Live Streaming
Page 5 of 36

Selama ini manusia hanya bisa menebak makna di balik suara atau vokal seruan binatang, seperti gonggongan anjing atau ngeongan kucing. Namun, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) perlahan mulai mendobrak kemustahilan tersebut dengan memanfaatkan model komputer canggih untuk mengartikan pola komunikasi fauna.

Upaya ini salah satunya dilakukan oleh peneliti Daniela Baglione dan Vittorio Canestrari yang telah puluhan tahun mempelajari perilaku burung gagak. Sejak 2018, para peneliti memasang mikrofon kecil pada puluhan ekor gagak untuk merekam suara serta interaksi mereka selama beraktivitas sehari-hari.

Data audio yang terkumpul dari penelitian panjang tersebut kemudian diproses menggunakan model machine learning dari organisasi nirlaba Earth Species Project. Teknologi AI ini membantu menganalisis pola-pola suara kompleks yang dihasilkan burung gagak untuk menerjemahkan maksud di balik komunikasi mereka.

Meskipun menunjukkan perkembangan pesat, para peneliti mengakui bahwa memahami komunikasi hewan secara utuh masih menghadapi tantangan besar. Komunikasi di dunia satwa tidak hanya bergantung pada vokal suara semata, melainkan juga melibatkan isyarat non-verbal seperti aroma tubuh, perubahan warna, gerakan fisik, hingga gelombang sonar.

Bima, Layar perahu yang mengejar angin di perairan Sangiang dan langkah para pelari yang menembus savana Tambora telah lama meninggalkan garis start dan finis. Namun, kesan dari kedua acara tersebut masih terekam kuat.

Di Sangiang, riuh sorak warga dan wisatawan mengiringi perahu-perahu tradisional yang berlomba menuju daratan. Beberapa hari kemudian, di kaki Gunung Tambora, ratusan pelari dari berbagai daerah berdatangan untuk menaklukkan jalur dari pesisir hingga pegunungan. Meski berlangsung dalam suasana yang berbeda, kedua acara ini menyisakan cerita serupa: ketika masyarakat menikmati tradisi dan alam, roda ekonomi warga ikut berputar.

Warung-warung membludak, dagangan UMKM laris manis, jasa transportasi kebanjiran penumpang, dan produk lokal makin dikenal. Sebuah bar kopi di arena Tambora Jungle Run bahkan mampu melipatgandakan omsetnya, memutar modal modal Rp1 juta menjadi penjualan sebesar Rp2 juta hanya dalam kurun waktu kurang dari sehari.

Di sinilah Festival Sangiang Api dan Tambora Jungle Run 2026 memperlihatkan wajah lain dari pariwisata Pulau Sumbawa. Sebuah acara bukan sekadar keramaian yang usai saat panggung dibongkar, melainkan pintu masuk bagi rantai ekonomi wisata berbasis komunitas yang berkelanjutan.

 

Sumber: Kantor Berita Antara

Kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang menyeret nama penyanyi Betrand Peto terus bergulir di ranah hukum. Pelapor berinisial AW bersama tim kuasa hukumnya telah mendatangi Subdit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya pada Senin (14/9) untuk menjalani pemeriksaan perdana usai melayangkan laporan resmi pada Sabtu (12/9) lalu.

Dalam proses klarifikasi tersebut, penyidik menyodorkan sebanyak 23 pertanyaan mendalam kepada pihak pelapor. Materi pertanyaan difokuskan untuk menggali kronologi kejadian secara mendetail, mulai dari momen awal keberangkatan menuju lokasi di kawasan Jakarta Selatan, kronologi perjumpaan, hingga detik-detik dugaan tindak pidana kekerasan seksual tersebut disinyalir terjadi.

Kuasa hukum pelapor, Deki, mengungkapkan bahwa selain memberikan keterangan secara rinci kepada penyidik, pihaknya juga telah melampirkan dan menyerahkan sejumlah alat bukti penting guna memperkuat laporan kliennya. Bukti-bukti tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kepolisian dalam mengusut tuntas perkara ini serta menentukan langkah hukum selanjutnya.

