super me
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik pendaratan sistem kabel komunikasi bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) yang dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Batam sebagai gerbang ekonomi digital Indonesia sekaligus mempererat kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura di sektor digital.
Hal itu disampaikan Amsakar usai menyambut kedatangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong di Pelabuhan NPM, Nongsa, Senin (20/7). Kedua pejabat tersebut menghadiri peresmian proyek infrastruktur NCC yang menghubungkan Nongsa Digital Park, Batam, Indonesia dengan Changi, Singapura.
“Hari ini memiliki makna yang sangat strategis, bukan hanya sebagai peresmian pendaratan sistem kabel bawah laut yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, tetapi juga sebagai simbol semakin eratnya kolaborasi kedua negara dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Amsakar.
Menurutnya, kehadiran NCC merupakan wujud kepercayaan dunia internasional terhadap Batam sebagai kawasan investasi yang terus berkembang. Kabel berkapasitas 24 pasang serat optik ini akan memperkuat konektivitas digital Indonesia–Singapura, meningkatkan kapasitas pertukaran data internasional serta menghadirkan jaringan telekomunikasi yang lebih cepat, stabil, dan aman.
Keberadaan infrastruktur tersebut juga semakin memperkuat posisi KEK Nongsa sebagai pusat ekonomi digital nasional yang menjadi lokasi berbagai perusahaan teknologi, pusat data, layanan komputasi awan, pengembangan kecerdasan artifisial (AI), pendidikan digital, dan industri kreatif berbasis teknologi.
Amsakar turut memastikan, pihaknya akan terus membangun infrastruktur fisik dan digital secara terintegrasi melalui pengembangan jalan, pelabuhan, Bandara, penyediaan air baku, sistem kelistrikan di kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus.
“Komitmen BP Batam adalah memastikan pembangunan infrastruktur fisik dan digital berjalan selaras, sehingga Batam semakin siap menjadi kawasan investasi yang kompetitif, pusat logistik modern, pusat manufaktur berteknologi tinggi, sekaligus digital gateway Indonesia yang menghubungkan ekonomi nasional dengan kawasan Asia Tenggara dan dunia,” tegasnya.
Diskominfo Batam – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp21,076 miliar sepanjang 2025. Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS menyerahkan Laporan Tahunan 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Laporan tersebut diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/7/2026). Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Batam yang dinilai konsisten menjalankan tugas dalam menghimpun dan menyalurkan ZIS kepada masyarakat.
“Atas nama Wali Kota Batam, Bapak Amsakar Achmad, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Batam yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat,” ujar Firmansyah.
Sepanjang 2025, BAZNAS Kota Batam berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp21,076 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp21,039 miliar telah disalurkan kepada para mustahik di Kota Batam sesuai ketentuan syariat Islam yang mencakup delapan golongan (asnaf) penerima zakat.
Menurut Firmansyah, penyaluran dana ZIS telah dilaksanakan secara tepat sasaran. Berbagai program sosial dan kemanusiaan telah dijalankan, mulai dari bantuan bagi anak yatim dan dhuafa selama Ramadan hingga bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang mengalami kesulitan akibat kondisi kesehatan.
Penyerahan laporan tahunan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Batam dalam menerapkan tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional. Laporan tersebut juga menjadi wujud pertanggungjawaban kepada pemerintah dan masyarakat atas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, mengatakan bahwa capaian penghimpunan dan penyaluran ZIS tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Batam, para muzaki, mitra, serta masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Melalui laporan tahunan dan hasil audit ini, kami ingin memastikan setiap dana ZIS dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu turut hadir jajaran pimpinan BAZNAS Kota Batam, yakni Wakil Ketua I, Masrum, Wakil Ketua III, Achmad Fahmi, serta Wakil Ketua IV, Sylvanni Syafruddin.
BAZNAS Kota Batam berharap penyerahan Laporan Tahunan 2025 dapat semakin memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Batam.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam, Senin (20/7/2026).
