super me
JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk ("CIMB Niaga" atau "Bank"; IDX: BNGA) hari ini melaporkan perolehan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp6,7 triliun pada sembilan bulan pertama 2025 ("9M25"), naik sebesar 1,7% year-on-year (“Y-o-Y”), dan menghasilkan earnings per share Rp209,57.
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, “Kami menyampaikan bahwa CIMB Niaga mencatat pertumbuhan laba positif pada sembilan bulan pertama tahun 2025, didukung oleh peningkatan yang baik pada kredit serta current account and savings account (“CASA”). Secara kuartal, perolehan kinerja kami menunjukkan peningkatan operasional dan profitabilitas, yang didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin serta pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan. Kami juga terus menjaga kualitas aset dengan prinsip kehati-hatian, dengan rasio gross non-performing loan (“NPL”) sebesar 1,98%. Hal ini disertai posisi modal yang kuat dan pembentukan modal yang solid, menegaskan fundamental dan ketahanan finansial Bank yang baik.”
“Sesuai purpose kami Advancing Customers and Society, kami tetap fokus menjalankan strategi Forward30 untuk mempercepat pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitable. Melalui investasi berkelanjutan di bidang teknologi dan inovasi digital, kami terus meningkatkan customer experience serta memperkuat pertumbuhan yang berfokus pada nasabah dengan senantiasa bekerja dari hati. Kami yakin bahwa dengan fundamental yang kuat, tim yang berdedikasi, serta pendekatan yang berorientasi pada purpose, kami dapat terus menghadirkan nilai jangka panjang dan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat Indonesia,” ujar Lani.
CIMB Niaga senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (“CAR”) dan loan to deposit ratio (“LDR”) masing-masing sebesar 24,7% dan 81,1%.
Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp369,5 triliun per 30 September 2025, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.
Total Dana Pihak Ketiga (“DPK”) meningkat menjadi Rp278,0 triliun (+8,6% Y-o-Y), menunjukkan rasio CASA yang baik sebesar 67,9%. CASA tumbuh 10,6% Y-o-Y menjadi Rp188,8 triliun, sebagai hasil dari upaya Bank untuk membina hubungan nasabah yang lebih erat dan meningkatkan pengalaman nasabah secara keseluruhan melalui layanan digital.
Jumlah kredit/pembiayaan naik 4,6% Y-o-Y menjadi Rp228,7 triliun, didukung oleh kinerja yang baik di seluruh segmen utama. Usaha Kecil Menengah (“UKM”) mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 5,7% Y-o-Y, diikuti oleh Perbankan Korporat yang tumbuh 5,4% Y-o-Y, dan Perbankan Konsumer yang meningkat 4,3% Y-o-Y. Kenaikan tertinggi di kredit/pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (“KPM”) sebesar 18,7% Y-o-Y.
Sementara itu, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (“CIMB Niaga Syariah”) terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu Unit Usaha Syariah terbesar di Indonesia. Per 30 September 2025, total pembiayaan mencapai Rp58,2 triliun. Meskipun terdapat pergerakan yang moderat secara tahunan, CIMB Niaga Syariah tetap berkomitmen menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Adapun DPK tercatat sebesar Rp57,9 triliun, mencerminkan loyalitas dan kepercayaan nasabah. CIMB Niaga Syariah juga secara aktif memperkuat komposisi pendanaannya dengan memperluas sumber dana berbiaya rendah melalui kemitraan strategis berbasis prinsip syariah dan keterlibatan yang mendalam dengan komunitas Islam.
“Dengan keberlanjutan (sustainability) menjadi salah satu prioritas utama kami, hampir 24% dari total pembiayaan Bank (atau sekitar Rp54,7 triliun) mendukung transisi yang adil, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari PBB. Pada bulan September 2025, kami telah meluncurkan Sustainability-Linked FX and Derivatives Program, yang dirancang untuk nasabah dalam penerapan prinsip ESG pada operasional bisnis mereka, sejalan dengan Kerangka Kerja Green, Social, and Sustainable Impact Products/Services milik Bank. Pencapaian ini mencerminkan fokus strategis kami untuk mengintegrasikan keberlanjutan dalam setiap aspek solusi keuangan, sejalan dengan komitmen jangka panjang kami menuju masa depan yang lebih hijau,” tambah Lani.
Inovasi dan customer centricity tetap menjadi fokus CIMB Niaga dalam pengembangan digital. Pada 9M25, 91,1% dari total transaksi finansial nasabah telah dilakukan melalui layanan branchless banking seperti OCTO (Aplikasi dan Website), BizChannel@CIMB, Automated Teller Machines (“ATM”) dan OCTO Pay (e-money). Selain itu, CIMB Niaga juga menghadirkan digital experience melalui model Digital Branch yang unik, yang memadukan fitur Cabang Konvensional dan Digital Lounge. Untuk mendorong adopsi digital di kantor cabang lainnya, CIMB Niaga juga memperkenalkan Digital Hub yang dilengkapi mesin Self Service Banking dan Self Service Tablet untuk mempercepat layanan kepada nasabah.
Adapun konsep cabang ini menawarkan pengalaman perbankan yang komprehensif dan serba digital, dengan tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB Niaga. Hingga 30 September 2025, konsep ini telah diimplementasikan di 58 kantor cabang seluruh Indonesia, terdiri dari 30 Digital Branch dan 28 Digital Hub. Dengan mengintegrasikan perangkat digital self-service, termasuk tablet dan mesin Self-Service Banking, kantor cabang ini memungkinkan nasabah untuk melakukan layanan penting seperti pembukaan rekening, penerbitan kartu debit, dan pembaruan Customer Information File (“CIF”) dalam waktu kurang dari lima menit.
