Live Streaming
super me

super me

TANJUNGPINANG - Kampanye dialogis Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2, H Muhammad Rudi atau HMR di Tanjungpinang, Sabtu (12/10/2024) benar-benar menyala.

HMR mengunjungi lima lokasi dan mendapatkan dukungan luar biasa dari paguyuban berbagai etnis dan suku serta dukungan para mubalig dan ustaz.

Di fasum Gang Datuk, Kelurahan Kamboja, Tanjungpinang, misalnya. Di sini HMR mendapatkan dukungan penuh dari warga dan tokoh-tokoh Tionghoa di kawasan Bakarbatu tersebut.

Warga menginginkan HMR dapat menularkan program strategis pembangunan Batam ke tiap daerah yang di Kepri, terutama ke Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepri.

"Semoga kemajuan Batam bisa ditularkan ke kota tercinta kami, Tanjungpinang," kata perwakilan warga.

Usai dari kawasan Bakar Batu, Rudi menuju pertemuan selanjutnya di Gedung Muhammadyah Tanjungpinang.

Dalam dialog yang didominasi ibu-ibu tersebut, disampaikan berbagai aspirasi dan keinginan kepada HMR. Seperti, insentif bagi mubaligh, ulama dan marbot. Adanya Kantor MUI, dan kantor FKM dan Kantor DMI.

“Kami ingin Pak Rudi menyejahterakan para mubaligh, dan ulama di Tanjungpinang dan Kepri seluruhnya, sebagaimana yang sudah bapak lakukan di Batam. Harapan kami bapak bisa mewujudkan aspirasi dan keinginan kami ini. Semoga Pak Rudi terpilih,” ungkapnya.

Sambutan yang sangat heboh didapatkan HMR saat bertemu ribuan warga Jawa Timur di Bintancenter. Di sini, HMR disuguhi atraksi reog dan berbagai kesenian Jawa Timuran.

Ketua Panitia, Rudi Hartono menyampaikan, bahwa masyarakat Tanjungpinang berasal dari Jawa Timur siap mendukung Rudi-Rafiq karena dinilai telah berhasil membangun daerah dan siap memajukan Kepri dan Kota Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi.

"Pilihlah calon yang baik dan yang sudah teruji, karena masyarakat Tanjungpinang yang berasal dari Jawa Timur menganggap Rudi-Rafiq adalah pasangan yang baik dan telah berhasil membangun daerah saat mereka memimpin," katanya.

Malamnya di Lapangan Pamedan, HMR didukung penuh oleh warga Minang
dalam acara Silaturahmi Akbar Orang Minang Bersama H Muhammad Rudi - H Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq).

Dukungan penuh dari paguyuban-paguyuban di Tanjungpinang itu membuat H Muhammad Rudi terharu dan berjanji akan memegang teguh kepercayaan masyarakat Kepri tersebut. (ski)

TIBANBARU - Harapan dan desakan masyarakat Kota Batam agar H Muhammad Rudi (HMR) memajukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kian tak terbendung.

Hal ini tampak dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di Tibanbaru, dan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Jumat (11/10/2024).

Dalam acara di Komplek Tiban Petra Mandiri, Tibanbaru, masyarakat terang-terangan mendukung dan mendoakan HMR, terpilih menjadi Gubernur Kepri priode 2025- 2030.

Seperti yang disampaikan, Amir Khasim, mewakili tokoh dan masyarakat Kelurahan Tibanbaru.

"Masyarakat ingin kehebatan Pak Rudi dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan Kota Batam, juga dapat dilakukan di daerah- daerah seluruh Kepri," jelasnya.

Selain pembangunan di Batam yang begitu luar biasanya, ia juga mengatakan perhatian kepada masyarakat juga terus bertambah. Misalnya, atas kebijakan pemberian insentif ketua RT/RW, guru, tokoh agama, dan banyak lagi yang beliau berikan insentif.

Bahkan, setiap tahun insentif yang diberikan terus mengalami kenaikan, hingga saat ini mencapai Rp1 juta.

"Ke depan kami ingin manfaat pembangunan dan kebijakan beliau yang selalu memperhatikan kesejahteraan masyarakat Kota Batam bisa lebih luas, sehingga bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kepri," ujarnya.

