super me
Akhir tahun selalu menjadi momen paling dinantikan untuk berkumpul, berbagi, dan merayakan bersama orang-orang tercinta. Tahun ini, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menghadirkan pengalaman liburan yang tak terlupakan di venue termegah di jantung Nagoya. Bersebelahan langsung dengan Grand Batam Mall dan memiliki akses terbaik ke berbagai tempat populer, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menjadi destinasi utama bagi mereka yang ingin merasakan kemewahan dan kenyamanan dalam satu tempat.
Menjelang Natal, Oakbistro – restoran elegan dengan pemandangan kota dan infinity pool yang menawan, mengundang para tamu untuk menikmati suasana hangat melalui tema “Scene From The Festive Table”. Makan malam spesial ini akan disuguhkan 2 hari, yaitu pada 24 & 27 Desember 2025 pukul 18.00 – 22.00, menghadirkan premium buffet dengan berbagai hidangan khas liburan, dekorasi meriah, live band performance, serta kue-kue manis yang menambah nuansa perayaan. Harga paket dijual mulai dari IDR 350,000 nett per orang, dengan potongan 50% untuk anak usia 5–11 tahun. Pemesanan sebelum 30 November 2025 juga akan mendapatkan penawaran early bird spesial.
Tidak hanya sampai di situ, malam pergantian tahun di Oakwood akan semakin gemerlap dengan AFTERGLOW 2026, sebuah perayaan eksklusif yang menggabungkan premium buffet, live band & DJ performance, glow-in-the-dark party props, dan countdown. Dari ketinggian Oakbistro, para tamu akan menikmati panorama kota yang menawan, menjadikan momen pergantian tahun ini penuh gaya dan tak terlupakan.
Sebagai tambahan menarik, tahukah Anda bahwa Indonesia termasuk salah satu negara di Asia yang merayakan Tahun Baru dengan beragam tradisi unik di setiap daerah? Dari pesta kembang api di kota besar hingga upacara adat di daerah pegunungan dan pesisir, semangat kebersamaan dan doa untuk tahun yang lebih baik selalu menjadi benang merah setiap perayaan. Di Batam sendiri, perayaan akhir tahun menjadi momen favorit untuk menikmati suasana kota yang hidup, pemandangan laut yang indah, dan tentunya, pesta meriah di pusat kota seperti Oakwood Grand Batam.
Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam mengundang Anda untuk menutup tahun dengan penuh kehangatan dan memulai 2026 dengan kilau baru. Nikmati pengalaman kuliner premium, suasana elegan, dan pelayanan khas Oakwood yang membuat setiap momen terasa istimewa.
Informasi lebih lanjut dan reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp di https://wa.me/+6281230030609 atau kunjungi https://bit.ly/ChristmasRoomPackage2025 untuk menikmati paket menginap spesial Natal dan Tahun Baru.
Singapura, 10 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama dalam pengembangan bidang FinTech dan memperkuat kerja sama di bidang keuangan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) tentang Kerja Sama di Bidang Teknologi Keuangan (Fintech).
MoU ini melanjutkan kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2018, serta memperluas upaya bersama dalam mendukung pertumbuhan inovasi teknologi di sektor keuangan.
Kemitraan ini akan mendorong institusi keuangan dan pelaku industri FinTech di kedua negara untuk memanfaatkan peluang yang muncul dari pengembangan FinTech (termasuk aset keuangan digital dan kecerdasan buatan/ AI) di jasa keuangan, serta mendorong Indonesia dan Singapura menjadi pusat utama ekonomi digital ASEAN.
Adapun beberapa inisiatif utama dalam MoU ini mencakup:
- Pertukaran ide dan best practices antara OJK dan MAS;
- Peningkatan kerja sama industri-industri keuangan di Indonesia dan Singapura, termasuk keterlibatan aktif dalam badan-badan industri;
- Rujukan bagi perusahaan Fintech potensial untuk berpartisipasi dalam regulatory sandbox di masing-masing negara; dan
- Fasilitasi pertukaran informasi lintas batas bagi perusahaan Fintech yang beroperasi sesuai peraturan dan ruang lingkup izin usaha yang berlaku.
