super me
Batam, September 2026 — Liburan keluarga tidak harus selalu panjang dan jauh. Menjadikan akhir pekan sebagai momen berkualitas bersama keluarga kini semakin mudah melalui “Playcation with Ascott Indonesia – Fun & Feast” dari HARRIS Barelang Batam.
Memasuki bulan terakhir periode promo, HARRIS Barelang Batam mengajak keluarga untuk memanfaatkan kesempatan menikmati pengalaman menginap yang menyenangkan dengan berbagai benefit dalam satu paket, mulai dari akomodasi, sarapan, pilihan bersantap, hingga aktivitas keluarga.
Melalui paket Playcation, tamu dapat menikmati 1 malam menginap di HARRIS Room Garden View, sarapan untuk 2 dewasa dan 2 anak di bawah 6 tahun, serta pilihan 1 menu makanan di Rocksalt Beach Club, berupa pizza atau sharing platter yang cocok dinikmati bersama keluarga.
Tidak hanya itu, pengalaman menginap juga dilengkapi dengan complimentary Archery Experience, dengan 10 arrows per room, memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mencoba aktivitas rekreasi yang berbeda selama berada di resort.
“Playcation kami hadir untuk memberikan kesempatan bagi keluarga untuk menikmati quality time tanpa harus merencanakan perjalanan yang terlalu jauh. September menjadi kesempatan terakhir untuk menikmati paket ini, sehingga kami mengajak para tamu untuk segera merencanakan family getaway mereka sebelum promo berakhir,” ujar [Nama – Jabatan], HARRIS Barelang Batam.
Dengan harga mulai dari IDR 980.000 nett per kamar per malam, paket ini berlaku untuk periode menginap hingga 30 September 2026. Untuk pengalaman yang lebih menyenangkan, tamu juga dapat memilih upgrade ke Sea View Room dengan tambahan IDR 300.000 nett per kamar per malam atau Pool Access Room dengan tambahan IDR 500.000 nett per kamar per malam.
Jangan Lewatkan September Terakhir
Bagi keluarga yang mencari pilihan short getaway di Batam, September menjadi waktu terakhir untuk menikmati paket Playcation – Fun & Feast dengan berbagai benefit dalam satu pengalaman.
Promo berlaku dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk tambahan biaya untuk periode weekend sebesar IDR 200.000 nett per kamar per malam. Promo tidak berlaku untuk group reservation maupun existing bookings dan tergantung pada ketersediaan kamar serta blackout dates.
Reservasi sekarang dan nikmati quality time bersama keluarga di HARRIS Barelang Batam.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi +62 815 3409 1111 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. Ikuti terus update kami di bit.ly/HARRISBARELANG dan instagram @HARRIS_barelang
Diskominfo Batam – Penguatan kapasitas fiskal menjadi salah satu kunci bagi pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan dan pelayanan publik berjalan berkelanjutan. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Seminar Rembug Fiskal Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Harris Hotel & Suites Nagoya Batam, Kamis (27/8/2026).
Forum tersebut mempertemukan sekitar 24 wali kota anggota APEKSI Komwil I Sumatera untuk berbagi pengalaman sekaligus membahas strategi menghadapi tantangan pembiayaan pembangunan daerah.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, kemampuan fiskal daerah tidak semata-mata diukur dari besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, yang lebih penting adalah kemampuan keuangan daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan.
“Fiskal daerah itu harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, persampahan maupun persoalan banjir,” ujar Amsakar.
Ia mengatakan, Batam memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sekitar Rp253,64 triliun. Industri pengolahan masih menjadi sektor dominan dengan kontribusi sekitar 57 persen.
Kinerja investasi juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan pendekatan bottom-up BP Batam, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,3 triliun. Sementara itu, hingga semester pertama 2026, nilai investasi telah mencapai Rp38,97 triliun.
Pertumbuhan ekonomi tersebut turut tercermin pada sejumlah indikator pembangunan manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam pada 2025 mencapai 83,80, sedangkan tingkat kemiskinan turun menjadi 3,81 persen.
Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan di sektor ketenagakerjaan. Tingkat pengangguran terbuka tercatat 7,57 persen. Amsakar menilai kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi tingginya arus migrasi ke Batam yang membuat sebagian pencari kerja belum memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kita perlu memastikan pertumbuhan industri diikuti kesiapan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha,” katanya.
Karena itu, pemerintah mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja agar pertumbuhan investasi dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat lokal.
Di sisi fiskal, perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam juga menunjukkan peningkatan signifikan. Realisasi PAD yang pada 2020 berada di kisaran Rp975 miliar meningkat menjadi Rp2,253 triliun pada 2025 atau tumbuh sekitar 131 persen.
Kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah mencapai 54,36 persen pada 2025. Hingga Juli 2026, realisasi PAD telah mencapai sekitar Rp1,482 triliun.
Menurut Amsakar, capaian tersebut menunjukkan eratnya hubungan antara aktivitas ekonomi dan kekuatan fiskal daerah. Semakin berkembang kegiatan ekonomi, semakin besar pula potensi penerimaan yang dapat digunakan untuk membiayai pembangunan.
Penguatan fiskal, lanjutnya, juga membutuhkan kolaborasi erat antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Ia menilai perbedaan kewenangan tidak seharusnya menjadi penghalang bagi pembangunan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan integrasi kebijakan dan pembiayaan. Mana yang harus dilakukan pemerintah kota dan mana yang lebih tepat dilakukan BP Batam,” ujarnya.
Menurutnya, integrasi perencanaan dapat mencegah tumpang tindih program sekaligus membuat pemanfaatan sumber daya lebih efektif.
Selain penguatan fiskal, kepastian investasi menjadi perhatian pemerintah. Pemko Batam terus mendorong penyederhanaan regulasi dan percepatan pelayanan perizinan agar investor memperoleh kepastian dalam menjalankan usahanya.
“Yang kita dorong adalah bagaimana proses investasi di Batam bisa lebih cepat, sederhana, dan memberikan kepastian bagi para pelaku usaha,” kata Amsakar.
Ia juga menekankan pentingnya diversifikasi ekonomi. Batam tidak hanya mengandalkan industri, perdagangan, pelabuhan, dan galangan kapal, tetapi mulai mengembangkan sektor bernilai tambah, salah satunya pusat data (data center).
Pertumbuhan ekonomi, peningkatan PAD, investasi, dan penguatan kompetensi tenaga kerja diharapkan berjalan dalam satu ekosistem. Dengan demikian, kekuatan fiskal yang terbentuk dapat kembali dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.
Sejumlah program telah diarahkan untuk tujuan tersebut, di antaranya penyediaan 105.670 set seragam gratis bagi siswa SD dan SMP, perluasan cakupan Universal Health Coverage (UHC) hingga 98 persen, bantuan tunai bagi 4.000 lansia, serta peningkatan kompetensi 4.433 tenaga kerja melalui 108 jenis pelatihan.
Di bidang infrastruktur, normalisasi drainase sepanjang 33 kilometer juga dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi persoalan banjir di Batam.
Amsakar menegaskan, keberhasilan fiskal tidak cukup hanya diukur dari angka PAD atau tingginya pertumbuhan ekonomi. Ukuran akhirnya adalah seberapa besar manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat.
“Kami berharap, forum APEKSI dapat menghasilkan gagasan yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi diterjemahkan menjadi kebijakan konkret di masing-masing daerah,” katanya.
Sebanyak 29 titik banjir di Kota Batam telah ditangani melalui berbagai upaya perbaikan infrastruktur, baik secara langsung oleh BP Batam maupun melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam.
Penanganan tersebut terus dievaluasi untuk memastikan infrastruktur yang dibangun maupun diperbaiki benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Hal itu terlihat dari langkah Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra yang kembali turun langsung meninjau sejumlah titik infrastruktur pada Selasa (25/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia melihat kondisi Drainase Jalan S. Parman, Piayu; Drainase depan RS Graha Hermine, Batu Aji; Drainase Spillway, Muka Kuning; serta rencana pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Simpang Pollux–Simpang Telkom.
