Live Streaming
super me

super me

Page 1 of 231

PANBIL, 26 MEI 2026 - Komitmen menghadirkan penyelesaian yang humanis dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan terus ditunjukkan PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) dalam proses relokasi warga terdampak penataan kawasan Tembesi Tower.

Tidak hanya fokus pada penyelesaian administrasi, perusahaan juga memastikan warga tetap mendapatkan perhatian sosial dan pendampingan selama menjalani kehidupan di lokasi baru.

Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, menyampaikan, hingga kini sekitar 98 persen warga terdampak telah menerima sagu hati dan melanjutkan kehidupan di kawasan relokasi yang telah ditempati lebih dari dua tahun terakhir.

“Alhamdulillah, mayoritas warga sudah menerima penyelesaian yang diberikan dan kini menjalani kehidupan baru dengan lebih baik di lokasi relokasi. Kami juga tetap menjaga komunikasi serta memberikan bantuan sosial kemasyarakatan kepada warga,” kata Eka, Selasa (26/5). Menurutnya, berbagai bantuan sosial dan kemasyarakatan juga terus diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan hidup warga pascarelokasi.

Eka mengatakan bahwa sebagian kecil warga yang belum menerima sagu hati adalah mereka yang memilih jalur hukum. Sejak awal, perusahaan terus melakukan pendekatan persuasif agar warga mau menerimanya, namun upaya tersebut tetap ditolak. Meski demikian, perusahaan tetap memberikan perhatian dengan membantu biaya sewa rumah sementara selama proses berlangsung.

“Kami menghormati langkah hukum yang diambil sebagian warga. Namun demikian, perhatian terhadap kebutuhan dasar mereka tetap kami berikan, termasuk bantuan sewa tempat tinggal sementara,” ujarnya.

Terkait adanya informasi mengenai batas waktu 14 hari dari Ombudsman, PT TPM menegaskan bahwa tenggat tersebut merupakan waktu klarifikasi yang diberikan kepada Pemerintah Kota Batam dalam melengkapi penjelasan administratif.

“Perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. Batas waktu tersebut merupakan ruang klarifikasi kepada pihak Pemko,” ucap Eka.

PT TPM telah melakukan pembangunan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos), serta peningkatan infrastruktur di kavling relokasi Piayu Makmur guna menunjang kenyamanan dan kebutuhan warga di lingkungan baru.

Perusahaan juga memberikan pemasangan meteran air dan meteran listrik secara gratis bagi warga Piayu Makmur. Seluruh biaya pemasangan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh PT TPM sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat di kawasan relokasi.

Berkaitan dengan fasilitas umum, PT TPM telah membangun Masjid Al Ghafur yang memiliki kapasitas jemaah lebih dari 1.000 orang. Selain itu, perusahaan juga telah menyerahterimakan musholla kepada warga yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana mengaji bagi anak-anak serta memperdalam kaidah keislaman masyarakat di lingkungan tersebut.

Sementara itu untuk fasilitas sosial, saat ini telah disiapkan bank sampah yang dinilai penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan kawasan Kavling Piayu Makmur. Keberadaan bank sampah tersebut juga diharapkan dapat membantu menambah kas RT dari hasil penjualan sampah yang telah dipilah warga.

PT TPM juga terus melakukan peningkatan infrastruktur melalui perbaikan jalan akses warga di kawasan Kavling Piayu Makmur yang dilakukan secara rutin dan intensif guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.(*)

Jakarta, 26 Mei 2026. Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus memperkuat upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal serta penanganan penipuan transaksi keuangan sebagai bagian dari upaya pelindungan konsumen dan masyarakat.

