Akselerasi Investasi di KEK Batam Aero Technic, Menko Airlangga Dorong Bisnis Aviasi Berbasis MRO Dilakukan di Dalam Negeri
Upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional terus dilakukan Pemerintah, salah satunya dengan meningkatkan iklim investasi dan bisnis di Indonesia, termasuk pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Bersama dengan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Nadia Burger dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Batam guna meninjau langsung perkembangan KEK Batam Aero Technic (BAT) dan KEK Nongsa Digital Park (NDP), Jumat (4/11).
Kunjungan tersebut sebagai showcase bahwa Indonesia siap menerima investasi untuk pengembangan industri semikonduktor, digital talent, serta berbagai usulan proyek yang telah dibahas pada kunjungan kerja di Washington DC beberapa waktu yang lalu.
“Pertama kunjungannya ke Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic. Tadi kita tinjau fasilitas yang ada. Dan ditambahkan bahwa kedepan dibutuhkan kerja sama untuk engine maintenance, saat ini kami sedang bicara dengan General Electric dan kami mengarahkannya ke BAT. Engine maintenance ini sangat diperlukan, apalagi Batam Aero Technic memiliki 600 engine. Jadi itu sudah captive market sendiri,” ungkap Menko Airlangga.
Lebih lanjut, KEK BAT beroperasi sebagai KEK berdasarkan PP Nomor 67 Tahun 2021 dan berfokus pada kegiatan industri berbasis Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) pesawat udara serta logistik. Menko Airlangga beserta rombongan juga berkesempatan melihat langsung perkembangan di KEK BAT berupa beberapa hanggar baru dan component shop.
KEK BAT sendiri telah terintegrasi dengan Bandara Hang Nadim dan membuat KEK BAT terhubung dengan berbagai fasilitas seperti runway pesawat, penyediaan bahan bakar pesawat, hingga air dan listrik yang mampu melancarkan aktivitas industri MRO yang dilakukan.
Dengan luas lahan KEK BAT sebesar 30 hektare, saat ini sudah digunakan 60% dari total luas lahannya. Dari total komitmen investasi sebesar Rp7,29 triliun s.d. 2023, sampai saat ini telah terealisasi sebesar Rp567 miliar dan telah menyerap 1.404 tenaga kerja dari target 9.976 tenaga kerja di tahun 2030.
Dalam jangka menengah, KEK BAT diharapkan mampu menangkap berbagai peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dan nilai bisnis sebesar USD100 miliar pada tahun 2025. Dengan dibangunnya BAT ini diperkirakan akan menghemat devisa 65% s.d. 70% dari kebutuhan MRO dari maskapai penerbangan nasional atau senilai Rp26 triliun per tahun.
Sementara itu dalam bidang MRO, terdapat potensi kemitraan strategis dengan beberapa perusahaan dari AS dan Kanada seperti Goodrich, Rockwell Collins, Proponent, Collins Aerospace, Boeing, Teledyne Technologies, Meggitt, Honeywell, dan Hamilton Sundstrand.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menko Airlangga turut didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Walikota Batam, Kepala Badan Pengusahaan Batam, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Internasional, dan Staf Ahli Kemenko Perekonomian. (nck)
Batam - Suplai air minum di Kota Batam berasal dari produksi air di 6 WTP yang tersebar di Pulau Batam, dengan total kapasitas yang terdistribusi saat ini sebesar 3.430 lpd dari total kapasitas terpasangnya sebesar 3.610 lpd.
Batam merupakan wilayah dengan kontur tanah yang tidak memiliki sumber mata air. Topografi permukaan juga memunculkan potensi relief ruang-ruang stress area.
Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Memet E. Rachmat mengatakan, stress area di Batam tersebar di wilayah timur sampai barat kota Batam yang artinya menyeluruh, hampir setiap kecamatan memiliki stress area.
Stress area ini dikarenakan oleh kondisi topografi atau elevasi mengakibatkan tekanan tidak cukup untuk membawa air sampai ke titik tertentu pada elevasi yang tinggi, kapasitas jaringan pipa yang kurang, kapasitas produksi air yang menurun disebabkan fluktuatif pada kondisi air di waduk dan WTP.
Lebih lanjut Memet mengatakan pelanggan yang berada di stress area kurang lebih sebanyak 11.258 pelanggan atau sekitar 4%, dengan rata-rata durasi aliran < 8 jam.
Sementara jumlah pelanggan aktif saat ini berjumlah 297.358, dimana terjadi penambahan signifikan sebanyak 18.218 pelanggan terjadi dari akhir tahun 2020.
"Stress area ini disebabkan antara lain oleh kondisi topografi, kapasitas jaringan pipa yang tidak memadai, kapasitas produksi yang tidak mencukupi dan lainnya. Ini yang menjadi concern kami. " kata Memet.
Salah satu contoh kondisi yang ia uraikan adalah pemenuhan kebutuhan air bersih yang belum maksimal bagi warga di Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang.
"Sebagai ilustrasi kondisi disana, suplai airnya sampai dengan saat ini masih mendapatkan durasi suplai yang terbatas. Air hanya mengalir pada malam hari." ujar Memet.
