super me
Jakarta, 20 Februari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat ini
menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar modal
dan kepada tiga pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga perdagangan
saham pada sejumlah perdagangan saham.
Penetapan sanksi ini merupakan bentuk komitmen pengawasan dan langkah tegas
OJK dalam menegakkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal.
OJK menetapkan sanksi berupa denda sebesar Rp5,35 miliar kepada pegiat media
sosial Sdr. BVN atas pelanggaran manipulasi harga dengan modus penyebaran
informasi di media sosial pada sejumlah perdagangan saham periode 2021 – 2022.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan OJK, Sdr. BVN terbukti melakukan
pelanggaran pada kasus perdagangan saham PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS)
Periode 1 s.d. 27 September 2021 dan 8 November s.d. 29 Desember 2021, PT MD
Pictures Tbk (FILM) Periode 12 Januari s.d. 27 Desember 2021, dan PT Bintang
Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) Periode 8 Maret s.d. 17 Juni 2022.
Pemeriksaan dilakukan OJK dengan menganalisis secara mendalam atas fakta-fakta
transaksi saham, penelusuran aktivitas media sosial dari yang bersangkutan,
identifikasi pola transaksi saham yang bersangkutan dan fakta-fakta Pemeriksaan
lainnya.
Salah satu pola transaksi Sdr. BVN yaitu manipulasi pasar dengan melakukan order
beli dan order jual beberapa saham menggunakan beberapa rekening Efek sehingga
menyebabkan adanya pembentukan harga saham yang tidak didasarkan pada
kekuatan beli dan jual yang sebenarnya.
Tindakan tersebut menimbulkan terjadinya gambaran semu atas perdagangan
saham di Bursa Efek yang dapat mempengaruhi keputusan pemodal atau investor
untuk melakukan transaksi saham dimaksud.
Selain itu, Sdr. BVN memberikan informasi melalui media sosial terhadap satu atau
lebih saham, atau manyampaikan informasi rencana pembelian saham, atau
menyampaikan perkiraan pergerakan harga saham tertentu, namun demikian, di
saat yang bersamaan, Sdr. BVN melakukan penjualan atau pembelian saham
dengan memanfaatkan reaksi followers atas informasi yang disampaikan tersebut.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas OJK menyimpulkan bahwa Sdr. BVN terbukti
melakukan pelanggaran Pasal 90 UUPM sebagaimana diubah dengan Pasal 22
angka 33 UUPPSK, Pasal 91 UUPM sebagaimana diubah dengan Pasal 22 angka 34
UUPPSK dan Pasal 92 UUPM sebagaimana diubah dengan Pasal 22 angka 35
UUPPSK pada kasus perdagangan saham PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) Periode 1
s.d. 27 September 2021 dan 8 November s.d. 29 Desember 2021, kasus perdagangan
saham PT MD Pictures Tbk (FILM) Periode 12 Januari s.d. 27 Desember 2021, dan
kasus perdagangan saham PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) Periode
8 Maret s.d. 17 Juni 2022.
Manipulasi Harga
OJK juga menetapkan sanksi Administratif Berupa Denda kepada tiga Pihak pada
perdagangan saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Periode Januari s.d.
April 2016.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, atas perdagangan saham, IMPC tersebut di atas,
OJK menemukan tindakan perdagangan yang menciptakan gambaran semu atau
menyesatkan mengenai kegiatan perdagangan, keadaan pasar, atau harga saham di
Bursa Efek yang dilakukan oleh para pihak yang dikenakan sanksi. Atas hal ini OJK
telah menetapkan Sanksi Administratif Berupa Denda kepada pihak-pihak sebagai
berikut.
1. PT Dana Mitra Kencana dikenakan Sanksi Administratif Berupa Denda sebesar
Rp2.100.000.000,00 (dua miliar seratus juta rupiah) karena terbukti melakukan
pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 91 UUPM sebagaimana diubah dengan
Pasal 22 angka 34 UUPPSK dan Pasal 92 UUPM sebagaimana diubah dengan
Pasal 22 angka 35 UUPPSK.