Deputy Managing Director MAS Leong Sing Chiong dalam kesempatan tersebut menyatakan, “OJK dan MAS telah menjalin kemitraan yang solid dan telah lama terbangun, serta bekerja sama secara erat dalam mendorong kerja sama keuangan regional selama bertahun-tahun. Baik OJK dan MAS sama-sama berkomitmen untuk membina inovasi, menghadapi tantangan dan mengembangkan ekosistem FinTech untuk melayani pasar di ASEAN. MOU ini menandai langkah penting dalam memodernisasi kolaborasi FinTech, demi meneruskan inisiatif berinovasi bersama dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua negara.”
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi, menegaskan bahwa “Melalui kerja sama erat dengan MAS, MoU ini menegaskan komitmen OJK terhadap inovasi yang bertanggung jawab, mendorong keuangan digital lintas batas dengan tetap menjaga pelindungan konsumen, integritas pasar, dan stabilitas keuangan. Melalui uji coba bersama dan berbagi pengetahuan di bidang seperti Regulatory Sandbox, aset keuangan digital, pemanfaatan AI dalam layanan keuangan, serta inovasi keuangan berkelanjutan, kami berharap dapat memperkuat inovasi, melindungi konsumen, mendukung UMKM dan inklusi keuangan, serta mempercepat pertumbuhan berkelanjutan melalui keuangan digital di Indonesia, Singapura, dan kawasan ASEAN secara luas.”
Penandatanganan MoU ini dilakukan di sela-sela pertemuan bilateral pada 10 November 2025.
JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menghadirkan terobosan baru dalam pengembangan perbankan digital ke level yang lebih optimal dengan memperkenalkan OCTO by CIMB Niaga. Inovasi ini merupakan transformasi yang mengintegrasikan aplikasi mobile banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks menjadi satu identitas yaitu OCTO. Selain nama yang lebih simpel, rebranding dan integrasi ini juga makin memudahkan nasabah dalam mengakses layanan perbankan, baik di aplikasi maupun website, cukup menggunakan satu User ID yang sama, sehingga memberikan pengalaman perbankan yang lebih praktis, aman, dan efisien.
“Integrasi OCTO merupakan bagian dari upaya CIMB Niaga untuk semakin menyederhanakan pengalaman perbankan nasabah, memperkuat konsistensi brand OCTO, sekaligus menyiapkan fondasi untuk pengembangan fitur masa depan. Inisiatif ini sejalan dengan purpose kami untuk Advancing Customers & Society melalui layanan perbankan digital yang inovatif dengan teknologi dan fitur terkini, sehingga selalu revelan dengan gaya hidup digital nasabah,” kata Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga Lusiana Saleh di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Nikmati beragam fitur inovatif
Lusi menjelaskan, transformasi OCTO menandai era baru ekosistem perbankan digital CIMB Niaga yang lebih terpadu. Selama ini OCTO baik versi aplikasi maupun website, telah menjadi platform transaksi favorit jutaan nasabah CIMB Niaga. Kini, dengan platform yang terintegrasi, nasabah dapat menikmati OCTO dengan antarmuka (user interface) yang lebih intuitif dan dibekali beragam fitur inovatif. Mulai dari QRIS Tap, QRIS lintas negara dengan cakupan lebih luas termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, dan Jepang, NFC Tap and Pay, konversi Poin Xtra ke miles beragam maskapai penerbangan secara langsung, pengajuan kartu kredit dan KTA, serta layanan asuransi Sun Life.
Aplikasi OCTO kini juga terintegrasi dengan OCTO Call (panggilan berbasis data) dan OCTO WhatsApp yang memungkinkan koneksi langsung tanpa pulsa ke Contact Center CIMB Niaga. Pengembangan saluran komunikasi digital tersebut semakin memudahkan nasabah dalam berinteraksi dengan bank dengan respons cepat dan tersedia kapan saja (24/7). Inovasi tersebut juga menjadikan CIMB Niaga sebagai bank pertama di Indonesia yang menghadirkan layanan panggilan melalui WhatsApp.