Pelantikan yang mengacu pada Keputusan Kepala BP Batam Nomor 290 Tahun 2026 ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan tata kelola organisasi sekaligus memastikan pelayanan publik semakin berjalan efektif.
Li Claudia mengatakan, penguatan organisasi kali ini tidak hanya melalui penyempurnaan sistem kerja. Tetapi juga dengan menempatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepemimpinan pada posisi yang tepat.
Dengan pelaksanaan pelantikan ini, ia berharap kualitas tata kelola kelembagaan BP Batam dapat meningkat guna mempercepat realisasi program prioritas.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dunia usaha, dan kemajuan Kota Batam,” ujarnya.
Ia juga meminta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas dan fungsi masing-masing, membangun kolaborasi lintas unit kerja, serta menghadirkan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, tantangan pembangunan Batam yang semakin dinamis membutuhkan aparatur yang tidak hanya mampu bekerja cepat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi, mengambil keputusan secara tepat, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang prima.
Melalui penempatan pejabat yang kompeten, profesional, dan berintegritas, ia berharap, pelantikan ini dapat membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja serta pelayanan publik.
“Setiap pejabat diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan, memperkuat koordinasi, serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan Li Claudia.
Diskominfo Batam – Ribuan masyarakat memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (20/7/2026) dini hari, untuk mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina yang diselenggarakan Pemerintah Kota Batam. Antusiasme warga yang terus berdatangan sejak malam hari membuat kawasan tersebut dipenuhi lautan penonton, menjadikan nobar berlangsung semarak sekaligus tertib hingga pertandingan usai.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir bersama masyarakat menikmati laga puncak yang mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia tersebut. Kehadirannya disambut hangat warga yang sejak awal memadati area nobar bersama keluarga, kerabat, hingga komunitas sepak bola.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana nobar tetap kondusif selama penyelenggaraan berlangsung.
“Terima kasih kepada seluruh warga Batam, khususnya para pecinta sepak bola, yang telah hadir dan bersama-sama memeriahkan nobar final Piala Dunia malam ini. Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi kita semua,” ujar Amsakar.
Ia menilai partai final antara Spanyol dan Argentina merupakan laga yang paling dinantikan pencinta sepak bola dunia.
“Ini adalah final yang ideal. Kedua tim memiliki kualitas untuk menjadi juara dunia dan saya yakin pertandingan akan berlangsung ketat,” katanya.
Amsakar juga mengajak masyarakat terus menjaga sportivitas dan kebersamaan selama menyaksikan pertandingan.
“Saya berharap kita tetap menjaga kekompakan. Siapa pun yang menjadi juara, kita semua tetap bersaudara,” pesannya.
Saat pertandingan dimulai, suasana Dataran Engku Putri semakin bergemuruh. Sorak sorai pendukung Spanyol maupun Argentina silih berganti mengiringi jalannya pertandingan. Setiap peluang yang tercipta langsung disambut tepuk tangan dan teriakan ribuan penonton, menciptakan atmosfer layaknya berada di stadion.
Keseruan nobar semakin lengkap dengan pengundian doorprize pada jeda babak pertama. Panitia menyediakan beragam hadiah, termasuk dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama. Pengumuman para pemenang disambut sorak gembira dari masyarakat yang memadati lokasi.
Memasuki babak kedua, Spanyol tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya pertandingan, sementara Argentina mengandalkan serangan balik. Namun, hingga waktu normal berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan.
Laga akhirnya ditentukan pada babak tambahan waktu. Argentina harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua pada menit ke-94. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol untuk terus meningkatkan intensitas serangan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-106 melalui gol Ferran Torres yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang. Gol tunggal itu memastikan Spanyol unggul 1-0 sekaligus mengunci kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Keberhasilan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 disambut gegap gempita oleh para pendukungnya. Meski memberikan dukungan kepada tim yang berbeda, seluruh masyarakat tetap menikmati momen tersebut dengan penuh kebersamaan.