Menurut pihaknya, masalah utama dari kondisi tersebut adalah keterbatasan air dari Instalasi jaringan pipa yang ada saat ini, kontur tanah dan area yang berada diujung pelayanan juga merupakan faktor yang mempengaruhi penerimaan kuantitas suplai air bersih perpipaan.
Saat ditanya perihal upaya yang telah dilakukan pihaknya, Memet mengatakan SPAM Batam telah melakukan upaya-upaya teknis untuk dapat memberikan penambahan waktu durasi suplai bagi warga di wilayah tersebut.
"langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh tim teknis adalah melakukan pengaturan dan simulasi pengaturan suplai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang, agar dapat menambah suplai ke area Tanjung Uncang serta aktifitas pengaturan suplai lainnya." sambung Tuty.
Paralel dengan pengaturan suplai ini, SPAM Batam terus mengoptimalkan penambahan pengiriman mobil tangki sebagai upaya paling memungkinkan untuk dilakukan untuk saat ini.
Selain itu langkah dan upaya percepatan juga akan dilakukan dengan segera yaitu pemasangan pipa jaringan ke area tersebut.
Sementara itu, ditemui di kesempatan yang berbeda, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyatakan pihak BP Batam telah menyiapkan berbagai perencanaan sebagai langkah-langkah kedepan mengantisipasi situasi kritikal pada stress area.
"Upaya terus dilakukan agar warga di stress area mendapatkan penambahan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari." kata wanita yang kerap disapa Tuty ini.
Selanjutnya, upaya lain yang segera akan terealisasi adalah penambahan kapasitas produksi di Instalasi Muka Kuning sebesar 350 L/S.
Ditambah dengan pemasangan jaringan perpipaan menjadi terobosan jangka pendek-menengah guna menambah durasi suplai pada area ujung atau stress area.
"Kami terus optimalkan melakukan pengaturan jaringan perpipaan untuk menambah durasi aliran suplai air. Langkah jangka pendek, menengah dan jangka panjang kami sedang siapkan, untuk dapat memenuhi kebutuhan air yang optimal bagi masyarakat." Kata Tuty.
Solusi jangka menengah yang sedang disiapkan pihak BP Batam untuk dapat meningkatkan ketersediaan air di Kota Batam adalah membangun WTP 350 Lpd di Mukakuning yang akan membantu untuk mengurangi stress area di Batu Aji dan Batam Kota.
Perluasan daerah layanan WTP eksisting juga akan dilakukan seiring dengan bertambahnya WTP yang akan dibangun, sehingga semakin optimal cakupan wilayah layanan dan meningkatkan jam pelayanan air menjadi 24 jam.
Selain itu peningkatan kinerja unit pengolahan juga tetap dilakukan agar produksi air maksimal, dan perkuatan pipa distribusi juga terus dilakukan, sehingga stress area dapat diselesaikan.
"dengan langkah-langkah yang tengah kami upayakan, kami sangat berharap seluruh masyarakat dapat mendapatkan kebutuhannya akan air secara optimal. Kita harapkan rencana-rencana jangka menengah-panjang, dapat terlaksana sesuai target." Pungkas Tuty.
Batam - Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi menyambut kedatangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam rangkaian kunjungannya di Batam, pada hari Jum’at (4/11/2022).
Dirinya mengatakan kunjungan ini merupakan dukungan berharga dari pemerintah Indonesia untuk investasi Batam, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa Digital Park dan Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic.
“Kami tentu sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Menko, yang membawa dua Duta Besar ke Batam dan KEK kita. Nongsa Digital Park memiliki Hub data center terbesar di Indonesia, disebut sebagai digital bridge dan menjadi Proyek Strategis Nasional. Kita harapkan tentu dengan kunjungan langsung kedua Dubes, dapat menarik koleganya para investor untuk datang dan menanamkan modalnya di KEK kita.” Kata Rudi tersenyum.
Dalam lawatan kali ini, Menko Perekonomian Airlangga yang juga merupakan Ketua Dewan Kawasan KPBPB Batam membawa Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim dan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Nadia Burger.
Menko Perekonomian mengatakan kunjungannya ke Batam dengan membawa serta para Dubes guna mempromosikan potensi dan kapasitas KEK di Indonesia yang siap menerima investasi AS dan Canada, salah satu unggulan yang didorong oleh pihaknya adalah Batam.
Menurutnya, Batam merupakan kawasan khusus (KPBPB) dan lebih berpotensi menarik investor dan mengembangkan digital talent, mengingat telah tersedianya studio animasi dan studio alam di Kawasan Nongsa Digital Park seperti halnya studio film di Vancouver Kanada.
Menko Airlangga mengajak Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim untuk meninjau langsung kesiapan KEK di Batam untuk showcase bahwa Indonesia siap menerima investasi untuk berbagai usulan proyek yang telah dibahas pada kunjungan kerja di Washington DC dan mewujudkan komitmen Pemerintah AS terkait alokasi dana program CHIPS.
Hal ini merupakan tindaklanjut dari rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IPEF tanggal 8-9 September 2022, Menko Perekonomian dan Menteri Perindustrian telah melakukan pertemuan bilateral dengan Gina Raimondo, US Secretary of Commerce yang salah satunya membahas Program CHIPS Pemerintah AS yang menyediakan dana Federal sebesar USD 50 Miliar untuk membangun industri semikonduktor.
