Live Streaming
super me

super me

Page 21 of 231

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung praktik hospitality yang berkelanjutan melalui peluncuran program Waste Management Launch & Media Gathering yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta. Setelah sebelumnya sukses dengan kegiatan acara “Santika Sahabat Bumi” sepanjang tahun 2025, acara ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat positioning Santika Indonesia Hotels & Resorts sebagai jaringan hotel yang mengedepankan konsep eco-hotel dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Santika Indonesia Hotels & Resorts dengan Rekosistem, sebuah perusahaan yang berfokus pada pengelolaan limbah secara mandiri dengan mengolah limbah menjadi bahan daur ulang serta sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Melalui kerja sama ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts berupaya menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan operasional hotel. Acara Waste Management Launch & Media Gathering ini dihadiri oleh jajaran manajemen Santika Indonesia Hotels & Resorts, perwakilan Rekosistem, perwakilan unit Santika Indonesia di wilayah Jabodetabek, serta rekan-rekan media.

Peresmian program Waste Management dilakukan secara simbolis melalui prosesi flag off truk Waste Management yang menandai dimulainya operasional sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Prosesi tersebut ditandai dengan pengibaran bendera Santika Sahabat Bumi oleh GM Corporate Business Development Santika Indonesia Hotels & Resorts, Hugo Armand Oetama, sebagai simbol komitmen perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasional hotel. Lebih lanjut dijelaskan oleh Corp. Marketing Communication Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, Prita Gero, bahwa melalui peluncuran program ini hospitality memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui kolaborasi bersama Rekosistem, sistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab diupayakan untuk diterapkan secara konsisten di lingkungan hotel.

Dalam implementasinya, limbah akan dipilah berdasarkan jenisnya seperti plastik, kaca, dan sisa bahan makanan. Sampah tersebut kemudian dikelola melalui proses daur ulang sehingga bisa dimanfaatkan kembali menjadi produk-produk yang dapat digunakan sehari-hari. Residu makanan juga dipilah mana yang sudah tercemar acid dan mana yang masih bisa dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk menjadi kompos.

Sementara itu, pihak Rekosistem menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran dan implementasi pengelolaan sampah yang lebih baik di sektor perhotelan. Melalui inisiatif ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts berharap dapat terus mendorong praktik sustainable hospitality, tidak hanya bagi operasional hotel, tetapi juga mengajak para tamu, mitra, serta masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pariwisata yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

Semarang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.

Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial

Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:
1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.
2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.
3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.

Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.

Adapun dampak yang diharapkan antara lain:
• Penguatan integritas dan komitmen moral
• Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata
• Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial
• Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif

Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.

Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.

Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Batam – Inspektorat Daerah Kota Batam terus berupaya meningkatkan kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) melalui kegiatan penguatan kapasitas yang digelar Senin (30/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas pengawasan untuk semester II tahun 2025 dan semester I tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, pembahasan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT), penyusunan laporan hasil pengawasan, hingga penilaian substansi pengawasan.

Selain itu, juga disampaikan pedoman pengawasan terbaru serta pengembangan informasi awal sebagai dasar dalam pelaksanaan tugas pengawasan ke depan.
Inspektorat menargetkan adanya peningkatan nilai kapabilitas APIP pada penilaian Agustus mendatang, sehingga dapat lebih memenuhi parameter yang telah ditetapkan. Diharapkan, pembekalan ini menjadi landasan yang kuat dalam pelaksanaan pengawasan pada semester I tahun 2026.


Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau sebagai pembina APIP. Adapun narasumber yang terlibat yakni Nanik Setyaningsih, Adi Surono Putro, dan Alfan Fajar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah.

Ia menyampaikan bahwa Inspektorat harus mampu menjadi mitra strategis bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
“Inspektorat tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga harus mampu menjadi trusted advisor bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam memastikan jalannya pemerintahan serta akuntabilitas pertanggungjawaban keuangan daerah,” ujarnya.
Dengan peningkatan kapabilitas ini, Inspektorat Daerah Kota Batam diharapkan dapat semakin optimal dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kota Batam.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait meninjau lokasi kebakaran hutan lindung di kawasan Waduk Nongsa, Jumat (27/3/2026). Ariastuty memantau langsung proses pemadaman dan memastikan langkah penanganan yang dilakukan telah berjalan dengan baik.

Di sela pantauannya, Ariastuty mengatakan jika kebakaran ini pertama kali diketahui pada Kamis, (26/3/2026) sore. Selanjutnya petugas gabungan dari BP Batam, Pemko Batam, Kepolisian, TNI, Manggala Agni dan pelaku usaha langsung melakukan pemadaman dan selesai hingga tengah malam.

