Live Streaming
Page 3 of 4

Palembang, 06/7 - Tim Esport Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin sukses menyabet gelar juara pertama pada turnamen esport Kapolda Cup Sumatera Selatan (Sumsel) 2026.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Banyuasin AKP Sandi Karisma di Banyuasin, Senin, mengatakan kemenangan mutlak ini sekaligus mengantarkan mereka menjadi wakil resmi Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel untuk berlaga di ajang Esport Kapolri Cup 2026 di Jakarta pada akhir Juli mendatang.

​Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut resmi ditutup di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Markas Polda Sumsel, Palembang, Minggu (5/7).

Kompetisi ini diikuti oleh sedikitnya 47 tim yang berasal dari 17 Polres dan Polrestabes di bawah jajaran Polda Sumsel.

"​Pada babak final, Tim Esport Polres Banyuasin menunjukkan dominasinya dengan menumbangkan Tim Esport Polres Lahat lewat skor telak 3-0. Sementara itu, posisi ketiga berhasil diamankan oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang," katanya.

​Ia menyatakan bahwa pencapaian luar biasa ini tidak lepas dari dukungan penuh serta apresiasi tinggi yang diberikan oleh Kepala Polres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino beserta seluruh jajaran.

​"Keberhasilan tim Esport Banyuasin meraih Juara I pada perlombaan ini mendapat dukungan penuh Kapolres dan jajaran. Selain membawa pulang trofi juara, tim juga menerima piagam penghargaan serta dana pembinaan dari Polda Sumsel," ujarnya.

​Ia menambahkan, fokus tim saat ini langsung dialihkan untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat nasional, membawa nama baik daerah di Kapolri Cup 2026.

"Kami berharap pada tingkat nasional nanti, Tim Esport Banyuasin dapat kembali menorehkan prestasi dan keluar sebagai juara," katanya.

​Sementara, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bukti konkret komitmen Polri dalam mendukung kreativitas generasi muda di dalam ekosistem digital yang sehat.

 

Sumber : Kantor Berita Antara

 

 

 

Timnas Spanyol memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menang tipis 1-0 atas Portugal pada laga babak 16 besar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.

Gol tunggal Mikel Merino pada injury time menjadi penentu kemenangan La Roja sekaligus mengakhiri perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Portugal di turnamen ini.

Kemenangan tersebut membawa Spanyol melaju ke babak delapan besar untuk menghadapi pemenang laga Amerika Serikat kontra Belgia. Sementara itu, Portugal harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit-menit awal. Spanyol langsung mengancam pada menit kedua melalui tendangan jarak jauh Mikel Oyarzabal, yang masih mampu diamankan kiper Diogo Costa.

Portugal membalas lima menit kemudian lewat sepakan keras Joao Cancelo yang masih melambung. Oyarzabal kembali memperoleh peluang emas setelah menerima umpan Dani Olmo, tetapi penyelesaiannya saat berhadapan dengan Costa melebar dari sasaran.

Spanyol terus menekan. Lamine Yamal memaksa Costa melakukan penyelamatan lewat tembakan melengkung, sebelum Alex Baena gagal memanfaatkan bola muntah karena kembali digagalkan kiper Portugal. Upaya Dani Olmo beberapa saat kemudian juga diblok Joao Cancelo.

 

Portugal hampir memecah kebuntuan pada menit ke-25. Sundulan Cancelo hasil umpan Pedro Neto ditepis Unai Simon, tetapi bola liar yang disambar Cristiano Ronaldo kembali mampu diamankan penjaga gawang Spanyol.

Menjelang turun minum, Nuno Mendes nyaris membawa Portugal unggul melalui tembakan keras usai situasi sepak pojok. Hanya saja bola membentur mistar gawang sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan intensitas serangan. Umpan silang rendah Pedro Neto pada menit ke-52 gagal dijangkau Ronaldo maupun Joao Felix di depan gawang Spanyol.

Di kubu Spanyol, Alex Baena dan Lamine Yamal bergantian menguji ketangguhan Diogo Costa, tetapi belum membuahkan hasil.

 

Portugal juga sempat mengancam lewat tendangan voli Bruno Fernandes yang melenceng tipis, sedangkan tembakan Dani Olmo berhasil diblok lini pertahanan Selecao.

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Spanyol akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-90+1.