Dalam pertemuan tersebut dibahas usulan kerjasama dalam pengembangan sumber-sumber energi terbarukan, energi bersih, berbagai usulan proyek dalam skema rantai pasok termasuk semikonduktor, pengembangan industri kesehatan, dan pengembangan pusat data (data center).
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk antusias besar bagi Amerika dan Canada melihat peluang kerja sama yang mungkin dilakukan di Batam ke depan. Hal ini dikuatkan dengan hubungan kuat Amerika dengan Batam ditandai sejak hadirnya perusahaan USA Mc Dermott di Batam sejak tahun 1970.
“Saya telah berbicara dengan perusahaan US dan Canada serta para investor, mereka sangat antusias dengan apa yang saya presentasikan tentang Batam dan SEZ (KEK) didalamnya. Iklim investasi yang kondusif, lokasi strategis dan pengalaman serta dukungan pemerintah Indonesia dan BP Batam, membuat saya sangat berharap koneksi yang telah terjalin dengan kuat selama ini, dapat terus berjalan untuk mencapai opportunity terbaik bersama-sama.” Kata Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim.
Menko Perekonomian juga turut mengajak Duta Besar Kanada Nadia Burger untuk meninjau langsung kesiapan KEK di Batam sebagai showcase bahwa Indonesia siap menerima investasi untuk pengembangan industri semikonduktor, digital talent, dan sektor-sektor lainnya.
Saat ini Kanada dikenal sebagai pengembang Artificial Intelligence (AI) dan pemrograman semikonduktor terbesar di dunia serta memiliki program pendidikan dan pelatihan dalam bidang tersebut.
Melihat besarnya potensi yang terdapat di Kanada, Menko Perekonomian mengharapkan Kanada dapat bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas digital talent Indonesia.
“Pertemuan hari ini menunjukkan koneksi yang kuat antara US, Kanada dan Batam Indonesia. Kami tentu berharap terjalin kerja sama di beragam bidang dalam jalinan bisnis ketiga relasi ini.” Kata Nadia Burger.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke PT. Satnusa Persada, pemasok papan sirkuit cetak dan perakitan suku cadang mekanik dan pembuatan komponen elektronik terbaik dengan salah satu produk ekspor smarthphone dan CHIPS.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menerima kunjungan Himpunan Kawasan Industri Indonesia di Batam, pada hari Kamis (3/11/2022).
Bertempat di Ruang Balairungsari, dirinya didampingi oleh seluruh jajaran Eselon I yakni Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto beserta Para Anggota Bidang dan pejabat Eselon II dan III BP Batam.
Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dipimpin langsung oleh Ketua Umum Asosiasi yakni Sanny Iskandar, dengan membawa sekitar 30 anggota para pelaku usaha se-Indonesia yang tergabung dalam HKI Indonesia.
Himpunan Kawasan Industri (HKI) sebagai asosiasi perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan kawasan industri di Indonesia, saat ini memiliki 107 anggota perusahaan, dan tersebar di 22 provinsi.
Sanny Iskandar mengatakan pihaknya membawa pengembang dan pengelola Kawasan Industri se-Indonesia yang tergabung dalam HKI Indonesia untuk datang ke Batam, guna melihat langsung perbandingan pengembangan Batam dan kawasan industri di wilayah ini.
Kunjungan juga dilakukan, karena pihaknya merasakan perubahan yang signifikan baik dari pelayanan perizinan dan infrastruktur di wilayah Batam.
“belakangan kita lihat banyak terobosan-terobosan (di Batam), baik dari sisi pelayanan dan pembangunan Batam itu sendiri, sehingga kami harapkan temen-temen pengusaha dari daerah lain dapat take advantages ya, dari apa yang dilakukan Batam.” Kata Sanny.
Lebih lanjut dirinya juga mengharapkan kerja sama dapat tercipta antara HKI dengan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, dalam perencanaan, koordinasi maupun pengawasan terhadap pengembangan Kawasan.
Melihat komitmen BP Batam dalam memberikan pelayanan prima untuk investor baik dari sisi pertanahan, pelayanan perizinan, insentif serta infrastruktur, ia juga optimis para anggota HKI dapat berpeluang besar melakukan ekspansi bisnis ke Batam.
“temen-temen yang hadir langsung melihat situasi Batam hari ini, jika mereka ingin memperluas industrinya, mereka katakan ingin memilih Batam yang saat ini berkembang luar biasa, dan perizinan sudah mudah sekali di BP Batam,” Pungkas Sannny.
Peters Vincen selaku Wakil Ketua Umum HKI Wilayah Batam juga menyampaikan saat ini para pelaku usaha merasa terbantu dengan terobosan yang telah dilakukan BP Batam.
Pihaknya mengharapkan sesuai amanat PP 41 Tahun 2021, maka perizinan yang berada di wilayah KPBPB Batam dapat dilaksanakan oleh pelaku usaha cukup di Batam saja.
“Kami berinvestasi di Batam saat ini sudah sangat mudah, perizinan sudah cepat, BP Batam lakukan terobosan. Namun ada beberapa hal yang harus kami sampaikan kaitannya dengan UU Cipta kerja, bahwa belum semua perizinan bisa kita dapatkan di Batam. Contoh pertama AMDAL, saat ini kita harus urus lagi ke pusat, daftar antrian otomatis jadi makin panjang. Kalau misal bisa ditarik lagi ke Batam, ini akan sangat baik.” Kata Peter.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyampaikan pihaknya berterima kasih atas niat baik kunjungan HKI ke Batam serta masukan yang telah disampaikan dalam forum tersebut. Ia mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan promosi Batam yang sangat berarti.
