Live Streaming
super me

super me

Page 52 of 215

Lebih dari lima dasawarsa, BP Batam terus melangkah dengan tekad yang sama, membangun dengan hati, berinovasi dan berbakti membangun negeri. 

Pada momen ini, seluruh Pimpinan dan pegawai merayakan dengan suka cita. Diawali upacara dengan khidmat dan syukuran pemotongan tumpeng oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. 

Amsakar Achmad dalam kesempatan pertama mengucapkan terima kasih kepada semua keluarga besar pegawai BP Batam atas dedikasi dan dukungannya. 

Amsakar juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan Forkopimda yang telah memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program strategis yang dilaksanakan oleh lembaganya. 

“Kami menyampaikan setulus penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam, para instansi, pelaku usaha, serta seluruh stakeholder yang tidak henti-hentinya memberi dukungan, kepercayaan dan iringan doa dalam perjalanan pengabdian kami membangun Batam tercinta,” kata Amsakar. 

Di tengah harapan yang demikian besar untuk percepatan pembangunan Batam, Amsakar meyakini ekosistem investasi Batam berjalan baik dan menunjukkan progres nyata. 

Optimisme itu bukan tanpa dasar, dari data-data makro ekonomi memperlihatkan track yang membanggakan. Kinerja investasi di Triwulan III tahun 2025 telah terealisasi sebesar Rp 54,7 triliun atau 91 % dari target 2025 sebesar RP 60 triliun. Angka ini tumbuh 25,58 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi triwulan kedua tahun 2025 ini, ekonomi Batam tumbuh sebesar 6,66 %. Angka ini mendekatai pertumbuhan ekonomi 2024 lalu sebesar 6,69 %. 

“Yang membahagiakan lagi terhadap struktur PDRB Provinsi Kepri, Batam berkontribusi sebesar 66,72 %. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa tata kelola kita sudah berada di jalan yang tepat. Ke depan kita harus lakukan pembenahan ke arah yang lebih baik, pelayanan yang optimal, percepatan belanja pemerintah dan menjaga iklim investasi tetap kondusif,” ujar Amsakar. 

Mengusung slogan “BP Batam Beraksi Tanpa Basa Basi”, perhelatan tahun ini bukan sekedar seremoni melainkan momentum perkuat komitmen dan kebersamaan demi mewujudkan Batam sebagai role model kawasan investasi unggulan yang inklusif. 

“Mari kita jadikan momentum Hari Bakti BP Batam ini sebagai penyemangat untuk memperkuat komitmen dan memperkokoh kebersamaan. Karena sejatinya, keberhasilan BP Batam bukanlah hasil kerja satu orang atau satu bagian, melainkan hasil kerja bersama dari kita, oleh kita untuk kemajuan Batam,” pungkas Amsakar. 

Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan MoU antara RSBP Batam dengan Universitas Internasional Batam sebagai Rumah Sakit Pendidikan Village dan MoU antara BP Batam dengan Baznas untuk program pendidikan dan kesehatan. 

Pada momen syukuran Hari Bakti tersebut, turut diserahkan Sertifikat Cagar Budaya Galang Heritage Village oleh Pemko Batam kepada BP Batam. 

Selamat Hari Bakti BP Batam ke-54 Tahun. Mari bersatu untuk Batam yang makin maju, bersama untuk Batam yang semakin jaya. 

Batam — Ada yang berbeda dari biasanya hari ini ,Jumat siang24/10/2025 di halaman Hotel Santika Batam. Tamu undangan dan juga masyarakat umum tampak antusias mengikuti kegiatan “Pekan Rasa Melayu”, yang menjadi puncak perayaan HUT ke-3 Hotel Santika Batam.

Acara ini berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Masak terbanyak Ikan Tongkol Asam Pedas Menggunakan Cabai Kering.

Momentum istimewa ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara dunia perhotelan, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan lembaga keuangan dalam mengangkat potensi kuliner lokal serta memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan budaya Melayu.

General Manager Hotel Santika Batam, Sukardi, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan tiga tahun Santika beroperasi di Kota Batam. Ia menyebut bahwa setiap perayaan ulang tahun selalu dikemas dengan konsep unik dan penuh makna.