Sayangnya karena ada kegiatan yang tak bisa diwakilkan, HMR tak dapat hadir dalam kesempatan ini, dan diwakili Sekretaris Tim Pemenangan Rudi- Rafiq, Kamaluddin.

Dalam orasinya, Ketua DPRD Kota Batam tersebut, menyampaikan salam dari HMR.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dari calon gubernur kita Pak Rudi, kepada Bapak/ibu, masyarakat Tibanbaru. Mudah- mudahan ketidak hadiran beliau tidak mengurangi makna dari pertemuan malam ini," ungkapnya.

Kenapa masyarakat harus memilih Paslon Rudi- Rafiq? Menurutnya, kedua tokoh pemimpin tersebut sudah teruji saat memimpin Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

"Kita sudah menikmati hasil pembangunan Pak Rudi di Kota Batam. Pembangunan jalan yang begitu luar biasa. Tidak hanya jalan- jalan utama saja, melalui program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK), beliau membangun jalan hingga ke gang- gang warga," terangnya.

Selain pembangunan jalan, juga terdapat beberapa pembangunan lainnya, seperti Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sekupang, Pelabuhan Batuampar, pembangunan Terminal II dan revitalisasi Terminal I Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Selain kebermanfaatan yang sudah beliau lakukan untuk masyarakat dan Kota Batam. Alasan lainnya adalah harus memilih calon yang memiliki potensi menang yang besar," ujarnya.

Menurutnya, hasil survei terkahir paslon Rudi- Rafiq tetap unggul dibandingkan dengan yang lain. Ia menilai, masyarakat di Kepri sudah cerdas memilih mana pemimpin yang bekerja serta ingin ada perubahan kemajuan untuk Provinsi Kepri.

"Terpilihnya beliau menjadi Wali Kota Batam 2 periode, merupakan bukti masyarakat Batam percaya HMR memajukan daerah. Doa dan dukungan masyarakat kepada beliau, akan melahirkan perubahan untuk Kepri yang maju merata," tutupnya. (sur)

TANJUNGRIAU - Jasa H Muhammad Rudi (HMR) memajukan Kota Batam, saat menjabat Wali Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, sangat dihargai seluruh masyarakat.

Hal ini tampak dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di Tibanbaru, dan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Jumat (11/10/2024).

Dalam acara di Tanjungriau, Mansar tokoh masyarakat tempatan, menyampaikan tiga hal terkait jasa HMR yang akan terus dikenang masyarakat.

Pertama, ia menyampaikan terima kasih karena memperjuangkan legalitas kampungtua. Khususnya di Tanjungriau.

Selanjutnya, Program Batam Anti-kumuh telah mengubah Tanjungriau menjadi daerah yang banyak dikunjungi orang, baik itu warga Batam, maupun dari luar Batam.

"Beliau sudah menata dan membangun Tanjungriau menjadi daerah yang maju. Kini Tanjungriau mulai hari Senin hingga Minggu selalu ramai orang datang. Sehingga warga yang jualan juga laku semua," ujarnya.

Selain itu, ia berterima kasih kepada HMR yang telah melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) Tingkat Kota Batam di Tanjungriau, beberapa tahun lalu. Ia menilai, kini nama Tanjungriau sudah dikenal oleh seluruh masyarakat Kota Batam.

Sayangnya karena ada kegiatan yang tak bisa diwakilkan, HMR tak dapat hadir dalam kesempatan ini, dan diwakili Sekretaris Tim Pemenangan Rudi- Rafiq, Kamaluddin.

Dalam orasinya, Ketua DPRD Kota Batam tersebut, menyampaikan salam dari HMR.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dari calon gubernur kita HMR, kepada Bapak/ibu, masyarakat Tibanbaru. Mudah- mudahan ketidak hadira beliau tidak mengurangi makna dari pertemuan malam ini," ungkapnya.

Kenapa masyarakat harus memilih Paslon Rudi- Rafiq? Menurutnya, kedua tokoh pemimpin teraebut sudah teruji saat memimpin Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

"Kita sudah menikmati hasil pembangunan Pak Rudi di Kota Batam. Pembangunan jalan yang begitu luar biasa. Tidak hanya jalan- jalan utama saja, melalui program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK), beliau membangun jalan hingga ke gang- gang warga," terangnya.