“mereka datang kami sangat senang, mereka adalah promotor Batam, promosi yang bisa mengurangi biaya promosi. Intinya kita minta bantu promosikan kota Batam. Kami berbenah untuk sesuatu yang lebih sempurna, apalagi dibantu HKI, ini akan sangat berarti.” Kata Rudi seraya tersenyum.
Lebih lanjut, menanggapi masukan para pelaku usaha, pria yang juga Walikota Batam ini mengharapkan dukungan para pelaku usaha. Semangat percepatan investasi yang dituangkan dalam UU nomor 11 tahun 2020 dan PP nomor 41 tahun 2021, ia harapkan dapat secara penuh terlaksana sesuai harapan pelaku usaha.
“perubahan sudah kita wujudkan salah satunya mempermudah semua perizinan. Selanjutnya hadirnya PP 41 ini adalah untuk percepatan investasi dan kemudahan kegiatan berusaha di Batam, Namanya percepatan tentu pelaku usaha berharap semua dapat dilakukan dan selesai di Batam. Semoga keluhan rekan-rekan pelaku usaha, dapat didengar oleh pemerintah.” Pungkas Muhammad Rudi.
Pasca pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2021, tercatat daftar perizinan berusaha yang menjadi kewenangan BP Batam di KPBPB adalah 69 jenis perizinan dari 8 sektor.
Batam - BP Batam mendapatkan 4 Anugerah dalam ajang Stakeholders Award KPKNL 2022 yang digelar oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Kementerian Keuangan.
Stakeholders Award 2022 digelar dalam rangkaian acara menyambut Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke 76 yang diperingati oleh Kementerian Keuangan RI, dalam hal ini untuk Batam adalah KPKNL Batam.
Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto didampingi oleh Kepala Biro Umum Budi Susilo dan Kepala Biro Keuangan Siswanto, hadir dan menerima Penghargaan dengan 4 kategori sekaligus.
Daftar Penghargaan yang diterima BP Batam :
- Terbaik Pertama Kategori Pelayanan Penilaian Dalam Rangka Pengelolaan Barang Milik Negara 2022
- Apresiasi Atas Koordinasi Satuan Kerja Selaku Penyerah Piutang Tahun 2022
- Terbaik Kedua Penatausahaan Barang Milik Negara Terbaik Kelompok Koordinator Wilayah BMN Award Tahun 2022
- Terbaik Kedua Kategori Permohonan Lelang Terbaik Kelompok Satuan Kerja / Kementerian Lembaga Khusus Lelang BMN Tahun 2022
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan penghargaan yang diberikan kepada BP Batam baginya merupakan motivasi bagi jajarannya untuk dapat meningkatkan kembali penataan dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) serta tata kelola keuangan yang optimal, penuh integritas dan professional untuk kepentingan negara.
“Semoga dengan ini, kami dapat semakin meningkatkan awareness penataan dan pengelolaan asset dan BMN yang optimal, sehingga tercapai tugas fungsi institusi BP Batam dan dari pengelolaan asset ini mendapatkan manfaat sebesar-besarnya bagi negara. Bagi BP Batam asset tentu punya nilai, bila dikelola dengan optimal akan menjadi sumber PNBP.” Kata Purwiyanto yang pernah menjadi bagian dari Kementerian Keuangan RI.
Penghargaan kepada BP Batam diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Riau, Sumbar, dan Kepri (RSK), Ditjen Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan RI, Sudarsono.
Kakanwil DKJN RSK, Sudarsono mengatakan Awards ini merupakan bentuk apresiasi dari negara, dalam hal ini Kementerian Keuangan untuk memberikan penghargaan atas Pengelolaan Aset dan Kekayaan Negara yang telah dilakukan selama setahun ini.
“Selamat BP Batam, semoga ini menjadi contoh bagi yang lain, sekaligus memecut semangat pengelolaan BMN yang lebih optimal lagi untuk kepentingan bangsa.” Kata Sudarsono.
Lebih lanjut Sudarsono juga menyampaikan himbauan Menteri Keuangan RI, kepada seluruh Intansi/Lembaga/Satker yang hadir untuk berlomba-lomba melakukan perbaikan pengelolaan kekayaan negara dan asset BMN agar optimal untuk bangsa dan negara.
“Jangan kita kerja keras, aset malah nganggur. Justru sebaliknya, Aset kita yang harus bekerja, sehingga kita bisa memikirkan terobosan untuk persoalan yang lain.” – Sudarsono, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Riau, Sumbar, dan Kepri (RSK)
Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Investment Awards 2022 sebagai rangkaian dari kegiatan Hari Bakti BP Batam ke-51 pada Rabu (26/10/2022) bertempat di Radisson Hotel and Convention Center.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh kepala BP Batam, Muhammad Rudi ini dihadiri lebih dari 200 orang sebagai apresiasi kepada para pelaku usaha atas kontribusinya di Batam sepanjang tahun 2022.