Menanggapi adanya bantahan keras dari pihak Betrand Peto yang membantah melakukan tindakan pelecehan tersebut, tim kuasa hukum pelapor menyatakan tidak gentar dan siap membuktikan kebenaran di hadapan hukum. Pihaknya menegaskan akan kooperatif mengikuti seluruh tahapan penyidikan dan menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada pihak kepolisian agar kasus ini dapat terungkap secara terang benderang.

15 September 2026

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kelompok milisi Houthi Yaman mengklaim meluncurkan serangan bombardir skala besar ke pangkalan udara milik Arab Saudi, King Khalid, yang berlokasi di Kota Khamis Mushait pada Senin (14/9/2026).

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan menggunakan puluhan rudal balistik dan drone. Serangan meluas ini menargetkan sejumlah objek vital militer di dalam pangkalan, termasuk hanggar pesawat, fasilitas radar, landasan pacu, hingga gudang amunisi. Pihak Houthi mengklaim serangan tersebut menyebabkan "kerugian signifikan" bagi kubu Arab Saudi.

Meskipun otoritas Arab Saudi belum memberikan konfirmasi langsung mengenai skala kerusakan yang diklaim Houthi, Badan Pertahanan Sipil Saudi sempat mengeluarkan peringatan bahaya di kawasan Khamis Mushait sebelum akhirnya menyatakan situasi telah aman.

Eskalasi ini memperpanjang deretan serangan silang antarwilayah perbatasan. Pada pekan sebelumnya, pihak otoritas Saudi mencatat setidaknya 73 warga sipil terluka akibat rentetan serangan Houthi yang menargetkan beberapa wilayah selatan seperti Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran, yang juga memicu kebakaran serta gangguan pada fasilitas energi setempat.

 

Sumber: CNN Indonesia

15 September 2026

JAKARTA — Momen unik dan mendadak mewarnai pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). Purbaya rupanya tengah menghadiri Rapat Kerja bersama DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, tepat saat prosesi pergantian jabatannya diproses di Istana Kepresidenan.

Rapat yang membahas RAPBN 2027 serta dihadiri oleh Bappenas dan Bank Indonesia tersebut mendadak terhenti di tengah-tengah paparan materi yang disampaikan Purbaya. Salah satu pimpinan DPD RI menyela jalannya paparan untuk memberitahukan adanya panggilan telepon penting dari Istana, yakni dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Menanggapi interupsi tersebut, Purbaya yang sempat kebingungan langsung menghentikan paparannya dan bergegas meninggalkan ruangan rapat untuk menerima telepon. Rapat DPD RI sempat diskors beberapa menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali tanpa kehadiran Purbaya, dengan pemaparan yang diteruskan oleh jajaran pejabat lainnya.

Tak lama setelah insiden telepon tersebut, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru di Istana Negara, Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB. Pelantikan Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97P Tahun 2026 tentang reshuffle kabinet.

 

Sumber: CNN Indonesia

Empat Juara Daerah Bertanding di Medan untuk Memperebutkan Tiket ke Panggung Nasional

MEDAN, 14 September 2026. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra di Stadion Kebun Bunga, Medan, Sabtu (12/9). Mempertemukan empat juara dari babak preliminary di wilayah Northern Sumatra, laga regional ini menetapkan SKO Riau sebagai Juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra dan wakil kategori putra menuju Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Jakarta.

Pada laga final, SKO Riau menghadapi SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 dari adu pinalti. Hasil tersebut menjadi puncak persaingan empat tim terbaik yang sebelumnya telah menjadi juara di wilayah masing-masing, yaitu SMAN 9 Tunas Bangsa, SMA PAB 4 Sampali, SKO Riau, dan SMAN 5 Batam.

Sementara itu, untuk kategori futsal putri, SMAN 25 Batam akan menjadi perwakilan Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. SMAN 25 Batam sebelumnya berhasil menjadi Juara 1 Futsal Putri Preliminary Batam, sehingga mendapatkan kesempatan untuk langsung bertanding di Grand Final Nasional bersama perwakilan putri dari regional lainnya.

Baik perwakilan putra maupun putri Northern Sumatra akan melanjutkan perjuangan pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Dengan demikian, Final Regional Northern Sumatra menjadi penentu wakil putra, sementara SMAN 25 Batam telah memastikan tempat di kompetisi nasional untuk kategori putri.

