super me
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada triwulan IV 2025 melanjutkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan sebesar 7,89% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya tercatat sebesar 7,48% (yoy). Secara kumulatif, perekonomian Kepri tahun 2025 tercatat tumbuh 6,94% (ctc). Pertumbuhan ekonomi di Kepri mempertahankan posisi tertinggi di Sumatera. Capaian ini juga lebih tinggi dibanding pertumbuhan Sumatera yang tercatat tumbuh sebesar 4,54% (yoy) pada triwulan IV 2025 dan sebesar 4,81% (ctc) pada tahun 2025.
Kinerja positif Kepri pada tahun 2025 terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, konstruksi, dan perdagangan yang tumbuh secara berturut-turut tumbuh sebesar 7,52% (ctc), 16,01% (ctc), 5,30% (ctc), dan 7,55% (ctc) serta memberikan andil terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 3,14%, 1,57%, 1,03%, dan 0,62%. LU Industri Pengolahan sepanjang tahun 2025 tetap tumbuh tinggi meskipun melambat dari tahun sebelumnya di tengah dinamika pemberlakuan tarif resiprokal AS. LU Pertambangan tumbuh tinggi dan terakselerasi sejalan dengan lapangan migas yang mulai on-stream sejak Mei 2025. Lebih lanjut, pertumbuhan LU Konstruksi didukung oleh berlanjutnya pembangunan sejumlah proyek strategis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) di Kepri. Adapun LU Perdagangan tumbuh positif sejalan dengan momen HBKN di tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kepri turut tercermin dari intermediasi perbankan terpantau tetap kuat pada Desember 2025. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 13,22% (yoy) serta penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 25,92% (yoy) mengindikasikan meningkatnya aktivitas masyarakat. Adapun pembiayaan korporasi dan UMKM turut tumbuh sebesar 37,00% (yoy) dan 13,21% (yoy) pada Desember 2025.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri pada tahun 2025 didorong oleh pertumbuhan positif pada Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 6,81% (ctc), dengan andil 2,81%. PMTB masih kuat didorong oleh dukungan iklim investasi baik PMA maupun PMDN serta kemudahan perizinan yang dituangkan dalam PP Nomor 25 tahun 2025 dan PP Nomor 28 tahun 2025. Sementara itu, konsumsi RT pada tahun 2025 tercatat tumbuh sebesar 3,84% (ctc), dengan andil 1,51% sejalan dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat tetap optimis (indeks > 100) dengan indeks sebesar 122,29. Selanjutnya, net ekspor masih tumbuh kuat sebesar 20,52% (ctc) dengan andil 2,93%, sejalan dengan permintaan terhadap komoditas unggulan Kepri yang tetap kuat.
Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia turut mendukung peran digitalisasi sebagai katalisator dalam perputaran roda ekonomi diantaranya dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hingga Desember 2025, volume QRIS di Kepri telah mencapai 99,44 juta transaksi atau tumbuh sebesar 192, 69% (yoy) dan nominal transaksi sebesar Rp11,54 triliun atau tumbuh sebesar 129,60% (yoy). Selain itu transaksi QRIS Cross Border Thailand, Malaysia, dan Singapura turut menunjukan tren pertumbuhan yang signifikan sejak implementasi.
Di tengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut, inflasi di Kepri tetap stabil. IHK (Indeks Harga Konsumen) Kepri pada tahun 2025 tercatat mengalami inflasi sebesar 3,47% (yoy), terjaga dalam rentang sasaran inflasi 2,5±1%. Sepanjang tahun 2025, inflasi yang terjadi di Kepri utamanya disebabkan oleh peningkatan harga pada komoditas emas perhiasan, cabai merah, angkutan udara, cabai rawit, dan daging ayam dengan andil masing-masing sebesar 1,01%, 0,48%, 0,23%, 0,21%, dan 0,20%.
Ke depan, perekonomian Kepri diyakini masih dapat tumbuh positif. Keberlanjutan ini didukung oleh keberlanjutan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), dan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta didukung oleh Kepastian iklim investasi dengan diterbitkannya PP No. 25 dan 28 Tahun 2025. Sementara itu, inflasi turut diprakirakan akan tetap terjaga dalam rentang sasaran inflasi melalui penguatan koordinasi dan sinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang mencakup upaya 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Jakarta, 6 Februari 2026 – Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memposisikan sumber daya manusia (SDM) sebagai aset utama untuk mencapai target strategis perusahaan, khususnya di tahun 2026. Oleh karena itu, PGN terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan kompetitif agar dapat mendorong produktivitas.
