Live Streaming
super me

super me

Page 23 of 223

Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam, Gavin Ang memuji kemajuan investasi yang begitu pesat oleh Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan kerja Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis di Kantor Konjen Singapura, Wyndham Hotel, Panbil, Kamis (19/2) pagi.

Konjen Singapura menilai, hal itu dikarenakan BP Batam menunjukkan kemajuan signifikan dalam pendekatan pelayanan investasi, yang kini lebih adaptif, responsif, dan berorientasi solusi.

Perubahan itu, mencerminkan pergeseran peran BP Batam dari sekadar regulator menjadi fasilitator aktif yang menciptakan lingkungan investasi yang lebih welcoming bagi investor.

Menurutnya, BP Batam kini semakin proaktif dalam membantu penyelesaian tantangan proyek dan memberikan dukungan langsung kepada investor, sehingga memperkuat persepsi kepastian layanan dan kemudahan berusaha di Batam.

“Pendekatan ini sangat berbeda, bagaimana pendekatan yang dilakukan BP Batam kepada investor dan ini direspon dengan gembira oleh para investor,” ungkap Gavin.

Pendekatan baru ini dipandang sebagai sinyal positif bagi investor internasional, yang dapat meningkatkan kepercayaan terhadap Batam sebagai gateway strategis dalam lanskap ekonomi regional.

“Kami mengapresiasi BP Batam, semua orang bisa melihat kinerja Batam untuk mengatasi tantangan investor,” ujarnya.

Sementara, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis mengungkapkan kehadiranya bersama jajaran untuk memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin.

Dalam kesempatan itu, Fary memberikan apresiasi kepada Konjen Singapura, Gavin Ang. Disebutkan, sepanjang 2025 realisasi investasi Singapura di Batam masih menjadi yang terbesar.

“Kami menggangap dan merasakan bahwa hubungan kemitraan dengan Konjen Singapura adalah suatu kekuatan bagi BP Batam, untuk itu, terima kasih atas dukungan yang diberikan” ujar Fary.

Fary menyatakan komitmen pihaknya untuk terus membangun fondasi tata kelola perizinan yang transparan dan efisien serta kesiapan tenaga kerja terampil bagi kebutuhan industri.

“Adanya dashboard monitoring realtime, klinik investasi, duta investasi dan sistem aplikasi Mantab merupakan bentuk inovasi dan tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk menjadikan Batam role model kawasan ramah investasi,” pungkas Fary.

Hadir mendampingi Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis yaitu Direktur Investasi, Dendi Gustinandar dan Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir.

Night Party Nagoya Lantern Festival yang digelar pada 13–17 Februari 2026 di Jalan Raya Nagoya Citywalk, berhasil menggerakkan roda ekonomi mikro secara signifikan.

Berdasarkan hasil survey pusat Kajian Daya Saing ASEAN, Politeknik Batam, dengan jumlah pengunjung yang tembus angka 6.000 orang dalam 5 hari, maka omzet yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Jumlah ini, dihasilkan melalui studi pengukuran multiplier effect, data omzet per UMKM yang terjual dan diekstrapolasi dengan jumlah pengunjung.

Sehingga, melalui kegiatan yang diinisiasi oleh BP Batam dan Nagoya Citiwalk ini, menjadi indikator konkret kebangkitan ekonomi kawasan Nagoya, serta akselerasi implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kebangkitan Nagoya merupakan bagian dari strategi penguatan pusat perdagangan dan jasa Kota Batam.

“Nagoya adalah episentrum perdagangan Kota Batam. Ketika ruang publiknya hidup dan tertata, maka efek berantainya akan terasa terhadap UMKM, sektor jasa, hingga pariwisata. Inilah arah pembangunan kawasan yang terintegrasi,” ujarnya.

Sementara, Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra menekankan pentingnya model kolaborasi dalam pengembangan kawasan. Ia menegaskan, BP Batam akan terus berkomitmen dalam mendukung UMKM di Kota Batam.