Dari 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Maret 2026, Satgas PASTI telah menemukan dan menghentikan 951 entitas pinjol ilegal serta 2 penawaran investasi ilegal pada sejumlah situs dan aplikasi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Satgas PASTI juga mencermati sejumlah modus kegiatan keuangan ilegal dan penipuan yang saat ini paling banyak dilaporkan masyarakat, antara lain :

  1. Jasa periklanan dengan sistem deposit. Modus ini menawarkan penghasilan dari aktivitas sederhana seperti memberi ulasan, menonton iklan, atau meng-klik tautan yang kemudian mensyaratkan setoran dana dengan janji keuntungan berlipat.
  2. Duplikasi atau peniruan penawaran investasi entitas berizin (impersonation). Pelaku meniru nama, logo, atau identitas pelaku usaha jasa keuangan yang legal untuk meyakinkan masyarakat, padahal penawaran tersebut tidak dilakukan oleh pihak yang berizin dimaksud.
  3. Penawaran pendanaan. Modus ini menawarkan pendanaan untuk usaha atau proyek tertentu dengan janji imbal hasil tetap, namun tanpa penjelasan model bisnis, perjanjian, dan pengawasan yang memadai.
  4. Money game. Skema ini mengandalkan perekrutan anggota baru (member get member) sebagai sumber pembayaran keuntungan, bukan dari kegiatan usaha yang nyata dan berkelanjutan.
  5. Perdagangan aset kripto ilegal. Modus ini menawarkan investasi atau perdagangan aset kripto oleh pihak yang tidak terdaftar atau tidak memiliki izin dari otoritas berwenang, yang kerap disertai klaim keuntungan tinggi tanpa risiko.

Modus-modus tersebut umumnya disebarluaskan melalui media sosial, pesan pribadi, grup percakapan, serta kanal digital lainnya.

Penguatan Penanganan Penipuan melalui IASC

Selama periode 22 November 2024 sampai dengan 31 Maret 2026, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah menerima 515.345 laporan dari masyarakat. Dalam penanganan laporan tersebut, sebanyak 872.395 rekening telah dilaporkan dan diverifikasi, dan 460.270 rekening telah dilakukan pemblokiran.

Dari upaya tersebut, total dana korban yang berhasil diblokir mencapai sekitar Rp585,4 miliar. IASC telah mengembalikan dana korban sebesar Rp169 miliar yang berasal dari rekening pada 19 bank yang digunakan oleh pelaku kejahatan penipuan.

Sehubungan dengan masih maraknya aktivitas keuangan ilegal dan penipuan transaksi keuangan, Satgas PASTI dan OJK mengimbau masyarakat untuk:

  1. Waspada terhadap penawaran investasi atau kegiatan yang menjanjikan keuntungan tinggi, pasti, dan menghasilkan dalam waktu singkat;
  2. Memastikan legalitas pelaku usaha dan produk jasa keuangan melalui kanal resmi OJK (Kontak 157);
  3. Tidak mudah percaya terhadap penawaran yang disampaikan melalui pesan pribadi, media sosial, atau tautan yang tidak jelas sumbernya;
  4. Tidak memberikan data pribadi, informasi rekening, kode OTP, maupun kata sandi kepada pihak mana pun; dan
  5. Segera melaporkan apabila menemukan indikasi aktivitas keuangan ilegal ke sipasti.ojk.go.id dan melaporkan penipuan transaksi keuangan ke iasc.ojk.go.id.

Satgas PASTI akan terus meningkatkan koordinasi antaranggota dan instansi terkait untuk menekan penyebaran aktivitas keuangan ilegal di ruang digital. Upaya ini merupakan bagian dari pelindungan konsumen dan masyarakat agar tidak terjebak pada penawaran pinjaman ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian, penyalahgunaan data pribadi, dan praktik penagihan yang meresahkan.

Apabila menemukan indikasi penawaran investasi atau pinjaman online ilegal, masyarakat dapat melaporkannya melalui website sipasti.ojk.go.id atau melalui Kontak OJK 157, WhatsApp 081 157 157 157, dan email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Sementara itu, masyarakat yang menjadi korban penipuan transaksi keuangan dapat melapor melalui website iasc.ojk.go.id untuk mendukung upaya pemblokiran rekening pelaku secara cepat.