Dengan beragam inovasi tersebut, Aplikasi OCTO kini telah berevolusi bukan sekadar aplikasi perbankan harian, melainkan jembatan yang menghubungkan nasabah dengan CIMB Niaga secara lebih cerdas, cepat, dan personal. Selain fitur utama seperti transfer BI-FAST, top-up e-wallet, dan pembayaran QRIS, OCTO terus memperkaya pengalaman nasabah dengan kampanye #GetWealthSoon yang mendukung pertumbuhan wealth secara digital melalui produk reksa dana, obligasi ritel, dan korporasi, dilengkapi dengan fitur monitoring portofolio dan performance insights. Pengguna aplikasi OCTO juga dapat menikmati pembukaan rekening valuta asing hingga 15 mata uang serta kurs transaksi yang kompetitif. OCTO versi website juga siap melayani kebutuhan finansial yang lebih kompleks, mulai dari jual beli emas, pengelolaan transaksi massal, hingga pengajuan kartu kredit dan pinjaman pribadi.
OCTO menawarkan salah satu pengalaman digital wealth terbaik di Indonesia, memungkinkan nasabah membandingkan kinerja berbagai reksa dana dan obligasi hingga lima tahun ke belakang, serta memantau portofolio setiap bulan. Berbagai inovasi dan pengembangan di segmen digital wealth telah direncanakan untuk tahun 2025 guna menjawab tingginya permintaan. Seiring dengan kemajuan ini, transaksi finansial melalui Aplikasi dan Website OCTO tumbuh 44% sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Pertumbuhan positif ini menunjukkan kepercayaan nasabah yang semakin tinggi terhadap kanal digital.
Langkah Mudah untuk Nasabah
Bagi nasabah yang ingin merasakan pengalaman layanan digital terbaru OCTO, cukup mengunduh aplikasi OCTO di Play Store (Android) atau App Store (iOS). Pengguna yang sudah memiliki akun di Aplikasi OCTO Mobile sebelumnya cukup mengikuti petunjuk di aplikasi, termasuk memperbarui User ID. Setelah pembaruan, User ID tersebut akan berlaku sama untuk mengakses website resmi OCTO di www.cimbocto.co.id. OCTO dilengkapi sistem keamanan berlapis dan autentikasi biometrik, serta proses login yang lebih cepat. Nasabah baru juga dapat dengan cepat dan mudah membuka rekening langsung dari aplikasi tanpa perlu ke cabang.
“Transformasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang bagaimana kami mendekatkan layanan ke kehidupan nasabah. OCTO by CIMB Niaga adalah wujud komitmen kami untuk menjadi mitra finansial yang relevan dan adaptif, sekaligus menghadirkan layanan perbankan digital yang simpler, better, faster,” ujar Lusi.
Jakarta, 10 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025, melalui peluncuran Buku Saku Literasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia bertema “PMI Cerdas Finansial, Menuju Indonesia Maju”.
Peluncuran buku ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara OJK, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dan Bank Indonesia (BI) dalam menghadirkan panduan praktis bagi para PMI dan keluarganya untuk memahami cara mengelola keuangan secara bijak, aman, dan berkelanjutan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pekerja migran Indonesia merupakan pahlawan devisa yang memberikan kontribusi besar bagi ekonomi nasional.
“Kita memilih hari yang sakral ini, Hari Pahlawan 10 November, karena mas, mbak semua adalah para pahlawan devisa di negara kita. Para pekerja migran meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memberikan harapan hidup bagi keluarga dan masyarakat, baik di daerah asal maupun di negara tempat bekerja,” ujar Friderica.
Friderica juga menyoroti besarnya potensi ekonomi dari pekerja migran Indonesia yang dapat menjadi pengungkit bagi penguatan inklusi dan pemberdayaan keuangan nasional. Berdasarkan data KP2MI dan Bank Indonesia, pada tahun 2024 nilai remitansi yang dikirimkan ke Indonesia mencapai Rp251–263 triliun, setara dengan sekitar 1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yang berasal dari lebih dari 3,9 juta pekerja migran Indonesia. Rata-rata setiap pekerja mengirimkan sekitar Rp64 juta per tahun atau Rp5,3 juta per bulan kepada keluarga di tanah air.