“Tiga tahun perjalanan Santika di Kota Batam selalu kami rayakan dengan cara yang berbeda. Tahun lalu kami membuat bazar UMKM besar dengan 50 tenant. Tahun ini karena sedang ada pembangunan, skalanya lebih kecil, tapi kami tetap ingin menghadirkan kegiatan yang membawa nilai lebih bagi masyarakat,” ujar Sukardi.

Selain menghadirkan bazar UMKM dan kegiatan masak besar, Hotel Santika juga mengadakan jalan santai dan aksi bersih lingkungan. Yang menarik, sampah yang dikumpulkan peserta akan dihitung sebagai poin penukaran layanan medical screening gratis, sebuah inovasi sosial yang mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan. Dengan tujuan  menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya kreatif dan strategis.

“Ini bukan sekadar ulang tahun hotel, tapi juga inisiatif luar biasa yang mengangkat budaya dan kuliner khas daerah. Asam pedas adalah masakan khas bumi Melayu yang memiliki filosofi dan cita rasa kuat. Saya sangat mengapresiasi langkah Hotel Santika mengangkatnya dalam skala besar seperti ini,” ujar Amsakar.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat identitas Batam sebagai kota pariwisata yang kaya nilai budaya dan ekonomi kreatif.

“Event seperti ini akan membumikan kuliner daerah, mendorong kunjungan wisata, dan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata kuliner nasional,” tegasnya.

Lebih jauh, Amsakar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersatu mempercepat pembangunan dan memajukan kota Batam.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus menjelaskan bahwa kegiatan pemecahan rekor MURI ini tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga mengandung pesan ekonomi yang kuat.

Menurutnya, penggunaan cabai kering dalam masakan asam pedas menjadi bentuk inovasi strategis yang mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

“Kita tahu bahwa cabai adalah salah satu komoditas yang paling sering memicu inflasi. Ketika pasokan menurun, harga melonjak dan memengaruhi daya beli masyarakat. Dengan mengembangkan cabai kering, kita bisa menjaga pasokan dan harga lebih stabil,” jelasnya.

“Pada triwulan II 2025, ekonomi Kepri tumbuh 7,14 persen, meningkat dari 5,16 persen pada periode sebelumnya, dan menjadi yang tertinggi di Sumatera. Inflasi pun terkendali di angka 2,70 persen secara tahunan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa momentum Pekan Rasa Melayu menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya inovasi pangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa masakan lezat tidak selalu harus menggunakan cabai segar. Cabai kering pun mampu menghadirkan cita rasa sama nikmatnya, dengan keunggulan stabilitas harga dan daya simpan lebih lama, pemilihan ikan asam pedas mencerminkan potensi laut Kepulauan Riau yang 96 persen wilayahnya adalah lautan” ujarnya. 

Pekan Rasa Melayu juga melanjutkan inisiatif kolaboratif yang telah dimulai Bank Indonesia bersama Batam Tourism Polytechnic pada tahun 2024, melalui penerbitan buku “Khasanah Masakan Melayu Menggunakan Cabai Kering”.

Buku tersebut menjadi tonggak upaya memperkenalkan inovasi kuliner lokal yang berkontribusi pada diversifikasi konsumsi pangan dan pengendalian inflasi.

“Melalui acara ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengendalian inflasi bisa dimulai dari rumah, melalui pola konsumsi yang bijak dan adaptif,” ujar Ardhienus.

Bank Indonesia juga berharap kampanye penggunaan cabai kering dapat meluas ke tingkat nasional, menjadi simbol sinergi antara edukasi, inovasi, dan kearifan lokal dalam menjaga stabilitas pangan Indonesia.

Awalnya, panitia menargetkan untuk menyajikan 1.000 porsi ikan asam pedas. Namun, semangat tim dapur membuat hasilnya melampaui ekspektasi. Setelah dilakukan proses verifikasi oleh pihak MURI, total sajian tercatat sebanyak 1.118 porsi dimana seluruhnya menggunakan cabai kering sebagai bahan utama.

Verifikasi dilakukan secara langsung oleh Andre Purwandono, Senior Customer Relations Manager MURI, yang hadir mewakili lembaganya.

