Live Streaming
super me

super me

Page 43 of 215

Batam - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengambil langkah Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) terhadap persoalan kekurangan tenaga pendidik dan ruang belajar yang terjadi di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batam.

Bagaimana tidak? 34 peserta didik berpotensi tidak dapat dilayani secara optimal bahkan terancam dirumahkan sementara yang disebabkan berkurangnya tiga tenaga pendidik.

Diketahui, dua orang guru tidak lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga Surat Keputusan (SK) mengajar bagi keduanya berakhir pada 31 Oktober 2025. Kemudian, seorang guru lainnya akan memasuki masa pensiun pada Februari 2026.

Berdasarkan Surat Analisis Kebutuhan Guru SLBN Kota Batam Tahun 2024 yang diterbitkan pada 27 Februari 2025, diketahui bahwa SLBN Kota Batam masih membutuhkan tambahan 32 orang guru untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran sesuai karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, dengan rasio ideal SDLB 1:5, SMPLB 1:8, dan SMALB 1:8.

Selain keterbatasan tenaga pendidik, SLBN Kota Batam juga menghadapi persoalan kekurangan ruang kelas.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ruang, sekolah idealnya memerlukan 51 ruang kelas untuk menampung 51 rombongan belajar pada tiga jenjang pendidikan (SDLB, SMPLB, dan SMALB).

Namun, kondisi saat ini hanya tersedia 15 ruang kelas berdasarkan data Dapodik, sehingga masih terdapat kekurangan 36 ruang kelas untuk memenuhi standar sarana dan prasarana minimal pendidikan khusus.

Pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Hotel Asialink, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri melalui Keasistenan Pemeriksan Laporan mengadakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) IAPS persoalan SLB Negeri Batam tersebut.

Dihadiri oleh 11 Instansi/Organisasi Perangkat Daerah yakni Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kepri, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Putera Batam, Kepala SLBN Kota Batam, Ketua Komite SLBN Kota Batam, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi Kepri, Ketua Komite Nasional Paralimpik Indonesia Kepri dan Guru SLBN Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari menegaskan bahwa persoalan yang dialami SLBN Kota Batam memerlukan perhatian dan tindak lanjut.

Pasalnya persoalan tersebut dapat berdampak signifikan terhadap kelancaran pelaksanaan pendidikan inklusif, khususnya dalam penyediaan layanan pembelajaran individual bagi peserta didik dengan berbagai jenis disabilitas.

Dalam FGD bahkan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri manyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir hampir 30 calon siswa terpaksa ditolak karena keterbatasan ruang kelas.

Komisi IV DPRD Kepri pun mengatakan jumlah pertumbuhan penduduk Batam mencapai 2,3%, sehingga kebutuhan akan sekolah luar biasa pun nantinya semakin mendesak.

Perwakilan SLBN Kota Batam, orang tua dan Komite Nasional Paralimpik Indonesia Kepri turut menyampaikan kondisi di lapangan, termasuk kerusakan ruang kelas yang belum tertangani dan proses pembelajaran yang tidak kondusif karena penggabungan tiga jenjang ketunaan dalam satu ruang.

Mereka berharap pemerintah memastikan akses pendidikan yang mudah dan ramah bagi anak disabilitas sesuai dengan Undang - Undang 8/2016 yang mewajibkan negara memenuhi hak pendidikan anak disabilitas.

“Penambahan tenaga pendidik dan pembangunan ruang kelas baru harus direalisasikan, agar SLB dapat memberikan layanan pendidikan yang layak, aman, dan sesuai dengan standar pelayanan minimal bagi peserta didik berkebutuhan khusus,” pungkas Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari.

Terkait kekurangan tenaga pendidik saat ini Badan Kepegawaian Daerah sedang menginventarisasi formasi guru untuk diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi guna mengatasi kekurangan tenaga pendidik.

Kemudian terkait ruang kelas sebenarnya Pemerintah telah membangun Gedung SLB di Sei Beduk namun sayangnya belum sesuai standar sehingga memerlukan banyak penyesuaian.

Komisi IV DPRD Kepri mengusulkan pemanfaatan aset PLA untuk kebutuhan SLBN dan menyatakan komitmen dalam penguatan sarana prasarana meski anggaran yang tersedia masih terbatas dibandingkan kebutuhan.

Di sisi lain, Badan Keuangan dan Aset Daerah menyampaikan bahwa proses pemecahan lahan sekolah terus berjalan, termasuk pengecekan lapangan dan penyusunan MoU sebagai dasar hukum pemanfaatan lahan.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepri pun menyatakan kesiapan mendukung pembangunan SLBN baru apabila lahan yang legal dan memadai telah tersedia.

