super me
Bendera Merah Putih kembali berkibar di arena internasional. Kali ini di Kamboja. Kontingen Jujitsu Indonesia tampil pada 3rd JJAU Regional Championship Southeast Asia 2026. Kejuaraan regional Asia Tenggara itu berlangsung pada 21–23 Agustus 2026.
Indonesia turun di beberapa kategori pertandingan, di antaranya, Jiujitsu Gi, Jiujitsu No Gi, dan Fighting System.
Hasilnya manis. Kontingen Jujitsu Indonesia membawa pulang 13 medali. Rinciannya, 5 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Lima emas menjadi kilau paling terang dalam perjalanan tim Merah Putih di Kamboja. Medali emas itu diraih oleh Bumi Magani Abraar Himara pada nomor U18 Fighting System Male -77 Kg. Kemudian Vincentius Kevin Jonan, yang tampil sebagai juara pada nomor Adult Jiujitsu No Gi Male -85 Kg.
Emas berikutnya dipersembahkan Athar Rizky Barasa dari nomor U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg. Nama Alfonsus Michael Wibisono juga masuk daftar peraih emas. Ia menjadi yang terbaik di nomor Adult Jiujitsu Male -77 Kg. Satu emas lainnya datang dari Ngakan Komang Krisna Wijaya. Ia tampil gemilang pada nomor U18 Jiujitsu Male -52 Kg.
Tiga medali perak turut mempertebal raihan Indonesia. Bumi Magani Abraar Himara kembali naik podium. Kali ini dari nomor U18 Jiujitsu No Gi Male -69 Kg. Medali perak berikutnya diraih Desyana Gemina Maharani pada nomor Adult Jiujitsu Female -63 Kg. Sementara M Dellon Putra Aryanto menyumbangkan perak dari nomor U21 Jiujitsu Male -56 Kg.
Lima medali perunggu melengkapi perjalanan Indonesia di Kamboja. Dhawy Ataya Barasa meraih perunggu pada nomor U14 Jiujitsu Male -32 Kg. Fadhil Rizki Abriyanto menyusul dari nomor U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg.
Kemudian Ghaida Silmi Adilah, yang meraih perunggu pada nomor Adult Fighting System Female -63 Kg. Perunggu berikutnya dipersembahkan Artz Brilliant Perfecto Tanujaya dari nomor Adult Fighting System Male -77 Kg. Satu perunggu lainnya menjadi milik Alfonsus Michael Wibisono, kali ini pada nomor Adult Jiujitsu No Gi Male -77 Kg.
Pimpinan Delegasi Jujitsu Indonesia, Mahesa Arba, menyebut hasil tersebut sebagai catatan positif.
“Capaian ini merupakan hasil positif bagi kontingen Jujitsu Indonesia pada kejuaraan regional tingkat Asia Tenggara,” ujar Mahesa Arba.
Namun, medali bukan garis akhir. Justru dari podium itu, pekerjaan rumah dimulai. Mahesa mengatakan, hasil kejuaraan ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI). Mulai dari penyusunan program pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga persiapan menuju kejuaraan internasional berikutnya.
Mahesa menyebut, ada kemenangan yang harus dipertahankan. "Ada kekurangan yang harus dibenahi," imbuhnya. Dan ada masa depan yang harus disiapkan.
Mahesa, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I PBJI ini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen kontingen.
“Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia, para pelatih yang telah mendampingi atlet selama persiapan dan pertandingan, serta seluruh official dan tim pendukung yang telah bekerja sehingga keikutsertaan kontingen Indonesia dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Pertandingan telah selesai. Medali dibawa pulang. Namun bagi Jujitsu Indonesia, perjalanan belum usai. Dari Kamboja, 13 medali menjadi oleh-oleh. Sekaligus pengingat. Bahwa untuk tetap berdiri di podium, kerja keras harus terus menyala. Sebab di arena internasional, satu kemenangan hanya menjadi pintu. Di baliknya, selalu ada pertandingan berikutnya.
Diskominfo Batam – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Ustaz Wijayanto di Lapangan Bola Usman Harun, Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Senin (24/8/2026) malam, berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jemaah. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh jemaah menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Amsakar mengaku bersyukur peringatan Maulid Nabi di Batam dapat menghadirkan Ustaz Wijayanto sebagai penceramah. Menurutnya, tausiah yang disampaikan Ustaz Wijayanto selama ini mampu memberikan pencerahan sekaligus kesejukan melalui ilmu pengetahuan yang disampaikan dengan bahasa yang mudah diterima masyarakat.