PT Dana Mitra Kencana secara tidak langsung melakukan transaksi saham IMPC
pada periode Januari s.d. April 2016 di pasar reguler dengan cara mengirimkan
dana dan menerima dana untuk digunakan bertransaksi salah satunya saham
IMPC kepada 17 (tujuh belas) nasabah dengan total nilai pertemuan transaksi
antar 17 (tujuh belas) nasabah selama periode pemeriksaan adalah sebesar
Rp43.729.255.000,00. Bahwa transaksi dimaksud menciptakan gambaran semu
atau menyesatkan mengenai kegiatan perdagangan, keadaan pasar, atau harga
saham IMPC di Bursa Efek yang tidak didasarkan pada kekuatan permintaan beli
dan penawaran jual Efek yang sebenarnya dengan tujuan mempengaruhi Pihak
lain untuk melakukan transaksi saham IMPC.
2. Sdr. UPT bersama dengan Sdr. MLN dikenakan Sanksi Administratif Berupa
Denda masing-masing sebesar Rp1.800.000.000,00 (satu miliar delapan ratus
juta rupiah) karena terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal
91 UUPM sebagaimana diubah dengan Pasal 22 angka 34 UUPPSK dan Pasal 92
UUPM sebagaimana diubah dengan Pasal 22 angka 35 UUPPSK.
Sdr. UPT bersama dengan Sdr. MLN secara tidak langsung melakukan transaksi
saham IMPC pada periode Januari s.d. April 2016 di pasar reguler dengan cara
mengirimkan dana dan menerima dana untuk digunakan bertransaksi salah
satunya saham IMPC kepada 12 (dua belas) nasabah dengan total nilai
pertemuan transaksantar 12 (dua belas) nasabah adalah sebesar
Rp49.122.252.500,00. Bahwa transaksi dimaksud menciptakan gambaran semu
atau menyesatkan mengenai kegiatan perdagangan, keadaan pasar, atau harga
saham IMPC di Bursa Efek yang tidak didasarkan pada kekuatan permintaan beli
dan penawaran jual Efek yang sebenarnya dengan tujuan mempengaruhi Pihak
lain untuk melakukan transaksi saham IMPC.
Pengenaan sanksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan OJK dalam
memperkuat integritas, transparansi, dan kepercayaan publik terhadap industri
Pasar Modal Indonesia.
OJK akan terus melaksanakan pengawasan serta penegakan ketentuan secara
konsisten dan proporsional berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, sebagai upaya untuk mendukung terciptanya Pasar Modal Indonesia yang
teratur, wajar, efisien, berintegritas, serta kompetitif dan berkelanjutan.
***
Informasi lebih lanjut:
Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi – M. Ismail Riyadi.
Telp. (021) 29600000; Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Batam, Februari 2025 — Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, ARTOTEL Batam dengan
bangga mempersembahkan program spesial berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan”,
dengan harga IDR 175.000/satu orang . Program ini tersedia mulai 21 Februari hingga 14 Maret
2026, “A Wishful Ramadan” menghadirkan ragam hidangan khas Nusantara, sentuhan Timur
Tengah, serta aneka takjil tradisional yang disajikan dalam suasana hangat dan artistik khas
ARTOTEL Batam, sebuah pengalaman kuliner yang dikurasi langsung oleh Executive Chef
ARTOTEL Batam, Chef Djarrot. Setiap harinya akan terdapat variasi menu yang berbeda
sehingga para tamu dapat menikmati pengalaman berbuka yang beragam sepanjang periode
Ramadan. Beragam pilihan hidangan yang tersedia antara lain:
● Aneka Takjil dan Hidangan Manis: Kurma, kolak, waffle, aneka buah, mini cake, milk
pudding, gorengan, serta soft serve ice cream/frozen yogurt sebagai pelengkap momen
berbuka.
● Live Station: Sajian Shawarma (ayam atau daging sapi) lengkap dengan naan bread,
tahini sauce, dan Turkish salad.
● Hidangan Nusantara: Soto medan, soto ayam lamongan, sop kambing kuah susu, dan
berbagai olahan khas daerah yang berganti setiap harinya.
● Hidangan Utama: Nasi putih dan aneka lauk pilihan seperti ayam bakar taliwang, ayam
pop, ayam goreng kalasan, ikan tongkol rica-rica, daging malbi, kikil taucho, telur dadar,
serta berbagai sajian khas Indonesia lainnya.
