Live Streaming
super me

super me

Page 80 of 216

BP Batam menerima audiensi dari calon investor asal Tiongkok, Sion International, pada Jumat (13/6/2025), di Ruang Presentasi Marketing Centre.

Kunjungan ini, diterima oleh Plt. Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol sekaligus Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait bersama Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Surya Kurniawan Suhairi.

Sion Internasional merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi peralatan olahraga. Adapun produk yang mereka hasilkan, sebagian besar dipasarkan ke sejumlah negara-negara di Eropa, Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya.

Kehadiran mereka ke BP Batam, dalam rangka untuk mencari lokasi yang tepat untuk ekspansi. Termasuk ingin mengetahui lebih detil terkait kebijakan investasi dan pertanahan di Batam.

"Dalam kunjungan ini, kami sampaikan bahwa BP Batam terus mendukung dan memberikan pelayanan terbaik bagi investor yang masuk ke Kota Batam," ujar Ariastuty Sirait.

Ia berharap, pertemuan ini dapat memberikan pandangan kepada calon investor untuk merancang serta menyusun rencana investasi mereka dengan baik.

Agar ke depan, investasi yang dilakukan dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat Batam.

“BP Batam terus berupaya untuk memperkenalkan beragam potensi Batam sebagai salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia kepada tiap calon investor. Kehadiran mereka akan menambah daya saing investasi di kota ini,” tutupnya. (*)

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menggelar silaturahmi dan sosialisasi lahan agribisnis kepada warga Temiang yang beraktifitas di Kawasan Agribisnis Temiang BP Batam, di Balairungsari, Bida Utama pada Jumat (13/6/2025).

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada warga yang berusaha/beraktifitas dan tidak memiliki Surat Perjanjian (SPJ) atau non SPJ di Kawasan Agribisnis Temiang yang akan dikenakan tarif sewa.

Dengan sistem sewa lahan di atas aset barang milik negara tersebut, kata Ariastuty, warga dapat memperoleh kepastian dalam berusaha, sehingga dapat fokus pada pengembangan usaha di kawasan tersebut.

"BP Batam memberikan solusi terbaik bagi warga untuk melakukan aktivitas di lahan agribisnis BP Batam," kata Ariastuty.

Adapun pemberlakuan tarif sewa terbagi menjadi 3 sektor. Pertama, sektor Pertanian sebesar Rp 2.000/m²/tahun. Kedua, sektor Perikanan sebesar Rp 2.750 /m²/tahun. Ketiga, sektor Peternakan terbagi dua yaitu peternakan lahan tapak sebesar Rp 6,5 juta/tahun dan peternakan kandang sebesar Rp 15 juta/tahun.

"Biaya sewa yang ditetapkan telah mempertimbangkan dengan menghitung kemampuan para tenant (warga), sehingga mereka dapat terus mengembangkan usaha dengan stabil dan berkelanjutan," ungkapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengumpulan data kembali warga untuk mendukung rencana tersebut. Pengumpulan data ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat dan terkini.

Tak lupa, Ariastuty bersama jajaran memberikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan warga dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.

"Kami berharap warga Temiang dapat menerima solusi yang kami tawarkan dan bekerja sama dengan baik dalam mengembangkan usaha di lahan agribisnis BP Batam. Dengan kerja sama yang baik, kami yakin kawasan tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi kota Batam," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya, BP Batam berencana untuk melakukan penataan di kawasan agribisnis Temiang menjadi kawasan wisata terpadu terbaik di Kota Batam. Penataan kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi dan potensi wisata di kawasan tersebut. (a/*)

Anggota/ Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait mewakili Kepala BP Batam, membuka secara resmi Workshop Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kantor PLN Batam, (12/6/2025).

Acara ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas UMKM di Kota Batam, sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Dalam sambutannya, Ariastuty menekankan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. "Arahan Bapak Presiden, Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional dan bahkan ditargetkan untuk mampu tumbuh di atas 8% atau mencapai pertumbuhan dua digit," kata Ariastuty.