Dalam pembukaan sambutan, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menyampaikan bahwa peran serta pelaku usaha di Batam sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
"Para pelaku usaha di Batam memiliki peran yang sangat penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi" ujar Purwiyanto.
"Dengan digelarnya acara ini, BP Batam berharap para pelaku usaha dapat terinspirasi dan termotivasi untuk terus mengembangkan potensi Batam sebagai daerah tujuan investasi di Indonesia" sambung Purwiyanto.
Terdapat tiga kategori penghargaan yang diberikan kepada para pelaku usaha yaitu Tokoh, Penanaman Modal Asing (PMA), dan Kawasan Industri Terpadu dengan rincian sebagai berikut:
1. Tokoh Digital Kreatif diberikan kepada Mike Wiluan;
2. Tokoh Pengembang Inovatif diberikan kepada Hartono;
3. PMA dengan Kepatuhan Pelaporan Penyampaian LKPM Terbaik diberikan kepada PT. Toyo Kanetsu Indonesia;
4. PMA dengan Nilai Ekspor Tertinggi diberikan kepada PT. Asia Cocoa Indonesia;
5. PMA dengan Nilai Realisasi Investasi Terbesar diberikan kepada PT. Schneider Electric Manufacturing Batam;
6. PMA dengan Pabrikasi Terbaik diberikan kepada PT. Caterpilar Indonesia Batam;
7. PMA Oil and Gas/Marine Terbaik diberikan kepada PT. McDermott Indonesia;
8. PMA Industri 4.0 Terbaik diberikan kepada PT. Infineon Technologies Batam;
9. PMA dengan Jaminan Sosial Terbaik diberikan kepada PT. Shimano Batam;
10. Kawasan Industri Terpadu Terbaik diberikan kepada PT. Nusatama Properti Panbil.
Salah satu perwakilan penerima penghargaan, Medha Choudhary selaku Business Resources Manager PT. Caterpilar Indonesia Batam mengatakan kemudahan perizinan yang ditawarkan oleh BP Batam telah membawa perusahaannya terus berkembang hingga saat ini.
"Perusahaan kami telah berdiri sejak tahun 2012, jumlah pekerja kami saat ini sekitar 1400 pekerja, kemudahan perizinan dari BP Batam telah membantu kami berkembang dan tentunya kami akan terus berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Batam" kata Medha dalam sambutan singkatnya.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat ditemui di akhir acara mengatakan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan hal yang wajar karena para pelaku usaha ini telah berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam.
"Para pelaku usaha ini telah berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga pemberian penghargaan merupakan hal yang wajar sebagai apresiasi" ucap Rudi.
Ia juga berharap dengan diterimanya penghargaan ini, para pelaku usaha dapat merasakan kehadiran pemerintah yang mendukung usahanya dan dapat menyebarkan hal positif ini ke seluruh dunia demi peningkatan investasi di Batam.
"Semoga dengan terselenggaranya acara ini, para pelaku usaha dapat terus merasa nyaman berinvestasi di Batam" harap Rudi.
"Setelah merasa nyaman, mudah-mudahan investasi mereka bertambah dan informasinya tersebar ke seluruh dunia sehingga banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di Batam" tutup Rudi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam; serta para Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam. (mi)
Batam - Telah diselenggarakan sidang rekomendasi penetapan cagar budaya di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam (Gedung Lembaga Adat Melayu lantai 2, Rabu 26 Oktober 2022.
Sidang dipimpin Anas Ketua Tim Cagar Budaya Kota Batam dan dihadiri oleh 6 anggota yg lain. Koesrini HM.Zen. Hamdayani. R. zulkarnain Edi Sutrisno dan Hendri Sudian; dan Narasumber yang terdiri dari 2 orang Tokoh Masyarakat (Abdul Rasyid & H. Alimun) & 1 orang Budayawan (Samson Rambah Pasir )& 1 orang zuriat Raja Isa yaitu Raja Erwan), dan 10 orang Pengamat.
"Objek di Duga Cagar Budaya (ODCB) yang nantinya akan menjadi Cagar Budaya ( CB) ini akan menjadi tonggak sejarah maupun sebagai legitimasi pemerintah yang berperan menjadi perpanjangan tangan untuk memberi rekomendasi dari kota Batam. Dan akan di tetapkan sebagai CB oleh Walikota Batam Bapak H.M. Rudi, demikian Sambutan Drs. Ardiwinata Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kota Batam
Adapun 4 ODCB tersebut yakni: Komplek Makam Zuriat Nong Isa, Makam Temenggung Abdul Jamal di Bulang, Rumah Potong Limas di Batu Besar, dan Perigi Batu di Pulau Buluh (akan dilakukan sidang lanjutan pada hari Jum'at mendatang).
Pada sidang Rabu ini, terdapat beberapa hal yang menjadi catatan dari Tonggak awal sejarah berdirinya Batam bahwa sebenarnya Raja Isa dahulu kala, bertempat tinggal di Batam kemudian ditunjuk sebagai Amir. Kemudian, Rumah Potong Limas yang penyanggahnya sekarang terbuat dari semen, dahulu adalah Batu Tanjung agar dapat dikembalikan sesuai asal mulanya. Mengingat hal tersebut merupakan keunikan dimana rumah melayu yang dapat tegak rata tanpa teknologi maupun alat perata seperti timbang air. Serta, tidak diperlukan paku untuk membuat rumah tersebit melainkan dengan pasak yang terbuat dari kayu.
