Live Streaming
super me

super me

Page 2 of 253

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Batam Premier FC, klub sepak bola binaannya, berkomitmen membangun ekosistem sepak bola yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Batam.

Komitmen itu mendapat dukungan penuh dari Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra saat menerima jajaran pengurus Batam Premier FC di Batam Centre pada Rabu (22/7).

Menurutnya, pembinaan olahraga menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism.

Ketua Pembina Batam Premier FC yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Djemy Francis, mengatakan, Batam Premier FC hadir tidak hanya untuk mengejar prestasi di lapangan tetapi juga membangun fondasi pembinaan sepak bola yang berkelanjutan bagi generasi muda Batam dan Kepri.

Dalam kesempatan tersebut, Fary menyerahkan jersey bersejarah yang ditandatangani langsung oleh para legenda Tim Nasional Indonesia era 1986, generasi pemain yang pernah berjuang membawa Indonesia pada babak kualifikasi Piala Dunia.

“Penyerahan jersey bersejarah ini menjadi penghormatan sekaligus pengingat akan semangat juang sepak bola Indonesia yang ingin terus diwariskan kepada generasi muda Batam,” ujar Fary.

Sementara itu, Manajer Batam Premier FC, Chandra Ng, menyerahkan jersey resmi klub kepada Li Claudia Chandra yang dipercaya sebagai Wakil Dewan Penasihat Batam Premier FC. Penyerahan jersey tersebut menjadi simbol sinergi dan komitmen BP Batam dan Batam Premier FC dalam membangun masa depan sepak bola Batam.

Fary menekankan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh prestasi di atas lapangan, tetapi juga oleh kolaborasi yang kuat antara pemerintah, klub, komunitas olahraga, dunia usaha dan masyarakat.

“Kolaborasi merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Fary.

Melalui Batam Premier FC, BP Batam berharap pembinaan usia dini dapat berjalan lebih terstruktur sehingga mampu meningkatkan kualitas atlet dan pelatih serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Batam untuk mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola.

Komitmen tersebut sejalan dengan penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang akan digelar pada Agustus mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mendorong Batam sebagai destinasi sport tourism.

Dengan semangat “Bersama Membina, Bersama Berprestasi”, BP Batam dan Batam Premier FC berkomitmen membangun masa depan sepak bola Batam agar mampu melahirkan talenta-talenta yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. 

Jakarta, 24 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Kamis (23/07), telah memanggil manajemen PT Kredivo Finance Indonesia (Kredivo) dan PT KreditFazz Digital Indonesia terkait informasi yang berkembang di media sosial mengenai dugaan tindakan tidak patut oleh petugas penagihan terhadap seorang konsumen di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, OJK meminta penjelasan mengenai kronologi kejadian, hasil pendalaman awal, langkah penanganan yang telah dilakukan, serta rencana perbaikan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Berdasarkan penjelasan awal yang disampaikan kepada OJK, konsumen yang bersangkutan merupakan pengguna aplikasi Kredivo, sedangkan fasilitas pinjaman tunai yang menjadi objek permasalahan merupakan produk KrediFazz yang dipasarkan melalui aplikasi tersebut. Kegiatan penagihan lapangan dilakukan melalui perusahaan penyedia jasa penagihan yang bekerja sama dengan KrediFazz.

OJK menegaskan bahwa PUJK tetap bertanggung jawab atas kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga untuk dan atas nama PUJK. Penggunaan penyedia jasa penagihan tidak mengalihkan kewajiban PUJK untuk memastikan seluruh kegiatan penagihan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, prinsip pelindungan konsumen, serta standar etika yang berlaku.

Sehubungan dengan hal tersebut, OJK meminta PT Kredivo Finance Indonesia dan PT KreditFazz Digital Indonesia untuk:

  1. melakukan investigasi internal secara menyeluruh, objektif, dan terdokumentasi dengan melibatkan seluruh pihak terkait;
  2. menyampaikan hasil investigasi dan perkembangan tindak lanjut kepada OJK;
  3. mengevaluasi tata kelola penggunaan pihak ketiga, termasuk mekanisme seleksi, pengawasan, pemantauan, dan evaluasi terhadap penyedia jasa penagihan;
  4. meninjau dan memperkuat kebijakan, prosedur, serta standar operasional kegiatan penagihan;
  5. mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai hasil investigasi; dan
  6. melakukan langkah perbaikan serta menyampaikan informasi yang akurat kepada konsumen dan masyarakat.