Antusiasme terhadap Final Regional Northern Sumatra juga terlihat dari kehadirann lebih dari seribu pengunjung dan supporter yang menyaksikan rangkaian pertandingan di Medan. Dukungan komunitas sekolah turut menjadi bagian dari pengalaman kompetisi dan memperkuat semangat “Laga Para Juara” yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.

Regional Group Head XLSMART Northern Sumatra, Winetou Lubis mengatakan, “Selamat kepada SKO Riau yang berhasil menjadi juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra. Seluruh tim telah menunjukkan kemampuan, kerja sama, semangat kompetisi, dan sportivitas sepanjang pertandingan. Kami juga mengapresiasi SMAN 25 Batam yang akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putri di Grand Final.”

“Perjalanan para wakil Northern Sumatra belum berakhir. Kami berharap SKO Riau dan SMAN 25 Batam dapat memberikan penampilan terbaik di Grand Final, sekaligus membawa nama sekolah dan daerahnya bersaing di tingkat nasional,” tambah Winetou.


Empat Juara Daerah Bertemu di Medan

Perjalanan menuju Final Regional Northern Sumatra dimulai dari babak preliminary yang digelar di masing-masing daerah.

SMA PAB 4 Sampali menjadi juara Medan setelah melalui persaingan yang diikuti 40 tim futsal SMA/SMK sederajat, yang terpilih dari lebih dari 90 sekolah pendaftar. Pada babak tersebut, SMAN 7 Binjai menjadi juara kedua.

Dari Aceh, SMAN 9 Tunas Bangsa menjadi wakil setelah meraih posisi terbaik di wilayahnya. Sementara SKO Riau menjadi juara Preliminary Pekanbaru dan SMAN 5 Batam menjadi juara Preliminary Batam.

Keempat juara tersebut kemudian bertemu dalam Final Regional Northern Sumatra di Medan. Sesuai jadwal pertandingan, fase grup diawali dengan laga SMA PAB 4 Sampali vs SKO Riau pada pukul 10.00 WIB dan SMAN 5 Batam vs SMAN 9 Tunas Bangsa pada pukul 11.00 WIB.

Pertandingan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB dan 14.00 WIB berdasarkan hasil fase grup, sebelum dua tim terbaik bertemu pada laga final pukul 16.00 WIB untuk menentukan juara regional.

Pertemuan empat juara daerah tersebut menjadi bagian dari konsep “Laga Para Juara”, yang memberikan kesempatan bagi tim terbaik dari masing-masing wilayah untuk kembali berkompetisi dan menentukan satu wakil Northern Sumatra menuju tingkat nasional.


Hasil Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra
Kategori Futsal Putra
Juara 1 : SKO Riau
Juara 2 : SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh

Laga Final : SKO Riau (2) – SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh (1)

Kategori Futsal Putri – Wakil Northern Sumatra
Juara Preliminary Batam: SMAN 25 Batam
Juara 2 Preliminary Batam: SMK Negeri 7 Batam

Sebagai juara regional, SKO Riau akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. Sementara SMAN 25 Batam akan menjadi wakil Northern Sumatra untuk kategori putri pada kompetisi nasional tersebut.


Dua Wakil Northern Sumatra Menuju Panggung Nasional

Kehadiran SMAN 25 Batam di Grand Final menambah representasi Northern Sumatra pada kompetisi nasional AXIS Nation Cup 2026. Kategori futsal putri menjadi bagian dari komitmen AXIS untuk memberikan ruang yang semakin luas bagi pelajar perempuan dalam mengembangkan potensi dan berprestasi melalui futsal.

Pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026, SKO Riau dan SMAN 25 Batam akan membawa nama Northern Sumatra dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai regional di Indonesia. Grand Final dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, AXIS Nation Cup 2026 menjangkau 40 kota di Indonesia dengan target partisipasi sekitar 1.680 sekolah dan 16.800 pelajar. Kompetisi ini juga memperkuat pembinaan talenta melalui kolaborasi AXIS bersama Federasi Futsal Indonesia (FFI).

Para juara mendapatkan kesempatan mengikuti Intensive Training Program bersama pelatih berlisensi serta proses talent scouting, sehingga AXIS Nation Cup tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga membuka akses bagi talenta muda menuju jenjang olahraga yang lebih tinggi.