Kegiatan FGD tersebut dipimpin oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri. Dimulai dengan penyampaian hasil pemeriksaan oleh Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan, Martina. Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala BPMP Provinsi Kepri.

Tindak lanjut dalam kegiatan ini berupa penyerahan hasil pemeriksaan IAPS pada bulan Desember 2025 kepada Pemerintah Provinsi Kepri.

BP Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama 21 FKPD dalam rangka mengukuhkan sinergitas dan soliditas unsur pengamanan dalam menjaga investasi dan wilayah KPBPB Batam, Selasa (18/11/2025), di Grand Mercure Hotel Batam.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra memimpin penandatanganan Komitmen Bersama, diikuti dengan 21 Komandan Utama FKPD terkait dengan pengamanan.

Komitmen Bersama dibuat dalam rangka pengamanan Kawasan yang lebih efektif dengan pola koordinasi lintas instansi yang cepat dan konsisten.

Hal ini diharapkan dapat menguatkan pencegahan aktivitas illegal, penanganan konflik yang antisipatif, edukatif dan menimbulkan efek jera bagi para perambah liar, pencemaran, dan aktivitas illegal guna menjaga Kawasan hutan Batam sebagai aset strategis negara.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi atas langkah dan upaya bersama Tim Terpadu yang diinisiasi oleh Direktorat Pengamanan Aset BP Batam dalam melakukan pengamanan aktivitas dan kegiatan illegal di Kota Batam.

“Era tata kelola pemerintahan sekarang adalah era yang mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi dan kolaborasi bagaimana agar program Pembangunan bisa terlaksana. Saya berterima kasih atas keberhasilan seluruh stakeholders yang hadir, maka Batam menjadi aman dan kondusif.” Kata Amsakar.

Namun demikian ia menitipkan pesan kepada seluruh FKPD yang hadir bahwa sinergi ini tidak berhenti begitu saja. Batam sebagai pusat industri dan investasi dengan target capaian ekonomi di atas 2% dari pertumbuhan nasional, memiliki segudang potensi yang luar biasa.

Bersamaan dengan hal tersebut, Batam memiliki tantangan dalam ancaman perambahan hutan, pencemaran lingkungan, dan aktivitas illegal lainnya.

Amsakar berharap penandatanganan komitmen bersama ini, dapat meningkatkan sinergi dan soliditas dalam mengamankan Kawasan KPBPB Batam.

“Hari ini menjadi komitmen dan penanda pengamanan kawasan yang lebih efektif dan soliditas yang makin erat antar sectoral sehingga dapat meningkatkan respons cepat terhadap potensi dan gangguan keamanan.” Imbuh Amsakar.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan bahwa komitmen hari ini merupakan upaya tegas BP Batam dalam menyusun langkah aksi bersama untuk pengamanan Kawasan KPBPB Batam yang aman, kondusif dan inklusif.

“Kami telah banyak turun ke lapangan dan melihat secara langsung potensi gangguan keamanan dan aktivitas illegal. Hal ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam dalam rangka upaya bersama menjaga keamanan wilayah dan menjaga kelestarian alam kita agar tetap seimbang.”

Lebih lanjut Li Claudia juga berpesan kepada masyarakat agar bersama mencintai Kota Batam dengan memanfaatkan alam secara benar dan bijak.

“Mari bersama kita jaga hutan dan alam kita. Kawasan Hutan adalah wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai Hutan Tetap untuk menjaga ketersediaan alam, air dan udara. Aktivitas illegal dapat meningkatan Risiko Bencana Alam Erosi dan sedimentasi Banjir dan tanah longsor.” Pungkas Li Claudia Chandra.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, Detasemen Polisi Militer I/6 Batam Kepri, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri.

Jakarta, 19/11/2025 - BPJS Kesehatan resmi mengukuhkan para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan 2025 dalam Malam Penganugerahan Duta Muda BPJS Kesehatan. Para finalis yang berasal dari seluruh Indonesia ini dinobatkan sebagai figur inspiratif yang akan menjadi penggerak literasi dan edukasi Program JKN di kalangan generasi muda, Rabu (19/11). Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, mengapresiasi seluruh finalis yang telah menunjukkan komitmen, kreativitas, dan kepedulian terhadap Program JKN. Baginya, Duta Muda BPJS Kesehatan telah membuktikan kontribusi nyata melalui gagasan kreatif, kampanye solutif, dan aksi sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat. “Generasi muda merupakan segmen yang paling aktif dan berpengaruh di ruang publik digital.

Berdasarkan Laporan Digital Indonesia 2025 (DataReportal, Februari 2025), dari 143 juta pengguna media sosial di Indonesia, kelompok usia 13-24 tahun menjadi pengguna paling dominan. Fakta tersebut sejalan dengan data BPJS Kesehatan per November 2025 yang menunjukkan bahwa kelompok usia 15-19 tahun merupakan komposisi peserta terbanyak Program JKN,” terang Ghufron.