Ferran Torres mengirim umpan terobosan yang diselesaikan dengan tenang oleh Mikel Merino yang berhasil lepas dari posisi offside sebelum menaklukkan Diogo Costa.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Spanyol menang 1-0 dan melangkah ke perempat final, sementara Portugal beserta Cristiano Ronaldo harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Susunan pemain
Portugal (4-2-3-1): Diogo Costa; Joao Cancelo (Dalot 71'), Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes (Semedo 56'); Joao Neves, Vitinha (Bernardo Silva 83'); Pedro Neto (Conceicao 83'), Joao Felix (Leao 71'), Bruno Fernandes; Cristiano Ronaldo (kapten).

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri (kapten), Pedri (Fabian Ruiz 85'); Lamine Yamal, Alex Baena (Ferran Torres 75'), Dani Olmo (Mikel Merino 85'); Mikel Oyarzabal. 

Sumber : Kantor Berita Antara

Drama lima gol mewarnai kemenangan tim nasional Inggris atas tuan rumah Meksiko 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Banorte, Mexico City, Senin WIB.

Memulai babak pertama, Meksiko langsung mencoba untuk melakukan pressing tinggi ke area pertahanan Inggris.

Pada menit ketiga, Raul Jimenez melesatkan tendangan yang masih bisa diblok oleh Konsa.

Dua belas menit kemudian, Raul Jimenez kembali mengancam. Namun sundulan dari Jimenez dari dalam kotak penalti masih mudah diamankan oleh Jordan Pickford.

Inggris baru memperoleh peluang emas pada menit ke-26. Aksi tendangan dari Anthony Gordon masih bisa dengan mudah diantisipasi Rangel.

Pada menit ke-36, Bukayo Saka yang berada di sektor kanan mengirimkan umpan akurat yang langsung disambut sundulan Jude Bellingham. Rangel yang berada di posisi kurang tepat gagal mengantisipasi bola. Inggris unggul 1-0.

Dua menit kemudian, lewat kerja sama apik Harry Kane, Bellingham kembali menceploskan bola ke gawang Meksiko. Inggris menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Pada menit ke-42, Meksiko melakukan skema tendangan bebas. Quinones yang mendapatkan bola liar melepaskan sepakan kaki kanan keras untuk bisa mengubah kedudukan menjadi 1-2.

Hingga turun minum, skor 2-1 untuk keunggulan timnas Inggris tetap bertahan.

 

Pada babak kedua, tensi permainan semakin tinggi ketika kedua tim mencoba bermain terbuka dan mengandalkan serangan dari lini sayap.

Inggris pada menit ke-53 harus bermain dengan sepuluh orang pemain setelah Jarrel Quansah melakukan pelanggaran keras ke Gallardo.

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Meksiko langsung bermain habis-habisan menggempur pertahanan Inggris.

Pada menit ke-58, Gordon yang melakukan pergerakan di dalam kotak penalti harus dilanggar. Kane yang maju sebagai algojo di titik putih langsung melepaskan tendangan keras ke sisi kiri gawang yang gagal dijangkau Rangel. Inggris unggul 3-1.

Sepuluh menit kemudian, wasit menunjuk titik putih setelah Marc Guehi melakukan pelanggaran. Jimenez yang maju sebagai penendang sukses mengkonversi gol untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-3.

Pada menit ke-80, Edson Alvarez memperoleh peluang emas namun tandukannya masih melebar dari gawang Pickford.

Delapan menit kemudian, Fidalgo yang mendapatkan ruang di dalam kotak penalti melepaskan tendangan keras yang bisa ditahan oleh Pickford.

Praktis Inggris bermain bertahan dan menunggu kesempatan untuk bisa melakukan serangan balik.

Hingga peluit akhir ditiup, Inggris mampu menjaga keunggulan 3-2 atas tuan rumah Meksiko.

Dengan hasil ini tim asuhan Thomas Tuchel tersebut melangkah ke babak perempat final dan bersua Norwegia yang sebelumnya menjinakkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar.

Susunan pemain:
Meksiko (4-2-3-1): Raul Rangel (PG); Jesus Gallardo, Johan Vasquez, Cesar Montes, Jorge Sanchez; Luis Romo, Erik Lira; Gilberto Mora, Roberto Alvarado, Julian Quinones; Raul Jimenez.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford (PG); Jarol Quansah, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O'Relly; Declan Rice, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Sumber: Kantor Berita Antara

 



Gelandang serang tim nasional Brasil, Neymar Junior, mendapat sambutan meriah dari puluhan ribu penonton di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, saat masuk sebagai pemain pengganti pada laga 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Norwegia.