Pada tiga titik drainase, Li Claudia mengecek kondisi saluran dan progres penanganannya. Pengecekan dilakukan untuk memastikan upaya pembenahan drainase berjalan sesuai kondisi kawasan serta mendukung pengendalian banjir. Sementara pada ruas Simpang Pollux–Simpang Telkom, ia melihat kebutuhan penerangan sebagai bagian dari rencana pemasangan PJU untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Infrastruktur seperti drainase maupun penerangan jalan memiliki manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, sehingga perlu kita perhatikan dan evaluasi sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing lokasi,” kata Li Claudia.
Upaya evaluasi kemudian dilanjutkan pada Kamis (27/8/2026). Bersama Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto dan jajaran, Li Claudia meninjau dua lokasi drainase di Kelurahan Belian, yakni Drainase Jalan Tengku Sulung depan Perumahan Odessa serta Drainase Jalan Hang Tuah Taman Raya Tahap 4 depan SMP Negeri 28 Batam.
Di dua lokasi tersebut, peninjauan difokuskan pada hambatan aliran air akibat penumpukan material yang berpotensi memicu banjir. Tim juga melihat kebutuhan perbaikan fungsi drainase serta akses jalan inspeksi di sekitar saluran.
Li Claudia menegaskan, pembenahan infrastruktur harus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat dan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kondisi drainase tidak hanya membutuhkan penanganan teknis, tetapi juga dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Pembenahan infrastruktur yang kita lakukan harus berorientasi pada kenyamanan aktivitas harian warga. Di saat yang sama, peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat dibutuhkan agar fungsi drainase tetap optimal,” ujar Li Claudia.
Sementara itu, Mouris Limanto mengatakan evaluasi kondisi lapangan akan terus dilakukan agar penanganan yang disiapkan sesuai dengan kondisi aktual masing-masing kawasan.
“Tim teknis kami akan terus melakukan evaluasi berkala di lapangan agar formulasi penanganan tepat sasaran sesuai kondisi aktual,” kata Mouris.
Salah satu hasil penanganan yang telah dirasakan masyarakat berada di kawasan Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mal. Melalui skema proyek multiyears 2026-2027, BP Batam melakukan peningkatan saluran drainase di kawasan tersebut. Setelah penanganan dilakukan, genangan yang sebelumnya kerap terjadi saat hujan kini sudah tidak lagi dirasakan masyarakat.
Capaian penanganan 25 titik banjir tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dalam membenahi infrastruktur dasar. Pemantauan lapangan juga terus dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan baru sekaligus memastikan infrastruktur yang telah ditangani dapat berfungsi secara optimal.
Bank Indonesia kembali selenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) sebagai wujud komitmen dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan mengusung semangat “BeudayaMeusareSare” dari Aceh yang bermakna berdaya bersama-sama, gelaran KKI 2026 yang merupakan penyelenggaraan ke-11 kalinya ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam. Diselenggarakan di Jakarta Internasional Convention Center (JICC) Hall A dan B pada 20–23 Agustus 2026, gelaran KKI 2026 dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming.
“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry Damayanti dalam sambutannya membuka KKI 2026.
Mengangkat tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, penyelenggaraan KKI 2026 merupakan hasil sinergi Bank Indonesia bersama dengan 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis. Pameran KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM, serta lebih dari 1.300 UMKM dilibatkan dalam pameran secara daring (online) yang dapat diakses melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id.
Pada gelaran KKI 2026 ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (KPwBI Kepri) berpartisipasi dengan menghadirkan 23 UMKM unggulan Kepri yang telah melalui proses kurasi untuk membawa potensi produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih luas. UMKM unggulan Kepri terpilih tersebut menawarkan beragam produk, mulai dari makanan dan minuman, wastra fashion, craft, hingga home decor. Memperkenalkan kuliner khas Kepulauan Riau hingga ragam tenun Melayu, UMKM Kepri membawa semangat untuk memperluas akses pasar sampai tingkat nasional, bahkan global. Turut hadir beberapa UMKM unggulan Kepri mulai Rumah Tenun Lingga, Sambal Sijago, Kenara, Narata, Isna Puring, hingga Iluh Craft yang ikut meramaikan booth KKI.
