super me
Jakarta, 20 Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong masyarakat semakin memahami, percaya, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah secara bijak. Upaya tersebut salah satunya melalui penyelenggaraan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 yang berlangsung pada 20 - 23 Agustus 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta. Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Bermanfaat untuk Semua”, EKSiS 2026 menjadi wadah kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi, edukasi, serta produk dan layanan keuangan syariah. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono dalam sambutannya pada pembukaan EKSiS 2026, Kamis, menegaskan bahwa pengembangan keuangan syariah tidak sematamata berkaitan dengan transaksi, tetapi juga bagaimana membangun keadilan, kemitraan, kepercayaan, dan kemasyarakatan.
“Keuangan syariah bukan hanya tentang bagaimana kita melakukan transaksi, tapi keuangan syariah adalah tentang bagaimana kita membangun keadilan, kemitraan, kepercayaan, dan kemaslahatan,” kata Dicky. Menurut Dicky, peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Dicky menjelaskan bahwa keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan eksistensi dan daya saing di tingkat global. Sejalan dengan perkembangan tersebut, industri keuangan syariah nasional juga terus bertumbuh dan berperan dalam mendukung perekonomian. Lebih lanjut, Dicky menegaskan bahwa pertumbuhan industri keuangan tidak hanya perlu dilihat dari sisi besaran industri, tetapi juga dari kemampuan industri dalam memberikan manfaat yang makin meluas dan layanan yang berkualitas. “Industri keuangan harus tumbuh. Tapi tumbuh dengan manfaat yang makin meluas. Tumbuh dengan kualitas,” tegasnya.
Menurutnya, EKSiS menjadi jembatan dari pengetahuan menuju pemahaman, dari pemahaman menuju pilihan, dan dari pilihan menuju keyakinan bahwa produk keuangan syariah merupakan pilihan yang berkualitas serta dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi riil, dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Dicky juga menekankan pentingnya sinergi antara peningkatan literasi dan perluasan inklusi keuangan syariah. Masyarakat tidak hanya perlu memahami karakteristik produk dan layanan keuangan syariah, tetapi juga memperoleh akses dan kemudahan untuk menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Penyelenggaraan EKSiS menjadi semakin relevan sejalan dengan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang menunjukkan indeks literasi keuangan syariah sebesar 43,07 persen dan indeks inklusi keuangan syariah sebesar 13,24 persen. Capaian tersebut menunjukkan masih terdapat ruang yang luas untuk memperkuat pemahaman sekaligus mendorong pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah oleh masyarakat. Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa keuangan syariah harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan ekonomi masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha, dan peningkatan kapasitas UMKM.
“Ekonomi syariah harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan ekonomi kita. Dia harus membantu menciptakan lapangan kerja, membantu UMKM naik kelas, membantu masyarakat memiliki usaha, membantu generasi muda menjadi entrepreneur, dan pada akhirnya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Anis. Anis menekankan bahwa pengembangan industri keuangan syariah tidak hanya diarahkan untuk tumbuh secara cepat, tetapi juga harus mampu memperbesar skala ekonomi, mendorong UMKM naik kelas, serta memberikan ruang bagi inovasi dengan tetap memperhatikan tata kelola, prinsip kehati-hatian, dan pelindungan konsumen. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution mengatakan pertumbuhan permintaan masyarakat terhadap produk keuangan syariah perlu berjalan seiring dengan peningkatan inovasi dan kualitas penawaran dari industri.