Selain pembangunan jalan, juga terdapat beberapa pembangunan lainnya, seperti Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sekupang, Pelabuhan Batuampar, pembangunan Terminal II dan revitalisasi Terminal I Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Selain kebermanfaatan yang sudah beliau lakukan untuk masyarakat dan Kota Batam. Alasan lainnya adalah harus memilih calon yang memiliki potensi menang yang besar," ujarnya.

Menurutnya, hasil survei terkahir paslon Rudi- Rafiq tetap unggul dibandingkan dengan yang lain. Ia menilai, masyarakat di Kepri sudah cerdas memilih mana pemimpin yang bekerja serta ingin ada perubahan kemajuan untuk Provinsi Kepri.

"Terpilihnya beliau menjadi Wali Kota Batam 2 periode, merupakan bukti masyarakat Batam percaya HMR memajukan daerah. Doa dan dukungan masyarakat kepada beliau, akan melahirkan perubahan untuk Kepri yang maju merata," tutupnya. (sur)

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), melalui Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait menerima kunjungan dari PT. Toyota - Astra Motor pada Jum'at (11/10/2024) di Marketing Centre.

Rombongan dari PT. Toyota - Astra Motor yang dipimpin oleh Southern Sumatera Head Coordinator, Leonard Johanes hadir ke BP Batam dalam rangka update outlook perekonomian dan infrastruktur Batam tahun 2024 - 2025.

Berdasarkan informasi dari Leonard Johanes, di tengah penurunan pasar penjualan Toyota di Indonesia tahun 2024 sebesar 10%, Kepulauan Riau (Kepri) masih menyumbang peningkatan penjualan sebesar 3,3% dan 90% penjualan Toyota di Kepri merupakan kontribusi dari Batam.

"Kami melihat Batam sebagai salah satu penyumbang terbesar peningkatan sales kendaraan Toyota di Indonesia, oleh karena itu kami datang ke BP Batam untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kondisi perekonomian dan infrastruktur disini,” ujar Leonard.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik dari Ibu Ariastuty dan tim, semoga data yang kami terima lewat pertemuan ini dapat mendukung langkah strategis bisnis kami kedepannya," pungkas Leonard.

Merespon hal tersebut, Ariastuty berharap paparan dari pihaknya dapat menjadi salah satu referensi pengembangan bisnis PT. Toyota - Astra Motor agar mampu meningkatkan penjualannya untuk memberikan kontribusi peningkatan perekonomian khususnya di Batam secara berkelanjutan.

"Berdasarkan pertemuan hari ini, melalui paparan kami mudah-mudahan Bapak/Ibu dari PT. Toyota - Astra Motor mendapatkan data yang dibutuhkan untuk pengembangan bisnisnya,” kata Ariastuty.

“Jika penjualan PT. Toyota - Astra Motor khususnya di Batam dapat terus meningkat, harapannya peningkatan ini juga dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap perekonomian di Batam terlebih dari sektor otomotif," pungkas Tuty sapaan akrabnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Bagian Promosi, Sofyan; dan beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melaporkan progres terkini pekerjaan konstruksi Bundaran Punggur.

Kepala Sub. Dit. Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam, M. Gazali Djajasasmita mengatakan saat ini pekerjaan konstruksi secara umum telah mencapai 75,99 persen.

Ia mengatakan, dari pekerjaan ini akan terbangun dua ruas jalan, dimana Ruas 1 merupakan jalan dari kawasan Perumahan Cendana menuju Bandara Hang Nadim dengan panjang 1.468 meter. Kemudian Ruas 2 merupakan jalan dari bundaran ke arah Punggur dengan panjang 200 meter.

Masing-masing ruas jalan akan memiliki 5 lajur di sisi kiri dan 5 lajur di sisi kanan.

“Selain dua ruas jalan tersebut, pekerjaan ini akan membangun Bundaran Punggur dengan diameter 100 meter,” ujar Gazali.

Pekerjaan konstruksi Bundaran Punggur ini menggandeng PT. Maju Bersama Jaya sebagai Kontraktor Pelaksana dan PT. Bumi Madani sebagai Konsultan Pengawas.