Sementara itu, OCTO Mobile dan OCTO Clicks kini telah bertransformasi menjadi OCTO, yang mengintegrasikan layanan mobile dan internet banking dalam satu platform. Melalui transformasi ini, nasabah dapat menikmati pengalaman perbankan digital yang konsisten, aman, dan nyaman menggunakan user ID yang sama di Aplikasi dan Website.
Kini, Aplikasi OCTO bukan sekadar aplikasi perbankan harian, melainkan jembatan yang menghubungkan nasabah dengan CIMB Niaga secara lebih cerdas, cepat, dan personal. Selain fitur-fitur utama seperti transfer BI-FAST, top-up e-wallet, dan pembayaran QRIS, CIMB Niaga terus melengkapi Aplikasi OCTO dengan berbagai inovasi seperti QRIS Tap, QRIS lintas negara untuk Jepang, NFC Tap and Pay, konversi Poin Xtra ke miles, pengajuan kartu kredit dan pinjaman personal, serta layanan asuransi Sun Life. Bagi investor, kampanye #GetWealthSoon mendukung pertumbuhan wealth secara digital dengan rangkaian produk seperti reksa dana, obligasi ritel, dan korporasi, dilengkapi dengan fitur monitoring portofolio dan performance insights. Aplikasi OCTO kini juga terintegrasi dengan OCTO Call (panggilan berbasis data) dan OCTO WhatsApp yang memungkinkan koneksi langsung ke Contact Center CIMB Niaga. Adapun CIMB Niaga menjadi bank pertama di Indonesia yang menghadirkan layanan panggilan melalui WhatsApp.
Memperkokoh pengalaman digital banking, OCTO versi website siap melayani kebutuhan finansial nasabah yang lebih kompleks, mulai dari jual beli emas, pengelolaan transaksi massal, hingga pengajuan kartu kredit dan pinjaman pribadi.
OCTO juga menawarkan salah satu pengalaman digital wealth terbaik di Indonesia, yang memungkinkan nasabah membandingkan kinerja berbagai reksa dana dan obligasi hingga lima tahun ke belakang, serta memantau portofolio setiap bulan. Berbagai inovasi dan pengembangan di segmen digital wealth telah direncanakan untuk tahun 2025 guna menjawab tingginya permintaan. Seiring dengan kemajuan ini, transaksi finansial melalui Aplikasi dan Website OCTO tumbuh 44% sepanjang 9M25. Melalui transformasi digital ini, CIMB Niaga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi perbankan yang lebih simple, lebih baik, lebih cepat (simpler, better, faster), sesuai dengan gaya hidup nasabah yang terus berkembang.
Selain itu, anak perusahaan PT CIMB Niaga Auto Finance ("CNAF") juga telah memiliki aplikasi digitalnya sendiri bernama CNAF Mobile yang memungkinkan calon nasabah untuk mengajukan pembiayaan melalui ponselnya.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus meningkatkan customer experience dengan menawarkan berbagai produk dan layanan yang komprehensif melalui 393 cabang dan jaringan. Per 30 September 2025, jaringan Bank secara nasional didukung oleh 2.883 ATM (termasuk Cash Remittance Machine and Multidenom Deposit Machine) dan 674.844 EDC, QR dan e-Commerce.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan Perseroan, CIMB Niaga menghadirkan GreenBizReady, sebuah platform kolaboratif yang dirancang untuk mendukung nasabah segmen UKM serta Perbankan Komersial dalam transisi menuju praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ekosistem keberlanjutan satu pintu ini bertujuan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses transformasi bagi bisnis yang ingin mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasional mereka.
Melalui GreenBizReady, CIMB Niaga menghubungkan nasabah dan calon nasabah dengan berbagai penyedia solusi keberlanjutan, seperti platform pengukuran emisi gas rumah kaca (GRK), penyedia teknologi energi terbarukan dan efisiensi energi, capacity building, serta konsultasi dan assurance terkait kinerja lingkungan dan sosial. Platform ini berperan sebagai penghubung strategis yang menyelaraskan tujuan bisnis dengan solusi keberlanjutan yang praktis dan berdampak.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif ini seiring dengan pertumbuhan kebutuhan dan kesiapan pasar. Tentunya, dukungan dari pemerintah, regulator, dan pelaku usaha sangat penting agar ekosistem keuangan berkelanjutan semakin kokoh. GreenBizReady merepresentasikan bentuk kemitraan strategis yang menghadirkan solusi pembiayaan dan non-pembiayaan terintegrasi. Kami berharap upaya ini dapat menjadi katalisator perubahan nyata menuju ekonomi hijau dan inklusif di Indonesia selaras dengan pesan keberlanjutan CIMB Niaga #SekarangUntukMasaDepan dan strategi bisnis jangka panjang Forward30 serta purpose kami Advancing Customers and Society,” ujar Lani.