Namun, karena tingkat kekeringan yang sangat tinggi dan angin yang cukup kencang, api kembali menyebar pada Jumat (27/3/2026) pagi. Dari pengamatan melalui drone, total luas hutan lindung yang terbakar kurang lebih 3,85 hektare.

“Daerah sini memang sangat rentan untuk terbakar. Karena merupakan daerah yang banyak ranting dan daun kering, serta daerah gambut yang masih menyimpan sekam di dalamnya,” jelas Ariastuty.

Untuk itu, ia meminta masyarakat agar tetap mewaspadai dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Adapun langkah dan upaya yang bisa dilakukan antara lain, tidak membuang puntung rokok secara sembarangan di hutan atau lahan kering, serta membakar sampah.

Disamping itu juga, Ariastuty juga meminta kepada masyarakat untuk tidak memanfaatkan lahan-lahan yang terbakar. Sebab, pemanfaatan lahan secara ilegal merupakan pelanggaran hukum dan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kami tentunya meminta masyarakat menjadi perpanjangan tangan bagi pemerintah dan kepolisian. Segera laporkan, apabila ada oknum yang memang dengan sengaja atau tidak sengaja membakar hutan maupun lahan,” tutupnya.

Jakarta, 27 Maret 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati dan menghormati putusan yang diterbitkan oleh Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025, yang dibacakan dalam sidang perkara dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait layanan pinjam-meminjam uang atau pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.

Dalam putusan tersebut Majelis KPPU menyatakan seluruh Terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang LaranganPraktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. OJK sesuai amanat UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), akan terus mendorong industri Pindar untuk melanjutkan penguatan dalam penerapan tata kelola, manajemen risiko dan perlindungan konsumen guna mewujudkan terciptanya industri Pindar yang sehat, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

OJK juga mendorong Penyelenggara Pindar untuk terus berkontribusi dalam mendukung program-program strategis Pemerintah, khususnya dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan terhadap sektor UMKM dan mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi nasional. Dalam rangka penguatan industri Pindar, OJK telah menerbitkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).

Ketentuan tersebut antara lain mengatur mengenai batasan besaran manfaat ekonomi yang dapat dikenakan oleh Penyelenggara Pindar kepada Penerima Dana, sebagai upaya untuk memastikan praktik usaha yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pelindungan konsumen.

Selain itu, OJK juga sudah menerbitkan ketentuan yang mengatur terkait dengan tata kelola, manajamen risiko, tingkat kesehatan Penyelenggara Pindar serta menyusun Roadmap Pengembangan dan Penguatan LPBBTI Tahun 2023–2028, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan, mendorong tata kelola industri yang lebih baik, serta memperkuat pelindungan konsumen dan masyarakat. OJK akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan industri serta memastikan bahwa setiap Penyelenggara LPBBTI menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.

Batam, 28 March 2026 — Aston Batam Hotel & Residence menghadirkan programHalalbihalal spesial sebagai momen silaturahmi setelah Ramadan dengan penawaran paket mulai dari IDR168.000 per orang, tersedia pada periode 23 Maret hingga 31 Maret 2026 di Aston BatamHotel & Residence, menghadirkan dua pilihan menu lengkap yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kebersamaan perusahaan, komunitas, maupun keluarga dengan suasana nyaman, pelayanan unggul, serta hidangan khas yang menggugah selera.

Melalui program ini, Aston Batam menawarkan dua pilihan paket, yaitu Menu A denganhargaIDR 250.000 per orang dan Menu B dengan harga IDR 168.000 per orang. Setiap paket telahmencakup beragam hidangan mulai dari appetizer, soup, main course, gorengan, dessert,hingga minuman, yang disusun secara variatif untuk memberikan pengalaman bersantapyanglengkap dan memuaskan.

Konsep Halalbihalal ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi para tamudalammenyelenggarakan acara kebersamaan tanpa perlu khawatir terhadap detail persiapan. Denganfasilitas hotel berbintang, lokasi strategis di pusat kota Batam, serta standar kebersihandanpelayanan yang konsisten, Aston Batam menjadi pilihan ideal untuk berbagai acarapasca- Lebaran.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman Halalbihalal yang tidak hanya sekadar makan bersama, tetapi juga menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan berkesan dengan pelayananterbaik dari tim kami,” ujar Chef Brema Saragih, Executive Sous Chef Aston BatamHotel &Residence. Dengan kapasitas ruang yang fleksibel dan tim profesional yang siap membantusetiapkebutuhan acara, Aston Batam optimis program ini dapat menjadi solusi terbaikbagi perusahaan maupun individu yang ingin merayakan momen Halalbihalal secara praktis namuntetap berkualitas. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi batam.astonhotelsinternational.com, ikuti juga@astonbatam di Instagram.

