SAMBUT IDUL ADHA 1447 H, PANBIL GROUP KEMBALI SALURKAN HEWAN KURBAN KE BERBAGAI WILAYAH DI BATAM
Batam, 26 Juni 2026 – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Panbil Group kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Kota Batam sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar.
Penyaluran hewan kurban tahun ini melibatkan sejumlah unit usaha di bawah naungan Panbil Group, yaitu PT Nusatama Properta Panbil (PT NPP), PT Panbil Utilitas Sentosa (PT PUS), PT Tanjung Piayu Makmur (PT TPM), PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP), serta PT Hotel Panbil Sejahtera (PT HPS) yang menaungi Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Serviced Apartment.
Secara keseluruhan, Panbil Group mendistribusikan sebanyak 10 ekor sapi dan 14 ekor kambing kepada masyarakat di berbagai wilayah Batam. Hewan kurban tersebut disalurkan melalui masjid-masjid dan warga setempat yang berada di kawasan Tembesi, Tanjung Piayu, Nongsa, Batam Centre, Muka Kuning, hingga Pulau Tanjung Sauh dan Pulau Ngenang.
Penyaluran hewan kurban dilakukan secara serentak pada 26 Juni 2026 melalui perwakilan dari masing-masing unit bisnis Panbil Group. Masjid-masjid yang menerima hewan kurban ini meliputi Masjid Agung Raja Hamidah, Masjid Amin Angkasa Nongsa, Masjid Baitussalam Panbil Muka Kuning, Masjid Permasa Piayu, Masjid Al Abror Tembesi, Masjid Sidomulya Tembesi, Masjid Medio Raya Tembesi, Masjid Al Ghafur Piayu, Masjid Al Hijrah Pulau Ngenang, Masjid At Taubah Pulau Ngenang. Selain itu, hewan kurban juga diserahkan kepada warga Tanjung Sauh dan Medio Raya Tembesi dan juga mess pekerja project Tanjung Sauh.
Sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi semangat Hari Raya Idul Adha, Melalui program ini Panbil Group berharap manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Program kurban menjadi agenda tahunan Panbil Group yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat secara khusus di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Momentum Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Kami berharap penyaluran hewan kurban ini dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dan lingkungan sekitar,” ujar Hanna Kurniawati, Corporate Marketing Communication Panbil Group.
Melalui program ini, Panbil Group terus berupaya menghadirkan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha diharapkan dapat menjadi penguat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Batam, 25 Mei 2026 – PT PLN Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi manfaat kepada masyarakat melalui penyaluran hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Mengusung tema “Menebar Manfaat, Mengalirkan Eneri Keberkahan”, tahun ini PLN Batam menyalurkan sebanyak 18 ekor sapi dan 50 ekor kambing kepada masyarakat di Kota Batam serta sekitar wilayah operasional infrastruktur PLN Batam yang tersebar di Indonesia.
Bantuan hewan qurban tersebut disalurkan kepada masyarakat yang berada di sekitar infrastruktur dan wilayah operasional PLN Batam sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan terdampak sekaligus upaya mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat dan para stakeholder.
Jumlah bantuan hewan qurban tahun ini meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen PLN Batam untuk terus menghadirkan manfaat sosial dan mengalirkan energi keberkahan bagi masyarakat.

Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, mengatakan bahwa momentum Idul Adha menjadi pengingat penting tentang nilai ketulusan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
“PLN Batam tidak hanya hadir sebagai penyedia tenaga listrik, tetapi juga ingin terus menjadi bagian dari masyarakat yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui tema Menebar Manfaat, Mengalirkan Energi Keberkahan, kami berharap bantuan hewan qurban ini dapat mempererat silaturahmi dan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat,” ujar Dinda.
Ia menambahkan, peningkatan jumlah hewan qurban tahun ini merupakan bentuk komitmen PLN Batam untuk terus menghadirkan energi kebaikan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang luas serta menjadi wujud kepedulian PLN Batam kepada masyarakat dan pelanggan,” tambahnya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh berbagai stakeholder yang hadir dalam kegiatan penyerahan hewan qurban.