Badan Pengusahaan (BP Batam) resmi mengaktifkan kembali layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam).

Dimulainya layanan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RSBP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang pada Senin (25/5/2026) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tiban.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono.

Melalui kesepakatan ini, RSBP Batam yang berada di bawah Kedeputian 6 Bidang Pelayanan Umum BP Batam, dipastikan kembali melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), terhitung mulai 1 Juni 2026.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa reaktivasi kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses kesehatan bagi sektor pekerja di Batam.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi perpanjangan tangan visi Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

”Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan terintegrasi bagi para pekerja serta masyarakat Kota Batam,” ujar Ariastuty.

Melalui kemitraan ini, RSBP Batam menyediakan fasilitas pelayanan komprehensif yang mencakup rawat jalan, rawat inap, hingga penanganan khusus untuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK).

Seluruh layanan tersebut dirancang secara terintegrasi guna menjamin mutu dan kecepatan penanganan medis bagi peserta.

Untuk mendapatkan akses pelayanan, masyarakat atau peserta hanya perlu memenuhi beberapa persyaratan administratif yang mudah, antara lain:

  1. Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan;
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas diri yang sah;
  3. Surat Keterangan Kecelakaan Kerja (SKKK) dari perusahaan tempat bekerja; serta
  4. Surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) jika diperlukan.

“Kami berharap pemulihan jalinan kemitraan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja di Kota Batam. Dengan adanya kepastian layanan medis yang terintegrasi di RSBP Batam, produktivitas pekerja diharapkan dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ariastuty menambahkan.

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen dalam mendorong transformasi Batam menjadi pusat industri digital dan artificial intelligence (AI) regional, melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGSB), di Aula Tanjung Kasam Kantor PLN Batam, Senin (25/5/2026).

Penandatanganan ini menjadi tonggak strategis penguatan ekosistem digital Batam, sekaligus memperlihatkan kesiapan kawasan dalam mendukung investasi AI Data Centre berstandar global.

PT Equator Gate System Batam merupakan perusahaan pengembang AI Data Centre yang didukung oleh Range Intelligent Computing Technology Company Limited (Range IDC). Salah satu perusahaan data centre terbesar di Tiongkok yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.

Batam dipilih sebagai lokasi ekspansi internasional pertama perusahaan di luar Tiongkok, dengan fokus pengembangan High-Density AI Data Centre.

Proyek strategis ini memiliki nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau sekitar Rp88 triliun dengan luas pengembangan sekitar 30 hektare di kawasan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa, penandatanganan yang dilakukan PLN Batam dan EGSB merupakan suatu langkah strategis. Sebab, penandatanganan ini menjadi bukti kesiapan Kota Batam dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.

“Batam memiliki keunggulan geografis, konektivitas internasional, serta kesiapan kawasan yang sangat kompetitif untuk industri digital masa depan. Kehadiran investasi AI Data Centre ini, menjadi momentum percepatan transformasi Batam menuju ekonomi berbasis teknologi, inovasi, dan digitalisasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, BP Batam mengharapkan komitmen penuh dari PLN Batam dalam menyediakan pasokan tenaga listrik yang stabil, andal dan tercukupi. Kesiapan energi merupakan kunci utama serta daya tarik krusial untuk menarik investor di bidang teknologi informasi yang tertarik untuk datang dan berinvestasi di Kota Batam.

“BP Batam tentunya akan terus berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif. Saya mengucapkan selamat atas sinergi yang terjalin, mari kita membawa Indonesia khususnya Kota Batam, menjadi pemimpin digitalisasi di Asia Tenggara,” tutupnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa BP Batam akan mengawal proyek tersebut melalui pola fast-track execution guna memastikan percepatan realisasi investasi.

Menurutnya, kesiapan energi menjadi faktor fundamental dalam industri AI dan data centre modern yang membutuhkan suplai listrik besar, stabil, dan berkelanjutan.