Penghargaan
Pada periode yang berakhir 30 September 2025, CIMB Niaga menerima sejumlah penghargaan termasuk:
- Indonesia Public Relations Awards 2025 sebagai Best Public Relations 2025 in Promoting Impactful Sustainable Communications – Conventional Bank Category dari Warta Ekonomi
- The 8th Infobank SLE 2025 sebagai The Most Satisfying KBMI 3 Bank in Teller Service, The Most Satisfying KBMI 3 Bank in Mobile Banking, The Most Satisfying KBMI 3 Bank in Services, The 2nd Best KBMI 3 Bank in Customer Satisfaction, The 2nd Best KBMI 3 Bank in Customer Loyalty, The 2nd Best KBMI 3 Bank in Net Promoter Score, The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Branch Office, The 3rd Best KBMI 3 Bank in Satisfaction, Loyalty, Engagement 2025, The 3rd Best KBMI 3 Bank in Brand Interactivity Index, The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Customer Service, and The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank in ATM Service dari Infobank
- The Indonesia GCG Conference & Award-IX-2025 (IGCGA-IX-2025) sebagai The Best Indonesia GCG Award – IX – 2025 Gold Award (B) Excellent (4 Star) untuk kategori Sharia Bank Company – Asset > Rp 60T dari Economic Review
- Indonesia Corporate Social and Environmental Responsibility Awards 2025 sebagai The Best Corporate Social Responsibility Award 2025 for Encouraging Sustainable Business through ESG-Focused Corporate Commitments (Category: Financials) dari Warta Ekonomi
- Excellent Service Experience Award (ESEA) 2025untuk kategori Regular Banking dari Marketing Magazine
- Dream Workplace for Learning 2025 untuk kategori Private Bank Sector dari MarkPlus Institute and Marketeers
- Most Trusted Financial Brands Awards 2025 untuk kategori Credit Cards, Wealth Management Institutions, Corporate Banking Services Products, SME Banking Solutions Products, Conventional Banking Accounts, and SMS Banking dari Investortrust.id dan Infovesta Utama
- Digital Brand Appreciation 2025 sebagai The 2nd Best Credit Card KBMI 3, The 2nd Best Mobile Banking KBMI 3, The 3rd Best Savings Product KBMI 3, The 3rd Best Mortgage KBMI 3, The Best e-Money Bank KBMI 3, The 2nd Best Internet Banking KBMI 3, The 2nd Best Debit Card KBMI 3, The 2nd Best Deposit Product KBMI 3 dari Infobank dan Isentia
- IndonesiaDigital Innovation Awards 2025 sebagai The Most Innovative Digitalization of Conventional Bank 2025 for Banking Services Modernization through Various Digital Initiatives untuk kategori Conventional Bank dari Warta Ekonomi
- Best Bank Polls 2024 Award sebagai The Best Islamic Investment Bank from Indonesia dari Islamic Financial News (IFN)
- The Most Trusted Financial Brands Awards 2025 Award 2025 untuk berbagai kategori layanan seperti Credit Cards, Corporate Banking, Conventional Accounts, SMS Banking, SME Banking Solutions, dan CIMB Niaga Preferred, untuk konvensional dan Syariah, dan mendapatkan pengakuan untuk produk Syariah seperti IB Hajj Savings Plan dan CIMB Niaga Preferred Syariah dari Investortrust
- The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2025 sebagai “Best of the Best Public Company with Trusted Green Achievement in Emission Reduction and Trusted Diamond Achievement in Emission Transparency” dari Investortrust
- Indonesia Digital Sustainability Award 2025 sebagai Indonesia Best Digital Awards 2025 untuk Conventional Bank for The Development of User-Friendly Mobile App and Digital Document Management System, kategori Conventional Bank dari Jak TV
- The Top Brand Awards 2025 untuk OCTO Savers Jr Award Recognition of Outstanding Achievement in Building the Top Brand (Kategori: Tabungan Anak-anak)
- Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2025 sebagai The Most Popular Corporations/Institutions in Online Media and Social Media dari PR Indonesia
- Corporate Banking Sustainability Finance 2025 – Best Green Loan Automotive dalam The Asset Triple Asset Asian Awards 2025
- Marcomm Corcomm Dream Team 2025 sebagai Corcomm Dream Team (Judges Review) dengan predikat: “Very Good” dari Majalah Mix Marcomm
- Indonesia Finance Award – VIII 2025 sebagai The Best Indonesia Finance Award 2025 Platinum Award (A) (Very Excellent) (5 Stars) untuk kategori Bank – Public Company – Asset > 100T dan The Best Indonesia Finance Award 2025 Gold Award (B)(Excellent) untuk kategori Sharia Bank – Public Company – Asset > 50T dari Economic Review
- Innovative Future Finance Award 2025 sebagai The Most Innovative Future Finance Awards 2025 for Strengthening the Implementation of Business Sustainability and Improving Operational Excellence dari Jak TV dan Idea Komunika Plus
- 22th Infobank Banking Service Excellence 2025 sebagai Indonesia Product of the Year 2025 dari Infobank
- 19th Alpha South East Asia Best Financial Institution Awards sebagai The Best Islamic Finance SME Bank and Best Islamic Finance Retail Bank in Indonesia at the
- IDX Channel Anugerah ESG 2025 sebagai Financial Services Sector for Impactful and Sustainable ESG Strategy Implementation dari IDX Channel
- Asian Banking Finance Corporate & Investment Banking Awards 2025 sebagai Corporate & Investment Bank of the Year – Indonesia, Syndicated Loan of the Year – Indonesia dan Corporate Client Initiative of the Year – Indonesia
- Asian Banking Finance Wholesale Banking Awards 2025 sebagai Indonesia Domestic Project Finance Bank of the Year and Indonesia Domestic Cross-Border Service Initiative of the Year
- The Asset Triple A Treasurise Awards 2025 sebagai Best Payments and Collections Solutions
- ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Regional Assessment 2024 sebagai Top 50 ASEAN Public Listed Companies (PLCs) dan Top 1 Indonesia PLCs
- Human Capital Management (HCM) Excellence Award untuk kategori GOLD: Best Use of Augmented Reality and Metaverse; Best Learning Experience Platform; Best Learning Strategy; Best Corporate Culture Transformation, dan BRONZE: Best Learning Technology Implementation; Best Use of AI for Learning, dari Brandon Hall Group
- PR Program of The Year 2025 untuk kategori: Media Relations Program (Board of Judges Assessment); ESG Campaign Program (Board of Judges Assessment); Media Relations (Outtakes Index) for Jurnalisme Inspiratif Class & Workshop Program, dalam Indonesia PR of The Year 2025 Award dari MIX Magazine
- The Excellence Performance Bank – KBMI 3 (Asset Class Above IDR200 Trilion) dalam 30th Infobank Award 2025 dari Infobank
- Predicate Very Good dengan kategori ‘Best Innovation in Sustainable Finance Implementation’ dan ‘Indonesia’s Best Public Companies SWA 100 Best Wealth Creator 2025: The 9th Ranking of Wealth Creator of the Large Market Capitalization Category’ dalam Indonesia Green & Sustainable Companies 2025 dari Majalah SWA
- Top 50 ASEAN dan Top 3 Indonesia dalam ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 2025
- Best Performance Bank – KBMI 3 dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2025
- La Tofi ESG Rating for Excellence in Sustainable Livelihood Empowerment through Empowering MSMES in Eastern Indonesia – Community Link #JadiBerkelanjutan (Platinum Alignment) dalam Asian Impact Awards 2025
- Platinum Champion untuk Program CSR: Sustainable Bamboo Conservation dalam Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards 2025
- Indonesia Best CX-EX Strategy 2025 dengan predikat “Excellent” dari Majalah SWA
- The Best Performance Sharia Banking Business Unit 2025 (Based on Financial Performance 2024) dan The Excellence Performance Sharia Financial Institution - for 10 Consecutive Years: 2015-2024 dalam 14th Infobank Sharia Financial Institution Award 2025
- Pemenang Kategori Kemitraan dengan Unit Usaha Syariah Bank dalam BPR Syariah Awards 2025 dari Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Indonesia (HIMBARSI)
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengambil inisiatif untuk mulai membahas lanjutan kerja sama pengembangan proyek kawasan industri berkelanjutan atau Suistainable Industrial Zone dengan Minister of State for Foreign Affairs and Trade & Industry Singapore, Gan Siao Huang.
