Jakarta, Sebanyak delapan tim terbaik akan bersaing memperebutkan gelar FIBA 3x3 Women's Series Project Redwings Shanghai Final 2026 dan masing-masing memiliki modal dengan kekuatan berbeda untuk menjadi juara.
Laman FIBA 3x3, Rabu, menyebut final yang diselenggarakan di West Bund Artistic Center, Shanghai, China, pada 5-6 September itu mempertemukan Belanda, Ulaanbaatar Amazons, Rapid Bucharest, Neftchi Socar, Prancis, China, Beijing, dan Jerman.
Berdasarkan statistik FIBA 3x3, Belanda menjadi unggulan teratas berkat konsistensi luar biasa sepanjang musim. Mereka mencatatkan persentase kemenangan 91,9 persen, rata-rata 19,1 poin per laga, serta hanya kemasukan 10,6 poin. Ilse Kuijt dan Noortje Driessen menjadi andalan tim tersebut.
Ulaanbaatar Amazons memiliki Khulan Onolbaatar yang mencatatkan 62 assist kunci, terbanyak kedua di Women's Series, sedangkan Ariuntsetseg Bat-Erdene berada di posisi ketiga dalam total rebound dengan 175. Kombinasi kreativitas dan perebutan rebound menjadi kekuatan mereka.
Kemudian tim ketiga adalah Rapid Bucharest. Mereka mengandalkan dominasi di bawah ring.
Tim itu memimpin statistik rebound dengan rata-rata 17,8 per laga. Hortense Limouzin juga menjadi pemain penting dengan catatan drive terbanyak, serta menempati posisi kedua dalam total poin dan nilai pemain (value player).
Tim keempat yakni Neftchi Socar yang memiliki Alexandra Mollenhauer sebagai senjata utama. Dia memimpin statistik nilai pemain, poin, assist kunci, tembakan dua angka, lemparan bebas, dan sejumlah kategori lainnya.
Kemudian untuk Prancis, mereka akan mengandalkan permainan serba bisa oleh Marie-Eve Paget serta pertahanan yang solid. Tim itu berada di posisi ketiga untuk rata-rata poin, yakni 12,7 per laga.
China memiliki keuntungan bermain di kandang setelah menjuarai Women's Series (WS) Xiantao. Beijing juga mengandalkan Zhang ZhiTing yang mengoleksi 190 poin, terbanyak keempat di Women's Series.
Tim terakhir yaitu Jerman. Mereka akan bertumpu pada pertahanan yang sebelumnya tercatat dengan rata-rata dua blok per laga. Permainan tim akan dipimpin oleh Marie Reichert dan Ama Degbeon, guna bersaing memperebutkan gelar paling bergengsi sekaligus penutup musim dalam rangkaian WS musim 2026.
FIBA 3x3 Women's Series adalah rangkaian turnamen tahunan bola basket 3x3 putri tingkat dunia yang diselenggarakan oleh FIBA. Ajang itu bisa diikuti oleh tim nasional (timnas), serta tim profesional yang mewakili kota, klub, atau sponsor.
Turnamen diselenggarakan dalam format beberapa seri di berbagai negara sepanjang musim. Setiap seri memberikan poin untuk peringkat musim dan klasifikasi menuju putaran final pada akhir tahun.
Sumber: Kantor Berita Antara
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, harus menghentikan langkahnya di babak utama turnamen Grand Slam US Open 2026 setelah mengakui keunggulan petenis muda berbakat asal Rusia, Mirra Andreeva, pada babak pertama.
Bertanding di Stadion Louis Armstrong, USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, Janice Tjen takluk dua set langsung dengan skor akhir 2-6 dan 2-6. Menghadapi Andreeva yang menempati posisi unggulan kelima, Janice terus berupaya memberikan perlawanan sengit dan meredam gempuran pukulan agresif lawan dari garis belakang permainan.