Dalam tiga tahun penyelenggaraan sebelumnya, sebanyak lima alumni AXIS Nation Cup telah bergabung dengan Tim Nasional Futsal U-19 Indonesia dan turut mengantarkan Indonesia meraih posisi runner-up AFF U-19 Futsal Championship 2025.

Dukungan Konektivitas 5G untuk Aktivitas Digital

Penyelenggaraan Final Regional AXIS Nation Cup 2026 di Medan juga didukung oleh penguatan jaringan XLSMART. Medan, Binjai, dan Deli Serdang telah didukung lebih dari 1.000 BTS 5G XLSMART, sebagai bagian dari perluasan jaringan 5G di Sumatra Utara.

Dukungan konektivitas tersebut melengkapi aktivitas generasi muda selama penyelenggaraan ANC. Melalui AXIS 5G AF (Absolute Fast), pelanggan dapat menikmati pengalaman konektivitas 5G yang cepat dan stabil untuk mendukung berbagai aktivitas digital, termasuk berkomunikasi, membuat konten, dan berbagi momen pertandingan.

Kehadiran jaringan tersebut juga sejalan dengan komitmen XLSMART dalam membangun Responsible Digital Infrastructure, dengan menghadirkan konektivitas yang mendukung kebutuhan digital masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui AXIS Nation Cup 2026, XLSMART terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, membangun karakter, dan mengejar prestasi. Setelah menjadi bagian dari Laga Para Juara Northern Sumatra, SKO Riau dan SMAN 25 Batam kini bersiap membawa nama wilayah tersebut ke Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, 31 Oktober 2026.



14 September 2026

JAKARTA – Polri terus memperkuat operasi Search and Rescue (SAR) dalam penanganan insiden hilang kontak dan tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, sekitar Pulau Masalembu. Pengerahan kekuatan dilakukan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, penyelamatan, evakuasi, identifikasi, hingga pelayanan kepada keluarga korban. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, prioritas Polri saat ini adalah mendukung pencarian dan penyelamatan terhadap penumpang maupun awak kapal yang masih belum ditemukan. “Polri memberikan dukungan penuh dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8. Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih dalam proses pencarian. Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian di lokasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Minggu (13/9/2026).

Berdasarkan data sementara hingga Minggu (13/9/2026) pukul 09.00 WIB, KM Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dan dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA. Posisi terakhir kapal diperkirakan berada di sekitar Pulau Masalembu, dengan jarak sekitar 86 mil laut (NM) dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Data sementara mencatat jumlah Person On Board (POB) sebanyak 243 orang, terdiri atas sekitar 215 penumpang dan 30 awak kapal. Dari jumlah tersebut, 125 orang telah berhasil dievakuasi, dengan rincian 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian. “Data sementara mencatat 243 orang berada di kapal. Sebanyak 125 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian. Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan dan mengevakuasi mereka yang masih dalam pencarian,” jelas Trunoyudo.

Untuk memperkuat operasi, Korpolairud Baharkam Polri telah memberangkatkan tiga Kapal Polisi terdekat menuju lokasi kejadian. Ketiganya yakni KP Laksmana-7012 yang berada dalam posisi BKO Kalsel dengan jarak sekitar 80 NM dan estimasi waktu tempuh tujuh jam, KP Ibis-6001 yang berada dalam posisi BKO Kalteng dengan jarak sekitar 103 NM dan estimasi waktu tempuh sembilan jam, serta KP Manyar-5003 yang berada dalam posisi BKO Surabaya dengan jarak sekitar 200 NM dan estimasi waktu tempuh 24 jam. Ketiga Kapal Polisi tersebut telah melaksanakan persiapan bekal ulang dan diberangkatkan untuk memperkuat pencarian serta evakuasi di lokasi.

Selain tiga Kapal Polisi, operasi SAR juga diperkuat KN Laksamana milik Basarnas, KNP 382 milik KSOP, KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, KM Cahaya Bahati Jaya, satu unit helikopter Polda Kalteng, serta satu unit helikopter Basarnas Surabaya. Basarnas mengerahkan 20 personel yang dipimpin Capt. Jahrudin. Sementara KSOP mengerahkan 10 personel yang telah diberangkatkan menuju lokasi menggunakan KNP 382 sejak pukul 07.00 WITA. “Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga Kapal Polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya. Seluruh kekuatan ini bergerak untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi,” kata Trunoyudo.