Kesuksesan penyelenggaraan nobar ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Batam terhadap ajang Piala Dunia FIFA 2026. Ribuan warga yang memadati Dataran Engku Putri hingga penuh tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana yang kondusif sepanjang acara, menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang kebersamaan sekaligus hiburan bagi masyarakat Batam.
Diskominfo Batam – Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Batam melakukan restrukturisasi kepengurusan sekaligus mengukuhkan enam klub selam sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga selam di Kota Batam. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Minggu (19/7/2026).
Acara dihadiri berbagai unsur pemerintah, organisasi olahraga, serta mitra strategis. Hadir mewakili Wali Kota Batam, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam Reza Khadafy, jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam, Pengurus Provinsi (Pengprov) POSSI Kepulauan Riau, Komando Daerah Maritim (Kodamar) IV, penasihat dan pembina POSSI Kota Batam, perwakilan cabang olahraga layar dan akuatik, serta PT Sat Nusa Persada Tbk.
Restrukturisasi kepengurusan dan bertambahnya enam klub selam dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas pembinaan atlet di Kota Batam. Melalui penguatan kelembagaan tersebut, pembinaan atlet, peningkatan kompetensi penyelam, serta pengembangan olahraga selam diharapkan dapat berlangsung secara lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.
Ketua POSSI Kota Batam, Ripka Sembiring, menegaskan komitmen organisasi dalam memajukan seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan POSSI. Menurutnya, penguatan organisasi menjadi fondasi penting untuk mencetak atlet berprestasi melalui pembinaan sejak usia dini, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Sebagai tindak lanjut, POSSI Kota Batam telah menyusun sejumlah program kerja. Pada Agustus 2026, organisasi ini akan menggelar pelatihan pengenalan peralatan selam bagi enam klub yang baru bergabung. Kegiatan tersebut bertujuan membekali para anggota dengan pemahaman mengenai standar keselamatan, penggunaan peralatan, serta teknik dasar penyelaman,” ujarnya.
Selain itu, POSSI Kota Batam juga akan menyelenggarakan pertandingan persahabatan antarklub selam sebagai wadah pembinaan prestasi, peningkatan kemampuan atlet, sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas selam di Batam.
“Tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam negeri, POSSI Kota Batam juga berencana menjalin program latihan bersama komunitas dan organisasi selam di Johor, Malaysia, serta Singapura. Program tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan atlet, meningkatkan kualitas pembinaan, sekaligus memperkuat jejaring olahraga selam di kawasan regional,” katanya.
Melalui restrukturisasi kepengurusan dan penguatan organisasi, POSSI Kota Batam optimistis mampu membangun ekosistem olahraga selam yang semakin profesional, kompetitif, dan berprestasi. Dengan semangat kolaborasi serta pembinaan yang berkelanjutan, POSSI menargetkan lahirnya atlet-atlet selam yang mampu mengharumkan nama Kota Batam di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Batam, 19 Juli 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan bahwa penyaluran Pertalite di SPBU 13.294.704 Batam telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan hasil pengecekan, transaksi tersebut dilakukan kepada konsumen yang memiliki Surat Rekomendasi dari Dinas Perhubungan Kota Batam untuk kebutuhan transportasi air motor tempel, dengan mekanisme pembelian menggunakan jerigen di SPBU yang telah ditetapkan. Pada tanggal kejadian, tercatat penyaluran Pertalite sebanyak 1.000 liter, yang masih berada dalam alokasi sesuai surat rekomendasi yang dimiliki konsumen.