● Aneka Sambal: Sambal terasi, sambal hijau, sambal matah, acar kuning, kerupuk.
● Aneka Minuman: Es kelapa gula merah, es nanas, es taiwan, es palla butung, es teh, teh
tarik, infused water, dan lainnya.
Seluruh hidangan dirancang untuk menghadirkan cita rasa autentik yang menggugah selera,
menjadikan momen berbuka puasa lebih berkesan bersama keluarga, sahabat, maupun rekan
kerja.
“Respon pasar terhadap “A Wishful Ramadan” sangat luar biasa. Sebelum Ramadan dimulai,
kami telah mencatat lebih dari 1.000 pax reservasi sampai dengan berita ini ditulis, dan beberapa
hari sudah fully booked. Ini menunjukkan bahwa ARTOTEL Batam menjadi salah satu pilihan
utama untuk berbuka puasa di Batam tahun ini,” ungkap Andi Anggreni, General Manager
ARTOTEL Batam.
Tidak hanya promo berbuka puasa ARTOTEL Batam juga menawarkan promo spesial kamar
harga mulai dari IDR 850.000/malam termasuk sarapan/sahur untuk 2 orang untuk pemesanan
yang dilakukan pada periode 20 Februari 2026 hingga 18 Maret 2026. Promosi ini hanya
berlaku untuk pemesanan melalui aplikasi ARTOTEL Wanderlust ataupun website
www.artotelbatam.com.
Mari nikmati kenyamanan kamar-kamar bergaya seni kami dan rasakan
suasana Ramadan yang hangat di ARTOTEL Batam.
Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi dapat dilakukan melalui akun Instagram
@artotelbatam, atau menghubungi WhatsApp +62 811 7758 922.
-The Beacon of Artistic Lifestyle in Batam
::: Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan penyelundupan pasir timah ilegal ke Malaysia. Dalam pengembangan terbaru, penyidik menyita satu unit kapal berikut mesin tempel yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan pasir timah dari wilayah Bangka Selatan.
Penyitaan dilakukan di kawasan Dermaga Kubu, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Kapal tersebut diduga berperan sebagai alat angkut awal yang membawa pasir timah dari daratan menuju titik temu di tengah laut, sebelum kemudian dipindahkan ke kapal lain berkapasitas lebih besar untuk diberangkatkan ke Malaysia.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni, menegaskan bahwa penyitaan ini merupakan hasil pengembangan dari perkara penyelundupan pasir timah seberat 7,5 ton yang sebelumnya terungkap.
“Kapal ini merupakan barang bukti baru hasil pengembangan penyidikan. Fungsinya sebagai sarana pengangkut dari darat ke tengah laut, kemudian muatan dipindahkan ke kapal lain untuk diberangkatkan ke Malaysia,” jelas Brigjen Pol Irhamni.
Kasus ini berawal dari pengungkapan penyelundupan pasir timah sebanyak 7,5 ton yang dikirim secara ilegal ke Malaysia pada 13 Oktober 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 11 anak buah kapal (ABK) diamankan oleh otoritas maritim Malaysia karena menggunakan perahu fiberglass tanpa nomor registrasi serta tidak dilengkapi dokumen perjalanan maupun dokumen muatan.
Kesebelas ABK tersebut kemudian dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada 29 Januari 2026.
Selain kapal dan mesin tempel, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti lain, termasuk pasir timah seberat 50 kilogram yang sebelumnya disisihkan oleh otoritas Malaysia. Meski demikian, total muatan yang berhasil diselundupkan dalam satu kali pengiriman mencapai 7,5 ton.
“Barang bukti yang disisihkan sebanyak 50 kilogram, namun dalam sekali pengiriman jumlahnya mencapai 7,5 ton,” ujar Brigjen Pol Irhamni.
Penyidik juga menyita sejumlah alat komunikasi yang digunakan para pelaku. Barang bukti tersebut saat ini masih dianalisis guna menelusuri jaringan serta mengungkap aktor utama yang diduga berada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas praktik perdagangan timah ilegal lintas negara dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam, Gavin Ang memuji kemajuan investasi yang begitu pesat oleh Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.
Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan kerja Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis di Kantor Konjen Singapura, Wyndham Hotel, Panbil, Kamis (19/2) pagi.
Konjen Singapura menilai, hal itu dikarenakan BP Batam menunjukkan kemajuan signifikan dalam pendekatan pelayanan investasi, yang kini lebih adaptif, responsif, dan berorientasi solusi.
Perubahan itu, mencerminkan pergeseran peran BP Batam dari sekadar regulator menjadi fasilitator aktif yang menciptakan lingkungan investasi yang lebih welcoming bagi investor.
Menurutnya, BP Batam kini semakin proaktif dalam membantu penyelesaian tantangan proyek dan memberikan dukungan langsung kepada investor, sehingga memperkuat persepsi kepastian layanan dan kemudahan berusaha di Batam.
“Pendekatan ini sangat berbeda, bagaimana pendekatan yang dilakukan BP Batam kepada investor dan ini direspon dengan gembira oleh para investor,” ungkap Gavin.
Pendekatan baru ini dipandang sebagai sinyal positif bagi investor internasional, yang dapat meningkatkan kepercayaan terhadap Batam sebagai gateway strategis dalam lanskap ekonomi regional.
“Kami mengapresiasi BP Batam, semua orang bisa melihat kinerja Batam untuk mengatasi tantangan investor,” ujarnya.
Sementara, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis mengungkapkan kehadiranya bersama jajaran untuk memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin.
Dalam kesempatan itu, Fary memberikan apresiasi kepada Konjen Singapura, Gavin Ang. Disebutkan, sepanjang 2025 realisasi investasi Singapura di Batam masih menjadi yang terbesar.
“Kami menggangap dan merasakan bahwa hubungan kemitraan dengan Konjen Singapura adalah suatu kekuatan bagi BP Batam, untuk itu, terima kasih atas dukungan yang diberikan” ujar Fary.
Fary menyatakan komitmen pihaknya untuk terus membangun fondasi tata kelola perizinan yang transparan dan efisien serta kesiapan tenaga kerja terampil bagi kebutuhan industri.
“Adanya dashboard monitoring realtime, klinik investasi, duta investasi dan sistem aplikasi Mantab merupakan bentuk inovasi dan tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk menjadikan Batam role model kawasan ramah investasi,” pungkas Fary.
Hadir mendampingi Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis yaitu Direktur Investasi, Dendi Gustinandar dan Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir.
Night Party Nagoya Lantern Festival yang digelar pada 13–17 Februari 2026 di Jalan Raya Nagoya Citywalk, berhasil menggerakkan roda ekonomi mikro secara signifikan.
Berdasarkan hasil survey pusat Kajian Daya Saing ASEAN, Politeknik Batam, dengan jumlah pengunjung yang tembus angka 6.000 orang dalam 5 hari, maka omzet yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
Jumlah ini, dihasilkan melalui studi pengukuran multiplier effect, data omzet per UMKM yang terjual dan diekstrapolasi dengan jumlah pengunjung.
Sehingga, melalui kegiatan yang diinisiasi oleh BP Batam dan Nagoya Citiwalk ini, menjadi indikator konkret kebangkitan ekonomi kawasan Nagoya, serta akselerasi implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kebangkitan Nagoya merupakan bagian dari strategi penguatan pusat perdagangan dan jasa Kota Batam.
“Nagoya adalah episentrum perdagangan Kota Batam. Ketika ruang publiknya hidup dan tertata, maka efek berantainya akan terasa terhadap UMKM, sektor jasa, hingga pariwisata. Inilah arah pembangunan kawasan yang terintegrasi,” ujarnya.
Sementara, Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra menekankan pentingnya model kolaborasi dalam pengembangan kawasan. Ia menegaskan, BP Batam akan terus berkomitmen dalam mendukung UMKM di Kota Batam.
“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku usaha menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Anggota/Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa revitalisasi Jalan Raya Nagoya merupakan bagian dari agenda besar pembangunan New Nagoya dalam kerangka WPP Prioritas. Penataan ini meliputi peningkatan kualitas jalan, pedestrian, tata pencahayaan, konektivitas antar-blok komersial, hingga integrasi fungsi perdagangan dan hiburan.
