super me
Warga Kelurahan Bengkongindah begitu berantusias menyambut kehadiran calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H Muhammad Rudi (HMR).
Kehadiran HMR, untuk bersilaturahmi dan berkampanye dialogis di lapangan fasum RW 001, Kelurahan Bengkongindah, Bengkong, Batam, Minggu (3/11/2024) malam.
Sambil menyanyikan lagu Pok Amai- amai, warga mengibarkan bendera yang bertuli "Kepri Ganti Gubernur".
Bahkan, sejumlah Ketua RT/ RW tampil di depan menyanyikan lagur berjudul "Ku Tak Bisa" dari Slank, yang diikuti seluruh warga sambil mengangkat 2 jarinya.
Mansyur, warga setempat menjelaskan keyakinannya memilih HMR sebagai Gubernur Kepri setelah melihat hasil debat calon gubernur pada Sabtu (2/11/2024) lalu.
Mereka menilai HMR paham regulasi, terutama saat menjabarkan tentang Peraturan Pemerintah 41 2021.
HMR juga dinilai patuh aturan dan sangat bertanggung jawab dalam bekerja, khususnya dalam melaksanakan perintah pusat tentang Proyek Strategis Nasional di Rempang.
Kepiawaian HMR ini ditambah lagi dengan calon wakilnya, H Aunur Rafiq yang tak lain Bupati Karimun, di mana saat itu tampil sangat perform, dan memahami masalah dan solusi buta rakyat, dibanding yang lain.
Sementara itu, warga lain, Nahot, mewakili tokoh dan masyarakat Bengkongindah, dalam testimoninya menjelaskan bahwa buah kebijakan dan pembangunan yang dilakukan HMR sudah dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Batam, khususnya Masyarakat Bengkongindah.
"Kita sudah begitu dekat dengan Pak Rudi. Perhatian dan program pembangunan dilakukan dengan luar biasa selama memimpin Kota Batam," ujarnya.
Lanjut dia, bahwa pembangunan hingga saat ini mungkin ada yang belum selesai. Namun, pihaknya percaya kepada HMR yang akan terus melanjutkan pembangunan jika memimpin Kepri ke depan.
"Saya yakin kalau beliau jadi gubernur akan melanjutkan pembangunan, khususnya akan mendorong pembangunan di Kota Batam, sehingga apa yang direncanakan dapat selesai seluruhnya," ujarnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya Bengkongindah untuk memilih pemimpin yang dekat dengan masyarakat, dan dapat membangun dan memajukan daerah, yang tak lain adalah pasangan Rudi- Rafiq. (sur)
KABIL - Calon Gubernur Kepulaun Riau (Kepri), nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR), jika terpilih akan segera mengatasi masalah ketimpangan antar satu daerah dengan daerah lainnya di Kepri.
Hal itu ditegaskan Rudi dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis Paslon Gubenur dan Wakil Gubernur Kepri, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di Fasum RW 17, Kelurahan Kabil, Nongsa, Batam, Sabtu (2/11/2024) malam.
"Di Kepri masih banyak daerah tertinggal. Ini yang akan kita bangkitkan saat memimpin Provinsi Kepri ke depan," ujar pria yang sering disapa HMR ini, yang langsung datang ke lokasi usai debat Cagub Kepri di Hotel Radisson, Batam ini.
HMR mengatakan, bahwa pembangunan di Kota Batam belum selesai. Meski begitu, Kota Batam sudah jauh lebih baik dubandingkan dengan daerah lainnya yang ada di Kepri.
Memang berbicara soal pembangunan, pemerataan, ekonomi, sumber daya manusia (SDM), dan hal lainnya, Kota Batam unggul dan maju dibanding daerah lain di Kepri.
"Kalau Pemerintah Provinsi ikut membangun, seharusnya akan lebih cepat pembangunan di Batam. Pembangunan dan Kemajuan Batam akan berdampak pada kemajuan Kepri ke depan," kata HMR.
