Live Streaming
Friday, 28 August 2026 10:56

Api Karhutla Masih Berkobar di Palangka Raya Kalteng

Api Karhutla Masih Berkobar di Palangka Raya, Kalteng: 10.700 Personel Dikerahkan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan. Kobaran api terus meluas dan membakar sejumlah titik di wilayah Palangka Raya serta daerah penyangganya, memicu status siaga darurat di berbagai sektor.

Menghadapi situasi darurat ini, pemerintah pusat bersama instansi daerah tidak tinggal diam. Sebanyak 10.700 personel gabungan telah dikerahkan secara masif ke berbagai titik rawan di Kalimantan Tengah. Pasukan gabungan ini terdiri dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Manggala Agni, hingga elemen relawan kemanusiaan yang bahu-membahu memperkuat operasi di lapangan.

Fokus utama dari pengerahan ribuan personel tersebut adalah memperketat pengamanan garis depan pemadaman darat, melokalisir titik-titik api aktif, serta melakukan proses pendinginan intensif pada lahan gambut yang sangat rentan terbakar kembali di bawah permukaan. Karakteristik lahan gambut di Kalteng yang menyimpan bara di dalam tanah membuat proses pemadaman membutuhkan waktu, tenaga, dan strategi khusus yang berkesinambungan.

Peningkatan eskalasi bencana ini sejalan dengan melonjaknya cakupan titik panas (hotspot) yang terpantau lewat radar cuaca, di mana jumlahnya sempat mendekati angka 4.000 titik di seluruh wilayah provinsi Kalimantan Tengah. Kondisi cuaca yang kering serta tiupan angin kencang turut mempercepat laju perambatan api ke area-area yang belum tersentuh.

Selain operasi darat, helikopter water bombing (bom air) juga dikerahkan secara intensif untuk menyiram kawasan yang sulit dijangkau oleh kendaraan darat. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan demi menghindari dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan, serta segera melapor jika menemukan titik api baru di sekitar permukiman mereka.

 

Sumber: CNN Indonesia

Read 12 times Last modified on Friday, 28 August 2026 11:07

Instagram

Tentang Kami