“WPP Prioritas New Nagoya dirancang untuk mentransformasi kawasan ini menjadi pusat perdagangan dan gaya hidup yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing internasional,” ujarnya.
“Event ini membuktikan ketika infrastruktur, ruang publik, dan aktivitas ekonomi dikolaborasikan, dampaknya langsung terasa dalam bentuk perputaran ekonomi yang signifikan,” tegas Mouris.
Owner Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapan pihak swasta menjadi mitra strategis dalam mendukung implementasi WPP. Hal ini, terlihat dari suksesnya gelaran Night Party Nagoya Lantern Festival.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa Nagoya memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata. Kami siap berkolaborasi untuk pengembangan jangka panjang kawasan,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Night Party Nagoya Lantern Festival bukan hanya sekadar perayaan Tahun Baru Imlek 2577. Namun juga bagian dari strategi aktivasi ruang publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan.
Festival ini menghadirkan instalasi lampion tematik, atraksi barongsai dan lion dance, fashion show spesial Imlek, serta bazaar UMKM yang melibatkan 30 tenant dalam radius ±200 meter.
Selama lima hari, seluruh tenant mencatatkan penjualan yang selalu habis setiap malamnya. Pada puncak acara, 16 Februari 2026, tercatat sekitar 1.584 pengunjung masuk melalui gerbang utama, dengan estimasi total kunjungan mencapai ±2.500 orang per malam.
Pengunjung ini, berasal dari dalam dan luar Kota Batam, turis mancanegara seperti Singapore, Malaysia, Brunei, dan negara lainnya.
Angka kunjungan ini, juga menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas ekonomi di kawasan Nagoya, yang sebelumnya mengalami perlambatan pascapandemi Covid-19. Kebangkitan Nagoya juga menjadi simbol transformasi Batam menuju kota perdagangan, jasa, dan investasi yang semakin kompetitif di tingkat regional.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Keputusan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini dengan tetap mencermati ruang penurunan suku bunga BI-Rate lebih lanjut sejalan dengan prakiraan inflasi 2026-2027 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1% dan upaya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk tetap mempertahankan stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tersebut didukung dengan langkah-langkah kebijakan sebagai berikut:
1. Penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah melalui intervensi baik transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik. Strategi ini disertai dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder;
2. Penguatan strategi operasi moneter pro-market untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing dengan tetap menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan mengelola struktur suku bunga dan volume instrumen moneter, serta transaksi SBN di pasar sekunder secara terukur;
3. Penguatan sinergi bersama Pemerintah dan pemangku kepentingan lain dalam upaya memperkuat efektivitas pelonggaran kebijakan makroprudensial guna mendorong kredit/pembiayaan dan penurunan suku bunga perbankan melalui sinergi Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) serta publikasi asesmen transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dengan pendalaman pada suku bunga kredit berdasarkan sektor prioritas yang menjadi cakupan KLM (Lampiran 1);
4. Pengembangan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) bersinergi dengan otoritas, asosiasi, dan kementerian/lembaga terkait yang bertujuan untuk mengakselerasi transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD), antara lain melalui penyelenggaraan Hackathon dan pengembangan talenta digital (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya-Digdaya) yang diinisiasi akhir Februari 2026;
5. Penguatan kesiapan sistem pembayaran nasional dalam menghadapi periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H, dengan memastikan ketersediaan, keandalan dan keamanan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) dan sistem pembayaran industri, serta menjamin ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang memadai dan berkualitas di seluruh wilayah NKRI, antara lain melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi didukung berbagai kebijakan yang ditempuh Pemerintah dan Bank Indonesia. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy). Peningkatan ini terutama ditopang oleh permintaan domestik dari konsumsi rumah tangga dan investasi sejalan dengan dampak positif berbagai stimulus kebijakan Pemerintah dan bauran kebijakan Bank Indonesia.
Pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Januari 2026 tetap tinggi didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Volume transaksi pembayaran digital[1] mencapai 4,79 miliar transaksi atau tumbuh 39,65% (yoy) pada Januari 2026 didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital. Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 10,00% (yoy) dan 23,25% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 131,47% (yoy). Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant.