“Kami dari Museum Rekor Dunia Indonesia telah menyaksikan kegiatan yang sangat luar biasa hari ini. Setelah dihitung dan diverifikasi, jumlahnya mencapai 1.118 porsi, melebihi target awal. Rekor ini masuk dalam kategori kegiatan masal yang dapat dihitung dan bersifat superlatif,” ungkap Andre saat menyerahkan piagam penghargaan MURI kepada pihak Hotel Santika Batam .

Andre juga menjelaskan bahwa setiap rekor kuliner yang diajukan harus memenuhi kriteria tertentu, terutama terkait kelayakan konsumsi.

“Salah satu syarat penting dalam rekor kuliner adalah semua makanan yang disajikan wajib bisa dimakan. Tidak boleh ada pemborosan. Jadi seluruh hidangan harus layak konsumsi, baik dari segi rasa maupun kebersihan,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, para tamu undangan termasuk rekan media, pejabat daerah, dan tamu hotel turut berkesempatan mencicipi langsung hidangan hasil pemecahan rekor tersebut.

 

Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menyelenggarakan Anugerah Investasi BP Batam 2025, sebuah ajang bergengsi dan penghormatan bagi barbagai pihak yang percaya dan ikut membangun Batam.

Mengangkat tema “Mengapresiasi Prestasi, Mendorong Investasi”, ajang ini digelar di Radisson Golf & Convention Centre, Rabu (22/10/2025) dan menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti BP Batam ke 54 Tahun.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, ajang ini menjadi wujud komitmen lembaganya dalam memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha dan mitra yang telah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap kemajuan ekonomi Batam.

“Apresiasi ini bukan hanya ucapan terima kasih, tetapi juga motivasi bersama untuk menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar Li Claudia.

Menurutnya, penghargaan hari ini tak lepas dari semangat kolaborasi antara BP Batam, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang terus tumbuh serta berinovasi di tengah tantangan global.

Sehingga, ia senantiasa mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk terus memperkuat sinergi dan menghadirkan inovasi demi mewujudkan Batam sebagai kawasan investasi unggulan.

“Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi kemajuan Batam yang semakin berdaya saing global,” imbuhnya.

Tak lupa, Li Claudia menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.

“Selamat kepada para penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025. Semoga prestasi hari ini menjadi inspirasi bagi investasi masa depan yang lebih inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat,” seru Li Chandra.

Dalam ajang ini turut dilakukan Penandatanganan Nota Komitmen Investasi Batam Tahun 2025 dari sejumlah investor dengan nilai investasi 10,349 miliar USD dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 15.925 orang.

Kemudian juga dilakukan Launching Golden Visa yang diberikan kepada PT Digitalland Services Two dan PT Infineon Technologies.

Berikut Kategori Penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025:

  1. PMA dengan Ekspor Tertinggi, PT Austin Engineering Indonesia
  2. PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar, PT Ecogreen Oleochemicals Batam
  3. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar, PT Digitalland Services Two
  4. PMA dengan Anugerah Inovasi Daur Ulang, PT Free The Sea
  5. PMA dengan Anugerah Perusahaan Inklusif untuk Disabilitas, PT TDK Electronics Indonesia
  6. PMA Galangan Kapal Terbaik, PT Batam Abadi Shipyard
  7. PMA Investor dalam Pemanfaatan Tekonologi, PT Ennovi Integrated Engineering Sevices Batam
  8. PMA dengan Inovasi Manufaktur Ramah Lingkungan PT Wik Far East
  9. Inovasi Hijau Terbaik dalam Pengembangan Kawasan Industri, Kawasan Industri Tunas Grup
  10. Perkapalan Berbasis Ekonomi Biru, PT Buana Shipyard
  11. PMDN Pionir Implementasi 4.0, PT Satnusa Persada
  12. Tokoh Pariwisata Gastronomi Batam, Tek Po (Abi)
  13. Tokoh Penggiat Investasi di Batam, Ali U Lai
  14. Tokoh Penggiat Potensi Investasi di Batam, Peters Vincen
  15. Anugerah Kawasan Pariwisata Unggulan, Hartono
  16. Tokoh Perintis Pengembangan Batam “Purwaka Nirmana Batam”, Soedarsono Darmosoewito
  17. Tokoh Pembangunan Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan “Dharmottama Loka Batam”, Ismeth Abdullah

Hadir mendampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra yaitu Para Deputi BP Batam dan tamu undangan dari Direktur Wilayah I Kementerian Investasi/BKPM, Agus Joko Saptono, Forkopimda Kepri dan Batam, perbankan, pelaku usaha dan asosiasi usaha. 