Mewakili stakeholder, Kolonel Bambang Djoko Santoso menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN Batam kepada masyarakat melalui program qurban Idul Adha tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian besar dari PLN Batam yang telah memberikan bantuan hewan qurban pada tahun ini. Semoga menjadi berkah dan amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan perwakilan masyarakat dari Masjid Jabal Nur, Lutfi, yang menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat penerima.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PLN Batam atas bantuan hewan qurban yang telah diberikan. Semoga PLN Batam semakin maju, sukses, dan terus lancar dalam memasok listrik bagi masyarakat Kota Batam,” katanya.
PLN Batam juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Sinergi dan kolaborasi yang terjalin dinilai menjadi energi positif untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

PANBIL, 26 MEI 2026 - Komitmen menghadirkan penyelesaian yang humanis dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan terus ditunjukkan PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) dalam proses relokasi warga terdampak penataan kawasan Tembesi Tower.
Tidak hanya fokus pada penyelesaian administrasi, perusahaan juga memastikan warga tetap mendapatkan perhatian sosial dan pendampingan selama menjalani kehidupan di lokasi baru.
Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, menyampaikan, hingga kini sekitar 98 persen warga terdampak telah menerima sagu hati dan melanjutkan kehidupan di kawasan relokasi yang telah ditempati lebih dari dua tahun terakhir.
“Alhamdulillah, mayoritas warga sudah menerima penyelesaian yang diberikan dan kini menjalani kehidupan baru dengan lebih baik di lokasi relokasi. Kami juga tetap menjaga komunikasi serta memberikan bantuan sosial kemasyarakatan kepada warga,” kata Eka, Selasa (26/5). Menurutnya, berbagai bantuan sosial dan kemasyarakatan juga terus diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan hidup warga pascarelokasi.
Eka mengatakan bahwa sebagian kecil warga yang belum menerima sagu hati adalah mereka yang memilih jalur hukum. Sejak awal, perusahaan terus melakukan pendekatan persuasif agar warga mau menerimanya, namun upaya tersebut tetap ditolak. Meski demikian, perusahaan tetap memberikan perhatian dengan membantu biaya sewa rumah sementara selama proses berlangsung.
“Kami menghormati langkah hukum yang diambil sebagian warga. Namun demikian, perhatian terhadap kebutuhan dasar mereka tetap kami berikan, termasuk bantuan sewa tempat tinggal sementara,” ujarnya.
Terkait adanya informasi mengenai batas waktu 14 hari dari Ombudsman, PT TPM menegaskan bahwa tenggat tersebut merupakan waktu klarifikasi yang diberikan kepada Pemerintah Kota Batam dalam melengkapi penjelasan administratif.
“Perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. Batas waktu tersebut merupakan ruang klarifikasi kepada pihak Pemko,” ucap Eka.
PT TPM telah melakukan pembangunan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos), serta peningkatan infrastruktur di kavling relokasi Piayu Makmur guna menunjang kenyamanan dan kebutuhan warga di lingkungan baru.
Perusahaan juga memberikan pemasangan meteran air dan meteran listrik secara gratis bagi warga Piayu Makmur. Seluruh biaya pemasangan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh PT TPM sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat di kawasan relokasi.
Berkaitan dengan fasilitas umum, PT TPM telah membangun Masjid Al Ghafur yang memiliki kapasitas jemaah lebih dari 1.000 orang. Selain itu, perusahaan juga telah menyerahterimakan musholla kepada warga yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana mengaji bagi anak-anak serta memperdalam kaidah keislaman masyarakat di lingkungan tersebut.

Sementara itu untuk fasilitas sosial, saat ini telah disiapkan bank sampah yang dinilai penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan kawasan Kavling Piayu Makmur. Keberadaan bank sampah tersebut juga diharapkan dapat membantu menambah kas RT dari hasil penjualan sampah yang telah dipilah warga.
PT TPM juga terus melakukan peningkatan infrastruktur melalui perbaikan jalan akses warga di kawasan Kavling Piayu Makmur yang dilakukan secara rutin dan intensif guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.(*)
Jakarta, 26 Mei 2026. Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus memperkuat upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal serta penanganan penipuan transaksi keuangan sebagai bagian dari upaya pelindungan konsumen dan masyarakat.