Semangat KPwBI Kepri dalam mengembangkan UMKM lokal diwujudkan melalui berbagai inisiatif program dalam rangka meningkatkan kapasitas, akses pasar, dan akses pembiayaan UMKM yang turut didukung digitalisasi. Program tersebut di antaranya meliputi onboarding UMKM digital, export coaching program dan business matching (BM) ekspor dengan beberapa buyers dari luar negeri, edukasi dan pendampingan sertifikasi halal, serta BM pembiayaan dengan perbankan. Keikutsertaan UMKM Kepri dalam KKI 2026 menjadi semakin strategis dalam konteks perekonomian daerah, khususnya dengan posisi Kepri sebagai salah satu pusat perdagangan, industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif di kawasan perbatasan. Dari hasil BM ekspor KKI, UMKM Sambal Sijago yang bergerak di bidang makanan dan minuman berhasil membuka peluang ekspor ke pasar Australia dan Amerika, serta UMKM Putri Anjani yang bergerak di bidang wastra juga turut memiliki potensi untuk ekspor ke pasar Italia.
KKI 2026 mencatatkan capaian positif dengan nilai penjualan sementara per 23 Agustus 2026 sebesar Rp177,2 miliar dengan kontribusi penjualan oleh UMKM Kepri sebesar Rp5,3 miliar. Capaian KKI 2026 tersebut meningkat 35% dibandingkan capaian tahun 2025. Sementara itu, BM ekspor mencapai Rp169,9 miliar yang melibatkan 192 UMKM dan pembeli dari 16 negara. Dari sisi akses pembiayaan, BM pembiayaan mencapai Rp285 miliar atau meningkat 30,3% dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir. Dari total penjualan UMKM Kepri, produk ready to wear memiliki andil terbesar dalam menyokong penjualan. Di samping itu, produk wastra dan kuliner Kepri juga menunjukkan peningkatan omzet penjualan. Hal tersebut membuktikan bahwa kualitas produk lokal UMKM Kepri memiliki potensi besar untuk menarik minat pasar dan siap bersaing secara nasional maupun internasional.
Bank Indonesia terus mendorong dan memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi negara dengan implementasi kebijakan pengembangan UMKM yang diarahkan melalui 3 (tiga) strategi utama, yaitu: (i) ekonomi inklusif yang terintegrasi dan berdaya saing; (ii) pembiayaan inklusif dan keuangan berkelanjutan; serta (iii) literasi dan sinergi ekonomi-keuangan inklusif dan berkelanjutan yang meluas. Ketiga strategi tersebut diwujudkan dalam bentuk penguatan kapasitas dan skala usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi.
Dari karya lokal menuju pasar global, melalui gelaran KKI Bank Indonesia berupaya menunjukkan kualitas UMKM nasional yang layak untuk didukung dan dikembangkan. Mari bersama-sama cintai, bangga, dan gunakan produk UMKM Indonesia. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, UMKM Indonesia, diharapkan semakin tumbuh, tangguh, berdaya saing, dan menjadi kekuatan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
BATAM – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang semakin sehat, profesional, dan saling menghormati antara pemerintah dan insan pers.
Menurutnya, hubungan yang baik dengan media merupakan bagian penting dalam memastikan informasi mengenai pembangunan Batam dapat diterima masyarakat secara utuh.
Hal tersebut sejalan dengan semangat yang terus didorong Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan para pemimpin redaksi serta insan media di Batam.
Ariastuty mengatakan, silaturahmi tidak semata-mata berbicara mengenai pemberitaan, tetapi menjadi ruang untuk saling mengenal, bertukar pandangan, memahami tantangan masing-masing di era digital, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka.
Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa upaya Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, membangun silaturahmi dengan insan pers merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi antara pemerintah dan media.