Surabaya, 24 Oktober 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perluasan akses keuangan bagi masyarakat yang berperan penting dalam mendorong perekonomian dan peningkatan kesejahteraan. Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat yang semakin tinggi akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar saat membuka Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Surabaya, Jumat. “Sektor jasa keuangan memiliki potensi yang mampu melipatgandakan perekonomian, bahkan dapat menjadi beberapa kali lebih besar dari PDRB daerah apabila literasi dan inklusi masyarakat terus meningkat,” kata Mahendra.

Mahendra menambahkan, dengan penguatan literasi dan perluasan inklusi keuangan masyarakat maka utilisasi produk keuangan akan semakin produktif sehingga peran industri jasa keuangan akan semakin besar dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah dan nasional. Menurutnya, masyarakat setelah memiliki rekening tabungan harus diarahkan untuk kemudian melakukan pembiayaan (pinjaman) dan juga investasi di pasar modal atau di obligasi serta kemudian memiliki asuransi atau produk-produk keuangan lainnya. “Inilah yang akan melipatgandakan perekonomian berkali-kali lebih besar daripada PDRB. Jadi kami harapkan, dengan literasi dan inklusi yang besar menjadi modal dasar kita, sekarang kita bergerak kepada kemanfaatan atau utilisasinya yang lebih tinggi lagi,” kata Mahendra.

Mengusung tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Friderica dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menegaskan pentingnya prinsip No One Left Behind dalam kemudahan akses keuangan yang setara. “Peningkatan literasi dan inklusi keuangan bukan hanya soal angka, melainkan tentang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara.

Kita memegang teguh prinsip “No One Left Behind”. Dalam setiap program literasi dan inklusi keuangan, tidak boleh ada satu pun kelompok masyarakat yang tertinggal, termasuk penyandang disabilitas dan masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),” ujarnya. Friderica menyampaikan tiga pesan penting yaitu edukasi keuangan yang tepat sasaran, inklusi keuangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta sinergi serta kolaborasi yang harus terus diperkuat, terutama bersama pemerintah daerah yang telah menjadi mitra strategis dalam berbagai program OJK. Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menyatakan akan terus meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat melalui berbagai kegiatan untuk semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Inklusi keuangan di Jawa Timur sudah cukup tinggi, tetapi tingkat literasinya masih perlu ditingkatkan melalui diseminasi dan edukasi yang lebih komprehensif. Tujuannya agar layanan keuangan dan pembiayaan semakin mudah dijangkau, aman, dan berdaya guna bagi masyarakat,” katanya.

Khofifah juga mendukung program inklusi keuangan OJK yang mencakup semua kalangan masyarakat melalui prinsip “No One Left Behind” agar semua masyarakat maju bersama, tumbuh bersama, dan tangguh bersama. “Semoga puncak Bulan Inklusi Keuangan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dan meneguhkan seluruh potensi yang ada di Jawa Timur, serta menjadi inspirasi bagi provinsi lain di Indonesia,” katanya. Financial Expo 2025 Sebagai puncak kegiatan BIK 2025, OJK menggelar Financial Expo (FinExpo) 2025 pada 23–26 Oktober 2025 di Tunjungan Plaza 1, 2, 3, dan 6 Surabaya. FinExpo menjadi wujud kolaborasi antara Kementerian/Lembaga, PUJK, asosiasi, dan UMKM, dalam memberikan edukasi, konsultasi, serta layanan keuangan langsung kepada masyarakat.