Dari 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Maret 2026, Satgas PASTI telah menemukan dan menghentikan 951 entitas pinjol ilegal serta 2 penawaran investasi ilegal pada sejumlah situs dan aplikasi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Satgas PASTI juga mencermati sejumlah modus kegiatan keuangan ilegal dan penipuan yang saat ini paling banyak dilaporkan masyarakat, antara lain :
- Jasa periklanan dengan sistem deposit. Modus ini menawarkan penghasilan dari aktivitas sederhana seperti memberi ulasan, menonton iklan, atau meng-klik tautan yang kemudian mensyaratkan setoran dana dengan janji keuntungan berlipat.
- Duplikasi atau peniruan penawaran investasi entitas berizin (impersonation). Pelaku meniru nama, logo, atau identitas pelaku usaha jasa keuangan yang legal untuk meyakinkan masyarakat, padahal penawaran tersebut tidak dilakukan oleh pihak yang berizin dimaksud.
- Penawaran pendanaan. Modus ini menawarkan pendanaan untuk usaha atau proyek tertentu dengan janji imbal hasil tetap, namun tanpa penjelasan model bisnis, perjanjian, dan pengawasan yang memadai.
- Money game. Skema ini mengandalkan perekrutan anggota baru (member get member) sebagai sumber pembayaran keuntungan, bukan dari kegiatan usaha yang nyata dan berkelanjutan.
- Perdagangan aset kripto ilegal. Modus ini menawarkan investasi atau perdagangan aset kripto oleh pihak yang tidak terdaftar atau tidak memiliki izin dari otoritas berwenang, yang kerap disertai klaim keuntungan tinggi tanpa risiko.
Modus-modus tersebut umumnya disebarluaskan melalui media sosial, pesan pribadi, grup percakapan, serta kanal digital lainnya.
Penguatan Penanganan Penipuan melalui IASC
Selama periode 22 November 2024 sampai dengan 31 Maret 2026, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah menerima 515.345 laporan dari masyarakat. Dalam penanganan laporan tersebut, sebanyak 872.395 rekening telah dilaporkan dan diverifikasi, dan 460.270 rekening telah dilakukan pemblokiran.
Dari upaya tersebut, total dana korban yang berhasil diblokir mencapai sekitar Rp585,4 miliar. IASC telah mengembalikan dana korban sebesar Rp169 miliar yang berasal dari rekening pada 19 bank yang digunakan oleh pelaku kejahatan penipuan.
Sehubungan dengan masih maraknya aktivitas keuangan ilegal dan penipuan transaksi keuangan, Satgas PASTI dan OJK mengimbau masyarakat untuk:
- Waspada terhadap penawaran investasi atau kegiatan yang menjanjikan keuntungan tinggi, pasti, dan menghasilkan dalam waktu singkat;
- Memastikan legalitas pelaku usaha dan produk jasa keuangan melalui kanal resmi OJK (Kontak 157);
- Tidak mudah percaya terhadap penawaran yang disampaikan melalui pesan pribadi, media sosial, atau tautan yang tidak jelas sumbernya;
- Tidak memberikan data pribadi, informasi rekening, kode OTP, maupun kata sandi kepada pihak mana pun; dan
- Segera melaporkan apabila menemukan indikasi aktivitas keuangan ilegal ke sipasti.ojk.go.id dan melaporkan penipuan transaksi keuangan ke iasc.ojk.go.id.
Satgas PASTI akan terus meningkatkan koordinasi antaranggota dan instansi terkait untuk menekan penyebaran aktivitas keuangan ilegal di ruang digital. Upaya ini merupakan bagian dari pelindungan konsumen dan masyarakat agar tidak terjebak pada penawaran pinjaman ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian, penyalahgunaan data pribadi, dan praktik penagihan yang meresahkan.
Apabila menemukan indikasi penawaran investasi atau pinjaman online ilegal, masyarakat dapat melaporkannya melalui website sipasti.ojk.go.id atau melalui Kontak OJK 157, WhatsApp 081 157 157 157, dan email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..
Sementara itu, masyarakat yang menjadi korban penipuan transaksi keuangan dapat melapor melalui website iasc.ojk.go.id untuk mendukung upaya pemblokiran rekening pelaku secara cepat.
Badan Pengusahaan (BP Batam) resmi mengaktifkan kembali layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam).
Dimulainya layanan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RSBP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang pada Senin (25/5/2026) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tiban.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono.