Kualitas lingkungan kerja di PGN tercermin pada capaian positif pada beberapa parameter di tahun 2025. Tingkat keterikatan pekerja dengan perusahaan (employee engagement) mencapai 87,74%, sehingga masuk dalam Kategori Tinggi. Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.
Selain itu, PGN berhasil mengelola vacancy rate di bawah 10%, menunjukkan setiap fungsi dalam perusahaan terisi oleh pekerja yang kompeten guna menunjang operasional dan layanan kepada pelanggan. Dengan total 2.752 pekerja PGN Group hingga akhir 2025, pencapaian positif tersebut menunjukkan stabilitas dan kesehatan kerja yang berkontribusi pada produktivitas pekerja yang sangat baik untuk mencapai target perusahaan.
“PGN terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi untuk menunjang kompetensi pekerja di era digital. PGN telah menerapkan digitalisasi, tidak hanya untuk efisiensi proses bisnis, tetapi juga cara PGN untuk membangun kedekatan dengan pelanggan dalam rangka memberikan service excellence,” jelas Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama.
Digitalisasi PGN telah terintegrasi di seluruh rantai proses bisnis gas bumi, mulai dari asset operation and maintenance, network operations sampai dengan pengelolaan pelanggan. Keamanan digital selalu menjadi prioritas, di mana pada tahun 2026, cyber security PGN berhasil mencapai tingkat keamanan 100%. Artinya, perlindungan terhadap infrastruktur digital dalam kondisi prima untuk menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan serta informasi perusahaan.
Rachmat menegaskan, kompetensi SDM yang baik ini akan terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Di tengah budaya kerja yang solid, PGN memberikan ruang bagi pekerja untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi serta mengeksplorasi peluang bisnis demi keberlanjutan perusahaan.
“Seluruh kontribusi pekerja di seluruh operasi juga diarahkan untuk sentiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan yang disiplin terhadap aspek HSSE,” ujar Rachmat.
Pada tahun 2026, PGN melanjutkan pengembangan proyek strategis gas bumi dalam rangka perluasan pemanfaatan gas bumi nasional. Dengan CAPEX USD 353 Juta, PGN mengalokasikan sekitar 62% yang difokuskan untuk pengembangan di segmen midstream, downstream dan lainnya. Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah penguatan infrastruktur distribusi gas dan jaringan gas rumah tangga. Investasi juga akan dilakukan secara selektif dan bertahap untuk mendukung ketahanan energi. PGN percaya, dedikasi SDM yang profesional dan berintegritas merupakan motor penggerak utama untuk mencapai target perusahaan tersebut.
::: Kebakaran lahan di kawasan Mukakuning sempat menimbulkan asap tebal yang mengganggu jarak pandang pengguna jalan dan menyebabkan arus lalu lintas menuju Batuaji mengalami kepadatan. Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, bahkan petugas harus memanfaatkan sumber air dari Dam Mukakuning karena api telah merambah hingga kawasan hutan.
Selain itu, kebakaran rumah terjadi di Bengkong Indah Swadebi, Kelurahan Sadai Laut, Kecamatan Bengkong, pada Rabu (4/2) sekitar pukul 22.25 WIB. Kebakaran tersebut mengakibatkan satu orang penghuni rumah mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis. Api diketahui cepat membesar dan sempat membuat warga panik karena dikhawatirkan merembet ke rumah lain, sementara warga berupaya melakukan pemadaman awal sambil menunggu petugas.
Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi serta membantu proses evakuasi korban. Dugaan sementara, api berasal dari ruang tamu rumah korban, namun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Menanggapi rangkaian kejadian itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat cuaca panas. Warga diminta menggunakan listrik dan peralatan elektronik sesuai standar, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan tanda-tanda kebakaran melalui Call Centre 112 atau pos pemadam terdekat guna mencegah kebakaran meluas.
(sumber : batampos.co.id)
::: Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa arah kerja otorita pada 2027 harus berpijak pada visi dan misi yang terukur, realistis, serta selaras dengan agenda pembangunan nasional. Penegasan itu disampaikan usai seluruh kedeputian mempresentasikan rencana kerja tahun 2027 dalam rapat internal yang berlangsung sehari penuh, Rabu (4/2).