“BP Batam menyiapkan kepastian investasi, percepatan layanan, dan kesiapan kawasan. PLN Batam memastikan kesiapan energi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Batam siap menjadi AI dan Digital Gateway Indonesia yang terhubung dengan ekosistem global,” ujar Fary.

Ia menambahkan, proyek EGSB diharapkan menjadi anchor investment yang mampu menarik masuknya industri strategis lainnya seperti cloud computing, semiconductor ecosystem, AI services, serta berbagai industri digital global.

Selain memperkuat posisi Batam dalam rantai industri digital internasional, investasi ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi luas melalui penciptaan lapangan kerja profesional, transfer teknologi, peningkatan daya saing SDM lokal, serta pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

EGSB diperkirakan akan menyerap sekitar 700–800 tenaga profesional di bidang data centre dan teknologi digital melalui kolaborasi rekrutmen dan pengembangan talenta bersama perguruan tinggi di Batam.

BP Batam memandang sinergi antara pemerintah, penyedia energi, pelaku industri, dan institusi pendidikan sebagai fondasi penting dalam membangun Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional yang modern, kompetitif, dan berkelas dunia.

Tanjungpinang, 26/5 - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka berkeliling naik motor membagikan makan bergizi gratis (MBG) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pembagian MBG tersebut menyasar khusus penerima manfaat 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD.

"Hari ini, kita sudah melihat bagaimana pelaksanaan pendistribusian MBG 3B di lapangan," kata Wamen Isyana usai membagikan MBG kepada balita di Jalan Sidojadi, Kilometer IX, Tanjungpinang, Selasa.

Wamen menyebutkan MBG 3B merupakan salah satu komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas SDM guna menyongsong target Indonesia Emas 2045.

"Upaya ini dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan. Nutrisi yang tepat bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menjadi penentu utama pertumbuhan otak serta fisik untuk mencegah stunting," ungkap Isyana.

Wamen turut menekankan SPPG yang mendistribusikan MBG 3B terus meningkatkan kualitas menu dari waktu ke waktu, sehingga penerima manfaat betul-betul merasakan manfaat gizi dari program Asta Cita tersebut.

Ia pun mengingatkan SPPG untuk selalu menindaklanjuti setiap saran dan masukan dari penerima manfaat MBG 3B guna memastikan kualitas layanan program MBG tetap prima.

"Tadi saya suapi MBG ke anak balita, sangat lahap makannya," ucap Isyana.

 

Sementara, seorang ibu balita, Rumita menyampaikan sudah tiga bulan anaknya Hanafi yang berusia 1,8 tahun mendapatkan MBG 3B dari pemerintah melalui SPPG terdekat.

Menurut dia program MBG berdampak positif bagi si anak, salah satunya berat badan Hanafi naik sekitar lima ons.

"MBG sangat bagus. Anak saya suka menunya, terutama wortel dan tempe," kata Rumita.

Sumber : AntaraNews

Jakarta, 26/5  - Komisaris Independen PT PLN (Persero) Ali Masykur Musa memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik di berbagai daerah, termasuk di Lampung yang memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang utama mobilitas masyarakat di Pulau Sumatera.

Menurut dia kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bukan sekadar fasilitas teknis pengisian daya, namun merupakan bagian dari transformasi layanan PLN dalam mendukung perubahan perilaku masyarakat menuju penggunaan energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan

“SPKLU bukan hanya tempat mengisi daya kendaraan. Ini adalah simbol bahwa transisi energi sudah semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

PLN, lanjutnya, harus hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penggerak perubahan menuju masa depan energi yang lebih bersih.

Sebelumnya Ali Masykur meninjau fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berada di lingkungan Kantor PLN UID Lampung.

"Saya melihat PLN terus bergerak bukan hanya menjaga keandalan listrik, tetapi juga menyiapkan ekosistem kendaraan listrik yang semakin dibutuhkan masyarakat. Ini penting karena transisi energi harus terasa nyata, mudah diakses, dan memberi manfaat langsung bagi pelanggan," katanya.