Menurut Ghufron, generasi muda merupakan key opinion leader di era digital yang memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi publik dan meningkatkan literasi kesehatan.

Program Duta Muda BPJS Kesehatan dirancang sebagai wadah untuk menumbuhkan kepedulian terhadap JKN sejak dini. “Dalam mendukung ekosistem komunikasi digital, BPJS Kesehatan juga menghadirkan inovasi BPJS on Air, sebuah program edukasi interaktif yang disiarkan secara langsung melalui platform TikTok. Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi JKN secara real-time, mengajukan pertanyaan secara langsung, serta menikmati pendekatan edukasi yang lebih ringan, kreatif, dan dekat dengan karakteristik generasi muda,” ucap Ghufron.

Ghufron menambahkan, Duta Muda BPJS Kesehatan mendapatkan pembinaan intensif agar mampu menjadi agent of change yang dapat mengedukasi teman sebaya dan lingkungan sekitarnya dengan cara kreatif, relevan, dan mudah dipahami. Ia menambahkan, mereka tidak hanya diharapkan mampu menyebarkan informasi dan edukasi mengenai Program JKN dengan cara kreatif, tetapi juga menjadi motor penggerak perilaku hidup sehat.

“Salah satu gerakan yang ditekankan adalah pentingnya aktivitas fisik teratur, terutama bagi peserta JKN penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes. BPJS Kesehatan saat ini mendorong penerapan Gerak Sehat Peserta Prolanis (GSP 3-3-5), yaitu metode olahraga sederhana selama 30 menit yang terdiri dari tiga menit jalan cepat untuk mengaktifkan jantung dan metabolisme diikuti tiga menit jalan santai sebagai pemulihan, dan pola tersebut diulang sebanyak lima kali,” kata Ghufron.

Metode ini mengadopsi konsep Interval Walking Training (IWT) yang dikembangkan di Jepang dan telah terbukti mampu menurunkan tekanan darah, menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan kebugaran dan kualitas tidur, serta mengurangi risiko komplikasi penyakit kronis. Ghufron menyampaikan bahwa GSP 3-3-5 bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan bentuk komitmen bersama untuk hidup lebih sehat, lebih aktif, dan lebih sadar akan pentingnya pencegahan. Ia mengajak peserta JKN, komunitas Prolanis, serta keluarga dan masyarakat umum untuk memulai langkah sederhana namun bermakna ini bersama-sama. Gerakan kecil seperti ini, menurutnya, akan memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten.

“Nilai-nilai Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif (INISIATIF) di BPJS Kesehatan juga menjadi fondasi penting bagi Duta Muda BPJS Kesehatan dalam menjalankan peran mereka. Kami berharap Duta Muda BPJS Kesehatan dapat menjadi wajah BPJS Kesehatan di mata publik dan membantu menyebarkan informasi penting mengenai JKN secara masif dan optimal,” tegas Ghufron. Melalui program ini, BPJS Kesehatan mendorong terciptanya generasi muda yang berani berinovasi, mampu menjadi jembatan informasi, dan hadir sebagai penggerak kesadaran JKN di masyarakat. Ghufron menambahkan, para finalis menunjukkan energi positif generasi muda dalam memperkuat ekosistem komunikasi publik Program JKN. “Ajang penganugerahan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kreativitas Duta Muda BPJS Kesehatan dapat terus menjadi inspirasi, memperkuat literasi JKN, serta membantu masyarakat memahami manfaat dan pentingnya Program JKN sebagai pilar kesejahteraan bangsa,” tutup Ghufron. Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Nunung Nuryartono, mendukung penuh penyelenggaraan Duta Muda BPJS Kesehatan.

Ia menyatakan bahwa DJSN sangat mendukung keterlibatan anak muda dalam menyebarkan pemahaman Program JKN agar manfaatnya semakin dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. “DJSN bersama BPJS Kesehatan telah menyiapkan kurikulum literasi JKN di tingkat SMA/SMK/MA sebagai upaya memberikan edukasi sejak dini mengenai pentingnya jaminan kesehatan. Selain itu, modul kurikulum di tingkat perguruan tinggi juga telah disiapkan untuk memperkuat pemahaman generasi muda saat memasuki jenjang pendidikan tinggi,” kata Nunung. Menurut Nunung, langkah ini merupakan fondasi awal yang sangat baik dan diharapkan dapat diikuti oleh seluruh generasi muda hingga ke pelosok negeri, sebagai wujud kolaborasi untuk membangun ekosistem literasi JKN yang lebih kuat dan merata.