Amsakar menekankan sedikitnya empat hal utama. Pertama, seluruh program dan kegiatan harus disesuaikan dengan visi, misi, serta target strategis yang hendak dicapai BP Batam. Kedua, setiap kegiatan wajib memiliki indikator kinerja utama yang jelas dan terukur. Ketiga, seluruh usulan program akan kembali dibahas di tingkat deputi untuk disesuaikan dengan kemampuan anggaran tahun 2027. Ia mengingatkan agar perencanaan tidak terlepas dari realitas fiskal. Keempat, dia memberi penekanan kuat pada target pertumbuhan ekonomi Batam. Ia menyebut, sesuai target RPJMN, pertumbuhan ekonomi daerah idealnya berada 1,5 hingga 2 persen di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
Lalu, ia menyoroti proses pengambilalihan sejumlah kewenangan perizinan dari Kementerian/Lembaga yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas. Hal itu harus segera diselesaikan agar pelayanan menjadi lebih efektif.
Dia bilang, arah kebijakan BP Batam harus selaras dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto, termasuk pembenahan tata kota dan peningkatan kualitas layanan publik. Beberapa isu yang disorot antara lain penataan kota agar lebih indah, peningkatan investasi, penyelesaian persoalan persampahan, hingga penertiban reklame dan iklan berukuran besar. Isu penyediaan air bersih pun masuk dalam daftar prioritas. Ia menargetkan persoalan air mulai menunjukkan perbaikan signifikan pada 2026.
(sumber : batampos.co.id)
Batam - Menyambut bulan suci Ramadan, Radisson Golf & Convention Center Batam menghadirkan program “Ramadan Kareem”, menawarkan pengalaman berbuka puasa dengan sajian internasional timur, tengah, dan hidangan khas Indonesia, dilengkapi live cooking serta carving stations.
Tamu dapat menikmati menu terbaik seperti Kambing Guling, Nasi Briyani dan beragam Takjil, dengan pilihan venue di Paspalum seharga IDR 235.000 nett per orang dan Bite Restaurant seharga IDR 450.000 nett per orang.
Sebagai nilai tambah, tersedia beragam hadiah menarik, termasuk Emas ANTAM, TV 60 inci, dan sepeda. Anak usia 5–11 tahun mendapatkan diskon 50%, sementara anak di bawah 5 tahun gratis.
Sebelum masuk Ramadan, anda juga bisa menikmati paket "Chinese New Year Dinner" dipatok dengan harga Rp4.850.000 nett/table untuk 8 orang dan Rp388.000 nett perorang di Bite Restaurant.
Informasi dan reservasi: +62 (778) 480 0888 | +62 822 8850 6057 | +62 811 660 010
JAKARTA (04/02/2026) – Belum lama ini, beredar informasi bahwa terdapat sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan. Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.
“Dalam SK tersebut, telah dilakukan penyesuaian di mana sejumlah peserta PBI JK yang dinonaktifkan, digantikan dengan peserta baru. Jadi, secara jumlah total peserta PBI JK sama dengan jumlah peserta PBI JK pada bulan sebelumnya. Pembaruan data PBI JK dilakukan secara berkala oleh Kementerian Sosial supaya data peserta PBI JK tepat sasaran. Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria,” ujar Rizzky pada Rabu (04/02).
Kriteria peserta PBI JK yang bisa mengaktifkan kembali yaitu pertama, peserta tersebut termasuk dalam daftar peserta PBI JK yang dinonaktifkan pada bulan Januari 2026. Kedua, jika berdasarkan verifikasi di lapangan, peserta termasuk kategori masyarakat miskin dan rentan miskin. Ketiga, jika peserta termasuk peserta yang mengidap penyakit kronis, atau dalam kondisi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwanya. “Peserta PBI JK yang dinonaktifkan tersebut bisa melapor ke Dinas Sosial setempat dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan.