Pada pertandingan itu, Neymar menginjak lapangan pada menit ke-67 untuk menggantikan Gabriel Martinelli. Dia masuk bersamaan dengan Danilo Santos yang mengisi tempat Rayan.

Itu menjadi penampilan kedua Neymar di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya juga masuk dari bangku cadangan kala Brasil mengalahkan Skotlandia 3-0 di Grup C.

Neymar selalu mendapatkan tepukan dan teriakan dukungan ketika menggiring bola pada laga versus Norwegia. Hal itu memperlihatkan sokongan penuh untuk dirinya di kala banyak pihak melontarkan keraguan.

 

 

Saat pemanggilan dirinya ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026, beberapa pihak menilai penyerang Chelsea Joao Pedro lebih pantas berada di sana daripada Neymar.

Sampai berita ini diturunkan, Brasil masih tertinggal 0-2 dari Norwegia berkat dua gol penyerang Erling Haaland yakni pada menit ke-79 atau 12 menit setelah Neymar berada di lapangan dan sepakan kaki kiri menit ke-90.

Di Piala Dunia 2026, Brasil ingin meraih status juara Piala Dunia keenamnya setelah terakhir kali merebutnya 24 tahun lalu.

Sementara Norwegia berambisi mencetak sejarah dengan lolos ke perempat final Piala Dunia. Sebelumnya, pencapaian terbaik Norwegia adalah mencapai 16 besar.

Sumber : Kantor Berita Antara

 

 



Penyerang Norwegia Erling Haaland mengaku hanya membutuhkan satu atau dua peluang untuk mencetak gol setelah menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Haaland memborong dua gol dalam kemenangan 2-1 di Stadion New York, Amerika Serikat pada Senin WIB, yang memastikan Norwegia melaju ke perempat final.

"Itu memang biasanya terjadi. Bila saya mendapatkan satu atau dua peluang, biasanya akan berakhir menjadi gol. Saya sendiri tidak tahu bagaimana saya melakukannya, tetapi memang begitulah caranya," ujar Haaland dilansir laman FIFA.

Dua gol Haaland lahir pada menit ke-79 dan ke-90. Gol pertama dicetak melalui sundulan memanfaatkan umpan Andreas Schjelderup, sedangkan gol keduanya tercipta lewat penyelesaian mendatar yang tak mampu dihentikan kiper Brasil, Alisson.

Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada injury time.

 

Tambahan dua gol tersebut membuat penyerang Manchester City itu kini mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026. Dia menyamai Lionel Messi dari Argentina dan Kylian Mbappe dari Prancis di puncak daftar sementara pencetak gol terbanyak turnamen.

Pemain berusia 25 tahun itu juga mengaku bangga bisa membawa Norwegia melangkah ke perempat final. Dia berharap pencapaian timnya dapat menginspirasi generasi muda untuk menjadikan membela tim nasional sebagai kebanggaan terbesar dalam karier mereka.

"Saya berharap semua anak muda yang menyaksikan wawancara ini, ketika kalian tumbuh dewasa, kalian akan menganggap bermain untuk Norwegia sebagai hal yang paling membanggakan dalam hidup. Rasanya benar-benar luar biasa," tutur Haaland.

Berkat kemenangan tersebut, Norwegia akan menghadapi pemenang laga Meksiko kontra Inggris di babak perempat final. Sementara itu, Brasil harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak 16 besar.

Sumber : Kantor Berita Antara

 

 

Jakarta, 19/6 - Tim nasional Meksiko memperkuat posisi di puncak Grup A Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Korea Selatan 1-0 pada laga kedua di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Jumat WIB.

Sejak menit awal, pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Korea Selatan langsung mencoba menekan melalui pergerakan cepat Son Heung-min dan Lee Kang-in, namun pertahanan Meksiko masih cukup disiplin. Bahkan pada menit-menit awal, Lee Kang-in sudah mendapatkan kartu kuning akibat pelanggaran keras pada menit ke-4.