OJK masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut dan akan menelaah dokumen serta informasi yang relevan, termasuk hasil investigasi internal, perjanjian kerja sama dengan penyedia jasa penagihan, kebijakan dan prosedur penagihan, serta dokumen pendukung lainnya.

Apabila berdasarkan hasil pendalaman ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, OJK akan mengambil tindakan pengawasan dan/atau penegakan ketentuan sesuai dengan kewenangannya.

OJK mengimbau masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan sebelum proses pendalaman selesai dan seluruh fakta serta informasi diperoleh secara utuh. Seluruh pihak juga diharapkan mengedepankan komunikasi yang baik dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

OJK terus mendorong seluruh PUJK untuk menerapkan kegiatan penagihan secara beretika, tidak menggunakan ancaman, kekerasan, tindakan yang mempermalukan konsumen, maupun cara lain yang bertentangan dengan ketentuan pelindungan konsumen.

Masyarakat yang mengalami atau mengetahui dugaan pelanggaran oleh PUJK dapat menyampaikan informasi atau pengaduan melalui Kontak OJK 157, WhatsApp 081-157-157-157, surat elektronik This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., atau Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen.

BATAM, 24 Juli 2026 — Wyndham Panbil Batam secara resmi mengumumkan keberhasilannya dalam meraih penghargaan bergengsi sebagai salah satu Hotel Premium terbaik di Kota Batam dalam ajang Trip.com Appreciation Night. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting sekaligus bukti nyata atas dedikasi dan keseriusan Manajemen dalam mengelola serta mengembangkannya di industri hospitality yang kian kompetitif.

Trip.com Appreciation Night merupakan acara apresiasi yang diselenggarakan secara berkala untuk para mitra hotel. Selain memberikan penghargaan, Trip.com juga memperkenalkan fitur serta kampanye terbaru yang akan dijalankan bersama para partner. Pada tahun ini, Wyndham Panbil Batam dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Trip.com Appreciation Night, yang dihadiri oleh para pelaku industri perhotelan di Batam.

Penghargaan ini diberikan atas komitmen berkelanjutan Wyndham Panbil Batam dalam menghadirkan standar pelayanan berstandar internasional, fasilitas modern yang unggul, serta pengalaman menginap berkesan yang mengedepankan kenyamanan dan kepuasan para tamu, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan. Prestasi ini diberikan berdasarkan ulasan asli dan pilihan tamu (guest selection) di platform Trip.com, sehingga mencerminkan kepuasan dan pengalaman menginap yang nyata dari para tamu.

 "Penghargaan ini merupakan sebuah kebanggaan dan kebahagiaan luar biasa bagi seluruh tim Wyndham Panbil Batam. Lebih dari sekadar apresiasi, pencapaian ini adalah wujud nyata dari dedikasi dan kerja keras kami dalam memberikan pelayanan terbaik, sekaligus menegaskan keseriusan kami untuk terus berkontribusi memajukan industri pariwisata dan perhotelan di Kota Batam," ujar Sussriyani, Asst. Director of Revenue Wyndham Panbil Batam.

Keberhasilan ini juga melengkapi perjalanan Wyndham Panbil Batam dalam menjaga konsistensi kualitas layanan (service excellence), inovasi produk perhotelan, serta penerapan standar operational yang tinggi demi memenuhi ekspektasi para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ke depannya, Wyndham Panbil Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, menghadirkan inovasi-inovasi baru, dan terus memperkuat posisinya sebagai destinasi akomodasi premium utama di Kepulauan Riau.

BATAM – Upaya menjadikan Batam sebagai salah satu motor utama investasi dan industri nasional memasuki fase baru. Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Panbil Group, PT Nusantara Properta Panbil, dan PT PLN Batam menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) strategis yang menjadi fondasi percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh sekaligus memperkuat keandalan pasokan energi bagi kawasan industri.

Penandatanganan berlangsung di Bida Marketing BP Batam, Kamis (23/7/2026), disaksikan Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Chairman Panbil Group Johannes Kennedy Aritonang, Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, serta jajaran pimpinan BP Batam dan PLN Batam.