Operasi SAR di wilayah Kalimantan Selatan melibatkan Basarnas, TNI AL Lanal Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, KSOP Banjarmasin, SROP Navigasi, Pelindo, Kesehatan Pelabuhan, agen kapal, serta unsur terkait lainnya. Polairud Polda Kalsel terus melakukan koordinasi dan dukungan operasional di lapangan bersama unsur SAR lainnya. Posko Operasi SAR juga telah didirikan di Dermaga Trisakti Banjarmasin sebagai pusat koordinasi, pemantauan, dan pengumpulan informasi operasi. Dukungan turut diberikan Polda Jawa Timur mengingat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya. Ditpolairud Polda Jatim menyiapkan satu tim berjumlah sembilan personel untuk mendukung operasi SAR serta koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak. Posko tersebut diperkuat 10 personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dua personel Tim Kesehatan, enam personel Biddokkes dan DVI Polda Jatim, serta dua personel BPBD Jatim. Posko tersebut melakukan koordinasi dengan Polres Pelabuhan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin terkait perkembangan penanganan dan evakuasi korban. Polri juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center 110 serta layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000.

Selain operasi pencarian dan evakuasi, Polri menyiapkan dukungan Disaster Victim Identification (DVI) untuk memastikan proses identifikasi korban dilakukan secara profesional dan akurat. Sebanyak enam posko DVI telah didirikan di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Di Jawa Timur, posko DVI terdiri atas Posko DVI Antemortem Dokkes Polda Jatim di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Posko DVI Antemortem Polda Jatim di Pelabuhan Sumenep, serta Posko DVI Postmortem Polda Jatim di RS Bhayangkara Surabaya. Sementara di Kalimantan Selatan, posko DVI terdiri atas Posko DVI Postmortem Polda Kalsel di RS Bhayangkara Banjarmasin, Posko DVI Postmortem di RSUD Ulin Banjarmasin, serta Posko DVI Antemortem Biddokkes Polda Kalsel di Pelabuhan Trisakti. Trunoyudo menegaskan, pengerahan unsur DVI dilakukan sebagai bagian dari kesiapan Polri dalam menangani seluruh tahapan penanganan korban. “Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi,” tuturnya.

Trunoyudo menambahkan, Polri akan terus mengikuti perkembangan operasi berdasarkan informasi dan hasil koordinasi dari lapangan. Seluruh unsur yang terlibat akan mengoptimalkan kemampuan masing-masing untuk mendukung operasi SAR. “Kami memahami bahwa keluarga korban saat ini membutuhkan kepastian dan informasi. Karena itu, Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus bekerja dan berkoordinasi. Kami mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang untuk tetap tenang serta memperoleh informasi melalui kanal resmi. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi,” pungkas Trunoyudo.

12 September 2026

Jakarta, 10 September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat optimisme industri perbankan tetap terjaga pada triwulan III-2026 di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian global dan domestik. Hal ini tercermin dari Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) yang berada pada zona optimis sebesar 56, didukung ekspektasi terhadap kinerja perbankan yang kuat serta persepsi risiko yang tetap terkendali.

Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK triwulan III-2026 melibatkan 99 bank responden pada Juli 2026. Responden tersebut mewakili 97,91 persen dari total aset bank umum berdasarkan data Juni 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa hasil SBPO menunjukkan industri perbankan masih optimis terhadap prospek kinerja dan memiliki keyakinan untuk mengelola risiko. Optimisme tersebut tercermin dari proyeksi pertumbuhan kinerja perbankan dan kemampuan bank dalam menjaga risiko tetap terkendali.

Ekspektasi industri perbankan terhadap kondisi makroekonomi pada triwulan III-2026 secara umum terkait dinamika perekonomian dibandingkan triwulan sebelumnya, terutama berkaitan dengan ekspektasi peningkatan inflasi dan suku bunga acuan global.

Persepsi industri terhadap risiko perbankan tetap berada pada zona optimis. Indeks Persepsi Risiko (IPR) tercatat sebesar 57. Mayoritas responden meyakini kualitas kredit tetap terjaga, Posisi Devisa Netto (PDN) berada pada level rendah dengan aset dan tagihan valuta asing yang lebih besar dibandingkan kewajiban valuta asing (long position), serta risiko likuiditas tetap terjaga. 