Selain itu , pekerjaan ini adalah proyek Multi Years Contract (MYC) yang sudah dimulai dari bulan Oktober 2023 dan rencananya akan rampung pada Desember 2024 mendatang.

Tentunya kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kota Batam, mengingat ruas jalan pada area Bundaran Punggur merupakan salah satu jalan protokol yang memiliki tingkat mobilitas yang tinggi.

Tidak hanya dilewati oleh masyarakat yang bermukim di sekitar area bundaran, namun ruas jalan yang saat ini sedang dikembangkan adalah rute andalan bagi para pekerja di Kawasan Industri Kabil dan masyarakat yang ingin bepergian melalui jalur laut maupun udara.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan ini selesai sesuai target, agar mobilitas di sekitar bundaran dapat kembali lancar,” pungkas Gazali.

Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan rumah hunian baru kepada 1 Kepala Keluarga terdampak PSN Rempang Eco City di Tanjung Banun, Kamis (10/10/2024) siang.

Serah terima itu menambah total warga Rempang yang pindah ke rumah baru sebanyak 8 KK dari 210 KK yang telah berada di hunian sementara.

"Terima kasih banyak kepada pemerintah khususnya BP Batam yang telah sungguh-sungguh melayani kami," ujar Wulan Ratnasati, warga Rempang.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, kembali menyatakan komitmen pihaknya dalam menyelesaikan investasi Rempang Eco City. Ia katakan Rempang akan menjadi daerah maju dalam beberapa tahun kedepan bila investasi terwujud.

"Pembangunan Rempang Eco City akan memberikan banyak manfaat ekonomi, oleh karenanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan," ucap Ariastuty.

Batam, Kepri, 10/10 (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat pada hari kedua pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis, pelaku usaha Indonesia melakukan penandatangan kontrak kerja sama dengan pembeli atau buyer dari 13 negara senilai 863 juta dolar AS.

"Hari ini, kita menyaksikan momen penting penandatanganan 38 kontrak kerja sama bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan mitra dari 13 negara dengan nilai total mencapai 863 juta dolar AS," ujar Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Perdagangan Internasional Bara Hasibuan melalui keterangan yang diterima di Batam, Kepulauan Riau, Kamis.

Pembeli asing yang menandatangani kontrak kerja sama berasal dari Italia, Persatuan Emirat Arab, Kanada, Mesir, Arab Saudi, Kamerun, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Australia, Nigeria, Chili dan Malaysia.

Sementara itu, pembeli dengan kontrak terbesar berasal dari Mesir untuk produk biji kopi, bubuk kakao, dan minyak kelapa sawit.

Bara mengapresiasi perwakilan perdagangan RI dan para pelaku usaha Indonesia yang telah menunjukkan dedikasi, semangat dan inovasi dalam membangun hubungan bisnis dengan mitra internasional.

Bara juga menekankan penandatanganan kontrak kerja sama ini hanyalah permulaan. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya tercermin dari tindak lanjut dan realisasi komitmen yang telah disepakati.

“Saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga komunikasi yang baik dan efektif untuk merealisasikan dan mengoptimalkan manfaat dari kerja sama yang diinisiasi. Mari terus berinovasi, memperluas jaringan, dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan," kata Bara.

Batam, 10/10 (ANTARA) - Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Victor Gustaaf Manoppo mengatakan bahwa aktivitas pengerukan dan hasil kerukan (dumpling) pasir laut yang dilakukan dua kapal berbendera asing di perairan Kepulauan Riau tanpa dilengkapi dokumen, telah merugikan negara lebih dari Rp223 miliar.

“Jadi kerugian total yang negara kita alami setahun ini kita rugi Rp223 miliar, kalau ada 10 kapal bisa dikalikan lagi,” kata Victor di Batam, Kepri, Kamis.

KKP melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menghentikan dan memeriksa dua kapal berbendera Malaysia yang kedapatan sedang melakukan aktivitas pengerukan dan hasil kerukan pasir laut di perairan Kepri pada 9 Oktober, ketika berpapasan dengan kapal Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hendak kunjungan kerja ke Pulau Nipa.

