JAKARTA — Pelatih pendamping tim nasional panjat tebing Indonesia, Judistiro, menilai perolehan dua medali perunggu dari nomor speed relay pada ajang World Climbing Asia Youth Championship merupakan pencapaian terbaik yang berhasil diraih tim. Pihak pelatih mengapresiasi tinggi perjuangan dan kerja keras seluruh pemanjat muda yang telah memberikan usaha maksimal di dinding pemanjatan.
Salah satu medali perunggu diraih oleh pasangan atlet putri kategori U17, Naura dan Keyzia. Mereka memastikan tempat di podium setelah mengalahkan wakil asal Korea Selatan dalam perebutan tempat ketiga. Naura dan Keyzia mencatatkan waktu 18,81 detik, lebih cepat dibanding pasangan Korea Selatan yang membukukan 19,29 detik. Adapun medali emas dan perak pada nomor ini berhasil disapu bersih oleh tim tuan rumah.
Pada kejuaraan ini, Timnas Indonesia menurunkan 13 atlet muda yang terdiri dari enam atlet putra dan tujuh atlet putri. Para atlet berlaga di dua kategori kelompok umur utama, yaitu U17 dan U19.
Hasil di nomor speed relay ini semakin menambah perolehan medali bagi kontingen Indonesia di kejuaraan tersebut. Meski harus menghadapi persaingan ketat dari negara-negara kuat Asia lainnya, raihan ini membuktikan bahwa potensi atlet panjat tebing muda Indonesia terus berkembang dan siap bersaing di tingkat internasional.
Sumber: Antara News
Bendera Merah Putih kembali berkibar di arena internasional. Kali ini di Kamboja. Kontingen Jujitsu Indonesia tampil pada 3rd JJAU Regional Championship Southeast Asia 2026. Kejuaraan regional Asia Tenggara itu berlangsung pada 21–23 Agustus 2026.
Indonesia turun di beberapa kategori pertandingan, di antaranya, Jiujitsu Gi, Jiujitsu No Gi, dan Fighting System.
Hasilnya manis. Kontingen Jujitsu Indonesia membawa pulang 13 medali. Rinciannya, 5 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Lima emas menjadi kilau paling terang dalam perjalanan tim Merah Putih di Kamboja. Medali emas itu diraih oleh Bumi Magani Abraar Himara pada nomor U18 Fighting System Male -77 Kg. Kemudian Vincentius Kevin Jonan, yang tampil sebagai juara pada nomor Adult Jiujitsu No Gi Male -85 Kg.
Emas berikutnya dipersembahkan Athar Rizky Barasa dari nomor U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg. Nama Alfonsus Michael Wibisono juga masuk daftar peraih emas. Ia menjadi yang terbaik di nomor Adult Jiujitsu Male -77 Kg. Satu emas lainnya datang dari Ngakan Komang Krisna Wijaya. Ia tampil gemilang pada nomor U18 Jiujitsu Male -52 Kg.
Tiga medali perak turut mempertebal raihan Indonesia. Bumi Magani Abraar Himara kembali naik podium. Kali ini dari nomor U18 Jiujitsu No Gi Male -69 Kg. Medali perak berikutnya diraih Desyana Gemina Maharani pada nomor Adult Jiujitsu Female -63 Kg. Sementara M Dellon Putra Aryanto menyumbangkan perak dari nomor U21 Jiujitsu Male -56 Kg.
Lima medali perunggu melengkapi perjalanan Indonesia di Kamboja. Dhawy Ataya Barasa meraih perunggu pada nomor U14 Jiujitsu Male -32 Kg. Fadhil Rizki Abriyanto menyusul dari nomor U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg.
Kemudian Ghaida Silmi Adilah, yang meraih perunggu pada nomor Adult Fighting System Female -63 Kg. Perunggu berikutnya dipersembahkan Artz Brilliant Perfecto Tanujaya dari nomor Adult Fighting System Male -77 Kg. Satu perunggu lainnya menjadi milik Alfonsus Michael Wibisono, kali ini pada nomor Adult Jiujitsu No Gi Male -77 Kg.
Pimpinan Delegasi Jujitsu Indonesia, Mahesa Arba, menyebut hasil tersebut sebagai catatan positif.
“Capaian ini merupakan hasil positif bagi kontingen Jujitsu Indonesia pada kejuaraan regional tingkat Asia Tenggara,” ujar Mahesa Arba.