FinExpo 2025 resmi dibuka pada Kamis, 23 Oktober 2025 oleh Ketua Panitia FinExpo 2025 Wani Sabu, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi, serta Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Yunita Linda Sari, dan dilanjutkan dengan Prosesi Harmoni Finansial yang menandai semangat sinergi keuangan nasional. Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan 2025 diawali dengan Road to BIK pada September–Oktober 2025, yang diikuti oleh Kantor OJK Daerah, regulator, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan PUJK di seluruh Indonesia. Selama periode BIK 2025, tercatat: • 5.182 kegiatan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia • 10.874.634 peserta edukasi keuangan yang berhasil secara signifikan meningkatkan jangkauan peserta sebesar 67,87 persen dibandingkan BIK tahun lalu. • Akses keuangan baru yang terbuka: o 3,55 juta rekening perbankan baru; o 1,47 juta rekening pinjaman perusahaan pembiayaan baru; o 720 ribu akun fintech baru; o 951 ribu polis asuransi baru; o 643 ribu rekening pasar modal baru; dan o 5,01 juta rekening pergadaian baru; Kegiatan BIK 2025 berhasil menjangkau 180 Desa Tertinggal yang tersebar di 73 Kabupaten/Kota di wilayah 3T. Capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam memperluas jangkauan layanan keuangan formal serta memperkuat kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan.

Batam – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri melimpahkan perkara hasil ungkap kasus tindak pidana narkotika kepada Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau. Dua orang tersangka diamankan, masing-masing berinisial DLH dan LK, beserta sejumlah barang bukti narkotika dari hasil kegiatan undercover buy yang dilakukan di salah satu tempat hiburan malam di daerah Lubuk Baja, Kota Batam, pada Minggu (19/10/2025).

Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol. Anggoro Wicaksono., S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si. menjelaskan, penangkapan berawal dari kegiatan penyamaran yang dilakukan oleh personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di lokasi hiburan malam tersebut.

“Sekira pukul 03.00 WIB, petugas melakukan undercover buy dan berhasil menangkap seorang perempuan berinisial DLH yang bekerja sebagai pramusaji saat menyerahkan narkotika jenis ekstasi dan liquid vape mengandung narkotika kepada anggota yang menyamar,” ujar Kabid Humas.

Dari tangan tersangka DLH, petugas menyita barang bukti berupa 10 butir pil ekstasi warna biru berlogo “Rolex”, 5 cartridge liquid vape merek Sidepiece Vape yang mengandung zat narkotika jenis MDMB-4en-PINACA, 3 buah vape warna hitam merek Veev, 1 buah vape warna putih merek Sidepiece, 1 buah vape warna oranye merek Sidepiece, uang tunai sebesar Rp4.500.000,-, serta satu unit handphone yang diduga digunakan dalam transaksi jual beli narkotika tersebut.

Selanjutnya, sekira pukul 03.40 WIB di area dapur lantai I tempat hiburan tersebut, petugas kembali mengamankan seorang laki-laki berinisial LK, yang bekerja sebagai bar staff. Tersangka LK berperan sebagai perantara dalam transaksi jual beli narkotika jenis ekstasi. Dari tersangka LK disita uang tunai Rp750.000,- dan satu unit handphone.

Usai penangkapan, tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Kepri untuk pelimpahan tersangka dan barang bukti pada hari yang sama, Minggu (19/10/2025) pukul 15.00 WIB, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kabid Humas menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Pekanbaru, barang bukti ekstasi positif mengandung narkotika golongan I jenis MDMA, sementara cartridge liquid vape mengandung narkotika golongan I jenis MDMB-4en-PINACA.

“Kedua tersangka kini telah ditahan dan proses penyidikan dilanjutkan oleh penyidik Ditresnarkoba Polda Kepri. Dari hasil pemeriksaan, diketahui ekstasi diperoleh tersangka LK dari seseorang berinisial RH yang saat ini DPO, sedangkan cartridge liquid vape diperoleh tersangka DLH dari seseorang berinisial AL yang juga DPO,” jelasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

“Polda Kepri terus berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk peredaran gelap narkotika. Kami mengimbau masyarakat agar menjauhi narkoba dan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tutup Kabid Humas.

Batam – Dalam rangka memperkuat kerja sama keamanan laut di kawasan perbatasan Indonesia–Singapura, Polda Kepri bersama jajaran Korpolairud Baharkam Polri melaksanakan kunjungan kerja ke Commander Maritime Security (MARSEC) Command dan Information Fusion Center (IFC) Republik Singapura, Rabu (22/10/2025).

Hadir dalam kegiatan ini Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan, S.I.K., M.H., Dirpolair Baharkam Polri, Dirpolairud Polda Kepri, Kasubdit Patroli Baharkam Polri, serta Atase Polri, dan disambut langsung oleh Commander MARSEC Republic of Singapore Navy (RSN) Rear Admiral Ng Xun Xi beserta jajaran pejabat MARSEC.