Selanjutnya, Dinas Sosial akan mengusulkan peserta tersebut ke Kementerian Sosial, dan Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi terhadap peserta yang diusulkan. Jika peserta lolos verifikasi, maka BPJS Kesehatan akan mengaktifkan kembali status JKN peserta tersebut, sehingga peserta yang bersangkutan dapat kembali mengakses layanan kesehatan,” kata Rizzky. Rizzky juga menerangkan, untuk mengecek apakah status kepesertaan JKN masih aktif atau tidak, peserta yang bersangkutan dapat menghubungi Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, BPJS Kesehatan Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, atau melalui Kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Bagi peserta JKN yang sedang berobat di rumah sakit, jika perlu informasi atau butuh bantuan, juga bisa menghubungi petugas BPJS SATU. Nama, foto dan nomor kontak petugas BPJS SATU! terpampang pada ruang publik di rumah sakit tersebut. Masyarakat juga dapat menghubungi petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) yang secara khusus disediakan rumah sakit untuk melayani kebutuhan informasi dan menangani pengaduan pasien “Sekali lagi kami imbau kepada masyarakat, selagi masih sehat harap meluangkan waktu mengecek status kepesertaan JKN-nya. Jika ternyata masuk ke dalam peserta yang dinonaktifkan, supaya bisa segera melakukan pengaktifan kembali. Jadi harapannya tidak terkendala jika mendadak perlu JKN untuk berobat,” ungkap Rizzky
Jakarta, 6 Februari 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati keputusan Moody’s Investors Service (Moody’s) yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif.
OJK menilai afirmasi peringkat tersebut menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang relatif kuat, kerangka kebijakan makro yang disiplin, serta ketahanan sektor jasa keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Moody’s juga menegaskan bahwa perekonomian Indonesia tetap resilien, ditopang oleh kekuatan struktural serta kebijakan fiskal dan moneter yang prudent.
Sejalan dengan rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen pada tahun 2025, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Kinerja ini menunjukkan kemampuan perekonomian nasional untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan global, sekaligus menjadi penopang penting terhadap ketidakpastian jangka pendek yang tercermin dalam outlook. OJK menilai prospek perekonomian nasional tetap positif dan berkelanjutan, didukung oleh permintaan domestik yang solid, kontribusi sektor keuangan yang stabil, serta kesinambungan agenda reformasi berkelanjutan.
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa OJK akan terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ke depan, OJK akan secara konsisten menjalankan Program Prioritas 2026 dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, penguatan ketahanan sektor jasa keuangan, serta pendalaman pasar keuangan secara terukur. Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, mendukung pembiayaan Program Prioritas Pemerintah, serta memperkuat kepercayaan pelaku pasar dan investor,” ujar Friderica.
OJK memandang penilaian Moody’s yang menempatkan Indonesia pada posisi relatif lebih baik dibandingkan negara sekelasnya sebagai cerminan kepercayaan terhadap kapasitas kebijakan nasional, OJK akan mendukung penguatan koordinasi nasional untuk menciptakan kebijakan yang lebih selaras dan konsisten.
Sebagai anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), OJK akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas sistem keuangan serta memperluas dukungan pembiayaan bagi pembangunan jangka menengah dan panjang.
Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan BP Batam bersama TNI dan Polri melaksanakan penertiban tambang pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim pada Rabu (4/2/2026).
Sebanyak 200 personel gabungan dari Ditpam, Lanud Hang Nadim, Polsek Bandara, Kodim 0316 dan Pengelola Kawasan Bandara BP Batam mengikuti kegiatan penertiban.
Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono mengatakan Bandara Hang Nadim merupakan salah satu pintu gerbang datangnya investasi dan pariwisata di kota Batam.
Menurutnya, dengan adanya aktivitas ilegal di kawasan tersebut berpotensi menggangu layanan penerbangan dan telah merusak lingkungan. Untuk itu, pihaknya berupaya mengamankan dan menjaga KKOP Bandara melalui penertiban aktivitas ilegal dan sinergi lintas sektoral.
“Bandara merupakan obyek vital nasional yang harus diamankan dalam rangka menjaga dan meningkatkan investasi Kota Batam,” katanya usai memimpin apel.
Lebih lanjut, ia berharap dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ilegal di kawasan bandara tersebut demi keselamatan penerbangan dan mendorong pertumbuhan investasi.
“Dan yang paling penting adalah keberlanjutan dari kegiatan ini sehingga kegiatan itu (tambang pasir) tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kota Batam Tahun 2026. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, memimpin langsung rapat persiapan yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (4/2/2026).