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah, mengatakan bahwa ia sangat menantikan kontribusi dari para Duta Muda BPJS Kesehatan dalam memberikan pengaruh baik kepada teman sebaya dan lingkungan sekitar sebagai generasi muda. Harry sendiri mengapresiasi para Duta Muda yang telah berpartisipasi dan berkompetisi dalam ajang Duta Muda BPJS Kesehatan. Terutama bagi para Duta Muda BPJS Kesehatan dalam lingkup Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

“Kami yakin, Duta Muda dapat memberikan sebuah sudut pandang lain dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada sesama siswa, maupun kepada orang-orang terdekatnya, kami juga mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada adik-adik semua yang mengikuti ajang ini,” ucap Harry.

Sayyidina Primazahra dari SMA IT – Ulil Albab, Juara Terpilih Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Batam, menyebutkan kesiapan dirinya dalam memberikan upaya terbaik sebagai Duta Muda terpilih.

“Aku sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan Kota Batam, akan mencoba untuk memberikan pemahaman tentang JKN kepada teman-teman sebayaku, dan juga harapannya adalah pemahaman yang aku sampaikan dapat lebih mudah dipahami oleh teman-teman pelajar, dan aku siap untuk turut berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan sosialisasi yang diagendakan oleh BPJS Kesehatan Kota Batam,” ucap Sayyidina.

Adapun keduabelas finalis Duta Muda BPJS Kesehatan adalah, Suci Maylaf Humairah dari SMA Negeri Modal Bangsa Arun, Rafin Haziqi dari SMA Al-Azhar Jambi, Anata Intan dari SMA Negeri 1 Kepahiang, Safrita Aryana Harfah dari SMA Negeri 3 Pontianak, Zesika Salsabil Fahrizal dari SMA Negeri 1 Cidahu, Nadi Pertiwi dari SMA Negeri 2 Batang, Cantika Risna Aulia Jasmine dari SMA Negeri 18 Surabaya, Ni Kadek Dwi Julia Rahayu dari SMA Negeri 3 Tenggarong, Salsabila Nadhifah S dari SMA Negeri 5 Parepare, Miranti Artika dari SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu, Luh Putu Rani Nanda Iswari dari SMA Negeri 1 Semarapura, dan Hengky Silas Jonathan Kafiar dari SMK Negeri Khusus Pariwisata Papua. Untuk pemenang dari finalis Duta Muda BPJS Kesehatan: • Juara I: Hengky Silas Jonathan Kafiar dari SMK Negeri Khusus Pariwisata Papua. • Juara II: Zesika Salsabil Fahrizal dari SMA Negeri 1 Cidahu • Juara III: Luh Putu Rani Nanda Iswari dari SMA Negeri 1 Semarapura • Juara Favorit: Anata Intan dari SMA Negeri 1 Kepahiang.

Science Centre Singapore bersama Lee Kong Chian Natural History Museum (NUS) membuka pameran skala besar bertema evolusi dan kepunahan berjudul Dinosaurs | Extinctions | Us mulai tanggal  11 Oktober 2025. Pameran seluas 3.000 meter persegi itu menghadirkan dua ekshibisi internasional, Dinosaurs of Patagonia dan Six Extinctions, yang menampilkan perjalanan kehidupan Bumi sepanjang 400 juta tahun.

Salah satu daya tarik utama adalah replika Patagotitan mayorum dengan panjang 40 meter. Dinosaurus dari Argentina itu dikenal sebagai salah satu spesies terbesar yang pernah ditemukan. Selain Patagotitan, pengunjung juga dapat melihat replika “Scotty”, Tyrannosaurus rex terbesar yang pernah diidentifikasi dengan panjang 13 meter.

Pameran ini tak hanya menyoroti dinosaurus, tetapi juga isu kepunahan modern di Singapura. Salah satunya adalah hilangnya great slaty woodpecker, burung pelatuk terbesar di dunia, yang dulu hidup di wilayah tersebut namun punah secara lokal akibat hilangnya habitat pohon tua.

Beragam instalasi interaktif disiapkan untuk pengunjung, termasuk tantangan kekuatan, pengenalan anatomi dinosaurus, hingga simulasi penggalian fosil digital. Pihak penyelenggara menyebut pameran ini dirancang untuk memberikan pemahaman ilmiah sekaligus kesadaran tentang krisis keanekaragaman hayati saat ini.

Chief Executive Science Centre Board, Tham Mun See, mengatakan,” pameran ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat terhadap sains sekaligus mengajak pengunjung melihat hubungan antara peristiwa kepunahan di masa lalu dengan kondisi lingkungan masa kini”.

Sementara itu, Kepala Lee Kong Chian Natural History Museum, Darren Yeo, menegaskan bahwa isu kepunahan keenam—yang dipicu aktivitas manusia—menjadi salah satu fokus utama narasi pameran.