“Tentu saja seluruh warga Batam merasa sangat bersukacita karena malam hari ini yang memberikan tausiah kita Ustaz yang sangat kondang, Ustaz yang dalam saya dengar selalu memberikan pencerahan, selalu menyejukkan dengan ilmu pengetahuan yang luar biasa,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Dari peringatan Maulidur Rasul ini adalah bagaimana kita meneladani, kita menjadikan Rasul itu sebagai referensi kita dalam mengembangkan pola sikap, pola tanduk kita sehari-hari,” katanya.
Menurut Amsakar, Rasulullah SAW merupakan sosok agung dengan keteladanan yang mencakup berbagai aspek kehidupan. Nilai-nilai tersebut, kata dia, penting untuk terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
“Maka kita menangkap bahwa sosok Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini pribadi yang agung,” ucapnya.
Amsakar juga mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Ia berharap keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Mari kita jadikan momentum Maulid Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini sebagai ajang untuk mempersatukan kita semua,” tutur Amsakar.
Sementara itu, kehadiran Ustaz Wijayanto menjadi salah satu hal yang dinantikan jemaah. Penceramah kondang tersebut menyampaikan tausiah dengan gaya khas yang ringan dan komunikatif.
Jemaah menyimak tausiah dengan saksama. Sesekali terdengar tawa dan respons dari warga ketika Ustaz Wijayanto menyampaikan pesan keagamaan dengan gaya yang akrab, tanpa mengurangi substansi yang disampaikan.
Peringatan Maulid Nabi di Tanjung Piayu malam itu pun tidak sekadar menjadi ruang untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat Batam.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi di Kota Batam.
Salah satunya melalui pekerjaan Peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 39,194 persen.
Amsakar mengatakan, BP Batam memastikan setiap pekerjaan infrastruktur terus dipantau secara berkala agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan awal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan standar teknis yang telah ditetapkan.
“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” jelasnya.
Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan dan dapat segera dirasakan masyarakat.
Disebutkan, peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani akan diperlebar menjadi dua jalur, nantinya masing-masing sisi terdiri dari tiga lajur.
“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.
Selain peningkatan jalan, BP Batam juga terus melaksanakan sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik.
Bintan, 25 Agustus 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan setelah melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU di wilayah Bintan. Pertamina saat ini melakukan pengecekan dan pendataan untuk memastikan kondisi serta kronologi yang dialami oleh konsumen.
Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area Retail Kepulauan Riau bersama pengelola SPBU tengah melakukan pendataan terhadap konsumen yang mengalami kendala. Proses verifikasi dilakukan sebagai dasar untuk menentukan tindak lanjut terhadap kendaraan yang terdampak, termasuk kesiapan SPBU untuk memberikan ganti rugi sesuai dengan hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani, mengatakan bahwa Pertamina berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dan memastikan proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh.
“Pertamina memahami keresahan masyarakat dan saat ini terus melakukan pengecekan serta pendataan terhadap konsumen yang mengalami kendala setelah pengisian BBM. Kami memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi untuk mengetahui kondisi dan kronologi yang terjadi. Apabila berdasarkan hasil verifikasi terdapat konsumen yang terdampak, penanganan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Silvani.
Selain melakukan verifikasi terhadap konsumen terdampak, Pertamina juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi operasional SPBU serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi dan penyebab kejadian dapat diketahui secara menyeluruh. Terhadap SPBU, saat ini juga sedang dilakukan proses pembinaan melalui penerbitan Surat Peringatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Selain melakukan verifikasi terhadap konsumen terdampak, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi operasional SPBU. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi dan penyebab kejadian dapat diketahui secara menyeluruh. Terhadap SPBU, saat ini juga sedang dilakukan proses pembinaan melalui penerbitan Surat Peringatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Silvani.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus melakukan evaluasi dan memastikan setiap langkah tindak lanjut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi di lapangan. Pertamina juga mengimbau masyarakat yang mengalami kendala kendaraan setelah melakukan pengisian BBM untuk segera menyampaikan laporan agar dapat dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Customer Solution 135 atau akun media sosial resmi @pertaminakepri. Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi hingga proses penanganan laporan konsumen dapat diselesaikan sesuai dengan hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku.