Dalam sambutannya, Commander MARSEC RADM Ng Xun Xi menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mempererat kerja sama dengan Polri, terutama dalam berbagi informasi dan penguatan komunikasi lintas kapal demi menjaga stabilitas keamanan di Selat Malaka dan Selat Singapura.

“Kami sangat menghormati hak dan kedaulatan setiap negara. MARSEC terbuka untuk koordinasi langsung dengan Polri dalam menangani insiden maritim, termasuk perompakan dan penyelundupan,” ujar Commander MARSEC.

Ng Xun Xi juga menyoroti pentingnya sistem pengawasan maritim terpadu. Ia menyampaikan bahwa meskipun kasus perompakan kini terjadi dalam skala kecil, dampaknya tetap besar terhadap industri pelayaran dan ekonomi kawasan.

Commander MARSEC pun mengapresiasi kontribusi Polri dalam kerja sama sebelumnya, termasuk koordinasi penanganan kasus narkotika lintas negara.

Sementara itu, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran rombongan Polri merupakan bentuk penghormatan atas undangan MARSEC kepada Kapolri. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kanal komunikasi antara kapal MARSEC dan kapal Polri agar koordinasi di lapangan lebih cepat dan efisien.

“Keterlambatan informasi di laut bisa membuat pelaku kejahatan lolos. Karena itu, pertukaran data real-time menjadi prioritas bersama,” Ucap Kakorpolairud Baharkam Polri.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., dalam kesempatan yang sama, menyatakan kesiapan Polda Kepri menjalin kerja sama strategis dengan MARSEC untuk memperkuat pengawasan di perairan Selat Singapura.

“Banyak kasus narkoba masuk ke Indonesia melalui jalur laut. Karena itu, kami berharap koordinasi dapat diperluas tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga pencegahan penyelundupan narkotika lintas negara,” Tambah Kapolda Kepri.

Kapolda Kepri juga menambahkan bahwa Polda Kepri baru-baru ini menjalin silaturahmi dengan Kepolisian Johor, Malaysia, sebagai langkah konkret memperkuat sinergi kawasan dalam pemberantasan kejahatan lintas batas.

Dalam sesi diskusi, Dirpolairud Polda Kepri menekankan pentingnya kecepatan informasi untuk mencegah pelaku kejahatan melarikan diri di laut. Hal serupa juga disampaikan oleh Kasubdit Patroli Baharkam Polri, yang mengusulkan agar komunikasi antarnegara dapat dilakukan tidak hanya melalui jalur formal, tetapi juga secara langsung antarpejabat operasional demi mempercepat respon di lapangan.

Atase Polri menegaskan komitmen untuk menjaga komunikasi intensif dengan MARSEC. Ia menyebutkan terdapat sekitar 20 kapal yang saat ini beroperasi di kawasan Selat Singapura dan Selat Malaka yang menjadi fokus pemantauan bersama.

Kunjungan dilanjutkan ke Information Fusion Center (IFC), di mana Komandan MARSEC menjelaskan peran IFC sebagai pusat koordinasi informasi maritim internasional. Hingga kini, IFC memiliki 159 jaringan kerja di 58 negara.

“Kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Polri sangat penting dalam memetakan pola dan modus operandi kejahatan lintas batas, khususnya narkotika dan perompakan laut,” jelasnya.

Melalui kunjungan ini, Polda Kepri bersama jajaran Polairud Baharkam Polri memperkuat diplomasi keamanan laut yang strategis dengan Singapura.

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pertukaran informasi, patroli bersama, dan komunikasi langsung antar kapal dalam rangka menjaga stabilitas kawasan perairan perbatasan Indonesia–Singapura.

BATAM, OKTOBER 2025 — ARTOTEL Batam kembali menghadirkan pengalaman kuliner yang menggugah selera melalui promo terbaru bertajuk “Embrace The Local Flavor”, yang berlangsung mulai Oktober hingga Desember 2025. Promo ini mengajak para tamu untuk menjelajahi kekayaan cita rasa Nusantara. Setiap hidangan dirancang untuk memberikan sensasi unik antara keaslian bahan tradisional. Dalam promo ini, para pecinta kuliner dapat menikmati beragam menu spesial yang menggambarkan harmoni antara tradisi dan inovasi, seperti: Kue Jongkong Sauce Nangka, Salad Bebek Mangga Muda, Bihun Kuah Seafood, Mie Bebek Kari, Nasi Goreng Bebek Asap, Es Kuwut Bali, Hobal Latte, Pancong Balap, Cendol Cocktail, Talua Cocktail.