Meskipun harus merelakan tiket ke babak kedua dan belum berhasil membalas kekalahan dari Andreeva, penampilan Janice Tjen di panggung tertinggi tenis dunia ini menjadi catatan prestasi tersendiri. Aksi pantang menyerah serta kerja keras yang ia tunjukkan sepanjang laga keras tersebut menuai banyak apresiasi dari publik dan pecinta olahraga tenis Tanah Air.
Sumber: CNN Indonesia
Jakarta, Petenis Indonesia Gunawan Trismuwantara dan Ethan David Zapp melaju ke final kualifikasi seri keempat ITF M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Minggu.
Gunawan memastikan tiket final kualifikasi setelah mengalahkan petenis Australia Sebastian Huggins dengan skor 6-3, 6-0 dalam waktu 56 menit.
"Fokus dari gim ke gim menjadi faktor utama kemenangan saya. Namun, ini masih jauh dari cukup karena pertandingan berikutnya akan lebih berat," kata Gunawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Petenis berusia 23 tahun itu tampil agresif terutama pada set kedua dengan tidak memberikan kesempatan kepada Huggins untuk merebut satu gim pun.
Pada final kualifikasi, Gunawan akan menghadapi Haruto Ishikawa yang sebelumnya mengalahkan Ashwin Ryan Sharma melalui pertandingan tiga set 6-2, 3-6, 10-8.
Sementara itu, Ethan David Zapp yang baru berusia 17 tahun melaju setelah memenangi duel sesama petenis Indonesia atas Dewana Gustaman dengan skor 6-2, 6-3.
Ethan selanjutnya akan menghadapi unggulan keempat asal Jepang Ren Nakamura untuk memperebutkan tiket ke babak utama.
Kemenangan Gunawan dan Ethan menjadi hasil positif bagi Indonesia yang menurunkan enam wakil pada babak kualifikasi.
Empat petenis Indonesia lainnya, yakni Renaldi Aquila Salim, M. Ragil Putra, Kareem Abdul Hakim, dan Raphael Rio Suryana, harus tersingkir pada babak pertama.
Kareem kalah dari Azuma Visaya 1-6, 4-6, sedangkan Renaldi menyerah kepada Stefan Menichella 1-6, 0-6. Raphael takluk dari Matthew Shearer 3-6, 4-6, sementara Ragil dikalahkan Thomas Patton 1-6, 1-6.
Setelah menggunakan kategori Universal Tennis Rating Pro Tennis Tour (UTR PTT), rangkaian turnamen kali ini kembali berstatus ITF M15.
Seri keempat ITF M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 6 September
Babak kualifikasi yang dimulai Minggu diikuti 32 petenis dari 12 negara untuk memperebutkan delapan tempat di babak utama.
Sumber: Kantor Berita Antara
Jakarta, Pebasket teranyar Miami Heat Klay Thompson berambisi kuat untuk merebut gelar juara NBA 2026-2027 setelah memutuskan untuk bergabung dan menyepakati kontrak dua tahun senilai sekitar 11,5 juta dolar AS bersama klub tersebut.
Laman NBA, Kamis, menyatakan shooting guard itu telah resmi menyelesaikan buyout dengan Dallas Mavericks serta melewati proses waiver guna bergabung dengan Heat.
"Saya pernah merasakan kemenangan sebelumnya dan benar-benar tidak ada yang seperti itu, jadi kesempatan untuk menang lagi di level yang sangat tinggi sangat menarik bagi saya," kata Thompson.
Pebasket itu memilih Heat meski harus meninggalkan potensi gaji sekitar 10 juta dolar AS per tahun, karena peluang kembali bersaing di level tertinggi menjadi pertimbangan utama.
Pemain berumur 36 tahun itu akan bermain bersama Giannis Antetokounmpo, Bam Adebayo, serta mantan rekan setimnya di Golden State Warriors, Andrew Wiggins.