Namun, medali bukan garis akhir. Justru dari podium itu, pekerjaan rumah dimulai. Mahesa mengatakan, hasil kejuaraan ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI). Mulai dari penyusunan program pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga persiapan menuju kejuaraan internasional berikutnya.
Mahesa menyebut, ada kemenangan yang harus dipertahankan. "Ada kekurangan yang harus dibenahi," imbuhnya. Dan ada masa depan yang harus disiapkan.
Mahesa, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I PBJI ini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen kontingen.
“Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia, para pelatih yang telah mendampingi atlet selama persiapan dan pertandingan, serta seluruh official dan tim pendukung yang telah bekerja sehingga keikutsertaan kontingen Indonesia dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Pertandingan telah selesai. Medali dibawa pulang. Namun bagi Jujitsu Indonesia, perjalanan belum usai. Dari Kamboja, 13 medali menjadi oleh-oleh. Sekaligus pengingat. Bahwa untuk tetap berdiri di podium, kerja keras harus terus menyala. Sebab di arena internasional, satu kemenangan hanya menjadi pintu. Di baliknya, selalu ada pertandingan berikutnya.
JAKARTA — Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) mengantongi kucuran dana sponsor fantastis senilai Rp1 miliar untuk menyukseskan gelaran Open Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pengusaha Putra Siregar kepada pihak PB ORADO yang diwakili oleh Henry Kurnia Adhi (Jhon LBF).
Suntikan dana segar ini menjadi amunisi besar bagi PB ORADO yang baru saja resmi masuk sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Gelaran Open Turnamen Domino Piala Panglima TNI sendiri dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.

Jhon LBF menyampaikan apresiasi atas dukungan dana serta kepercayaan yang diberikan untuk memajukan olahraga domino di Tanah Air. Menurutnya, dukungan ini membuktikan bahwa domino tidak lagi sekadar permainan meja santai, melainkan telah bertransformasi menjadi salah satu cabang olahraga prestasi yang dikelola secara profesional.
Sementara itu, Putra Siregar menilai pembinaan atlet dan kompetisi yang terstruktur adalah kunci utama untuk melahirkan atlet-atlet domino berprestasi secara berkelanjutan. Penyelenggaraan turnamen ini juga didukung oleh sejumlah figur publik seperti Willie Salim dan Anji Manji guna mendongkrak popularitas olahraga domino lintas generasi di Indonesia.
Sumber: Suara.com
Timnas Indonesia Legend Turun ke Batam, Nyalakan Mimpi dari Grassroots Menuju Panggung Internasional
Geliat sepak bola Batam kembali mendapat energi baru. Setelah sukses menggelar Batam International Grassroots Football Festival, sejumlah legenda Timnas Indonesia dijadwalkan turun langsung ke lapangan dalam rangkaian Batam International Football Series 2026 pada 22–23 Agustus mendatang.
Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang diselenggarakan Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan Garuda Yaksa FC Academy dan sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Fun Game Timnas Indonesia Legend vs BP Batam Legend. Timnas Indonesia Legend akan diperkuat sejumlah nama besar sepak bola nasional, di antaranya Rully Nere, Rahmad Darmawan, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan.
Sementara, BP Batam Legend akan diperkuat sejumlah pejabat BP Batam, di antaranya Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Anggota/Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis, serta Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kehadiran para legenda Timnas Indonesia bukan hanya untuk menghadirkan tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman dan motivasi langsung kepada generasi muda.
“Kami ingin anak-anak Batam melihat bahwa mimpi menjadi pesepak bola hebat itu bisa dimulai dari lapangan sederhana, dari kompetisi usia dini dan dari keberanian untuk terus berlatih. Kehadiran para legenda Timnas di Batam mudah-mudahan menjadi inspirasi bahwa mereka juga memiliki kesempatan untuk mencapai level yang lebih tinggi,” ujar Amsakar.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat kompetitif. Karena itu, BP Batam akan terus mendukung kegiatan yang membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.
“Grassroots adalah fondasi. Dari sana kita membangun mental bertanding, karakter dan talenta. Ketika kemudian mereka mendapatkan kesempatan berkompetisi di level internasional, maka Batam tidak hanya menjadi tempat lahirnya talenta, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju prestasi,” tambahnya.