Pembahasan dilakukan saat kunjungan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra di Sands Expo and Convention Centre, Singapura, Rabu (29/10/2025).
Dalam pertemuan hangat itu, Amsakar menyebutkan Singapura menyambut baik dan menegaskan dukungan untuk dapat merealisasikan proyek tersebut.
“Pertemuan ini untuk mendorong percepatan terhadap apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden. Dan, Singapura antusias untuk bisa segera mengkonkritkan ide yang telah ditandatangani oleh kedua negara,” kata Amsakar usai pertemuan.
Baik Batam dan Singapura, keduanya meyakini dan sepakat bahwa proyek industri hijau bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi kedua wilayah dan terciptanya ekosistem pembangunan yang produktif, hijau, dan inklusif.
Lebih lanjut, BP Batam akan terus melakukan komunikasi bersama Kementerian ESDM RI dan stakeholder terkait.
Turut hadir dalam kegiatan ini, yaitu Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad; Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait dan Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo.
Sebagaimana diketahui, kawasan industri berkelanjutan menjadi upaya strategis pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk mendorong potensi pengembangan kawasan industri hijau, khususnya di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) Provinsi Kepulauan Riau.
Kawasan industri ini dibangun untuk menarik investasi energi baru dan terbarukan, dimana Singapura menjadi negara yang memiliki minat tinggi untuk pengembangan proyek tersebut.
Pada Juni 2025 lalu di Singapura, Kementerian ESDM RI telah melaksanakan penandatanganan MoU dengan Singapura tentang kerja sama pembangunan kawasan industri berkelanjutan.
BP Batam juga telah menyaksikan penandatangan MoU antara PT Rempang Energi Sentosa, PT Mustika Elok Graha (MEG), Keppel Energy, dan PT Karya Mineral Sentosa dalam pengembangan SIZ di kawasan Batam, Rempang dan Galang pada awal Oktober 2025 lalu di Osaka.
Kawasan industri berkelanjutan tersebut, telah ditetapkan dalam rencana strategis BP Batam Tahun 2025-2029. Dengan menggali potensi tersebut, diharapkan Kawasan KPBPB Batam menjadi kawasan berdaya saing tinggi untuk berkontribusi mencapai visi Batam Kawasan Ekonomi yang Maju dan Berkelanjutan, Mewujudkan Bersama Indonesia Maju untuk Indonesia Emas 2045.
Jakarta, 31 Oktober 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan syariah nasional, yaitu POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS), serta POJK Nomor 21 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage Ratio) bagi BUS.
Kedua POJK tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur permodalan, likuiditas, dan pendanaan jangka panjang BUS dan UUS agar semakin tangguh, efisien, serta sejalan dengan standar internasional Basel III dan Islamic Financial Services Board (IFSB).
POJK Nomor 20 Tahun 2025
Melalui POJK Nomor 20 Tahun 2025, OJK memperkuat pengelolaan likuiditas jangka pendek dan kestabilan pendanaan jangka panjang pada industri perbankan syariah dengan mewajibkan Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) untuk senantiasa memelihara rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) minimal sebesar 100 persen dengan penerapan secara bertahap.
Ketentuan ini disusun untuk memastikan ketersediaan likuiditas jangka pendek yang memadai serta pendanaan jangka panjang yang stabil, sehingga BUS dan UUS memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengantisipasi kecukupan likuiditas yang dapat timbul akibat dinamika ekonomi dan volatilitas pasar keuangan.
Lewat peraturan ini, OJK juga mewajibkan BUS dan UUS untuk melakukan perhitungan kecukupan likuiditas dan pemantauan pendanaan stabil bersih secara berkala, baik pada tingkat individu maupun konsolidasi, guna memastikan risiko likuiditas dikelola secara terukur dan transparan. Pelaporan serta publikasi atas rasio-rasio tersebut akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2026 hingga 2028, sejalan dengan kesiapan industri dan harmonisasi sistem pelaporan keuangan syariah.