"Ini bukan sekedar ambisi, melainkan amanah. Untuk mewujudkannya, tidak cukup hanya mengandalkan investasi besar dan infrastruktur. Kuncinya adalah memberdayakan akar ekonomi rakyat, yakni UMKM," terangnya lebih lanjut.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi sejati bukan hanya tentang angka-angka, tetapi bagaimana pertumbuhan itu terasa nyata dan merata. "UMKM adalah pondasi ketahanan ekonomi kita, UMKM menyerap tenaga kerja, menciptakan inovasi lokal, dan menjaga keseimbangan antara sosial dan ekonomi," sebutnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan apresiasi kepada PLN Batam dan PLUT KUMKM Batam atas terlaksananya workshop tersebut. "Saya mewakili BP Batam, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN Batam dan PLUT KUMKM yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya, berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui pembinaan, fasilitasi, dan peningkatan akses terhadap pasar UMKM. "Salah satunya, workshop ini merupakan wujud nyata semangat tersebut," ucapnya.

Tuty sapaan akrabnya pun juga mengundang UMKM untuk memanfaatkan Kawasan Agribisnis Temiang dan bersinergi memajukan produk-produk lokal. "Mari kita sambut peluang yang bisa kita kolaborasi dengan para stakeholder untuk meningkatkan kualitas UMKM Kota Batam," serunya mengakhiri.

Dalam rangka membuktikan akuntabilitas dan transparansi dalam upaya pemberantasan narkoba, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) sebagai anggota Desk Pemberantasan Narkoba di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, menggelar pemusnahan barang bukti 2 ton sabu, di Alun-Alun Engku Putri, Batam, Kepulauan Riau, pada Kamis (12/6). Selain pemusnahan barang bukti, kegiatan ini juga dirangkai dengan Deklarasi Anti Narkoba sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pemusnahan barang bukti 2 ton sabu ini merupakan hasil ungkap kasus Tim Gabungan di Perairan Kepulauan Riau pada Kamis (22/5) lalu, yang merupakan pengungkapan kasus dengan barang bukti sabu terbesar sepanjang sejarah. Dari 2 ton sabu yang disita, BNN RI menyisihkan 1 gram dari masing-masing paket sabu untuk pemeriksaan laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 90 ayat 1 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menyebutkan bahwa sebagian kecil barang bukti narkotika disisihkan guna kepentingan uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan. Pemusnahan barang bukti sabu dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan disaksikan oleh Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Kepala Staf Presiden, Kepala Komunikasi Kepresidenan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Komisi III DPR RI, TNI AL, Polri, Kejaksaan Negeri, Bea dan Cukai, tokoh agama, akademisi, serta tokoh masyarakat setempat.

Berdasarkan estimasi dampak penyelamatan, dari barang bukti sabu yang berhasil disita, diperkirakan sebanyak 8 juta jiwa anak bangsa dapat terselamatkan dari potensi penyalahgunaan. Perhitungan tersebut berdasarkan perhitungan standar penyalahgunaan, yaitu satu gram sabu disalahgunakan oleh empat orang. Selain pemusnahan barang bukti dan Deklarasi Anti Narkoba, rangkaian kegiatan ini turut melibatkan masyarakat Kepulauan Riau dalam aksi P4GN guna mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari bahaya narkoba melalui kegiatan jalan sehat (Fun Walk) dan aksi sosial berupa pembagian sembako. KRONOLOGIS PENGUNGKAPAN KASUS: LKN/0028-INTD/V/2025/BNN Tim gabungan BNN RI, Bea dan Cukai, TNI AL, dan Polri, mengamankan enam orang tersangka yang terdiri dari empat orang warga negara Indonesia (WNI), yakni HS, LC, FR, dan RH.