Berdasarkan statistik NBA, Thompson merupakan pemain dengan lima kali All-Star dan bagian dari skuad empat kali juara NBA bersama Warriors. Dia juga menempati peringkat keempat dalam daftar sepanjang masa NBA untuk jumlah tembakan tiga angka yang berhasil dibuat.
Heat menjadi tujuan yang menarik bagi Thompson bukan hanya karena ambisi juara. Dia memiliki kedekatan keluarga dengan Miami dan Bahamas, sementara ayahnya, Mychal Thompson, pernah membawa Miami Jackson High meraih gelar juara negara bagian pada 1974.
Thompson menambahkan potensi skuad Heat untuk juara pada musim depan sangat besar. Dia juga menyebut musim mendatang sebagai kesempatan pembuktian untuk menunjukkan bahwa dirinya masih mampu memberikan dampak konsisten terhadap kemenangan tim.
Pelatih Miami Heat Erik Spoelstra menilai kehadiran Thompson akan memberikan pengalaman, kecerdasan permainan, kemampuan bertahan, dan kualitas menembak yang dibutuhkan tim.
"Dia tahu cara menang dan membantu pemain lain," ujar dia.
JAKARTA — Pelatih pendamping tim nasional panjat tebing Indonesia, Judistiro, menilai perolehan dua medali perunggu dari nomor speed relay pada ajang World Climbing Asia Youth Championship merupakan pencapaian terbaik yang berhasil diraih tim. Pihak pelatih mengapresiasi tinggi perjuangan dan kerja keras seluruh pemanjat muda yang telah memberikan usaha maksimal di dinding pemanjatan.
Salah satu medali perunggu diraih oleh pasangan atlet putri kategori U17, Naura dan Keyzia. Mereka memastikan tempat di podium setelah mengalahkan wakil asal Korea Selatan dalam perebutan tempat ketiga. Naura dan Keyzia mencatatkan waktu 18,81 detik, lebih cepat dibanding pasangan Korea Selatan yang membukukan 19,29 detik. Adapun medali emas dan perak pada nomor ini berhasil disapu bersih oleh tim tuan rumah.
Pada kejuaraan ini, Timnas Indonesia menurunkan 13 atlet muda yang terdiri dari enam atlet putra dan tujuh atlet putri. Para atlet berlaga di dua kategori kelompok umur utama, yaitu U17 dan U19.
Hasil di nomor speed relay ini semakin menambah perolehan medali bagi kontingen Indonesia di kejuaraan tersebut. Meski harus menghadapi persaingan ketat dari negara-negara kuat Asia lainnya, raihan ini membuktikan bahwa potensi atlet panjat tebing muda Indonesia terus berkembang dan siap bersaing di tingkat internasional.
Sumber: Antara News
Bendera Merah Putih kembali berkibar di arena internasional. Kali ini di Kamboja. Kontingen Jujitsu Indonesia tampil pada 3rd JJAU Regional Championship Southeast Asia 2026. Kejuaraan regional Asia Tenggara itu berlangsung pada 21–23 Agustus 2026.
Indonesia turun di beberapa kategori pertandingan, di antaranya, Jiujitsu Gi, Jiujitsu No Gi, dan Fighting System.
Hasilnya manis. Kontingen Jujitsu Indonesia membawa pulang 13 medali. Rinciannya, 5 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Lima emas menjadi kilau paling terang dalam perjalanan tim Merah Putih di Kamboja. Medali emas itu diraih oleh Bumi Magani Abraar Himara pada nomor U18 Fighting System Male -77 Kg. Kemudian Vincentius Kevin Jonan, yang tampil sebagai juara pada nomor Adult Jiujitsu No Gi Male -85 Kg.
Emas berikutnya dipersembahkan Athar Rizky Barasa dari nomor U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg. Nama Alfonsus Michael Wibisono juga masuk daftar peraih emas. Ia menjadi yang terbaik di nomor Adult Jiujitsu Male -77 Kg. Satu emas lainnya datang dari Ngakan Komang Krisna Wijaya. Ia tampil gemilang pada nomor U18 Jiujitsu Male -52 Kg.