“Kemudian kalau kita melihat arus remitansi pekerja migran yang mencapai lebih dari 250 triliun rupiah tersebut per tahun, membuka peluang besar bagi industri jasa keuangan nasional juga ya. Artinya, seluruh pelaku industri, baik perbankan, pegadaian, asuransi, maupun lembaga keuangan mikro, punya tanggung yang jawab besar ya, untuk meningkatkan literasi dan juga terutama inklusi. Bagaimana mas-mbak semua yang mau berangkat, harus kita bekali bersama, untuk kemudian bisa melakukan inklusi keuangan yang baik, tau nanti caranya kirim uang ke rumah bagaimana, bagaimana mengolah keuangan dengan baik dan seterusnya,” ujar Friderica.
Friderica menegaskan bahwa peluncuran buku saku ini merupakan langkah konkret untuk melindungi PMI dari risiko keuangan sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola pendapatan.
“PMI yang cerdas finansial, khususnya di era digital, akan meningkatkan kesejahteraan dirinya dan keluarga, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi sektor keuangan,” ujar Friderica.
Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI, Mukhtarudin menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas lembaga yang diwujudkan dalam peluncuran buku saku ini sebagai langkah nyata peningkatan literasi dan pelindungan bagi PMI.
“Kegiatan hari ini merupakan kolaborasi sinergitas KP2MI dengan seluruh stakeholder, termasuk OJK, BI dan pelaku usaha. Buku saku ini menjadi panduan bagi para pekerja migran agar lebih bijak menggunakan keuangannya,” ujar Mukhtarudin.
Mukhtarudin juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjaga data pribadi dan menghindari penipuan yang memanfaatkan rekening atau identitas PMI.
“Data diri dan rekening jangan sembarangan dikasihkan. Banyak kasus PMI rekeningnya digunakan untuk menipu bahkan melanggar hukum. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memberikan pemahaman agar PMI lebih bijak mengelola keuangannya,” tegas Mukhtarudin.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani, Kepala Departemen Survailans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen Bank Indonesia Anton Daryono, serta para narasumber dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan PMI.
Melalui peluncuran buku ini, OJK, KP2MI, dan Bank Indonesia berkomitmen memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada PMI di seluruh daerah kantong pekerja migran, seperti Jawa Barat, NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, dan Bali. Program edukasi ini juga akan diintegrasikan dengan kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) agar setiap PMI mendapatkan bekal literasi keuangan sejak dini.
OJK menegaskan bahwa pemberdayaan PMI tidak hanya soal perlindungan, tetapi juga kemandirian finansial untuk membangun masa depan yang lebih sejahtera.
Jakarta - Setiap kali menyalakan televisi atau membuka portal berita keuangan, kita sering mendengar kalimat seperti “Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini naik seratus poin” atau “IHSG ditutup melemah di level 7.950”. Bagi kebanyakan orang, kalimat itu terdengar rumit dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Namun sesungguhnya, naik-turunnya IHSG adalah salah satu gambaran sederhana dari denyut nadi ekonomi dan psikologi manusia yang bergerak di dalamnya.
IHSG merupakan cermin yang merefleksikan pergerakan seluruh saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jika pasar saham diibaratkan sebagai pasar tradisional, maka IHSG adalah harga rata-rata dari seluruh dagangan di pasar itu. Ketika pembeli ramai dan banyak yang ingin memiliki barang, harga-harga akan naik. Sebaliknya, ketika penjual lebih banyak daripada pembeli, harga turun. Prinsip yang sama berlaku dalam dunia saham. Ketika banyak investor optimis dan berlomba membeli saham, IHSG akan bergerak naik. Namun ketika sentimen negatif muncul dan para investor memilih menjual, IHSG pun akan terkoreksi.