Sementara ada dua warga negara asing (WNA) asal Thailand, berinisial WP dan TL. Operasi dilakukan di perairan Kepulauan Riau, pada Kamis (22/5), pukul 15.30 WIB. Informasi penyelundupan sabu yang akan melintas di wilayah perairan Indonesia menggunakan kapal motor Sea Dragon Tarawa, diperoleh melalui laporan intelijen yang kemudian diolah dengan proses analisa hingga Tim Gabungan melakukan pemetaan dan observasi di sepanjang perairan Kepulauan Riau. Pada Rabu (21/5), pukul 00.05 WIB, tim gabungan menghentikan Kapal Motor Sea Dragon Tarawa di tengah laut karena diduga kuat sebagai target operasi. Pada saat penggeledahan, Tim Gabungan menemukan 31 (tiga puluh satu) kardus berwarna cokelat berbungkus plastik bening berisi puluhan bungkus plastik kemasan teh Guanyinwang warna hijau. Bungkusan tersebut berisi serbuk kristal yang diduga mengandung narkotika jenis sabu. Selain itu, Tim Gabungan juga menemukan 36 (tiga puluh enam) kardus berwarna cokelat pada tangki bahan bakar bagian bawah kapal. Sehingga total keseluruhan barang bukti yang ditemukan di kapal Sea Dragon Tarawa berjumlah 67 (enam puluh tujuh) kardus berisi 2.000 (dua ribu) bungkus sabu.

Ancaman Hukuman: Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

Di zaman yang semakin berkembang ini, kita harus melek & akrab dengan digitalisasi. Apapun kegiatannya tidak terlepas dari ponsel pintar,seperti juga dengan sistem pembayaran,QRIS (Quick Response Indonesian Standard ) . QRIS pertama kali diperkenalkan pada 17 Agustus 2019, tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia. Peluncuran ini merupakan bagian dari implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang dicanangkan sejak Mei 2019.

Kini kita semakin dimudahkan saat  mau membeli tiket kapal maupun pesawat kemanapun tujuannya, pembayaran cukup dengan memakai QRIS saja. Di era serba digital membuat semua aktivitas dan transaksi jadi mudah. Kita hanya perlu ponsel pintar dan akses internet untuk melakukan transaksi apapun. Pembelian tiket kapal misalnya bisa menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran, bisa melalui loket atau agen penjualan tiket kapal yang mendukung QRIS.  . Perkembangan pembayaran tiket kapal di Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan peningkatan signifikan menuju digitalisasi. Penerapan e-ticketing dan cashless payment di pelabuhan-pelabuhan domestik, seperti di Batam, kini menjadi hal yang umum.

Kita tinggal memilih rute & jadwal keberangkatan,masukan data kita & terakhir metode pembayaran kita pilih QRIS, lalu Scan QR Code yang muncul di layar atau cetak pada aplikasi atau situs web. Konfirmasi pembayaran dan tunggu hingga transaksi selesai,mudah kan, Pastikan aplikasi atau perangkat yang digunakan untuk membayar dengan QRIS memiliki saldo yang cukup. Tapi bagi sebagian orang, metode ini barangkali agak sedikit membingungkan apalagi bagi yang kurang terbiasa atau tidak familiar dengan perkembangan teknologi modern, seperti komputer, smartphone, atau internet. Kondisi ini seringkali disebabkan  oleh perbedaan generasi dan pengalaman mereka dengan teknologi.

Akan tetapi, dikepri pengguna QRIS semakin meningkat, tercatat pada bulan April 2025, terdapat penambahan 1.431 pengguna baru. Pada Jan-Apr 2025 terdapat penambahan pengguna baru sebesar 9.010 pengguna dengan total pengguna sebanyak 539.337 pengguna.Dari sisi transaksi, pada April 2025, terdapat penambahan volume transaksi sebesar 5,05 Juta transaksi. Pada Jan- Apr 2025 terdapat volume transaksi sebesar 18.069.086 atau tumbuh sebesar 104,85% (yoy). Sedangkan penambahan nominal transaksi pada bulan April 2025 tercatat sebesar Rp688 M. Pada Jan - Apr 2025 terdapat nominal transaksi Rp2,60 triliun atau tumbuh sebesar 345,01% (yoy).

Sekarang QRIS sudah mendunia, Saat ini QRIS antarnegara telah berjalan di tiga negara yakni Malaysia, Thailand dan Singapura. Peluncuran QRIS Antarnegara pertama kali diresmikan antara Indonesia dan Thailand. Pada tanggal 29 Agustus 2022, Bank Indonesia (BI) dan Bank of Thailand (BoT) secara resmi mengimplementasikan kerja sama QRIS Antarnegara ini, yang memungkinkan masyarakat di kedua negara untuk melakukan transaksi pembayaran menggunakan QRIS.