POJK ini dirancang dengan mengacu pada standar global, yakni Basel III: The Liquidity Coverage Ratio and Liquidity Risk Monitoring Tools serta The Net Stable Funding Ratio, dan memperhatikan Guidance Note GN-6 dari Islamic Financial Services Board (IFSB). Penerapan prinsip-prinsip tersebut memastikan bahwa sistem keuangan syariah Indonesia selaras dengan praktik terbaik internasional (best practices), sekaligus memperkuat kredibilitas dan daya saing BUS dan UUS di tingkat global.
Dengan penerapan POJK ini, BUS dan UUS diharapkan mampu mengelola likuiditas dan pendanaan secara lebih disiplin, mengoptimalkan komposisi aset dan liabilitas, serta memperkuat kemampuan dalam menghadapi multiple scenario tanpa mengganggu fungsi intermediasi.
Pada saat yang sama, penguatan manajemen likuiditas dan pendanaan ini juga menjadi bagian dari implementasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023–2027, khususnya pilar I mengenai penguatan struktur dan ketahanan industri perbankan syariah, yang bertujuan membangun ekosistem perbankan syariah yang tangguh, efisien, dan berdaya saing tinggi secara internasional. serta pilar 5 yaitu penguatan pengaturan, perizinan, dan pengawasan perbankan syariah.
POJK Nomor 21 Tahun 2025
POJK ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan struktur permodalan BUS, dengan mensyaratkan indikator tambahan berupa leverage ratio sesuai standar internasional yang terkini.
Leverage ratio membantu peningkatan basic awareness industri dalam mengembangkan bisnis secara proporsional terhadap kapasitas permodalannya, tanpa menghitung benefit dari pembobotan risiko aset (risk-weighted assets) dan mitigasi risiko terhadap aset. Dengan kehadiran leverage ratio, diharapkan BUS semakin mampu mengantisipasi dampak deleveraging pada multiple scenario.
Penerbitan POJK ini merupakan implementasi pengukuran permodalan sesuai standar internasional terkini, yaitu Basel III tahun 2014 dan 2017, serta Islamic Financial Services Board (IFSB)-23 tahun 2021. Di samping itu, POJK ini merupakan salah satu implementasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah (RP3SI) 2023-2027, terutama pada Pilar I mengenai penguatan struktur dan ketahanan industri perbankan syariah.
Melalui POJK ini, BUS diwajibkan untuk memelihara leverage ratio setiap waktu dengan threshold minimum sebesar 3 persen, dengan kewajiban pelaporan pertama kali mulai berlaku untuk posisi akhir triwulan pertama tahun 2026 dan kewajiban publikasi mulai dari September 2026.
POJK ini mulai berlaku bagi BUS sejak tanggal diundangkan yaitu pada 17 September 2025. Bagi BUS yang tidak mampu memenuhi threshold, dapat mengajukan rencana tindak kepada OJK untuk memperbaikinya. Bagi BUS yang tidak mematuhi ketentuan ini dapat dikenai sanksi administratif baik denda maupun non-denda.
Dengan terbitnya POJK Leverage Ratio bagi BUS, OJK mendukung terciptanya struktur permodalan BUS yang kuat, sehingga mampu menjadi pondasi bagi sistem perbankan syariah yang sehat, berkembang, dan berdaya saing global serta selaras dengan perkembangan standar internasional.
Batam, 30 Oktober 2025 – Villa Panbil menggelar kegiatan Agent Property Gathering bertajuk Property Walk & Talk di Panbil Nature Reserve pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 06:30-10:30 WIB. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi Villa Panbil kepada agen properti yang selama ini berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan dan pemasaran hunian ekslusif Villa Panbil.
Acara dimulai dengan funwalk mengelilingi kawasan hijau Villa Panbil dan Panbil Nature Reserve, memberi kesempatan kepada peserta untuk menikmati langsung kesejukan alam dan suasana tenang khas kawasan ini dan dilanjutkan sarapan bersama di area Kampung Hammock Panbil Nature Reserve yang menghadirkan suasana akrab dan santai di tengah panorama alam terbuka. Setelah itu, peserta mengikuti sesi coaching bertema “Fengshui vs Mitos” yang menghadirkan pembahasan ringan namun inspiratif mengenai keseimbangan antara kepercayaan dan strategi rasional dalam memilih dan memasarkan properti. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta.
Property Walk & Talk ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan membangun sinergi antara Villa Panbil dengan para agen properti, memberikan pemahaman mendalam tentang produk-produk Panbil Group, serta motivasi para agen untuk terus berinovasi dan mencapai target penjualan. “Acara ini diharapkan mampu memberikan energi baru dan semangat positif dalam menghadapi dinamika industri properti”, ujar Yosef Eduardus, selaku Sales & Marketing Manager Villa Panbil.
Acara ini juga didukung oleh unit bisnis lain di bawah naungan Panbil Group, yaitu Wyndham Panbil Hotel, Panbil Residence Service Apartment, Panbil Industrial Estate, yang turut memperkuat sinergi antar lini bisnis dalam memberikan pengalaman menyeluruh kepada para mitra properti. Acara ini juga mendapat dukungan dari Yeo’s Indonesia yang ikut menyemarakkan kegiatan.
Villa Panbil dikenal sebagai hunian eksklusif dengan konsep Home in Harmony with Nature, menghadirkan kenyamanan hidup di tengah kesejukan alam dengan fasilitas modern dan lingkungan hijau yang terjaga. Melalui kegiatan Agent Property Gathering Villa Panbil di Panbil Nature Reserve, para agen diharapkan memperoleh pengalaman berbeda, menikmati kedekatan dengan alam, menjalin hubungan yang lebih erat, serta menemukan semangat baru dalam menjual hunian impian di Villa Panbil.