Melalui kesepakatan ini, RSBP Batam yang berada di bawah Kedeputian 6 Bidang Pelayanan Umum BP Batam, dipastikan kembali melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), terhitung mulai 1 Juni 2026.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa reaktivasi kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses kesehatan bagi sektor pekerja di Batam.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi perpanjangan tangan visi Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
”Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan terintegrasi bagi para pekerja serta masyarakat Kota Batam,” ujar Ariastuty.
Melalui kemitraan ini, RSBP Batam menyediakan fasilitas pelayanan komprehensif yang mencakup rawat jalan, rawat inap, hingga penanganan khusus untuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).
Seluruh layanan tersebut dirancang secara terintegrasi guna menjamin mutu dan kecepatan penanganan medis bagi peserta.
Untuk mendapatkan akses pelayanan, masyarakat atau peserta hanya perlu memenuhi beberapa persyaratan administratif yang mudah, antara lain:
- Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan;
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas diri yang sah;
- Surat Keterangan Kecelakaan Kerja (SKKK) dari perusahaan tempat bekerja; serta
- Surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) jika diperlukan.
“Kami berharap pemulihan jalinan kemitraan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja di Kota Batam. Dengan adanya kepastian layanan medis yang terintegrasi di RSBP Batam, produktivitas pekerja diharapkan dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ariastuty menambahkan.
Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen dalam mendorong transformasi Batam menjadi pusat industri digital dan artificial intelligence (AI) regional, melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGSB), di Aula Tanjung Kasam Kantor PLN Batam, Senin (25/5/2026).
Penandatanganan ini menjadi tonggak strategis penguatan ekosistem digital Batam, sekaligus memperlihatkan kesiapan kawasan dalam mendukung investasi AI Data Centre berstandar global.
PT Equator Gate System Batam merupakan perusahaan pengembang AI Data Centre yang didukung oleh Range Intelligent Computing Technology Company Limited (Range IDC). Salah satu perusahaan data centre terbesar di Tiongkok yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.
Batam dipilih sebagai lokasi ekspansi internasional pertama perusahaan di luar Tiongkok, dengan fokus pengembangan High-Density AI Data Centre.
Proyek strategis ini memiliki nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau sekitar Rp88 triliun dengan luas pengembangan sekitar 30 hektare di kawasan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa, penandatanganan yang dilakukan PLN Batam dan EGSB merupakan suatu langkah strategis. Sebab, penandatanganan ini menjadi bukti kesiapan Kota Batam dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.
“Batam memiliki keunggulan geografis, konektivitas internasional, serta kesiapan kawasan yang sangat kompetitif untuk industri digital masa depan. Kehadiran investasi AI Data Centre ini, menjadi momentum percepatan transformasi Batam menuju ekonomi berbasis teknologi, inovasi, dan digitalisasi,” ujarnya.
Oleh karena itu, BP Batam mengharapkan komitmen penuh dari PLN Batam dalam menyediakan pasokan tenaga listrik yang stabil, andal dan tercukupi. Kesiapan energi merupakan kunci utama serta daya tarik krusial untuk menarik investor di bidang teknologi informasi yang tertarik untuk datang dan berinvestasi di Kota Batam.
“BP Batam tentunya akan terus berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif. Saya mengucapkan selamat atas sinergi yang terjalin, mari kita membawa Indonesia khususnya Kota Batam, menjadi pemimpin digitalisasi di Asia Tenggara,” tutupnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa BP Batam akan mengawal proyek tersebut melalui pola fast-track execution guna memastikan percepatan realisasi investasi.
Menurutnya, kesiapan energi menjadi faktor fundamental dalam industri AI dan data centre modern yang membutuhkan suplai listrik besar, stabil, dan berkelanjutan.
“BP Batam menyiapkan kepastian investasi, percepatan layanan, dan kesiapan kawasan. PLN Batam memastikan kesiapan energi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Batam siap menjadi AI dan Digital Gateway Indonesia yang terhubung dengan ekosistem global,” ujar Fary.
Ia menambahkan, proyek EGSB diharapkan menjadi anchor investment yang mampu menarik masuknya industri strategis lainnya seperti cloud computing, semiconductor ecosystem, AI services, serta berbagai industri digital global.