Kombinasi menu ini mencerminkan komitmen ARTOTEL Batam dalam mengangkat kuliner khas Indonesia dengan gaya modern yang hangat dan artistik. Promo ini ditujukan bagi para tamu in-house serta masyarakat lokal Batam yang gemar mengeksplor rasa dan mengabadikan momen kuliner mereka di media sosial. Dengan atmosfer yang hangat dan desain outlet yang artistik, “Embrace The Local Flavor” menghadirkan pengalaman bersantap yang menggugah rasa dan estetika. Selain promo kuliner, ARTOTEL Batam juga akan meluncurkan pameran seni terbaru bertajuk “Lost Boy in Wonderland” karya Alexander Chris. Pameran ini akan digelar mulai akhir Oktober 2025 di ARTSPACE, menampilkan eksplorasi visual tentang modernitas, imajinasi, dan pencarian diri di tengah dunia yang serba cepat.

Penutup bulan Oktober akan semakin seru dengan pesta bertema Halloween di Rooftop ARTOTEL Batam pada 25 Oktober 2025, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Dengan tiket seharga IDR 150.000 net/pax, tamu akan dimanjakan dengan Carving & Canapés, Free Flow Beer selama 2 jam, Live Band & DJ Performance, dan Games & Lucky Draw. Jangan lupa kenakan kostum Halloween terbaikmu dan nikmati malam penuh musik, tawa, dan kejutan di langit Batam! Assistant Director of Sales & Marketing ARTOTEL Batam, Maria Rizki, mengatakan “Melalui Embrace The Local Flavor, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang bukan hanya lezat, tetapi juga membawa nilai budaya lokal dalam kemasan yang modern.

Ini adalah bentuk komitmen ARTOTEL Batam untuk terus mendukung kuliner Indonesia agar tetap relevan dengan tren gaya hidup masa kini.” Saatnya jelajahi rasa Indonesia dalam gaya modern khas ARTOTEL Batam! Ajak teman, pasangan, atau keluarga untuk mencoba menu Embrace The Local Flavor dan ciptakan momen kuliner penuh warna di ARTOTEL Batam. Hubungi kami di Instagram @artotelbatam atau WhatsApp +62 811 7758 922.

Kediri, 23 Oktober 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyatakan bahwa sektor pembiayaan berperan penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi riil, mendukung pembiayaan produktif, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

“Saat ini, sekitar 30 persen portofolio lembaga pembiayaan disalurkan kepada sektor UMKM. Kami terus mendorong agar pembiayaan kepada pelaku usaha kecil ini terus tumbuh, supaya masyarakat di desa-desa tidak terjebak pada pinjaman online ilegal dan bisa memanfaatkan lembaga pembiayaan resmi,” ujar Agusman dalam kegiatan OJK Mengajar dengan tema “Kiprah Lembaga Pembiayaan bagi Kemajuan Ekonomi Nasional” yang dilaksanakan di Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri, Jumat (17/10).

Hingga Agustus 2025, total aset industri pembiayaan mencapai Rp1.046,94 triliun, dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp967,59 triliun, meningkat 4,35 persen (yoy). Dari jumlah tersebut, sekitar Rp160,63 triliun atau 30,15 persen disalurkan kepada sektor UMKM, mencerminkan komitmen industri pembiayaan dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia.

Agusman menambahkan bahwa OJK telah menyiapkan peta jalan (roadmap) pengembangan industri pembiayaan sebagai panduan arah kebijakan agar sektor ini mampu bertransformasi, memperkuat ekosistem, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Transformasi digital di industri pembiayaan adalah keniscayaan. Lembaga pembiayaan harus siap beradaptasi agar tetap relevan, efisien, dan mampu menjangkau masyarakat lebih luas,” kata Agusman.

Dari pihak universitas, Wakil Rektor II UNISKA Kediri Nisa Mutiara yang hadir mewakili Rektor, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara OJK dan dunia pendidikan dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memahami lembaga pembiayaan yang legal dan logis, sehingga terhindar dari praktik keuangan ilegal serta mampu mengelola keuangan dengan bijak,” ujar Nisa.

