Live Streaming
Friday, 28 August 2026 13:35

Kualitas Udara di Palangka Raya Kalteng Capai Tingkat Berbahaya

Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, memburuk drastis hingga menyentuh kategori berbahaya (zona hitam) pada Jumat (28/8/2026). Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per pukul 08.00 WIB, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di kota tersebut melonjak hingga 494,9 µg/m³. Angka ini melampaui jauh batas ambang kategori berbahaya yang ditetapkan di atas 250,5 µg/m³.

Penyebab utama dari tingginya polusi udara tersebut adalah pekatnya asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih meluas di wilayah Kalimantan Tengah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lonjakan drastis pada jumlah titik panas (hotspot). Dengan penambahan 1.837 titik baru dalam sehari, total titik panas di Kalimantan Tengah mencapai 3.947 titik per Kamis (27/8).

Menanggapi paparan asap yang kian membahayakan kesehatan, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memutuskan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Kebijakan ini berlaku mulai 28 hingga 31 Agustus 2026 dan akan terus dievaluasi secara berkala sesuai dengan perkembangan kualitas udara di wilayah tersebut.
Read 9 times

Instagram

Tentang Kami