Bank Indonesia juga akan memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional termasuk pada periode libur Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Pada sisi nontunai, Bank Indonesia akan menjaga ketersediaan, keandalan, dan keamanan infrastruktur SPBI, baik ritel maupun wholesale, serta infrastruktur sistem pembayaran industri. Pada sisi tunai, Bank Indonesia akan menjamin ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang memadai dan berkualitas di seluruh wilayah NKRI melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Layanan penukaran uang pada lokasi-lokasi strategis akan diperkuat melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR). Bank Indonesia akan secara konsisten menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).
Hotel Santika Batam Meluncurkan “Jelajah Ramadan Iftar Buffet”, Dengan Menu Unggulan Kambing Guling.
atam - Menyambut datangnya 1 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis (19/2/2026), Hotel Santika Batam resmi meluncurkan program unggulan bertajuk “Jelajah Ramadan Iftar Buffet”.
Melalui konsep All You Can Eat Iftar Buffet, hotel bintang ini menawarkan lebih dari 150 menu khas Nusantara yang dirotasi setiap hari sepanjang bulan Ramadan.Ragam hidangan tersebut dirancang untuk memberikan variasi pengalaman kuliner bagi masyarakat Batam sekaligus wisatawan yang berkunjung.
General Manager Hotel Santika Batam, Yusrin Azwan, mengatakan Ramadan merupakan momentum strategis untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat silaturahmi, baik dalam lingkup keluarga, komunitas, maupun dunia kerja.
“Puasa adalah momentum mempererat kebersamaan. Kami menghadirkan menu terbaik yang dimasak langsung oleh Executive Chef terbaik kami, didukung suasana yang nyaman sehingga memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu. Harapannya, iftar ini menjadi pilihan utama masyarakat Batam,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
“Semoga apa yang kami sajikan membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita semua. Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Iftar Jelajah Ramadan kami launching,” tambahnya.
Salah satu menu primadona yang paling ditunggu pengunjung adalah kambing guling, disandingkan dengan aneka takjil, dessert, serta berbagai hidangan khas berbuka puasa lainnya. Pengalaman bersantap juga dilengkapi fasilitas Live Cooking, Free Flow Beverages, Live Music, serta panorama 270 derajat city view, yang menambah nilai jual program ini.
Harga paket iftar ditawarkan mulai Rp248.000 nett per pax. Untuk mendorong pembelian kelompok, tersedia promo Buy 10 Get 1 Free, menjadikannya pilihan menarik bagi acara keluarga besar, rekan kerja, hingga komunitas.
Hotel Santika Batam juga menghadirkan penawaran khusus melalui aplikasi MyValue. Pelanggan yang melakukan pemesanan lewat aplikasi tersebut bisa menikmati harga spesial Rp218.000 per pax (sesuai periode promo), sekaligus memperoleh berbagai keuntungan tambahan selama program berlangsung.
Program Jelajah Ramadan juga bertabur hadiah menarik buat apresiasi pelanggan. Para tamu berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa Umroh untuk satu orang. Selain itu, setelah Lebaran akan dilakukan pengundian berbagai doorprize menarik seperti logam mulia, Smart TV, hingga kulkas.
Langkah ini dinilai mampu meningkatkan minat kunjungan sekaligus memperpanjang durasi interaksi pelanggan dengan brand hotel, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pendapatan sektor hospitality selama periode Ramadan.
Dengan konsep kuliner Nusantara yang variatif, suasana nyaman, serta beragam promo dan hadiah menarik, “Jelajah Ramadan Iftar Buffet” Hotel Santika Batam siap menjadi destinasi utama berbuka puasa di Kota Batam tahun ini.
Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi layanan Hotel Santika Batam di +62 778 417 1777.
BATAM — Aktivitas transportasi udara di Kota Batam menunjukkan tren positif seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur Imlek dan menjelang Ramadan 2026.
Data operasional yang dirilis PT Bandara Internasional Batam mencatat adanya kenaikan signifikan baik dari sisi pergerakan pesawat maupun jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, menjelaskan bahwa peningkatan ini mencerminkan pulih dan menguatnya aktivitas ekonomi regional, terutama sektor perjalanan dan pariwisata.