Menurut Ariastuty, hubungan yang semakin dekat dan terbuka akan memberikan ruang bagi pemerintah maupun media untuk saling bertukar informasi, menyampaikan masukan, serta memahami persoalan dari perspektif masing-masing.
“Ibu Li Claudia ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan media. Silaturahmi ini bukan untuk membatasi ruang kritik, tetapi justru membuka ruang dialog agar pemerintah dan media bisa saling mendengar dan memahami.” Ungkap Tuty.
Ariastuty mengatakan, pemerintah sangat menghargai media yang menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis. Kritik, menurutnya, merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi dan dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.
Namun, ia berharap setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, konfirmasi, dan keberimbangan.
“Kami tentu ingin media tetap kritis. Kritik itu penting. Tetapi kritik yang kuat justru lahir dari proses jurnalistik yang kuat—ada verifikasi, ada konfirmasi, ada data, dan ada keberimbangan. Dengan begitu, kritik menjadi masukan yang konstruktif sekaligus memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat.” Kata Tuty.
Menurut Ariastuty, pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses informasi dan ruang konfirmasi yang memadai kepada media. Karena itu, komunikasi yang baik antara pemerintah dan insan pers menjadi penting agar berbagai informasi mengenai kebijakan maupun pembangunan Batam dapat disampaikan secara lebih lengkap.
"Ibu Li Claudia menekankan bahwa apabila ada informasi yang belum lengkap, silakan dikonfirmasi kepada pemerintah. Kalau ada data yang perlu dijelaskan, kami siap memberikan penjelasan. Begitu juga kalau ada kritik dari media, tentu menjadi bahan yang kami dengarkan dan evaluasi.” Katanya.
Ia menilai, silaturahmi yang ingin dibangun Li Claudia dengan media merupakan kesempatan untuk menciptakan hubungan yang lebih cair. Media tidak hanya hadir ketika terdapat persoalan, sementara pemerintah tidak hanya berkomunikasi ketika membutuhkan publikasi.
“Kita ingin hubungan pemerintah dan media tidak hanya bertemu saat ada persoalan. Mari kita bangun komunikasi sejak awal. Pemerintah bisa menjelaskan kebijakan, media bisa menyampaikan apa yang dirasakan masyarakat. Dari komunikasi seperti itu, banyak hal bisa kita pahami bersama.” Lanjut Tuty.
Ariastuty menegaskan, kemitraan dengan media tidak berarti pemerintah mengharapkan pemberitaan yang selalu positif. Sebaliknya, pemerintah membutuhkan media yang tetap independen, kritis, dan profesional dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.
“Kami tidak membutuhkan media yang hanya memuji pemerintah. Kami membutuhkan media yang kritis dan profesional. Kalau kritiknya berdasarkan data dan melalui proses verifikasi serta konfirmasi, tentu itu menjadi bagian penting bagi pemerintah untuk berbenah.” Pungkas Tuty.
Bagi Ariastuty, tujuan akhirnya bukan sekadar membangun hubungan baik antara pemerintah dan media, tetapi menciptakan ekosistem informasi publik yang sehat, di mana kritik dapat disampaikan secara profesional, pemerintah terbuka memberikan penjelasan, dan masyarakat menjadi pihak yang memperoleh manfaat dari komunikasi yang berkualitas.
Jakarta, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meminta perguruan tinggi untuk memperkuat perannya sebagai pusat penciptaan pengetahuan, penyebarluasan pengetahuan, sekaligus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang berlangsung semakin pesat.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menyampaikan kemajuan AI telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi.
"Kemampuan AI dalam memperoleh, mengolah, dan menyajikan informasi dengan cepat, mendorong perguruan tinggi untuk kembali meninjau dan merefleksikan fungsi utamanya dalam membangun manusia dan mengembangkan ilmu pengetahuan," kata Wamendikdasmen Stella.
Pakar psikologi kognitif itu menilai tantangan perguruan tinggi pada masa mendatang tidak lagi sebatas bagaimana menyampaikan informasi atau fakta kepada mahasiswa.