“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku usaha menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Anggota/Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa revitalisasi Jalan Raya Nagoya merupakan bagian dari agenda besar pembangunan New Nagoya dalam kerangka WPP Prioritas. Penataan ini meliputi peningkatan kualitas jalan, pedestrian, tata pencahayaan, konektivitas antar-blok komersial, hingga integrasi fungsi perdagangan dan hiburan.

“WPP Prioritas New Nagoya dirancang untuk mentransformasi kawasan ini menjadi pusat perdagangan dan gaya hidup yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing internasional,” ujarnya.

“Event ini membuktikan ketika infrastruktur, ruang publik, dan aktivitas ekonomi dikolaborasikan, dampaknya langsung terasa dalam bentuk perputaran ekonomi yang signifikan,” tegas Mouris.

Owner Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapan pihak swasta menjadi mitra strategis dalam mendukung implementasi WPP. Hal ini, terlihat dari suksesnya gelaran Night Party Nagoya Lantern Festival.

“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa Nagoya memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata. Kami siap berkolaborasi untuk pengembangan jangka panjang kawasan,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Night Party Nagoya Lantern Festival bukan hanya sekadar perayaan Tahun Baru Imlek 2577. Namun juga bagian dari strategi aktivasi ruang publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan.

Festival ini menghadirkan instalasi lampion tematik, atraksi barongsai dan lion dance, fashion show spesial Imlek, serta bazaar UMKM yang melibatkan 30 tenant dalam radius ±200 meter.

Selama lima hari, seluruh tenant mencatatkan penjualan yang selalu habis setiap malamnya. Pada puncak acara, 16 Februari 2026, tercatat sekitar 1.584 pengunjung masuk melalui gerbang utama, dengan estimasi total kunjungan mencapai ±2.500 orang per malam.

Pengunjung ini, berasal dari dalam dan luar Kota Batam, turis mancanegara seperti Singapore, Malaysia, Brunei, dan negara lainnya.

Angka kunjungan ini, juga menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas ekonomi di kawasan Nagoya, yang sebelumnya mengalami perlambatan pascapandemi Covid-19. Kebangkitan Nagoya juga menjadi simbol transformasi Batam menuju kota perdagangan, jasa, dan investasi yang semakin kompetitif di tingkat regional. 

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Keputusan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini dengan tetap mencermati ruang penurunan suku bunga BI-Rate lebih lanjut sejalan dengan prakiraan inflasi 2026-2027 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1% dan upaya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk tetap mempertahankan stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tersebut didukung dengan langkah-langkah kebijakan sebagai berikut: 

1. Penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah melalui intervensi baik transaksi Non-Deliverable Forward  (NDF) di pasar luar negeri maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward  (DNDF) di pasar domestik. Strategi ini disertai dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder;

2. Penguatan strategi operasi moneter pro-market untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing dengan tetap menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan mengelola struktur suku bunga dan volume instrumen moneter, serta transaksi SBN di pasar sekunder secara terukur;

3. Penguatan sinergi bersama Pemerintah dan pemangku kepentingan lain dalam upaya memperkuat efektivitas pelonggaran kebijakan makroprudensial guna mendorong kredit/pembiayaan dan penurunan suku bunga perbankan melalui sinergi Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) serta publikasi asesmen transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dengan pendalaman pada suku bunga kredit berdasarkan sektor prioritas yang menjadi cakupan KLM (Lampiran 1);

4. Pengembangan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) bersinergi dengan otoritas, asosiasi, dan kementerian/lembaga terkait yang bertujuan untuk mengakselerasi transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD), antara lain melalui penyelenggaraan Hackathon dan pengembangan talenta digital (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya-Digdaya) yang diinisiasi akhir Februari 2026;

5. Penguatan kesiapan sistem pembayaran nasional dalam menghadapi periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H, dengan memastikan ketersediaan, keandalan dan keamanan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) dan sistem pembayaran industri, serta menjamin ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang memadai dan berkualitas di seluruh wilayah NKRI, antara lain melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.

Ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi didukung berbagai kebijakan yang ditempuh Pemerintah dan Bank Indonesia. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy). Peningkatan ini terutama ditopang oleh permintaan domestik dari konsumsi rumah tangga dan investasi sejalan dengan dampak positif berbagai stimulus kebijakan Pemerintah dan bauran kebijakan Bank Indonesia.

Pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Januari 2026 tetap tinggi didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Volume transaksi pembayaran digital[1] mencapai 4,79 miliar transaksi atau tumbuh 39,65% (yoy) pada Januari 2026 didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital. Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 10,00% (yoy) dan 23,25% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 131,47% (yoy). Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Bank Indonesia juga akan memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional termasuk pada periode libur Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Pada sisi nontunai, Bank Indonesia akan menjaga ketersediaan, keandalan, dan keamanan infrastruktur SPBI, baik ritel maupun wholesale, serta infrastruktur sistem pembayaran industri. Pada sisi tunai, Bank Indonesia akan menjamin ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang memadai dan berkualitas di seluruh wilayah NKRI melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Layanan penukaran uang pada lokasi-lokasi strategis akan diperkuat melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR). Bank Indonesia akan secara konsisten menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

atam - Menyambut datangnya 1 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis (19/2/2026), Hotel Santika Batam resmi meluncurkan program unggulan bertajuk “Jelajah Ramadan Iftar Buffet”.

Melalui konsep All You Can Eat Iftar Buffet, hotel bintang ini menawarkan lebih dari 150 menu khas Nusantara yang dirotasi setiap hari sepanjang bulan Ramadan.Ragam hidangan tersebut dirancang untuk memberikan variasi pengalaman kuliner bagi masyarakat Batam sekaligus wisatawan yang berkunjung. 

General Manager Hotel Santika Batam, Yusrin Azwan, mengatakan Ramadan merupakan momentum strategis untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat silaturahmi, baik dalam lingkup keluarga, komunitas, maupun dunia kerja.

 “Puasa adalah momentum mempererat kebersamaan. Kami menghadirkan menu terbaik yang dimasak langsung oleh Executive Chef terbaik kami, didukung suasana yang nyaman sehingga memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu. Harapannya, iftar ini menjadi pilihan utama masyarakat Batam,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

“Semoga apa yang kami sajikan membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita semua. Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Iftar Jelajah Ramadan kami launching,” tambahnya. 

Salah satu menu primadona yang paling ditunggu pengunjung adalah kambing guling, disandingkan dengan aneka takjil, dessert, serta berbagai hidangan khas berbuka puasa lainnya. Pengalaman bersantap juga dilengkapi fasilitas Live Cooking, Free Flow Beverages, Live Music, serta panorama 270 derajat city view, yang menambah nilai jual program ini. 

Harga paket iftar ditawarkan mulai Rp248.000 nett per pax. Untuk mendorong pembelian kelompok, tersedia promo Buy 10 Get 1 Free, menjadikannya pilihan menarik bagi acara keluarga besar, rekan kerja, hingga komunitas. 

Hotel Santika Batam juga menghadirkan penawaran khusus melalui aplikasi MyValue. Pelanggan yang melakukan pemesanan lewat aplikasi tersebut bisa menikmati harga spesial Rp218.000 per pax (sesuai periode promo), sekaligus memperoleh berbagai keuntungan tambahan selama program berlangsung.

Program Jelajah Ramadan juga bertabur hadiah menarik buat apresiasi pelanggan. Para tamu berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa Umroh untuk satu orang. Selain itu, setelah Lebaran akan dilakukan pengundian berbagai doorprize menarik seperti logam mulia, Smart TV, hingga kulkas. 

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan minat kunjungan sekaligus memperpanjang durasi interaksi pelanggan dengan brand hotel, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pendapatan sektor hospitality selama periode Ramadan. 