Responden juga memperkirakan alat likuid perbankan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Pertumbuhan DPK yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penyaluran kredit turut mendorong peningkatan net cashflow perbankan. 

Dari sisi kinerja, industri perbankan tetap menunjukkan optimisme yang kuat. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat sebesar 83 atau berada pada zona optimis. Responden memperkirakan kredit tetap tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan kredit serta ekspansi kredit melalui pipeline yang tersedia. 

Industri Pengolahan sebagai sektor ekonomi yang paling mendominasi penyaluran kredit perbankan mencatat pertumbuhan kredit sebesar 16,85 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026. Responden memproyeksikan sektor tersebut tetap menjadi salah satu penggerak pertumbuhan kredit ke depan. 

Dari sisi penghimpunan dana, responden memperkirakan DPK tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Perbankan terus mengoptimalkan penghimpunan sumber dana untuk menopang ekspansi kredit sekaligus menjaga likuiditas. 

Perbankan Mencermati Ketidakpastian Global

Seluruh responden bank umum menunjukkan tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap perkembangan kondisi global yang berpotensi berlangsung dalam jangka waktu panjang (prolonged) dan bahkan dapat disertai risiko pemburukan yang lebih dalam. Responden menilai dinamika tersebut memiliki implikasi signifikan terhadap prospek dan kinerja perekonomian nasional ke depan. 

Di tengah dinamika tersebut, berbagai indikator utama sektor jasa keuangan, khususnya perbankan, hingga saat ini tetap menunjukkan kinerja dan ketahanan yang terjaga. Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap positif, permodalan yang kuat, serta likuiditas yang memadai di tengah dinamika dan ketidakpastian perekonomian global maupun domestik. 

Namun demikian, keberlanjutan kinerja perbankan memerlukan dukungan ekosistem ekonomi yang sehat, stabil, dan kondusif agar fungsi intermediasi perbankan dapat terus berjalan secara optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. 

Ke depan, momentum pertumbuhan ekonomi nasional perlu terus dijaga melalui berbagai upaya yang mendukung stabilitas, produktivitas, dan peningkatan daya saing. Dengan fundamental ekonomi yang tetap kuat, perbankan diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta meningkatkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global. 

Tentang SBPO

OJK melaksanakan SBPO secara triwulanan untuk memperoleh gambaran mengenai arah perekonomian, persepsi industri terhadap risiko perbankan, serta arah dan tendensi bisnis perbankan pada triwulan mendatang. SBPO menghasilkan Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP), yaitu indeks komposit yang menunjukkan persepsi industri dengan rentang nilai 1 sampai dengan 100. Nilai indeks di atas 50 menunjukkan persepsi optimis, nilai 50 menunjukkan persepsi stabil, sedangkan nilai di bawah 50 menunjukkan persepsi pesimis.

IBP terdiri atas tiga subindeks, yaitu Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM), Indeks Persepsi Risiko (IPR), dan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK). Selain ketiga indeks tersebut, SBPO juga menghasilkan informasi mengenai isu yang berkembang di industri perbankan serta berbagai faktor yang dinilai dapat memengaruhi kinerja perbankan. 

Secara historis, hasil SBPO relatif cukup akurat dalam memprediksi arah sejumlah indikator makroekonomi maupun perbankan di Indonesia. 

 

Laporan hasil SBPO Triwulan III-2026 lebih lengkap dapat dilihat pada website OJK (www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/data-dan-statistik/survei-perbankan).

 

 

11 September 2026

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengoptimalkan pencarian terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian setelah kapal cepat KM Arupadatu 1 dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten. Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Polri kembali mengerahkan kekuatan personel dan sarana untuk memperluas penyisiran di wilayah yang diduga menjadi lokasi keberadaan kapal tersebut. Sedikitnya 59 personel Polri dilibatkan dalam operasi SAR gabungan. Kekuatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto, S.I.K., M.H., yang turut berada di tengah laut menggunakan KP Sanjaya-7017 untuk memimpin sekaligus memantau langsung proses pencarian. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pada hari ketiga pencarian, Polri terus memperkuat operasi dengan mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki. "Memasuki hari ketiga, Polri terus mengoptimalkan pencarian delapan orang yang masih dalam pencarian setelah KM Arupadatu 1 hilang kontak. Sedikitnya 59 personel Polri dikerahkan dan kekuatan di lapangan dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto yang turut berada di tengah laut bersama anggota menggunakan KP Sanjaya-7017. Personel Polri juga memperkuat KN SAR Tetuka milik Basarnas,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