Tiga medali perak turut mempertebal raihan Indonesia. Bumi Magani Abraar Himara kembali naik podium. Kali ini dari nomor U18 Jiujitsu No Gi Male -69 Kg. Medali perak berikutnya diraih Desyana Gemina Maharani pada nomor Adult Jiujitsu Female -63 Kg. Sementara M Dellon Putra Aryanto menyumbangkan perak dari nomor U21 Jiujitsu Male -56 Kg.
Lima medali perunggu melengkapi perjalanan Indonesia di Kamboja. Dhawy Ataya Barasa meraih perunggu pada nomor U14 Jiujitsu Male -32 Kg. Fadhil Rizki Abriyanto menyusul dari nomor U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg.
Kemudian Ghaida Silmi Adilah, yang meraih perunggu pada nomor Adult Fighting System Female -63 Kg. Perunggu berikutnya dipersembahkan Artz Brilliant Perfecto Tanujaya dari nomor Adult Fighting System Male -77 Kg. Satu perunggu lainnya menjadi milik Alfonsus Michael Wibisono, kali ini pada nomor Adult Jiujitsu No Gi Male -77 Kg.
Pimpinan Delegasi Jujitsu Indonesia, Mahesa Arba, menyebut hasil tersebut sebagai catatan positif.
“Capaian ini merupakan hasil positif bagi kontingen Jujitsu Indonesia pada kejuaraan regional tingkat Asia Tenggara,” ujar Mahesa Arba.
Namun, medali bukan garis akhir. Justru dari podium itu, pekerjaan rumah dimulai. Mahesa mengatakan, hasil kejuaraan ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI). Mulai dari penyusunan program pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga persiapan menuju kejuaraan internasional berikutnya.
Mahesa menyebut, ada kemenangan yang harus dipertahankan. "Ada kekurangan yang harus dibenahi," imbuhnya. Dan ada masa depan yang harus disiapkan.
Mahesa, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I PBJI ini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen kontingen.
“Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia, para pelatih yang telah mendampingi atlet selama persiapan dan pertandingan, serta seluruh official dan tim pendukung yang telah bekerja sehingga keikutsertaan kontingen Indonesia dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Pertandingan telah selesai. Medali dibawa pulang. Namun bagi Jujitsu Indonesia, perjalanan belum usai. Dari Kamboja, 13 medali menjadi oleh-oleh. Sekaligus pengingat. Bahwa untuk tetap berdiri di podium, kerja keras harus terus menyala. Sebab di arena internasional, satu kemenangan hanya menjadi pintu. Di baliknya, selalu ada pertandingan berikutnya.
JAKARTA — Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) mengantongi kucuran dana sponsor fantastis senilai Rp1 miliar untuk menyukseskan gelaran Open Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pengusaha Putra Siregar kepada pihak PB ORADO yang diwakili oleh Henry Kurnia Adhi (Jhon LBF).
Suntikan dana segar ini menjadi amunisi besar bagi PB ORADO yang baru saja resmi masuk sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Gelaran Open Turnamen Domino Piala Panglima TNI sendiri dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.

Jhon LBF menyampaikan apresiasi atas dukungan dana serta kepercayaan yang diberikan untuk memajukan olahraga domino di Tanah Air. Menurutnya, dukungan ini membuktikan bahwa domino tidak lagi sekadar permainan meja santai, melainkan telah bertransformasi menjadi salah satu cabang olahraga prestasi yang dikelola secara profesional.
Sementara itu, Putra Siregar menilai pembinaan atlet dan kompetisi yang terstruktur adalah kunci utama untuk melahirkan atlet-atlet domino berprestasi secara berkelanjutan. Penyelenggaraan turnamen ini juga didukung oleh sejumlah figur publik seperti Willie Salim dan Anji Manji guna mendongkrak popularitas olahraga domino lintas generasi di Indonesia.