Menurut dia, Lampung memiliki peran penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik karena menjadi jalur penghubung antara Sumatera dan Jawa.
Mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan antar kota, logistik, maupun aktivitas harian, lanjutnya, membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan yang andal dan mudah diakses.

"Karena itu, kesiapan SPKLU di wilayah seperti Lampung menjadi sangat penting agar masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Ali juga mengapresiasi jajaran PLN UID Lampung yang dinilai terus memperkuat layanan kepada pelanggan, baik melalui pelayanan distribusi kelistrikan maupun pengembangan layanan baru berbasis kebutuhan masyarakat modern.

Transformasi PLN, lanjutnya harus selalu berangkat dari kebutuhan pelanggan, yakni bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya seperti SPKLU mudah diakses, mudah digunakan, aman, dan pelayanannya baik sehingga masyarakat semakin yakin bahwa kendaraan listrik adalah pilihan yang rasional dan nyaman.

Ali juga menegaskan pentingnya edukasi publik dalam memperluas adopsi kendaraan listrik, sebab masih banyak masyarakat yang membutuhkan informasi lebih jelas mengenai cara penggunaan SPKLU, estimasi waktu pengisian daya, biaya, keamanan kendaraan listrik, hingga dukungan aplikasi digital seperti PLN Mobile.

"Teknologinya sudah ada, infrastrukturnya terus dibangun. Maka tugas berikutnya adalah memastikan masyarakat paham, merasa aman, dan merasakan kemudahan. Edukasi menjadi kunci. Jangan sampai masyarakat menganggap kendaraan listrik itu rumit, padahal ketika dicoba, ternyata sangat praktis,” katanya.

Pada kesempatan itu Ali menyatakan PLN memiliki peran besar bukan hanya dalam menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi melalui energi, sehingga setiap insan PLN di daerah perlu terus membangun kedekatan dengan masyarakat dan menghadirkan layanan yang humanis.

Dia berharap SPKLU di Lampung dapat terus dioptimalkan, baik dari sisi kesiapan teknis, pelayanan, maupun edukasi kepada masyarakat.

Ia juga mendorong PLN untuk terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas pengguna kendaraan listrik, pelaku usaha, dan masyarakat umum agar ekosistem kendaraan listrik semakin tumbuh.

Sumber : AntaraNews

Jakarta, 26/5 - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengalihkan fokus ke Indonesia Open 2026 setelah kandas di Singapura Open 2026.

Ana/Tiwi mengakui ketangguhan ganda China Liu Sheng Shu/Tan Ning dua gim langsung lewat skor identik 15-21 dan 15-21 pada babak pertama yang berlangsung di Singapura, Selasa.

“Setelah ini fokus kami ke Indonesia Open minggu depan, pastinya persiapannya dimatangkan lagi terutama dari teknik permainan,” ungkap Tiwi dikutip dari PBSI.

Fadia mengaku bahwa shuttlecok yang cukup kencang pada pertandingan ini membuatnya mau tidak mau meladeni permainan terbuka ganda unggulan pertama tersebut.

“Sama-sama nggak mau main defense jadi dari awal sampai terakhir pun terus berusaha buat selalu menurunkan bola. Kami juga secepat mungkin beradaptasi dengan situasi,” ungkap Fadia.

Menurut Fadia Liu/Tan merupakan pasangan yang sangat sulit ditebak pola permainannya dibandingkan dengan ganda asal China lainnya.

“Kekuatan Liu/Tan selain mereka memang sudah sangat padu adalah gaya dan pola main mereka yang mirip ganda putra,” imbuhnya.

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang rekor buruk Tiwi/Fadia kala bersua Liu/Tan dengan menelan dua kekalahan dari dua pertemuan.

Sebelumnya Tiwi/Fadia tumbang dalam babak semifinal Kejuaraan Ganda Asia 2026.