Atas perintah Menteri KKP, penyidik PSDKP langsung melakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap dua kapal yang dinahkodai oleh dua warga negara Indonesia (WNI), dengan anak buah kapal (ABK) dari China sebanyak 13 orang dan Malaysia 1 orang.

Kapal MV YC 6 berukuran 8.012 gross tonnage (GT) dan MV ZS 9 berukuran 8.559 GT merupakan kapal jenis keruk yang berfungsi untuk mengambil pasir yang ada di dalam laut, atau disebut kapal dredgers jenis TSHD.

Kedua kapal tersebut setelah ketahuan terindikasi melakukan pengerukan di wilayah perairan Indonesia tetapi tidak dilengkapi dokumen resmi. Hanya ada dokumen pribadi nakoda kapal.
 

Menurut Victor, kapal tersebut terindikasi sudah beberapa kali masuk ke wilayah Indonesia, tapi berapa kali melakukan pengerukan pasir laut masih didalami, termasuk banyaknya jumlah pasir yang sudah dikerah yang dibawa ke Singapura.

Pada salah satu kapal yang diperiksa, memuat 10 ribu meter kubik pasir laut hasil kerukan.

Dari pemeriksaan awal, menurut keterangan nahkoda, mereka mengambil pasir 10 ribu ton hanya dalam waktu 9 jam.

“Menurut pengakuan mereka 10 kali dalam sebulan, kita bisa menghitung per bulan ada 100 ribu ton yang mereka ambil bawa keluar. 1 tahun berarti 1,2 juta ton,” ujarnya.

Dia menyebut sesuai ketentuan Pasal 18 angka 12 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi undang-undang menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang dari perairan pesisir wajib memiliki KKPRL dari pemerintah pusat.

“Ini baru kerugian sumber daya kelautan yang diambil material. Kalau kita gabungkan, kalau ikut aturan PP Nomor 26, kapal ini harus bayar KKPRL, harus bayar bea keluar, harus membayar persetujuan ekspor, harus bayar IUP penjualan, harus membayar Amdal, artinya potensi penerimaan negara yang hilang lebih dari Rp223 miliar,” kata Victor.

Saat ini kedua kapal berbendera asing tersebut masih dalam pemeriksaan. KKP membentuk tim penyidik yang akan mendalami sudah berapa lama aktivitas pengerukan pasir laut itu dilakukan oleh kapal tersebut.

Direktur Jenderal PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono mengatakan perlu sanksi tegas agar ada efek jera supaya kejadian serupa tidak kembali terulang.

Selain itu, patroli di wilayah perbatasan oleh KKP dan stakeholders terkait lainnya juga dimaksimalkan untuk bisa mengawasi wilayah perairan dari pencurian.

“Patroli pasti diperketat, kami tidak berdiri sendiri, ada angkatan laut, bea cukai, Polri, semua saling bahu membahu kerja sama, masyarakat nelayan jangan dikira diam, mereka memvideokan dan mengirimkan kepada kami, namanya Pokwasmas,” kata Ipung.

SEIBINTI -- Masyarakat Kelurahan Seibinti sudah berkomitmen untuk memberi dukungan dan memenangkan calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi (HMR) pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024.

Hal itu disampaikan masyarakat yang diwakili tokoh Seibinti, Tarmizi, pada Silaturahmi dan Kampanye Dialogis Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di Fasum Blok C, RT 01/ RW 05, Seibinti, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kamis (10/10/2024) malam.

"Komitmen masyarakat sudah dibuktikan mulai H Muhammad Rudi menjadi calon Wakil Wali Kota Batam, dan dua kali mencalonkan Wali Kota Batam," ujarnya.

Apalagi saat ini HMR adalah calon Gubernur dari Kota Batam, yang harusnya menjadi kebanggaan masyarakat Batam.

"Lebih- lebih sekarang, sudah banyak bukti keberhasilan dalam membangun dan merubah Kota Batam saat ini. Memang belum semua, tapi yang sudah dibangun sudah kami, masyarakat Batam nikmati," katanya.

Ia meminta kepada HMR, jika nanti terpilih menjadi Gubernur Kepri tetap memperhatikan pembangunan Kota Batam. Memurutnya, pembangunan yang sudah berjalan harus benar- benar selesai keseluruhan.