Meksiko menanggapi dengan beberapa peluang berbahaya. Pada menit ke-7, Brian Gutierrez dan Roberto Alvarado melepaskan tembakan yang berhasil diamankan kiper Korea Selatan. Tekanan tuan rumah terus berlanjut, namun belum membuahkan hasil.

Korea Selatan juga beberapa kali mengancam, termasuk situasi berbahaya di menit ke-18 ketika Edson Álvarez harus melakukan sapuan krusial di garis gawang untuk menggagalkan peluang Son Heung-min.

Hingga pertengahan babak pertama, kedua tim saling bergantian menyerang, tetapi belum ada gol yang tercipta.

Memasuki akhir babak pertama, Korea Selatan mulai lebih dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali menekan pertahanan Meksiko. Lee Kang-in kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-44, namun belum membuahkan hasil. Babak pertama akhirnya ditutup dengan skor imbang 0-0 setelah tambahan waktu lima menit.

 

Memasuki babak kedua, Meksiko tampil lebih agresif. Anak-anak asuhan pelatih Javier Aguirre langsung meningkatkan intensitas serangan dan menciptakan beberapa peluang awal, termasuk upaya Luis Romo pada menit ke-50 yang masih bisa diamankan kiper Korea Selatan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50, ketika Luis Romo mencetak gol tunggal pertandingan. Gol tersebut berawal dari situasi kacau di dalam kotak penalti Korea Selatan. Bola liar hasil serangan Meksiko gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang lawan, dan Romo dengan sigap menyambar bola ke gawang yang sudah terbuka, membawa Meksiko unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, Ksatria Taegeuk meningkatkan intensitas serangan. Lee Kang-in menjadi motor serangan dan beberapa kali mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, termasuk pada menit ke-78 dan ke-90+2 melalui situasi sepak pojok. Namun, upaya tersebut selalu gagal menembus pertahanan Meksiko.

 

Kiper Meksiko, Rangel, menjadi pahlawan di menit-menit akhir pertandingan. Ia melakukan penyelamatan luar biasa pada menit ke-87 dan masa tambahan waktu, menggagalkan peluang emas Cho Gue-sung dan Hwang In-beom yang nyaris menyamakan kedudukan.

Anak-anak asuhan pelatih Myung-Bo Hong terus menekan hingga menit akhir dengan sejumlah sepak pojok berturut-turut pada masa tambahan waktu, namun pertahanan Meksiko tetap kokoh. Wasit akhirnya meniup peluit panjang yang menandai kemenangan Meksiko 1-0.

Dengan hasil ini, Meksiko menjaga peluang besar untuk lolos sebagai pemuncak Grup A, sementara Korea Selatan harus mencari poin penting di laga berikutnya untuk tetap bersaing di fase grup.

Susunan pemain:

Meksiko (4-1-2-3): Raul Rangel, Jorge Sanchez, Edson Alvarez, Johan Vasquez, Jesus Gallardo, Erik Lira, Luis Romo, Brian Gutierrez, Raul Jimenez, Julian Quinones, Roberto Alvarado.
Pelatih: Javier Aguirre Onaindia

Korea Selatan (3-4-3): Kim Seunggyu, Lee Hanbeom, Kim Minjaem, Kim Moonhwan, Seol Youngwoo, Lee Gihyuk, Hwang Inbeom, Paik Seungho, Lee Jaesung, Lee Kangin, Son Heung-min.
Pelatih: Myung-Bo Hong.

Sumber : Kantor Berita Antara

 


Jakarta, 18/6 
- Kapten Timnas Inggris, Harry Kane memuji intensitas timnya saat menundukkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Kamis.

Inggris sempat mendapat perlawanan sengit dari Kroasia dan harus menutup babak pertama dengan skor imbang 2-2. Namun, pasukan Thomas Tuchel tampil lebih agresif setelah turun minum dan berhasil mengunci kemenangan lewat gol Jude Bellingham pada menit ke-47 serta Marcus Rashford pada menit ke-85.

Kane mengungkapkan bahwa pesan Thomas Tuchel saat jeda pertandingan menjadi salah satu kunci kebangkitan The Three Lions.

"Apresiasi untuk pelatih. Pelatih memberi kami sebuah pesan saat turun minum, seperti mengatakan, 'Dengar, bila kami kalah, kami kalah dengan cara kami sendiri'. Anda bisa melihatnya dari cara kami memulai babak kedua. Kami bermain dengan intensitas penuh dan mereka tidak mampu mengatasinya," kata Kane yang dilansir laman resmi FIFA.