Menurutnya, Batam adalah pintu masuk bagi orang yang datang ke Kepri. Untuk itu, segala fasilitas dan infrastruktur di Batam terus dibangun. Seperti misalnya, Pembangunan Bandara Hang Nadim, Pelabuhan, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan.
"Kalau pembangunan Batam sesuai perencanaan selesai, orang akan berjubel- jubel datang. Kalau Batam sudah ramai tinggal kita tarik ke daerah lainnya," ujarnya.
Untuk itu, demi menciptakan daya tarik, HMR akan melakukan pemerataan pembangunan di seluruh daerah di Kepri. Namun, Kota Tanjungpinang akan menjadi proritas karena sebagai Ibu Kota Provinsi.
"Kalau punya ilmu dan keinginan membangun, jangan tanya duitnya darimana. Itu memang tugas kepala daerah untuk berpikir, rakyat terima beres dan menikmati," terang HMR.
HMR lalu mencontohkan di Kota Batam, bahwa pihalnya melakukan sejumlah pembangunan strategis tidak menggunakan APBD.
"Intinya punya kemampuan dan keinginan untuk membangun, semua akan berjalan dengan baik. Sama nanti jika saya terpilih, urusan kami berpikir dari mana uang untuk membangun Kepri, masyarakat menikmati saja," tutupnya. (sur)
BATAM - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR) dan H Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq) langsung trending usai debat Cagub Kepri, di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (2/11/2024) petang.
Hal itu terpantau oleh media ini pukul 18.15, Sabtu (2/11/2024), melalui aplikasi penjelajahan Google Trends.
Sebanyak 70 persen netizen meminati Rudi- Rafiq, dibanding lawan politiknya di debat yang hanya mendulang 30 persen.
Khusus untuk Kota Batam, rata-rata netizen yang meminati mengakses informasi atau topik "Rudi" mencapai 70 persen. Angka ini meningkat dari rata-rata hari biasa. Sedangkan lawan politiknya hanya 30 persen.
Dengan menggunakan penjelajahan 4 jam terakhir untuk semua kategori di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, popularitas Rudi-Rafiq pada pukul 17.16 WIB sebesar 96 persen. Rudi-Rafiq bahkan mencapai puncak popularitas sebelum debat pada pukul 14.35 WIB sebesar 100 persen.
Sekadar diketahui aplikasi penjelajahan Google Trends sudah umum penggunaannya di dunia untuk melihat trends atau popularitas suatu isu atau topik tertentu di suatu wilayah seiring dengan perubahan waktu.
Topik Rudi popularitasnya ternyata tinggi bahkan mencapai puncak sebelum dan sesudah debat calon Gubernur Kepri 2024.
Sebelumnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, nomor urut 2, H Muhammad Rudi-Aunur Rafiq, unggul atas pasangan Ansar Ahmad-Nyanyang Pratamura dalam debat Pilgub Kepri, Sabtu (2/11/2024).
Keunggulan itu dinilai dari kemampuan Rudi menjawab pertanyaan, sekaligus melakukan serangan balik. Sementara Ansar dinilai tidak mampu mengartikulasi keberhasilannya.
"Harus jujur saya sampaikan. Rudi unggul. Rudi mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan baik. Rudi mampu menangkis serangan. Ansar juga tidak mampu mengartikulasikan keberhasilannya," kata pengamat politik Kepri, Zamzami A Karim, usai menyaksikan debat Paslon Gubernur dan Wagub Kepri, yang mengambil tema, Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan, tadi sore.
Rudi dinilai mampu menjawab, sekaligus melakukan serangan balik. "Jadi pertanyaan-pertanyaan Ansar mampu dijawab Rudi. Rudi sekaligus mampu melakukan serangan balik. Jadi secara umum, harus kita akui, Rudi unggul," tegasnya.