Setelah berlangsung selama dua hari, rangkaian Batam Prime International Football Series 2026 resmi ditutup melalui Gala Dinner yang digelar Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada Minggu (23/8/2026) malam di Ballroom Pacific Hotel.
Perhelatan yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kebangkitan sepak bola di Batam sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism.
Dalam sambutannya, Manajer Geylang International Football Club Singapura, Fahmi Rahmat, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan seluruh pihak yang telah mendukung serta menyukseskan penyelenggaraan Batam Prime International Football Series 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga membuka ruang bagi terjalinnya silaturahmi, pertukaran pengalaman, dan hubungan yang lebih erat antarklub sepak bola tiga negara yang berpartisipasi.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk berlaga di lapangan, namun juga mengeratkan tali silaturahmi melalui olahraga sepak bola antara Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam selaku Pembina Batam Prime International Football Series 2026, Fary Djemy Francis, berharap Batam Prime International Football Series dapat menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan dan semakin berkembang pada masa mendatang.
Selain berperan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola, kegiatan tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian Batam. Hal ini sejalan dengan arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk mendorong Batam menjadi destinasi sport tourism berkelas internasional.
“Selaku Pembina Batam Prime International Football Series 2026, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, khususnya seluruh tim dari Singapura dan Brunei Darussalam, serta para sponsor yang telah memberikan dukungan,” kata Fary.
Penyelenggaraan Batam Prime International Football Series 2026 sekaligus memperkuat komitmen BP Batam dalam mendukung pengembangan sport tourism sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan di Batam.
Pada Gala Dinner ini juga turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Garuda Yaksa Football Academy dan Batam Prime FC tentang Pengembangan Garuda Yaksa Academy Satellite Batam, yang ditandatangani oleh COO Garuda Yaksa Football Academy Muhammad Rifandy dan Manajer Batam Prime FC, Chandra Ng.
“Batam akan menjadi daerah pionir sebagai satelit akademi Garuda Yaksa di Indonesia. Kerja sama ini akan memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan muda, sekaligus meningkatkan kualitas pemain dan pelatih,” jelas Fary.
Kerja sama ini juga menjadi peluang bagi talenta potensial dari Batam dan Kepulauan Riau untuk dapat berkembang dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Sejalan dengan hal tersebut, Fary berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui Batam Prime International Football Series 2026 dapat terus berlanjut. Tidak hanya dalam pembinaan sepak bola, tetapi juga melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga berskala nasional maupun internasional di Batam.
Dengan demikian, Batam diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi sport tourism sekaligus ruang bertumbuh bagi talenta-talenta olahraga Indonesia.
Turut hadir dalam Gala Dinner tersebut COO Garuda Yaksa Football Academy Muhammad Rifandy; Manajer Batam Prime FC Chandra Ng; Manajer Indera SC Rosdin Aziz; Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam Irfan Syakir Widyasa; dan Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan Benny Syahroni.
Jakarta, 21 Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan industri Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending) kepada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus meningkat dan hingga Juni 2026 tumbuh 23,25 persen yoy menjadi sebesar Rp35,12 triliun.
Jumlah tersebut sekitar 33,41 persen dari total pembiayaan Pindar yang pada Juni 2026 tercatat sebesar Rp105,14 triliun dengan tingkat risiko kredit macet secara agregat (TWP90) di posisi 4,26 persen.
”Industri Pindar memiliki posisi yang semakin penting dalam menyediakan alternatif pendanaan bagi UMKM,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman, dalam acara Fintech Lending Days di Denpasar, Bali, Jumat.
Agusman mengatakan dukungan terhadap pembiayaan UMKM oleh industri Pindar sejalan dengan kebijakan OJK untuk mendorong industri ini sebagai sarana untuk menghadirkan akses pembiayaan yang semakin luas dan berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun yang juga hadir dalam acara itu dan menyampaikan bahwa industri Pindar memiliki kontribusi yang luar biasa terhadap pembiayaan UMKM dan sejalan dengan program Pemerintah, upaya untuk mengembangkan UMKM harus terus diperkuat.
“Pindar punya kontribusi yang luar biasa dalam pembiayaan UMKM. Untuk itu industri ini harus diberikan ruang yang cukup untuk terus tumbuh dari sisi regulasi, pondasi hukum, serta ekosistem yang mendukung,” kata Misbakhun.