Dengan konsep kuliner Nusantara yang variatif, suasana nyaman, serta beragam promo dan hadiah menarik, “Jelajah Ramadan Iftar Buffet” Hotel Santika Batam siap menjadi destinasi utama berbuka puasa di Kota Batam tahun ini.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi layanan Hotel Santika Batam di +62 778 417 1777.

 

BATAM — Aktivitas transportasi udara di Kota Batam menunjukkan tren positif seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur Imlek dan menjelang Ramadan 2026.

Data operasional yang dirilis PT Bandara Internasional Batam mencatat adanya kenaikan signifikan baik dari sisi pergerakan pesawat maupun jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, menjelaskan bahwa peningkatan ini mencerminkan pulih dan menguatnya aktivitas ekonomi regional, terutama sektor perjalanan dan pariwisata.

“Momentum libur Imlek yang beriringan dengan persiapan masyarakat menyambut Ramadan turut mendorong lonjakan trafik udara. Ini menjadi indikator positif bagi geliat ekonomi Batam,” ujarnya pada Rabu (18/2/2026) sore.

Berdasarkan catatan operasional, pada periode sebelum libur, yakni 8–12 Februari 2026, total pergerakan pesawat tercatat sebanyak 398 kali atau rata-rata 79 pergerakan per hari. Sementara jumlah penumpang mencapai 55.207 orang dengan rata-rata harian sekitar 11.041 penumpang.

Memasuki periode libur Imlek sekaligus menjelang Ramadan, yaitu 13–17 Februari 2026, angka tersebut meningkat cukup signifikan. Pergerakan pesawat naik menjadi 451 kali atau rata-rata 90 pergerakan per hari. Adapun jumlah penumpang melonjak menjadi 63.804 orang, dengan rata-rata harian mencapai 12.760 penumpang.

Secara persentase, terjadi peningkatan pergerakan pesawat sebesar 13,3 persen, sementara jumlah penumpang tumbuh lebih tinggi, yakni 15,5 persen.

Kenaikan trafik udara ini dinilai sebagai sinyal membaiknya aktivitas ekonomi, khususnya di sektor transportasi, perdagangan, dan jasa. Mobilitas masyarakat yang meningkat biasanya berdampak langsung pada konsumsi, okupansi hotel, serta perputaran uang di pusat-pusat ekonomi lokal.

Menurut Annang, tren tersebut juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan terus membaik, seiring stabilnya kondisi sosial dan meningkatnya agenda perjalanan keluarga maupun bisnis.

“Selain perjalanan mudik awal dan liburan, kami juga melihat peningkatan penumpang korporasi. Ini menandakan roda bisnis kembali bergerak aktif,” katanya.

Manajemen PT Bandara Internasional Batam memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan untuk mengantisipasi potensi lonjakan lanjutan selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang. Optimalisasi operasional dilakukan mulai dari pengaturan slot penerbangan, kesiapan personel, hingga peningkatan layanan penumpang di terminal.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran arus transportasi udara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Batam sebagai salah satu pusat perdagangan dan industri di wilayah barat Indonesia.

Dengan tren pertumbuhan penumpang yang konsisten, Bandara Hang Nadim diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak pemulihan ekonomi daerah pada awal 2026, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai hub transportasi strategis di kawasan Kepulauan Riau. (Iman Suryanto)

BATAM – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa kental dalam perayaan Imlek yang digelar di Kota Batam. Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, untuk kembali menegaskan identitas Batam sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan.

Dalam sambutannya, Wali Kota batam Amsakar menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran jajaran menteri yang berkenan hadir langsung membersamai masyarakat Batam di tengah padatnya agenda kenegaraan. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat menjadi simbol kuat dukungan terhadap semangat kebersamaan lintas budaya yang telah lama tumbuh di kota industri tersebut.

“Atas nama masyarakat Batam dan saudara-saudara Tionghoa yang merayakan Imlek, kami mengaturkan terima kasih atas kehadiran Bapak-bapak menteri. Kedatangan ini betul-betul disambut dengan penuh sukacita oleh warga Batam,” ujar Wali Kota Batam Amsakar disela-sela kegiatan perayaan Imlek di Swiss-Bellhotel Harbour Bay Batam, Senin (16/2/2026) malam).