Tidak hanya Rudi, namun Rafiq juga dinilai mampu menjawab pertanyaan panelis dan pasangan Ansar-Nyanyang, sekaligus menjelaskan. "Rafiq mampu menjawab dengan baik," ujarnya.
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi (HMR), dan H Aunur Rafiq mantap mengikuti debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (2/11/2024)
Saat menjawab bagaimana cara berkomunikasi yang baik kepada publik dan internal pemerintahan, HMR menjelaskan bahwa komunikasi itu harus memahami siapa audiensnya.
Hal ini tampak dari hasil yang dicapai oleh Kota Batam, sehingga bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang meroket, bahkan melebihi Nasional dan Provinsi Kepri sendiri. Bahkan juga pendapat asli daerah yang tak defisit.
"Dengan komunikasi antara wali kota dan kepala dinas, maka semua berjalan baik dan pembangunan terbukti meningkat," jelasnya. Inilah yang disebut komunikasi dalam arti state of being.
HMR mencontohkan soal Rempang Eco City yang menurutnya, gubernur hanya main aman, tapi tak banyak membantu. Ini menandakan komunikasi yang dipakai tak efektif.
Sementara jawaban ini diartikan berbeda oleh calon lain. Sebab, dia mengartikan komunikasi dalam basis persepsi, bukan pada output dan hasil yang diterima dari proses tersebut.
Dan seperti biasa, banyak memberi pemaparan yang normatif dan teoritis. Bahkan soal Rempang terkesan ngeles. Bahkan mengklaim keberhasilan HMR sebagai Wali Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan Batam, dalam menangani warga terdampak Rempang, mulai memberi hunian sementara hingga kini diberi rumah permanen di Tanjungbanun. (ski)
SUKAJADI - Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Aunur Rafiq, sangat tenang menjawab tema debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (2/11/2024).
Rafiq, yang tampil bersama Calon Gubernur Kepri H Muhammad Rudi (HMR), menjawab sub tema "Perlindungan Anak Perempuan dan Berkebutuhan Khusus serta Pemberantasan Narkoba", yang kali ini antara calon wakil gubernur (cawagub)
Pertanyaan yang disampaikan adalah: angka penyandang disabilitas di Kepri cukup tinggi. Menurut pengamatan paslon apakah hak penyandang disabilitas sudah terpenuhi dengan baik? Dan apa langkah konkretnya khususnya di sektor pendidikan hingga sektor ketenagakerjaan.
Menurut Rafiq, seorang wakil gubernur diberi kewenangan yang dilimpahkan, seperti kemiskinan, stunting, pengangguran, dan disabilitas.
Oleh karena itu Rafiq ingin disabilitas menjadi perhatian khusus. Seperti memberi pelatihan. Ini sangat penting, apalagi saat ini pelajar banyak menggunakan digitalisasi.
"Kita bangun melalui pelatihan pendampingan, dan juga guru-guru di SLB (sekolah luar biasa) di kabupaten kota, kalau kami memimpin Kepri, akan anggarkan untuk pelatihan dan konselingm Sehingga mereka akan mendapat menjadi bagian dari pemerintah provinsi," jelasnya.
Sementara paslon lain menjawab dengan sangat normatif. Seperti ini masih dalam proses, dan ini adalah bagian kita semua dan kita akan bekerja sama apa yang diharapkan masyarakat Kepri. "Yang belum lengkap kita lengkapi," terangnya.
Seperti sebelumnya, dalam debat ini, tampak Rudi-Rafiq tampil dan bicara apa adanya berdasar pengalaman yang sudah mereka lakukan memajukan Kota Batam dan Kabupaten Karimun.
Rudi-Rafiq tampak tak banyak mengumbar bahasa asing, dan aneka teoritis, tapi lebih fokus pada penyelesaian masalah dan solusi.
Hal ini tampak saat menjawab sub tema: Potensi Kemaritiman Industri Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Transformasi Teknologi Informasi.