Menurutnya, kontribusi ke sektor UMKM ini sejalan dengan program Pemerintah yang banyak mendukung UMKMsehingga kondisi saat ini merupakan momentum bagi industri Pindar untuk semakin mendukung pembiayaan UMKM.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S. Djafar mengatakan fokus industri Pindar selain tumbuh agresif juga harus tumbuh sehat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
“Masa depan industri ini membutuhkan kolaborasi yang lebih erat dari stakeholders seperti pemerintah, investor, perbankan, ekosistem pendukung, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya,” kata Entjik.
Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster yang hadir dalam kesempatan itu juga menekankan pentingnya industri Pindar semakin memperbesar porsi pembiayaan produktif ke UMKM untuk semakin mendorong perekonomian rakyat.
Dalam acara itu juga digelar Nota Kesepahaman antara sejumlah perusahaan Pindar dengan pelaku UMKM, serta digelar pameran dan bussiness matching UMKM.
Peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Maklumat Pelayanan Publik untuk menghadirkan layanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
PTSP BP Batam telah menyiapkan draft Standar Pelayanan Tahun 2026 sebagai bagian dari penyempurnaan tata kelola layanan. Penyusunannya melibatkan unsur masyarakat pengguna layanan, akademisi/ahli/praktisi, penyelenggara layanan, LSM, serta media massa. Standar pelayanan yang telah tersedia juga dipublikasikan melalui media elektronik, infografis, media sosial, dan laman resmi PTSP BP Batam.
“Pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyempurnaan standar pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa standar yang disusun tidak hanya dilihat dari perspektif penyelenggara, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Jumat (21/8/2026).
Keterbukaan informasi diperkuat melalui publikasi Maklumat Pelayanan di berbagai media. Dari sisi SDM, pelayanan didukung surat tugas dan dokumen formal sebagai dasar pelaksanaan tugas petugas pelayanan, serta sarana yang menunjang kenyamanan masyarakat.
Fasilitas PTSP meliputi bahan bacaan, charger booth, air minum, ruang ibadah, area merokok, jalur evakuasi dan titik kumpul, serta kantin. Untuk konsultasi dan pengaduan, tersedia kotak saran/pengaduan, ruang dan petugas khusus, serta register konsultasi dan pengaduan.
“Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya berbicara mengenai pemenuhan standar, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, jelas, nyaman, dan memiliki ruang untuk menyampaikan masukan. Karena itu, kami terus memperkuat aspek kebijakan, SDM, sarana prasarana, hingga mekanisme konsultasi dan pengaduan,” jelasnya.
Amsakar menegaskan, penguatan tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan yang mudah, jelas, transparan, nyaman, dan responsif.
“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pelayanan bukan hanya seberapa lengkap standar yang kita miliki, tetapi seberapa mudah masyarakat mendapatkan layanan dan seberapa cepat kebutuhan mereka ditindaklanjuti. PTSP BP Batam akan terus hadir untuk memberikan pelayanan yang pasti, terbuka, dan berorientasi pada masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat dapat memperoleh informasi perizinan dan layanan PTSP BP Batam melalui Layanan Informasi di 0855-6670-011 dan Layanan Pengaduan di 0855-6670-009. Penguatan standar, SDM, keterbukaan informasi, fasilitas, serta mekanisme pengaduan menjadi bagian dari upaya BP Batam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan responsif.
Badan Pengusahaan (BP) Batam merampungkan perbaikan ruas Jalan Gajah Mada di kawasan Tiban, tepatnya pada segmen depan Southlink dan dekat Jembatan Sei Ladi.
Penyelesaian kedua titik tersebut menjadi bagian dari progres penanganan infrastruktur jalan yang terus dilakukan BP Batam. Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 12 dari total 19 pekerjaan perbaikan jalan telah diselesaikan.
Perbaikan Jalan Gajah Mada di kawasan Tiban merupakan bagian dari program percepatan penanganan jalan pada sejumlah titik prioritas yang rawan mengalami genangan. Program tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil survei dan evaluasi lapangan, dengan mencakup perbaikan struktur jalan serta penataan drainase di lokasi.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus mengurangi potensi genangan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Secara keseluruhan, ada total 19 pekerjaan perbaikan jalan. Hingga per 3 Agustus 2026, progres pekerjaan terdiri dari:
- Selesai 100 persen: 12 pekerjaan, diantaranya ruas Jalan Gajah Mada depan Southlink, ruas jalan dekat Jembatan Sei Ladi, Jalan di atas underpass (Yos Sudarso) dan jalan Kawasan Volex.