Dua kesepahaman tersebut mencakup kerja sama antara BP Batam dan PT Nusantara Properta Panbil mengenai dukungan investasi dan percepatan perizinan pengembangan KEK Tanjung Sauh, serta kerja sama antara PT Panbil Utilitas Sentosa dan PT PLN Batam terkait penyediaan tenaga listrik dari kawasan tersebut untuk memperkuat sistem kelistrikan Pulau Batam.

Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Batam terus mempersiapkan diri menghadapi gelombang investasi manufaktur berteknologi tinggi yang membutuhkan kawasan industri modern dengan dukungan infrastruktur dan energi yang andal.

Chairman Panbil Group, Johannes Kennedy Aritonang, mengatakan kedua nota kesepahaman tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan komitmen nyata membangun kawasan industri masa depan yang memiliki kepastian investasi, pelayanan perizinan yang cepat, serta dukungan energi yang berkelanjutan.

Menurutnya, selama lebih dari empat dekade Panbil tumbuh bersama Batam dan menyaksikan transformasi kota tersebut menjadi salah satu pusat manufaktur dan investasi terbesar di Indonesia. Namun, kebutuhan lahan industri, energi, dan infrastruktur terus meningkat seiring masuknya investasi bernilai tambah tinggi.

"KEK Tanjung Sauh kami rancang sebagai kawasan industri generasi berikutnya yang tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga menghadirkan ekosistem industri yang lengkap sebagai hub energi, hub logistik, dan hub industri yang didukung pelayanan investasi dan percepatan perizinan," ujarnya.

Ia menegaskan, daya saing kawasan industri masa depan tidak lagi hanya ditentukan oleh insentif fiskal, tetapi juga oleh kualitas infrastruktur, kecepatan pelayanan, serta jaminan pasokan energi yang stabil.

Karena itu, kolaborasi dengan BP Batam dan PLN Batam dinilai menjadi faktor strategis untuk meningkatkan kepercayaan investor global sekaligus mempercepat realisasi investasi di KEK Tanjung Sauh.

Johannes berharap sinergi tersebut mampu memperkuat ketahanan energi Batam, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta memperkokoh posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo mengatakan kerja sama dengan PT Panbil Utilitas Sentosa menjadi langkah awal memperkuat sistem kelistrikan Batam yang selama ini menjadi salah satu faktor utama dalam menarik investasi baru.

Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua belah pihak akan melakukan kajian teknis, komersial, ekonomi, hingga regulasi terkait pemanfaatan pasokan listrik dari pembangkit yang akan dikembangkan di KEK Tanjung Sauh sebelum dilanjutkan ke tahap Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL).

Menurut Kwin Fo, penguatan sistem kelistrikan tidak hanya bertujuan menambah kapasitas pasokan, tetapi juga memastikan keberlangsungan operasional industri, dunia usaha, dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

"Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui kajian yang komprehensif sehingga dapat memberikan kepastian pasokan energi jangka panjang bagi Batam," katanya.

Ia juga mengapresiasi komitmen BP Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan pembangunan kawasan industri dan penyediaan infrastruktur pendukung.

Di sisi lain, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha menjadi kunci utama menjaga tren pertumbuhan ekonomi Batam yang terus menunjukkan kinerja positif.

Ia mengungkapkan realisasi investasi Batam secara triwulanan meningkat dari sekitar Rp8 triliun menjadi sekitar Rp15 triliun, atau tumbuh lebih dari 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar Batam menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pusat investasi Indonesia.

"Kalau kolaborasi seperti ini terus kita bangun secara lebih solid, saya yakin pertumbuhan ekonomi dan investasi Batam akan meningkat jauh lebih besar lagi," ujarnya.

Amsakar menambahkan keberhasilan pembangunan Batam tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan indikator makro seperti investasi, pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), produktivitas, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga meningkatnya kunjungan wisatawan.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam satu tahun lima bulan terakhir Batam memperoleh lima Peraturan Pemerintah yang mendukung pengembangan kawasan, serta tiga kali mendapat undangan langsung dari Presiden ke Istana untuk membahas percepatan pembangunan Batam.

Menurutnya, perhatian besar pemerintah pusat tersebut menjadi bukti bahwa Batam memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan ekonomi Indonesia.

"Batam dipandang sangat penting oleh pemerintah pusat. Karena itu apa yang kita kerjakan di Batam harus menjadi yang terbaik bagi Indonesia," tegasnya.