Pameran Dinosaurs | Extinctions | Us dibuka di Annexe, Science Centre Singapore, mulai 11 Oktober. Tiket bagi warga negara dan permanent resident Singapura dijual S$29,90 untuk dewasa dan S$25,90 untuk anak-anak. Untuk pengunjung reguler, harga tiket ditetapkan S$39,90 untuk dewasa dan S$35,90 untuk anak-anak.

TANJUNGPINANG - Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) mengambil langkah besar dalam memperkuat perlindungan terhadap profesi jurnalis di Kepulauan Riau (Kepri).

Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, bersama dua praktisi hukum berpengalaman, Dr. Achmad Yani, SH, MH dan Agustinus Marpaung, SH, MH, secara resmi sepakat membentuk Lembaga Bantuan Hukum KJK (LBH KJK).

Kesepakatan ini dihasilkan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh komitmen terhadap penguatan ekosistem jurnalisme yang sehat dan profesional di Sekretariat KJK di Tanjung Pinang pada Rabu (19/11/2025) siang.

Ady Indra Pawennari menjelaskan bahwa pembentukan LBH KJK merupakan jawaban atas semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi para jurnalis dalam menjalankan tugas di lapangan.

Menurutnya, jurnalis kini tidak hanya berhadapan dengan risiko keselamatan, tetapi juga potensi kriminalisasi dan tekanan hukum ketika mengungkap berbagai fakta atau isu sensitif.

“Dalam menjalankan tugasnya, jurnalis sering bersinggungan dengan kepentingan publik maupun pihak-pihak tertentu yang tidak jarang merasa terganggu dengan pemberitaan. Oleh karena itu, LBH KJK hadir untuk memberikan pendampingan hukum, edukasi, serta advokasi agar jurnalis dapat bekerja dengan aman dan profesional,” ujar Ady.

Selain pendampingan hukum kepada wartawan, lanjut Ady, LBH - KJK ini juga ingin berkontribusi memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang tidak mampu di Kepri secara gratis.

"Kita berikan pendampingan hukum gratis bagi rekan-rekan media yang berhadapan dengan hukum dan juga kepada masyarakat melalui LBH - KJK ini secara gratis," tegas Ady.

Di sisi lain, Dr. Achmad Yani menegaskan bahwa keberadaan LBH KJK merupakan langkah penting untuk memastikan perlindungan hukum bagi jurnalis selaras dengan Undang-Undang Pers dan prinsip-prinsip demokrasi.

Ia menambahkan bahwa masih banyak jurnalis yang belum memahami hak-hak hukumnya ketika berhadapan dengan aparat atau pihak yang merasa keberatan atas pemberitaan.

“LBH KJK tidak hanya akan menjadi lembaga yang bergerak ketika masalah terjadi, tetapi juga akan fokus memberikan sosialisasi dan pelatihan hukum bagi jurnalis agar mereka lebih siap dan memahami prosedur ketika menghadapi persoalan di lapangan,” jelasnya.


Dengan terbentuknya kepengurusan LBH - KJK ini, tambahnya, pihaknya akan segera melakukan pendaftaran badan hukum di Kementerian Hukum. 

"Kita akan segera mengurus administrasi pembentukan LBH - KJK dan mendaftarkannya ke Kemenkum, agar LBH yang sudah dibentuk ini bisa melaksanakan tugas untuk memberikan bantuan hukum kepada rekan-rekan wartawan dan masyarakat Kepri," pungkasnya.

Sementara itu, Agustinus Marpaung menyoroti pentingnya upaya pencegahan melalui edukasi hukum yang berkesinambungan. Menurutnya, banyak kasus yang sebenarnya dapat dihindari apabila jurnalis memiliki pemahaman yang kuat mengenai kode etik jurnalistik serta batasan-batasan hukum yang mengatur profesi mereka.

“Melalui LBH KJK, kami ingin membangun kesadaran hukum yang lebih baik di kalangan jurnalis. Edukasi dan advokasi akan berjalan beriringan untuk memastikan bahwa insan pers dapat bekerja secara profesional tanpa rasa takut dan tetap dalam koridor hukum,” ujarnya.

Pembentukan LBH KJK ini juga menjadi simbol komitmen KJK dalam memperjuangkan kemerdekaan pers sekaligus meningkatkan kualitas jurnalisme di Kepulauan Riau. Dengan adanya lembaga ini, diharapkan setiap jurnalis memiliki akses yang mudah terhadap bantuan hukum ketika menghadapi ancaman, intimidasi, atau sengketa hukum terkait pemberitaan.

Ady menegaskan bahwa LBH KJK akan segera mulai merancang program-program kerja strategis, di antaranya klinik hukum, pelatihan kode etik jurnalistik, pendampingan kasus, hingga advokasi kebijakan yang berkaitan dengan kebebasan pers.

