Live Streaming
Saturday, 27 June 2026 10:38

DLH Batam Tanam 1.700 Mangrove di Tanjung Piayu, 34 Perusahaan Bersatu Jaga Lingkungan

BATAM – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar aksi penanaman 1.700 pohon mangrove di kawasan Pelabuhan Pancur, Tanjung Piayu, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 pada Jumat (26/6/2026) pagi. 

Kegiatan yang mengusung tema "Saatnya Bekerja untuk Iklim" ini melibatkan BP Batam, puluhan perusahaan, komunitas lingkungan, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir Kota Batam.

 Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, S.T., M.T., mengatakan penanaman mangrove kali ini merupakan rangkaian kegiatan ketiga yang diselenggarakan Pemkot Batam dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. 

"Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia kepada seluruh masyarakat Batam. Kegiatan penanaman mangrove ini menjadi bagian dari upaya nyata kita menjaga lingkungan dan memperkuat kawasan pesisir," ujar Dohar. 

Ia mengungkapkan, awalnya DLH Batam hanya menargetkan penanaman sekitar 1.000 pohon mangrove berdasarkan bantuan dari perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor industri. 

Namun, tingginya antusiasme dunia usaha membuat jumlah bibit yang terkumpul meningkat menjadi sekitar 1.700 pohon. 

"Kami sangat bangga karena partisipasi perusahaan begitu luar biasa. Dari target awal 1.000 pohon, akhirnya menjadi 1.700 pohon mangrove. Ini menunjukkan semakin tingginya kepedulian pelaku usaha terhadap pelestarian lingkungan di Kota Batam," katanya. 

Menurut Dohar, sebanyak 34 perusahaan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kontribusi mereka tidak hanya berupa penyediaan bibit mangrove, tetapi juga komitmen untuk merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik. 

"Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga memastikan mangrove tersebut tetap hidup dan memberikan manfaat bagi lingkungan pesisir Batam di masa depan," jelasnya. 

Dohar menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk menjaga kebersihan kawasan pesisir dan mengurangi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Kota Batam. 

"Kami mengajak seluruh masyarakat Batam untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup. Tidak hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga dengan mengelola sampah secara bijak dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar," ujarnya. 

Sejumlah perusahaan yang turut mendukung kegiatan tersebut antara lain CGK Power, ECOC, Cimata, VisiN, PGN, PLN, Pembangunan Asahan Aluminium (Persero) serta sejumlah perusahaan besar lainnya yang beroperasi di Kota Batam. 

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, Pemerintah Kota Batam berharap gerakan penghijauan pesisir ini mampu memperkuat ekosistem mangrove, mengurangi dampak perubahan iklim, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. (Iman Suryanto)

Read 26 times

Instagram

Tentang Kami