Jalan utama sudah lima lajur, memang belum sampai ke Sagulung dan Batuaji. Tapi mereka yakin HMR akan menyelesaikan ini.

"Kami juga meminta Bapak Rudi tetap memperhatikan kemakmuran masjid- masjid di Batam, khusunya di Sagulung yang masih banyak masjid dalam peroses pembangunan," pintanya

Sedangkan dalam sambutannya, HMR mengatakan, bahwa soal kondisi Kota Batam, masyarakat sudah pada tahu tanpa harus dijelaskan lagi.

"Siapa yang dianggap bapak/ibu bisa membangun dan memajukan daerah pilih saja. Saya tak perlu menjelsakan lagi terkait pembangunan yang dilakukan di Kota Batam, bapak/ibu sudah pada tahu semua," ujarnya.

Selain itu, HMR mengungkapkan, jika ia terpilih menjadi Gubernur Kepri mendatang, selain akan membangun secara merata di seluruh daerah di Kepri, khususnya Kota Tanjunpinang yang akan diproritaskan, ia juga akan tetap mengintor keberlangsungan pembangunan di Kota Batam.

"Kalau pembangunan di Batam tetap akan saya kontrol, bagaimanapun pembangunan harus selesai sesuai perencanaan, agar hasilnya dapat dinikmati dan membuat kesejahteraan masyarakat," katanya. (sur)

Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) kembali menemukan adanya persoalan parkir di Kota Batam. Hal ini sejalan juga dengan keluhan masyarakat yang disampaikan di berbagai media, massa maupun media sosial, serta laporan masyarakat langsung kepada Ombudsman Kepri.

“Masih terjadi dimana Juru Parkir (Jukir) tidak memberikan karcis pada pemilik kendaraan yang telah memanfaatkan fasilitas parkir,” ujar Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari pada Kamis (10/10/2024) di Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri.

Padahal, tambahnya, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Tahun 2018 tetang perparkiran, karcis wajib diberikan kepada pengguna layanan parkir.

Oleh sebab itu, Ombudsman Kepri mengingatkan kembali agar masyarakat tidak membayar parkir bila tidak mendapatkan karcis. Hal ini guna memastikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam memberikan karcis kepada para Jukir.

“Jangan bayar parkir bila tidak dapat karcis supaya ada perbaikan dimana Pemerintah Kota (Pemko Batam) melalui Dishub memberikan karcis itu kepada Jukir,” tutur Lagat.

Di samping itu, Ombudsman Kepri pun tidak bosan mengajak masyarakat untuk menggunakan layanan parkir berlangganan untuk mencegah penyimpangan serta kerugian bagi masyarakat dan juga Pemko Batam.

“Jadi jika sudah berlangganan, selama satu tahun, parkir dimana pun di Kota Batam tidak perlu lagi bayar parkir. Kecuali parkir khusus seperti di Mall dan Bandara tetap harus membayar parkir,” jelas Lagat.

Saat ini, berdasarkan informasi dari Dishub Kota Batam kepada Ombudsman Kepri, pihaknya telah mencetak 28.000 stiker parkir berlangganan yang dapat masyarakat beli di Kantor Dishub Kota Batam dengan harga Rp250.000,- untuk roda dua, Rp600.000,- untuk roda empat dan Rp750.000,- dan berlaku selama satu tahun .

“Kami imbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan Instansi Vertikal yang memiliki kendaraan operasional dan dinas di Batam agar menganggarkan biaya pembelian stiker parkir berlangganan. Karena sudah seharusnya menggunakan layanan ini lebih dulu,” ungkap Lagat.

Ombudsman Kepri berharap Dishub Kota Batam terus membenahi pelayanan parkir di Batam agar masyarakat tidak merugi dan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pelayanan parkir.

“Tertibkan pelayanan parkir di lapangan. Jangan sampai merugikan masyarakat. Melalui pelayanan parkir yang baik diharapkan dapat turut menggenjot PAD. Ombudsman akan turut mengawasinya dan juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang temukan masalah parkir,” tutup Lagat.

Instagram

Tentang Kami