QRIS Antarnegara memungkinkan transaksi lintas negara, baik inbound (turis asing ke Indonesia) maupun outbound (turis Indonesia ke luar negeri). QRIS antar negara diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, mendukung digitalisasi perdagangan dan investasi, serta menjaga stabilitas makroekonomi.

Statistik global tentang penggunaan kode QR pada tahun 2024 menunjukkan bahwa Thailand berada di peringkat ketiga , dengan 61,5% penduduknya menggunakan kode QR setiap bulan. Sementara itu, Tiongkok menempati posisi teratas, diikuti oleh Malaysia di posisi kedua (MS).

Bank Indonesia berharap Quick Response Indonesian Standard (QRIS) bukan hanya menjadi sistem pembayaran digital namun menjadi identitas pembayaran atau payment id bagi masyarakat Indonesia ke depannya. Kapan & dimanapun kita ready bepergian karena sudah ada QRIS, tinggal scan barcode saja, yang penting saldonya ada (MS).

 

 

Kedua properti premium Harris Hotels di Batam tampil memukau dalam pameran pernikahan terbesar tahun ini, menawarkan pengalaman pernikahan impian dengan fasilitas lengkap dan pelayanan berkelas internasional

Harris Hotel Batam Center dan Harris Resort Waterfront Batam, dua properti unggulan dari Ascott Group di Kepulauan Riau, dengan bangga mengumumkan partisipasi mereka dalam Wedding Market 2025 yang berlangsung pada 9-15 Juni 2025 di Mega Mall Batam Center. Keikutsertaan kedua hotel berbintang ini menandai komitmen kuat grup perhotelan ternama dalam memberikan layanan pernikahan premium bagi pasangan yang ingin merayakan momen spesial mereka.

Dalam ajang Wedding Market 2025 yang bertemakan "Unveil the Magic of Your Wedding Day", Kedua hotel menampilkan inovasi terbaru dalam industri hospitality pernikahan melalui paket-paket eksklusif yang dirancang khusus untuk memenuhi berbagai kebutuhan calon pengantin. Pameran pernikahan bergengsi ini diselenggarakan oleh Ebony Wedding Organizer, salah satu event organizer terkemuka di Batam yang telah berpengalaman menangani berbagai acara pernikahan mewah.

"Partisipasi kami dalam Wedding Market 2025 merupakan wujud dedikasi Harris Batam Center dan Harris Waterfront untuk terus menghadirkan pengalaman pernikahan yang tak terlupakan," ujar Mugy, Wedding Specialist Harris Batam Center dan Harris Waterfront yang dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor 0811 701 783. "Kami memahami bahwa setiap pasangan memiliki visi unik untuk hari bahagia mereka, dan melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan bagaimana kedua properti kami dapat mewujudkan impian tersebut."

Paket Lamaran Eksklusif dengan Fasilitas Premium

Harris Resort Waterfront Batam mengangkat konsep romantis dengan meluncurkan Paket Lamaran seharga IDR 18.650.000 untuk 50 orang. Paket komprehensif ini mencakup prasarana untuk 50 orang dengan satu malam menginap di Harris Room untuk empat orang, kursi dan meja untuk 50 orang, serta LCD proyektor dan layar untuk presentasi multimedia yang memukau.

Fasilitas audio visual yang disediakan meliputi sound system dan microphone berkualitas tinggi, memastikan setiap kata-kata romantis dapat terdengar jelas oleh seluruh tamu undangan. Paket ini juga menyertakan penggunaan venue selama empat jam dengan ruang tunggu keluarga yang nyaman, serta dekorasi standar yang dapat disesuaikan dengan tema lamaran yang diinginkan.

"Lokasi waterfront kami memberikan backdrop alami yang sangat indah untuk momen lamaran," tambah Mugy. "Pemandangan laut yang memukau dan suasana resort yang tenang menciptakan atmosfer romantis yang sempurna untuk momen sekali seumur hidup ini."