Selain memperkuat posisi Batam dalam rantai industri digital internasional, investasi ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi luas melalui penciptaan lapangan kerja profesional, transfer teknologi, peningkatan daya saing SDM lokal, serta pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.
EGSB diperkirakan akan menyerap sekitar 700–800 tenaga profesional di bidang data centre dan teknologi digital melalui kolaborasi rekrutmen dan pengembangan talenta bersama perguruan tinggi di Batam.
BP Batam memandang sinergi antara pemerintah, penyedia energi, pelaku industri, dan institusi pendidikan sebagai fondasi penting dalam membangun Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional yang modern, kompetitif, dan berkelas dunia.
Tanjungpinang, 26/5 - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka berkeliling naik motor membagikan makan bergizi gratis (MBG) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Pembagian MBG tersebut menyasar khusus penerima manfaat 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD.
"Hari ini, kita sudah melihat bagaimana pelaksanaan pendistribusian MBG 3B di lapangan," kata Wamen Isyana usai membagikan MBG kepada balita di Jalan Sidojadi, Kilometer IX, Tanjungpinang, Selasa.
Wamen menyebutkan MBG 3B merupakan salah satu komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas SDM guna menyongsong target Indonesia Emas 2045.
"Upaya ini dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan. Nutrisi yang tepat bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menjadi penentu utama pertumbuhan otak serta fisik untuk mencegah stunting," ungkap Isyana.
Wamen turut menekankan SPPG yang mendistribusikan MBG 3B terus meningkatkan kualitas menu dari waktu ke waktu, sehingga penerima manfaat betul-betul merasakan manfaat gizi dari program Asta Cita tersebut.
Ia pun mengingatkan SPPG untuk selalu menindaklanjuti setiap saran dan masukan dari penerima manfaat MBG 3B guna memastikan kualitas layanan program MBG tetap prima.
"Tadi saya suapi MBG ke anak balita, sangat lahap makannya," ucap Isyana.
Sementara, seorang ibu balita, Rumita menyampaikan sudah tiga bulan anaknya Hanafi yang berusia 1,8 tahun mendapatkan MBG 3B dari pemerintah melalui SPPG terdekat.
Menurut dia program MBG berdampak positif bagi si anak, salah satunya berat badan Hanafi naik sekitar lima ons.
"MBG sangat bagus. Anak saya suka menunya, terutama wortel dan tempe," kata Rumita.
Sumber : AntaraNews
PLN Batam dan Equator Gate System Perkuat Ekosistem Digital melalui Pembangunan Data Center di Batam
Batam, 25 Mei 2026 – PT PLN Batam bersama PT Equator Gate System Batam melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Aula Tanjung Kasam, Lantai 5 Kantor Korporat PLN Batam, Senin (25/5).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kebutuhan listrik untuk pengembangan data center PT Equator Gate System Batam yang berlokasi di Nongsa, Kota Batam. Melalui perjanjian ini, PLN Batam akan menyediakan pasokan listrik yang andal secara bertahap untuk mendukung operasional data center berskala besar tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa penandatanganan PJBTL antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital dan koridor infrastruktur digital global, bersama Singapura dan Johor.
“BP Batam menyambut baik komitmen investasi mega proyek EGS AI Data Center di Nongsa. Ini bukan hanya tentang pembangunan data center, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaya saing,” ujar Li Claudia Chandra.
Ia menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur energi menjadi faktor penting dalam menarik investasi industri digital dan teknologi informasi ke Batam. Oleh karena itu, BP Batam berharap PLN Batam dapat terus memastikan pasokan listrik yang stabil, andal, dan berkelanjutan guna mendukung operasional industri strategis tersebut.
“Kesiapan energi merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya tarik investasi di Batam, khususnya untuk sektor berbasis teknologi dan digital. Kami ingin menunjukkan bahwa Batam siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital di kawasan,” katanya.
Li Claudia juga berharap proyek strategis ini dapat memberikan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja baru, meningkatkan kualitas talenta lokal di bidang teknologi tinggi, serta memperkuat daya saing Batam di tingkat nasional maupun regional.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan bahwa kerja sama dengan PT Equator Gate System Batam memiliki arti strategis bagi PLN Batam maupun Kota Batam dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital dan industri berbasis teknologi tinggi.
