri menjadi salah satu momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan gotong royong dalam melanjutkan pembangunan Kota Batam.
BP Batam Hormati Hak Warga, Buka Ruang Dialog dan Verifikasi dalam Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih
Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan bahwa penyiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih dilakukan secara humanis dan mengedepankan dialog bersama masyarakat.
Lahan yang disiapkan memiliki luas 18,5 hektare dan berada di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam. Status tersebut menjadi dasar agar setiap tahapan pembangunan sekolah dilaksanakan sesuai koridor hukum dan peraturan perundang-undangan.
“Setiap pembangunan perlu dilakukan melalui komunikasi terbuka yang baik. Sejak awal, BP Batam memilih mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif guna mendengar langsung aspirasi masyarakat sekitar kawasan Sekolah Terintegrasi Merah Putih,” tegas Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Minggu (16/8/2026).
Ia mengungkapkan bahwa tim BP Batam telah beberapa kali secara kontinyu melakukan pertemuan dan berdialog secara langsung dengan warga setempat. Salah satunya saat pertemuan dengan Wakil Kepala BP Batam pada tanggal 21 Juli 2026 lalu di Kantor Pemerintah Kota Batam.
Dalam proses pendataan, terdapat 4 (empat) warga yang menyampaikan klaim atas sebagian area yang masuk dalam rencana pembangunan. Terhadap keempat warga tersebut, lanjut Ariastuty, BP Batam telah menginformasikan sejak awal apabila terdapat keberatan, warga dapat memperlihatkan dokumen atau legalitas tanahnya untuk dilakukan verifikasi.
“BP Batam menghormati setiap penyampaian warga tersebut dan memberikan ruang untuk menunjukkan dokumen yang menjadi dasar penguasaan atau kepemilikan atas lahan dimaksud. Penyiapan lahan ini dilakukan dengan memperhatikan status lahan dan ketentuan yang berlaku, serta tetap mengedepankan komunikasi dengan masyarakat,” sambungnya.
Hingga saat ini, 2 (dua) warga telah menyerahkan dokumen untuk dilakukan proses verifikasi sesuai prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, BP Batam tetap membuka ruang komunikasi bagi 2 (dua) warga lain yang belum menyerahkan untuk dapat menyampaikan dokumen atau bukti persuratan yang menjadi dasar penguasaan maupun kepemilikan atas lahan dimaksud agar dapat dilakukan verifikasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya hak yang diakui sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, penyelesaiannya pun akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
“BP Batam berkomitmen menghormati setiap hak masyarakat. Seluruh proses penyiapan lahan kami pastikan berjalan adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” ujar Tuty, panggilan akrabnya.
Terkait informasi yang beredar di media sosial beberapa hari lalu, Tuty menegaskan bahwa personel Ditpam BP Batam bertugas untuk melakukan pengamanan pada area HPL yang menjadi lokasi pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.
Ia mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi secara utuh dan melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar sebelum menarik kesimpulan.
“Terkait informasi mengenai pematokan, kami memastikan bahwa keberadaan personel Ditpam di lokasi merupakan bagian dari pelaksanaan pengamanan area HPL sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki,” jelas Tuty.
Sekolah Terintegrasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Batam. Oleh sebab itu, seluruh proses kesiapan lahan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan komunikasi, kepastian hukum, dan menghormati hak masyarakat.
BP Batam juga terus membuka ruang dialog dengan masyarakat selama proses penyiapan lahan berlangsung. Seluruh tahapannya pun dilaksanakan secara transparan, mengedepankan musyawarah, serta berpedoman pada prosedur hukum agar pembangunan sekolah ini dapat memberikan manfaat bagi generasi muda di masa mendatang.
“Selain dilengkapi sarana dan prasarana yang baik, sekolah ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak di Rempang-Galang sesuai dengan ketentuan program. Harapan kami adalah bagaimana anak-anak tersebut mendapat jaminan pendidikan yang layak untuk bekal menghadapi era yang semakin maju,” tutup Tuty.
Semarak HUT RI ke-81: Wyndham Panbil Batam & Panbil Residence Rayakan Kebinekaan dan Semangat Pelayanan Profesional
Batam, 17 Agustus 2026. Segenap Manajemen beserta seluruh Staff Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence menggelar Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026 berlokasi di halaman parkir hotel Wyndham. Diikuti oleh seluruh karyawan, upacara yang digelar mulai pukul 07.00 - 08.00 WIB ini berlangsung khidmat.
Bertemakan Bhineka Tunggal Ika, seluruh petugas dan peserta upacara tampil memukai dalam baluta pakaian adat dari Sabang sampai Merauke dan berbagai macam baju pahlawan. Dinilai sangat kreatif dan totalitas, Upacara 17an ini semakin terasa khidmat dengan adanya pasukan Paskibraka yang mengawal prosesi pengibaran Sangsaka Merah Putih.
"Mari kita tunjukkan rasa nasionalisme kita pada hari ini dengan cara mengenang para pahlawan yang telah gugur demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia serta terus melanjutkan perjuangan mereka di dalam profesionalisme kerja kita sehari-hari di dalam dunia hospitality. Berjuang dalam kedisiplinan, kreatifitas tanpa batas, integritas dan profesionalitas demi melayani setiap tamu yang datang, baik untuk berlibur, bekerja ataupun menghadiri conference serta event-event yang lain. Merdeka!" jelas Rizal selaku Corporate General Manager Panbil Hospitality Group dalam amanat yang disampaikan pada saat upacara berlangsung.
Selepas upacara, seluruh karyawan mengikuti perlombaan yang telah dipersiapkan oleh panitia. Mulai dari lomba makan kerupuk, lomba memasukan air menggunakan corong, estafet tepung, letus balon hingga ambil bola kertas semakin menjadikan kemeriahan HUT RI ke-81 tak terlupakan.