Senada, Fary Djemy Francis selaku Ketua Dewan Pembina Panitia Batam Grassroots Festival sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Garuda Yaksa FC Academy mengatakan, rangkaian kegiatan ini memang dirancang untuk mempertemukan tiga elemen dalam satu ekosistem sepak bola.
“Kita tidak ingin berhenti pada fun game dan nostalgia. Legenda hadir untuk memberi inspirasi, grassroots menjadi fondasi regenerasi, dan pertandingan internasional menjadi jembatan agar anak-anak Batam berani bermimpi menuju panggung yang lebih besar,” kata Fary.
Selain Fun Game Timnas Indonesia Legend vs BP Batam Legend, rangkaian kegiatan juga menghadirkan Batam International Grassroots Football Festival serta International Trofeo yang mempertemukan Geylang International FC Singapura, Indera FC Brunei Darussalam, Garudayaksa FC, dan Batam Premier FC.
Legenda Timnas Indonesia era 1980-an, Rully Nere, menilai pembinaan usia dini merupakan salah satu kunci dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia.
“Pemain Timnas tidak lahir secara instan. Mereka tumbuh dari lapangan-lapangan usia dini, dari kompetisi, disiplin dan kesempatan. Karena itu, festival seperti ini penting agar semakin banyak talenta dari Batam mendapatkan panggung dan keberanian untuk bermimpi membela Indonesia,” seru Rully.
Dari Batam, semangat itu terus dibangun, legenda menginspirasi, grassroots melahirkan regenerasi dan kompetisi internasional membuka jalan menuju dunia. Satu Bangsa, Satu Semangat, Satu Tujuan: Indonesia Juara!.
Jakarta, Juara bertahan Ben Shelton melaju ke perempat final National Bank Open 2026 di Montreal setelah mengalahkan petenis Brasil Joao Fonseca 6-3, 7-6(3), Senin WIB. Unggulan kelima Shelton, yang sempat tertinggal break pada kedua set, membutuhkan waktu satu jam 48 menit untuk mengatasi Fonseca. Keduanya belum kehilangan satu set pun sepanjang turnamen sebelum bertemu pada babak keempat, dan Shelton mampu bangkit untuk mempertahankan catatan sempurnanya.
"Pertandingan hari ini sulit dan saya mampu berkompetisi dengan baik. Kondisinya tidak mudah. Dalam pertandingan seperti ini, semuanya banyak bergantung pada daya juang," kata Shelton seperti dikutip dari ATP. Pada set pertama, keduanya saling mematahkan servis pada gim-gim awal. Shelton kemudian menemukan momentum ketika menghasilkan pukulan forehand winner pada kedudukan 4-3, 15/30. Petenis Amerika Serikat itu selanjutnya melakukan break untuk unggul 5-3 sebelum menutup set pertama dengan servisnya. Fonseca langsung menekan pada set kedua dan memimpin 3-0. Namun, petenis berusia 19 tahun itu sempat terlihat mengalami masalah pada pergelangan kaki kanan ketika mengejar bola overhead saat berusaha menyelamatkan break point pada gim keempat.
Shelton memanfaatkan situasi tersebut untuk merebut kembali servisnya dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Fonseca tetap memberikan perlawanan hingga kedudukan 5-5, tetapi Shelton tampil lebih tenang pada tie-break dan mengamankan kemenangan dengan skor 7-6(3). Menurut statistik ATP, Shelton memenangi 78 persen poin dari servis pertamanya serta mencatat 14 kemenangan dari 18 poin ketika bermain di depan net. "Saya ingin bermain agresif, maju ke net dan mengambil waktu lawan. Saya pikir saya melakukan pekerjaan yang bagus pada tie-break dan menghasilkan beberapa voli penting," ujar Shelton.
Kemenangan tersebut menjadi yang ke-30 bagi Shelton musim ini sekaligus memperpanjang keunggulannya menjadi 2-0 atas Fonseca dalam catatan pertemuan mereka. Fonseca sebelumnya mencatat kemenangan atas Stefanos Tsitsipas dan unggulan kesembilan Casper Ruud dalam perjalanannya ke babak keempat Montreal. Namun, petenis muda Brasil itu gagal mencapai perempat final Masters 1000 untuk pertama kalinya di Kanada. Shelton selanjutnya menghadapi unggulan ke-13 Jakub Mensik untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Mensik melaju setelah mengalahkan Botic van de Zandschulp 6-4, 7-5. Petenis Republik Ceko berusia 20 tahun itu bangkit dari situasi sulit pada set kedua ketika Van de Zandschulp melakukan servis untuk merebut set pada kedudukan 5-4. Mensik kemudian memenangi tiga gim beruntun untuk menyudahi pertandingan dalam waktu satu jam 29 menit.