Paket Platinum Wedding dengan Standar Internasional

Sebagai penawaran premium, Harris Hotel Batam Center memperkenalkan Paket Platinum Wedding seharga IDR 68.888.000 nett untuk 200 tamu. Paket eksklusif ini dirancang untuk pasangan yang menginginkan pernikahan dengan standar internasional dan fasilitas lengkap yang tidak akan terlupakan.

Inklusif dalam paket ini adalah satu malam menginap di Harris Batam Center termasuk sarapan untuk dua orang, penggunaan venue selama enam jam, dan prasmanan untuk 200 orang dengan menu pilihan makanan Pondokan sebanyak 50 porsi. Fasilitas catering yang disediakan mencakup meja dan kursi untuk 200 orang, LCD proyektor dan layar untuk keperluan presentasi, serta sound system dan microphone berkualitas profesional.

Yang membuat paket ini istimewa adalah tersedianya ruang tunggu keluarga yang luas dan nyaman, memastikan seluruh keluarga besar dapat menikmati acara dengan maksimal. Dekorasi yang disediakan oleh Ebony Wedding Organizer meliputi dekorasi backdrop berukuran 7-10 meter x 4 meter dengan tema pilihan, dekorasi photobooth 3 meter x 2,5 meter, dekorasi gerbang standard, dan dekorasi karpet jalan yang elegan.

Sentuhan Artistic dari Ebony Wedding Organizer

Kerjasama strategis dengan Ebony Wedding Organizer memberikan nilai tambah signifikan bagi kedua paket pernikahan yang ditawarkan. Dekorasi kelas premium yang disediakan mencakup hiasan bunga kiri kanan, meja dan kursi untuk akad/pemberkatan, serta kursi pelaminan pengantin dan orang tua yang dirancang dengan detail artistik tinggi.

Fasilitas tambahan yang tidak kalah menarik adalah satu buah buket bunga dan korsase untuk pengantin, serta dua kotak amplop yang disiapkan khusus untuk keperluan acara. Semua elemen dekoratif ini dirancang untuk menciptakan suasana magis yang sesuai dengan tema "Unveil the Magic of Your Wedding Day".

Promosi Spektakuler Wedding Market 2025

Dalam rangka Wedding Market 2025, Kedua Hotel Harris ini memberikan penawaran istimewa berupa free wedding ring senilai 5 juta rupiah, serta diskon hingga 2 juta rupiah untuk paket terpilih. Promosi terbatas ini hanya berlaku selama periode pameran dan menjadi daya tarik utama bagi pasangan yang ingin merencanakan pernikahan impian mereka dengan budget yang lebih efisien.

"Kami berkomitmen memberikan value terbaik bagi calon pengantin," jelas Mugy. "Promosi ini merupakan apresiasi kami terhadap kepercayaan yang diberikan pasangan-pasangan untuk mempercayakan momen bahagia mereka kepada kedua hotel Harris ini.”

Fasilitas Pendukung dan Akses Mudah

Kedua properti Harris di Batam menawarkan keunggulan lokasi strategis dengan akses mudah dari berbagai wilayah di Batam maupun dari Singapura. Harris Hotel Batam Center berlokasi di jantung kota dengan kemudahan akses ke pusat perbelanjaan dan fasilitas umum, sementara Harris Resort Waterfront Batam menawarkan suasana resort tepi laut yang eksklusif dan tenang.

Fasilitas parkir yang luas, sistem keamanan 24 jam, dan staf profesional yang berpengalaman dalam menangani acara pernikahan menjadi nilai tambah yang membedakan kedua properti ini dari kompetitor lainnya. Sistem reservasi yang mudah dan customer service yang responsif memastikan setiap detail acara dapat diatur dengan sempurna.

Komitmen Berkelanjutan untuk Industri Pernikahan

Partisipasi dalam Wedding Market 2025 merupakan bagian dari strategi jangka panjang Ascott Group untuk memperkuat posisi sebagai destinasi pernikahan premium di Batam. Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam industri hospitality dan track record yang solid dalam menyelenggarakan berbagai acara besar, kedua properti ini terus berinovasi untuk memberikan layanan terdepan.