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memanfaatkan hari pertama masuk kerja pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan meninjau langsung penataan taman dan pembangunan infrastruktur di sejumlah titik, Rabu (25/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mewujudkan tata kota yang lebih rapi, nyaman, dan estetis.

Di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA), Amsakar tetap turun ke lapangan guna melihat kondisi riil pekerjaan yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

“Di hari pertama pasca Lebaran ini, saya ingin memastikan bahwa pekerjaan yang kita lakukan benar-benar menunjukkan perkembangan yang nyata di lapangan,” ujarnya.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah kawasan taman di sekitar Bandara Hang Nadim. Amsakar menyoroti kondisi tanaman yang tampak gersang akibat cuaca panas. Ia meminta dinas terkait segera melakukan langkah penanganan agar fungsi taman sebagai elemen estetika kota tetap terjaga.

Peninjauan dilanjutkan ke kawasan Batam Centre, tepatnya pada proyek pembangunan box culvert. Infrastruktur ini dinilai penting untuk meningkatkan sistem drainase sekaligus mengurangi potensi genangan, sehingga mendukung kenyamanan lingkungan perkotaan.

Selanjutnya, Amsakar meninjau Simpang Pollux. Di kawasan tersebut direncanakan pembangunan empat taman baru sebagai bagian dari penataan ruang kota. Dari jumlah tersebut, dua taman telah selesai dibangun. Ia mengapresiasi capaian tersebut, namun tetap mendorong percepatan penyelesaian taman lainnya.

Di Simpang Kepri Mall, ia juga melihat langsung pembangunan kolam retensi yang masih berlangsung. Kolam ini diharapkan menjadi solusi pengendalian banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi, sekaligus mendukung tata kota yang lebih tertib dan berkelanjutan.

“Ini bagian dari upaya kami memenuhi komitmen kepada masyarakat, sekaligus menjawab harapan terhadap pembangunan kota yang lebih baik dan tertata,” kata Amsakar.

Peninjauan turut mencakup kawasan Simpang Flyover Laluan Madani. Di lokasi ini direncanakan pelebaran tiga ruas jalan di sisi kanan dan kiri guna mengurai kepadatan arus lalu lintas, khususnya pada jalur Sekupang menuju Batam Centre.

Rangkaian kegiatan ditutup di DAM Sei Ladi. Amsakar meninjau instalasi pengolahan air berkapasitas 50 liter per detik yang dibangun untuk memperkuat pasokan air bersih di wilayah Batu Ampar, Nagoya, Tanjung Uma, hingga Bengkong.

Ia juga mengapresiasi kinerja tim di lapangan yang terus bekerja mendorong percepatan pembangunan.

“Alhamdulillah, seluruh tim bekerja dengan baik. Kami optimistis Batam akan terus berbenah menjadi kota yang lebih tertata, indah, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Jakarta—Setiap tahun, Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi momen yang dinanti. Biasanya, dana ini segera dialokasikan untuk berbagai kebutuhan: belanja, mudik, berbagi dengan keluarga, atau membeli barang yang sudah lama diinginkan. Tidak ada yang keliru dengan itu—menikmati hasil kerja keras adalah hal yang wajar. Namun, pernahkah terpikir untuk tidak menghabiskan seluruh THR? Bagaimana jika sebagian disisihkan untuk membangun aset untuk masa depan?

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah berinvestasi di produk pasar modal syariah. Instrumen ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjunjung prinsip-prinsip syariah seperti larangan riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisir (spekulasi berlebihan). Dengan demikian, investor dapat merasa lebih tenang karena produk yang tersedia telah melalui proses seleksi dan pengawasan sesuai ketentuan syariah. 

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irwan Abdalloh dalam berbagai kesempatan edukasi menyampaikan bahwa momentum seperti penerimaan THR sangat tepat untuk memulai kebiasaan investasi. Menurutnya, “THR seharusnya tidak hanya menjadi dana konsumsi, tetapi juga menjadi titik awal membangun aset. Dengan menyisihkan sebagian THR ke instrumen investasi syariah, masyarakat belajar menunda kesenangan sesaat demi keberlanjutan kesejahteraan di masa depan.” 