“Kami ingin memastikan bahwa jurnalis Kepri memiliki tempat untuk mengadu, tempat untuk belajar, dan tempat untuk memperoleh perlindungan. LBH KJK adalah bentuk nyata dari komitmen tersebut,” katanya.

Dengan terbentuknya LBH KJK, KJK berharap dapat menciptakan atmosfer kerja jurnalistik yang lebih aman, profesional, dan berintegritas. Langkah ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat peran jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi serta penjaga transparansi publik di Kepulauan Riau. (Iman Suryanto)

Batam, 17 November 2025 – Swiss-Belhotel Batam Group dengan unit hotel di antaranya Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, Swiss-Belinn Baloi Batam dan Zest Harbour Bay Batam siap merayakan Hari Natal dan pergantian tahun dengan menghadirkan berbagai kegiatan dan promo menarik. Informasi kegiatan dan promo mereka telah diumumkan melalui akun resmi Instagram hotel sejak awal bulan November, berikut adalah rangkuman kegiatan yang akan diadakan. 

Swiss-Belhotel Harbour Bay menghadirkan dua paket makan spesial yaitu untuk paket Natal dan paket Tahun Baru. Untuk paket Natalnya, terdapat The Great Wonder Christmas Night, makan malam buffet berlangsung pada 24 Desember 2025 mulai pukul 6 sore di Swiss-Café™ Restaurant seharga Rp 350.000 net per orang. Seperti temanya The Great Wonder Christmas Night, tamu akan mendapatkan pengalaman perayaan Natal bak berada di negeri ajaib sambil menikmati berbagai pilihan menu buffet dari masakan Asia, Barat dan Indonesia. Variasi menunya antara lain Chicken Mushroom Creme, Lamb Rogan Josh, Red Snapper with Padang Sauce, pilihan pizza dan spaghetti sebagai hidangan utamanya. Sedangkan untuk pilihan hidangan penutup, tamu akan dimanjakan dengan S'mores Cheesecake, Strawberry Christmas Tree, Mixed Berries Tart, Onde-onde hingga ice cream dengan berbagai topping. Acara makan malam ini juga akan dilengkapi oleh Live Music serta Children Christmas Choir. 

Selanjutnya, sebagai pilihan bagi tamu menghabiskan malam akhir tahun dengan santai dan premium dapat mengunjungi Year-Ender Feast & Dinner Buffet, yang berlangsung pada 31 Desember 2025 mulai pukul 7 malam di Swiss-Café™ Restaurant. Paket makan seharga Rp 385.000 net per orang ini menyajikan masakan mulai dari Cina, India dan Indonesia. Variasi menunya antara lain Beef Bourguignon, Braised Lamb Tongseng, Beef Brisket Dendeng, Assorted Fried and Steamed Dim Sum, Coconut Salmon Curry dan Chicken Tikka sebagai hidangan utamanya. Sedangkan untuk pilihan hidangan penutup, tamu akan dimanjakan dengan Crème Brûlée, English Trifle, Chocolate Truffle dan New Year Sugar Cookies Macaron Tower. Tentunya, acara makan malam ini juga akan dilengkapi dengan penampilan Live Band. 

Setiap paket yang ditawarkan oleh Swiss-Belhotel Harbour Bay di akhir tahun sudah termasuk welcome wine untuk setiap tamu, untuk memanjakan tamu dan menambah kesan istimewa. Bagi tamu yang akan reservasi paket akhir tahun tersebut, pihak Swiss-Belhotel Harbour Bay memberikan penawaran early bird menarik, yaitu cukup membayar untuk 2 gratis orang ke-3. Penawaran early bird terbatas sampai tanggal 15 Desember 2025. 

Hotel lainnya, yaitu Swiss-Belinn Baloi Batam, juga menawarkan paket makan malam akhir tahun pada tanggal 31 Desember 2025 di Swiss-Bistro. Paket ini seharga IDR 250,000 net per orang, dengan pilihan menu mulai dari appetizer yaitu salad dan mini sandwich, Roasted Sirloin with Herbs, Sate Taichan, Cream Soup, Beef Stroganoff, Grilled Chicken with Rosemary Gravy, berbagai pilihan dessert dan minuman. Para tamu yang ingin menikmati akhir tahun di tengah kota Batam sambil menikmati menu-menu andalan Swiss-Bistro™ dengan pelayanan terbaik juga dapat mengunjungi Swiss-Belinn Baloi Batam di malam pergantian tahun nanti. Terdapat penawaran potongan harga sebesar 20 persen bagi para pengunjung yang terdaftar sebagai member Swiss-Belexecutive. 