Kepulauan Riau, 29 Oktober 2025 — Dalam upaya memastikan pelayanan dan kualitas produk terbaik bagi masyarakat, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Achmad Mutchtasyar, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kepulauan Riau.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program “Pantau bareng SPBU”, di mana jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga turun langsung untuk berinteraksi dengan pelanggan, mendengarkan masukan, serta memastikan standar operasional dan kualitas pelayanan di SPBU berjalan optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur Utama meninjau berbagai aspek operasional SPBU, mulai dari kebersihan fasilitas, ketersediaan produk BBM, akurasi takaran, hingga kualitas pelayanan operator. Beliau juga berbincang langsung dengan konsumen untuk mengetahui pengalaman dan tingkat kepuasan mereka terhadap layanan yang diberikan.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang andal, aman, dan berkualitas bagi seluruh pelanggan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa setiap liter BBM yang disalurkan memenuhi standar mutu, dan setiap pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik,” ujar Achmad Muchtasyar, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
Selain berinteraksi langsung dengan konsumen, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menegaskan implementasi program SERV-Q (Service Quality) yang rutin dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga di seluruh wilayah operasional.
Program SERV-Q bertujuan untuk mengukur dan meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU melalui penilaian terhadap aspek kebersihan, keramahan operator, ketepatan layanan, hingga kepuasan pelanggan. Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, SERV-Q menjadi acuan penting dalam menjaga standar pelayanan prima (service excellence) di setiap SPBU Pertamina.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi, Sales Area Manager Retail Kepri Bagus Handoko, serta tim manajemen setempat. Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi lintas fungsi guna memperkuat implementasi 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) serta memastikan seluruh fasilitas pendukung seperti musholla, toilet, dan area istirahat terjaga dengan baik untuk kenyamanan pelanggan.
Melalui kegiatan “Pantau bareng SPBU” dan penerapan berkelanjutan program SERV-Q, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan, serta memastikan energi dan semangat pelayanan terbaik hadir di setiap SPBU di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Jakarta, 29 Oktober 2025 – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH; IDX: ISAT) hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan kuartal ketiga tahun 2025. Di tengah tantangan kondisi makro, Indosat berhasil mencatatkan kinerja yang tangguh dan pertumbuhan stabil pada sejumlah indikator keuangan utama, menegaskan fundamental bisnis yang kuat, eksekusi yang disiplin, serta strategi yang berfokus pada pelanggan.
Sepanjang kuartal ketiga tahun 2025, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp14,052 triliun, tumbuh 3,8% dibandingkan kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan di seluruh lini bisnis utama, yakni Seluler, Multimedia, Data Communications, Internet (MIDI), serta Telekomunikasi Tetap, yang masing-masing tumbuh sebesar 4,2%, 1,9%, dan 1,1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Momentum positif juga tercermin pada Laba yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk yang dinormalisasi, meningkat 29,1% menjadi Rp1,32 triliun, sejalan dengan pertumbuhan EBITDA yang mencapai Rp6,49 triliun, naik 0,8% dibandingkan kuartal sebelumnya. Secara kuartalan, Average Revenue Per User (ARPU) turut meningkat 3,6% menjadi sekitar Rp40 ribu, dengan 95 juta pelanggan seluler, menegaskan kualitas bisnis inti Indosat yang terus terjaga.
Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Tantangan ekonomi mendorong kami untuk terus adaptif dan fokus pada hal yang paling penting, yakni pelanggan kami. Melalui transformasi berbasis AI, Indosat membuka perspektif baru dalam penciptaan nilai dan pengalaman digital. Dengan fondasi yang kuat, eksekusi yang disiplin, dan inovasi yang berorientasi pada tujuan, kami yakin dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian digital Indonesia.”
Sebagai bagian dari perjalanan transformasinya menuju perusahaan berbasis AI, Indosat senantiasa menghadirkan inovasi yang memberikan nilai nyata bagi pelanggan. Pada kuartal ketiga tahun ini, Indosat menegaskan langkah dengan meluncurkan Solusi Anti-Spam dan Anti-Scam yang dibangun di atas platform AIvolusi5G. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan dan keamanan digital, tetapi juga mendefinisikan ulang kualitas serta keamanan pada interaksi dengan pelanggan.
Sebagai salah satu penggerak utama transformasi digital Indonesia, pada Agustus 2025 Indosat bersama Cisco meresmikan Sovereign Security Operations Center (SOC) pertama di Indonesia. Inisiatif strategis ini bertujuan memperkuat ketahanan siber nasional sekaligus menjaga kedaulatan digital bangsa. Langkah ini menjadi kelanjutan dari keberhasilan Indonesia AI Center of Excellence, serta menandai babak baru dalam percepatan inovasi berbasis AI dan peningkatan ketangguhan digital di tingkat nasional.
Indosat juga terus berinvestasi untuk memperkuat kualitas dan ketahanan jaringan demi menghadirkan pengalaman digital yang lebih cerdas, aman, dan relevan bagi kebutuhan pelanggan. Hingga kuartal ketiga 2025, Indosat mengoperasikan lebih dari 208.000 BTS 4G, tumbuh 7,7% dibandingkan tahun sebelumnya, serta mempercepat pembangunan BTS 5G yang kini telah mencapai 1.404 titik. Perluasan jaringan ini menjadi tulang punggung misi Indosat dalam menghadirkan konektivitas digital yang lebih cepat, andal, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Selaras dengan strategi investasi berkelanjutan, sekitar 79,5% dari total belanja modal dialokasikan untuk penguatan jaringan seluler guna mengimbangi peningkatan kebutuhan data yang terus tumbuh.
Melalui eksekusi yang disiplin, inovasi yang berfokus pada pelanggan, serta strategi yang terarah, Indosat terus berada di jalur yang tepat menuju pertumbuhan berkelanjutan. Transformasinya menuju perusahaan berbasis AI, diperkuat cloud, serta berorientasi pada pelanggan menegaskan peran Indosat sebagai katalis utama dalam membentuk masa depan digital Indonesia.