Di pasar modal syariah Indonesia, tersedia beragam pilihan produk investasi. Salah satunya saham syariah yang merupakan saham dari perusahaan dengan kegiatan usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan memenuhi kriteria keuangan tertentu. Daftar saham syariah tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diperbarui secara berkala oleh Otoritas Jasa Keuangan. BEI memiliki indeks saham syariah yang dapat menjadi acuan investor dalam memilih saham syariah. Terdapat Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) yang berisikan seluruh saham syariah yang tercatat di BEI, kemudian Jakarta Islamic Index (JII)--berisi 30 saham syariah yang paling likuid. Ada juga indeks lain seperti JII70, IDX Sharia Growth, IDX-MES BUMN17, dan terbaru S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend Index yang memberi pilihan strategi berbeda bagi investor. Informasi mengenai indeks saham syariah di BEI tersedia di www.idx.co.id/id/idx-syariah/indeks-saham-syariah/. Dengan membeli saham syariah, investor turut memiliki bagian dari perusahaan dan berpotensi memperoleh keuntungan berupa capital gain maupun dividen. 

Selain saham, terdapat sukuk yang kerap disebut sebagai obligasi syariah oleh masyarakat. Namun, pada dasarnya sukuk dan obligasi merupakan instrumen yang berbeda, sukuk adalah bukti penyertaan atau pembiayaan aset atau proyek yang mendasarinya yang sesuai syariah, sementara obligasi adalah instrumen berbentuk surat utang. Sukukditerbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan untuk pembiayaan proyek tertentu dan umumnya menawarkan imbal hasil yang relatif stabil dalam periode tertentu. 

Bagi pemula, reksa dana syariah dapat menjadi pilihan yang lebih praktis. Dana dari investor akan dikelola oleh manajer investasi profesional ke dalam portofolio efek syariah yang terdiversifikasi. Dengan modal yang relatif terjangkau, masyarakat sudah dapat mulai berinvestasi tanpa perlu menganalisis pasar secara mendalam. Irwan menegaskan pentingnya memulai dari nominal kecil. “Tidak perlu menunggu dana besar untuk mulai berinvestasi. Justru kebiasaan menyisihkan secara rutin, meski nilainya tidak terlalu besar, yang akan memberikan hasil signifikan dalam jangka panjang,” imbuhnya. 

Irwan juga menekankan bahwa investasi syariah bukanlah aktivitas spekulatif. “Pasar modal syariah mendorong pola pikir investor dalam pengambilan keputusan agar berfokus terhadap kepemilikan aset produktif dan pertumbuhan nilai dengan memahami bisnis perusahaan bukan hanya berfokus pada pergerakan harga jangka pendek tanpa mempertimbangkan fundamental perusahaan ” jelasnya. Karena itu, dana tambahan seperti THR sangat relevan dijadikan modal awal untuk membuka rekening efek syariah dan mulai berinvestasi secara bertahap. 

Lebih dari sekadar potensi keuntungan, menyisihkan THR untuk investasi juga melatih disiplin keuangan. Ketika seseorang mampu menahan diri untuk tidak menghabiskan seluruh dana tambahan, ia sedang membangun karakter finansial yang lebih kuat. Dalam jangka panjang, akumulasi dari kebiasaan kecil ini dapat berkembang menjadi portofolio yang signifikan. Jika setiap tahun sebagian THR diinvestasikan selama 10 hingga 20 tahun, potensi pertumbuhannya tentu jauh lebih besar dibandingkan jika dana tersebut habis untuk konsumsi sesaat. 

Mengalokasikan THR ke produk pasar modal syariah pada akhirnya merupakan langkah nyata dalam memadukan nilai spiritual dan tanggung jawab finansial. Dengan niat yang baik, disiplin, serta pemahaman yang tepat, investasi tidak lagi terasa rumit atau menakutkan, melainkan menjadi bagian dari ikhtiar membangun kesejahteraan yang berkelanjutan dan sesuai prinsip syariah. 

Edukasi investasi syariah telah dilakukan secara masif melalui berbagai kanal, termasuk penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal Syariah. Kemudahan pembukaan rekening secara daring membuat generasi muda pun dapat mulai berinvestasi hanya dengan modal ratusan ribu rupiah. 

Mengawali hari pertama kerja usai libur bersama Idulfitri 1447 H, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad langsung melakukan peninjauan berbagai proyek pembangunan, Rabu (25/3/2026).

Turut hadir dalam peninjauan ini, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, Direktur Pembangunan Infrastruktur, Boy Zasmita dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam.