Sementara itu, Daniel Merida mencatat pencapaian terbaiknya di ajang Masters 1000 setelah memastikan tempat di perempat final dengan mengalahkan Tallon Griekspoor 6-3, 6-1 dalam 69 menit. etenis Spanyol berusia 21 tahun itu tampil dominan dan melanjutkan musim terobosannya setelah sebelumnya meraih gelar ATP pertamanya di Umag bulan lalu. Merida, yang mengawali musim di luar peringkat 160 besar dunia, kini berada di posisi ke-40 ATP Live Rankings dan dipastikan menembus 50 besar dunia untuk pertama kalinya. Pada perempat final, Merida akan menghadapi unggulan ke-12 Learner Tien. Petenis muda berusia 20 tahun, Tien, mengalahkan Thiago Agustin Tirante 6-4, 6-4, dan menjadi petenis putra Amerika Serikat termuda yang mencapai perempat final di Kanada sejak Andy Roddick pada 2002. Tien sebelumnya juga mencapai perempat final Masters 1000 Indian Wells tahun ini. Di Montreal, ia telah mengalahkan Tommy Paul dan Gael Monfils sebelum menyingkirkan Tirante.
BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) resmi menggelar Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Jumat (7/8/2026).
Turnamen sepak bola usia dini tersebut diikuti oleh tim yang bertanding pada kelompok usia U-8 sebanyak 10 tim, dan masing-masing U-10 serta U-12 sebanyak 19 tim.
Pembina Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan turnamen ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Agustus 2026.
Fary menjelaskan, Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 dirancang dalam tiga tahapan.
Tahap pertama diawali dengan kompetisi tingkat regional di Batam. Selanjutnya, para peserta akan berkompetisi pada level internasional bersama tim dari Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Adapun tahap puncak akan menghadirkan seri internasional kategori senior yang mempertemukan para juara liga.
“Turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi wadah penjaringan talenta muda dengan menggandeng PSSI Kota Batam sebagai mitra,” ujarnya.
Fary melanjutkan, pemain-pemain potensial yang terpilih nantinya akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan melalui akademi sepak bola yang didukung BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam.
Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.
Menurutnya, turnamen tersebut menjadi wadah penting untuk memberikan ruang bagi talenta muda untuk berkompetisi secara sehat.
Ia juga berharap turnamen ini dapat digelar secara berkelanjutan sehingga menarik perhatian para pencari bakat dan membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet muda Batam untuk berkembang hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
“Mari, kita dukung talenta anak-anak kita agar kelak menjadi atlet yang membanggakan Kota Batam dan Indonesia!” tutup Amsakar.
Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Syarlin Joyo; Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait beserta jajaran; serta Forkopimda Kota Batam.
Jakarta, 06/8 - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) menjadikan Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 di Kolam Renang Utama Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 5-8 Agustus sebagai momentum untuk memperluas pengenalan cabang olahraga tersebut di Tanah Air. “PB POSSI memiliki komitmen untuk mengembangkan cabang olahraga ini sebagai olahraga yang dapat mengukir prestasi yang membanggakan,” kata Ketua Umum PB POSSI Komjen Pol Makhruzi Rahman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis. Makhruzi berharap penyelenggaraan kejuaraan tingkat Asia tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan hoki bawah air Indonesia sekaligus membuat cabang olahraga itu makin dikenal masyarakat. Ia juga berharap makin banyak atlet yang berminat menekuni hoki bawah air dan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi. Kejuaraan tersebut diikuti 276 atlet dari tujuh negara, yakni Indonesia, China, Filipina, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Kategori elite putra diikuti Indonesia, Filipina, Jepang, dan Singapura, sedangkan kategori elite putri diikuti Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Selain kategori elite, kejuaraan tersebut mempertandingkan kelompok umur di bawah 15 tahun (U-15) dan di bawah 19 tahun (U-19) yang masing-masing diikuti delapan tim. Indonesia menurunkan Cucut Underwater Hockey dan Bhineka Stars pada kategori U-19, sedangkan kategori U-15 diwakili Searia dan Cucut Underwater Hockey. Makhruzi menyampaikan apresiasi kepada Federasi Olahraga Selam Dunia (CMAS) yang memberikan kepercayaan kepada PB POSSI untuk menyelenggarakan kejuaraan tingkat Asia tersebut. Ia berharap atlet-atlet hoki bawah air Indonesia mampu mengukir prestasi dalam persaingan melawan wakil negara-negara Asia lainnya. Makhruzi juga meminta panitia memastikan seluruh delegasi dan peserta mendapatkan pengalaman kompetisi yang aman, profesional, serta berstandar internasional.