“Semakin banyak masyarakat menggunakan produk syariah, semakin besar pula dorongan bagi industri untuk berinovasi. Permintaan dan penawaran terus tumbuh bersama dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujar Farid. Farid berharap keikutsertaan LPS dalam EKSiS dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM, sehingga semakin percaya diri dalam memahami dan memanfaatkan layanan keuangan syariah secara bijak. Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Muhammad Herizkianto, mengatakan digitalisasi memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan informasi dan edukasi keuangan syariah kepada masyarakat. “Dalam konteks tersebut, digitalisasi dapat menjadi enabler yang strategis. Memanfaatkan teknologi digital memungkinkan informasi dan edukasi keuangan syariah dapat menjangkau masyarakat dengan lebih mudah, cepat, dan luas, kapan pun dan di mana pun,” kata Herizkianto. Herizkianto menambahkan bahwa tantangan pengembangan keuangan syariah tidak hanya terletak pada kemampuan masyarakat memahami produk dan layanan keuangan syariah, tetapi juga memastikan masyarakat dapat mengakses dan memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan.
EKSiS 2026 berlangsung selama empat hari dengan menghadirkan 34 booth Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) syariah serta enam booth produk halal dan ekosistem syariah. Masyarakat juga dapat mengenal keuangan syariah lebih dekat melalui berbagai sesi edukasi dan talkshow yang dikemas secara menarik dan inspiratif. Pembukaan EKSiS 2026 turut dihadiri Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi, Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi, serta pimpinan kementerian/lembaga terkait, Pemerintah Daerah, dan direksi serta pimpinan PUJK syariah. Melalui EKSiS 2026, OJK terus memperkuat kolaborasi, inovasi, dan digitalisasi sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan pemanfaatan keuangan syariah. OJK mendorong pengembangan produk dan layanan keuangan syariah yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, perluasan jaringan layanan, serta penguatan literasi berbasis komunitas dan pendidikan keagamaan agar keuangan syariah semakin inklusif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta perekonomian nasional.
BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat kerja sama pengamanan dan penegakan hukum di wilayah kerja BP Batam. Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Balairung Sari BP Batam, Jumat (21/8/2026) pagi.
Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kerja sama dengan Polri menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, kondusivitas wilayah, sekaligus mendukung kepastian investasi di Batam.
Menurut Amsakar, posisi geografis Batam yang strategis dan perkembangan iklim investasi yang semakin baik membutuhkan dukungan keamanan yang kuat.
"Substansinya pertama adalah peningkatan kualitas keamanan di seluruh kegiatan di Batam. Kedua, menjaga kondusivitas wilayah," kata Amsakar.
Ia menjelaskan, MoU tersebut juga merupakan perpanjangan dari nota kesepahaman yang sebelumnya telah dijalin antara BP Batam dan Polri.
Penguatan kerja sama menjadi semakin penting seiring dengan bertambahnya wilayah kerja dan kewenangan BP Batam.
Amsakar menyebut wilayah kerja BP Batam yang sebelumnya mencakup delapan pulau kini berkembang menjadi 22 pulau. Selain itu, sejumlah kewenangan perizinan yang sebelumnya ditangani bersama oleh BP Batam, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah kini menjadi kewenangan BP Batam.
Amsakar menekankan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal. Implementasi di lapangan menjadi ukuran utama keberhasilan MoU.
Ia berharap kemitraan BP Batam dan Polri dapat memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun aktivitas ekonomi.
Selain pengamanan, nota kesepahaman tersebut juga mencakup pertukaran data antara BP Batam dan Mabes Polri untuk hal-hal yang dinilai penting sesuai dengan ruang lingkup kerja sama.
Sementara itu, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Polri), Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran, mengatakan Polri bersama BP Batam berkomitmen memperkuat pengamanan dan penegakan hukum di wilayah kerja BP Batam.
Fadil menegaskan, keamanan tidak semata-mata dimaknai sebagai upaya mencegah gangguan, tetapi juga harus mampu menghadirkan kepastian bagi masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.
"Keamanan harus memberikan kepastian. Kepastian bagi masyarakat untuk beraktivitas, bagi dunia usaha untuk berinvestasi, dan pemerintah untuk terus melanjutkan pembangunan," kata Fadil.
Menurut dia, ruang lingkup kerja sama tidak terbatas pada penempatan personel kepolisian. BP Batam dan Polri juga akan memperkuat pertukaran data dan informasi, pencegahan konflik sosial, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta koordinasi dalam merespons berbagai potensi gangguan.