Selain itu, hasil penelusuran menunjukkan bahwa kendaraan yang digunakan dalam pengangkutan BBM tersebut merupakan kendaraan milik perseorangan, bukan milik badan usaha atau perusahaan sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan. Pertamina juga memastikan bahwa QR Code Subsidi Tepat kendaraan tersebut telah dihapus dan tidak aktif, sehingga transaksi tidak dilakukan menggunakan mekanisme QR Code kendaraan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk memastikan penyaluran BBM subsidi dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku serta terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan distribusi di lapangan. Apabila masyarakat menemukan dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM, diharapkan dapat menyampaikan informasi melalui kanal pengaduan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Aston Batam Hotel & Residence menorehkan prestasi Best Neatness pada kompetisi hospitality HOSVAL 2.0 sekaligus menghadirkan booth 60 Seconds to Tokyo
Aston Batam Hotel & Residence kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri perhotelan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui partisipasi dalam HOSVAL 2.0: Discover the World of Hospitality, sebuah kompetisi hospitality yang diselenggarakan oleh BTP Batam Tourism Polytechnic pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Atrium K-Square Mall, Batam.
Dalam ajang tersebut, Aston Batam Hotel & Residence mengirimkan dua perwakilan terbaiknya untuk berkompetisi pada dua kategori berbeda, yaitu Bed Making Competition yang diwakili oleh Salman serta Towel Art Competition yang diwakili oleh Hendra Saputra. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para profesional dan pelaku industri hospitality untuk menunjukkan keterampilan, ketelitian, kreativitas, serta standar pelayanan yang menjadi ciri khas industri perhotelan.
Aston Batam Raih Penghargaan “Best Neatness”
Keikutsertaan Aston Batam Hotel & Residence membuahkan hasil membanggakan dengan diraihnya penghargaan Best Neatness, sebuah apresiasi yang diberikan atas kerapihan, ketelitian, dan kualitas penyelesaian terbaik dalam kompetisi housekeeping. Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi Aston Batam Hotel & Residence dalam menerapkan standar operasional dan kualitas pelayanan yang tinggi.
60 Seconds to Tokyo Turut Hadir Meramaikan Acara
Selain mengikuti kompetisi, Aston Batam Hotel & Residence juga menghadirkan booth aktivasi 60 Seconds to Tokyo, restoran Japanese fusion yang menjadi bagian dari kampanye terbaru hotel. Booth ini memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk mengenal lebih dekat
konsep, menu unggulan, serta pengalaman kuliner yang ditawarkan 60 Seconds to Tokyo melalui berbagai aktivitas interaktif selama acara berlangsung.
Partisipasi Aston Batam Hotel & Residence dalam HOSVAL 2.0 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan vokasi serta kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan dalam mencetak talenta hospitality yang kompeten dan siap bersaing di industri pariwisata.
"Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dalam HOSVAL 2.0 dan membawa pulang penghargaan Best Neatness. Prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi tim Housekeeping Aston Batam Hotel & Residence dalam menjaga kualitas pelayanan. Kehadiran booth 60 Seconds to Tokyo juga menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan pengalaman kuliner khas yang menjadi bagian dari inovasi dan aktivasi brand kami kepada masyarakat Batam," ujar Zen Ulwatun, Executive Housekeeper Aston Batam Hotel & Residence.

Kiri ke kanan: Aston Batam angkat piala, penghargaan Best Neatness, Bed Making dan Towel Art Competition
Melalui kegiatan ini, Aston Batam Hotel & Residence berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung pengembangan industri hospitality di Batam sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan, pelaku industri, dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang inspiratif dan edukatif.
*BATAM, 18 JULI 2026* – HARRIS Hotel Batam Center sukses menorehkan prestasi membanggakan dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu hotel dengan standar pelayanan serta keterampilan terbaik di Kepulauan Riau. Dalam ajang bergengsi kompetisi Making Bed & Art Towel yang berlangsung pada Jum'at, 17 Juli 2026, HARRIS Hotel Batam Center berhasil keluar sebagai Juara Umum setelah menyapu bersih berbagai penghargaan tertinggi dalam kompetisi tersebut.