“Kerja sama ini bukan sekadar penyediaan tenaga listrik, tetapi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat di Batam. PLN Batam hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan energi bagi pengembangan data center dapat dipenuhi secara andal, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Kwin Fo.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan data center di Batam menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital dan kawasan investasi strategis di Indonesia.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Batam sangat siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital yang didukung oleh infrastruktur energi yang andal dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan investasi digital di Batam tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, khususnya dukungan BP Batam dalam menciptakan kemudahan investasi bagi industri berbasis teknologi dan ekonomi digital.
“Atas nama PT PLN Batam, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Equator Gate System Batam atas kepercayaan yang diberikan. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BP Batam atas dukungan dan sinergi yang selama ini terus terjalin dengan baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur PT Equator Gate System Batam, Efendi, mengatakan bahwa pihaknya akan membangun EGS AI Data Center di Nongsa, Batam dengan nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau setara Rp88 triliun.
Pusat data berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektar dan dirancang sebagai pusat pemrosesan AI, machine learning, dan cloud computing modern di kawasan Asia Tenggara.
Efendi menegaskan, kolaborasi energi bersama PLN Batam menjadi faktor penting dalam menjamin keandalan operasional data center tersebut.
“Penandatanganan PJBTL ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan infrastruktur data center yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Batam sebagai pusat infrastruktur digital regional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan talenta digital, dan ekonomi berbasis teknologi tinggi.
Batam, 26/5 - Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirhubda) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan meresmikan penambahan 19 unit armada baru Trans Batam untuk memperkuat layanan transportasi publik di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Aan mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Batam yang dinilai terus berinvestasi dalam pengembangan transportasi massal perkotaan.
“Batam sudah mulai berinvestasi di transportasi publik, mulai dari penambahan unit, penguatan koridor, hingga rute bus dengan akses ke berbagai fasilitas seperti pelabuhan dan bandara. Ini langkah yang sangat baik,” ujarnya di Batam, Selasa.
Ia mengatakan pengembangan Trans Batam melalui skema Buy The Service (BTS) menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah dengan operator transportasi untuk meningkatkan layanan publik.
“Pemda membeli layanan dari operator. Dengan skema BTS ini membantu pemerintah daerah sekaligus operator karena ada kepastian layanan,” katanya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam Suhar mengatakan penambahan 19 unit bus dilakukan untuk meremajakan armada lama sekaligus memperluas jangkauan layanan.
“Tujuannya ada dua, yakni peremajaan armada dan memperluas akses layanan transportasi publik. Trans Batam melayani sembilan koridor dan pada 2026 total armada akan bertambah menjadi 52 unit,” kata dia.
Menurut dia, armada baru tersebut akan ditempatkan di sejumlah koridor strategis, yakni lima unit untuk koridor Jodoh-Batam Center, enam unit Piayu-Batam Center, enam unit Nongsa-Batam Center, serta masing-masing satu unit untuk koridor Sekupang-Batam Center dan Sekupang-Tanjung Uncang.
“Khusus koridor Nongsa-Batam Center nantinya juga akan diintegrasikan ke Bandara Internasional Hang Nadim mulai dari tanggal 1 Juni,” ujarnya.
Ia menambahkan sebagian armada baru digunakan untuk menambah kapasitas layanan, sementara sebagian lainnya menggantikan bus lama yang sudah tidak layak beroperasi.
“Pemkot Batam mempertahankan tarif flat Trans Batam sebesar Rp5.000 untuk umum dan Rp2.000 bagi pelajar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto mengapresiasi pengembangan sistem pembayaran non tunai pada layanan Trans Batam.
Menurutnya, saat ini Trans Batam telah mendukung pembayaran menggunakan QRIS Tap sehingga transaksi menjadi lebih cepat dan praktis.
“Sebelumnya pembayaran QRIS Tap belum tersedia, sekarang sudah bisa digunakan di Trans Batam. Ini bagian dari percepatan digitalisasi ekonomi untuk memudahkan masyarakat dalam membayar,” ujarnya.
Ia mengatakan dengan adanya pembayaran melalui QRIS, transaksi akan lebih cepat dan uang tersebut dapat langsung diterima oleh instansi pemerintah.
Sumber: AntaraNews
Tanjungpinang, 26/5 - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) tengah fokus mengembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di perairan Kabupaten Lingga, dengan melibatkan sekitar 5.000 nelayan lokal.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura optimistis program tersebut akan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan berbasis masyarakat.
