Jakarta, 25/5 - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi tindak kriminal yang tengah marak terjadi di wilayah Jakarta Barat (Jakbar).
"Kriminalitas di Jakarta Barat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Separah itu, sampai-sampai warga tidak merasa aman lagi untuk tinggal di sana," kata Kevin di Jakarta, Senin.
Saat ini, kata dia, tindak kriminal di Jakarta Barat sudah menjadi sorotan, bahkan daerah itu dijuluki sebagai "Gotham City-nya" Jakarta.
Untuk itu, Pemprov DKI dinilai harus berkolaborasi dengan Polda Metro Jaya untuk melakukan patroli gabungan, terutama di beberapa titik yang rawan kriminalitas.
Menurut Kevin, apabila kriminalitas di Jakbar tidak segera diselesaikan, maka bukan hanya membahayakan masyarakat, tetapi juga menghambat Jakarta mencapai impiannya menjadi ‘Kota Global.
Dia juga menekankan peran lembaga-lembaga, seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), organisasi-organisasi masyarakat, dan tokoh-tokoh setempat dalam menjaga keteraturan dan ketenteraman di lingkungannya masing-masing perlu dibangkitkan kembali.
"Dalam rangka menegakkan hukum dan menjaga keamanan masyarakat, Pemprov DKI tidak bisa bekerja sendirian. FKDM, organisasi-organisasi masyarakat, hingga tokoh-tokoh masyarakat juga perlu dilibatkan. Terlebih, kita juga sudah memiliki Satgas (Satuan Tugas) Jaga Jakarta," ujar Kevin.
Sebelumnya, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan menyusul maraknya kasus begal di wilayah tersebut.
"Poin pertama adalah penyediaan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan akan disiapkan secara mandiri, maupun kita akan imbau kepada seluruh komponen entitas di wilayah Jakarta Barat untuk sama-sama menambah pengamanan CCTV di area masing-masing, seperti gedung, kantor, tempat usaha, dan sebagainya," kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat (22/5).
Pihaknya pun secara resmi segera mengeluarkan surat imbauan kepada instansi atau tempat-tempat usaha di wilayah Jakbar terkait pemasangan CCTV.
"Kami akan buat surat imbauan sebagai implementasi dari arahan Bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk menguatkan fokus pengamanan di wilayah," tutur Iin.
Poin kesepakatan selanjutnya, sambung dia, yaitu sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kota Jakarta Barat dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah.