“Momentum libur Imlek yang beriringan dengan persiapan masyarakat menyambut Ramadan turut mendorong lonjakan trafik udara. Ini menjadi indikator positif bagi geliat ekonomi Batam,” ujarnya pada Rabu (18/2/2026) sore.
Berdasarkan catatan operasional, pada periode sebelum libur, yakni 8–12 Februari 2026, total pergerakan pesawat tercatat sebanyak 398 kali atau rata-rata 79 pergerakan per hari. Sementara jumlah penumpang mencapai 55.207 orang dengan rata-rata harian sekitar 11.041 penumpang.
Memasuki periode libur Imlek sekaligus menjelang Ramadan, yaitu 13–17 Februari 2026, angka tersebut meningkat cukup signifikan. Pergerakan pesawat naik menjadi 451 kali atau rata-rata 90 pergerakan per hari. Adapun jumlah penumpang melonjak menjadi 63.804 orang, dengan rata-rata harian mencapai 12.760 penumpang.
Secara persentase, terjadi peningkatan pergerakan pesawat sebesar 13,3 persen, sementara jumlah penumpang tumbuh lebih tinggi, yakni 15,5 persen.
Kenaikan trafik udara ini dinilai sebagai sinyal membaiknya aktivitas ekonomi, khususnya di sektor transportasi, perdagangan, dan jasa. Mobilitas masyarakat yang meningkat biasanya berdampak langsung pada konsumsi, okupansi hotel, serta perputaran uang di pusat-pusat ekonomi lokal.
Menurut Annang, tren tersebut juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan terus membaik, seiring stabilnya kondisi sosial dan meningkatnya agenda perjalanan keluarga maupun bisnis.
“Selain perjalanan mudik awal dan liburan, kami juga melihat peningkatan penumpang korporasi. Ini menandakan roda bisnis kembali bergerak aktif,” katanya.
Manajemen PT Bandara Internasional Batam memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan untuk mengantisipasi potensi lonjakan lanjutan selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang. Optimalisasi operasional dilakukan mulai dari pengaturan slot penerbangan, kesiapan personel, hingga peningkatan layanan penumpang di terminal.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran arus transportasi udara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Batam sebagai salah satu pusat perdagangan dan industri di wilayah barat Indonesia.
Dengan tren pertumbuhan penumpang yang konsisten, Bandara Hang Nadim diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak pemulihan ekonomi daerah pada awal 2026, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai hub transportasi strategis di kawasan Kepulauan Riau. (Iman Suryanto)
BATAM – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa kental dalam perayaan Imlek yang digelar di Kota Batam. Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, untuk kembali menegaskan identitas Batam sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan.
Dalam sambutannya, Wali Kota batam Amsakar menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran jajaran menteri yang berkenan hadir langsung membersamai masyarakat Batam di tengah padatnya agenda kenegaraan. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat menjadi simbol kuat dukungan terhadap semangat kebersamaan lintas budaya yang telah lama tumbuh di kota industri tersebut.
“Atas nama masyarakat Batam dan saudara-saudara Tionghoa yang merayakan Imlek, kami mengaturkan terima kasih atas kehadiran Bapak-bapak menteri. Kedatangan ini betul-betul disambut dengan penuh sukacita oleh warga Batam,” ujar Wali Kota Batam Amsakar disela-sela kegiatan perayaan Imlek di Swiss-Bellhotel Harbour Bay Batam, Senin (16/2/2026) malam).
Ia juga memberikan penghargaan kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan acara dengan maksimal. Menurutnya, kerja keras tersebut dilakukan agar para tamu dari pemerintah pusat dapat merasakan secara langsung bagaimana semaraknya perayaan Imlek di Batam, sekaligus menyaksikan wajah keberagaman yang hidup di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Wali Kota Batam Amsakar menggambarkan Batam sebagai daerah dengan tingkat heterogenitas yang sangat tinggi. Warga dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Sabang hingga Merauke, hidup berdampingan di kota ini. Seluruh umat beragama, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas profesi tumbuh dan berkembang secara harmonis.
“Kami menyebut Batam ini sebagai miniatur Indonesia. Semua ada di sini. Tapi alhamdulillah, kehidupan masyarakatnya berjalan sangat rukun,” ungkapnya.