Lebih dari itu perguruan tinggi perlu membentuk manusia yang memiliki kemampuan untuk menciptakan pengetahuan, sekaligus menentukan nilai dan makna dari pengetahuan tersebut.
Sejalan dengan perkembangan tersebut Wamendiktisiantek Stella mengajak seluruh sivitas akademika untuk menyikapi kemajuan AI secara kritis.
"Kecenderungan untuk menggunakan solusi berbasis AI dalam menjawab hampir setiap persoalan perlu dicermati secara bijak agar perguruan tinggi tidak hanya menjadi pihak yang mengikuti perkembangan teknologi, tetapi mampu memahami tujuan serta konsekuensi dari pemanfaatannya," ujarnya.
Di sisi lain ia mengakui pemanfaatan AI membuka berbagai peluang yang besar baik dalam bidang riset, matematika, dunia usaha, maupun pendidikan.
Namun demikian pemanfaatan teknologi tersebut tetap perlu disertai kemampuan untuk menentukan tujuan, menilai relevansi, serta melakukan kurasi terhadap jawaban yang dihasilkan agar benar-benar mampu menyelesaikan persoalan dan memberikan manfaat bagi manusia.
Dalam lingkungan perguruan tinggi, Wamendiktisiantek Stella menegaskan manusia tetap memegang peranan sentral dalam proses penciptaan pengetahuan. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu memproses informasi, menganalisis data, maupun menemukan pola tertentu.
Namun, lanjutnya, perguruan tinggi perlu memastikan manusia tetap memiliki kemampuan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan fundamental dan melahirkan pengetahuan baru. Selain itu perguruan tinggi juga memiliki peran strategis dalam proses transmisi atau penyebarluasan pengetahuan.
Menurutnya, proses tersebut tidak berlangsung secara satu arah yakni hanya dari guru besar kepada mahasiswa, tetapi juga dapat berkembang dari mahasiswa kepada mahasiswa lainnya serta dari lingkungan akademik kepada masyarakat.
"Perguruan tinggi adalah tempat kita menyampaikan pengetahuan. Mulai dari para guru besar ke mahasiswa, dari mahasiswa ke sesama mahasiswa, dari mahasiswa ke masyarakat," tutur Wamendiktisaintek Stella Christie.
Jakarta, Pebasket teranyar Miami Heat Klay Thompson berambisi kuat untuk merebut gelar juara NBA 2026-2027 setelah memutuskan untuk bergabung dan menyepakati kontrak dua tahun senilai sekitar 11,5 juta dolar AS bersama klub tersebut.
Laman NBA, Kamis, menyatakan shooting guard itu telah resmi menyelesaikan buyout dengan Dallas Mavericks serta melewati proses waiver guna bergabung dengan Heat.
"Saya pernah merasakan kemenangan sebelumnya dan benar-benar tidak ada yang seperti itu, jadi kesempatan untuk menang lagi di level yang sangat tinggi sangat menarik bagi saya," kata Thompson.
Pebasket itu memilih Heat meski harus meninggalkan potensi gaji sekitar 10 juta dolar AS per tahun, karena peluang kembali bersaing di level tertinggi menjadi pertimbangan utama.
Pemain berumur 36 tahun itu akan bermain bersama Giannis Antetokounmpo, Bam Adebayo, serta mantan rekan setimnya di Golden State Warriors, Andrew Wiggins.
Berdasarkan statistik NBA, Thompson merupakan pemain dengan lima kali All-Star dan bagian dari skuad empat kali juara NBA bersama Warriors. Dia juga menempati peringkat keempat dalam daftar sepanjang masa NBA untuk jumlah tembakan tiga angka yang berhasil dibuat.
Heat menjadi tujuan yang menarik bagi Thompson bukan hanya karena ambisi juara. Dia memiliki kedekatan keluarga dengan Miami dan Bahamas, sementara ayahnya, Mychal Thompson, pernah membawa Miami Jackson High meraih gelar juara negara bagian pada 1974.