Ia juga memberikan penghargaan kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan acara dengan maksimal. Menurutnya, kerja keras tersebut dilakukan agar para tamu dari pemerintah pusat dapat merasakan secara langsung bagaimana semaraknya perayaan Imlek di Batam, sekaligus menyaksikan wajah keberagaman yang hidup di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Wali Kota Batam Amsakar menggambarkan Batam sebagai daerah dengan tingkat heterogenitas yang sangat tinggi. Warga dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Sabang hingga Merauke, hidup berdampingan di kota ini. Seluruh umat beragama, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas profesi tumbuh dan berkembang secara harmonis.

“Kami menyebut Batam ini sebagai miniatur Indonesia. Semua ada di sini. Tapi alhamdulillah, kehidupan masyarakatnya berjalan sangat rukun,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota Amsakar, keharmonisan tersebut tercermin dari antusiasme warga dalam setiap perayaan keagamaan. Ia mencontohkan bagaimana perayaan Natal selalu dipadati jemaat di gereja-gereja, kegiatan keagamaan umat Islam ramai dihadiri jemaah saat para ustaz kondang berkunjung, hingga perayaan Imlek yang setiap tahun menjadi magnet kebersamaan lintas etnis.

Bahkan, beberapa tahun lalu kawasan kuliner dan pusat keramaian selalu dipenuhi masyarakat dari berbagai latar belakang saat Imlek berlangsung. Fenomena ini, menjadi bukti bahwa toleransi di Batam bukan sekadar slogan, melainkan telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial.

“Ini menandakan bahwa visi Batam sebagai negeri yang ramah dan inklusif bukan hanya cerita di atas kertas, tetapi benar-benar terimplementasi di tingkat masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Batam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan merawat Batam sebagai rumah bersama. Ia menekankan bahwa keberlangsungan harmoni di kota ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga.

“Mari kita maknai Batam ini sebagai rumah kita bersama. Kitalah yang akan menjaganya, kitalah yang akan merawatnya,” pesannya.

Menutup sambutan, Wali Kota Amsakar mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Batam. Ia berharap tahun yang baru membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi perjalanan pembangunan kota ke depan.

“Selamat merayakan Imlek. Gong Xi Fa Cai. Semoga tahun ini memberikan keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya.

Koperasi Konsumen Karyawan (Kopkar) BP Batam menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Hotel Harmoni One, Sabtu (14/2/2026).

Mengangkat tema “Memperkuat Solidaritas dan Inovasi Digital Menuju Koperasi Modern”, RAT tahun ini dibuka langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Amsakar Achmad dalam kesempatan itu, menyambut baik RAT Kopkar BP Batam dan mengapresiasi kinerja dan transformasi koperasi.

Disebutkan, ada lima tantangan dalam mengelola koperasi dan usaha mikro. Pertama, tata kelola manajemen. Kedua, kemampuan SDM. Ketiga, akses permodalan. Keempat, kemasan atau packaging. Kelima, akses pemasaran atau marketing.

Namun, menurutnya, meski di tengah eskalasi global, tantangan dan dinamika kebutuhan anggota, Kopkar BP Batam mampu beradaptasi, berinovasi dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota.

“Koperasi Karyawan BP Batam sudah melampaui persoalan itu, dan sekarang sedang melakukan transformasi untuk membuat capaian-capaian yang lebih baik lagi ke depannya,” puji mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah Kota Batam itu.

Ia pun berpesan agar koperasi memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan nilai tambah bagi pengelolaan koperasi kedepannya. Terlebih, pemerintah tengah memberikan atensi khusus terhadap penguatan ekonomi kerakyatan salah satunya melalui koperasi merah putih.

“Mudah-mudahan Koperasi Konsumen Karyawan BP Batam ini dapat menjadi model bagi koperasi-koperasi yang lain di Kota Batam dan Kepri serta bisa memberi warna dalam perjalanan koperasi di level nasional,” ujar Amsakar.