- Sedang dikerjakan: 2 pekerjaan, yaitu ruas Jalan Gajah Mada segmen Southlink–UIB dan pengaspalan overlay RE. Martadinata.
- Dalam proses pengaspalan: 3 pekerjaan, diantaranya jalan simpang Bengkong (Gogomart) dan jalan Kawasan industri Simpang Taiwan.
- Akan dikerjakan: 3 pekerjaan diantaranya jalan Kawasan Industri CPO Kabil dan jalan Kawasan Industri Batu Ampar.
- Terkendala: 1 pekerjaan, berupa perbaikan badan jalan beton yang kembali terangkat akibat pergerakan tanah (jalan menuju Sei Ladi).
Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, mengatakan bahwa penyelesaian sejumlah titik perbaikan menjadi bagian dari komitmen BP Batam untuk memastikan infrastruktur jalan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Perbaikan jalan ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih aman, nyaman dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari,” ujar Sthefani di Batam Centre, Kamis (20/8).
Ia menambahkan, BP Batam juga terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik pekerjaan yang masih berlangsung, termasuk ruas Jalan Gajah Mada segmen Southlink–UIB.
“Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Kami memahami bahwa proses perbaikan dapat memengaruhi mobilitas, namun seluruh tahapan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur Batam yang semakin baik,” tambahnya.
BP Batam menekankan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian seluruh pekerjaan yang masih berproses, termasuk segmen Jalan Gajah Mada Southlink–UIB (Pura Agung Amertha Buana-Taman Kota). Penanganan tersebut diharapkan dapat menghadirkan infrastruktur jalan yang aman, nyaman dan andal.
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan penjelasan terkait beredarnya foto Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama pengusaha Yuwanky. Klarifikasi tersebut disampaikan untuk memberikan gambaran utuh mengenai waktu, momentum, dan konteks pengambilan foto sehingga informasi yang diterima masyarakat tetap sesuai fakta.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, foto tersebut diambil pada Selasa, 17 Maret 2026, bertepatan dengan penandatanganan kerja sama pemanfaatan Pasar Induk Jodoh.
“Foto itu diambil dalam momentum penandatanganan kerja sama pemanfaatan Pasar Induk Jodoh pada Maret 2026. Saat itu, konteksnya adalah kegiatan kerja sama dan tidak berkaitan dengan perkara hukum yang saat ini sedang dijalani Yuwanky,” ujar Rudi, Jumat (21/8/2026).
Rudi menjelaskan, pada saat proses kerja sama berlangsung, Yuwanky tidak memiliki status hukum dalam perkara yang kini ditangani Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Begitu pula dengan PT Usaha Jaya Karya Makmur yang terpilih sebagai pengelola Pasar Induk Jodoh. Menurut Rudi, perusahaan tersebut mengikuti proses tender terbuka dan memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan dalam proses pemilihan.
“Kerja sama tersebut dilakukan melalui proses yang telah ditetapkan. Pada saat proses berlangsung, perusahaan memenuhi persyaratan administrasi dan mengikuti tender secara terbuka,” katanya.
Rudi menambahkan, berdasarkan dokumen administrasi yang dimiliki dalam proses kerja sama, PT Usaha Jaya Karya Makmur tidak memiliki keterkaitan dengan jenis usaha yang saat ini menjadi bagian dari penyidikan Bareskrim Polri.
Ia menegaskan, klarifikasi tersebut bukan dimaksudkan untuk mencampuri kerja jurnalistik maupun keputusan redaksional media. Pemko Batam, kata Rudi, tetap menghormati kebebasan pers sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
“Wali Kota Batam sangat menghargai kerja-kerja jurnalistik dan menghormati kebebasan pers. Klarifikasi ini semata-mata untuk memberikan konteks yang utuh agar informasi mengenai foto tersebut dapat dipahami sesuai waktu dan peristiwa saat foto itu diambil,” ujarnya.
Menurut Rudi, penyampaian informasi yang lengkap penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang proporsional mengenai suatu peristiwa, terutama ketika sebuah dokumentasi lama kembali beredar di ruang publik.
Di sisi lain, Rudi menyampaikan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dijalani Yuwanky di Bareskrim Polri.
“Pemko Batam menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rudi.
Dengan klarifikasi tersebut, Pemko Batam berharap masyarakat memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai konteks foto dan kerja sama pemanfaatan Pasar Induk Jodoh yang berlangsung pada Maret 2026.