Pencetak dua gol ke gawang Kroasia itu menilai intensitas permainan menjadi kekuatan terbesar Inggris dan harus terus dipertahankan sepanjang turnamen.

"Itulah standar yang harus kami tunjukkan di setiap pertandingan. Jadi apresiasi untuk semua orang. Ini adalah laga pertama di turnamen dan kami mendapatkan hasil luar biasa melawan tim kuat. Intensitas permainan adalah kekuatan terbesar kami dan kami harus lebih sering menggunakannya di turnamen ini," ujarnya.

Sementara itu, gelandang serang Inggris Jude Bellingham mengakui timnya sempat tampil gugup dan terlalu berhati-hati pada babak pertama meski mampu menjaga organisasi pertahanan dengan baik.

"Kami sedikit gugup dan sedikit berhati-hati pada babak pertama. Kami bertahan dengan baik, melakukan tekanan dengan baik, dan cukup solid ketika tidak menguasai bola. Namun saat menguasai bola, kami mungkin sedikit terburu-buru," ujar Bellingham.

Bellingham menyebut gol cepatnya pada awal babak kedua menjadi momentum penting yang membantu Inggris mengendalikan jalannya pertandingan. Dia juga menyoroti konsistensi intensitas permainan serta kontribusi para pemain pengganti.

"Pada babak kedua kami menemukan ritme permainan yang lebih baik dan di situlah Anda melihat kemampuan terbaik kami. Gol cepat di awal babak kedua memberi kami fondasi yang bagus. Intensitas kami tanpa bola berada di level tertinggi, dan para pemain yang masuk dari bangku cadangan tampil luar biasa," kata pemain Real Madrid tersebut.

Kemenangan atas Kroasia menjadi modal penting bagi Inggris dalam perburuan tiket ke babak gugur Piala Dunia 2026.

Selain membawa pulang tiga poin, The Three Lions juga menunjukkan kedalaman skuad dan kemampuan bangkit setelah mendapat tekanan dari lawan.

Jakarta, 03/6 - Timnas Belgia menundukkan Timnas Kroasia dengan skor 2-0 pada pertandingan persahabatan internasional di Stadion HNK, Rijeka, Selasa waktu setempat.

Pada pertandingan ini kemenangan Belgia atas Kroasia hadir berkat gol yang dicetak oleh Youri Tielemans dan Romelu Lukaku, demikian catatan FIFA.

Setelah menghadapi Kroasia, Belgia kembali akan melakoni pertandingan persahabatan dengan menghadapi Timnas Tunisia, Sabtu (6/6) pukul 20.00 WIB.

Pertandingan menghadapi Tunisia akan menjadi laga uji coba terakhir Belgia sebelum melakoni Piala Dunia 2026 di mana mereka tergabung di Grup G bersama Timnas Mesir, Timnas Iran dan Timnas Selandia Baru.

Sementara itu, kemenangan juga didapatkan oleh Timnas Maroko yang mengalahkan Timnas Madagaskar pada pertandingan persahabatan di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Sabtu waktu setempat.

Pada pertandingan ini Maroko mengalahkan Madagaskar dengan skor telak 4-0 melalui gol yang diciptakan oleh Ismael Saibari (2), Soufiane Rahimi dan Ayoub El Kaabi.

Ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Maroko dalam sepekan terakhir setelah sebelumnya berhasil menghancurkan Timnas Burundi dengan skor 5-0 pada laga persahabatan.

Selanjutnya Maroko akan menghadapi Timnas Norwegia pada pertandingan persahabatan di Stadion Sport Illustrated, Harrison, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (7/6) waktu setempat.

Pada putaran final Piala Dunia 2026, Maroko tergabung di Grup C bersama Timnas Brasil, Timnas Skotlandia dan Timnas Haiti.

Berikut hasil pertandingan persahabatan internasional, Selasa (2/6) waktu setempat:

Kroasia 0 - 2 Belgia

Maroko 4 - 0 Madagaskar

Georgia 1 - 1 Rumania

Wales 1 - 1 Ghana.