Anas mengatakan sesuai ketentuan - ada beberapa kriteria yg bisa di rekom sebagai Cagar Budata antara lain "berusia di atas 50 tahun, mewakili gaya masa tertentu, mempunyai nilai penting sesuai dengan peringkat cagar budayanya (kota,provinsi, nasional), dan di Batam Banyak ODCB yg perlu kita gali dan di rekom menjadi CB sesuai UU No 11 tahun 2020 tentang Cagar Budata. Ujar Anas
BALMON BATAM MUSNAHKAN ALAT / PERANGKAT TELEKOMUNIKASI HASIL PENENERTIBAN PERIODE TAHUN 2009-2020
Batam - Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika telah melaksanakan pemusnahan alat dan/atau perangkat telekomunikasi hasil penertiban frekuensi radio periode tahun 2009 - 2020 di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam, Kamis (27/10/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Pengendalian SDPPI, Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam, Korwas PPNS Polda Kepri, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Dan Denpom I-6 Batam, Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Lurah Tanjung Pinggir dan perwakilan pemilik alat dan/atau perangkat telekomunikasi yang akan dimusnahkan.
Tujuan dari pelaksanaan pemusnahan alat dan/atauperangkat telekomunikasi untuk mencegah terjadinya penggunaan kembali perangkat tersebut sehingga meminimalisir potensi gangguan frekuensi radio terutama terhadap frekuensi keselamatan Penerbangan, Pelayaran dan Marabahaya serta demi terwujudnya tertib administrasi dan tertib Hukum penggunaan spektrum frekuensi radio dan alat dan/atau perangkat telekomunikasi.
Alat dan/atau perangkat telekomunikasi yang dimusnahkan sebanyak 67 unit yang terdiri dari Dinas Bergerak Darat 49 unit (HT 48 unit dan Rig 1 unit) Dinas Tetap Point to Point 1 unit (Modem A/IDU/MMU), Perangkat tidak bersertifikat 17 unit (HP 2 unit, Wireless Speaker 10 unit dan Wireless Speaker headset 5 unit).
Adapun dasar hukum Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam dalam pelaksanaan pemusnahan alat/ perangkat telekomunikasi diantaranya UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, PP No. 5 Tahun 221 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Resiko, PP No. 46 Tahun 2021 tentang Postelsiar, Permen Kominfo No. 16 Tahun 2018 tentang Ketentuan Opersional Sertifikasi Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi, Permen Kominfo No. 7 Tahun 2021 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio, Perdirjen No. 7 tahun 2021 tentang Tata Cara Pembinaan, Pengawasan dan Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Alat Telekomunikasi dan/atau Perangkat Telekomunikasi, Surat Keputusan Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam No. 930/BALMON.21/KP.01.06/11/2021 tanggal 26 Oktober 2021 tentang Tim Pemusnahan Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi Hasil Penertiban Frekuensi Radio Periode Tahun 2009 s/d 2020 dan Surat Tugas dari Kelapa Balai Monitor SFR Kelas II Batam Nomor Surat Tugas Nomor : 264/BALMON.21/KP.01.06/11/2021 tanggal 24 Oktober 2021 untuk melaksanakan kegiatan Pemusnahan Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi Ilegal Hasil Penertiban Spektrum Frekuensi Radio Dan Standar Perangkat Pos Dan Informatika TA 2022..
Sebelum melaksanakan pemusnahan, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam telah melakukan klarifikasi ke pemilik perangkat dan meminta kesediaan dari pemilik untuk menyerahkan ke negara secara sukarela dan tanpa paksaan untuk dimusnahkan, selain itu juga diumumkan melalui media sosial, media elektronik (TV) dan media cetak. ( yl )
Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar acara syukuran Hari Bakti ke 51 tahun di Balairungsari BP Batam, Rabu, (26/10/2022).
Syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang dirayakan suka cita oleh para pegawai BP Batam.
Muhammad Rudi dalam arahannya memberikan apresiasi kepada seluruh pegawainya yang telah berbakti kepada bangsa dan negara. Ia menyebutkan berbagai pencapaian BP Batam torehkan sebagai institusi badan publik.
"BP Batam telah mendapat citra yang baik dalam tiga tahun terakhir atas perannya dalam inovasi regulasi dan akselerasi pembangunan infrastruktur menjadikan Batam sebagai kawasan ekonomi terdepan," kata orang nomor satu di Batam ini.
“BP Batam sudah banyak berperan dalam membangun Kota Batam, bahkan Presiden dan Menteri yang datang juga mengakui itu,” katanya lagi.
Oleh karenanya, ia mengajak agar momentum hari bakti yang sudah memasuki usia 51 tahun harus dimaknai dengan rasa syukur sekaligus untuk berbenah diri menuju semakin lebih baik.
"Mari kita maknai perayaan 51 tahun ini dengan membuka hati dan pikiran kita semua, supaya kita bersatu, kita kompak semua, sehingga BP Batam tetap berjaya. Jayalah selalu BP Batam," pungkasnya disambut tepukan tangan para pegawai yang hadir.