Acara berskala regional ini diselenggarakan atas kolaborasi strategis antara Indonesian Housekeepers Association (IHKA) BPD Kepulauan Riau, Universitas Batam Tourism Polytechnique (BTP), dan KSquare. Kompetisi yang diadakan di Mall KSquare bertujuan untuk menguji, mengasah, serta mengapresiasi keterampilan para praktisi housekeeping dalam menjaga standar estetika dan kebersihan industri perhotelan di Kepri.
*Persaingan Ketat Antar Akomodasi Papan Atas*
Kompetisi Making Bed & Art Towel tahun ini diikuti oleh 26 hotel dan resor terkemuka yang tersebar di wilayah Kepulauan Riau. Sebagai salah satu destinasi pariwisata utama di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, persaingan di kategori hotel berlangsung sangat ketat. Setiap akomodasi mengirimkan representasi terbaik mereka untuk memperebutkan gelar kehormatan dan menunjukkan dedikasi terhadap profesi housekeeping.
Di bawah kepemimpinan Ketua Panitia Acara, Pak Dame, beserta seluruh jajaran panitia dari IHKA Kepri, acara ini dikemas secara profesional dan menantang. Peraturan yang diterapkan merujuk pada standar penilaian internasional, mencakup aspek kecepatan, kerapian, ketepatan teknik penataan kasur, serta nilai estetika dan kreativitas dalam pembuatan seni lipat handuk (towel art).
*Sapu Bersih Penghargaan Utama*
HARRIS Hotel Batam Center yang diwakili oleh dua talenta berbakatnya, Ebejener dan Bagas Anggoro, tampil memukau sejak babak awal. Berkat persiapan yang matang dan ketenangan mental yang luar biasa, perwakilan HARRIS Hotel Batam Center berhasil meraih poin tertinggi dan menyabet gelar-gelar utama, di antaranya:
1. *Juara 1 Making Bed Competition*
2. *Juara 1 Towel Art Competition*
3. *Best Performance*
Akumulasi dari kemenangan di seluruh lini kompetisi tersebut secara otomatis menghantarkan HARRIS Hotel Batam Center dinobatkan sebagai *Juara Umum* kompetisi Making Bed & Art Towel 2026.
Dalam kategori Making Bed, setiap peserta ditantang untuk menyelesaikan penataan tempat tidur dengan standar duvet hotel bintang lima dalam waktu yang sangat terbatas, yaitu hanya 8 menit. Ketepatan waktu, kekencangan seprai, simetri bantal, hingga detail terkecil menjadi penentu kelayakan. Ebejener dan Bagas berhasil menyelesaikan tugas tersebut sebelum batas waktu berakhir dengan hasil yang nyaris tanpa cela.
Sementara pada kategori Towel Art, kreativitas tanpa batas yang dipadukan dengan teknik melipat tingkat tinggi berhasil memikat hati para dewan juri. Penampilan memukau mereka sepanjang acara juga berbuah manis dengan diperolehnya penghargaan Best Performance, sebuah pengakuan atas profesionalisme, sikap kerja, dan kepercayaan diri yang ditunjukkan selama berkompetisi.
*Kreativitas Berbasis Keberlanjutan (*Sustainability)**
Salah satu faktor utama yang membuat HARRIS Hotel Batam Center unggul mutlak dari kompetitor lainnya adalah konsep yang mereka usung. Di tengah maraknya penggunaan ornamen buatan, HARRIS Hotel Batam Center memilih jalan yang berbeda dengan mengintegrasikan komitmen ramah lingkungan ke dalam karya mereka.
Kombinasi making bed dan towel art mereka tampil menonjol dengan memberikan kreativitas terbaik yang mengusung tema sustainability (keberlanjutan). Untuk menghias hasil karya seni handuknya, mereka menggunakan bunga-bunga asli yang segar, alih-alih menggunakan bunga plastik atau bahan sintetis sekali pakai lainnya. Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena dinilai sejalan dengan tren global pariwisata hijau (green tourism) yang mengedepankan kelestarian lingkungan.