Thompson menambahkan potensi skuad Heat untuk juara pada musim depan sangat besar. Dia juga menyebut musim mendatang sebagai kesempatan pembuktian untuk menunjukkan bahwa dirinya masih mampu memberikan dampak konsisten terhadap kemenangan tim.
Pelatih Miami Heat Erik Spoelstra menilai kehadiran Thompson akan memberikan pengalaman, kecerdasan permainan, kemampuan bertahan, dan kualitas menembak yang dibutuhkan tim.
"Dia tahu cara menang dan membantu pemain lain," ujar dia.
Musisi Ardhito Pramono melalui kuasa hukumnya mengungkapkan daftar lagu miliknya yang diduga digunakan oleh program televisi dan media visual di Korea Selatan tanpa mengantongi izin sinkronisasi (synchronization rights) yang sah. Kasus ini mencuat ke permukaan dan menjadi salah satu materi sorotan dalam sengketa hukum yang tengah bergulir.
Penggunaan karya cipta musisi tanah air di kancah internasional tanpa prosedur lisensi yang transparan dinilai merugikan pihak pencipta, baik dari segi moral maupun materiil hak kekayaan intelektual. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, terdapat setidaknya empat lagu populer milik Ardhito yang masuk dalam daftar sengketa tersebut, yaitu "Say Hello", "Fine Today", "9 to 5" (925), serta "Bitterlove". Lagu-lagu yang akrab di telinga penikmat musik ini diduga diputar dan disebarluaskan untuk kepentingan penyiaran media visual di Korea Selatan tanpa persetujuan resmi dari pihak sang musisi atau label yang menaunginya saat itu.
Permasalahan dugaan penggunaan lagu tanpa izin sinkronisasi ini juga menjadi bagian dari materi gugatan wanprestasi senilai Rp5,7 miliar yang dilayangkan oleh Ardhito Pramono terhadap pihak label Sony Music Entertainment Indonesia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan nomor perkara 577/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst.
Hingga kini, proses persidangan atas kasus tersebut masih terus berjalan dengan agenda pemeriksaan kelengkapan berkas serta legalitas para pihak yang bersengketa. Kasus ini diharapkan mampu menjadi momentum penting bagi peningkatan perlindungan hak cipta musisi Indonesia agar tata kelola lisensi dan royalti penyiaran internasional dapat ditegakkan secara adil.
Sumber: CNN Indonesia
Medan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengungkap dua pelaku dalam kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang pengemudi taksi daring berinisial RA (25) di Kabupaten Deli Serdang.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol. Cornelius Mangarahon Simanjuntak mengatakan kedua tersangka berinisial AP (27), warga Kabupaten Langkat, dan GPM (29) warga Medan.
"Kedua tersangka dijerat Pasal 459 subsider Pasal 458 dan atau Pasal 479 dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun," ujar Cornelius di Markas Polda Sumut, Medan, Kamis.
Ia mengatakan kasus tersebut bermula dari penemuan jasad korban di kawasan perkebunan tebu di Jalan Segitiga, Dusun 22, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Kamis (13/8) sekitar pukul 03.50 WIB.
Lebih lanjut, ia mengatakan tim dari Subdit Jatanras Polda Sumatera Utara melakukan penyelidikan, kemudian berhasil melakukan pengungkapan kasus tersebut.
"Hasil penyelidikan dan kerja sama Polres Belawan dengan Ditreskrimum Polda Sumut, menangkap AP dan GPM pada Jumat (14/8) sekitar pukul 03.30 WIB di salah satu penginapan Medan Amplas," katanya.
Ia mengatakan hasil penjualan mobil dengan harga Rp17 juta dan sudah dibeli oleh penadah. Selain kedua pelaku utama, personel juga menangkap dua orang yang diduga sebagai penadah mobil korban, dan kendaraan tersebut telah diamankan sebagai barang bukti.
Cornelius menambahkan, berdasarkan penelusuran data kepolisian, AP dan GPM diduga baru pertama kali melakukan kejahatan dengan modus tersebut.
"Sementara terkait asal narkotika yang digunakan keduanya sebelum beraksi, penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut," ucapnya.
Sumber: Kantor Berita Antara