"Pemprov Kepri juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk pengembangan budidaya rumput laut secara bertahap," kata Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa.
Wagub menyebutkan dari target 10 ribu hektare, saat ini sudah tersedia sekitar 500 hektare budidaya rumput laut di wilayah Lingga.
Menurutnya, skema pengelolaan rumput laut ini akan melibatkan masyarakat pesisir, di mana tiap-tiap kepala keluarga (KK) mengelola sekitar dua hektare lahan budidaya rumput laut.
Siklus panen rumput laut relatif singkat, yaitu sekitar 45 - 60 hari, dengan produktivitas hasil panen diperkirakan mencapai lima ton per hektare.
Sementara itu potensi pendapatan masyarakat/per KK dari hasil penjualan rumput laut tembus Rp8 juta hingga Rp10 juta per bulan.
"Estimasi pendapatan itu dari hasil panen dua hektare atau setara 10 ton rumput laut," ungkapnya.
Selain pengembangan budidaya, lanjut Wagub, Pemprov Kepri turut menyiapkan program hilirisasi industri rumput laut mulai dari pengolahan hingga pemasaran ekspor ke luar negeri.
Produk turunan rumput laut juga diarahkan ke berbagai sektor produk olahan, seperti kosmetik, obat-obatan, hingga bahan pangan olahan.
"Pasar ekspor rumput laut sudah ada, salah satunya Tiongkok. Kita terus menggenjot produksi dari hulu ke hilirnya," ucap Wagub Kepri.
Nyanyang meyakini pengembangan budidaya rumput laut sangat menjanjikan, terlebih geografis Kepri adalah 96 persen lautan. Selain di Lingga, potensi budidaya rumput laut tersebar di berbagai kabupaten/kota lainnya, seperti Karimun, Bintan, Batam sampai Natuna.
Sumber : AntaraNews
Tanjungpinang, 26/5 - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menggelar aksi nasional pencegahan penyalahgunaan obat-obat tertentu (OOT) yang dipusatkan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala BPOM RI Profesor Taruna Ikrar mengatakan kegiatan ini digelar karena berdasarkan data intelijen dan penindakan yang dilakukan BPOM, saat ini penggunaan obat-obat tertentu semakin masif secara nasional, khususnya di tempat hiburan.
"Obat-obat ini berbeda dengan narkotika. Kalau menggunakan narkotika, hukumannya jelas ditindak sesuai UU narkotika. Tapi ada obat bukan narkotika, namun efeknya sama dengan narkotika, itulah yang disebutkan dengan obat-obat tertentu," kata Ikrar usai membuka aksi nasional pencegahan penyalahgunaan OOT di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin malam.
Ia menyebut total ada 12 jenis obat-obat tertentu yang peredarannya diawasi ketat melalui regulasi BPOM, seperti Tramadol, Triheksilfenidil, Amitriptillin dan yang terbaru gas ketawa atau Nitrux Oxide.
Pada tahun 2025, BPOM juga telah menindak sekitar enam miliar kapsul ilegal dan berbahaya, yang tersebar di Batam, Banten, Bandung hingga Semarang.
"Bayangkan, kalau sampai kapsul ini terekspos sampai ke anak dan cucu kita, mau dibawa ke mana bangsa ini ke depan. Apalagi berdasarkan data WHO, satu di antara tujuh anak usia 14-19 tahun, didapati menggunakan OOT," ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, BPOM bersama Kemendukbangga/BKKBN termasuk Pemerintah Daerah se-Kepri bertekad melawan penyalahgunaan OOT melalui sebuah aksi nasional tersebut.
Ikrar mengungkap alasan gerakan nasional ini dipusatkan di Kepri, karena BPOM melihat daerah ini termasuk provinsi paling rawan penyalahgunaan sekaligus penyebaran OOT yang bermuara dari jalur laut.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kita dapat melawan penyalahgunaan OOT untuk menyelamatkan generasi bangsa Indonesia," demikian Ikrar.
Sementara, Wamendukbangga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyambut baik aksi nasional melawan penyalahgunaan penggunaan OOT.