Selama beberapa kuartal terakhir, Indosat Circle Sumatra mencatatkan tren positif dengan peningkatan trafik data yang konsisten. Berdasarkan data operasional, regional Central Sumatera mengalami pertumbuhan trafik sebesar 6,90% QoQ, North Sumatera menunjukkan lonjakan paling sebesar 12,70% QoQ. Sementara South Sumatera menunjukan peningkatan trafik data sebesar 5,30% QoQ. Kinerja ini mencerminkan semakin tingginya aktivitas digital masyarakat di seluruh area operasional Indosat, terutama di sektor penggunaan layanan data dan ekspansi pelanggan baru.
Dari sisi infrastruktur, Indosat juga terus memperkuat kapasitas jaringannya melalui pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di berbagai wilayah Sumatra. Pertumbuhan BTS paling signifikan terjadi di Sumatera bagian Selatan dengan peningkatan 10,4% (YoY), disusul Sumatera bagian Utara sebesar 10,2% (YoY), dan Sumatera bagian Tengah dengan pertumbuhan 7,4% (YoY).
Secara keseluruhan, pertumbuhan BTS 4G di Sumatra mencapai 9,5% mencapai lebih dari 46.000 BTS 4G yang tersebar di 3 regional, mencerminkan komitmen Indosat dalam memperluas konektivitas digital dan meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan di seluruh wilayah.
BP Batam terus memperkuat langkah dalam mendorong pengembangan sektor inovasi dan teknologi yang berdaya saing global.
Melalui partisipasi aktif dalam ajang IIXS The 7th dan Indonesia Technology and Innovation (INTI) di Jakarta International Expo, Selasa (28/10/2025), BP Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem investasi berbasis inovasi digital.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga riset untuk menciptakan lompatan besar dalam pemanfaatan teknologi masa depan. Seperti pengembangan kecerdasan buatan (AI), riset digital, hingga industri berkelanjutan.
Kasubdit Promosi Investasi BP Batam, Anastasia Maria Krisnawati, mengatakan bahwa partisipasi ini juga menunjukkan keseimbangan BP Batam dalam membangun Batam. Bukan hanya sebagai kawasan industri dengan sektor unggulan seperti manufaktur dan elektronik, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi masa depan.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung sekaligus mendorong percepatan transformasi digital. Harapannya, kemajuan inovasi teknologi dapat memberikan peningkatan nilai dan daya saing investasi di Batam,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan industri digital. Harapannya, sektor digital mampu tumbuh sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Batam.
“Transformasi digital tentu membutuhkan dukungan dari banyak pihak. Semoga keikutsertaan BP Batam kali ini mampu membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan industri tersebut,” pungkasnya. (DN)
Jakarta, 29 Oktober 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memfasilitasi pertemuan antara pengurus penyelenggara pinjaman daring (pindar) PT Dana Syariah Indonesia (DSI) dengan para pemberi dana (lender) di Kantor OJK di Jakarta, Selasa (28/10).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas sejumlah pengaduan masyarakat yang masuk dalam saluran pengaduan konsumen OJK mengenai tertundanya pengembalian dana maupun pembayaran imbal hasil dari DSI.
Dalam pertemuan ini, OJK menghadirkan Direktur Utama DSI Taufiq Aljufri beserta jajaran dan sejumlah perwakilan lender untuk membahas langsung permasalahan di DSI yang terjadi serta langkah konkret penyelesaiannya.
Pertemuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi OJK dalam pelindungan konsumen dan pengawasan terhadap industri pindar.
OJK dalam pertemuan tersebut meminta pihak DSI menjelaskan permasalahan di perusahaan tersebut dan meminta DSI bertanggung jawab atas dana lender yang masih tertahan di DSI.
Dalam kesempatan tersebut, DSI menyampaikan komitmen untuk bertanggung jawab menuntaskan kewajiban pengembalian dana kepada lender secara bertahap sesuai kemampuan dan rencana penyelesaian yang dalam penyusunannya akan melibatkan perwakilan lender.
Sebelumnya, sebagai bagian dari langkah pengawasan, OJK telah mengenakan sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU) kepada DSI sejak 15 Oktober 2025. Pengenaan sanksi ini merupakan bentuk pelaksanaan pengawasan tegas OJK terhadap DSI agar perusahaan fokus menyelesaikan kewajiban kepada lender.
Berdasarkan sanksi tersebut, DSI dilarang melakukan penggalangan dana baru dari pemberi dana (lender) maupun penyaluran pendanaan baru kepada peminjam (borrower) dalam bentuk apa pun, termasuk melalui website, aplikasi, atau media lainnya.
DSI juga dilarang melakukan pengalihan, pengaburan, pengurangan nilai, atau pemindahan kepemilikan aset, baik sebagian maupun seluruhnya, kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari OJK, kecuali untuk memenuhi kewajiban sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain itu, DSI tidak diperkenankan melakukan perubahan susunan Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham yang telah tercatat dalam data pengawasan OJK, kecuali dalam rangka memperbaiki kinerja, memperkuat permodalan, serta menyelesaikan permasalahan dan kewajiban perusahaan.
OJK juga memerintahkan DSI untuk tetap melayani dan menyelesaikan setiap pengaduan lender dan pihak terkait, serta tidak menutup kantor/layanan. DSI wajib menyediakan saluran pengaduan yang aktif, seperti telepon, WhatsApp, e-mail, dan media sosial, serta memberikan tanggapan dan penyelesaian atas setiap pengaduan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam rangka pengawasan lebih lanjut, OJK terus mengumpulkan informasi dan melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang terindikasi terlibat dan bertanggung jawab atas permasalahan di DSI. Apabila ditemukan pelanggaran ketentuan atau indikasi tindak pidana, OJK melakukan langkah-langkah kepatuhan dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk melaksanakan proses Penilaian Kembali Pihak Utama (PKPU).