Fadil menegaskan Polri ingin memastikan MoU tersebut memberikan dampak nyata terhadap kondisi keamanan dan kegiatan ekonomi di Batam.
"MoU ini jangan berhenti menjadi dokumen. Ukuran keberhasilannya adalah apa yang berubah di lapangan setelah kita menandatangani MoU ini," ujarnya.
Ia menambahkan, Polri ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan.
Dengan kondisi Batam yang merupakan kawasan strategis sekaligus salah satu pusat industri dan investasi di Indonesia, stabilitas keamanan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelaku usaha.
"Polri ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai mitra pembangunan. Kita ingin Batam tetap aman, investasi berjalan, ekonomi tumbuh, dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat," kata Fadil.
Penguatan sinergi BP Batam dan Polri ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang semakin aman dan kondusif sehingga aktivitas investasi, perdagangan, industri, serta pembangunan di Batam dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menghadiri The Inauguration of Batam Aero Engine di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic, Rabu (19/8/2026).
Kehadiran Batam Aero Engine (BAE) menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri penerbangan nasional, khususnya pengembangan industri Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) mesin pesawat di Batam.
Peresmian BAE ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti peresmian oleh Co-founder Lion Group/Wakil Ketua MPR RI, Rusdi Kirana, yang disaksikan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad; President Director Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi; serta Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Sokhib Al Rokhman.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian Perumahan Batam Aero Technic yang ditandai melalui penyerahan kunci secara simbolis kepada karyawan.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi pengembangan Batam Aero Engine yang dinilainya memiliki arti penting bagi industri penerbangan nasional sekaligus perkembangan investasi dan perekonomian Batam.
Menurutnya, investasi tersebut akan memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta penyerapan tenaga kerja di Batam.
“Investasi Batam Aero Engine merupakan investasi yang sangat produktif dan kami yakin akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Sebagai pemerintah, kami akan mendukung agenda pengembangannya agar terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi Batam serta Indonesia,” ujar Amsakar.
Amsakar juga mengapresiasi komitmen perusahaan dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja melalui penyediaan hunian bagi karyawan Batam Aero Technic.
Menurutnya, pertumbuhan investasi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan pekerja. Terlebih, industri aviasi membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan dan kompetensi khusus.
“Jika membutuhkan tenaga terampil dari luar daerah, kebutuhan karyawannya juga harus dipersiapkan. Apa yang dilakukan hari ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Batam,” tambahnya.
Amsakar menegaskan, BP Batam akan terus mendukung rencana pengembangan Batam Aero Engine, termasuk kebutuhan pengembangan kawasan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, kebutuhan lahan di Batam saat ini diproses melalui Land Management System (LMS) untuk memastikan proses pengalokasian berjalan transparan dan sesuai standar pemerintah.
“Kami akan mendukung apa yang telah direncanakan. Kami yakin investasi yang dilakukan ini merupakan investasi yang produktif,” tegasnya.
Sementara itu, President Director Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, pengembangan Batam Aero Engine menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan Indonesia dalam melakukan perawatan mesin pesawat di dalam negeri.
Dengan dukungan teknologi, fasilitas, dan sumber daya manusia terampil, Batam Aero Engine diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan industri penerbangan nasional, tetapi juga melayani pasar regional.
Ia mengatakan, fasilitas di Batam berpeluang melayani kebutuhan perawatan mesin pesawat dari sejumlah negara di kawasan seiring dengan pemenuhan sertifikasi yang diperlukan.
“Kami berharap fasilitas ini dapat melayani kebutuhan dalam negeri maupun negara-negara sahabat dan semakin memperkuat industri penerbangan Indonesia,” ujar Putut.
Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Sokhib Al Rokhman, yang mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, turut mengapresiasi pengembangan Batam Aero Engine.
Menurut Sokhib, keandalan armada penerbangan nasional sangat bergantung pada kesiapan dan kemandirian ekosistem Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).