Pergerakan IHSG tidak hanya dipengaruhi oleh angka-angka ekonomi, tetapi juga oleh emosi manusia. Investor tidak selalu membuat keputusan berdasarkan data murni. Mereka juga digerakkan oleh rasa takut dan harapan. Ketika muncul berita positif, seperti pertumbuhan ekonomi yang kuat, suku bunga yang stabil, atau peningkatan laba perusahaan besar, rasa percaya diri para pelaku pasar meningkat. Mereka membeli saham dengan keyakinan bahwa masa depan ekonomi akan cerah, dan IHSG pun menanjak. Sebaliknya, ketika terdengar kabar dengan sentimen negatif, seperti inflasi yang melonjak, gejolak politik, konflik global, atau resesi di negara besar, rasa cemas merayap masuk. Para investor menjadi waspada, bahkan panik, dan memilih menjual saham untuk menyelamatkan dana mereka. Akibatnya, IHSG tertekan dan melemah.
Perlu diingat bahwa fluktuasi pasar saham adalah hal yang sangat wajar. Sama seperti kehidupan, pasar saham tidak bergerak lurus. Ada masa-masa penuh semangat, dan ada pula masa suram yang menantang. Dalam dunia investasi, fase naik dan turun disebut volatilitas, dan justru itulah yang menciptakan peluang. Ketika harga turun, investor berpengalaman melihat kesempatan untuk membeli saham bagus dengan harga diskon. Ketika harga naik, mereka menikmati hasil dari kesabaran dan strategi jangka panjang.
Bagi sebagian orang, pergerakan IHSG bisa terasa menegangkan, terutama jika melihat angka-angka di layar berubah dengan cepat. Tapi bagi mereka yang memahami esensinya, naik-turunnya indeks bukanlah bencana, melainkan bagian dari tarian alami pasar. Dalam jangka pendek, harga bisa naik atau turun tajam, tetapi dalam jangka panjang, arah IHSG biasanya sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sejak berdiri, pasar saham Indonesia telah melewati berbagai krisis, dari krisis moneter 1998, pandemi global, hingga ketegangan geopolitik, namun tetap mampu bangkit dan tumbuh lebih tinggi dari sebelumnya. Itulah bukti bahwa waktu adalah sahabat terbaik bagi investor yang sabar.
Cara paling sederhana untuk menghadapi naik-turunnya IHSG adalah dengan mengubah cara pandang terhadap investasi. Saat IHSG turun, kita membeli lebih banyak saham sesuai kebutuhan yang dianalisis dengan harga murah. Saat naik, nilai investasi kita tumbuh. Prinsip sederhana ini dikenal sebagai cost averaging, dan terbukti efektif dalam menghadapi fluktuasi pasar.
Selain itu, penting untuk memiliki diversifikasi. Artinya, jangan menaruh semua uang di satu saham atau satu sektor. Dengan menyebar investasi ke berbagai jenis saham atau instrumen lain seperti reksa dana, obligasi, dan emas, risiko dapat ditekan. Tidak ada satu pun investor, bahkan yang paling hebat, yang bisa menebak pergerakan pasar dengan tepat setiap waktu. Yang bisa dilakukan adalah mempersiapkan diri dengan strategi yang matang dan disiplin.
Jadi, ketika kamu melihat berita bahwa IHSG turun hari ini, jangan langsung khawatir. Naik-turun adalah bagian alami dari perjalanan pasar. Sama seperti ombak di lautan, pergerakan itu tak bisa dihentikan, tapi bisa dipahami dan dimanfaatkan. Yang penting bukan menebak kapan gelombang datang, melainkan belajar menavigasi di atasnya.
IHSG akan terus naik dan turun, mengikuti irama ekonomi dan perasaan manusia yang menggerakkannya. Namun satu hal yang pasti, selama ekonomi Indonesia tumbuh dan masyarakatnya terus bekerja, berinovasi, dan menetapkan tujuan yang optimis, arah jangka panjang IHSG akan tetap menanjak. Maka, jangan takut pada fluktuasi, belajarlah memahami maknanya. Karena di balik setiap pergerakan angka, tersimpan kisah besar tentang pertumbuhan, harapan, dan masa depan bangsa.