Ketua Umum Kopkar BP Batam, Chandra Syamsir mengatakan RAT dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota, sarana evaluasi, penyusunan rencana dan program kerja di tahun berjalan.

Pihaknya berkomitmen menghadirkan inovasi dan menjadikan salah satu koperasi yang kompetitif di Indonesia melalui percepatan digitalisasi sistem aplikasi koperasi.

“Nantinya semua anggota akan dilayani secara online dan memiliki akun. Mereka bisa mengakses laporan keuangan koperasi bahkan mengajukan pinjaman hanya secara online,” ungkapnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, pihaknya akan melaksanakan pengembangan unit usaha baru yaitu Air Minum Dalam Kemasan.

“Satu lagi kita akan bangun pabrik kemasan air minum, air dalam kemasan. Kita akan pasarkan bersama-sama dan ini akan meningkatkan sangat signifikan pendapatan untuk SHU tahun berikutnya,” pungkasnya.

Adapun pembukaan RAT turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi dan mitra Kopkar BP Batam.

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 melalui kegiatan Night Party Nagoya Lantern Festival di Jalan Raya Nagoya Citywalk menjadi momentum strategis dalam percepatan implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) turut hadir dalam kebersamaan tersebut yang diwakili oleh Anggota/Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, pada Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini semakin semarak karena diramaikan oleh puluhan pelaku UMKM kuliner serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Nagoya.

Dalam sambutannya, Mouris Limanto menyampaikan bahwa Jalan Raya Nagoya ke depan akan direvitalisasi sebagai bagian dari agenda besar pembangunan New Nagoya untuk bertransformasi kawasan berbasis konektivitas dan ruang publik.

“Kami ingin membangun kawasan Nagoya bukan sekadar koridor transportasi. Melalui WPP Prioritas New Nagoya, kawasan ini akan ditransformasikan menjadi ruang publik yang hidup, produktif, dan berdaya saing internasional,” ujar Mouris.

Ia menegaskan bahwa WPP New Nagoya juga dirancang tidak hanya untuk pembenahan fisik, tetapi juga sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi lokal.

“Integrasi antara infrastruktur, event, dan UMKM kami yakini akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata dan pusat perdagangan regional,” kata Mouris.

Ia melanjutkan, WPP New Nagoya nantinya akan difokuskan pada tiga pilar utama, seperti peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar seperti pembangunan dan integrasi drainase terpadu, serta pengembangan jalur pedestrian yang aman dan ramah wisatawan.

Selain itu, Revitalisasi Kawasan Perdagangan dan UMKM juga akan didorong untuk mengaktivasi ruang publik melalui event budaya dan ekonomi kreatif, serta penguatan daya tarik pariwisata perkotaan.

“Semangat Imlek adalah semangat kebersamaan dan optimisme. Inilah energi yang kita butuhkan untuk mewujudkan New Nagoya sebagai wajah baru Batam yang modern, inklusif, dan mendunia. Gong Xi Fa Cai!” serunya menutup sambutan.

Kemudian pada kesempatan yang sama, Owner Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapannya sebagai salah satu mitra strategis dalam implementasi WPP.

“Nagoya Citywalk siap menjadi bagian dari ekosistem New Nagoya. Dengan infrastruktur yang tertata dan ruang publik yang aktif, kawasan ini akan semakin kompetitif,” katanya optimis.

Adapun event Night Party Nagoya Lantern Festival akan berlangsung pada 13 – 16 Februari 2026 di Jalan Raya Nagoya Citywalk dengan puluhan bazaar, festival lampion, atraksi memukau barongsai, lion dance, fashion show spesial Imlek, serta berbagai keseruan menarik lainnya.

Rumah Sakit BP Batam (RSBP) sukses menyelenggarakan kegiatan RSBP Fun Run 2026 yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan, pada Jum’at (13/2/2026).