"Industri pernikahan terus berkembang dengan tren dan ekspektasi yang semakin tinggi," tutup Mugy. "Kami akan terus beradaptasi dan berinovasi untuk memastikan setiap pasangan mendapatkan pengalaman pernikahan yang melampaui ekspektasi mereka."

Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket pernikahan dan reservasi, calon pengantin dapat menghubungi Wedding Specialist Mugy di nomor WhatsApp 0811 701 783 atau mengunjungi booth Harris Batam Center dan Harris Waterfront di Wedding Market 2025 yang berlangsung hingga 15 Juni 2025 di Mega Mall Batam Center.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Sawah, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, pada Selasa (10/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, Fary menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pengembangan sektor agrowisata dan wisata bahari di Kota Batam.

Menurut Fary, kedua sektor ini memiliki potensi besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi Batam, yang dalam empat tahun terakhir menunjukkan tren pertumbuhan positif.Selain meninjau lokasi, Fary juga membuka ruang dialog interaktif bersama para pelaku usaha di kedua sektor tersebut. Dialog ini bertujuan menyerap aspirasi dan mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pengembangan kawasan wisata.

“Ada banyak persoalan dan tantangan yang mesti kita benahi. Mari saling bersinergi agar Batam tumbuh menjadi kawasan investasi terbaik di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat,” ujar Fary Francis.Ia juga menjelaskan bahwa BP Batam memiliki tugas penting sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto. Satu di antaranya adalah menjadikan Batam sebagai pusat investasi dan ekonomi unggulan di Indonesia.

Di sisi lain, lanjut Fary, Presiden Prabowo menginginkan agar pengelolaan investasi Batam berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, laju pertumbuhan investasi dapat sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi daerah.“Ini tugas penting untuk kita semua. BP Batam juga akan terus berupaya untuk menyelaraskan berbagai regulasi yang dinilai menjadi hambatan bagi percepatan investasi,” pesannya. (DN).

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah, Panbil Group menunjukkan komitmennya dalam berbagi kebahagiaan dengan mendistribusikan hewan kurban kepada masyarakat Batam. Penyerahan hewan kurban ini dilakukan secara bertahap oleh beberapa unit usaha di bawah naungan Panbil Group antara lain PT Nusatama Properta Panbil (PT NPP), PT Tanjung Piayu Makmur (PT TPM), PT Panbil Utilitas Sentosa (PT PUS), PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP) dan PT Hotel Panbil Sejahtera / PT HPS (Wyndham Panbil Batam C Panbil Residence Serviced Apartment). 

Pada 4 Juni 2025, PT BSP selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, menyerahkan hewan kurban berupa sapi kepada perwakilan warga dan jemaah Masjid Tanjung Sauh serta Masjid Ngenang. Selanjutnya, pada 5 Juni 2025, PT NPP, PT TPM, dan PT PUS melakukan penyerahan hewan kurban di berbagai masjid di Batam. Masjid-masjid yang menerima bantuan ini meliputi Masjid Agung, Masjid Panbil, Masjid Al-Gafur Tanjung Piayu, Masjid Sidomulyo, Masjid Medio Raya Tembesi, Masjid Al Ukhuwah Tiban Indah, dan Masjid Permasa. Selain itu, penyerahan juga dilakukan kepada pihak Satpol PP. Penyerahan hewan kurban ini diwakilkan oleh Eka Teguh Kurniawan dari pihak Panbil Group. 

Secara terpisah pada tanggal 5 Juni 2025, PT HPS yang menaungi Hotel Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Serviced Apartment juga menyerahkan hewan kurban berupa kambing kepada pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Batam, Syarifuddin. Berlokasi di Wyndham Panbil Batam, prosesi penyerahan dari Management PT HPS diwakilkan oleh Budi Fernandes selaku Ketua Himpunan Karyawan Muslim Wyndham Panbil Batam dan Zulfikar Pulungan selaku Residence Manager Panbil Residence. Acara tersebut turut disaksikan oleh jajaran Head of Department Wyndham Panbil dan Panbil Residence. 

LAZ Batam merupakan lembaga yang berfokus pada pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut meliputi 5 Program Peduli (Pendidikan, Ekonomi, Akidah C Dakwah, Kesehatan, Sosial) serta Program Spesial yang dijalankan lembaga ini. Rencananya, hewan kurban ini akan didistribusikan ke wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan). 