Kehadiran Batam Aero Engine pun menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan perawatan mesin pesawat di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap layanan MRO di luar negeri.
“Kita ingin memperkuat kemandirian aviasi dengan mewujudkan Batam Aero Engine sebagai hub MRO yang efisien, responsif, dan kompetitif di pasar Asia,” ujarnya.
Ia berharap, pengembangan Batam Aero Engine turut memperkuat rantai pasok industri penerbangan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Turut mendampingi Amsakar dalam kegiatan tersebut, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano. Hadir pula jajaran Lion Group, Batam Aero Engine, Batam Aero Technic, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Pengembangan Batam Aero Engine di KEK Batam Aero Technic diharapkan semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat industri aviasi nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dalam rantai industri penerbangan regional dan global.
Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). BP Batam meraih Peringkat 1 Pengelolaan JDIH Tingkat Nasional Tahun 2026 dengan nilai sempurna 100 dan memperoleh Predikat AA (Istimewa) untuk kategori Lembaga Pemerintah Non Struktural.
Penilaian JDIH BP Batam oleh Kementerian Hukum dilakukan melalui sistem E-Report kinerja JDIHN berdasarkan empat variabel Utama. Diantaranya pengelolaan dokumen dan informasi hukum; aksesibilitas informasi hukum; integrasi dan sinkronisasi dokumen hukum serta pengembangan layanan JDIH.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama para Pengelola JDIH BP Batam dan unit organisasi BP Batam dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, tertib, dan memberikan kepastian hukum,” ujar Amsakar, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, predikat tersebut menjadi motivasi bagi BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi hukum, khususnya dalam memberikan akses informasi yang dibutuhkan masyarakat dan dunia usaha.
“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan keterbukaan informasi hukum sehingga keberadaan JDIH BP Batam dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha,” kata Amsakar.
Penguatan tata kelola hukum tersebut juga sejalan dengan upaya BP Batam dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif. Reformasi regulasi, peningkatan kualitas pelayanan, serta keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa raihan terbaik nasional dengan nilai 100 dan Predikat AA (Istimewa) merupakan capaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga konsistensi dalam pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum BP Batam.
“Kami memastikan bahwa kinerja JDIH BP Batam akan terus meningkat dan berkembang tidak hanya pada pencapaian penghargaan nasional ini saja, namun juga melalui pelayanan dokumentasi dan informasi hukum yang lebih transparan dan berkualitas,” ujar Li Claudia.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi momentum bagi Biro Hukum selaku Pusat JDIH BP Batam untuk terus memastikan pelayanan dokumentasi dan informasi hukum tersedia secara optimal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, pemangku kepentingan, investor, serta pelaku usaha di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Dengan raihan tersebut, BP Batam tidak hanya mempertahankan kualitas pengelolaan dokumentasi hukum, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan tata kelola kelembagaan yang profesional, terbuka, dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak.
Jakarta, 19 Agustus 2026. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Rabu ini di Jakarta melantik dan mengambil sumpah jabatan Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).
Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan OJK dalam menjalankan mandat Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
“Harapan negara sangat besar akan suksesnya bursa mineral dan komoditas strategis ini. Banyak sekali kita mendengarkan harapan banyak pihak, terutama dari Bapak Presiden, bahwa nantinya bursa ini yang akan menjawab banyak hal, terutama terkait praktik transfer pricing dan under-invoicing yang sangat merugikan bangsa Indonesia,” kata Friderica.
Lebih lanjut, Friderica mengatakan Indonesia merupakan salah satu produsen utama berbagai mineral dan komoditas strategis, namun selama ini belum memperoleh manfaat optimal dari posisi tersebut, antara lain karena pembentukan harga sejumlah komoditas belum berlangsung di dalam negeri.
Keberadaan BMKS diharapkan dapat memperkuat tata kelola perdagangan sekaligus mendukung pembentukan harga yang lebih transparan sehingga Indonesia dapat memperoleh nilai tambah yang lebih optimal.
Mandat OJK dalam pengaturan dan pengawasan BMKS juga menjadi bagian dari perhatian Presiden dalam pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026.