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah tahapan awal, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penetapan jadwal pelaksanaan, penentuan lokasi kegiatan, hingga pemetaan cabang dan golongan lomba. MTQH XXXIV direncanakan berlangsung pada 10 hingga 16 April 2026, dengan dua alternatif lokasi, yakni Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam atau Dataran Engku Putri Batam Centre.
Firmansyah menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai target waktu. Ia meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat untuk bekerja secara terpadu sejak tahap awal persiapan.
“Setiap tahapan harus disusun dengan perencanaan yang jelas. Mulai dari teknis lomba, sarana prasarana, hingga pengaturan jadwal kegiatan. Ini penting agar pelaksanaan MTQH berjalan lancar dan terukur,” ujar Firmansyah.
Selain aspek teknis, Sekda Batam juga menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai Al-Qur’an dan Hadits.
Dalam rapat tersebut turut dipaparkan tema MTQH XXXIV, yakni Membangun Generasi Qur’ani Menuju Batam yang Maju dan Bermartabat. Tema ini menjadi landasan penyusunan konsep kegiatan, sekaligus penguatan pesan pembinaan keagamaan bagi masyarakat.
Sejumlah cabang musabaqah yang akan diperlombakan meliputi seni baca Al-Qur’an, qira’at, tahfiz Al-Qur’an, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, serta musabaqah hafalan hadits.
Untuk mendukung kemeriahan kegiatan, panitia juga merencanakan sejumlah agenda pendamping, seperti bazar UMKM, lomba rebana, lomba kreasi astaka tingkat kelurahan dan kecamatan, serta defile peserta pada acara pembukaan.
Melalui rapat persiapan ini, Pemko Batam menargetkan MTQH XXXIV Tahun 2026 dapat terselenggara secara profesional, tertib, dan berkualitas, sekaligus menjadi ruang pembinaan umat serta penguatan identitas Batam sebagai kota religius dan berdaya saing.
Batam, 4 Februari 2026 —Rumah Sakit BP Batam (RSBP) resmi meraih Bintang 4 Transformasi Digital BPJS Kesehatan sebagai pengakuan atas pemenuhan standar integrasi sistem pelayanan dan klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Piagam Transformasi diserahkan dalam rangkaian kunjungan kerja BPJS Kesehatan Pusat ke RSBP pada Selasa (4/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, jajaran BPJS Kesehatan juga melakukan peninjauan langsung alur pelayanan pasien, mulai dari pendaftaran melalui Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) hingga layanan di poliklinik, guna memastikan kesesuaian antara sistem digital dan implementasi pelayanan di lapangan.
Capaian Bintang 4 menandai bahwa RSBP telah memenuhi persyaratan transformasi digital BPJS Kesehatan, meliputi implementasi antrean online, penerbitan SEP elektronik, biometrik, serta integrasi layanan farmasi (bridging farmasi) yang terhubung dengan sistem BPJS Kesehatan.
Direktur RSBP dr. Tanto Budiharto dalam keterangannya menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur rumah sakit dalam membangun pelayanan berbasis digital yang berorientasi pada mutu dan akuntabilitas.
“Capaian Bintang 4 ini merupakan wujud komitmen RSBP dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, inovatif, didukung sumber daya manusia yang mahir, serta akurat dalam pengelolaan data pelayanan dan klaim, sejalan dengan nilai PRIMA yang kami terapkan,” ujar dr. Tanto.
Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa capaian RSBP tidak terlepas dari sinergi kelembagaan dan komitmen pimpinan dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik, khususnya layanan kesehatan.
“Transformasi digital di RSBP merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BP Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kami mendorong agar capaian ini menjadi fondasi untuk penguatan layanan kesehatan yang semakin prima,” ujar Ariastuty Sirait.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen RSBP dalam memenuhi standar transformasi digital BPJS Kesehatan.
“Bintang 4 menunjukkan bahwa sistem dan proses digital di RSBP telah terintegrasi dengan baik sesuai ketentuan BPJS Kesehatan. Kami berharap capaian ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga ke depan dapat mendukung pelayanan JKN yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan,” ungkap Edwin Aristiawan.
RSBP berkomitmen untuk terus melanjutkan pengembangan sistem informasi pelayanan, termasuk penguatan rekam medis elektronik (EMR) dan integrasi lanjutan sesuai roadmap transformasi digital BPJS Kesehatan, guna mendukung peningkatan mutu layanan JKN bagi masyarakat.