Eka Teguh Kurniawan, koordinator penyerahan hewan kurban Panbil Group untuk tahun 2025, mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, tahun ini kami berkesempatan untuk turut serta dalam ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha," ujar Eka. Ia menambahkan, "Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk berbagi kepada sesama. Kami berharap hewan kurban yang kami sumbangkan dapat menjadi rezeki yang berkah bagi para penerimanya. Semoga amal kebaikan kita diterima oleh Allah SWT. Amin." Melalui kegiatan ini, Panbil Group berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di momen-momen istimewa seperti Idul Adha.

Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan BI-OJK Hackathon 2025, ajang kompetisi inovasi layanan keuangan digital bertema “Empowering the Future: Innovating Digital Services and Financial Solutions for Inclusive Growth and Resilient Economy”. Kompetisi ini terbuka bagi masyarakat umum, dengan kategori profesional maupun mahasiswa, dengan periode pendaftaran mulai 5 Juni hingga 11 Juli 2025. Kick-off Hackathon dilakukan oleh Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dan Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi, bertempat di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta (5/6).

 

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa sejak diluncurkannya Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025–2030, Indonesia telah mencatat sejumlah pencapaian penting. Pertama, lebih dari 56 juta pengguna dan 38 juta merchant QRIS, yang mayoritas merupakan pelaku UMKM. QRIS juga telah terinterkoneksi lintas negara dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand. QRIS akan terhubung dengan Jepang mulai 17 Agustus 2025, dan akan segera diuji coba untuk Tiongkok dan Arab Saudi. Kedua, pertumbuhan pesat transaksi BI-Fast yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Ketiga, implementasi Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) untuk interoperabilitas antarpelaku. Keempat, elektronifikasi program sosial dan Kartu Kredit Indonesia guna mendukung transaksi pemerintah di pusat dan daerah. Kelima, reformasi regulasi untuk memperkuat industri pembayaran nasional. Namun, kecepatan digitalisasi juga merupakan tantangan. "Oleh karena itu, dalam BSPI 2030, BI fokus pada inisiatif 4I + RD, yaitu modernisasi infrastruktur pembayaran ritel, wholesale, dan data; konsolidasi industri sistem pembayaran nasional; inovasi yang diiringi manajemen risiko, market conduct, dan pelindungan konsumen; kerjasama internasional; dan pengembangan Rupiah Digital," demikian Gubernur Perry menegaskan.

 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan bahwa pengembangan sektor keuangan yang terintegrasi dan berbasis digital di Indonesia dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan yang akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan efisiensi pasar keuangan, serta memperkuat daya saing. Dengan demikian, dalam rangka mendorong inovasi di Ekosistem Keuangan Digital, kegiatan Hackathon ini akan menjadi jembatan penghubung dalam pengembangan inovasi keuangan digital  dan menjadi solusi kreatif untuk menciptakan kesejahteraan dan kemajuan  masyarakat Indonesia.

 

Hackathon 2025 membuka ruang eksplorasi ide inovatif dengan tiga subtema, yaitu (i) AI as a Service (AIaaS) for digital-delivered service export, (ii) Inovasi keuangan dan layanan publik, dan (iii) Manajemen risiko dan pelindungan konsumen. Kompetisi tahunan ini menjadi wadah eksplorasi ide-ide inovatif untuk menghasilkan solusi digital yang inklusif guna memperkuat ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Inovasi yang dihasilkan diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah. Hackathon ini juga mendorong kolaborasi lintas sektor melalui sesi matchmaking yang mempertemukan inovator dengan regulator, pengguna layanan, dan komunitas agar solusi yang dikembangkan dapat langsung menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

 

Hackathon 2025 merupakan pembuka rangkaian menuju Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 yang akan digelar 24-26 September 2025.

 

Untuk informasi selengkapnya kunjungi https://hackathon.fekdifse.co.id.

BI kepri kembali mengadakan acara BINCANG BARENG MEDIA, pada hari Rabu pagi (4 Juni 2025) di lantai 2 Gedung BI Perwakilan Provinsi Kepri  , hadir Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Adidoyo Prakoso.