Sumber: Kantor Berita Antara
Penyerang Brasil Vinicius Junior disebut semakin serasi bermain di bawah arahan Jose Mourinho menjelang bergulirnya musim baru. Penampilan Vinicius dalam laga-laga pramusim dinilai menunjukkan peningkatan, terutama dalam penyelesaian akhir dan kerja sama dengan rekan setim. Laporan Reuters menyebut Mourinho puas dengan perkembangan Vinicius selama persiapan pramusim. Pelatih asal Portugal itu menilai sang pemain mulai memahami tuntutan taktik dan peran yang diinginkannya di lini serang. Vinicius disebut tampil lebih efektif dibanding musim sebelumnya. Selain aktif membangun serangan dari sisi sayap, ia juga lebih sering berada di posisi yang tepat untuk mencetak gol. Mourinho menilai peningkatan tersebut tidak hanya terlihat saat pertandingan, tetapi juga dalam sesi latihan sehari-hari. Ia disebut memberikan perhatian khusus pada pengambilan keputusan Vinicius di area pertahanan lawan. Hubungan kerja antara keduanya juga dikabarkan semakin baik. Vinicius dinilai mampu beradaptasi dengan gaya kepelatihan Mourinho yang dikenal menuntut disiplin tinggi dan intensitas permainan yang konsisten.
Penyerang berusia 26 tahun itu disebut menikmati perannya saat ini dan merasa lebih percaya diri menghadapi musim kompetisi mendatang. Kepercayaan diri tersebut terlihat dari keberaniannya melakukan duel satu lawan satu serta kontribusinya dalam menciptakan peluang. Mourinho berharap performa positif Vinicius di pramusim dapat berlanjut ketika kompetisi resmi dimulai. Ia menilai pemain asal Brasil itu memiliki kualitas untuk menjadi salah satu tumpuan utama tim di lini depan. Vinicius sendiri merupakan salah satu pemain paling menonjol dalam beberapa musim terakhir. Kecepatan, kemampuan dribel, dan kreativitasnya membuat ia menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan. Dengan adaptasi yang semakin baik terhadap skema Mourinho, Vinicius diharapkan mampu tampil lebih konsisten dan meningkatkan kontribusi gol maupun assist sepanjang musim 2026/2027.
Sumber: Batam Pos
Jakarta, 04/8 (ANTARA) - Tim mixed martial arts (MMA) amatir Indonesia meraih 15 medali dan menempati peringkat keempat pada GAMMA Asian Championships 2026 pada 29 Juli hingga 2 Agustus di Putrajaya, Malaysia.
Indonesia mengoleksi lima medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu dari kategori junior, U21, dan senior.
"Lebih dari sekadar jumlah medali, kami melihat keberanian, disiplin, dan daya saing yang kuat dari para atlet ketika menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara," kata Ketua Umum Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB PERTACAMI) Tommy Paulus Hermawan dalam keterangan tertulis, Selasa.
Kelima medali emas dipersembahkan oleh Dominic Gabriel Vincentio, Mutiara Pricilia Rori, Delvi Nurfadillah, Yusni Nurhayati Hutasoit dan Jon Setiawan.
Sedangkan kelima medali perak diraih Lukas Oliver Lubis Sedlak, Bumi Magani Abraar Himara, Rangga Dika Mahendra, Novia Pesik, dan Maydelse Sitepu.
Lima medali perunggu disumbangkan oleh Manayra Maritza Hersianti Siagian, Vannezcia Steven Cuthberth, Yosua Pratama Purba, Panca Julian Saputra dan Dwi Ani Retno Wulan.
Pada kategori junior, Indonesia mendapatkan satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Sementara dari kategori U21 dan senior, Indonesia meraih empat medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.
Hasil pada GAMMA Asian Championships 2026 menjadi bekal bagi PERTACAMI menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