Melalui dua nota kesepahaman tersebut, BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam optimistis pengembangan KEK Tanjung Sauh akan berjalan lebih cepat sebagai kawasan industri modern yang memiliki kepastian investasi, sistem perizinan yang semakin efisien, serta dukungan energi yang andal.

Kolaborasi strategis ini diyakini tidak hanya meningkatkan daya saing Batam dalam menarik investasi global, tetapi juga memperkuat ekosistem industri nasional, membuka lapangan kerja baru, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Iman Suryanto)

Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21–22 Juli 2026. Suku bunga Deposit Facility tetap 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mengendalikan inflasi, serta tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain mempertahankan suku bunga, BI memperluas berbagai insentif guna menarik investasi portofolio asing, memperkuat pasar uang dan pasar valuta asing, serta meningkatkan likuiditas di sektor perbankan. BI juga mengoptimalkan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas Rupiah.

BI menilai ketidakpastian ekonomi global masih tinggi akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada harga energi, inflasi global, serta arus modal dunia. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada pada kisaran 4,9–5,7 persen sepanjang 2026.

Nilai tukar Rupiah terus dijaga melalui berbagai instrumen moneter. Hingga 21 Juli 2026, Rupiah berada di level sekitar Rp17.885 per dolar AS, sementara inflasi Juni 2026 tercatat 3,34 persen (year on year) dan masih dalam rentang yang dapat dikendalikan.

Di sektor perbankan, BI terus menjaga kecukupan likuiditas dan mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas. Pertumbuhan kredit perbankan pada Juni 2026 mencapai 12,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didukung kondisi perbankan yang tetap kuat dengan tingkat permodalan dan likuiditas yang memadai.

Sementara itu, transaksi ekonomi dan keuangan digital terus mengalami peningkatan. Volume transaksi pembayaran digital tumbuh 36,88 persen pada triwulan II 2026, didukung meningkatnya penggunaan QRIS, BI-FAST, dan layanan pembayaran digital lainnya. BI menegaskan akan terus memperkuat sistem pembayaran yang aman, andal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Informasi di atas juga dapat dilihat di Siaran Pers Bank Indonesia No. 28/142/DKom di website Bank Indonesia https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2814226.aspx

 

 

 
 
 
 

Persatuan Istri Karyawan BP Batam (PIKORI BP Batam) menghelat perayaan Hari Kebaya Nasional BP Batam Tahun 2026, pada Rabu (22/7/2026) di Balairung Sari.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada tanggal 24 Juli mendatang. Seluruh pegawai wanita di lingkungan BP Batam juga mengenakan baju kebaya sebagai bentuk partisipasi atas perayaan tersebut.

Seremoni kegiatan berlangsung hangat dan meriah, dengan diwarnai penampilan-penampilan seni budaya dari para pengurus PIKORI BP Batam, seperti persembahan Tari Lenggang Kebaya, lomba fashion show kebaya, hingga lomba foto berkebaya antar unit kerja di lingkungan BP Batam

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasinya kepada PIKORI BP Batam yang telah mengakomodir kegiatan ini, sebagai bentuk pelestarian budaya bangsa. 

“Kebaya bukan sekedar busana tradisional semata, melainkan simbol identitas, keanggunan, dan kekuatan perempuan Indonesia yang tersimpan nilai budaya, semangat, dan dedikasi dalam membangun bangsa,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia juga mengajak seluruh peserta kegiatan yang hadir untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya sekaligus mendorong perempuan Indonesia untuk terus berkarya.

“Selamat memperingati Hari Kebaya Nasional, semoga semangat berkebaya terus menguatkan rasa bangga kita terhadap budaya bangsa dan memberikan yang terbaik bagi negeri tercinta,” harap Li Claudia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang diadakan oleh PIKORI BP Batam setiap tahunnya sebagai bagian dari mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaristri pegawai BP Batam.

“Semoga kebaya terus menjadi simbol kebanggaan budaya sekaligus penyemangat bagi perempuan untuk terus berkarya, memimpin, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Mari lestarikan warisan bangsa dengan PIKORI BP Batam!”

Turut hadir dalam kegiatan, Para Anggota/Deputi di lingkungan BP Batam selaku Penasehat PIKORI BP Batam; Pembina PIKORI BP Batam, Sri Soedarsono; Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Batam, Hasimah Nyat Kadir; serta seluruh gabungan organisasi wanita se-Kota Batam. 