Untuk penggemar masakan Nusantara, jangan khawatir karena tahun ini Zest Harbour Bay Batam menawarkan paket makan tahun baru dengan tema menu Nusantara, New Year's Eve Feast. Makan malam buffet juga berlangsung 31 Desember 2025 mulai pukul 6 sore, bertempat di Citruz™ Kitchen & Bar. Tamu yang hadir dapat menikmati bermacam menu Nusantara mulai dari Siomay Bandung, Daging Kediri, Mie Goreng Jawa, Rendang Ayam, Cumi Tauco, Mie Ayam Bakso Malang, dan berbagai menu lainnya sepuasnya dengan harga IDR 155,000 net per orang. Terdapat promo bayar 2 gratis orang ke-3 juga untuk pemesanan yang dilakukan sebelum 15 Desember 2025. 

Terdapat ajakan dari Christophe Bernard Keramaris, Cluster General Manager dari Swiss-Belhotel Batam Group kepada masyarakat Batam maupun yang akan mengunjungi Kota Batam di akhir tahun ini. Bagi yang ingin merasakan suasana baru dan berkesan dapat menghadiri makan malam istimewa yang telah disiapkan oleh tim hotel. "Jangan lewatkan paket akhir tahun bersama Swiss-Belhotel Batam Group, karena kami akan menjadikan momen akhir tahun ini berbeda untuk Anda." tutupnya.

Jakarta, 19 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum sebagai langkah strategis untuk mendorong standarisasi dan penguatan tata kelola pengelolaan rekening di sektor Perbankan.

“Dengan diberlakukannya POJK ini, pengelolaan rekening harus dilakukan dengan memperhatikan tata kelola yang baik untuk memastikan pelindungan bagi semua nasabah dan mencegah praktik penipuan atau penyalahgunaan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae.

Berdasarkan POJK ini lanjut Dian, bank harus memiliki kebijakan dan prosedur serta melakukan pengawasan dalam pengelolaan rekening. Bank juga perlu memastikan bahwa nasabah mendapatkan kemudahan pengaktifan dan penutupan rekening melalui kanal bank melalui jaringan kantor fisik dan jaringan digital.

Melalui penerbitan POJK ini, OJK menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor perbankan nasional.

Standarisasi pengelolaan rekening nasabah diharapkan dapat mengurangi perbedaan perlakuan antarbank, memberikan kepastian hak dan kewajiban bagi nasabah, serta meningkatkan transparansi layanan perbankan.

Dalam melakukan pengelolaan rekening, bank perlu membagi klasifikasi rekening menjadi tiga yaitu:

  1. Rekening aktif yaitu rekening yang memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo.
  2. Rekening tidak aktif yaitu rekening yang tidak memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo lebih dari 360 hari.
  3. Rekening dormant yaitu rekening yang tidak memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo lebih dari 1.800 hari.

Dalam POJK ini diatur secara lebih seimbang terkait hak nasabah dan bank dalam membuka dan mengelola rekening. Nasabah juga diwajibkan memberikan informasi yang benar, memperbarui data, serta memiliki itikad baik dalam hubungan dengan bank. Bank akan menampilkan status rekening nasabah dalam kanal digital dan fisik yang menjadi media komunikasi dengan nasabah.

Selain itu, dalam ketentuan ini diatur bahwa bank harus:

  1. Memiliki kebijakan dan prosedur penatausahaan rekening nasabah, mencakup: penetapan kriteria rekening tidak aktif dan dormant, mekanisme komunikasi kepada nasabah, serta pembebanan biaya administrasi dan bunga;
  2. Memiliki sistem yang dapat melakukan flagging Bank juga menyediakan fitur pengaktifan kembali atau penutupan rekening melalui kanal yang tersedia;

Melakukan pelindungan data pribadi dan kerahasiaan nasabah melalui penerapan prinsip pelindungan konsumen, APU–PPT–PPPSPM, strategi anti fraud, dan manajemen risiko dalam setiap aspek pengelolaan rekening termasuk pengawasan yang lebih ketat pada rekening tidak aktif dan dormant untuk mencegah penyalahgunaan rekening.

All-You-Can-Eat BBQ di Tepi Kolam Setiap Jumat & Sabtu 

 Batam, 19 November 2025 – Aston Batam Hotel & Residence menghadirkan program kuliner terbaru bertajuk Seafood Symphony BBQ by the Pool, sebuah pengalaman makan sepuasnya setiap hari Jumat dan Sabtu mulai pukul 18.00, yang menyajikan aneka hidangan laut panggang, Korean BBQ, live cooking station, minuman, serta hiburan musik langsung di area kolam renang. 

Seafood Symphony BBQ by the Pool menghadirkan beragam pilihan menu seperti seafood grill, seafood saus Singapore, seafood steam, vegetable station, live Korean BBQ, assorted pastries, dessert stall, beverage station, fish soup, fried rice & noodle, serta aneka saus dan condiment. 