Kemendukbangga siap melakukan kolaborasi aktif dengan berbagai Kementerian/Lembaga, seperti BPOM dan Pemerintah Daerah Kepri guna melakukan upaya pencegahan bersama agar generasi Indonesia terhindar dari bahaya penggunaan OOT.
"Tentu kita perlu melakukan upaya pencegahan secara rutin, terutama dari unit terkecil yaitu keluarga," ujarnya.
Isyana menyebutkan Kemendukbangga telah memiliki beberapa program yang bisa berkolaborasi lebih lanjut untuk mencegah remaja dari pengaruh obat-obatan tertentu, antara lain program bina remaja, lalu pusat informasi dan konseling remaja hingga forum duta genre dengan jumlah keanggotaan yang mencapai 440 ribu remaja di Indonesia.
"Biasanya anak-anak remaja butuh tempat cerita dengan anak-anak seusianya, makanya berbagai program forum remaja ini diharapkan bermanfaat dalam melawan penyalahgunaan OOT di tanah air," ucap Isyana.
Senada, Gubernur Kepri Ansar Ahmad turut menyampaikan aksi nasional melawan penyalahgunaan OOT menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk media massa diharapkan ikut mengkampanyekan gerakan tersebut, karena hal ini menyangkut masa depan negeri.
Ansar menyampaikan Pemprov Kepri akan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota setempat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait untuk mensosialisasikan penyalahgunaan OOT, khususnya di lingkungan pendidikan.
"Pemprov Kepri punya program rutin Kesbangpol Masuk Sekolah (Kemas). Nah, ke depan kita akan libatkan BPOM Batam dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan pesan strategis terkait OOT kepada siswa, sebagai generasi emas Indonesia," ucap Ansar.
Sumber : AntaraNews
Batam, 25/5 - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat telah menangani sebanyak 78 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang Januari hingga April 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD PPA Batam Suratin mengatakan dari total kasus anak yang ditangani, pencabulan dan persetubuhan menjadi kasus terbanyak.
“Untuk kasus anak totalnya 60 kasus, sedangkan kasus perempuan 18 kasus. Jadi total Januari sampai April ada 78 kasus yang kami tangani,” katanya saat dihubungi di Batam, Senin.
Ia merinci, kasus terhadap anak terdiri atas kekerasan fisik empat kasus, psikis satu kasus, persetubuhan 23 kasus, pencabulan 24 kasus, sodomi tiga kasus, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) satu kasus, anak jaringan terorisme dua kasus, serta penelantaran atau tidak diasuh dua kasus.
Sementara itu untuk kasus terhadap perempuan meliputi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) enam kasus, pengasuhan tujuh kasus, nafkah anak dua kasus, persetubuhan dua kasus, serta Kekerasan Gender Berbasis Online (KGBO) satu kasus.
Suratin menjelaskan perbedaan kasus persetubuhan dan pencabulan pada anak terletak pada tindakan yang terjadi.
“Keduanya merupakan kekerasan seksual, namun kami bedakan di pendataan, ada yang pencabulan dan ada yang kekerasan seksual hingga persetubuhan. Kalau pencabulan tidak sampai persetubuhan,” ujarnya.
Terkait satu kasus TPPO anak yang ditangani, ia mengatakan korban hingga kini masih menjalani proses rehabilitasi. Menurut dia, korban TPPO tersebut awalnya dijanjikan pekerjaan di Batam, namun kemudian diduga mengalami eksploitasi seksual.
“Dijanjikan kerja di Batam, namun saat sudah di sini di eksploitasi seksual,” ujarnya.
Selain itu UPTD PPA Batam juga menangani dua kasus anak yang berkaitan dengan jaringan terorisme. Kedua anak tersebut telah menjalani asesmen dan konseling psikologi dan saat ini dipulangkan ke keluarga namun dengan pengawasan khusus aparat terkait.
Suratin juga mengatakan setiap kasus memiliki karakteristik dan penanganan berbeda, sehingga memerlukan pendekatan khusus. “Masing-masing kasus itu memiliki cara beda untuk penanganannya, ada spesifikasinya,” kata dia.
Ia menjelaskan terdapat kasus yang memerlukan visum korban, asesmen dan konseling psikologis, serta pendampingan saat proses persidangan, sehingga terdapat bermacam-macam cara penyelesaian.
Sumber : AntaraNews