*Dukungan Penuh dan Suasana Meriah*
Kesuksesan ini tidak luput dari riuhnya dukungan yang membakar semangat para peserta. Suasana meriah menyelimuti area kompetisi sejak pagi hari. Hal ini dikarenakan setiap hotel dan resor yang bertanding turut mendatangkan puluhan supporter yang terdiri dari manajemen dan karyawan masing-masing hotel.
Yel-yel, gemuruh tepuk tangan, dan sorak-sorai dari keluarga besar HARRIS Hotel Batam Center yang hadir langsung di lokasi acara menjadi bahan bakar tambahan bagi Ebejener dan Bagas Anggoro untuk memberikan penampilan yang maksimal di atas panggung kompetisi.
General Manager HARRIS Hotel Batam Center, Dodi Putra menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim housekeeping yang dipimpin oleh Bapak Ridwan sebagai Housekeeper yang telah berjuang. "Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi tim kami dalam menjaga standar pelayanan tertinggi. Mengusung konsep sustainability dengan bunga asli bukan sekadar strategi kompetisi, melainkan cerminan dari nilai-nilai yang kami terapkan sehari-hari di hotel dalam mendukung pariwisata yang berkelanjutan. Terima kasih kepada IHKA Kepri, Universitas Batam Tourism Polytechnique, dan KSquare atas terselenggaranya wadah kompetisi yang luar biasa ini."
Keberhasilan meraih predikat Juara Umum ini diharapkan dapat terus memotivasi seluruh staf HARRIS Hotel Batam Center untuk selalu berinovasi, meningkatkan kompetensi diri, serta mempertahankan kualitas layanan prima demi kenyamanan dan kepuasan para tamu yang menginap.
Aston Batam Hotel & Residence welcomed Batam Tourism Polytechnic students through an industry visit program featuring hotel operations experience, sharing sessions, hotel tours, and breakfast experiences.
Aston Batam Hotel & Residence continues to demonstrate its commitment to supporting the development of human resources in the hospitality industry by welcoming sixth-semester students from Batam Tourism Polytechnic (BTP) through an industry visit program on Monday, 13 July 2026. Held at Aston Batam Hotel & Residence, the activity provided students with direct exposure to the operations of an international four-star hotel while allowing them to understand hospitality service standards applied in the industry.
The visit was attended by morning and evening class students from the Food Service Management Study Program, accompanied by the leadership team of Batam Tourism Polytechnic, including Vice Director II Dr. Syafrudin Rais, M.Par, Vice Director III Eva Amalia, M.Si, Head and Secretary of the Food Service Management Study Program Dr. Rezky Al Hamdi, M.Par, Head of Student Affairs Miratia Afriani, M.H, along with lecturers and instructors.
Providing Direct Industry Experience
The program began with a welcoming session and introduction with the Heads of Department of Aston Batam Hotel & Residence. During this session, students gained insights into hotel operations, workplace culture, and various career opportunities within the hospitality industry.
Students also enjoyed a breakfast experience at Basil Restaurant as part of the introduction to Food & Beverage service standards implemented at Aston Batam Hotel & Residence. Through this experience, participants were able to directly observe service quality, food presentation, and restaurant operational standards at a four-star hotel.
Furthermore, participants joined a guest service simulation guided by Chef Sukma Nurya Dinata, Executive Chef and Hafid Khoirudin, Food & Beverage Manager of Aston Batam Hotel & Residence. This session provided students with an understanding of restaurant service procedures, team coordination, and the importance of creating the best experience for every guest.
Sharing Hospitality Insights with Industry Practitioners
In addition to gaining operational experience, students participated in an insightful sharing session with Sukma Wandansari, Director of Human Resources of Aston Batam Hotel & Residence. The session provided valuable knowledge regarding the competencies required in the hospitality industry, career development opportunities, and the importance of building professionalism and a strong service culture.