Selanjutnya, rangkaian syukuran juga diwarnai dengan sejumlah penghargaan dan penampilan hiburan yaitu sebagai berikut:
1. Penyerahan sertifikasi ISO 9001:2015 sistem manajemen mutu;
2. Penandatanganan kerja sama antara BP Batam dan PT. Bandara Internasional Batam dan PT. Batam Teknik tentang teknis penggunaan aset Bandara Hang Nadim di Kawasan Ekonomi Khusus;
3. Penekanan tombol launching satu data;
4. Penyerahan santunan untuk anak yatim pegawai BP Batam;
5. Penampilan Betharia Sonata.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam yang juga Ketua Panitia Hari Bakti BP Batam Ariastuty Sirait secara khusus menyampaikan penyerahan sertifikasi ISO sebagai bentuk komitmen pihaknya untuk peningkatan layanan kepada masyarakat di usia matang ini.
"Sertifikasi ISO adalah komitmen nyata BP Batam untuk masyarakat, selamat kepada seluruh tim khusunya Biro Humas Promosi san Protokol, Direktorat Pengelolaan Pertanahan dan Biro Umum yang terus bekerja keras," ujarnya.
Adapun sertifikasi ISO 9001:2015 diberikan kepada 3 unit kerja. Pertama ,Biro Humas Promosi dan Protokol untuk layanan pelayanan publik, manajemen komplain dan dokumentasi. Kedua, Biro Umum untuk layanan kearsipan. Ketiga, Direktorat Pengelolaan Pertanahan untuk layanan pengelolaan pertanahan.
Syukuran kali ini juga menjadi spesial karena turut dihadiri tiga Kepala BP Batam terdahulu yakni Ismeth Abdullah, Mustofa Widjaja dan Hatanto Reksodipoetro. Hadir pula CEO Lion Grup Rusdi Kirana dan Tokoh Perintis Sekolah modern di Batam Sri Soedarsono.
Hadir mendampingi Kepala BP Batam, Ketua Pikori BP Batam sekaligus Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto dan para Anggota Bidang BP Batam.
Memperingati Hari Bakti BP Batam ke-51, BP Batam memaknai dengan pelaksanaan Upacara secara khidmat oleh seluruh pegawai BP Batam di Balairungsari BP Batam, pada Rabu (26/10/22).
Di tahun ini, BP Batam mengangkat tema “51 tahun BP Batam, Terus Berkarya” sebagai penyulut semangat dalam lika-liku membangun dan mendukung Kota Batam sebagai kota investasi dan industri yang terdepan di Indonesia.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam sambutannya menyampaikan 51 tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi BP Batam. Dalam mengarungi perjalanan selama ini, BP Batam didukung penuh oleh sinergitas koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam dan segenap masyarakat Kota Batam.
“Sejarah pembangunan Kota Batam menjadi saksi perjalanan yang kita lewati dalam membangun Kota Batam. Perkembangan pembangunan di Kota Batam dari waktu ke waktu terus mengalami kemajuan,” ujar Muhammad Rudi.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengungkapkan capaian penting yang telah diraih BP Batam hingga saat ini, yang dapat menggambarkan seberapa besar potensi dan kondisi Kota Batam.
“Dalam pembangunan BP Batam hingga saat ini, perekonomian Batam berkembang pesat sejak tahun 2021, dengan target pertumbuhan ekonomi 7% pada 2022. Untuk mencapai target tersebut, BP Batam terus mengembangkan diri dengan berbagai pembangunan sektor industri berteknologi tinggi dan ramah lingkungan,” jelas Muhammad Rudi.
Fokus BP Batam untuk mendorong sektor infrastruktur, yang menjadi langkah penting untuk meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Batam, terlebih lagi telah diterbitkannya PP Nomor 41 Tahun 2021 yang dapat memberikan kemudahan investasi bagi seluruh pelaku usaha baik domestik maupun internasional.
“Seiring dengan berjalannya pengembangan jalan di Kota Batam, BP Batam memulai babak sejarah baru di tahun 2022 dengan menjalankan program strategis yakni pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, pelebaran jalan di Kota Batam dan penanaman pohon jati emas,” ujar Muhammad Rudi.
Selanjutnya, ia juga menyampaikan dari sisi regulasi, BP Batam berturut-turut meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) keenam kalinya di tahun 2022 atas Laporan Keuangan BP Batam.
Menurutnya, seluruh pencapaian ini membuktikan bahwa Kota Batam telah berkembang pesat dari tahun ke tahun. Hal tersebut menjadi sebuah prestasi yang luar biasa bagi BP Batam, Pemerintah dan masyarakat Kota Batam.
“Mari kita meningkatkan komitmen, semangat dan keikhlasan kita untuk bersinergi membangun Kota Batam dan berkarya lebih banyak lagi, dan diharapkan seluruh pegawai dapat menghindari penyalahgunaan dan wewenang selama bekerja di BP Batam,” tutupnya.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan penyematan Tanda Kehormatan “Satyalancana Karya Satya” sebagai penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil yang ditugaskan di BP Batam selama 10, 20 dan 30 tahun. Serta penyematan Lencana Pengabdian dan Piagam Penghargaan kepada pegawai yang telah mencapai masa kerja 8, 16, 24 dan 32 tahun (*)
51 Tahun BP Batam, Terus Berkarya!
BP Batam Jaya, Jaya, Jaya!