Surabaya, 8 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem keuangan digital yang inovatif, inklusif, aman, dan berintegritas seiring tingginya adopsi teknologi dan layanan keuangan digital oleh masyarakat.
Demikian disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio Bank Indonesia, Juda Agung, dalam kegiatan OJK Mengajar dengan tema “Inovasi Digital di Sektor Keuangan Indonesia: Mendorong Inovasi dan Mitigasi Risiko” di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (7/11).
Dalam paparannya, Juda menjelaskan bahwa Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan digitalisasi tercepat di dunia. Hal ini didorong oleh karakter masyarakat yang digital-native, tingginya kepemilikan perangkat seluler, serta semakin luasnya pemanfaatan internet.
“Jumlah handphone yang dimiliki 125 persen dari penduduk Indonesia, screen time orang Indonesia ternyata 7 jam, sehingga tidak heran, begitu kita adopsi transaksi digital, itu tumbuhnya sangat cepat sekali,” kata Juda.
Perkembangan ini turut mengakselerasi transformasi sektor jasa keuangan, mulai dari layanan pembayaran digital, perbankan digital, pembiayaan berbasis teknologi, investasi digital, hingga aset keuangan baru yang berbasis teknologi.
Transformasi digital mendorong kemudahan akses layanan keuangan bagi masyarakat melalui berbagai platform dan kanal digital yang semakin inklusif. Inovasi ini telah membuka peluang bagi kelompok yang sebelumnya sulit mengakses layanan keuangan konvensional, terutama pelaku UMKM, masyarakat di wilayah terpencil, dan generasi muda.
Menurut Juda, pemanfaatan teknologi dalam layanan keuangan telah meningkatkan efisiensi, memperluas inklusi keuangan, dan mendorong inovasi produk serta layanan keuangan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Seiring meningkatnya aktivitas dan transaksi digital, Juda menegaskan perlunya kewaspadaan karena pesatnya digitalisasi juga diikuti meningkatnya risiko kejahatan siber, penipuan digital (fraud), phising, serta ancaman serangan siber yang kompleks dan terkoordinasi.
OJK dan Bank Indonesia terus memperkuat mitigasi risiko dan pelindungan konsumen melalui penguatan standar keamanan sistem, pengaturan, dan pengawasan, termasuk melalui pengembangan pemanfaatan artificial intelligence dan machine learning untuk meningkatkan deteksi dan pencegahan kejahatan keuangan digital.
Salah satu bentuk penguatan koordinasi OJK dan Bank Indonesia dilakukan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), yang menjadi pusat kolaborasi nasional antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan. IASC melibatkan perbankan, penyedia uang elektronik, dan e-commerce dalam percepatan penanganan penipuan digital serta pemblokiran dana agar lebih efektif dan terintegrasi.
Selain itu, Juda juga menekankan pentingnya sinergi antarotoritas dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah peningkatan risiko digital.
“OJK tentu saja tidak bisa menjaga sistem keuangan sendirian, bersama Bank Indonesia, LPS dan Kementerian Keuangan, kita bergabung, empat otoritas ini bergabung dalam Komite yang disebut dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK),” ungkapnya.
OJK Mengajar yang merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-14 OJK turut dihadiri oleh Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Prof. Bambang Pramujati, Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Yunita Linda Sari, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ridzki, Dekan Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem Prof. Juwardi, Kepala Departemen Teknik Sistem dan Industri Prof. Mokh. Suef, serta diikuti oleh lebih dari 150 mahasiswa serta civitas academica ITS.
Melalui kegiatan ini, OJK mendorong generasi muda berperan sebagai agen literasi keuangan digital yang cerdas, etis, dan berdaya saing di tengah perkembangan inovasi teknologi keuangan.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menerima penghargaan kategori "Inspiring Professional & Leadership Award 2025" dalam Gala Night 11.0 Award Trends Summit 2025, Sabtu (8/11/2025) malam.