Adapun proyek pertama yang dikunjungi adalah, pembangunan taman di kawasan Bandara Hang Nadim. Selanjutnya pembangunan box culvert di Simpang Helm, pembangunan taman di Simpang Frengky, pembangunan kolam retensi di Simpang Kepri Mall, pengembangan Simpang Laluan Madani dan pembangunan IPA 50 LPD Sei Ladi.

Ditemui usai peninjauan, Amsakar Achmad menjelaskan bahwa berbagai proyek pembanguan yang ditinjau tersebut merupakan proyek yang sudah dimulai sejak tiga bulan terakhir. Secara keseluruhan, proyek yang dikerjakan telah sesuai dengan yang direncanakan.

“Pekerjaan yang dilaksanakan saat ini, sebagai bentuk ikhtiar dan komitmen saya bersama ibu Li Claudia Chandra. Sekaligus juga sebagai jawaban atas ekspektasi dari masyarakat Kota Batam,” ujar Amsakar.

Amsakar menjelaskan, untuk taman dikawasan Bandara Hang Nadim, saat ini sudah ada beberapa tanaman yang telah ditanam. Namun, tanaman itu tampak layu akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu belakangan ini. Untuk itu, Amsakar Achmad meminta kepada unit terkait, melakukan penyiraman secara berkala.

Kemudian Box Culvert di Simpang Helm, Amsakar juga memastikan bahwa pengaspalan diatas Box Culvert itu akan segera dilakukan setelah tanah yang berada di dekat pembangunan padat. Termasuk juga, pembangunan taman di Simpang Frengky yang progresnya saat ini sudah ada dua taman dan akan dibangun dua taman lagi. Amsakar juga meminta agar taman-taman di Simpang Frengky juga ditanam dengan tanaman yang akan menambah estetika Kota Batam kedepannya.

“Dari sana, kami lanjutkan untuk melihat kolam rentensi di Simpang Kepri Mall. Disana sudah dalam proses pengerjaan dan nantinya akan dibangun kolam retensi lainnya. Pembangunan ini dimaksudkan untuk meminimalisir titik banjir ketika curah hujan sedang tinggi,” jelas Amsakar.

Dari simpang Kepri Mall, Amsakar melanjutkan peninjauannya di Simpang Laluan Madani. Sesuai dengan perencanaan, Simpang Laluan Madani dari arah Tiban akan diperluas menjadi tiga lajur disetiap jalurnya.

Terakhir, Amsakar juga menyempatkan diri untuk meninjau pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Ladi berkapasitas 50 liter per detik. Pembangunan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan, pembangunan ini bisa selesai dan sudah bisa jalan pada bulan Agustus mendatang.

“Tentunya kami sangat senang, semua tim dari BP Batam maupun Pemko Batam sudah bekerja dengan baik. Semoga ikhtiar yang kita lakukan ini, kita dapat melihat Kota Batam yang lebih baik dan lebih hebat lagi kedepannya,” tutup Amsakar.

Jakarta, 26 Maret 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri berhasil mengamankan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perbankan yang terjadi di PT BPR DCN, Malang, Jawa Timur, setelah yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik OJK. Pengamanan tersebut dilakukan melalui sinergi tim gabungan yang terdiri dari Penyidik OJK, Korwas PPNS Bareskrim Polri, dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur pada 9– 10 Maret 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan, tersangka yang semula dijadwalkan memenuhi panggilan pemeriksaan di Surabaya terdeteksi bergerak menuju Jakarta. Setibanya di Stasiun Gambir, Jakarta, tersangka segera diamankan oleh Tim Korwas PPNS Bareskrim Polri untuk selanjutnya dibawa kembali ke Surabaya guna menjalani pemeriksaan oleh Penyidik OJK. Setelah pemeriksaan dilakukan, tersangka kemudian ditahan di Polda Jawa Timur sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain terhadap tersangka, tim gabungan juga melakukan upaya membawa saksi yang tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam rangka proses penyidikan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang dilakukan melalui koordinasi antara Penyidik OJK dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pelaksanaan upaya paksa oleh Korwas PPNS Bareskrim Polri atas permintaan Penyidik OJK merupakan bentuk implementasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus mencerminkan penguatan koordinasi antarlembaga dalam mendukung proses penyidikan tindak pidana di sektor jasa keuangan.

OJK menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur, dalam kegiatan membawa, menangkap, dan menahan tersangka. Melalui sinergi dan koordinasi yang kuat antara OJK dan aparat penegak hukum, diharapkan proses penegakan hukum di sektor jasa keuangan dapat berjalan efektif, sekaligus memperkuat perlindungan konsumen dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

Page 21 of 231

Instagram

Tentang Kami