Karena berdasarkan data dan fakta, sehingga penyampaian Rudi-Rafiq tampak straight to the points. Bukan dengan angan-angan, apalagi mengumbar istilah dengan bahasa asing agar tampak intelek.
Sebagaimana diketahui, KPU Kepri menggelar debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, pasa Sabtu (2/11/2024) pukul 15.00 siang ini, dengan tema: Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.. (ski)
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi (HMR), dan H Aunur Rafiq, mantap melangkah ke "panggung" debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (2/11/2024)
Sebagai pemimpin di negeri Melayu, Rudi-Rafiq tampak sangat menjunjung adat. Hal ini tampak dari pakaian yang dikenakannya, yakni baju Melayu teluk belanga, warna putih dan peci hitam, lengkap dengan sampin-nya.
Sebagaimana diketahui, KPU Kepri akan menggelar debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, pasa Sabtu (2/11/2024) pukul 15.00 siang ini, dengan tema: Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.
Tema ini sudah sangat familiar dan relevan dengan kerja-kerja calon Gubernur Provinsi Kepri Rudi-Rafiq selama ini.
Rudi, sering disapa HMR, dikenal sebagai bapak pembangunan karena berhasil membawa Batam menuju kemajuan dan kesejahteraan.
Selama menjabat sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, ia telah mencatat banyak prestasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Demikian juga Rafiq, yang sudah terkenal memajukan Kabupaten Karimun, saat menjabat bupati dua periode.
Hingga berita ini diunggah, acara baru dimulai. (ski)
SUKAJADI - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR) - H Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq), tampak enjoy dan menguasai panggung debat.
Hal ini tampak dalam debat pasangan calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kepri, bertema "Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan", yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepri berlangsung di Hotel Radisson, Sukajadi, Batam, Sabtu (2/10/2024) pukul 15.00 siang.
Saat membacakan visi misi dan program kerja, Rudi-Rafiq tampak bernas menjelaskan selama 4 menit pas. Tak belepotan apalagi sampai dihentikan.
Hal ini membuktikan bahwa Rudi-Rafiq terbaisa bekerja dengan baik, sehingga punya persiapan dan time manajemen yang pas juga.
Hal ini karena Rudi-Rafik selain berhasil membangun Batam dan Karimun, juga sudah terjun langsung ke tujuh kabupaten kota selama masa kampanye bahkan Jauh sebelum itu. Semua banyak minus dan belum optimal.
Mulai sosial budaya, pemerintah dan seterusnya. Terwujudnya Kepulauan Riau maju merata dan berkelanjutan.
Sebagaimana diketahui, KPU Kepri menggelar debat calon Gubernur Kepri dengan tema: Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.
Tema ini sudah sangat familiar dan relevan dengan kerja-kerja calon Gubernur Provinsi Kepri Rudi-Rafiq selama ini.
Rudi, sering disapa HMR, dikenal sebagai bapak pembangunan karena berhasil membawa Batam menuju kemajuan dan kesejahteraan.
Selama menjabat sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, ia telah mencatat banyak prestasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Demikian juga Rafiq, yang sudah terkenal memajukan Kabupaten Karimun, saat menjabat bupati dua periode.
(ski)
SUKAJADI - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi (HMR), dan H Aunur Rafiq sudah tiba di lokasi debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (2/11/2024).
Dalam debat ini, tampak Rudi-Rafiq tampil dan bicara apa adanya berdasar pengalaman yang sudah mereka lakukan memajukan Kota Batam dan Kabupaten Karimun.
Rudi-Rafiq tampak tak banyak mengumbar bahasa asing, dan aneka teoritis, tapi lebih fokus pada penyelesaian masalah dan solusi.
Hal ini tampak saat menjawab sub tema: Potensi Kemaritiman Industri Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Transformasi Teknologi Informasi.