Jakarta, 29/5 - PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) mengonfirmasi bahwa timnas Indonesia akan bermain di Stadion Pakansari, Bogor, untuk dua laga babak grup ASEAN Hyundai Cup 2026 (Piala ASEAN 2026), turnamen yang dulu bernama Piala AFF.

Tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Brunei Darussalam/Timor Leste, Indonesia akan memainkan dua laga kandang dan dua laga tandang di babak fase grup.

Laga kandang yang akan dijalani adalah melawan Kamboja pada 27 Juli kemudian melawan Vietnam pada 3 Agustus. Setelah selesai babak grup, apabila lolos ke babak semifinal, kandang Indonesia akan berpindah ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

"Betul, jadi dua pertandingan fase grup yang kita daftarkan ke AFF itu main di Stadion Pakansari. Dan insyaallah kalau kita masuk semifinal, semoga lawan Malaysia, dan final lawannya siapa pun, kita akan main di GBK. Itu yang kita daftarkan ke AFF," kata Managing Director GSI Marsal Masita ketika ditemui awak media termasuk ANTARA dalam peluncuran kerja sama antara PSSI dengan EA Sports FC di Jakarta Selatan, Kamis.

Saat mengungkapkan alasan memilih Stadion Pakansari dan tak menggunakan SUGBK sejak awal turnamen, Marsal memperkirakan pertandingan di babak fase grup tidak banyak disaksikan penonton.

 

Oleh karena itu, tambah dia, memilih Stadion Pakansari yang mempunyai kapasitas 30.000 penonton untuk dua laga kandang tim Garuda di babak fase grup merupakan opsi paling masuk akal.

"Karena kita lihat juga ya, pertandingan-pertandingan di group stage kita kayaknya agak sulit kalau kita expect 60.000 penonton. Jadi Pakansari rasanya punya kapasitas yang pas buat kita lakukan dua home group stage yaitu lawan Vietnam dan Kamboja," jelas dia.

Soal kondisi stadion yang dibuka pada 2014 ini, yang sebelumnya sempat ada masalah bagian atap yang rusak, Marsal juga mengatakan hal itu sudah teratasi sehingga aman untuk digunakan sebagai kandang timnas Indonesia di babak fase grup Piala ASEAN 2026.

Adapun pada bulan ini Stadion Pakansari terlihat direnovasi dengan fokus perbaikan pada bagian atap yang sempat rusak dan juga perawatan kualitas rumput.

"Aman-aman (kondisinya), tim PSSI sudah ke sana kemarin. Artinya persiapannya kan masih cukup ada waktu nih. Pertandingan game kita kan setelah World Cup (Piala Dunia 2026), jadi 20-an akhir Juli. Jadi masih ada waktu, tidak ada masalah," kata Marsal.

Sumber : AntaraNews

 

 

Jakarta, 26/5 - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengalihkan fokus ke Indonesia Open 2026 setelah kandas di Singapura Open 2026.

Ana/Tiwi mengakui ketangguhan ganda China Liu Sheng Shu/Tan Ning dua gim langsung lewat skor identik 15-21 dan 15-21 pada babak pertama yang berlangsung di Singapura, Selasa.

“Setelah ini fokus kami ke Indonesia Open minggu depan, pastinya persiapannya dimatangkan lagi terutama dari teknik permainan,” ungkap Tiwi dikutip dari PBSI.

Fadia mengaku bahwa shuttlecok yang cukup kencang pada pertandingan ini membuatnya mau tidak mau meladeni permainan terbuka ganda unggulan pertama tersebut.

“Sama-sama nggak mau main defense jadi dari awal sampai terakhir pun terus berusaha buat selalu menurunkan bola. Kami juga secepat mungkin beradaptasi dengan situasi,” ungkap Fadia.

Menurut Fadia Liu/Tan merupakan pasangan yang sangat sulit ditebak pola permainannya dibandingkan dengan ganda asal China lainnya.

“Kekuatan Liu/Tan selain mereka memang sudah sangat padu adalah gaya dan pola main mereka yang mirip ganda putra,” imbuhnya.

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang rekor buruk Tiwi/Fadia kala bersua Liu/Tan dengan menelan dua kekalahan dari dua pertemuan.

Sebelumnya Tiwi/Fadia tumbang dalam babak semifinal Kejuaraan Ganda Asia 2026.

Sumber : AntaraNews

Page 3 of 4

Instagram

Tentang Kami