“Program ini kami hadirkan untuk memberikan pengalaman bersantap yang meriah dan berkesan bagi para tamu, dengan menyatukan hidangan laut segar, menu panggang favorit, dan suasana santai di tepi kolam,” ujar Chef Indra, Executive Chef Aston Batam Hotel & Residence. “Menu yang kami kurasi menggabungkan cita rasa internasional dan sentuhan lokal agar para tamu menikmati malam yang tak terlupakan.”

 Jika Anda sedang menginap di Aston Batam Hotel & Residence, tanyakan kepada staf kami untuk mendapatkan harga spesial diskon khusus! Para tamu diundang untuk menikmati malam dengan sajian sepuasnya dan hiburan live music yang menambah suasana bersantap. Untuk reservasi, hubungi +62 811 6200 788 atau kirimkan direct message ke Instagram kami @astonbatam, atau dapat datang langsung ke venue.

BP Batam menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Kementerian/Lembaga, atas inovasi Land Managemen System (LMS) BP Batam, Selasa (18/11/2025).

LMS merupakan sebuah platform digital yang dikembangkan oleh BP Batam dalam memudahkan proses pengurusan dan perizinan pertanahan di kawasan Batam.

Penghargaan atas inovasi LMS ini diterima oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad yang diwakili oleh Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, pada gelaran Anugerah Bhumandala Award 2025 di Auditorium Sukarman, Perpustakaan Nasional RI.

Ditemui usai menerima penghargaan, Alexander Zulkarnain mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan di BP Batam.

"Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat penghargaan Bhumandala Ariti," ujar Alexander Zulkarnain.

"LMS ini kami harapkan tidak hanya menang dalam award, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga dapat menjadi semangat BP Batam dalam rangka meningkatkan kinerja dan efisiensi," kata Alexander.

Land Management System (LMS) merupakan inovasi pelayanan dalam pengurusan perizinan pertanahan. Dengan adanya layanan LMS ini, para pemohon perizinan pertanahan dapat mengurus segala administrasi dengan lebih mudah dan efisien.

Melalui layanan ini, pemohon perizinan dapat mengakses informasi terkait regulasi, persyaratan, dan prosedur pengurusan perizinan tanah secara cepat dan transparan.

Pemohon hanya perlu mengisi formulir secara daring dan melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Setelah itu, permohonan akan diproses secara elektronik, sehingga meminimalisir adanya kesalahan atau kekeliruan dalam proses pengurusan perizinan.

LMS ini juga memiliki peran penting dalam memudahkan investasi di Batam. Dalam sektor pertanahan, investasi sangatlah vital untuk mengembangkan sebuah kawasan.

Dengan adanya LMS, proses perizinan pertanahan menjadi lebih efisien dan cepat, sehingga pelaku investasi yang masuk dapat dengan mudah memulai sebuah proyek tanpa terkendala oleh birokrasi yang panjang dan rumit.

Batam – Polda Kepri menghadiri Rapat Koordinasi Sinergisitas Unsur Pengamanan Terkait Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Hutan Guna Mendukung Investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, bertempat di Hotel Grand Mercure Batam Center, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, perwakilan Koarmada IV, Danlanud Hang Nadim, para Deputi BP Batam, Satpol PP, PSDKP Batam, Bakamla Batam, DLH Kota Batam, BKSDA, DLHK Provinsi Kepri, Kanwil BPN, serta unsur TNI AD, AL, dan AU.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan pemutaran video Sinergitas Pengamanan Ditpam BP Batam.

Dalam sambutannya, Kepala BP Batam menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan saat ini menuntut sinergitas antarinstansi demi mendukung pembangunan Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional.

“Ego sektoral harus ditinggalkan. Energi kebersamaan dan koordinasi adalah kunci menjaga Batam tetap aman dan kondusif di tengah dinamika nasional,” ujarnya.

“Kami di Polda Kepri berkomitmen mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Pengawasan kawasan hutan, ruang terbuka, serta pencegahan aktivitas ilegal seperti penebangan mangrove dan penambangan liar harus dilakukan secara terpadu dan cepat,” ucap Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.,

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan kawasan tidak dapat dicapai tanpa koordinasi lintas sektoral. “Tidak ada instansi yang dapat bekerja sendiri. Sinergi inilah yang memastikan investasi dapat berjalan dengan aman, lingkungan terjaga, dan masyarakat memperoleh manfaat bersama,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Bersama oleh seluruh unsur pengamanan dan instansi terkait, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.

Polda Kepri berkomitmen memperkuat kolaborasi berkelanjutan antarinstansi demi menjaga stabilitas keamanan, kelestarian lingkungan, dan terciptanya iklim investasi yang sehat di wilayah KPBPB Batam.

Page 43 of 215

Instagram

Tentang Kami