Tema yang diangkat adalah Perkembangan Ekonomi Terkini, Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Peredaran Uang Rupiah .

Mengawali bincang bincang bareng media Adidoyo Prakoso menyampaikan bahwa  Ekonomi kepri pada triwulan I 2025 tumbuh sebesar 5,16% (yoy), terakselerasi dari triwulan IV 2024 yang tumbuh 5,14% (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan wilayah Sumatera yang sebesar 4,85% (yoy) dan pertumbuhan Nasional sebesar 4,87% (yoy). Pertumbuhan tersebut utamanya didorong oleh LU Industri Pengolahan, Konstruksi, dan Perdagangan.Perekonomian Kepri diprakirakan tumbuh menguat pada tahun 2025 dalam kisaran 4,8-5,6%.Ia juga menyampaikan bahwa resiko pertumbuhan ekonomi di kepri tahun 2025 dipicu oleh

  1. Upside Risk, yaitu masih tingginya permintaan terhadap produk elektronik dan galangan kapal yang merupakan komoditas unggulan kepri.
  2. Downside Risk, seperti gejolak geopolitik yang berpotensi meningkatkan ketidakpastian yang menghambat investasi.

Untuk perkembangan QRIS di wilayah kepri, Adidoyo mengungkapkan Pada bulan April 2025, terdapat penambahan 1.431 pengguna baru. Pada Jan-Apr 2025 terdapat penambahan pengguna baru sebesar 9.010 pengguna dengan total pengguna sebanyak 539.337 pengguna. Dari sisi merchant, total penambahan merchant QRIS di Kepri pada Jan–Apr 2025 adalah sebesar 48.812 merchant dengan total merchant sampai dengan April 2025 sebesar 628.056 merchant atau tumbuh terakselerasi sebesar 19,50% yoy dengan sebaran didominasi berada pada Kota Batam (81,98%) dan merchant UMI (40,33%). Dari sisi transaksi, pada April 2025, terdapat penambahan volume transaksi sebesar 5,05 Juta transaksi. Pada Jan- Apr 2025 terdapat volume transaksi sebesar 18.069.086 atau tumbuh sebesar 104,85% (yoy). Sedangkan penambahan nominal transaksi pada bulan April 2025 tercatat sebesar Rp688 M. Pada Jan - Apr 2025 terdapat nominal transaksi Rp2,60 triliun atau tumbuh sebesar 345,01% (yoy).

Dalam rangka meningkatkan awareness masyarakat dan jumlah transaksi QRIS, BI Kepri melakukan berbagai upaya edukasi dan sosialisasi melalui berbagai media untuk mengkampanyekan berbagai kemudahan dan kelebihan yang didapatkan dari QRIS. Seperti pemasangan iklan edukasi penggunaan QRISdi pintu pintu masuk wisatawan mancanegara untuk penggunaan QRIS cross border,mengadakan berbagai event &  berbagai kompetisi QRIS di berbagi sektor.

Terkait perkembangan temuan uang rupiah palsu di diwilayah kepri  ,hingga bulan Mei tahun 2025 tercatat sebanyak 1.045 lembar. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 328 lembar atau 24% dibandingkan posisi temuan UPAL di tahun 2024 sebanyak 1.373 Lembar. Secara komposisi pecahan, temuan uang palsu didominasi oleh pecahan Rp100.000 (42,30%) dan Rp50.000 (57,70%). Bank Indonesia senatiasa melakukan upaya pre-emtif, preventif, dan represif dalam penanggulangan uang palsu melalui sinergi dengan berbagai stakeholder.

Sebelum menutup Bincang Bareng Media,Adidoyo mengajak masyarakat kota Batam untuk mengikuti & meramaikan acara CERNIVAL (creative and Innovative Riau Island Carnival) yang di mulai  dengan GOWES Road To Cernival 2025 pada hari Minggu (8 Juni 2025) mulai pukul 05.30 Wib di One Batam Mall. Disana juga akan ada Bazzar UMKM,RQIS Experience,live music ,doorprize dan tentu saja acara ini gratisss.

Page 80 of 216

Instagram

Tentang Kami