Sumber: Suara.com
Timnas Indonesia Legend Turun ke Batam, Nyalakan Mimpi dari Grassroots Menuju Panggung Internasional
Geliat sepak bola Batam kembali mendapat energi baru. Setelah sukses menggelar Batam International Grassroots Football Festival, sejumlah legenda Timnas Indonesia dijadwalkan turun langsung ke lapangan dalam rangkaian Batam International Football Series 2026 pada 22–23 Agustus mendatang.
Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang diselenggarakan Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan Garuda Yaksa FC Academy dan sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Fun Game Timnas Indonesia Legend vs BP Batam Legend. Timnas Indonesia Legend akan diperkuat sejumlah nama besar sepak bola nasional, di antaranya Rully Nere, Rahmad Darmawan, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan.
Sementara, BP Batam Legend akan diperkuat sejumlah pejabat BP Batam, di antaranya Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Anggota/Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis, serta Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kehadiran para legenda Timnas Indonesia bukan hanya untuk menghadirkan tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman dan motivasi langsung kepada generasi muda.
“Kami ingin anak-anak Batam melihat bahwa mimpi menjadi pesepak bola hebat itu bisa dimulai dari lapangan sederhana, dari kompetisi usia dini dan dari keberanian untuk terus berlatih. Kehadiran para legenda Timnas di Batam mudah-mudahan menjadi inspirasi bahwa mereka juga memiliki kesempatan untuk mencapai level yang lebih tinggi,” ujar Amsakar.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat kompetitif. Karena itu, BP Batam akan terus mendukung kegiatan yang membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.
“Grassroots adalah fondasi. Dari sana kita membangun mental bertanding, karakter dan talenta. Ketika kemudian mereka mendapatkan kesempatan berkompetisi di level internasional, maka Batam tidak hanya menjadi tempat lahirnya talenta, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju prestasi,” tambahnya.
Senada, Fary Djemy Francis selaku Ketua Dewan Pembina Panitia Batam Grassroots Festival sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Garuda Yaksa FC Academy mengatakan, rangkaian kegiatan ini memang dirancang untuk mempertemukan tiga elemen dalam satu ekosistem sepak bola.
“Kita tidak ingin berhenti pada fun game dan nostalgia. Legenda hadir untuk memberi inspirasi, grassroots menjadi fondasi regenerasi, dan pertandingan internasional menjadi jembatan agar anak-anak Batam berani bermimpi menuju panggung yang lebih besar,” kata Fary.
Selain Fun Game Timnas Indonesia Legend vs BP Batam Legend, rangkaian kegiatan juga menghadirkan Batam International Grassroots Football Festival serta International Trofeo yang mempertemukan Geylang International FC Singapura, Indera FC Brunei Darussalam, Garudayaksa FC, dan Batam Premier FC.
Legenda Timnas Indonesia era 1980-an, Rully Nere, menilai pembinaan usia dini merupakan salah satu kunci dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia.
“Pemain Timnas tidak lahir secara instan. Mereka tumbuh dari lapangan-lapangan usia dini, dari kompetisi, disiplin dan kesempatan. Karena itu, festival seperti ini penting agar semakin banyak talenta dari Batam mendapatkan panggung dan keberanian untuk bermimpi membela Indonesia,” seru Rully.
Dari Batam, semangat itu terus dibangun, legenda menginspirasi, grassroots melahirkan regenerasi dan kompetisi internasional membuka jalan menuju dunia. Satu Bangsa, Satu Semangat, Satu Tujuan: Indonesia Juara!.
Jakarta, Juara bertahan Ben Shelton melaju ke perempat final National Bank Open 2026 di Montreal setelah mengalahkan petenis Brasil Joao Fonseca 6-3, 7-6(3), Senin WIB. Unggulan kelima Shelton, yang sempat tertinggal break pada kedua set, membutuhkan waktu satu jam 48 menit untuk mengatasi Fonseca. Keduanya belum kehilangan satu set pun sepanjang turnamen sebelum bertemu pada babak keempat, dan Shelton mampu bangkit untuk mempertahankan catatan sempurnanya.