"We are delighted to welcome students from Batam Tourism Polytechnic to Aston Batam Hotel & Residence. Through this industry visit, we hope students not only understand the theories they have learned in the classroom but also gain direct insights into how hotel operations are carried out. We hope this experience will become valuable preparation for their future careers," said Sukma Wandansari, Director of Human Resources of Aston Batam Hotel & Residence.

Left to right: BTP student accompanying lecturer, Aston Batam Hotel & Residence restaurant outlet visit, presentation session
Hotel Tour Introducing Four-Star Hotel Operations
To complete the learning experience, Aston Batam Hotel & Residence invited participants to join a hotel tour covering various operational departments, including Front Office, Food & Beverage, and Kitchen. Through this activity, students were able to observe the workflow of each department directly and understand the importance of teamwork and collaboration in delivering excellent guest service.
As a closing activity, Aston Batam Hotel & Residence also presented door prizes in the form of Food & Beverage vouchers and stay vouchers for students who actively participated throughout the program. The interactive and enthusiastic atmosphere added to the memorable learning experience during the industry visit.
Through this activity, Aston Batam Hotel & Residence hopes to continue strengthening collaboration with educational institutions in developing competent, professional, and industry-ready hospitality talents who are prepared to support the growth of the tourism sector.
Diskominfo Batam – Batam terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi investasi unggulan di Indonesia. Di tengah pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,76 persen, realisasi investasi di Batam melonjak 72,83 persen menjadi Rp44,01 triliun pada 2025. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa lonjakan tersebut didorong oleh reformasi regulasi, percepatan pelayanan perizinan, penguatan infrastruktur, serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Batam. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program PROFIT di CNBC Indonesia, Jumat (17/7/2026).
Menurut Amsakar, selama sekitar satu tahun lima bulan memimpin bersama Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pemerintah terus melakukan pembenahan melalui berbagai regulasi yang berorientasi pada kemudahan investasi.
Sejumlah kebijakan strategis pemerintah pusat yang menjadi dasar penguatan tata kelola kawasan sekaligus memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi para investor. “Ekonomi Batam berjalan dengan baik dan investasi terus berkembang. Berbagai regulasi yang diterbitkan pemerintah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing kawasan,” ujar Amsakar.
Amsakar mengungkapkan, Presiden RI memberikan arahan agar seluruh pelayanan kepada dunia usaha disederhanakan sehingga iklim investasi menjadi lebih cepat, mudah, dan kompetitif. Menindaklanjuti arahan tersebut, Batam melakukan reformasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan investasi. Salah satu hasilnya terlihat pada proses persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang sebelumnya memerlukan waktu enam bulan hingga dua tahun, kini dapat diselesaikan rata-rata dalam waktu 38 hari.
Sementara itu, proses Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kini dapat diselesaikan sekitar dua bulan.
Percepatan pelayanan tersebut berdampak langsung terhadap meningkatnya realisasi investasi. Pada 2024, investasi di Batam mencapai Rp25,46 triliun, kemudian melonjak menjadi Rp44,01 triliun pada 2025 atau tumbuh 72,83 persen.
Realisasi tersebut juga melampaui target investasi sebesar Rp36,9 triliun dengan tingkat capaian mencapai 118,87 persen.
“Kami diminta Presiden untuk menyederhanakan pelayanan kepada dunia usaha. Itu yang terus kami lakukan agar investor memperoleh kepastian dan kemudahan berusaha di Batam,” katanya.
*Layanan Digital*
Selain mempercepat proses perizinan, Batam juga membangun sistem pemantauan layanan berbasis digital yang memungkinkan setiap permohonan dipantau secara real time.