Peserta terdiri dari mitra kerja, instansi pemerintah dan komunitas di kawasan Sekupang, serta karyawan RSBP Batam yang sedang tidak bertugas pelayanan.

Kegiatan yang mengusung tema “Sehat Bersama, Dekat Selamanya” ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, serta selesai lebih cepat dari jadwal yang direncanakan sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta, sebelum kemudian secara resmi dilepas tepat pukul 07.00 WIB oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, melalui pengangkatan bendera start. Rute fun run yang melintasi kawasan sekitar RSBP berlangsung tertib dan aman dengan suasana santai tanpa unsur kompetisi.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai instansi dan mitra, di antaranya Polsek Sekupang, Basarnas, Polairud, BKKBN, Bakamla, perwakilan Kelurahan Tanjung Pinggir, serta sejumlah perusahaan mitra RSBP lainnya. Kehadiran lintas instansi ini menjadi wujud nyata semangat kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan Sekupang.

Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty Sirait menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus mendorong gaya hidup sehat.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang kebersamaan yang positif, tidak hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara RSBP, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan BP Batam. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan berdampak positif bagi semangat pelayanan publik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit BP Batam dr. Tanto Budiharto menyampaikan bahwa kegiatan fun run ini dirancang sebagai sarana membangun kedekatan yang lebih humanis antara rumah sakit dengan mitra dan masyarakat sekitar.

“RSBP tidak hanya hadir sebagai institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang ingin tumbuh bersama. Melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna ini, kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat semakin erat,” ungkapnya.

Dengan durasi pelaksanaan yang efisien, seluruh rangkaian kegiatan telah selesai pada pukul 08.45 WIB, lebih cepat dari estimasi awal pukul 10.00 WIB. Panitia sengaja menjaga agar acara tetap singkat dan efektif sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan utama di lingkungan rumah sakit.

RSBP berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda kebersamaan di masa mendatang, sekaligus memperkuat citra pelayanan kesehatan yang humanis, kolaboratif, dan dekat dengan masyarakat.

Batam, 16 Februari 2026 – Menyambut bulan suci Ramadan, HARRIS Barelang Batam menghadirkan program spesial 24 Hours Stay yang memberikan fleksibilitas waktu check-in dan check-out selama 24 jam penuh, dilengkapi dengan pengalaman berbuka puasa dalam konsep “Makna Ramadan – Journey of Flavours.”

Paket menginap ini ditawarkan mulai dari IDR 1.100.000 nett per kamar per malam untuk tipe HARRIS Room Garden View, yang sudah termasuk iftar buffet untuk 2 orang, sahur atau sarapan untuk 2 dewasa dan 2 anak di bawah 6 tahun, serta 1 jam penggunaan electric scooter.

Selain paket menginap, tamu juga dapat menikmati sajian berbuka puasa dengan harga IDR 230.000 nett per orang, menghadirkan menu yang berganti setiap hari mulai dari hidangan Nusantara, Thailand, Korea hingga Timur Tengah, lengkap dengan live cooking station, aneka takjil, hidangan utama, dan pilihan dessert.

Berbagai penawaran menarik turut dihadirkan, seperti:

Diskon 50% untuk anak usia 6 – 11 tahun

Promo Buy 4 Get 5 sebelum Ramadan

Promo Buy 10 Get 12 selama Ramadan

Harga spesial ASR Member IDR 215.000 nett per orang

Bart Jan Van Den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi tamu dalam menikmati momen kebersamaan selama Ramadan.

“Melalui paket 24 Hours Stay yang sudah termasuk iftar untuk dua orang serta Makna Ramadan – Journey of Flavours, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap dan berbuka puasa yang praktis, nyaman, dan penuh kehangatan bagi para tamu,” ujarnya.

Reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp di +62 815 3409 1111 atau email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
. Informasi terbaru tersedia melalui Instagram @HARRIS_barelang dan situs bit.ly/HARRISBARELANG

Page 23 of 223

Instagram

Tentang Kami