OJK meminta DSI untuk memprioritaskan pengembalian dana lender, menjaga komunikasi yang transparan, dan menindaklanjuti seluruh pengaduan secara tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko menggelar Bimtek “Peningkatan Tata Kelola BP Batam melalui Implementasi BIOS dan Strategi Pencapaian Indeks Maturity Rating”, Selasa (28/10/2025) di IT Centre, Batam Centre.
Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain dalam sambutannya mengatakan sistem aplikasi BLU Integrated Online System (BIOS) dan Indeks Maturity Rating BLU merupakan instrumen dalam pengukuran tata kelola dan kinerja BLU yang berada di bawah pembinaan Kementerian Keuangan RI.
“Melalui dua instrumen tersebut, BP Batam tidak hanya ingin mengukur kepatuhan administratif, tetapi juga mengarahkan organisasi untuk bertransformasi menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil (result-based management),” kata Alexander.
Disebutkan, capaian indeks maturity rating BP Batam menunjukkan tren peningkatan yang positif dari tahun ke tahun. Tahun 2023 dengan nilai 2,91, angka itu naik signifikan pada tahun 2024 menjadi 3,29.
Sementara, tahun 2025, hasil self-assessment menunjukkan skor 3,89. Angka itu meningkat 115.09 % dan melebihi target indeks maturity rating yang telah ditetapkan dalam kontrak kinerja Kepala BP Batam tahun 2025 adalah sebesar 3,38 (kategori defined).
Peningkatan itu menjadi bukti nyata komitmen lembaganya dalam memperkuat tata kelola dan mengoptimalkan implementasi sistem BLU Integrated Online System secara berkelanjutan.
Namun, meski mencapai target, ia menyatakan tidak berpuas diri dan menurutnya masih ada indikator yang bisa ditingkatkan oleh jajaran pimpinan dan pegawai.
“Ada beberapa hal misalnya dalam kecepatan dalam tindaklanjuti hasil monitoring atau hasil review, audit dari ekternal maupun internal itu masih perlu ditingkatkan, walaupun tindaklanjut untuk eksternal nilainya telah 88 dan memang sudah bagus tapi masih punya ruang untuk ditingkatkan kedepan,” imbuhnya.
Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko, Endry Abzan, menambahkan ada sejumlah aspek penilaian maturity rating meliputi aspek keuangan (20%), layanan (25%), kapabilitas internal (20%), tata kelola & kepemimpinan (20%), inovasi (10%) dan lingkungan (5%).
Endry berharap melalui bimtek ini seluruh peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai implementasi BIOS, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjaga konsistensi capaian indeks maturity rating, memperkuat koordinasi dan sinergi antarunit kerja mewujudkan tata kelola BP Batam yang semakin baik.
Adapun bimtek menghadirkan narasumber dari Direktorat PPK BLU Kementerian Keuangan yaitu Radityo Dwinar A, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III B dan Sila Pandhega H, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III C.
Batam - Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan instansi terkait di sektor energi dan migas, Irjen. Pol. Ibnu Suhaendra, S.I.K., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus kegiatan Silaturahmi ke Polda Kepri. Kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti arahan pimpinan nasional terkait penanganan kasus kebakaran di PT ASL Batam, yang saat ini menjadi perhatian publik dan pemerintah pusat, khususnya SKK Migas dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Rabu (29/10/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Ruja Kapolda Kepri tersebut disambut langsung oleh Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., beserta Pejabat Utama, dan dihadiri pula oleh perwakilan dari SKK Migas, yaitu Bapak C.W. Wicaksono selaku Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Kaper Sumbagut), Bapak Haryo Sentanu selaku Spesialis Madya Pengawas Internal, Bapak Putu Indra Mahatrisna selaku Koordinator Perkapalan dan Kemaritiman, serta Bapak Chairizal Eka Putra selaku Analis Operasi Perwakilan Sumbagut.
Dalam arahannya, Irjen. Pol. Ibnu Suhaendra, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolda Kepri beserta jajaran. Beliau menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tindak lanjut atas permintaan Kepala SKK Migas dan Menteri ESDM agar penanganan kasus kebakaran di PT ASL dilaksanakan secara serius, profesional, dan menyeluruh.
Irjen. Pol. Ibnu Suhaendra, S.I.K., juga menegaskan pentingnya penanganan perkara ini dilakukan secara cepat dan tuntas agar tidak berkembang menjadi isu nasional yang berpotensi mendapat perhatian langsung dari Presiden. Beliau juga mengungkapkan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian khusus DPR RI, mengingat adanya insiden serupa di Petronas Madura.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan agar kejadian di Batam tidak berulang seperti kasus di Madura, serta menegaskan bahwa setiap perkembangan penyidikan akan dilaporkan kepada Kepala SKK Migas untuk diteruskan ke Menteri ESDM.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta koordinasi yang dilakukan oleh Irjen. Pol. Ibnu Suhaendra, S.I.K. bersama jajaran SKK Migas. Kapolda menjelaskan bahwa penyidikan masih berjalan dan belum ada penetapan tersangka, karena masih menunggu hasil pemeriksaan Lab Forensik Riau.
Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian luas, baik dari media nasional maupun masyarakat, terutama terkait isu keselamatan kerja dan ketenagakerjaan di PT ASL. Beliau menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat dalam setiap kegiatan operasional untuk menjamin keselamatan pekerja dan mencegah terulangnya insiden serupa.
Selain aspek hukum, Kapolda Kepri juga menyoroti faktor sumber daya manusia, di mana sebagian besar pekerja lokal masih tergolong fresh graduate, sedangkan tenaga kerja berpengalaman banyak bekerja di luar negeri. Menurut beliau, hal ini harus menjadi perhatian dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.