Menurut Friderica, hal tersebut menunjukkan besarnya ekspektasi negara terhadap OJK untuk memastikan penyelenggaraan BMKS dapat memberikan hasil yang optimal sesuai mandat yang diberikan.
“Tentunya kita perlu mempersiapkan sejak awal, mulai dari POJK, pengaturan, hingga pengawasan, agar kehadiran BMKS dapat memberikan hasil yang optimal sesuai dengan mandat yang diberikan kepada OJK,” ujar Friderica.
Pengisian jabatan Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan BMKS menjadi salah satu langkah awal OJK dalam mempersiapkan kerangka pengaturan, pengawasan, dan pengembangan ekosistem BMKS.
Fungsi tersebut diharapkan dapat memastikan penyelenggaraan perdagangan mineral dan komoditas strategis berlangsung secara teratur, transparan, dan berintegritas, sekaligus memperkuat pengelolaan risiko dan tata kelola.
Dengan penguatan kelembagaan dan kerangka pengaturan serta pengawasan yang disiapkan sejak awal, OJK berkomitmen memastikan BMKS dapat berkembang sebagai bagian dari ekosistem perdagangan mineral dan komoditas strategis yang kredibel.
Keberadaan BMKS diharapkan tidak hanya meningkatkan transparansi dan integritas perdagangan, tetapi juga memperkuat pembentukan harga di dalam negeri serta mengoptimalkan nilai tambah sumber daya mineral dan komoditas strategis bagi kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara.
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan bertajuk “Semarak Kemerdekaan” tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan di Kota Batam.
Resepsi kenegaraan dijadwalkan berlangsung di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (21/8/2026) malam, mulai pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini terbuka sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk menikmati suasana perayaan kemerdekaan.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
Amsakar berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Perayaan HUT RI, kata dia, sekaligus menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan serta menumbuhkan semangat bersama dalam membangun Batam.
“Semarak kemerdekaan hendaknya menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan. Kita mengenang jasa para pahlawan sekaligus melanjutkan perjuangan dengan memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa,” ujar Amsakar, Rabu (19/8/2026).
Resepsi kenegaraan tersebut akan semakin semarak dengan penampilan Carly Setia Band. Kehadiran grup musik tersebut diharapkan menambah kemeriahan suasana sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat yang hadir.
Amsakar juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk memaknai kembali arti kemerdekaan. Semangat perjuangan para pendahulu diharapkan dapat diteruskan melalui kerja nyata, persatuan, serta kontribusi sesuai peran masing-masing.
“Dengan semangat kemerdekaan, mari kita jaga persatuan, perkuat gotong royong, dan bersama-sama membangun Batam agar semakin maju,” katanya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Batam sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara, pawai obor, hingga sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan perayaan kemerdekaan yang tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mengandung pesan kebangsaan dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (18/8/2026). Wali Kota Batam Amsakar Achmad bertindak sebagai pembina upacara.
Peringatan tersebut berlangsung semarak dengan parade kreativitas dan pertunjukan seni yang ditampilkan anggota Gerakan Pramuka Kota Batam. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta pengurus Majelis Pembimbing dan Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting se-Kota Batam.
Dalam upacara tersebut, Amsakar membacakan amanat tertulis Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. Dengan tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, amanat tersebut menekankan peran strategis Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia.
“Swasembada pangan bukan sekadar persoalan tanam-menanam, melainkan pendidikan karakter, keterampilan, teknologi, dan kewirausahaan. Melalui Gerakan Pramuka, kita membentuk budaya produktif dan kepedulian lingkungan sejak usia muda, dari pola learning by doing menjadi learning, creating, and solving,” kata Amsakar saat membacakan amanat tersebut.
Amanat Kwarnas juga menyoroti pentingnya penguatan nilai Tri Satya dan Dasa Darma di tengah berbagai tantangan global. Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), perubahan iklim, penyebaran hoaks, hingga perundungan menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan kemampuan dan karakter yang kuat.