Sumber : AntaraNews


Batam, 25 Mei 2026 – PT PLN Batam bersama PT Equator Gate System Batam melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Aula Tanjung Kasam, Lantai 5 Kantor Korporat PLN Batam, Senin (25/5).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kebutuhan listrik untuk pengembangan data center PT Equator Gate System Batam yang berlokasi di Nongsa, Kota Batam. Melalui perjanjian ini, PLN Batam akan menyediakan pasokan listrik yang andal secara bertahap untuk mendukung operasional data center berskala besar tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa penandatanganan PJBTL antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital dan koridor infrastruktur digital global, bersama Singapura dan Johor.

“BP Batam menyambut baik komitmen investasi mega proyek EGS AI Data Center di Nongsa. Ini bukan hanya tentang pembangunan data center, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaya saing,” ujar Li Claudia Chandra.

Ia menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur energi menjadi faktor penting dalam menarik investasi industri digital dan teknologi informasi ke Batam. Oleh karena itu, BP Batam berharap PLN Batam dapat terus memastikan pasokan listrik yang stabil, andal, dan berkelanjutan guna mendukung operasional industri strategis tersebut.

“Kesiapan energi merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya tarik investasi di Batam, khususnya untuk sektor berbasis teknologi dan digital. Kami ingin menunjukkan bahwa Batam siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital di kawasan,” katanya.

Li Claudia juga berharap proyek strategis ini dapat memberikan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja baru, meningkatkan kualitas talenta lokal di bidang teknologi tinggi, serta memperkuat daya saing Batam di tingkat nasional maupun regional.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan bahwa kerja sama dengan PT Equator Gate System Batam memiliki arti strategis bagi PLN Batam maupun Kota Batam dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital dan industri berbasis teknologi tinggi.

“Kerja sama ini bukan sekadar penyediaan tenaga listrik, tetapi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat di Batam. PLN Batam hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan energi bagi pengembangan data center dapat dipenuhi secara andal, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Kwin Fo.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan data center di Batam menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital dan kawasan investasi strategis di Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Batam sangat siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital yang didukung oleh infrastruktur energi yang andal dan berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan investasi digital di Batam tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, khususnya dukungan BP Batam dalam menciptakan kemudahan investasi bagi industri berbasis teknologi dan ekonomi digital.

“Atas nama PT PLN Batam, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Equator Gate System Batam atas kepercayaan yang diberikan. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BP Batam atas dukungan dan sinergi yang selama ini terus terjalin dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT Equator Gate System Batam, Efendi, mengatakan bahwa pihaknya akan membangun EGS AI Data Center di Nongsa, Batam dengan nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau setara Rp88 triliun.

Pusat data berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektar dan dirancang sebagai pusat pemrosesan AI, machine learning, dan cloud computing modern di kawasan Asia Tenggara.
Efendi menegaskan, kolaborasi energi bersama PLN Batam menjadi faktor penting dalam menjamin keandalan operasional data center tersebut.

“Penandatanganan PJBTL ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan infrastruktur data center yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, investasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Batam sebagai pusat infrastruktur digital regional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan talenta digital, dan ekonomi berbasis teknologi tinggi.

Batam, 26/5 - Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirhubda) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan meresmikan penambahan 19 unit armada baru Trans Batam untuk memperkuat layanan transportasi publik di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Aan mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Batam yang dinilai terus berinvestasi dalam pengembangan transportasi massal perkotaan.

“Batam sudah mulai berinvestasi di transportasi publik, mulai dari penambahan unit, penguatan koridor, hingga rute bus dengan akses ke berbagai fasilitas seperti pelabuhan dan bandara. Ini langkah yang sangat baik,” ujarnya di Batam, Selasa.

Ia mengatakan pengembangan Trans Batam melalui skema Buy The Service (BTS) menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah dengan operator transportasi untuk meningkatkan layanan publik.

 

“Pemda membeli layanan dari operator. Dengan skema BTS ini membantu pemerintah daerah sekaligus operator karena ada kepastian layanan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam Suhar mengatakan penambahan 19 unit bus dilakukan untuk meremajakan armada lama sekaligus memperluas jangkauan layanan.