Penghargaan yang diselenggarakan Magazine Award tersebut, merupakan penghargaan atas kontribusi nyata dalam mendukung pelaku usaha, birokrat, eksekutif, profesional maupun tenaga pendidik.
Sehingga, kedepannya dapat meningkatkan motivasi dan dapat mendorong peningkatan kinerja menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri, serta bardaya saing tinggi baik di pasar lokal maupun global.
Mewakili Kepala BP Batam, penghargaan ini diterima oleh Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain.
"Bapak Amsakar Achmad mengucapkan terima kasih kepada panitia atas penghargaan yang diberikan. Award ini tentunya didedikasikan kepada seluruh insan di BP Batam atas dedikasi yang telah diberikan selama ini," ujar Alex.
Dalam peringatan Hari Bakti yang baru saja digelar beberapa waktu lalu, BP Batam mengusung slogan "BP Batam Beraksi Tanpa Basa Basi".
Slogan itu, merupakan komitmen BP Batam dibawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk mewujudkan Batam sebagai motor penggerak perekonomian nasional.
"Harapan kami dengan penghargaan ini, semua pegawai di BP Batam dapat terus bekerja lebih giat lagi dan lebih baik lagi untuk kemajuan Kota Batam kedepannya" tutup Alex.
Sementara itu, Chairman Magazine Award, Rajasa Pranadewa mengatakan, penghargaan ini bukan hanya sekedar seremoni belaka. Namun, penghargaan ini merupakan panggung kepada insan yang telah memberikan dedikasi, integritas dan inovasi.
"Penghargaan ini bukan hanya pemenang diatas panggung, tetapi juga membawa perubahan nyata di ruang sosial, ekonomi dan digital yang terus berkembang," ujarnya. (*)
BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis, menerima kunjungan Apindo Provinsi Kepri di Gedung Marketing Centre, Jumat (7/11/2025).
Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara BP Batam dan pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Fary Francis menegaskan komitmen BP Batam untuk menjaga stabilitas dan kepastian hukum bagi para investor.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan dunia usaha yang terus berkembang setiap tahun.
“Sebagai wujud nyata komitmen pelayanan, BP Batam menghadirkan Dashboard Investasi. Program ini memungkinkan penanganan cepat terhadap aduan atau keluhan investor,” jelas Fary.
Selain itu, lanjut Fary, BP Batam juga rutin melakukan survei kepuasan layanan guna memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga dan inklusif.
Ini terbukti dengan tren investasi yang kian memuaskan hingga Triwulan III 2025. Berkat stimulus kebijakan yang ada, nilai investasi di Batam mencapai Rp 54,7 triliun atau naik 25,58 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Saat ini, PMDN menjadi penggerak utama ekonomi Batam. Tren Penanaman Modal Asing (PMA) juga terus menunjukkan peningkatan. Kami berharap, langkah-langkah strategis BP Batam ke depan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan investasi maupun ekonomi daerah,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Apindo Provinsi Kepri, Stanly Rocky, mengapresiasi kinerja BP Batam selama ini.
Menurut Stanly, rencana strategis BP Batam memberikan kontribusi besar terhadap iklim investasi di Batam.
“Melalui dialog seperti ini, kami berkeyakinan bahwa BP Batam akan semakin siap untuk menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di Indonesia,” ujarnya.
Batam – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri, Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan Sundang Sakti Fun Run di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., yang dihadiri Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Tato Pamungkas Suyono, S.I.K., M.Si., dan Pejabat Utama Polda Kepri.
Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sundang Sakti Fun Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi wahana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat soliditas antar satuan di lingkungan Polda Kepulauan Riau.
“Melalui tema ‘Brimob Presisi untuk Masyarakat’, kita diingatkan bahwa Korps Brimob tidak hanya dikenal karena ketangguhannya di medan tugas, tetapi juga karena kedekatannya dengan masyarakat. Brimob adalah wujud kehadiran Polri yang humanis, profesional, dan selalu membawa rasa aman di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si.