Kegiatan OJK Mengajar merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 OJK dan diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa dari berbagai fakultas di UNISKA Kediri.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Yunita Linda Sari; Direktur Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis, Horas Tarihoran, serta Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri.

Selain penyampaian materi, kegiatan OJK Mengajar di Kediri juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif antara OJK dan mahasiswa seputar peluang pembiayaan bagi UMKM, penggunaan Buy Now Pay Later (BNPL) secara bijak, serta tips mengenali lembaga pembiayaan resmi yang diawasi OJK.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap mahasiswa semakin memahami peran strategis lembaga pembiayaan sebagai penggerak aktivitas ekonomi dan pendorong inklusi keuangan nasional. Pemahaman yang baik mengenai lembaga pembiayaan yang legal dan logis diharapkan dapat menumbuhkan perilaku keuangan yang cerdas, melindungi diri dari praktik keuangan ilegal, serta mendorong generasi muda menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Batam – Polda Kepri melaksanakan Apel Pemberangkatan Kompi Penugasan Satbrimob Polda Kepri Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Metro Jaya dalam rangka Operasi Aman Nusa I Tahun 2025, bertempat di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Tato Pamungkas Suyono, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kapolsek Bandara Hang Nadim, serta personel Satbrimob Polda Kepri yang akan melaksanakan penugasan.

Dalam amanatnya, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel yang akan berangkat melaksanakan tugas BKO di Polda Metro Jaya. Keberangkatan ini merupakan bentuk kepercayaan dan kehormatan dari pimpinan Polri kepada Satbrimob Polda Kepri atas profesionalisme, disiplin, serta kemampuan teknis yang dapat diandalkan.

“Tugas ini bukan sekadar penugasan rutin, melainkan wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara serta cerminan semangat Brimob untuk Indonesia,” ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si.

Wakapolda Kepri juga menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. Ia berpesan agar seluruh personel tetap humanis, disiplin tanpa arogansi, serta menjunjung tinggi netralitas dan keselamatan masyarakat. Selain itu, sinergitas antarinstansi, moral dan mental yang kuat, serta menjaga nama baik satuan juga menjadi poin penting yang ditekankan dalam amanat tersebut.

“Berangkatlah dengan semangat pengabdian, keberanian, dan kehormatan. Laksanakan tugas dengan tulus, jaga kehormatan diri dan satuan, serta selalu kedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi,” tutur Wakapolda Kepri

Kegiatan apel berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Seluruh personel Satbrimob Polda Kepri yang diberangkatkan mendapatkan doa dan dukungan dari keluarga besar Polda Kepulauan Riau untuk melaksanakan tugas dengan aman dan sukses, serta kembali dalam keadaan sehat dan membawa kebanggaan bagi satuan dan institusi.

Batam – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas jajaran Polda Kepri yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Oktober 2025, bertempat di Hotel Pacific, Batam.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Commander Wish Kabaharkam Polri tentang Polisi Penolong Masyarakat, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2187/IX/DIK.2.6./2025 tanggal 24 September 2025.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Dirbinmas Polda Kepri, Kombes Pol. Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh 84 personel Bhabinkamtibmas dari jajaran Polda Kepri. Kegiatan turut dihadiri oleh para Pejabat Utama Ditbinmas Polda Kepri.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan materi mengenai Peran Bhabinkamtibmas sebagai Polisi Penolong Masyarakat serta teknik Public Speaking guna meningkatkan kemampuan komunikasi, empati, dan kehadiran sosial Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.

Dirbinmas Polda Kepri menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tingkat desa atau kelurahan dalam memberikan pelayanan dan solusi atas permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat.

“Bhabinkamtibmas harus menjadi sosok pelindung, pengayom, dan penolong yang hadir dengan solusi dan empati di setiap persoalan warga,” ujar Dirbinmas Polda Kepri, Kombes Pol. Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si.

Melalui kegiatan ini, Ditbinmas Polda Kepri berkomitmen untuk terus membina dan meningkatkan kapasitas Bhabinkamtibmas agar mampu menjawab dinamika dan tantangan tugas di lapangan secara profesional dan humanis.

Page 52 of 215

Instagram

Tentang Kami