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka ruang dialog bersama tokoh masyarakat sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga. Dalam silaturahmi yang berlangsung di Golden Prawn 933, Bengkong, Rabu (22/7/2026) malam, berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari pengembangan sektor pendidikan, kemudahan layanan pembayaran Uang Wajib Tahunan (UWT) BP Batam, hingga penguatan kolaborasi untuk mendukung percepatan pembangunan Kota Batam.

Menurut Amsakar, kegiatan silaturahmi akan digelar secara berkala setiap tiga bulan sebagai wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum tersebut, kedua belah pihak dapat menyampaikan aspirasi, meluruskan berbagai persepsi, serta memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini sengaja kita jadwalkan setiap tiga bulan. Tujuannya agar pemerintah dan masyarakat terjalin komunikasi yang sinergis, membetulkan persepsi yang kemarin salah, meluruskan pandangan yang bengkok, dan mendekatkan hubungan yang selama ini terasa jauh,” ujar Amsakar.

Ia menilai silaturahmi tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana membangun energi kolektif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan introspeksi, memperkuat kebersamaan, dan menjaga semangat gotong royong.

“Jangan terlampau cerdas melihat penyakit orang, tetapi tidak mengarifi kelemahan diri sendiri. Kalau semangat kebersamaan terus terbangun, maka energi kolektif masyarakat akan semakin kuat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Republik Indonesia memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang diraih Kota Batam selama satu tahun lima bulan kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat melampaui rata-rata nasional. Sementara itu, realisasi investasi hingga akhir tahun mencapai Rp69,5 triliun atau melampaui target sebesar Rp60 triliun.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam juga berada pada kategori sangat tinggi dan menempati peringkat kelima terbaik di Pulau Sumatera.

“Semua capaian ini tidak mungkin diraih pemerintah sendiri. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh masyarakat yang terus mendukung setiap kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

Pada sesi dialog, Ketua RW 02 Kelurahan Tanjung Buntung, Adi Khuswoyo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas dukungan penyediaan lahan untuk pembangunan SMK Negeri 13. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi harapan masyarakat dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.

Adi juga mengusulkan agar pemerintah menghadirkan mekanisme pembayaran Uang Wajib Tahunan (UWT) secara kolektif dengan skema yang lebih mudah dan terjangkau. Menurutnya, langkah tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempermudah proses administrasi pertanahan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Amsakar menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Batam. Hingga kini, Pemko Batam telah mengalokasikan dua bidang lahan untuk pembangunan sekolah menengah kejuruan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Insyaallah, kalau soal pendidikan saya berdiri paling depan. Saya memberikan atensi besar terhadap pengembangan sumber daya manusia,” tegasnya.

Terkait usulan pembayaran UWT, Amsakar menjelaskan bahwa pemerintah terus mengembangkan pelayanan jemput bola guna mempermudah masyarakat mengurus administrasi pertanahan, termasuk pembayaran UWT. Melalui layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, diharapkan proses administrasi dapat berlangsung lebih mudah, cepat, dan efisien.

DBG Technology Co., Ltd. meresmikan fasilitas manufaktur PT DBG Technology Indonesia di Panbil Industrial Estate, Batam, Senin (20/7/2026), sebagai bagian dari penguatan jaringan produksinya di Asia Tenggara.

Fasilitas tersebut akan mendukung produksi perangkat dan modul elektronik untuk sistem kendali industri, elektronik otomotif, bangunan pintar, serta teknologi kendaraan cerdas.

Chief Operating Officer DBG Technology Co., Ltd., Zhi Biao Su, mengatakan investasi di Batam menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan manufaktur global sekaligus mendekatkan perusahaan dengan pelanggan.

“Pembukaan fasilitas ini bukan akhir dari sebuah proses, tetapi awal dari babak baru. Kami ingin mengembangkan DBG Indonesia menjadi salah satu pusat manufaktur utama di Asia Tenggara,” ujar Su.

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan DBG telah mengambil keputusan yang tepat dengan memilih Batam.

“DBG tidak hanya memilih lokasi untuk membangun pabrik. DBG telah memilih Batam sebagai partner for growth—mitra untuk bertumbuh, berekspansi, dan terhubung dengan pasar global,” kata Fary.