Menurut Wali Kota Amsakar, keharmonisan tersebut tercermin dari antusiasme warga dalam setiap perayaan keagamaan. Ia mencontohkan bagaimana perayaan Natal selalu dipadati jemaat di gereja-gereja, kegiatan keagamaan umat Islam ramai dihadiri jemaah saat para ustaz kondang berkunjung, hingga perayaan Imlek yang setiap tahun menjadi magnet kebersamaan lintas etnis.
Bahkan, beberapa tahun lalu kawasan kuliner dan pusat keramaian selalu dipenuhi masyarakat dari berbagai latar belakang saat Imlek berlangsung. Fenomena ini, menjadi bukti bahwa toleransi di Batam bukan sekadar slogan, melainkan telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial.
“Ini menandakan bahwa visi Batam sebagai negeri yang ramah dan inklusif bukan hanya cerita di atas kertas, tetapi benar-benar terimplementasi di tingkat masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Batam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan merawat Batam sebagai rumah bersama. Ia menekankan bahwa keberlangsungan harmoni di kota ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga.
“Mari kita maknai Batam ini sebagai rumah kita bersama. Kitalah yang akan menjaganya, kitalah yang akan merawatnya,” pesannya.
Menutup sambutan, Wali Kota Amsakar mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat Tionghoa di Batam. Ia berharap tahun yang baru membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi perjalanan pembangunan kota ke depan.
“Selamat merayakan Imlek. Gong Xi Fa Cai. Semoga tahun ini memberikan keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya.
Koperasi Konsumen Karyawan (Kopkar) BP Batam menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Hotel Harmoni One, Sabtu (14/2/2026).
Mengangkat tema “Memperkuat Solidaritas dan Inovasi Digital Menuju Koperasi Modern”, RAT tahun ini dibuka langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Amsakar Achmad dalam kesempatan itu, menyambut baik RAT Kopkar BP Batam dan mengapresiasi kinerja dan transformasi koperasi.
Disebutkan, ada lima tantangan dalam mengelola koperasi dan usaha mikro. Pertama, tata kelola manajemen. Kedua, kemampuan SDM. Ketiga, akses permodalan. Keempat, kemasan atau packaging. Kelima, akses pemasaran atau marketing.
Namun, menurutnya, meski di tengah eskalasi global, tantangan dan dinamika kebutuhan anggota, Kopkar BP Batam mampu beradaptasi, berinovasi dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota.
“Koperasi Karyawan BP Batam sudah melampaui persoalan itu, dan sekarang sedang melakukan transformasi untuk membuat capaian-capaian yang lebih baik lagi ke depannya,” puji mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah Kota Batam itu.
Ia pun berpesan agar koperasi memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan nilai tambah bagi pengelolaan koperasi kedepannya. Terlebih, pemerintah tengah memberikan atensi khusus terhadap penguatan ekonomi kerakyatan salah satunya melalui koperasi merah putih.
“Mudah-mudahan Koperasi Konsumen Karyawan BP Batam ini dapat menjadi model bagi koperasi-koperasi yang lain di Kota Batam dan Kepri serta bisa memberi warna dalam perjalanan koperasi di level nasional,” ujar Amsakar.
Ketua Umum Kopkar BP Batam, Chandra Syamsir mengatakan RAT dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota, sarana evaluasi, penyusunan rencana dan program kerja di tahun berjalan.
Pihaknya berkomitmen menghadirkan inovasi dan menjadikan salah satu koperasi yang kompetitif di Indonesia melalui percepatan digitalisasi sistem aplikasi koperasi.
“Nantinya semua anggota akan dilayani secara online dan memiliki akun. Mereka bisa mengakses laporan keuangan koperasi bahkan mengajukan pinjaman hanya secara online,” ungkapnya.
Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, pihaknya akan melaksanakan pengembangan unit usaha baru yaitu Air Minum Dalam Kemasan.
“Satu lagi kita akan bangun pabrik kemasan air minum, air dalam kemasan. Kita akan pasarkan bersama-sama dan ini akan meningkatkan sangat signifikan pendapatan untuk SHU tahun berikutnya,” pungkasnya.
Adapun pembukaan RAT turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi dan mitra Kopkar BP Batam.