Karena berdasarkan data dan fakta, sehingga penyampaian Rudi-Rafiq tampak straight to the points. Bukan dengan angan-angan, apalagi mengumbar istilah dengan bahasa asing agar tampak intelek.
Sebagaimana diketahui, KPU Kepri akan menggelar debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, pasa Sabtu (2/11/2024) pukul 15.00 siang ini, dengan tema: Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.
Tema ini sudah sangat familiar dan relevan dengan kerja-kerja calon Gubernur Provinsi Kepri Rudi-Rafiq selama ini.
Rudi, sering disapa HMR, dikenal sebagai bapak pembangunan karena berhasil membawa Batam menuju kemajuan dan kesejahteraan.
Selama menjabat sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, ia telah mencatat banyak prestasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Demikian juga Rafiq, yang sudah terkenal memajukan Kabupaten Karimun, saat menjabat bupati dua periode. Hingga berita ini diunggah, acara masih berlangsung. (ski)
Pendukung Calon Gubernur Provinsi Kepri H Muhammad Rudi dan calon Wakil Gubernur Kepri H Aunur Rafiq cukup kreatif dalam debat Pilgub Kepri di Radisson Hotel, Sabtu (2/11/2024) ini.
Diiringi lagu-lagu yang disiapkan panitia, pendukung Rudi-Rafiq pun menampilkan joget atraktif.
Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Rudi-Rafiq, Soerya Respationo pun berjoget bersama pendukung Rudi-Rafiq yang memenuhi kursi pendukung di dalam ruangan.
Mereka bernyanyi dan membawakan yel-yel Rudi-Rafiq menang, Kepri maju.
"Ingin Kepri maju, pilih Rudi-Rafiq. Coblos nomor 2,".
Calon Gubernur Provinsi Kepri dan Wakil Gubernur Kepri H Muhammad Rudi dan H Aunur Rafiq sudah tiba di lokasi debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, Sabtu (2/11/2024).
Rudi didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri Soerya Respationo menyapa para pendukung pasangan nomor urut 2 tersebut di lobi hotel.
"Kita pilih nomor? Nomor 2," kata Soerya berapi-api.
Seperti diberitakan, KPU Kepri akan menggelar debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, 2 November 2024 mendatang. Tema debat adalah
Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.
Tema ini sudah sangat familiar dan relevan dengan kerja-kerja calon Gubernur Provinsi Kepri H Muhammad Rudi selama ini. Rudi, sering disapa HMR, dikenal sebagai bapak pembangunan karena berhasil membawa Batam menuju kemajuan dan kesejahteraan. Selama menjabat sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, ia telah mencatat banyak prestasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Calon Gubernur Kepri nomor urut 2 ini mengaku siap untuk menghadapi debat kandidat Pilkada Kepri tanggal 2 November 2024 nanti. Ia mengatakan, baik dirinya dan Aunur Rafiq tidak ada persiapan khusus jelang pelaksanaan debat tersebut.
"Debat menjadi salah satu acuan bagi pemilih untuk melihat kemampuan calon dalam memaparkan langkah ke depan melalui visi dan misinya. Oleh sebab itu, kami akan mengalir saja nantinya," ujar Rudi, kemarin.
Dengan berbagai pengalaman selama menjabat sebagai kepala daerah, Rudi optimistis jika dirinya dan Aunur Rafiq akan mampu memberikan performa terbaik pada debat kandidat nanti.
Ia pun meyakini, materi debat kandidat Pilkada Kepri nanti akan meliputi seputar langkah strategis masing-masing calon dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri serta upaya memaksimalkan pembangunan agar lebih merata di seluruh kabupaten/kota.
"Visi dan misi kami adalah bagaimana agar pertumbuhan ekonomi Kepri ini bisa lebih maju dan pembangunannya pun bisa merata. Dengan meningkatnya ekonomi daerah, maka angka pengangguran pun berkurang dan permasalahan stunting juga menurun," ujarnya.