Menurutnya, Batam menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk diperkuat sebagai lokomotif pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Perhatian langsung pemerintah pusat menjadi penegasan bahwa investasi di Batam akan memperoleh dukungan dan pengawalan yang kuat.

Fary juga menegaskan komitmen BP Batam dalam memberikan pelayanan investasi selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, melalui platform digital Invest in Batam maupun komunikasi langsung dengan pimpinan BP Batam.

“Investor tidak boleh menunggu pemerintah. Pemerintahlah yang harus bergerak cepat mengikuti kebutuhan investor. Ketika investor menghadapi kendala, BP Batam harus hadir, merespons, dan memastikan ada jalan keluar,” tegasnya.

“Komitmen kami jelas: You invest, we support. You grow, Batam grows with you. Di Batam, investor tidak berjalan sendiri,” tegas Fary

BP Batam berharap DBG Technology terus memperluas kapasitas produksinya, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta menjadikan Batam sebagai bagian penting dalam jaringan manufaktur global perusahaan.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) akan menggelar Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 pada 19–21 September 2026. Untuk pertama kalinya, festival nasional ini diselenggarakan di dua kota, yakni Batam dan Tanjungpinang, dengan AJI Batam dan AJI Tanjungpinang sebagai tuan rumah.

Festival akan dipusatkan di Politeknik Negeri Batam pada hari pertama dan kedua, sedangkan hari ketiga berlangsung di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi wadah bagi jurnalis, akademisi, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat untuk berdiskusi mengenai isu-isu strategis di kawasan Selat Malaka.

Mengusung tema Selat Malaka, festival akan membahas berbagai isu penting, seperti perdagangan internasional, lingkungan hidup, keamanan maritim, migrasi, kebebasan pers, serta hak asasi manusia di kawasan Asia Tenggara.

Fesmed 2026 juga menghadirkan Seminar Nasional bertema Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara serta 12 workshop yang membahas peningkatan kapasitas jurnalis, perubahan iklim, transisi energi, keamanan digital, dan kesejahteraan pekerja media.

Selain diskusi dan pelatihan, festival akan dimeriahkan dengan panggung seni budaya Melayu, bazar UMKM, serta pameran komunitas. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan budaya Kepulauan Riau kepada masyarakat luas.

Panitia menargetkan kehadiran peserta dari 40 AJI Kota di seluruh Indonesia bersama akademisi, mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat umum. Seluruh rangkaian festival dapat diikuti secara gratis, sementara peserta seminar dan workshop diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Puncak kegiatan akan digelar di Pulau Penyengat melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Sarasehan AJI se-Indonesia. AJI berharap festival ini dapat memperkuat kolaborasi, kebebasan pers, serta mendorong Pulau Penyengat menjadi Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Kontak Media

Yulitavia
Panitia Festival Media Selat Malaka 2026

Email             :This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Mobile           :+62813-7203-5992
Website         : https://fesmedselatmalaka.org
Intagram       : @fesmedselatmalaka

 

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait menerima audiensi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti beserta jajaran, pada Selasa (21/7/2026).

Bertempat di Ruang Rapat Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, audiensi ini menjadi momentum untuk membahas peluang kolaborasi antara BP Batam dan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau.

Fokus pembahasan meliputi penggunaan bahasa Indonesia pada dokumen resmi, media publikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendampingan kebahasaan, hingga penempatan pojok baca atau pojok literasi di ruang publik.

Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi inisiatif Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, dalam membangun kerja sama lintas instansi.

Menurutnya, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional sekaligus memperkuat pelayanan publik yang lebih baik.

“Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan bagian dari upaya BP Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komunikasi yang jelas dan mudah dipahami akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan BP Batam” ujar Ariastuty.

Ariastuty menilai, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Bahasa yang komunikatif dan sesuai standar diharapkan mampu meminimalkan kesalahpahaman informasi serta meningkatkan efektivitas penyampaian kebijakan kepada publik.

Audiensi tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan pertukaran gagasan mengenai langkah-langkah strategis yang dapat segera direalisasikan sebagai bentuk sinergi berkelanjutan antara BP Batam dan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas.

“Kami ingin setiap informasi yang diterima masyarakat tidak hanya akurat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan BP Batam lebih komunikatif, efektif, dan sesuai kaidah bahasa Indonesia,” tutupnya.

Page 2 of 253

Instagram

Tentang Kami