KP Sanjaya-7017 telah terlibat dalam pencarian sejak hari kedua dan kembali dikerahkan pada hari ketiga. Kapal tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Polri dalam menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi keberadaan KM Arupadatu 1. Pada Kamis pagi, personel KP Sanjaya-7017 terlebih dahulu melaksanakan briefing di atas kapal. Sekitar pukul 08.00 WIB, kapal kemudian bergerak bersama KN SAR Tetuka menuju wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk melanjutkan pencarian. Dalam pelaksanaan operasi, KP Sanjaya-7017 membawa 36 personel yang terdiri atas 27 awak kapal, 5 personel Ditpolairud Polda Banten, 2 personel Basarnas dan 2 awak media. Sementara itu, KN SAR Tetuka juga diperkuat tiga personel Ditpolairud Polda Banten untuk mendukung pelaksanaan pencarian di sektor yang telah ditentukan. Keterlibatan personel Polri pada dua unsur tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian. Setiap unsur ditempatkan pada sektor operasi yang telah ditentukan sehingga penyisiran dapat dilakukan secara sistematis dan terpadu.

Pada hari ketiga, Basarnas Banten membagi wilayah operasi menjadi enam sektor pencarian dengan total luas mencapai 2.483 nautical mile square (NM²). KP Sanjaya-7017 melaksanakan pencarian pada sektor B yang dibagi menjadi delapan sub-sektor, yakni B1 hingga B8. Sementara KN SAR Tetuka melaksanakan pencarian pada sektor C yang juga dibagi menjadi delapan sub-sektor, C1 hingga C8. Pembagian sektor tersebut dilakukan untuk memastikan wilayah pencarian dapat disisir secara sistematis dan mengurangi kemungkinan adanya area yang terlewat. "Pencarian dilakukan secara sistematis berdasarkan sektor dan koordinat dengan mempertimbangkan posisi terakhir kapal, arah angin, arus, gelombang, cuaca dan perkembangan informasi di lapangan. Setiap unsur bekerja sesuai kemampuan masing-masing dan saling memperkuat dalam satu operasi SAR gabungan,” jelas Trunoyudo.

Dalam proses penyisiran, personel melakukan pengamatan terhadap berbagai kemungkinan petunjuk, termasuk keberadaan korban, benda atau bagian kapal, perlengkapan keselamatan maupun tanda-tanda lain yang dapat membantu menentukan posisi KM Arupadatu 1. Operasi hari ketiga melibatkan lebih dari 280 personel gabungan dari berbagai unsur. Selain Polri dan Basarnas, pencarian juga melibatkan TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, nelayan, masyarakat, media serta keluarga korban. Berbagai sarana pencarian dan pendukung turut dioptimalkan untuk memperluas jangkauan operasi, mulai dari kapal SAR, kapal patroli, RIB, dukungan udara, drone thermal, sarana medis, komunikasi hingga kendaraan pendukung di darat. "Polri berkolaborasi dengan Basarnas, TNI, Bakamla, KSOP, BPBD dan seluruh potensi SAR lainnya. Lebih dari 280 personel gabungan serta berbagai sarana pencarian dan pendukung dikerahkan pada hari ketiga. Seluruh kekuatan tersebut dioptimalkan untuk memperbesar peluang menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” kata Trunoyudo.

Operasi pencarian dilakukan dalam kondisi yang tidak mudah. Cuaca di wilayah operasi dilaporkan berawan tebal hingga berkabut, dengan angin sekitar 15 knot dan gelombang yang pada sejumlah wilayah operasi dapat mencapai 2,5–4 meter. Selain faktor cuaca, luasnya wilayah pencarian, perubahan arus dan kondisi laut juga menjadi tantangan bagi seluruh personel SAR. Pencarian berlangsung di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Karena itu, keselamatan personel menjadi salah satu pertimbangan utama dalam setiap pergerakan unsur SAR. Kondisi aktivitas gunung api dan situasi perairan terus diperhatikan serta dikoordinasikan dengan instansi yang memiliki kewenangan. “Kami memahami ada keluarga yang menunggu kepastian. Karena itu, pencarian akan terus dilakukan secara maksimal, terukur dan terpadu dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang berada di lapangan,” tegas Trunoyudo.