"Pertandingan hari ini sulit dan saya mampu berkompetisi dengan baik. Kondisinya tidak mudah. Dalam pertandingan seperti ini, semuanya banyak bergantung pada daya juang," kata Shelton seperti dikutip dari ATP. Pada set pertama, keduanya saling mematahkan servis pada gim-gim awal. Shelton kemudian menemukan momentum ketika menghasilkan pukulan forehand winner pada kedudukan 4-3, 15/30. Petenis Amerika Serikat itu selanjutnya melakukan break untuk unggul 5-3 sebelum menutup set pertama dengan servisnya. Fonseca langsung menekan pada set kedua dan memimpin 3-0. Namun, petenis berusia 19 tahun itu sempat terlihat mengalami masalah pada pergelangan kaki kanan ketika mengejar bola overhead saat berusaha menyelamatkan break point pada gim keempat.
Shelton memanfaatkan situasi tersebut untuk merebut kembali servisnya dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Fonseca tetap memberikan perlawanan hingga kedudukan 5-5, tetapi Shelton tampil lebih tenang pada tie-break dan mengamankan kemenangan dengan skor 7-6(3). Menurut statistik ATP, Shelton memenangi 78 persen poin dari servis pertamanya serta mencatat 14 kemenangan dari 18 poin ketika bermain di depan net. "Saya ingin bermain agresif, maju ke net dan mengambil waktu lawan. Saya pikir saya melakukan pekerjaan yang bagus pada tie-break dan menghasilkan beberapa voli penting," ujar Shelton.
Kemenangan tersebut menjadi yang ke-30 bagi Shelton musim ini sekaligus memperpanjang keunggulannya menjadi 2-0 atas Fonseca dalam catatan pertemuan mereka. Fonseca sebelumnya mencatat kemenangan atas Stefanos Tsitsipas dan unggulan kesembilan Casper Ruud dalam perjalanannya ke babak keempat Montreal. Namun, petenis muda Brasil itu gagal mencapai perempat final Masters 1000 untuk pertama kalinya di Kanada. Shelton selanjutnya menghadapi unggulan ke-13 Jakub Mensik untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Mensik melaju setelah mengalahkan Botic van de Zandschulp 6-4, 7-5. Petenis Republik Ceko berusia 20 tahun itu bangkit dari situasi sulit pada set kedua ketika Van de Zandschulp melakukan servis untuk merebut set pada kedudukan 5-4. Mensik kemudian memenangi tiga gim beruntun untuk menyudahi pertandingan dalam waktu satu jam 29 menit.
Sementara itu, Daniel Merida mencatat pencapaian terbaiknya di ajang Masters 1000 setelah memastikan tempat di perempat final dengan mengalahkan Tallon Griekspoor 6-3, 6-1 dalam 69 menit. etenis Spanyol berusia 21 tahun itu tampil dominan dan melanjutkan musim terobosannya setelah sebelumnya meraih gelar ATP pertamanya di Umag bulan lalu. Merida, yang mengawali musim di luar peringkat 160 besar dunia, kini berada di posisi ke-40 ATP Live Rankings dan dipastikan menembus 50 besar dunia untuk pertama kalinya. Pada perempat final, Merida akan menghadapi unggulan ke-12 Learner Tien. Petenis muda berusia 20 tahun, Tien, mengalahkan Thiago Agustin Tirante 6-4, 6-4, dan menjadi petenis putra Amerika Serikat termuda yang mencapai perempat final di Kanada sejak Andy Roddick pada 2002. Tien sebelumnya juga mencapai perempat final Masters 1000 Indian Wells tahun ini. Di Montreal, ia telah mengalahkan Tommy Paul dan Gael Monfils sebelum menyingkirkan Tirante.