“Tujuannya ada dua, yakni peremajaan armada dan memperluas akses layanan transportasi publik. Trans Batam melayani sembilan koridor dan pada 2026 total armada akan bertambah menjadi 52 unit,” kata dia.

Menurut dia, armada baru tersebut akan ditempatkan di sejumlah koridor strategis, yakni lima unit untuk koridor Jodoh-Batam Center, enam unit Piayu-Batam Center, enam unit Nongsa-Batam Center, serta masing-masing satu unit untuk koridor Sekupang-Batam Center dan Sekupang-Tanjung Uncang.

“Khusus koridor Nongsa-Batam Center nantinya juga akan diintegrasikan ke Bandara Internasional Hang Nadim mulai dari tanggal 1 Juni,” ujarnya.

Ia menambahkan sebagian armada baru digunakan untuk menambah kapasitas layanan, sementara sebagian lainnya menggantikan bus lama yang sudah tidak layak beroperasi.

“Pemkot Batam mempertahankan tarif flat Trans Batam sebesar Rp5.000 untuk umum dan Rp2.000 bagi pelajar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto mengapresiasi pengembangan sistem pembayaran non tunai pada layanan Trans Batam.

 

Menurutnya, saat ini Trans Batam telah mendukung pembayaran menggunakan QRIS Tap sehingga transaksi menjadi lebih cepat dan praktis.

“Sebelumnya pembayaran QRIS Tap belum tersedia, sekarang sudah bisa digunakan di Trans Batam. Ini bagian dari percepatan digitalisasi ekonomi untuk memudahkan masyarakat dalam membayar,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan adanya pembayaran melalui QRIS, transaksi akan lebih cepat dan uang tersebut dapat langsung diterima oleh instansi pemerintah.

Sumber: AntaraNews

Tanjungpinang, 26/5 - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) tengah fokus mengembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di perairan Kabupaten Lingga, dengan melibatkan sekitar 5.000 nelayan lokal.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura optimistis program tersebut akan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan berbasis masyarakat.

"Pemprov Kepri juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk pengembangan budidaya rumput laut secara bertahap," kata Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa.

Wagub menyebutkan dari target 10 ribu hektare, saat ini sudah tersedia sekitar 500 hektare budidaya rumput laut di wilayah Lingga.

Menurutnya, skema pengelolaan rumput laut ini akan melibatkan masyarakat pesisir, di mana tiap-tiap kepala keluarga (KK) mengelola sekitar dua hektare lahan budidaya rumput laut.

Siklus panen rumput laut relatif singkat, yaitu sekitar 45 - 60 hari, dengan produktivitas hasil panen diperkirakan mencapai lima ton per hektare.

Sementara itu potensi pendapatan masyarakat/per KK dari hasil penjualan rumput laut tembus Rp8 juta hingga Rp10 juta per bulan.

"Estimasi pendapatan itu dari hasil panen dua hektare atau setara 10 ton rumput laut," ungkapnya.

Selain pengembangan budidaya, lanjut Wagub, Pemprov Kepri turut menyiapkan program hilirisasi industri rumput laut mulai dari pengolahan hingga pemasaran ekspor ke luar negeri.

Produk turunan rumput laut juga diarahkan ke berbagai sektor produk olahan, seperti kosmetik, obat-obatan, hingga bahan pangan olahan.

"Pasar ekspor rumput laut sudah ada, salah satunya Tiongkok. Kita terus menggenjot produksi dari hulu ke hilirnya," ucap Wagub Kepri.

Nyanyang meyakini pengembangan budidaya rumput laut sangat menjanjikan, terlebih geografis Kepri adalah 96 persen lautan. Selain di Lingga, potensi budidaya rumput laut tersebar di berbagai kabupaten/kota lainnya, seperti Karimun, Bintan, Batam sampai Natuna.

Sumber : AntaraNews

Page 1 of 231

Instagram

Tentang Kami