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali menggelar Bakti Sosial sekaligus silaturahmi kepada para purna karyawan, Senin (24/10/2022).
Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun dalam rangka menyambut Hari Bakti BP Batam setiap tanggal 26 Oktober.
Kegiatan Bakti Sosial ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada Senin dan Selasa, dimana bantuan akan diserahkan kepada 15 orang pensiunan BP Batam yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Purna Bakti Pegawai Otorita Batam (IPPOB-BP Batam).
Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, dalam kunjungan tersebut mengatakan, bantuan Bakti Sosial ini diperuntukkan kepada purna karyawan maupun pegawai aktif yang memiliki masalah kesehatan berat.
Enoh menambahkan, selain menjalin silaturahmi kepada pegawai yang telah berdedikasi kepada BP Batam, kegiatan ini menjadi penanda oleh bagi generasi penerus untuk melanjutkan semangat dan cita-cita mereka.
“Para pegawai yang telah pensiun tentu punya cita-cita yang baik agar BP Batam maju. Kita sebagai penerusnya harus melanjutkan cita-cita itu dengan memberikan kontribusi yang baik terhadap perkembangan perekonomian di Batam,” ujar Enoh.
Senada dengan Enoh, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Lilik Lujayanti, turut mendorong semangat para pegawai BP Batam yang masih aktif bekerja untuk meningkatkan produktivitasnya di kantor.
“Kami juga memberikan bantuan kepada para pegawai yang sakit, dimana ada salah satu pegawai yang amputasi kaki kanan, tapi semangat kerjanya masih menyala. Ini seharusnya menjadi motivasi pegawai yang masih sehat untuk giat bekerja,” tegas Lilik.
Kunjungan ini disambut haru oleh para pensiunan dan keluarga. Rasa terima kasih dan apresiasi diberikan atas semangat dan perhatian BP Batam yang telah membantu meringankan beban pegawai dan keluarga.
Batam - Badan Pengusahaan Batam melalui Badan Usaha SPAM, menerima kunjungan tamu Jepang yang menyerahkan tumbuhan Dipterocarpacae ke Hutan Lindung Sei Ladi secara simbolis disertai penanaman bibit pohon yang telah mulai langka di Indonesia ini.
Shigehiro Taniguchi, Advisor Higashiyama Botanical Garden, datang bersama Akihiko Nagata, Chairman of Toyoake Kaki Co.Ltd; dan Shuici Kakizawa, Former Local Civil Servant. Mereka menyatakan Hutan Kota Sei Ladi merupakan kualitas hutan dipteron terbaik di Batam.
“ini tempat yang sangat-sangat baik, kami tentu berniat ingin kembali ke Batam dan menanam pohon lagi.” Kata Akihiko Nagata mewakili rombongan.
Sementara itu, Asisten Manager Sub Divisi DTA, Waduk dan Bendungan, May Robi Firnanda yang menerima kunjungan ini mengatakan bahwa penyerahan bibit pohon ini, merupakan upaya Jepang melestarikan keberlangsungan suku Dipterocarpacae, sekaligus upaya konservasi BP Batam dalam penyehatan Daerah Tangkapan Air (DTA) di Kawasan Hutan Lindung di Batam.
"Karena di lahan mereka sudah tidak memadai atau terbatas, maka mereka memutuskan untuk memberikan bibit pohon ini ke Batam Indonesia. Tumbuhan tersebut merupakan tumbuhan endemik asli Indonesia namun sudah langka di negara kita. Dan kami berusaha menjadi pionir untuk dapat membudidayakan kembali di Hutan Sei Ladi." Kata Robi.
Roby menuturkan dipilihnya Hutan Sei Ladi, adalah karena keberadaan Hutan Kota Sei Ladi yang secara nilai merupakan kualitas hutan diptero terbaik di Batam.
Saat disinggung mengenai manfaat keberadaan pohon ini di Hutan Kota Sei Ladi bagi lingkungan DTA, May Robi mengatakan bahwa pohon Diptero akan membuat DTA (Daerah Tangkapan Air) akan jadi hutan sehat.
Saat dikonservasi secara baik dengan ahlinya, maka pengembangan spesies pohon ini diyakini akan membawa dapak positif bagi Batam.
"Ketika ini sudah terbentang dan ternilai secara konservasi hutan, pengaruhnya sedimentasi (pengendapan) air waduk dapat diatasi secara alami. Kualitas airnya menjadi baik dan siap minum." Pungkasnya.
Sementara itu ditemui di lain kesempatan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa Waduk tampungan air hujan di Batam sangat penting dan krusial bagi kelangsungan kehidupan masyarakat.
"Kita tahu waduk sangatlah penting keberadaanya, maka upaya penyehatan DTA waduk ini harus diupayakan. Tim saya yang punya pengalaman 20 tahun menangani DTA, mencoba upaya kerja sama dengan Jepang yang ahli di bidang botanical serta membawa perusahaan mereka juga." Tutur Rudi.
Air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Batam berada pada tiap-tiap waduk yang dibangun BP Batam. Untuk itu dirinya mendukung langkah-langkah preventif yang dilakukan timnya untuk menjaga kualitas dan kuantitas air waduk.