Wakapolda Kepri juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satbrimob Polda Kepri selaku pelaksana kegiatan, serta seluruh peserta dari berbagai satuan yang turut berpartisipasi dengan semangat tinggi. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan tetap terjaga kuat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas operasional, tetapi juga dalam kegiatan yang menumbuhkan jiwa sehat dan semangat juang pantang menyerah.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan fun run sejauh 8 kilometer yang diikuti sebanyak 279 peserta. Adapun nama-nama peserta yang berhasil meraih juara adalah sebagai berikut:
Juara 1: Briptu Dipo Sastra Siagian, S.H. (Ditresnarkoba Polda Kepri)
Juara 2: Bripda Muhammad Atahirah (Sat Samapta Polresta Barelang)
Juara 3: Brigpol Fapin Putra Mebi (Satbrimob Polda Kepri)
Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan meriah. Sundang Sakti Fun Run menjadi momentum positif untuk menumbuhkan semangat kebugaran, mempererat tali persaudaraan, serta memperkuat komitmen pengabdian Polri yang presisi dan humanis bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Batam – Polda Kepri bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, TNI, dan Pemerintah Kota Batam menggelar Operasi Pemulihan Terpadu Kampung Rawan Narkotika di Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Jumat (7/11/2025). Operasi gabungan ini menindaklanjuti program nasional dalam rangka menekan angka penyalahgunaan narkotika di kawasan yang dikategorikan sebagai daerah rawan narkoba.
Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Karoops Polda Kepri Kombes Pol Taswin, S.I.K., M.H., Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol. Anggoro Wicaksono., S.H., S.I.K., M.H., Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol. Arief Doddy Suryawan, S.I.K., M.Si., serta perwakilan dari BNNP Kepri yang dipimpin oleh Kombes Pol. Nestor Simanihuruk, S.I.K., M.H., selaku Plt. Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kepri. Turut hadir juga perwakilan dari Pemko Batam, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, BP Batam, serta Denpom TNI AD dan POMAL Lantamal IV Batam.
Dalam operasi terpadu tersebut, petugas mengamankan 51 orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Dari hasil tes urine, 36 orang dinyatakan positif mengandung narkotika, terdiri dari 27 laki-laki dan 9 perempuan, sementara 15 orang lainnya negatif.
Selain mengamankan para pengguna, petugas juga menemukan barang bukti berupa:
* 1 paket kecil diduga narkotika jenis sabu,
* 10 alat hisap (bong),
* 24 mancis,
* 2 kotak pipet kaca,
* 27 unit telepon genggam,
* 6 senjata tajam,
serta sejumlah peralatan logam dan alat bantu lain yang diduga digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan narkoba.
Tim gabungan juga melakukan pembongkaran terhadap dua bangunan liar yang diketahui kerap digunakan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan kawasan agar bebas dari aktivitas ilegal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K,. M.H.,melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemulihan daerah rawan narkoba di Batam.
“Operasi ini adalah bentuk kolaborasi terpadu antara BNN, Polri, TNI, dan pemerintah daerah. Kami tidak hanya menindak, tetapi juga berupaya melakukan rehabilitasi bagi pengguna yang terdeteksi positif narkoba,” ujar Kabidhumas Polda Kepri.
Plt. Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kepri, Kombes Pol Nestor N. Simanihuruk, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa BNNP Kepri akan melanjutkan kegiatan serupa di wilayah lain yang berpotensi tinggi terhadap peredaran narkotika.
“Tujuan kami adalah memulihkan kawasan ini menjadi lingkungan yang aman dan layak huni. Bahkan kami masih menemukan adanya anak di bawah umur yang terlibat, sehingga pendekatan rehabilitasi akan diutamakan,” tambah Plt. Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kepri.
Seluruh orang yang dinyatakan positif akan menjalani proses asesmen dan rehabilitasi di bawah koordinasi BNNP Kepri. Sementara barang bukti yang ditemukan akan dilimpahkan untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik BNNP.
Operasi terpadu ini menjadi bukti nyata sinergitas antara Polda Kepri, BNNP Kepri, TNI, dan Pemerintah Kota Batam dalam memberantas penyalahgunaan narkotika serta memulihkan kawasan rawan menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan produktif.