Melalui sistem tersebut, pimpinan dapat mengetahui perkembangan setiap perizinan sekaligus melakukan evaluasi apabila terdapat permohonan yang belum ditindaklanjuti dalam waktu tertentu.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Batam juga menghadirkan program Duta Investasi yang bertugas mendampingi investor sejak tahap awal hingga seluruh proses investasi berjalan.
“Investor tidak kami biarkan berjalan sendiri. Mereka didampingi sejak awal hingga investasi terealisasi sehingga seluruh proses menjadi lebih mudah dan pasti,” ujar Amsakar.
*Pelabuhan dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi*
Di sektor logistik, aktivitas pelabuhan Batam terus meningkat, termasuk bertambahnya kapal direct call yang melakukan bongkar muat langsung di Batam.
Peningkatan mobilitas tersebut turut mendongkrak sektor pariwisata. Wisatawan nusantara meningkat dari sekitar 1,7 juta menjadi hampir 2,1 juta orang. Adapun wisatawan mancanegara bertambah dari sekitar 1,2 juta menjadi sekitar 1,5 hingga 1,6 juta orang.
Menurut Amsakar, pertumbuhan sektor logistik, pelabuhan, dan pariwisata saling menguatkan sehingga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner hingga UMKM.
*Batam dan Singapura Adalah Mitra Pertumbuhan*
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga meluruskan anggapan bahwa Batam hanya menjadi lokasi relokasi investasi dari Singapura.
Menurutnya, hubungan Batam dengan Singapura maupun Johor merupakan hubungan growth partner atau mitra pertumbuhan, bukan hubungan persaingan ataupun kawasan penampung investasi.
“Untuk maju tidak harus sendiri. Kita bisa tumbuh bersama. Batam hadir sebagai mitra yang saling melengkapi Singapura dan Johor, bukan sebagai pesaing ataupun sekadar menerima limpahan investasi,” tegasnya.
Ia menilai posisi Batam yang berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka merupakan keunggulan strategis yang menjadi daya tarik utama bagi investor domestik maupun asing.
*Data Center Jadi Mesin Baru Investasi*
Amsakar menyebut sektor data center kini menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di Batam. Hingga pertengahan 2026, investasi yang masuk pada sektor tersebut mencapai sekitar Rp120 triliun dengan 20 proyek yang sedang dikembangkan.
Batam juga telah didukung infrastruktur digital berupa sejumlah landing station kabel bawah laut internasional di kawasan Nongsa, seperti Indonesia Cable Express, Nongsa China Cable System, dan Singapore Cable System.
Menurut Amsakar, keunggulan tersebut menjadikan Batam semakin menarik bagi investor industri digital dan kecerdasan artifisial (AI).
“Kami memiliki lahan, dukungan infrastruktur digital, ketersediaan air bersih, serta pasokan listrik yang terus dipersiapkan bersama PLN. Karena itu, investor memilih Batam berdasarkan daya saing yang kami miliki,” ujarnya.
*Presiden Minta Batam Tetap Jadi Lokomotif Investasi Nasional*
Amsakar juga mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Presiden RI yang berlangsung sekitar satu jam 45 menit.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya menjaga daya saing Batam melalui penyederhanaan perizinan, percepatan pelayanan, serta pengembangan pelabuhan berstandar internasional agar mampu memanfaatkan potensi Selat Malaka secara optimal.
Selain itu, Presiden meminta Batam tetap mempertahankan perannya sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.
Pihaknya juga menyampaikan sejumlah tantangan dalam proses transisi kewenangan perizinan dari kementerian dan lembaga. Pemerintah berharap implementasi berbagai regulasi, termasuk PP Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025, dapat berjalan lebih efektif sehingga pelayanan kepada investor semakin cepat.
“Perhatian Presiden menjadi energi bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan, meningkatkan investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam menjadi lebih tinggi. Ukuran keberhasilan kami adalah menghadirkan kinerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dunia usaha,” tutup Amsakar.