Melalui Gerakan Pramuka, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga tumbuh sebagai sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman menuju Indonesia Emas 2045.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang konsisten mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Kota Batam.
“Kreativitas yang ditunjukkan anak-anak kita hari ini membuktikan bahwa Pramuka Batam siap menjadi pionir pembangunan yang berkarakter, terampil, dan menguasai teknologi,” ujarnya.
Usai upacara, anggota Pramuka berkesempatan berfoto bersama Amsakar dan Li Claudia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus mendorong generasi muda Batam untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18–19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility 4,75%, dan suku bunga Lending Facility 6,50%. Keputusan ini diambil guna memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari tingginya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah, menjaga sasaran inflasi 2026–2027 di level 2,5±1%, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Langkah ini dipadu dengan penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, termasuk perluasan insentif swap lindung nilai hingga 12,5%, optimalisasi strategi operasi moneter, serta koordinasi erat bersama Pemerintah dan KSSK.
Kondisi perekonomian global masih diliputi ketidakpastian tinggi dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia yang belum kuat (3,0%) dan inflasi global yang tinggi (4,5%), memicu pengetatan kebijakan moneter global seperti perkiraan kenaikan Fed Funds Rate (FFR). Di tengah tekanan eksternal tersebut, perekonomian Indonesia tetap tumbuh solid sebesar 5,29% (yoy) pada triwulan II 2026, ditopang oleh stimulus fiskal pemerintah seperti belanja pegawai dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026 berada dalam kisaran 4,9–5,7%, didukung oleh ketahanan eksternal yang terjaga melalui surplus neraca perdagangan dan posisi cadangan devisa sebesar 145,3 miliar dolar AS per akhir Juli 2026.
Sektor keuangan dan moneter dalam negeri menunjukkan kinerja positif. Nilai tukar Rupiah menguat ke posisi Rp17.855 per dolar AS pada 18 Agustus 2026 berkat strategi intervensi dan skema insentif BI. Inflasi IHK Juli 2026 melambat ke angka 2,88% (yoy), didukung oleh terkendalinya inflasi inti dan panen komoditas pangan. Di sisi perbankan, penyaluran kredit tumbuh signifikan sebesar 13,58% (yoy) pada Juli 2026 yang didorong oleh Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), sejalan dengan kondisi perbankan yang tetap kuat dengan rasio permodalan (CAR) 23,70% dan NPL bruto yang rendah di level 2,09%.
Digitalisasi ekonomi dan sistem pembayaran terus mengalami akselerasi. Volume transaksi pembayaran digital tumbuh 28,69% (yoy) pada Juli 2026, ditopang pesatnya lonjakan transaksi QRIS yang mencapai 82,42% (yoy) serta BI-FAST yang tumbuh 31,62% (yoy). Untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital dan keandalan infrastruktur, Bank Indonesia meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada 17 Agustus 2026, bersiap memperluas kebijakan MDR QRIS 0% untuk transaksi di bawah Rp100.000 per 1 Oktober 2026, serta menyelenggarakan FEKDI dan IFSE 2026 pada akhir September.
Dalam semangat memperingati HUT RI ke-81, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menghadirkan Merdeka Market 2026, sebuah pop-up market bergaya komunitas yang berlangsung pada 15 dan 16 Agustus 2026 lalu di Oakbistro Foyer & Swimming Pool Area. Lebih dari sekadar bazzar, acara ini menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha lokal dalam perayaan budaya Indonesia.
Merdeka Market: Perayaan Budaya dan Kreativitas
Merdeka Market dirancang untuk menghadirkan pengalaman ramah keluarga dengan nuansa penuh kreativitas. Anak-anak dapat menikmati playground gratis dan bisa ikut serta dalam Mini Tumpeng Chef Competition yang dipandu chef profesional. Kreativitas generasi muda juga mendapat panggung melalui Content Creator Hunt, yang mengajak peserta membuat konten promosi dan berbagi cerita tentang pengalaman mereka.