Selain operasi pencarian, Polri juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum KM Arupadatu 1 hilang kontak. Subditgakkum Ditpolairud Polda Banten pada Rabu malam telah melakukan pendalaman dan meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk pemilik kapal, pekerja galangan kapal serta pihak yang berkaitan dengan proses docking dan perbaikan kapal. Penyelidikan tersebut dilakukan secara paralel dengan operasi SAR. Fokus utama Polri saat ini tetap pada upaya menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Polri juga mengimbau masyarakat, nelayan maupun pihak lain yang mengetahui informasi mengenai keberadaan KM Arupadatu 1 atau delapan orang yang dicari agar segera menyampaikannya kepada petugas. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pencarian secara mandiri, khususnya dengan memasuki wilayah operasi atau perairan sekitar Gunung Anak Krakatau tanpa koordinasi dengan petugas SAR. "Kami mengajak masyarakat untuk membantu melalui koordinasi dengan petugas. Jika memiliki informasi, segera sampaikan kepada Basarnas, Polri atau aparat berwenang. Jangan mengambil tindakan sendiri, karena kondisi laut dan kawasan Gunung Anak Krakatau memiliki risiko yang harus diperhitungkan,” pungkas Trunoyudo.

10 September 2026

Jakarta, 9 September 2026. Ketua Mahkamah Agung RI Sunarto mengambil sumpah jabatan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu.

Pelantikan dilakukan sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 90/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan, Pemberhentian, dan Penyesuaian Nomenklatur Jabatan dalam Keanggotaan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tanggal 31 Agustus 2026.

Sarjito sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 27 Agustus 2026, sebagai tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI.

Dengan pengucapan sumpah jabatan tersebut, Sarjito akan resmi menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diperkuat oleh Undang-Undang 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Undang-Undang P2SK telah memperluas tugas OJK dengan menambahkan pengaturan dan pengawasan kegiatan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

Sesuai Undang-Undang dimaksud BMKS merupakan sistem pasar yang terorganisasi dan terintegrasi untuk menyelenggarakan perdagangan mineral dan komoditas strategis, termasuk derivatifnya. Penyelenggaraannya didukung ekosistem pendanaan, instrumen keuangan berbasis digital dengan mekanisme harga, mutu, penyelesaian transaksi, dan manajemen risiko yang diatur dan diawasi OJK.

Pembentukan BMKS diarahkan untuk menciptakan harga acuan Indonesia, memperkuat hilirisasi dan industrialisasi, meningkatkan daya saing, memperkuat perekonomian nasional, menjaga integritas pasar, serta mengoptimalkan nilai tambah sumber daya alam dan komoditas Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan OJK sedang mempersiapkan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) terkait dua hal. Pertama, RPOJK yang mengatur proses peralihan dan RPOJK yang mengatur penyelenggaraan bursa mineral dan komoditas strategis.

Selain itu, OJK juga telah melengkapi struktur organisasi dengan SDM terbaik serta anggaran yang memadai di bidang BMKS.

“Selanjutnya, OJK akan terus melakukan persiapan-persiapan sehingga harapan kita semua nanti di 1 Januari 2027 sudah bisa berjalan sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33,” kata Friderica.

Sementara itu, Sarjito mengatakan bahwa tugas KE BMKS sesuai UU P2SK antara lain adalah untuk menciptakan harga acuan Indonesia untuk mineral dan komoditas strategis.

Menurutnya, sebagai penghasil mineral terbesar di dunia terutama nikel dan berbagai komoditas strategis lainnya, Indonesia seharusnya bisa menentukan harga komoditas tersebut.

“Paling tidak untuk awal tidak lagi menjadi price taker tapi bisa menjadi price influencer dan menjadikan bursa kita menjadi reference. At the end kita tentu harus sanggup dan mampu confident untuk menjadi price maker,” kata Sarjito.

Untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut, OJK akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung keberadaan bursa mineral dan komoditas strategis tersebut.

Acara pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI, pimpinan kementerian/lembaga, Anggota Dewan Komisioner OJK, serta para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.

Page 5 of 36

Instagram

Tentang Kami