UMKM kreatif turut hadir lewat Crochet Class dan Eco Print Pounding Class, membuka ruang belajar interaktif bagi pengunjung yang ingin mencoba keterampilan baru. Suasana semakin hidup dengan rangkaian games, quiz, dan giveaway yang membagikan banyak hadiah menarik, mulai dari voucher kamar, paket F&B, hingga souvenir eksklusif. Tidak ketinggalan, talkshow inspiratif bersama Chef Hashrul, serta live music yang mengiringi sepanjang acara, menambah semarak perayaan. Tradisi khas kemerdekaan juga dihadirkan melalui lomba Agustusan seperti makan kerupuk dan balon duduk, yang membawa nostalgia masa kecil. Sebagai bentuk apresiasi, Oakwood memberikan penghargaan Best Tenant Award bagi UMKM terbaik yang dinilai dari kreativitas, interaksi, dan kualitas produk.
Tenant Merdeka Market 2026
- Pipi Susu (Tempura Donut)
- Arem Oma (Indonesian Rice Roll)
- Vinie Rai Craft Tas Batam (Handmade Tote Bags dengan Custom Bag Charms)
- Gramedia Store (Books, Toys & Collectibles)
- Azzuri Snack (Assorted Indonesian Traditional Snack)
- Batik Tenun Arios (Premium Batik Fashion Collections)
- Uncle Ray (Teh Tarik, Soy Milk, Traditional Snacks)
- D’Casto Ecoprint (Fashion Crafted with Ecoprint Fabrics)
- Alrafi (Contemporary Ethnic Fashion)
- Iluh Craft (Premium Hand-Knitted Collections)
- Knitting Project (On the Spot Crochet Class)
- Chicken Crunchy Rolls (Crunchy Chicken Roll dengan Sauces & Fillings)
- Bakwan Melayu (Vegetable Fritters dengan Anchovy & Shrimp)
- Pempek Boenda (Savory Fish Cake dengan Spicy Sauce)
- Marani Artwork (Live Sketch Artist – non booth tenant)
Tenant-tenant ini bukan hanya menjual produk, tetapi membawa cerita tentang perjuangan, kreativitas, dan cinta terhadap budaya Indonesia. Setiap booth adalah cerminan semangat UMKM & local brand yang terus berinovasi dan berusaha memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.
Dukungan Nyata untuk UMKM
Dengan biaya booth terjangkau, Merdeka Market membuka kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk tampil dan berinteraksi langsung dengan pengunjung dengan market internasional & lokal. Melalui inisiatif Ascott Cares, keuntungan penjualan merchandise juga disalurkan untuk kegiatan amal, sehingga acara ini tidak hanya menghibur tetapi juga membawa dampak sosial positif.
Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat berdampak pada infrastruktur telekomunikasi di daerah tersebut. Tercatat sebanyak 91 Base Transceiver Station (BTS) milik operator XLSmart mengalami gangguan pasokan listrik dan kendala teknis pascabencana.
Merespons gangguan tersebut, tim teknis XLSmart bergerak cepat melakukan percepatan pemulihan jaringan di area-area terdampak. Langkah darurat yang diambil meliputi pengerahan genset portabel untuk mengatasi pemadaman listrik PLN serta optimalisasi rute jaringan (routing) alternatif agar konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Berkat penanganan intensif di lapangan, XLSmart berhasil memulihkan mayoritas fasilitas pemancarnya secara bertahap. Hingga saat ini, proses pemulihan telah mencapai tahap akhir dengan menyisakan hanya 5 BTS yang masih dalam penanganan akibat akses lokasi yang terisolasi atau kerusakan sarana pendukung yang cukup berat.
Pihak manajemen XLSmart menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perbaikan seluruh BTS yang tersisa dalam waktu singkat. Langkah ini penting guna memastikan kelancaran komunikasi warga, memfasilitasi koordinasi tim penanggulangan bencana, serta mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan di wilayah NTT.
Sumber: Suara.com
